Anda di halaman 1dari 54

SOSIALISASI

BAHAYA MINUMAN KERAS DAN NARKOBA


DI KELURAHAN REMBANG KEC. SANANWETAN - KOTA BLITAR.

WAHYU TRI LUKIONO ,SKM, M.Kes


Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Blitar Prop.Jawa Timur. TGL. 1 Juli 2011, Dari berbagai sumber ilmiah.

Sessi 1 :

PENGETAHUAN DASAR TENTANG BAHAYA NAPZA (NARKOBA) BAGI KESEHATAN

bahan yang apabila masuk ke dalam tubuh manusia, berakibat mempengaruhi tubuh, terutama susunan saraf pusat sehingga menyebabkan perubahan aktivitas mental, emosional & perilaku pada pengguna dan menyebabkan ketergantungan pada zat tersebut

NA

RK

TI K

DA

BA T

BE

RB

AH

AY

Jenis ZAPZA
1.Narkotika : Opium, Methadone, Kodein, morfina. 2.Psikotropika : Ekstasi, amphetamin, Deksa, Barbital, diazepam. 3. Zat aditif : Alkohol, thinner dll, suplemen.

Internal
Tidak percaya diri pemurung cemas

Eksternal
Bujukan dari teman Berbagai tantangan dan ancaman

Kurang bahagia dalam lingkungan keluarga Kurang mendapat bekal keimanan Kurang mendapat keterampilan

Tahapan Penyalahgunaan
Coba-coba
Memenuhi rasa ingin tahu atau agar diakui oleh kelompoknya

Sosial/rekreasi
Bersenang-senang, umumnya dilakukan berkelompok

Situasional
Menghilangkan rasa tegang, sedih, kecewa

Ketergantungan
Pengguna nekad melakukan apa saja untuk mendapatkan napza karena ketergantungan

Ketergantungan NAPZA

Ketergantungan Psikis

Ketergantungan Fisik

Keracunan

Gejala Putus Obat

Jika mengalami ketergantungan, segera berobat utk. menghentikannya

HEROIN, PUTAUW : AMPHETAMIN (EKSTASI) :


Jantung berdebar Tekanan darah meningkat hiperaktif dehidrasi Kelelahan & berakhir kematian Sesak napas Denyut jantung & nadi lembut Kulit terasa dingin Napas lambat / berhenti Pupil mata mengecil Koma & dpt. berakhir dengan kematian

Tindakan Pertolongan Pertama pada penderita OVERDOSIS


1.Jangan panik. 2.Life saving : A.Air way (Tidurkan tanpa bantal, B.Breathing (Pernafasan Buatan), C. Circulation (Pompa Jantung). 3.Tenangkan penderita. 4.Rujuk ke rumah sakit/dokter terdekat.

BAHAYA PUTAW
1.

INFEKSI KULIT, GANGGUAN JANTUNG, RADANG PARU, HEPATITIS, GANGGUAN PENCERNAAN, BADAN KURUS, GANGGUAN MENSTRUASI, IMPOTENSI TERTULAR HIV/AIDS

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

BAHAYA GANJA
1. MENURUNKAN DAYA TAHAN TUBUH, 2. GANGGUAN PEREDARAN DARAH JANTUNG, 3. KETERAMPILAN DAN MOTIVASI BERKURANG, 4. APATIS

BAHAYA KOKAIN
1. DENYUT JANTUNG BERHENTI, 2. LUBANG SEKAT HIDUNG SAKIT, 3. ANEMIA, 4. BERAT BADAN TURUN, 5. KEJANG, 6. PERDARAHAN OTAK, 7. STROKE

BAHAYA ECTASY DAN SHABUSHABU


1. SANGAT LELAH, 2. DEPRESI, 3. HALUSINASI, 4. PANIK, DIARE, MUNTAH, KEJANG, 5. 6. SUKAR TIDUR, TIDAK NAPSU MAKAN, KELAINAN JANTUNG,

7. TEKANAN DARAH MENINGKAT, 8. TIDAK BERTENAGA/BERDAYA

BAHAYA ALKOHOL
1. KERUSAKAN HATI, 2. GANGGUAN: GINJAL, JANTUNG, PENCERNAAN, 3. HIPERTENSI, 4. ANEMIA, 5. GANGGUAN HORMON SEKSUAL DAN SYARAF MATA.

BAHAYA THINER, LEM, KECUBUNG,BENSIN


1. GANGGUAN PERNAFASAN, 2. DENYUT JANTUNG TIDAK TERATUR, 3. KERACUNAN HATI DAN GINJAL, 4. GANGGUAN SERIUS PADA OTAK.

Sessi 2 :

PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MINOL

MINUMAN KERAS
Pada hakekatnya dapat membahayakan kesehatan jasmani dan rohani, dapat mendorong terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat , serta mengancam kehidupan masa depan generasi bangsa.

18

TEWAS akibat pesta miras


1.Bandung, 17 -7- 2010 : Wawan, 19 th tewas, 4 orang temannya MRS, menegak miras oplosan dengan kadar alkohol diatas 70 %. 2.Blitar, 4 -8- 2010 : 8 orang tewas, alkohol 16 %, ada botol yg tdk ada kode produksi, dicampur arak, dicampur minuman berkarbonasi, diduga keracunan. 3.Kediri, 18 -7- 2010 : Joni K tewas dan Rudi MRS, meracik sendiri miras, kejang, gangguan pernafasan, hipotensi akibat intoksinasi alkohol acut.

AKTUALISASI DIRI REMAJA


Emosi pikiran : - keyakinan yang tidak realitas / tidak sesuai kenyataan. - melihat bayang bayang yang tidak ada obyeknya menghayal. - irasional kadang berlebihan. Emosi perasaan dan tingkah laku : - Cemas atau sedih yang berlarut-larut. - Gembira yang berlebihan. - Marah yang tidak beralasan.

23

JANGAN BERI MIMPI YG MEMABUKKAN, TAPI BERILAH HARAPAN

07/23/11

25 LIK-SBY

BAHAYA ALKOHOL
1. KERUSAKAN HATI, 2. GANGGUAN: GINJAL, JANTUNG, PENCERNAAN, 3. HIPERTENSI, 4. ANEMIA, 5. GANGGUAN HORMON SEKSUAL DAN SYARAF MATA.

BAHAYA ALKOHOL
Pada dasarnya setelah minum minol, alkohol akan meresap dari usus kecil ke dalam darah. Alkohol terus dibawa ke jantung yang kemudian memompa darah beralkohol tadi ke seluruh tubuh. Termasuk meresap ke dalam otak dan seterusnya ke urat saraf.

BAHAYA ALKOHOL
Otak organ penting manusia, karena otaklah yang mengawal segala pergerakan dan perlakuan seseorang. Dengan kemasukan bahan asing/alkohol tersebut akan mempengaruhi pergerakan dan kelakuan peminumnya. Munculah sifat ; kurang malu/ menambah keberanian, fikiran tdk fokus, teler / pergerakan tdk seimbang. Otak yang tertindas Alkohol dapat menyebabkan tidak sadar diri dan kematian.

BAHAYA ALKOHOL
Jenis alkohol yang aman dikonsumsi hingga jumlah tertentu adalah alkohol dengan 2 atom karbon atau ethanol. Sementara alkohol dengan satu atom karbon , umumnya digunakan sebagai pelarut bahan bakar sehingga sangat beracun jika diminum , disebut metanol. Metanol 10 mL, cukup untuk menyebabkan kebutaan dan 30 mL akan menyebabkan kematian. Miras dengan spiritus , hasil pengoplosan harganya murah tapi sangat berbahaya karena unsur metanolnya.

JENIS MINOL OPLOSAN


1.Miras dengan minuman berenergi : Alkohol bersifat menenangkan, sedang suplemen berfungsi stimulan .......jika digabungkan efeknya memicu gagal jantung. 2.Miras susu ( susu macan) : Lapen berbahaya sebab miras tradisional yang kadar alkoholnya tidak diketahui. 3.Miras dengan cola atau minuman bersoda : Mansion cola ,rasa tidak enak pada minuman keras tertutup cita rasa cola.

JENIS MINOL OPLOSAN


4.Miras dengan obat obatan : Minuman alkohol ditambah obat sakit kepala , tetes mata ......meningkatkan metabolik akan merusak hati dan ginjal. 5.Miras dengan obat nyamuk : Kerusakan pencernakan,hati dan ginjal. 6.Miras dengan spiritus : hasil pengoplosan harganya murah tapi sangat berbahaya karena unsur metanolnya dapat menyebabkan kebutaan dan kematian.

TEWAS akibat pesta miras


4.Malang, 30 -5- 2010 : 4 tewas , 5 opname, trobas miras racikan home industri dengan kadar olkohol yg tidak terukur. 5.Madiun, 28 -2- 2011 : 1 orang tewas, 3 MRS, miras oplosan dalam botol air mineral setelah pesta miras di kafe elino. 6.Bekasi, 27 -2- 2011 : 4 orang tewas, akibat miras oplosan ; ciu, mansion, bir, coca cola dan fanta......(ada bahan lain ?).

TEWAS akibat pesta miras


7.Muara Teweh (Kalteng), 31 -1- 2011 : 8 tewas , akibat oplosan ; minuman alkohol, minuman suplemen dan oba obatan, kejadiannya / efek racun ; kejang, jari tangan membiru, mulut berbusa. 8.Cilegon Banten, 24 -6- 2010 : 1 orang tewas, di rumah kontrakan ; akibat miras dicampur pembasmi serangga.

JANGAN TIDUR YA. DAN TOLONG DIRENUNGKAN DENGAN BAIK INGAK..INGAK.. BAHAYA MINOL.

Sessi 3 :

BAHAYA MINOL, NARKOBA DAN HIV-AIDS

Epidemi dunia / Indonesia


Napza Jarum suntik

Pekerj a seks

Popula si umum

60% penderita AIDS RSU Dr. Soetomo anak muda pengguna jarum suntik NAPZA

APAKAH SAYA HIV POSITIF ?

38

Apa itu HIV ?


Human Immunodeficiency

Virus
Yang menyerang sel kekebalan tubuh Manusia Sehingga menyebabkan Penurunan kekebalan tubuh. Sedangkan : Kekebalan Tubuh Yang Menurun Menguntungkan Bagi Kuman Lain !!!

Virus

CD4 kalah dan tubuh tidak ada pertahanan

tubuh

CD4

Sekarang tubuh tidak ada pertahanan. Masalah seperti batuk dan diare mengambil dan mulai keuntungan mengunmenguntunglka menyerang tubuh

batuk diare

tubuh

HIV dlm Tubuh Manusia


Cairan Otak *) Air mata *) Air liur *) keringat *) Air susu ibu *) Darah Cairan vagina Air mani

MELALUI HUBUNGAN SEKSUAL Heteroseks / Homoseks Vaginal Seks, Anal Seks, Oral Seks

NUR MUNAWAROH

PENULARAN DARI IBU KE JANIN ATAU BAYI MELALUI ASI

Istri Tertula r HIV !

Apakah hubungan sosial biasa dapat menularkan HIV?


Tidak !
Karena hubungan sosial biasa tidak memungkinkan terjadinya pertukaran cairan tubuh yang dapat menularkan HIV. Ingat, HIV tidak menular melalui:

PERKEMBANGAN DARI HIV MENJADI AIDS:


Tertular
Periode Jendela

HIV +

AIDS

3 - 6 BULAN

3 - 10 TAHUN

1 - 2 TAHUN

MASA TANPA GEJALA


NUR MUNAWAROH

INFEKSI OPORTUNISTIK

Virus Varicella Zoster


Mulai sebagai lesi vesikuler yang nyeri yang pecah dan menimbulkan crusta; secara klinis tampak sebagai ulkus Keluhan awal yg utama adalah nyeri atau sakit gigi yg tidak dapat menunjukkan lokasi gigi yg sakit

Herpes zoster (shingle)

Multidermatomal Herpes zoster

NUR MUNAWAROH

Wasting

CURICULUM VITAE
Nama lengkap Nama panggilan T4, tgl lahir Alamat Jabatan : : : : : WAHYU TRI LUKIONO, SKM, M.Kes. P.Luki / P.Poh. Martapura, 22 Peb 1961. Jl.Riau 44 B , Kota Blitar. Ka. Bidang Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Daerah Kota Blitar. S 2 , UNS Solo. Andi Pattawe. 1. Andika Wulandari. 2. Binar Lovely. 3. Shiella Samahati. Menyanyi, Fishing, Futsal.

Unit Kerja / SKPD : Pendidikan terakhir : Nama istri : Nama anak :

Hobby

RIWAYAT PEKERJAAN
Pengakatan CPNS th. 1984 /okt Pindah th 1986 Pindah th 1993 Sub Seksi th 1994 Sub Seksi th 1995 Ka Seksi th 1997 (OTODA) th 1998 Ka Seksi th 2001 Ka Bidang th 2007 Ka Bidang th 2011 (Masa kerja 27 th)

Kab. MAJENE - PROP.SULSEL Dinkes Kota Pare-pare-SULSEL Dinkes Kota Blitar JATIM sbg staf Seksi PKM. Subsi Penyuluhan Langsung. Subsi Kes. Gigi dan Mulut. Seksi KIA Seksi P2P Seksi Yankesdas Bidang Yankes. Bidang P2PL