Anda di halaman 1dari 13

Menyusui beberapa hari pertama

Awalnya sulit, tapi setelah memahami, menyusui itu mudah.

Saya bertekad untuk menyusui, jauh sebelum Reuben lahir. Manfaatnya sangat jelas bagi saya: Nutrisi yang lebih baik bagi bayi dan perutnya Menghemat, karena tidak perlu membeli susu formula Tidak repot mencuci dan mensterilkan botol Memiliki waktu untuk menjalin ikatan dengan bayi Mengurangi kemungkinan kanker payudara Penurunan berat badan lebih cepat bagi saya! Kami tinggal di Sydney, Australia saat Reuben lahir dan saya dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung pemberian ASI atau yang dulu pernah melakukannya. Sudah lazim kalau kita ke kafe dan melihat ibu yang sedang menyusui dengan nyaman. Dengan lingkungan seperti ini saya berpendapat bahwa saya akan cepat membiasakan diri menyusui di tempat umum. Selama menghadiri kelas pra-kelahiran, saya tidak menduga bahwa bidan akan menjelaskan secara rinci mengenai cara menempatkan mulut bayi, seperti apa bentuknya, gerakan mulut bayi dan sebagainya...Oh, coba saat itu saya memperhatikan dan tidak menganggap bahwa sesuatu yang alami pasti bisa saya lakukan dengan sendirinya. Lalu, mengapa tidak ada yang memberi tahu bahwa betapa melelahkan menjadi sumber nutrisi satu-satunya untuk anak saya? Kenaifan saya tampak jelas ketika saya membalik-balik halaman buku harian saya dan membaca kejadian di beberapa hari pertama itu. Hari ke 1 Satu jam setelah melahirkan, saya mampu memberi kolostrum kepada Reuben! Itu cukup mudah...yang agak sulit adalah menyuruh bayi yang mengantuk untuk menyusu, dan betapa mengagumkan bahwa sedikit saja cairan pekat itu sudah cukup memuaskannya. Cuma itu saja, kok mudah? Menyusui mungkin lebih mudah dari yang saya duga! Hari ke 2 Ingin cepat-cepat menyusui...tapi, kok ASI saya tidak keluar??? Payudara tampak penuh, tapi tak ada yang keluar. Bidan mengatakan bahwa ASI akan segera keluar. Hari ke 3 Bayiku kelaparan! Selang waktu menyusui terasa begitu cepat, dan bilamana saya melihatnya menggeliat dalam tidurnya, saya tahu dia akan segera menangis minta disusui. Ada yang tidak beres...menyusui terasa benar-benar menyakitkan dan perih Hari ke 4 Aku menangis hari ini, karena aku yakin pasokan ASIku tidak cukup dan aku tidak dapat menyusui bayiku sepenuhnya. Dan payudaraku masih sakit!! Foto-foto yang memperlihatkan betapa nyamannya sang bayi yang sedang disusui ibunya, apakah betul seperti itu? Kami tidak seperti itu! Bayiku tidak merasa nyaman! Untungnya aku mengikuti kelas mengenai menyusui bersama konsultan laktasi pada hari itu. Kami mempraktikkan teknik memeluk bayi dengan cara yang benar dan memposisikannya sedemikian rupa supaya bayiku dapat mengisapnya dengan benar. Setelah aku lakukan, ternyata tidak sakit sama sekali dan aku bisa rileks dan menikmati prosesnya. Setelah itu, Reuben tidur dengan nyaman. Bidan mengingatkan bahwa aku bukan satu-satunya yang harus belajar keterampilan baru ini, tetapi bayi pun demikian, jadi aku harus sabar. Dan yang penting, mengalami masalah menyusui adalah hal biasa. Wah lega rasanya. Saya bertekad untuk mengingat cara yang benar memasukkan puting dari sudut pandangku, agar aku bisa melakukannya dengan benar setiap kali. Aku (dan Reuben) perlu dua minggu setelah mempelajari caranya untuk bisa berhasil setiap kali...

Hal-hal yang sungguh membantuku:


1. Membaca soal menyusui dan menghadiri kelas pra-kelahiran. Persiapan akan bermanfaat, khususnya jika Anda mengalami masalah. Informasi yang Anda baca mungkin tampaknya tidak relevan sebelum bayi Anda lahir, tetapi akan berguna pada saat paling diperlukan. 2. Memahami bahwa menyusui tidak seharusnya menyakitkan Berhenti dan coba lagi jika salah memasukkan puting ke mulut bayi. Pengorbanan demi cinta adalah sesuatu yang indah, tetapi menyusui yang memedihkan tidak termasuk kategori ini! Berlatih cara memberikan ASI yang benar; ini akan berdampak positif pada aliran dan pasokan air susu. 3. Dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung ASI Jika Anda bertekad untuk menyusui selama beberapa bulan, dapatkan dukungan dari keluarga dan teman. Komentar negatif tentang "kualitas ASI jelek" atau bayi Anda akan menjadi lambat menambah berat badan, adalah komentar yang mengecilkan semangat. 4. Minta tolong apabila ada masalah Konsultan laktasi, bidan dan dokter dapat membantu dengan mengajari Anda berbagai teknik serta posisi yang nyaman untuk menyusui. Tatkala bayi Anda mulai gemuk (dan Anda mengalami penurunan berat badan), Anda akan merasa semua yang Anda alami sepadan dengan hasil yang diperoleh! Lianne Ong, Khusus untuk Yahoo! Southeast Asia

Jangan menjadi ibu yang semrawut


Penampilan prima menjadikan Anda orang tua yang lebih baik.

Setelah anak saya lahir, ketika saya masih harus mengira-ngira cara mengganti popok dan menyusui, saya melihat perut saya kendur dan menghadapi kenyataan bahwa tidak ada lagi alasan bagi saya memiliki perut yang lebar. Badan Reuben ketika bayi memang besar, dan perut saya begitu buncit saat memasuki trimester ketiga. Entah bagaimana, kehamilan saya tidak meninggalkan bekas guratan belang-belang pada perut, tetapi saya masih tidak siap menerima kenyataan bahwa perut saya menggelambir keluar. Sungguh ironis, saya mendandani Reuben dengan pakaian yang serba lucu, sedangkan pakaian saya sendiri sudah tidak sesuai lagi. Baju hamil saya sekarang longgar, dan baju saya yang biasa, sekarang terlalu sempit. Selain itu, saya menyadari bahwa tubuh saya tidak lagi 'milik saya' seutuhnya, tetapi ada makhluk lain yang bergantung 100% kepada saya untuk mendapatkan gizi! Sungguh sulit bagi saya untuk berpikir jernih. Saya tidak mau tampak berantakan, saya tak mau menjadi ibu yang tidak sempat membersihkan bekas muntahan bayi pada bajunya. Saya belajar menjadi ibu dan menyukainya, tetapi saya juga ingin kembali menjadi diri saya yang dulu. Lalu saya bertekad untuk menyusun rutinitas: saat anak saya tidur pagi, saya merawat diri saya.

Saya mengenakan baju yang pantas dan merias wajah; saat-saat seperti ini terasa saya menjadi "diri saya" sebenarnya. Waktu "diri saya" tidak bisa lama-lama, jadi saya belajar melakukan jalan pintas dan menemukan cara baru untuk merapikan diri. Salah satu hal yang saya lakukan adalah mengurangi tata rias, dan hanya memusatkan perhatian pada yang penting saja. Concealer menjadi teman akrab saya. Saya menggunakannya untuk menyembunyikan kantung mata dan lingkaran hitam akibat kurang tidur karena harus menyusui semalaman. Saya menggunakan tata rias yang bisa dioleskan dengan cepat dan mudah, seperti alas bedak berbahan mineral, lipstik cerah ketimbang yang redup, karena bisa dioleskan secara tepat dan eyeliner yang tidak perlu dicampur ketimbang menggunakan 3 rona eyeshadow. Saya menata lemari agar saya bisa menjangkau pakaian yang nyaman. Saya memutuskan untuk hanya memakai pakaian yang saya sukai. Entah mengapa, tetapi berdandan selalu membuat diri saya merasa lebih nyaman, meskipun waktu tidur sangat kurang. Menyadari penampilan yang tampak segar dan sigap, saya merasa siap menghadapi dunia. Ada rasa bangga, tapi saya juga menyadari bahwa saya telah berbuat sesuatu untuk merawat diri saya terlebih dahulu sebelum anak saya mengawali aktivitasnya di hari yang baru. Hal ini menandakan bahwa saya mampu melakukan tindakan terpadu sebagai seorang ibu. Pengaruhnya luar biasa. Saya tersemangati untuk terus beraktivitas. Ini mirip cara pramugari yang memberitahu Anda mengenai masker oksigen yang harus selalu dipakaikan ke diri Anda terlebih dahulu sebelum membantu orang lain. Lianne Ong, Khusus untuk Yahoo! Yahoo! Southeast Asia

Perangkat Pertolongan Pertama Ibu


Yang harus selalu disediakan oleh ibu untuk berjaga-jaga. Panik di tengah malam, mengharapkan ada toko yang buka dan menjual teething gel (semacam mainan yang aman untuk digigit) untuk bayi Anda yang sedang menangis meraung-raung karena merasa tidak nyaman pada mulutnya. Ini biasanya terjadi saat gigi bayi akan tumbuh. Hal yang tidak menyenangkan ini bisa dihindari. Yang dapat disiapkan ibu sebelum kelahiran bayinya, yaitu perangkat P3K bagi sang bayi yang dilengkapi dengan segala keperluan pengobatan dasar bagi bayi sehingga Anda tidak akan mengalami stres atau panik di tengah malam, karena tidak ada toko yang buka dan tidak dapat menghubungi dokter. Buat daftar saran dari dokter, para pakar bayi dan ibu-ibu lain yang sudah pengalaman. Susunlah sejumlah daftar yang Anda kumpulkan dari sumber Anda sendiri mengenai saran medis yang baik untuk melengkapi perangkat P3K Anda sendiri. Catatan: Simpanlah perangkat ini jauh dari jangkauan bayi dan taruh semua persediaan dalam kondisi baru dan segar-siap untuk menghadapi tantangan medis berikutnya.

Persediaan Perangkat P3K


Aspirator Pernafasan: aspirator ini berguna untuk mengencerkan lendir yang menyumbat akibat alergi dan flu. Tetes hidung: digunakan bersama aspirator untuk lendir yang tebal dan kering, larutan salin (asin) hidung ini membantu melembapkan hidung yang kering, berkerak dan tersumbat, serta membuatnya lebih mudah untuk memasukkan aspirator sehingga bisa bekerja lebih efektif. Obat Pengusir Nyamuk: sebaiknya pilih yang organik dan bebas DEET.

Krim atau losion Calamine untuk Gigitan Serangga: tanyakan kepada dokter, merek apa yang lebih sesuai bagi bayi Anda. Termometer: para pakar menyarankan penggunaan termometer standar yang dimasukkan ke dalam dubur atau termometer tympanic (telinga) untuk hasil bacaan yang paling akurat, karena termometer digital dengan strip suhu biasanya kurang tepat. Teething Oral Gel: untuk meredakan nyeri saat gigi akan tumbuh, sebaiknya gunakan yang organik dan alami. Plester dan kasa perban steril: untuk luka yang terbuka dan olesan obat pada sunatan. Sediakan dalam berbagai bentuk serta ukuran. Krim antiseptik: untuk luka atau goresan kecil. Cairan Rehidrasi: sebaiknya disediakan jika ada wabah diare untuk merehidrasi bayi yang kehilangan cairan tubuh. Tapi, hanya gunakan menurut saran dokter. Alkohol Penyeka: untuk membersihkan tangan dan peralatan sebelum digunakan. BUKAN untuk memijat dan menggosok badan bayi. Sendok yang dikalibrasi, alat tetes dan/atau semprit/semprotan mulut: untuk takaran dan pemakaian obat yang akurat. Kitty Ricafort, Khusus untuk Yahoo! Southeast Asia

PERTUMBUHAN BALITA (POSTNATAL)


Si kecil tumbuh begitu cepat. Untuk memantau perkembangannya, Anda perlu mengetahui tahapan kecerdasan yang harus dicapai bayi tiap bulannya. Perkembangan kecerdasan bayi mencakup kemampuan perseptual, motorik, kognitif dan keterampilan sosial. Bila tahapan perkembangannya ada yang tidak tercapai, berarti perlu ada yang harus diwaspadai. Inilah standar yang sudah dibakukan berdasarkan penelitian statistik terhadap mayoritas bayi normal. Bila terdapat keterlambatan perkembangan yang tidak terlalu ekstrem, Anda tidak perlu cemas, karena perkembangan setiap bayi memang berbeda-beda. Namun, jika bunda merasa perkembangan buah hati terlalu lambat, saatnya berkonsultasi dengan dokter anak yang menangani tumbuh-kembang balita. Umur bayi Tahapan perkembangan Hal yang disukai bayi Waspada bila

0-1 Menunjukkan perilaku pemicu bulan kasih sayang, menangis, meringkuk, mendekut, Mengangkat kepala, Tangan terkepal erat, Menangis, mendengkur, tersenyum, menangis di saat tidur, penglihatan masih buram , Tidur, bangun, makan, secara tidak menentu, Tingkah lakunya lebih sering dilakukan secara reflex 2 Terhubung secara visual dengan bulan bunda Lengan dan kaki relaks, kepala diangkat setinggi 45 derajat, kepala masih terhuyung bila digendong dalam keadaan duduk Sebagian jari mulai membuka, mulai dapat menggenggam giringgiring Ia bisa menjerit, membuat suara seperti sedang minum, dada berbunyi Tersenyum dengan responsif, bisa membaca suasana hati orangtua, sibuk dengan ibu jarinya, mengadakan kontak mata, memerhatikan orang yang bergerak, menangis bila diturunkan dari gendongan Mulai senang berkomunikasi, protes bila kebutuhannya tidak terpenuhi, memberi isyarat. Membuat asosiasi bahwa tangisan berarti digendong atau disusui 3 Memainkan tangan bulan Lengan dan kaki digerakkan secara sempurna, dapat membuat gerakan bebas dan memutar Kepala diangkat lebih tinggi dari

Sentuhan kulit dengan kulit, digendong dengan tangan atau gendongan, makan tanpa dijadwal, mengadakan kontak mata, dan mendengar suara bunda

Digendong dalam kain gendongan, melihat ke arah yang bergerak, suka musik klasik, berbaring di dada ayah

Bersandar di dada bunda, bermain dengan tangannya sendiri, menunjuk ke sesuatu yang bergerak

punggung, kepala bisa diangkat tegak saat digendong Berguling Sudah bisa menggoyangkan giringgiring, bisa mengisap ibu jari Membuat suara lebih keras, mulai tertawa Bisa menyebabkan orang bereaksi dengan senyum, tangisan, dan bahasa tubuh 4 Bisa mengamati dengan akurat, bulan sudah bisa mengangkat lengan ketika ingin digendong, tertawa geli bila digelitik Bisa memeluk dengan dua tangan, menggenggam, memegang dada bunda Mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap Tahu bahwa orang dan benda memiliki nama (contohnya kucing) 5 Meraih sesuatu dengan satu tangan bulan Berguling ke belakang, bisa melakukan posisi push-up, bisa mengjangkau jari kaki, mainan dapat dipindahkan dari tangan yang satu ke tangan lainnya dan ke mulut Menengok ke arah orang yang berbicara, berusaha meniru suarasuara, tertarik pada warna, menggunakan tangan untuk mendorong bila ia sedang tidak mau diganggu 6 Duduk sendiri, berguling-guling, bulan berdiri dengan berpegangan Menunjuk mainan, sudah bisa menjumput Senang akan suaranya: berteriak, tertawa, menggeram, serta meniru sikap wajah dengan lebih baik Lebih lama bermain 6-9 Merangkak, duduk tegak, bulan mendorong badan ke atas sampai berdiri, menjumput denganibu jari dan telunjuk, makan sendiri (berantakan), menjatuhkan mainan Terus merespon bila namanya disebut Menyapa si pengasuh dan mengajaknya bermain, memainkan jemari, bermain dengan mainan bayi, menggelindingkan bola, posisi menghadap ke depan bila digendong

Mendorong dengan menggunakan kaki, memencet hidung bunda, menarik rambut, meraba dan menyembunyikan mainannya, duduk di kursi bayi dan bermain di pangkuan, bermain cilukba

Bermain dengan balokbalok, membanting mainan, diayun-ayun, bila digendong posisinya berubah menjadi di pinggang

Bergoyang seirama musik, bermain cilukba, memainkan makanan, permainan yang menggunakan kata-kata dan irama, menggelindingkan bola, tertarik pada objek kecil Bermain dengan wadahwadahan: mencampur, mengisi, menimbun. Merogoh isi kantong ayah, mengamati diri sendiri di depan cermin, membanting dan Belum bisa merangkak Belum bisa tengkurap Tidak dapat mengambil

9-12 Sering merangkak, dari duduk bisa bulan menjadi merangkak sendiri, berkeliling di sekitar perabotan, berdiri tanpa berpegangan, langkah pertama masih kaku, belum tegap Menggenggam erat, menunjuk dan mencongkel dengan jari telunjuk,

menumpuk dan menjatuhkan balok-balok, menunjukkan dominasi tangan Mengatakan mama dan dada, mengerti kata tidak, mengerti sikap tubuh seperti melambaikan tangan Menunjukkan ingatannya akan kejadian yang baru berlalu, ingat letak mainannya ketika tertutupi Berhenti menangis ketika bertemu bunda, menunjukkan kegelisahan akibat perpisahan

mencocokkan tutup dengan wadah, menumpuk dua atau tiga balok

barang yang berada di depannya Belum bisa mengucapkan sepatah kata Belum bisa menirukan gerakan tubuh, tidak bisa melambaikan tangan atau menggelengka n kepala Belum bisa menunjuk barang atau gambar

12-15 Berjalan bulan Menggunakan peralatan seperti sikat gigi dan sisir, memegang botol, lebih gampang dipakaikan baju Mengucapkan 4-6 kata yang dapat dimengerti, mengenali nama dan menunjuk ke orang yang ia kenal, tertawa saat melihat gambar lucu Mulai mempelajari cara mencocokkan sesuatu 15-18 Mengerti bahasa sederhana, bulan mengendarai mainan beroda empat, mencoba menendang bola walau sering meleset, membuka laci, menurut ketika dipakaikan baju, mengonsumsi makanan berkuah Mengatakan 10-20 kata yang bisa dimengerti Mengamati bermacam bentuk, mengenali gambar di buku Berlari walau kadang-kadang terjatuh 18-24 Lancar berjalan dan berlari, bisa bulan memanjat keluar dari ranjangnya, membuka pintu, menaiki tangga tanpa bantuan Mengerti bahasa sehari-hari Membuka bungkusan, mencuci tangan, duduk di kursi tanpa bantuan Mengatakan 20-25 kata yang bisa dimengerti Mencari tahu segala sesuatu sebelum melakukannya, menggambar lingkaran, membuat garis, mengerti dua perintah sekaligus

Mendorong dan menarik mainan ketika berjalan, melempar bola, permainan dengan menyentuh, mengosongkan laci dan mengmbil isinya, menjelajahi bahu ayah, berbicara pada mainan, meniru suara binatang

Mendorong kereta mainan, mengetukkan palu karet mainan, melakukan permainan bagian-tubuh mana Hidung, menari seirama dengan musik, memutar dan menekan kenop, bermain cilukba dan berkejaran

Belum bisa berkata setidaknya 15 kata

Menarik kereta mainan, membantu di dalam rumah, berjungkir balik, berdiri di atas pijakan, menggunakan rak, meja, dan kursinya sendiri untuk bermain, membaca buku bergambar sambil membalik-balik halaman

Belum bisa berjalan Setelah bisa berjalan, berjalannya abnormal Belum bisa merangkai kalimat dari dua kata Belum tahu fungsi alat-alat yang sering dipakai di rumah seperti

telepon, sendok, gelas.

Belum mampu menirukan gerakan tubuh atau kata Belum bisa menggerakkan mainan beroda. Masih sering terjatuh saat berjalan Ucapannya tidak jelas Belum bisa menyusun balok Belum bisa berkomunikasi Belum bisa bermain sebagai ayah/ibu Belum bisa memahami perintah sederhana Tidak tertarik pada anak lain Susah berpisah dengan ibu. Belum bisa melempar bola Belum bisa melompat Belum bisa naik sepeda roda tiga Masih menangis bila ditinggal pergi orang tuanya Tidak suka permainan interaktif Tidak acuh pada anak lain Sangat penakut Berprilaku agresif Sulit berpisah dari orang tuanya

3 Berdiri dengan satu kaki tahun

Senang bermain air

4 Berlari, melompat, memanjat, naik Menanyakan sederet tahun sepeda roda tiga pertanyaan setiap hari

5 Melompat dengan satu kaki, tahun memanjat, bermain sepatu roda, bermain sepeda Belajar berbahasa lebih baik, bahkan juga bahasa asing

Tidak mampu berkonsentrasi lebih dari 5 menit Tidak tertarik pada anak lain Merespon orang di sekitarnya dengan datar.

All rights reserved.

MASA KEHAMILAN
Mengetahui diri Anda mengandung tentu sangat menggembirakan. Selama 9 bulan ke depan, Anda akan menjalani kehidupan baru yang sangat menarik. Apa saja yang terjadi di dalam rahim Anda selama itu? Bagaimana proses pertumbuhan janin Anda dalam tiap fase? Panduan pertumbuhan janin berikut ini akan membantu persiapan Anda menyambut si kecil hadir dalam kehidupan Anda. 0-4 Minggu Pada minggu-minggu awal ini, janin Anda memiliki panjang tubuh kurang lebih 2 mm. Perkembangannya juga ditandai dengan munculnya cikal bakal otak, sumsum tulang belakang yang masih sederhana, dan tanda-tanda wajah yang akan terbentuk. 4-8 Minggu Ketika usia kehamilan mulai mencapai usia 6 minggu, jantung janin mulai berdetak, dan semua organ tubuh lainnya mulai terbentuk. Muncul tulang-tulang wajah, mata, jari kaki, dan tangan 8-12 Minggu Saat memasuki minggu-minggu ini, organ-organ tubuh utama janin telah terbentuk. Kepalanya berukuran lebih besar daripada badannya, sehingga dapat menampung otak yang terus berkembang dengan pesat. Ia juga telah memiliki dagu, hidung, dan kelopak mata yang jelas. Di dalam rahim, janin mulai diliputi cairan ketuban dan dapat melakukan aktifitas seperti menendang dengan lembut. Organ-organ tubuh utama janin kini telah terbentuk. 12-16 Minggu Paru-paru janin mulai berkembang dan detak jantungnya dapat didengar melalui alat ultrasonografi (USG). Wajahnya mulai dapat membentuk ekspresi tertentu dan mulai tumbuh alis dan bulu mata. Kini ia dapat memutar kepalanya dan membuka mulut. Rambutnya mulai tumbuh kasar dan berwarna. 16-20 Minggu Ia mulai dapat bereaksi terhadap suara ibunya. Akar-akar gigi tetap telah muncul di belakang gigi susu. Tubuhnya ditutupi rambut halus yang disebut lanugo. Si kecil kini mulai lebih teratur dan terkoordinasi. Ia bisa mengisap jempol dan bereaksi terhadap suara ibunya. Ujung-ujung indera pengecap mulai berkembang dan bisa membedakan rasa manis dan pahit dan sidik jarinya mulai nampak. 20-24 Minggu Pada saat ini, ternyata besar tubuh si kecil sudah sebanding dengan badannya. Alat kelaminnya mulai terbentuk, cuping hidungnya terbuka, dan ia mulai melakukan gerakan pernapasan. Pusat-pusat tulangnya pun mulai mengeras. Selain itu, kini ia mulai memiliki waktu-waktu tertentu untuk tidur. 24-28 Minggu Di bawah kulit, lemak sudah mulai menumpuk, sedangkan di kulit kepalanya rambut mulai bertumbuhan, kelopak matanya membuka, dan otaknya mulai aktif. Ia dapat mendengar sekarang, baik suara dari dalam maupun dari luar (lingkungan). Ia dapat mengenali suara ibunya dan detak jantungnya bertambah cepat jika ibunya berbicara. Atau boleh dikatakan bahwa pada saat ini merupakan masa-masa bagi sang janin mulai mempersiapkan diri menghadapi hari kelahirannya. 28-32 Minggu Walaupun gerakannya sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paruparunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup. 36 Minggu Kepalanya telah berada pada rongga panggul, seolah-olah "mempersiapkan diri" bagi kelahirannya ke dunia. Ia kerap berlatih bernaPas, mengisap, dan menelan. Rambut-rambut halus di sekujur tubuhnya telah menghilang. Ususnya terisi

mekonium (tinja pada bayi baru lahir) yang biasanya akan dikeluarkan dua hari setelah ia lahir. Saat ini persalinan sudah amat dekat dan bisa terjadi kapan saja.

MASA KELAHIRAN
Anda sedang menikmati masa kehamilan dan ingin tahu kapan kira-kira bayi Anda lahir? Masukkan tanggal hari pertama menstruasi yang terakhir Anda alami dan temukan jawabnya. Masukkan tanggal hari pertama menstruasi terakhir :
Top of Form

Kalkulasi!

Bottom of Form

Selamat Atas Kehamilan Anda...! Hari ini adalah Sabtu, 20 November 2010 Hari pertama terakhir menstruasi adalah Sabtu, 13 Maret 2010 Umur Kandungan Anda saat ini adalah 36 Minggu 0 Hari Perkiraan Kelahiran Bayi Anda adalah Senin, 20 Desember 2010

Dasar-Dasar Tidur Ibu Hamil Yang Baik


Apa yang dilakukan agar bisa tidur nyenyak saat hamil Seringkali, Anda mengalami banyak gangguan tidur saat hamil, misalnya rasa mual, nyeri lambung, kram kaki dan mendengkur. Masalah yang kadang tak terhindarkan ini dapat diperburuk oleh kebiasaan tidur yang memang sudah tidak sehat sebelum Anda hamil. Berikut adalah panduan yang dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak - selama masa kehamilan dan setelahnya. Perhatikan apa yang Anda makan dan minum, serta waktunya Jangan merokok dan minum minuman beralkohol. Nikotin dan alkohol tidak hanya berbahaya bagi janin, tetapi keduanya dapat juga menyulitkan Anda untuk tidur lelap. Kurangi kafein. Kurangi asupan bahan yang berkafein, seperti kopi, teh, soda dan coklat (terlalu banyak juga tidak aman), serta hindari sama sekali kafein sepanjang siang dan malam. Kurangi minum di waktu sore dan malam hari. Meskipun penting meminum banyak cairan selama masa hamil, tetapi lebih banyak minum di pagi hari dan menguranginya di waktu sore serta malam hari akan membantu Anda menurunkan frekuensi untuk mondar-mandir ke kamar mandi di malam hari. Hindari makan makanan berat atau pedas sebelum tidur. Makanan pedas seperti cabai atau asam, misalnya tomat dalam bentuk apapun dapat menyebabkan nyeri lambung dan gangguan pencernaan. Demikian pula makan makanan berat menjelang waktu tidur. Sebaiknya, makanlah makanan yang ringan lebih awal - beri waktu dua hingga tiga jam bagi tubuh Anda untuk mengolah makanan.

Makanlah cemilan sebelum tidur untuk mengurangi rasa mual. Jika Anda dilanda rasa mual (biasa terjadi pada trimester pertama), jagalah agar perut selalu terisi dengan sering memakan cemilan yang rasanya netral, misalnya biskuit, terutama sebelum tidur. Belajar merilekskan diri Tidur siang. Upayakan agar Anda bisa tidur siang selama 30 hingga 60 menit. Hal ini bisa meningkatkan kewaspadaan, mempertajam ingatan dan secara umum mengurangi gejala kelelahan. Sebuah studi yang dilakukan oleh National Sleep Foundation di AS menemukan bahwa separuh dari wanita hamil tidur siang minimal satu kali selama hari kerja, sedangkan 60% wanita hamil tidur siang minimal satu kali pada akhir pekan. Tapi juga harap diingat bahwa tidur siang terlalu sore (atau terlalu lama) dapat mengganggu kenyenyakan tidur malam. Jangan olahraga di sore hari. Meskipun latihan memang baik untuk kesehatan mental dan fisik selama kehamilan, namun sebaiknya Anda berolahraga di awal hari sehingga memberi kesempatan pada tubuh untuk beristirahat setelah latihan fisik. Sebaiknya olahraga Anda sudah selesai tiga sampai empat jam sebelum pergi tidur. Lakukan teknik relaksasi. Pelajari teknik yang membantu tidur seperti membayangkan pemandangan, mengambil napas dalam-dalam atau relaksasi otot progresif. Saat memasuki kamar tidur, hilangkan segala keruwetan pikiran. Jika Anda mempunyai "daftar kecemasan" - pertanyaan atau pikiran yang mengganggu, atau berbagai hal yang harus dilakukan - selesaikan daftar ini sekurang-kurangnya satu jam sebelum tidur, dan jangan memikirkannya lagi sampai pagi. Menaruh buku catatan di dekat tempat tidur dapat membantu Anda mengurangi kecemasan di tengah malam apabila Anda tidak dapat berhenti memikirkan tentang apa yang harus Anda lakukan esok hari. Tetapi, jika menuliskan isi kepala Anda malah membuat Anda semakin merasa tertekan, tetaplah berpegang pada daftar yang Anda buat sebelum tidur. Melakukan rutinitas "tidur sehat" yang baik Berpegang pada jadwal tidur yang tetap. Cobalah mengatur jadwal tidur / bangun dengan cara menerapkan kebiasaan untuk pergi tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari. Lakukan rutinitas persiapan tidur yang membuat Anda rileks. Susun rutinitas waktu tidur yang menenteramkan selama 20 sampai 30 menit menjelang tidur, seperti membaca atau mandi. Jadikan kamar tidur Anda tempat beristirahat yang menyenangkan. Jagalah kesejukan kamar Anda, karena selama masa kehamilan, Anda akan merasa lebih gerah daripada biasanya. Halangi cahaya dan suara bising - keduanya dapat membuat Anda terbangun dari tidur yang belum pulas. Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur dan berhubungan seks. Jika Anda punya kebiasaan mengurus tagihan rumah atau menonton televisi di tempat tidur, hentikan. Gunakan tempat tidur hanya untuk kegiatan yang menyenangkan, seperti tidur, berhubungan seks dan membaca bacaan ringan. Tidurlah dengan posisi miring ke kiri. Jika Anda belum melakukannya, latih diri Anda untuk tidur dengan posisi miring ke kiri. Posisi ini mengalirkan darah dan zat gizi untuk si kecil dan rahim serta membantu ginjal mengeluarkan kotoran dan cairan. Selain itu, dengan membiasakan diri untuk tidur pada posisi ini akan membantu Anda tidur lebih nyenyak ketika perut Anda semakin buncit. Kalau saya tetap tak bisa tidur? Turun dari tempat tidur. Jika Anda masih terbangun setelah 20 hingga 30 menit, bangun dan pergilah ke ruangan lain. Dengarkan musik yang lembut atau membaca majalah. Jika Anda mulai mengantuk, kembalilah ke tempat tidur.

Jangan cemas. Jika Anda terbangun di malam hari, jangan resah! Tidur yang terputus-putus selama kehamilan adalah hal yang wajar. Meskipun tidur sepanjang malam kelihatannya tidak mungkin dilakukan sekarang, lambat-laun Anda akan mengembangkan pola tidur yang cocok untuk Anda.