Anda di halaman 1dari 1

Spermatogonium Sel yang paling dekat dengan membrane basalis tubulus semineferus>Besar sel ini bervariasi ( 12 m) terdiri dari

2 macam sel, 1) Spermatogonium A pucat (A) Karakteristik: lokasinya pada membrane absalis, bagian atas ditutup dengan sitoplasna sel setoli. Bentuk sel oval. Inti bulat berwarna pucat oleh karena kromatin halus dan tersebar. Anak inti : biasanya satu menempel pada dinding inti, kromatin halus dan tersebar rata. Struktur jernih mengandung organel-organel (mitokondria, Krista, vesika golgi, jala-jala endoplasma dan ribosom). Terdapat sejumlah gambaran spermatogonium A yang karakteristik ; Mitokondria tersusun padat dan jarang dipisah kan oleh material horon Krista lumbarab benang-benang mikro (mikrofilamen yang diselingi granula halus dan benangbenang mikro besilangan 2) Spermatogonium A gelap(Ad) Berbeda dengan spermatogonium Ap. Spermatogonium Ad bentuknya lebih memanjang. Inti lebih gelap karena densitas kromatin lebih padat. Kadang-kadang terdapa vakuola yang tidak tegas batasnya. Spermatogonium AP dan Ad tidak dapat dibedakan dengan melihat sitoplasmanya 3. Spermatogonium B Terdapat jumlah yang lebih banyak daripada spermatogonium A. Kadang-kadang terdapat pada lamina basalis tetapi hanya sebagian saja yang melekat pada membrane basalis, sebagian saja yang melekat pada membrane oleh sitoplasma sel berdekatan. Bentuk bulat, inti steri9l di tengah diisi oleh 1-2 sel. Inti yang lepas dari dinding inti, lebh berhubungan dengan kromatin sekelilingnya. Sitoplasma sel berdekatan. -