Tulisan Ini saya Post-kan buat memperingati Hari jadi Kota situbondo.

Secara administratif, Besuki masuk wilayah kecamatan di Kabupaten Situbondo, namun budaya dan dialek bahasa Madura masyarakatnya justru sama dengan orang di Kabupaten Bondowoso. Masyarakat Besuki dan Bondowoso memiliki budaya dan dialek yang sama dengan masyarakat di Pamekasan, Madura, sedangkan masyarakat di wilayah Panarukan, Kabupaten Situbondo ke timur memiliki kesamaan budaya dengan Sumenep. Kesamaan budaya itu, menurut tokoh masyarakat Besuki, karena kedekatan Ke Pate Alos, demang pertama di Besuki dengan pembabat Alas di Bondowoso, yakni Ki Bagus Asra atau dikenal Ki Ronggo. Ia menjelaskan, pada perkembangan pemerintahan di Besuki yang dipegang oleh Raden Sahirudin Wiroastro alias Wirodipuro II tersingkirkan setelah Belanda menerapkan politik adu domba. Saat itu Belanda mendirikan pemerintahan di Panarukan yang pimpinannya masih ada hubungan keluarga dengan Raden Sahirudin. Akhirnya keluarga dan keturunan Sahirudin Wiroast o lari ke r Bondowoso. Keluarga itu, mendapatkan tempat terhormat dari keluarga Ki Bagus Asra (Ki Ronggo) yang juga berasal dari Madura. Ki Ronggo memiliki ikatan yang kuat dengan Ke Pate Alos karena pernah berguru kepadanya. Bahkan ketika Ki Ronggo membabat alas di Bondowoso juga atas perintah Ke Pate Alos.

ketika di Bondowoso dibentuk pemerintah, maka bupati pertamanya adalah Raden Abdurahman Wirodipuro yang merupakan cicit dari Ke Pate Alos. Hal itu dilakukan sebagai bentuk balas budi dan penghormatan Ki Ronggo kepada gurunya, Ke Pate Alos. Raden Abdurahman Wirodipuro itu dilantik menjadi Bupati Bondowoso tahun 1850 M berdasarkan besluit Nomor 3 tertanggal 17 Oktober 1850 yang dikeluarkan Belanda. Beliau memerintah hingga tahun 1879 dan kemudian digantikan oleh menantunya, Raden Aryo Tumenggung Wondokusumo. Tidak hanya ikatan antar keturunan guru dengan muridnya, pada perkembangan berikutnya, tidak sedikit masyarakat Besuki yang lebih memilih Bondowoso untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk ketika keluarganya sakit. Mereka banyak yang memilih berobat ke Bondowoso, meskipun jarak Besuki ke Kota Situbondo dengan jarak Besuki ke Kota Bondowoso sama -sama sekitar 35 Km. Mantan Kepala Seksi Kebudayaan pada Dinas P dan K Kabupaten Bondowoso, Hapi Tedjo Pramon o mengakui bahwa masyarakat Besuki memiliki akar sejarah yang sama dengan Bondowoso. Kota Besuki, memiliki letak yang sangat strategis karena berada di perlintasan utama kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya menuju - Bali lewat jalur darat.

meskipun markasnya di Bondowoso. Sejarah Kota Besuki bermula dari diangkatnya Raden Bagus (RB) Kasim Wirodipuro sebagai demang pertama di Besuki. Mungkin Besuki itu dulu tempat untuk membesuk. "Besuki itu dulunya kota yang cukup besar. kantornya tidak lagi di Besuki. Tumenggung Joyo Lelono pernah berpesan. Setelah itu pindah ke Jember dan saat ini bergabung dengan Bakorwil di Malang. Perdagangan dan Pariwisata Kabupaten Situbondo. Ke Pate Alos yang memimpin kademangan itu dengan berlokasi di utara alun-alun Besuki atau dikenal sebagai "dalem tengah" mendapatkan penghargaan dari Tumenggung Joyo Lelono. melainkan di Bondowoso. Kota itu kini seolah tetap tergadaikan meskipun masyarakatnya sebetulnya tidak menginginkan hal itu. Agus Cahyono mengakui bahwa dari sisi sejarah. . Besuki bertambah maju." ujarnya. misalnya sekedar melestarikan warisan kebesaran sejarahnya. Namun. Kasim kemudian dikenal dengan nama Ki Pati Alos dan masyarakat Besuki menyebut Ke Pate Alos. maka siapa yang berniat jelek terhadap Ke Pate Alos. Jawa Timur itu sebetulnya memiliki sejarah panjang sebagai salah kota penting di Nusantara ini. tentara Belanda zaman dulu juga banyak yang berasal dari Jerman. Pada Saat itu lah Nama Besuki di sebut sebut. 8 September 1764 M. Besuki hanya dijadikan nama untuk polisi wilayah (Polwil) yang markasnya ada di Kabupaten Bondowoso atau badan koordinator wilayah (Bakorwil) di bawah Pemprov Jatim. nasib kota itu seperti mengulang kisah masa lalu yang pernah digadaikan oleh Belanda kepada seorang saudagar keturunan Tiong Hoa di Surabaya. Mengenai arti Besuki itu sendiri. Kepala Dinas Perindustrian. Ia mengemukakan. saya belum mendapat kejelasan. RB Kasim dilantik menjadi Demang Besuki oleh Tumenggung Joyo Lelono yang berkedudukan di wilayah Kabupaten Probolinggo sekarang. dengan nama Besuki. maka perbuatan itu akan kembali ke dirinya sendiri. namun kemudian statusnya 'melorot' (turun) terus hingga kini menjadi kecamatan.Kota kecamatan yang kini menjadi bagian dari Kebupaten Situbondo. atau 12 Robiul Awal 1184 H. Misalnya. Besuki merupakan aset nasional.? Dalam perkembangannya. sampai sekarang di kepolisian masih menggunakan nama Polwil Besuki. Mungkin saja itu dari Bahasa Jerman Besuch karena menurut informasi. Beliau dilantik pada Sabtu manis. Kebesaran nama Besuki itu hanya digunakan sebagai penanda. sementara sang pemilik sepertinya tidak memperoleh "imbalan" apa-apa. meskipun belum jelas maksudnya membesuk apa. Besuki pernah menjadi keresidenan dan pada saat lembaga itu di bah menjadi u nama pembantu gubernur. Karena itu. pemerintahan pimpinan Ke Pate Alos.

. Hageman. Besuki kemudian ditebus oleh Gubernur Jenderal Raffles pada tahun 1813 senilai 618.720 Gulden. Menurut dia.. Ke Pate Alos dimakamkan di Kauman Barat atau Kampung Arab. Hasan Nailul Ilmi memimpin istighasah di makam tersebut bersama ratusan jamaahnya. Data itu ia dapatkan dari catatan yang ditulis J. . Ronggo itu adalah pan gkat. Cz.namun ada yang mengatakan Hari jadi kota Situbondo adalah 19 September. kemungkinan tidak banyak dari peziarah itu tahu. sekitar tahun 1770. Moh. Dengan pengangkatan itu. seperti gedung keresidenan dan kewedanan serta masjid jamik. Pemerintah selanjutnya diteruskan oleh anak keturunannya. Sekitar 13 tahun sebelum tebusan itu dilakukan. Besuki. bahwa Ke Pate Alos itu dulunya pernah menjadi 'penguasa' di Besuki. pada saat Ronggo di Besuki dijabat oleh Suro Adiwijoyo yang juga Cina muslim. Makam itu kini dikeramatkan dengan dikunjungi banyak orang untuk ziarah.tapi yang harus lebih di pentingkan adalah apa yang telah dan akan kita Lakukan Untuk kemajuan Kota ini. kota tua yang dulu pernah "tergadaikan" Menurut Beberapa sumber mengatakan tonggak berdirinya Besuki menjadi tonggak hari jadi kota Situbondo pula. Besuki digadaikan oleh Belanda kepada seorang saudagar Cina muslim di Surabaya bernama. Ke Pate Alos meninggal. Pada perkembangan berikutnya. pada sekitar tahun 1805. Han Boei Sing.mangambil titik temu beberapa presepsi adalah penting. Namun belum ditemukan fakta berapa nilai uang yang diterima Belanda saat itu. dengan titel Soerabaia. Diduga Belanda menggadaikan wilayah Besuki karena membutuhkan uang dalam jumlah banyak. Februari 1864 . Namun." katanya. didirikan bangunan bersejarah di Besuki. Pada setiap malam jumat. Karena Besuki berada di bawah kekuasaan Han Boei Sing. menurut dia.terlepas dari perbedaan Presepsi tersebut menurut saya harus di kaji lebih Dalam. maka ia mengangkat seorang wali dengan pangkat Ronggo di Besuki dan berlanjut hingga sekitar enam Ronggo. J. maka status Besuki sebagai wilayah kedemangan naik menjadi setingkat kabupaten.Ke Pate Alos kemudian dilantik menjadi Patih Besuki pada tahun 1764.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful