Anda di halaman 1dari 11

METODE KEMPA LANGSUNG

Disusun oleh :
KELOMPOK 2 Ari Desi Astuti Arya Tri Nanda Atiq Mustaqim Armyn Ayu A Devi A

10248 FA 10249 FA 10250 FA 10251 FA unidentified

TABLET
Tablet adalah sediaan bentuk padat yang mengandung substansi obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatannya, dapat diklasifikasikan sebagai tablet atau tablet kompresi .(USP 26, Hal 2406) Tablet adalah sediaan padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatan dapat digolongkan sebagai tablet cetak dan tablet kempa. (FI IV, Hal 4)

KRITERIA TABLET
1. Harus mengandung zat aktif dan non aktif yang memenuhi persyaratan; 2. Harus mengandung zat aktif yang homogen dan stabil; 3. Keadaan fisik harus cukup kuat terhadap gangguan fisik/mekanik; 4. Keseragaman bobot dan penampilan harus memenuhi persyaratan; 5. Waktu hancur dan laju disolusi harus memenuhi persyaratan;

6. Harus stabil terhadap udara dan Title suhu lingkungan; 7. Bebas dari kerusakan fisik; 8. Stabilitas kimiawi dan fisik cukup lama selama penyimpanan; 9. Zat aktif harus dapat dilepaskan secara homogen dalam waktu tertentu; 10. Tablet memenuhi persayaratan Farmakope yang berlaku.

KEMPA LANGSUNG
Metode ini digunakan untuk bahan yang mempunyai sifat mudah mengalir sebagaimana sifat-sifat kohesinya yang memungkinkan untuk langsung dikompresi dalam tablet tanpa memerlukan granulasi basah atau kering

KEMPA LANGSUNG
Kempa langsung dapat diartikan sebagai pembuatan tablet dari bahan-bahan yang berbentuk kristal atau serbuk tanpa merubah karakter fisiknya

Metode Pembuatan Tablet


Cetak Langsung
Penimbangan

Pencampuran

Pencetakan

KEMPA LANGSUNG
Metode ini sangat sesuai untuk zat aktif yang tidak tahan panas dan kelembaban tinggi dan dapat menghindari kemungkinan terjadi perubahan zat aktif akibat pengkristalan kembali yang tidak terkendali selam proses pengeringan

KEMPA LANGSUNG
Untuk obat dengan dosis rendah akan mepengaruhi homogenitas. Permasalahan ini sebenarnya dapat diatasi dengan pencampuran interaktif, yang selanjutnya dapat dikempa langsung. Sedangkan untuk obat dengan dosis tinggi, jika volume bulk tinggi, kompresibilitas yang jelek dan sifat alir yang jelek, tidak akan memungkinkan campuran untuk kempa langsung Perbedaan ukuran partikel atau densitas antara obat dan dan partikel bahan tambahan akan mempengaruhi homogenitas campuran.

Pemilihan bahan pembawa, serbuk yang bersifat kompresibilitas setelah dikempa akan mengalami deformasi plastik, yaitu terjadinya perubahan bentuk dari partikel aslinya, setelah tekanan dilepaskan tidak akan kembali kebentuk semula