SISTEM POLITIK DI INDONESIA

A. Penertian Supra Struktrur Dan Infra Struktur Politik
Supra struktur politik adalah suasana kehidupan politik di dalam pemerintahan dan berhubungan dengan peran dan fungsi Lembaga-lembaga pemerintahan Supra struktur politik terdiri dari lembaga eksekutif,lembaga legislative dan lembaga yudikatif . 1.Supra struktur politik di Indonesia menurut UUD1945 sebelum amandemen adalah : a.Majelis Permusyawaratan Daerah b.Dewan Perwakilan Rakyat c.Presiden dan Wakil Presiden d.Badan Pemeriksa Keuangan e.Dewan Pertimbangan Agung f.Mahkamah Konstitusi Supra struktur politik di Indonesia menurut UUD1045 setelah di amandemen adalah : a.Majelis Permusyawaratan Rakyat b.Dewan Perwakilan Rakyat c.Presiden dan Wakil presiden d.Badan Pemeriksa Keuangan e.Dewan Perwakilan Daerah f.Mahkamah Agung g.Mahkamah Konstitusi h.Komisi Yudisial 2.Infrastruktur politik adalah kelompok masyarakat yang merupakan kekuatan social dan politik riil di dalam masyarakat Infrastruktur politik mencakup lima komponen yaitu A .Partai Politik (Political Party) Menurut Husazar dan Stevenson partai politik adalah sekelompok orang yang terorganisir yang berusaha untuk mengendalikan pemerintahan agar dapat melaksanakan program –programnya dan menempatkan anggota-anggotanya dalam jabatan pemerintahan .Politik di Indonesia antara lain PAN,PDIP,PPP,Demokrat,dan Golkar . B. Kleompok Kepentingan (Interest Group) Aktivisnya menyangkut tujuan yang lebih terbatas dengan sasaran yang monolitis dan instensitas usaha yang tidak berlebihan serta mengeluarkan dana dan tenaga untuk melaksanakan tindakan politik di luar tugas partai politik . Menurut Gabriel A. Almond di identifikasikan ke dalam jenis-jenis kelompok ,yaitu: 1)Kelompok Asosiasi Kelompok asosiasi khusus didirikan untuk memperjuangkan kepentingan tertentu dari masyarakat atau golongan .Yang termasuk kelompok ini adalah ormas ,misalnya :NU,Muhamaddiyah,Kadin dll.

4)Kelompok Anomik Kelompok anomic terjadi secara mendadak dan tidak bernama .asosiasi .bulletin .organisasi .masyarakat seasal pendidikan .Sebagai contoh : TV . 3)Kelompok Non Asosiasi Kelompok yang didirikan secara khusus dan kegiatanya juga tidak dijalankan secara teratur . dan organisasi profesi lainya . IDI . E. Aktivitasnya pada umumnya berua aksi-aksi demonstrasi atau aksi-aksi bersama.dan lain-lain .Media Komunikasi Politik (Political Communication Media ) Media komunikasi dapat mendukung terciptanya suasana politik rakyat karena sebagai sarana perhubungan dan pemersatu bagimasing-masing golongan politik bagi masyarakat .Kelompok Penekan (Pressure Group) Kelompok penekan adalah sekelompok manusia yang tergabung menjadi anggota suatu lembaga kemasyarakatan dengan aktivitas yang tampak dari luar sebagai golongan yang sering memounyai kemauan intuk memaksakan kehendakkya kepada pihak penguasa Kelompok penekan dapat terhimpun dalam beberapa asosiasi yaitu : 1)Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) 2)Organisasi –organisasi social keagamaan 3)Organisasi Kepemudaan 4)Organisai Lingkungan hidup 5)Organisasi pembela hokum dan ham 6)Yayasan atau badan hukm lainya D.internet . kegiatanya tidak terkendali dan dapat menimbulkan keresahan dan kerusuhan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta stabilitas nasional.dengan tujuan untuk memperjuangkan kepentingan –kepentingan orang-orang yang menjadi anggota lembaga yang di maksuddkan Misalnya PGRI. surat kabar .Misalnya: berujud masyarakat setempat tinggal .kelompok kepentingan serta derajat politisasi dan partisipasi masyarakat Menurut Letser G Seligman .tetapi aktifitasnya kelihatan dari luar apabila masyarakat memerlukan dan dalam keadaan mendesak .Tokoh Pollitik (Politik /Figure) Pengangakatan tokoh politik merupakan proses transformasi seleksi terhadap anggota masyarakat dari berbagai sub kultur dan kualifikasi tertentu yang kemudian memperkenalkan mereka pada peranan khusus dalam system politik pengangkatan tokoh politik akan berakibat terjadinya pergeseran sector infrastruktur politik .2)Kelompok Institusional Kelompok ini umumnya terdiri atas berbagai kelompok manusia berasal dari lembaga yang ada .yaitu : 1)Legitimasi elit politik 2)Masalah kekuasaan 3)Representativitas elit politik 4)Hubungan antara pengangkatan tokoh-tokoh politik dengan perubahan politik .radio .dll. C.proses pengangkatan tokoh politik akan berkaitan dengan beberapa aspek .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful