Anda di halaman 1dari 19

DEMOKRASI INDONESIA

AKHMAD HISYAM

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS


Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pengertian demokrasi, kekuasaan dalam pemerintahan, demokrasi Indonesia, dan pendidikan demokrasi.

Subpokok Bahasan:
a. Pengertian demokrasi. b. Ciri-ciri demokrasi. c. Macam-macam demokrasi. d. Kekuasaan dalam pemerintahan. e. Demokrasi Indonesia. f. Pendidikan demokrasi.

Pengertian Demokrasi
Demokrasi demos dan kratos (Bhs.Yunani) Demos Rakyat Kratos Pemerintahan Demokrasi kekuasaan pemerintahan yang berasal dari, oleh, dan untuk rakyat dimana rakyat memegang peranan yang sangat menentukan.

Lanjutan ...
Menurut Hornby dkk dalam The Advanced Learners Dictionary of Current English, demokrasi merujuk pada konsep kehidupan bernegara atau masyarakat dimana warga negara dewasa turut berpartisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih melalui pemilu.

Manfaat Demokrasi:
1. 2. 3. 4. 5. Kesetaraan sebagai WN. Memenuhi kebutuhan-kebutuhan umum. Pluralisme dan kompromi. Menjamin hak-hak dasar. Pembaruan kehidupan sosial.

Nilai-nilai Demokrasi:
1. Kesadaran akan pluralisme. 2. Sikap yang jujur dan pikiran yang sehat. 3. Demokrasi membutuhkan kerja sama antarwarga masyarakat dan sikap serta itikad baik 4. Demokrasi membutuhkan sikap kedewasaan. 5. Demokrasi membutuhkan pertimbangan moral.

Prinsip-prinsip atau Ciri-ciriDemokrasi: (menurut Robert A.Dahl)


1. Adanya kontrol atau kendali atas keputusan pemerintahan. 2. Adanya pemilihan yang teliti dan jujur. 3. Adanya hak memilih dan dipilih. 4. Adanya kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman. 5. Adanya kebebasan mengakses informasi. 6. Adanya kebebasan berserikat yang terbuka.

Parameter Demokrasi:
1. 2. 3. 4. Pembentukan pemerintahan melalui pemilu. Sistem pertanggungjawaban pemerintahan. Pengaturan sistem dan distribusi kekuasaan negara. Pengawasan oleh rakyat.

Macam-macam Demokrasi:
1. Berdasarkan Cara Menyampaikan Pendapat: a. Langsung. b.Tidak langsung atau perwakilan. c. Perwakilan dg sistem pengawasan langsung dari rakyat. 2. Berdasarkan Titik Perhatian atau Prioritas: a. Formal. b. Material. c. Campuran. 3. Berdasarkan Prinsip Ideologi: a. Liberal. b. Rakyat atau proletar. 4. Berdasarkan Wewenang dan Hubungan Antaralat Kelengkapan Negara: a. Sistem Parlementer. b. Sistem Presidensial.

Demokrasi di Indonesia
1. 2. 3. 4. Demokrasi Parlementer (Liberal) (1945 - 1959). Demokrasi Terpimpin. Demokrasi Pancasila pada Era Orde Baru. Demokrasi Langsung pada Era Orde Reformasi.

Lanjutan ...
Penyimpangan Orde Baru terkait dengan Demokrasi Pancasila: a. Penyelenggaraan pemilu yang tidak jujur dan tidak adil. b. Pengekangan kebebasan berpolitik bagi PNS. c. Kekuasaan kehakiman tidak mandiri karena para hakim PNS Departemen Kehakiman. d. Kurangnya jaminan kebebasan mengemukakan pendapat. e. Sistem kepartaian yang tidak otonom dan berat sebelah. f. Maraknya praktik KKN. g. Menteri-menteri dan gubernur diangkat menjadi anggota MPR.

Lanjutan ...
Perubahan Pelaksanaan Demokrasi Orde Reformasi: a. Pemilu lebih demokratis. b. Partai politik lebih mandiri. c. Pengaturan HAM. d. Lembaga demokrasi lebih berfungsi. e. Konsep Trias Politika masing-masing bersifat otonom penuh.

Pendidikan Demokrasi
a. Keluarga. b. Sekolah. c. Masyarakat.

Lanjutan ...
Demokrasi di Lingkungan Keluarga: a. Memberikan perhatian serius pada anak yang sedang berusaha menyampaikan gagasan dan pendapatnya. b. Mengusahakan jadi pembicara yang baik. c. Memberikan kesempatan memperbaiki sebelum memberikan sanksi. d. Menghormati anak. e. Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan.

Lanjutan ...
Demokrasi di Lingkungan Sekolah: a. Menjadikan siswa sebagai subjek atau teman dalam proses belajar. b. Siap dikritik. c. Mengembangkan sikap adil, terbuka, konsisten, dan bijaksana dalam memberikan sanksi bagi siswa yang salah. d. Menghindari caci-maki dan memarahi siswa di depan temannya. e. Aktif memberikan gagasan kepada guru.

Lanjutan ...
f. Punya motivasi untuk maju dan dewasa. g. Mengembangkan kepekaan terhadap sekitarnya. h. Mempunyai kemauan untuk belajar berorganisasi.

Lanjutan ...
Demokrasi di Lingkungan Masyarakat: a. Mendidik masyarakat untuk bersikap dewasa. b. Bersikap siap menang dan siap kalah. c. Mengembangkan sikap menghargai perbedaan pendapat. d. Menggunakan mekanisme demokrasi untuk mencari titik temu. e. Menghilangkan tindak kekerasan dalam menyelesaikan masalah. f. Mengembangkan sikap yang sensitif dan empati terhadap kepentingan yang lebih luas. g. Mengembangkan kerja sama antaranggota masyarakat dengan pikiran yang logis dan itikad baik. h. Mengembangkan masyarakat untuk aktif dalam memberikan pengawasan.

TERIMA KASIH