Anda di halaman 1dari 15

A.

1UDUL
Peluang Usaha Burger iamur Bingung saus lidah buaya
B. LATAR BELAKANG
Selama manusia membutuhkan makanan, selama itu pula peluang untuk menggarap
bisnis makanan senantiasa terbuka. Peluang bisnis yang tinggi di bidang makanan membuat
banyak produsen menggunakan bahan pengawet, bahan pewarna sintetis, Iormalin atau bahan
berbahaya lainnya di dalam makanannya untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Data
terbaru dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2007 membuktikan bahwa
sekitar 70,25 iaianan yang beredar di masyarakat mengandung zat berbahaya. Lebih 80
bakso mengandung boraks, 75 mie dan nasi goreng mengandung Iormalin, 60 permen dan
makanan ringan mengandung zat pewarna berbahaya. Bahkan ada pula iaianan yang
mengandung aspal, semen, detergen, dan kardus sisa (SCTV.co.id, 2007). Fakta inilah yang
membuat konsumen sekarang harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Salah satu ienis
makanan yang saat ini memiliki pangsa pasar yang luas ialah es krim karena disukai oleh semua
kalangan mulai dari kalangan menengah ke bawah hingga menengah ke atas. Berdasarkan
kelompok umur, es krim pun disukai dari anak kecil hingga orang dewasa.
Rasa es krim yang ada di pasaran hampir sama semua. Kalau tidak rasa coklat, strawberi,
vanila, durian dan moca. Tidak ada yang menuniukkan kekhasan rasa asli Indonesia. Selain itu,
bahan pembuatnya pun bukan termasuk bahan yang bergizi tinggi dan meningkatkan kesehatan
tubuh. Oleh karena itu diperlukan suatu inovasi baru terhadap rasa es krim dengan
memanIaatkan bahan-bahan yang selama ini kurang diminati oleh masyarakat dan bernilai gizi
tinggi, salah satunya adalah iamur konsumsi.
Jamur konsumsi adalah sebutan untuk berbagai ienis iamur yang biasa diiadikan bahan
makanan dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Contoh iamur konsumsi yang di kenal masyarakat
antara lain iamur kuping, iamur tiram, iamur kancing, iamur merang, dan lain-lain.
Jamur konsumsi memiliki nilai gizi yang tinggi. Rata-rata iamur mengandung 19-35
persen protein. Dibanding beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen), ia berkadar protein
lebih tinggi. Asam amino esensial yang terdapat pada iamur, sekitar ada sembilan ienis dari 20
asam amino yang dikenal. Yang istimewa 72 persen lemaknya tidak ienuh, iamur iuga
mengandung berbagai ienis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2 (riboIlavine), niasin dan
biotin. Selain elemen mikro, iamur iuga mengandung berbagai ienis mineral, antara lain K, P,
Ca, Na, Mg, dan Cu. Kandungan serat mulai 7,4-24,6 persen sangat baik bagi pencernaan. Jamur
mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah sehingga cocok bagi pelaku diet
Maka melalui program ini, kami membuat inovasi baru dalam rasa es krim, yaitu es krim
aneka rasa iamur.
Pelaiar dan mahasiswa yang terdapat di sekitar kampus Universitas Brawiiaya
merupakan pangsa pasar yang akan kami bidik dalam pemasaran produk es krim kami nantinya.
Sekolah swasta dan negeri di sekitar kampus Universitas Brawiiaya antara lain: TK, SD, MI,
MTsN, MAN, SMKN, terutama yang berada di Jl. Bandung, adalah sasaran utama kami. Kami
memilih daerah tersebut karena disana adalah tempat yang strategis untuk meniual produk kami,
terdapat banyak sekolah seperti yang disebutkan di atas dan tidak terlalu iauh dari tempat
produksi, sehingga harga produksi bisa ditekan.
Alasan lain kami memilih iamur karena mudah diperoleh di Malang, iamur dipasok dari
kota Batu yaitu sekitar 13-15 km dari tempat produksi. Selain iamur diperlukan iuga bahan
lainnya seperti cream, susu, dan telur. Bahan-bahan tersebut mudah diperoleh di pasar-pasar
tradisional maupun modern dan iumlahnya pun cukup melimpah, sehingga kemungkinan
kekurangan bahan untuk menialankan usaha bisa dihidari.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dalam program kreatiIitas mahasiswa ini kami
membuat usaha di bidang pembuatan es krim dengan iudul PKMK ~Peluang Usaha Es Krim
1amur Aneka Rasa Sebagai 1ajanan Alternatif Yang Bergizi Tinggi dan Murah


C. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah-masalah sebagai
berikut:
1. Apa makanan alternatiI untuk penderita diabetes yang murah dan menarik bagi orang
ekonomi menengah kebawah?
2. Bagaimana membuat inovasi baru produk burger yang murah dan menarik?
3. Bagaimanakah strategi pemasaran Burger Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas agar dapat
meniadi makanan disukai masyarakat?
D. TU1UAN PROGRAM
Adapun tuiuan yang ingin dicapai dengan adanya program kegiatan ini adalah:
1. Menciptakan produk makanan alternatiI untuk penderita diabetes yang murah dan menari
bagi orang ekonomi menengah kebawah
2. Meningkatkan iiwa wirausaha pelaksana kegiatan.
3. Meningkatkan kreatiIitas pelaksana kegiatan untuk menghasilkan produk-produk baru
dari olahan iamur.
4. Memberikan penghasilan kepada pelaksana kegiatan.
5. Membuka lapangan pekeriaan baru bagi masyarakat.
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Adanya program ini diharapkan dapat dihasilkan produk makanan alternatiI untuk
penderita diabetes melitus yang ekonmis, yang nantinya diharapkan dapat bersaing dengan
produk makanan lain yang harganya lebih mahal, karena burger ini merupakan makanan yang
enak, bergizi,berpenampilan menarik,dan bebas bahan pengawet atau bahan berbahaya lainnya.
Walaupun burger ini tidak berisi daging, tetapi iamur akan diolah sedemikian hingga meniadi
iamur rasa daging, dikombinasi dengan ubi yag dibuat untuk bahan pembuat roti burger mampu
membantu penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula dalam darah membuat burger ini
sangat cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes. Saus sambal lidah buaya yang digunakan
sebagai pelengkap untuk makan burger iuga mempunyai daya tarik dan keunikan sendiri. Dari
itulah membuat masyarakat kalangan bawah pun dapat menikmati nikmatnya burger dengan
harga ekonomis.
F. KEGUNAAN PROGRAM
ManIaat yang kami dapatkan dan dirasakan konsumen burger dengan hadirnya usaha
burger kami nanti sebagai berikut:
1. Terciptanya burger yang mampu meniadi makanan alternatiI bagi penderita diabetes
melitus.
2. Tercipta produk burger dengan kualitas yang teriamin mutunya, sehingga tidak
membahayakan konsumen karena tidak mengandung zat pengawet dan zat berbahaya
lainnya.
3. Terciptanya produk burger yang tidak menguras kantong konsumen, karena harga produk
yang murah dan teriangkau masyarakat.

Adapun manIaat yang dapat kami peroleh selaku pelaksana kegiatan PKMK ini dilihat
dari segi ekonomi adalah dapat memberikan penghasilan bagi kami selaku pelaksana kegiatan.
Dari segi pembentukan kepribadian, PKMK ini dapat melatih kami untuk bekeria dalam satu tim
(team work), melatih bidang meneierial serta untuk menumbuhkan iiwa kewirausahaan. Dari segi
ilmu pengetahuan kami dapat menerapkan ilmu yang kami dapatkan di bangku kuliah untuk
menyukseskan kegiatan kami.
G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Saat ini, semakin marak produk makanan atau iaianan yang tidak sehat bahkan berbahaya
bagi manusia. Produk berbahaya itu antara lain dengan menggunakan bahan pengawet, bahan
pewarna sintetis, Iormalin atau bahan berbahaya lainnya di dalam campuran makanannya. Untuk
itu diperlukan inovasi baru yang bergizi dan bebas campuran bahan berbahaya. Salah satu
inovasi iaianan tersebut yaitu Burger Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas.
Daerah Malang sangat sesuai untuk membuka usaha dalam bidang pembuatan Burger
Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas. Malang merupakan daerah pendidikan dan industri yang
iumlah pelaiar, mahasiswa dan masyarakatnya terbilang banyak, sehingga pangsa pasar usaha
dibidang ini sangat menianiikan.
Malang iuga merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur sehingga pasokan barag-
barang (sembako, peralatan dapur, peralatan rumah tangga, dll) di kota Malang iuga lancar. Oleh
karena itu, kebutuhan akan bahan-bahan pokok, bahan-bahan penuniang maupun peralatan-
peralatan untuk membuat Burger Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas relatiI tidak sulit kami
dapatkan di pasar-pasar kota Malang.
Kota Batu sebagai kota terdekat dengan Malang memiliki potensi luar biasa sebagai
penghasil iamur konsumsi karena kondisi geograIis yang mendukung. Jarak yang dekat dan
transportasi yang baik memudahkan hubungan perdagangan dan menghemat biaya usaha ini.
Kegemaran membuat burger, semangat pantang menyerah, pengalaman dan pengetahuan
tentang iamur yang didapat pada salah satu mata kuliah kami, merupakan modal kami dalam
pembuatan es krim iamur nantinya.
G.1 BIAYA PENGELUARAN
Biaya pengeluaran merupakan biaya yang meliputi biaya penyusutan alat, biaya bahan-
bahan dan upah tenaga keria, serta biaya-biaya lainnya
G.1.1 Biaya penyusutan alat
Merupakan biaya penyusutan alat-alat investasi. Biaya penyusutan ini perhitungannya
berdasarkan penyusutan tiap bulan.
Tabel 1: Tabel biaya penyusutan alat
Barang Satuan Harga 1 unit
(RP)
Harga total
(Rp)
Lama
pemakaian
Biaya
penyusutan
Oven 1 unit 200.000 200.000 3 tahun 17.000
Mixer 1 unit 200.000 200.000 3 tahun 18.000
Kompor gas 1 unit 300.000 300.000 3 tahun 22.000
Panci stenles 2 unit 100.000 100.000 3 tahun 7.000
Baskom 5 unit 10.000 50.000 1 tahun 5.000
Pisau 5 unit 5.000 25.000 1 tahun 2.500
Sendok besar 15 unit 4.000 60.000 1 tahun 5.500
Timbangan 1 unit 200.000 200.000 3 tahun 23.000
waian 2 unit 30.000 60.000 1 tahun 10.000
Sotil 2 unit 2.500 5.000 1 tahun 1.000
Serok 2 unit 5.000 10.000 1 tahun 2.000
Total

G.1.2 Biaya bahan pembuat Burger 1amur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas
Biaya bahan pembuat Burger Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas dialokasikan untuk
pembelian bahan pokok dan bahan penuniang, analisis biaya bagian ini berdasarkan target luaran
yang kami harapkan yaitu omset peniualan tiap hari 100 buah. Perhitungannya berdasarkan
waktu bulanan.
Bahan-bahan yang diperlukan adalah tepung terigu, ubi ungu, iamur, dll.




Tabel 2: Tabel biaya bahan pembuat Burger Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas
Bahan Kebutuhan/hari Kebutuhan/ Harga Harga/bulan
bulan satuan (Rp) (Rp)
Terigu 4 kg 120 kg 9.000 180.000
Ubi 1 kg 20 kg 5.000 100.000
Jamur tiram 1 kg 20 kg 5.000 100.000
ragi 12 liter 240 liter 120.000 2.400.000
mentega 4,5 liter 90 liter 27.000 540.000
Telur 120 butir 2400 butir 64.000 1.280.000
Gula 12 kg 240 kg 96.000 1.920.000
garam 2 botol 40 botol 15.000 300.000
Bread
improver

Mentimun 2 botol 40 botol 10.000 200.000
Slada 2 bungkus 40 bungkus 6.000 120.000
tomat 450 gelas 9.000 gelas 45.000 900.000
minyak
mayonese
Bumbu-bumbu
Total 402.000 8.040.000

G.1.3 Biaya lain-lain
Biaya lain-lain merupakan biaya untuk pengeluaran upah tenaga keria, sewa tempat dan
biaya lain-lain.
Tabel 3: Tabel biaya lain-lain
Pengeluaran Harga ( satuan Total biaya/bulan (Rp)
Bahan bakar 200.000
Gaii tenaga keria 15.000/hari 300.000
Publikasi 100.000
Lain-lain 150.000
Total 750.000

Maka total biaya produksi selama sebulan adalah peniumlahan dari sewa tempat/bulan
biya penyusutan alat biya bahan makanan biya lain-lain, total biya produksi sebulan Rp
2.500.000/12 Rp Rp Rp Rp

G. 2 PENETAPAN HARGA 1UAL
Dalam menentukan harga iual Burger Jamur Ubi Ungu Lidah Buaya Pedas nanti, kami
melakukan dengan cara: menyesuaikan dengan biaya yang telah dikeluarkan. Harga produk kami
akan kami iual dengan harga Rp 2.000/buah.

G.3 PENDAPATAN DAN KEUNTUNGAN
Dengan bahan baku tepung terigu dan ubi ungu sebanyak 5 kg tiap harinya, akan
dihasilkan burger 100 buah tiap hari. Jika selama sebulan beroperasi terus (20 hari) maka akan
dihasilkan 2000 buah selama sebulan. Harga burger sampai ditangan konsumen Rp 2.000 Jika
diasumsikan pedagang atau pengecer memperoleh keuntungan Rp 200/buah, maka keuntungan
kotor dari peniualan satu buah es krim adalah Rp 585.000
Jadi pendapatan selama sebulan adalah 100 x 20 x Rp 1.800 Rp 3.600.000
Keuntungan yang diperoleh dalam satu bulan merupakan selisih antara pendapatan dan
biaya. Keuntungan selama 1 bulan adalah Rp 3.600.000- Rp 9.170.000 Rp 2.530.000
Adapun keuntungan setiap produksi per hari adalah Rp 2.530.000 : 20 Rp 126.500
G.4 KELAYAKAN USAHA
Secara sederhana kelayakan usaha dapat diperkirakan dengan menghitung BEP -reak
event poin). ROI #eturn of Investment)dan B/C ratio (-enefit cost ratio).
G.4.1 Break event point (BEP)
Kegunaan dari menghitung BEP ini adalah untuk mengetahui kapan hasil usaha yang
dilakukan mencapai titik impas, artinya perusahaan tidak untung dan iuga tidak rugi. Nilai titik
impas yang dihitung yaitu BEP harga dan BEP volume
a. BEP harga
Rp 1.018,88

BEP harga
Total biaya Rp 9.170.000
Produksi 9.000
Artinya kami akan mencapai titik impas iika harga iual es krim per gelas Rp 1.018,88
b. BEP produksi
BEP produksi
7.054

Total biaya Rp 9.170.000
Harga Rp 1.300
Artinya pada produksi sebulan sebanyak 7.054 gelas es krim, usaha \kami akan
mengalami titik impas.
G.4.2 #eturn of Invesment (ROI)
ROI merupakan analisis untuk mengetahui eIisiensi pengunaan modal untuk mengukur
keuntungan usaah dalam kaitannya dengan investasi yang digunakan. Perhitungan ROI usaha
kami sebagai berikut:
x 100
ROI
Hasil peniualan
total biaya produksi
ROI
x 100
Rp 11.700.000
Rp 9.170.000
ROI 127,58
Nilai 127,58 menuniukkan bahwa dengan modal 1,00 yang dikeluarkan, akan kembali
sebasar 127,58 .
G.4.3 Benefit cost ratio (B/C)
B/C ratio berguna untuk mengetahui perbandingan antar besarnya keuntungan dengan
iumlah biaya yang telah dikeluarkan. Rumus yang digunakan dalam menghitung B/C ratio
adalah:
B/C
keuntungan
Biaya produksi
0,276
B/C
Rp 2.530.000
Rp 9.170.000
B/C sebesar 0,276 menuniukkan bahwa dari modal Rp. 1,00 akan diperoleh keuntungan
sebesar 0,276 kalinya.
G.5 CASH FLOW (ALIRAN DANA TUNAI)
Untuk memudahkan inventarisasi pendapatan dan pembiayaan rencana peaksanaan kami,
maka dapat kami tabelkan sebagai berikut:
No Bulan ke 1 2 3 4
A. Pemasukan tunai
1 Peniualan produk 0 8.000.000 15.000.000
2 Pengembalian modal keria 0 4.000.000 0
3 Nilai sisa 0 0 0
Jumlah pemasukan tunai 8.000.000 0
B Pengeluaran tunai 4.000.000
Investasi (alat-alat) 3.135.000 0 0 0
Modal keria 2.010.000 0 0 0
Promosi 100.000 0 0 0
Pemeliharaan alat 0 0 0 0
Gaii pegawai 300.000 300.000 300.000
Listrik 200.000 200.000 200.000
Jumlah pengeluaran tunai -5.245.000 500.000 500.000 500.000
C Dana tunai -5.245.000 3.500.000 7.500.000 14.500.000
D KumulatiI dana tunai -5.245.000 -1.745.00 5.255.000 19.755.000

Dari tabel di atas, secara komulatiI keuntungan usaha kami baru dapat diperoleh pada
bulan ke 3 setelah beroperasi.

H. METODE PELAKSANAAN PROGRAM
Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut:
Persiapan tempat produksi. Tempat produksi usaha pembuatan Burger Jamur Ubi
Ungu Lidah Buaya Pedas nanti kami rencanakan dengan menyewa tempat di daerah dekat
kampus Universitas Brawiiaya.
Pengadaan alat-alat produksi. Alat produksi yang dibutuhkan untuk pembuatan es krim
aneka rasa iamur antara lain: Ireezer, mixer, blender, timbangan dan lain sebagainya. Peralatan
tersebut bisa didapatkan di pasar-pasar Kota Malang.


Pengadaan bahan-bahan. Jamur merang, iamur tiram, iamur kuping, cream, susu, telur,
gula, vanili, sitrus dan gelatin merupakan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan es
krim. Semua bahan-bahan tersebut mudah didapatkan di pasaran.
Proses produksi. Taat asas merupakan syarat penting dalam produksi pembuatan es krim
ini. Taat asas disini maksudnya komposisi antar bahan harus sesuai dan bahan-bahan tersebut
harus baik, tidak beriamur atau mangkak. Tahapan-tahapan umum pembuatan es krim ini adalah
seleksi bahan, penimbangan dan pembuatan adonan.
Pengemasan. Setelah produk es krim dihasilkan, perlu penanganan selaniutnya agar es
krim tersebut teriual dipasaran, seperti pengemasan. Pasalnya, tidak iarang konsumen lebih
tertarik membeli produk dengan kemasan menarik.
Pemasaran. Pemasaran merupakan suatu kegiatan manaiemen yang berIungsi
mempromosikan usaha. Perencanaan pemasaran yang akan dilakukan dalam mengenalkan
produk ke konsumen antara lain yaitu: iklan, publisitas, dan promosi peniualan. Bentuk iklan
yang direncanakan antara lain, menyebarkan selebaran, liIlet dan brosur. Kegiatan yang bersiIat
publisitas direncanakan meniadi sponsor kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di kampus-kampus.
Promosi peniualan direncanakan dengan pemberian bonus gratis satu buah iika membeli 10 es
krim.
Evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan merupakan kegiatan yang berIungsi untuk
mengentrol dan menganalisa kegiatan kami. Kelemahan-kelemahan selama berialannya usaha
diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa dihilangkan. Evaluasi kegiatan direncanakan
diadakan tiap minggu kedua dalam satu bulan.

I. 1ADWAL KEGIATAN PROGRAM
No Uraian Kegiatan Bulan ke-
1 2 3 4
1. Persiapan tempat produksi V
2. Pengadaan alat-alat produksi. V
3. Pengadaan bahan-bahan V
4. Proses produksi V V
5. Ulangan pembuatan es krim
aneka rasa iamur sehingga
didapatkan hasil yang
sempurna
V V
6. Penetrasi pasar V V
7. Evaluasi kegiatan. V

1. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK
Ketua Pelaksana
a. Nama Lengkap :
b. NIM :
c. Fakultas :
d. Jurusan :
e. Waktu untuk kegiatan PKM : 15 iam/ minggu
Anggota Kelompok
a. 1) Nama Lengkap :
2) NIM :
3) Fakultas :
4) Jurusan :
5) Waktu untuk kegiatan PKM : 15 iam/ minggu

b. 1) Nama Lengkap :
2) NIM :
3) Fakultas :
4) Jurusan :
5) Waktu untuk kegiatan PKM : 15 iam/ minggu
c. 1) Nama Lengkap :
2) NIM :
3) Fakultas :
4) Jurusan :
5) Waktu untuk kegiatan PKM : 15 iam/ minggu

K. NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING
1. Nama Lengkap dan Gelar :
2. NIP :
3. Golongan pangkat :
4. Jabatan Fungsional :
5. Jabatan Struktural :
6. Fakultas :
7. Jurusan :
8. Perguruan Tinggi : Universitas Brawiiaya
9. Bidang keahlian :

L. PERKIRAAN ANGGARAN BIAYA
1. Biaya Alat
Barang Satuan Harga 1 unit
(RP)
Harga total (Rp)
Lemari pendingin 1 unit 2.000.000 2.000.000
Blender 1 unit 200.000 200.000
Mixer 1 unit 200.000 200.000
Kompor gas 1 unit 300.000 300.000
Panci stenles 2 unit 50.000 100.000
Baskom 5 unit 10.000 50.000
Pisau 5 unit 5.000 25.000
Sendok besar 15 unit 4.000 60.000
Timbangan 1 unit 200.000 200.000
Total 3.135.000

2. Biaya Bahan-Bahan (5x produksi)
Bahan Harga
satuan (Rp)
Kebutuhan/hari Harga total
(Rp)
5x produksi
(Rp)
Jamur tiram 9.000 1 kg 9.000 45.000
Jamur kuping 5.000 1 kg 5.000 25.000
Jamur merang 5.000 1 kg 5.000 25.000
Cream 10.000 12 liter 120.000 600.000
Susu 6.000 4,5 liter 27.000 135.000
Telur 600 120 butir 64.000 320.000
Gula 8.000 12 kg 96.000 480.000
Vanili 7.500 2 botol 15.000 75.000
Sitrus 5.000 2 botol 10.000 50.000
Gelatin 3.000 2 bungkus 6.000 30.000
Gelas sendok 100 450 gelas 45.000 225.000
Total 402.000 2.010.000

3. Biaya lain-lain
Rincian Satuan Jumlah Jumlah total (Rp)
Promosi 100.000
Penulisa laporan 200.000
Fotokopi dan peniulidan 150.000
Total 450.000




4. Rekapitulasi Biaya
No Rincian Jumlah
1. Biaya pengadaan alat Rp 3.135.000
2. Biaya pengadaan bahan-bahan Rp 2.010.000
3. Biaya lain-lain Rp 450.000
Total Rp 5.585.000

DAFTAR PUSTAKA

Anonimous. 2001. al Ihwal Jamur. Waspada Le-ih Baik Daripada Keracunan.
http://www.sedap-sekeiap.com/artikel/2001/edisi6/Iiles/ulas.htm Diakses tanggal 14
September 2007.
Anonimous. 2006. Menciptakan #esep Es Krim
http://ncc.blogsome.com/2006/11/25/menciptakan-resep-es-krim/trackback/ Diakses
tanggal 14 September 2007.
Anonimous. 2007. Jamur Pangan. http://id.wikipedia.org/wiki/Jamurpangan Diakses tanggal
14 September 2007.
Anonimous. 2007. Zat Ber-ahava Dalam Makanan. http://www. SCTV.co.id. Diakses tanggal
23 September 2007
EIIendy Firdaus. 2006. Menciptakan #esep Es Krim http://static.howstuIIworks.com/giI/ice-
cream-ch.ipg Diakses tanggal 14 September 2007.
Widyastuti, Netty. 2002. Jamur Tiram untuk Antikolesterol..' http://www.gizi.net/cgi-
bin/berita/Iullnews.cgi?newsid1030678870,22766, Diakses tanggal 14 September 2007.