Anda di halaman 1dari 4

Blitar - Warga Dusun Glondong, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, digegerkan dengan peristiwa tanah plengsengan

pembangunan jembatan yang tiba-tiba ambrol, Rabu (15/6/2011). Akibatnya, sedikitnya empat pekerja menjadi korban. Salah satu dari keempat korban yang mengalami luka serius, akhirnya meninggal dunia. Korban tewas itu yakni Adi Kurniawan (22) warga Dusun Glondong RT 01 RW 15 Desa Karangrejo, Kecamatan Garum. Sedangkan tiga korban luka adalah Katiman (53) warga Dusun Jangan Kalung Desa Slorok Kecamatan Garum, Dika Fals (22) dan Imam Nodir (52) keduanya tetangga korban yang meninggal. Warga yang mengetahui empat pekerja proyek pembangunan jembatan tertimpa longsoran plengsengan jalan akhirnya langsung mengevakuasi korban dan melarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Edy Herwiyanto menjelaskan jika saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. "Kita masih memeriksa beberapa saksi dan tentunya akan memanggil pengelola proyek tersebut," terangnya pada wartawan di kantornya. Peristiwa itu sendiri menuru Edy berawal ketika keempat pekerja proyek pembangunan jembatan tersebut melakukan aktivitas seperti biasanya yakni menggali tanah di bawah jembatan yang putus akibat bencana banjir beberapa waktu lalu. Saat Wawan sapaan akrab Adi Kurniawan menggali tanah di bawah bersama Katiman, tiba-tiba tanah plengsengan yang rencana akan diplengseng semen tersebut langsung ambrol dan menimpa kedua korban. Beruntung dua korban lainnya yakni Dika Fals dan Imam Nodir berhasil menyelamatkan diri. Akhirnya warga yang mengetahui langsung mengevakuasi Katiman yang terlihat masih hidup dengan keadaan tengkurap tertimbun setengah badannya. Sedangkan Wawan tertimbun tanah dengan kondisi terlentang hingga tak terlihat tubuhnya. Sayangnya, meski Wawan sudah dilarika ke RSUD Ngudi Waluyo guna mendapat perawatan nyawanya tidak tertolong. "Korban Wawan akhirnya menghembuskan nafas terakhir dan rencana akan disemayamkan di tempat pemakamam umum desa setempat," pungkas Edy.

1. How many victims of the landslide?

a. b. c. d. e. 2.

3 people 5 people 10 people 5 people 4 people

Who died in the incident? a. Ayu Lestari b. Adi Kurniawan c. Tyas Mirasih d. Tania Putri e. Putra Pratama

3. Who managed to save himself?


a. b. c. d. e. Ayu Lestari Tania Putri Dika Fals dan Imam Nodir Putra Pratama Tyas Mirasih

4. Where the direct victim was rushed? a. RS Sehati b. RS Kasih Ibu c. RS Selasih d. RSUD Ngudi Waluyo Wlingi e. RS Padang

5. When the incident? a. Senen 23-09-2009 b. Selasa 12-07-2010 c. Kamis 22-03-2011 d. Jum at 25-06-2008 e. Rabu 15-06-2011

Marshanda-Ben Kasyafani Nikah ala Minang-Maroko


Celebrity | March 28, 2011 at 19:49

Jakarta Pernikahan Marshanda dan Ben Kasyafani memakai konsep Minang dan Maroko tanpa acara adat. Semua rancangan pernikahan itu Marshanda yang mengaturnya. Jadi aku bilang ke Ben semuanya. Tetapi kalau dia nggak sreg, aku pasti akan sharring. Cuma memang sebagian besar Ben mempercayakan ke aku asalkan dia ikut sreg, ujar Marshanda di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (28/3). Pelantun lagu Kisah Sedih di Hari Minggu ini menerangkan konsep pesta resepsi pernikahanya kental dengan budaya Minang bercampur Maroko. Ia sudah menyebar 800 undangan. Untuk resepsinya pelaminan ala Minang dan Maroko. Warna baju sampai dekornya merah, gold dan burgundy. Undangan sudah disebar 800 orang, terang Cacha. Sebelumnya ada pengajian sih. Tetapi tak ada acara adat, kalau orang Jawa kan ada siraman dan sebagainya. Kalau {padang ada malam bainai. Kita tak ada, imbuhnya. [aji]

1. Who held a wedding? a. Marshanda dan Ben Kasyafani b. Pangeran Wiliam c. Nia Ramadhani d. Sezi Idris e. Cinta

2. The concept of what they wore on the show? a. Topeng b. Minang dan Maroko c. Balon d. Bali e. Mewah

3. How many invitations they have fruit spread? a. 100 buah b. 200 buah

c. 800 buah d. 500 buah e. 300 buah

4. Apa warna baju dan dekor nya dalam acara resepsi? a. Kuning

b. c. d. e.

Hijau Biru Dekor merah, gold dan burgundy Jingga

5. Dimana Marshanda di wawancara? a. Rumahnya b. Bandung c. Bali d. Yogyakarta e. Jakarta Pusat