Anda di halaman 1dari 4

Berat Bangunan

Sesuai dengan peraturan menrangkan bahwa Lantai tingkat, atap beton dan system lantai dengan ikatan suatu struktur gedung dapat dianggap sangat kaku dalam bidangnya dan karenanya dapat dianggap bekerja sebagai diafragma terhadap beban gempa horizontal. Untuk memodelkan pelat sebagai diafragma dan ETABS dapat dengan cepat dan akurat menentukan berat bangunan, pilih semua pelat lantai pada model. Pelat dapat dipilih dengan cara klik satu persatu, tetapi cara ini akan memakan waktu yang lebih lama. Atau dengan cara cepat dengan cara pilih menu select, by Wall/Slab/Deck section. Pilih Slab 120 atau nama slab yang telah dimodelkan sebelumnya. Seperti pada gambar.

Setelah semua pelat terpilih, pilih menu assign, shell/area, rigid diaphragm. Pilih D1 dan klik OK, lihat gambar di bawah.

Setelah diafragma ditentukan, pada semua lantai akan muncul gambar seperti jaring laba-laba, menandakan bahwa pelat lantai sudah ditentukan sebagai diafragma. Lihat gambar.

#%( % # ' "      % #'  & !  !  % "


cc 3 y c

#   
y y

# ! !            $ $
y , y

#   ! ! !     ! $   !         #    "   !        


y y

yz ,

Pilih lagi menu analysis. Program ETABS akan melakukan analisis . untuk melihat hasil yang diinginkan adalah merunbah unit satuan menjadi kg-m. Pilih menu file, print analysis, analysis output. aka akan muncul pop up seperti pada gambar

Kosongkan semua pilihan, kecuali, kecuali hanya building output dan print to file. Tekan select loads untuk menentukan beban yang ingin diinginkan. Pilih beban dead dan li e. Artinya beban mati struktur dan beban hidup saja yang diperhitungkan. Untuk menyimpan file output dalam bentuk file txt, klik tulisan print to file, kemudian klik browse untuk member nama dan lokasi file output. Klik sa e. Klik OK. Kemudian pilih menu file, display input/output text files, Pilih file yang disimpan sebelumnya, maka file akan terbuka dan Building Output terdiri dari Centres of Li e Load Factores. Tampilannya seperti ini Cumulati e

ass and Centres of Rigidity, Story Forces dan Tributy Area and Reduced

terdapat nilai massa bangunan. Untuk mencari berat, adalah dengan mengalikan massa lantai dengan satuan gra itasi 9,81 m/det2. Yang harus diingat nilai-nilai massa tersebut adalh nilaiu kumulatif. Sehingga untuk mencari berat tiap lantai adalah dengan cara mengurangi nilai massa lantai yang diinginkan dengan massa lantai di atasnya, kemudian dikalikan 9,81. Contoh : Untuk menghitung berat lantai 5

Berat lantai 5 = 9879 x 9,81 = 91212 kg Untuk menghitung berat lantai 4

= 5211 kg Berat lantai 4 = 5211 x 9,81 = 511225 kg Dan seterusnya.

Pustaka : Anugrah Pamungkas,Erny

assa

= 91991 9879

assa

= 9879 0

arianty (Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa)

2 1

Pada output Centres of Cumulati e

ass and Centres of Rigidity, bagian kolom

ASS

3 3

2 2