Anda di halaman 1dari 11

PENGENALAN ALAT LABORATORIUM 1

PERMASALAHAN
1. PENGERTIAN ALAT LABORATORIUM IPA 2. PENGENALAN ALAT LABORATORIUM 3. PEMELIHARAAN DAN PENYIMPANAN ALAT LABORATORIUM

a. Pengertian alat laboratorium


Alat laboratorium IPA merupakan benda yang digunakan dalam kegiatan di laboratorium IPA yang dapat dipergunakan berulangulang. Contoh alat laboratorium IPA: pinset, pembakar spiritus, thermometer, stopwatch, tabung reaksi, gelas ukur jangka sorong dan mikroskop. Alat yang digunakan secara tidak langsung di dalam praktikum merupakan alat bantu laboratorium, seperti tang, obeng, pemadam kebakaran dan kotak Pertolongan Pertama.

b. Pengenalan alat laboratorium


Peralatan alat laboratorium terdirih dari berbagai macam bahan, ada yang terbuat dari bahan gelas, porselen, plastik dan logam.

Bahan gelas
 Alat laboratorium yang terbuat dari bahan

gelas mempunyai karesteristik khusus misalnya tahan panas. selain itu bahan gelas seperti bersolikat yang mempunyai sifat tahan terhadap kenaikan suhu. Salah satu contoh bahan gelas :

Beker gelas 1000 ml

Bahan porselen
 Porselen

sebagai bahan pembuat alat laboratorium memounyai keunggulan tahan terhadap suhu tinngi. Pada permukaan alat terbuat dari porselen biasanya diupam (glazir), sehingga bahan porselen tidak tembus sinar. Salah satu contonya:

Mortal dan alu

Bahan plastik
 Bahan plastik dapat dikrlpokkan menjadi

beberapa kelompok tergantung dari bahan penyusunnya. Salah satu contonya:

Spatula plastik

Bahan logam
 Alat-alat laboratorium logam terbuat dari

bahan besi atau kuningan. Khusus besi yang digunakan biasanya terbuat dari besi cor. Salah satu contonya:

Kaki tiga

3. Pemeliharaan dan penyimpanan alat laboratorium


cara menyimpan alat laboratorium

dengan memperhatikan bahan pembuat alat tersebut, bobot alat, keterpakaiannya, serta sesuai pokok bahasannya. Penyimpanan alat menurut aturan tertentu harus disepakati antara pengelola laboratorium dan diketahui oleh pengguna /praktikan.

Untuk memudahkan dalam penyimpanan dan pengambilan kembali alat di laboratorium, maka sebaiknya dibuatkan daftar inventaris alat yang lengkap dengan kode dan jumlah masing-masing. Alat yang rusak atau pecah sebaiknya ditempatkan pada tempat tersendiri, dan dituliskan dalam buku kasus dan buku inventaris laboratorium.

sekian
NAMA : IWAN RIYANTO JURUSAN : PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS : MIPA NIM : 431 410 020