Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Belanda

dalam Forum Internasional

Anggota Kelompok

Amalia Dwi Ariska Mahardika Frityatama Shena Meita Cassandra

XI Olimpiade/02 XI Olimpiade/14 XI Olimpiade/26

Perjanjian bantuan Indonesia kepada India ditandatangani tanggal 18 Mei 1946.000 ton. . Oleh karenanya. Perjanjian ini sebenarnya merupakan barter kedua negara. sebab India ternyata juga memberikan bantuan obat-obatan kepada Indonesia. ketika rakyat India mengalami kekurangan bahan makanan.Diplomasi beras 1946 Antara India dengan Indonesia terdapat persamaan nasib dan sejarah. Keduanya sama-sama pernah dijajah dan menentang penjajahan. pemerintah Indonesia menawarkan bantuan padi sejumlah 500. Dampak yang ditimbulkan dari diplomasi beras adalah Indonesia semakin mendapat simpati dunia internasional dalam perjuangannya mengusir Belanda.

Madura. dengan nama Republik Indonesia Serikat. Scernerhorn. Belanda melanggar ketentuan perundingan tersebut dengan melakukan Agresi Militer I tanggal 21 Juli 1947. . Van Mook (anggota) Lord Killearn. dan Sumatra b. Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia meliputi Jawa. H. Kabupaten Kuningan Perdana Menteri Sutan Syahrir Prof. yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia d. Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama membentuk Negara Indonesia Serikat. diplomat Inggris keputusan yang dihasilkan : a.J.Perundingan Linggarjati tanggal perundingan pengumuman naskah penandatangan naskah tempat pelaksanaan perwakilan Indonesia perwakilan Belanda pemimpin perundingan : : : : : : : 10 November 1946 15 November 1946 25 Maret 1947 di desa Linggarjati. Belanda harus meninggalkan wilayah Republik Indonesia paling lambat tanggal 1 januari 1949 c. Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya Dalam perkembangan selanjutnya.

Letnan Gubernur Jenderal Belanda. terutama minyak.J. van Mook menyampaikan pidato radio di mana dia menyatakan. dengan persenjataan yang modern. Dr. dan menyatakan tindakan ini sebagai urusan dalam negeri. Gubernur Jendral H. van Mook mengeluarkan ultimatum agar supaya RI menarik mundur pasukan sejauh 10 km. Namun sebagai kedok untuk dunia internasional. LATAR BELAKANG Tanggal 15 Juli 1947. Tentu pimpinan RI menolak permintaan Belanda ini.000 orang. termasuk persenjataan berat yang dihibahkan oleh tentara Inggris dan tentara Australia. Hal ini merupakan akibat dari perbedaan penafsiran antara Indonesia dan Belanda. van Mook akhirnya menyatakan bahwa Belanda tidak terikat lagi dengan perjanjian ini. bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Linggajati. Pada saat itu jumlah tentara Belanda telah mencapai lebih dari 100. meletuslah Agresi Militer Belanda I dengan kode "Operatie Product".J.Agresi Militer 1 Pada tanggal 20 Juli 1947. dari garis demarkasi. Tujuan utama agresi Belanda adalah merebut daerah-daerah perkebunan yang kaya dan daerah yang memiliki sumber daya alam. Belanda menamakan agresi militer ini sebagai Aksi Polisionil. dan pada tanggal 21 Juli 1947. . H.

Sisselaar. Di Sumatera Timur. di Jawa Tengah mereka menguasai seluruh pantai utara. yaitu Sumatera Timur. seperti di Jawa Timur. melainkan dikirim juga ke Sumatera. Belanda juga mengerahkan kedua pasukan khusus. Jawa Tengah dan Jawa Timur. bahkan telah dilancarkan tentara Belanda sejak tanggal 21 Juli malam.Agresi Militer 1 AGRESI Serangan di beberapa daerah. Jawa Tengah dan Jawa Timur. Agresi tentara Belanda berhasil merebut daerah-daerah di wilayah Republik Indonesia yang sangat penting dan kaya seperti kota pelabuhan. Pasukan KST (pengembangan dari DST) yang sejak kembali dari pembantaian di Sulawesi Selatan belum pernah beraksi lagi. sasaran mereka adalah daerah perkebunan tembakau. perkebunan dan pertambangan. . J. dan di Jawa Timur. kini ditugaskan tidak hanya di Jawa. Moor menulis agresi militer Belanda I dimulai tanggal 20 Juli 1947. yaitu Korps Speciaale Troepen (KST) di bawah Westerling yang kini berpangkat Kapten. Fokus serangan tentara Belanda di tiga tempat. Pada agresi militer pertama ini. sasaran utamanya adalah wilayah di mana terdapat perkebunan tebu dan pabrik-pabrik gula. Belanda berhasil menerobos ke daerah-daerah yang dikuasai oleh Republik Indonesia di Sumatera. Jawa Barat. A. sehingga dalam bukunya. dan Pasukan Para I (1e para compagnie) di bawah Kapten C.

Atas permintaan India dan Australia. Belanda ternyata tidak memperhitungkan reaksi keras dari dunia internasional.Agresi Militer 1 AGRESI Pada 29 Juli 1947. termasuk Inggris. sumbangan Palang Merah Malaya ditembak jatuh oleh Belanda dan mengakibatkan tewasnya Komodor Muda Udara Mas Agustinus Adisutjipto. yang kemudian mengeluarkan Resolusi No. yang tidak lagi menyetujui penyelesaian secara militer. yaitu Persetujuan Linggajati. Abdulrahman Saleh dan Perwira Muda Udara I Adisumarmo Wiryokusumo. karena agresi militer tersebut dinilai telah melanggar suatu perjanjian Internasional. . Pada 9 Desember 1947. yang isinya menyerukan agar konflik bersenjata dihentikan. Komodor Muda Udara dr. 27 tanggal 1 Agustus 1947. pesawat Dakota Republik dengan simbol Palang Merah di badan pesawat yang membawa obat-obatan dari Singapura. pada 31 Juli 1947 masalah agresi militer yang dilancarkan Belanda dimasukkan ke dalam agenda Dewan Keamanan PBB. terjadi Pembantaian Rawagede dimana tentara Belanda membantai 431 penduduk desa Rawagede. CAMPUR TANGAN PBB Republik Indonesia secara resmi mengadukan agresi militer Belanda ke PBB. yang terletak di antara Karawang dan Bekasi. Jawa Barat.

Dewan Keamanan PBB selalu menyebutkan konflik antara Republik Indonesia dengan Belanda sebagai The Indonesian Question. Belgia yang dipilih oleh Belanda dan Amerika Serikat sebagai pihak yang netral. serta resolusi No. yaitu Australia yang dipilih oleh Indonesia. 27 tanggal 1 Augustus 1947. Hal ini terbukti dalam semua resolusi PBB sejak tahun 1947. kemudian resolusi No. dan bukan Netherlands Indies. Pada 17 Agustus 1947 Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Belanda menerima Resolusi Dewan Keamanan untuk melakukan gencatan senjata. Dewan Keamanan PBB secara resmi menggunakan nama INDONESIA. pada tanggal 15 Agustus 1947 Pemerintah Belanda akhirnya menyatakan akan menerima resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikan pertempuran. 36 tanggal 1 November 1947.Agresi Militer 1 CAMPUR TANGAN PBB Dewan Keamanan PBB de facto mengakui eksistensi Republik Indonesia. Atas tekanan Dewan Keamanan PBB. dan pada 25 Agustus 1947 Dewan Keamanan membentuk suatu komite yang akan menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda. . yaitu resolusi No. Komite ini awalnya hanyalah sebagai Committee of Good Offices for Indonesia (Komite Jasa Baik Untuk Indonesia). Belgia diwakili oleh Paul van Zeeland dan Amerika Serikat menunjuk Dr. 30 dan 31 tanggal 25 August 1947. Frank Graham. Sejak resolusi pertama. Kirby. karena beranggotakan tiga negara. 67 tanggal 28 Januari 1949. resolusi No. dan lebih dikenal sebagai Komisi Tiga Negara (KTN). Australia diwakili oleh Richard C.

Belanda kembali melanggar perjanjian dengan melakukan Agresi Militer II tanggal 19 Desember 1948. wilayah Indonesia diakui berdasarkan garis demarkasi (garis van Mook) b. Belanda tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia sampai Republik Indonesia Serikat terbentuk c. kedudukan RIS dan Belanda sejajar dalam Uni-Indonesia Belanda d. . RI merupakan bagian dari RIS pasukan RI yang berada di daerah kantong harus ditarik ke daerah RI Nasib dan kelanjutan Perundingan Renville relatif sama dengan Perundingan Linggarjati.Perundingan Renville tanggal tempat perwakilan Indonesia perwakilan Belanda : : : : 17 Januari 1948 di atas Geladak Kapal Renville milik Amerika Serikat Perdana Menteri Amir Syariffudin Abdul Kadir Widjojoatmodjo keputusan yang dihasilkan : a.

Pada hari pertama Agresi Militer Belanda II.30. serta penangkapan Soekarno. . Operasi tersebut dinamakan "Operasi Kraai. Kabinet mengadakan sidang kilat. mereka menerjunkan pasukannya di Pangkalan Udara Maguwo dan dari sana menuju ke Ibukota RI di Yogyakarta. Sementara itu Jenderal Spoor yang telah berbulan-bulan mempersiapkan rencana pemusnahan TNI memberikan instruksi kepada seluruh tentara Belanda di Jawa dan Sumatera untuk memulai penyerangan terhadap kubu Republik. Beel. Mohammad Hatta. Dr. ibu kota Indonesia saat itu. Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya. akan mengucapkan pidato yang penting. Jatuhnya ibu kota negara ini menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatra yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara. Dalam sidang itu diambil keputusan bahwa pimpinan negara tetap tinggal dalam kota agar dekat dengan Komisi Tiga Negara (KTN) sehingga kontak-kontak diplomatik dapat diadakan. SERANGAN MAGUWO Tanggal 18 Desember 1948 pukul 23. bahwa besok paginya Wakil Tinggi Mahkota Belanda.Agresi Militer 2 Agresi Militer Belanda II atau Operasi Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta. siaran radio antara dari Jakarta menyebutkan.

dan pukul 3.20 pasukan elit KST di bawah pimpinan Kapten Eekhout naik ke pesawat dan pukul 4. Penyerbuan terhadap semua wilayah Republik di Jawa dan Sumatera. diawali dengan pemboman atas lapangan terbang Maguwo. diikuti oleh Jenderal Spoor 15 menit kemudian. yang kemudian dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II telah dimulai.45 Mayor Jenderal Engles tiba di bandar udara Andir.45 lapangan terbang Maguwo dihujani bom dan tembakan mitraliur oleh 5 pesawat Mustang dan 9 pesawat Kittyhawk. bahwa zona penerjunan telah dapat dipergunakan. Pukul 4. bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Renville. pagi hari tanggal 19 Desember 1948.Agresi Militer 2 Pukul 2. termasuk serangan terhadap Ibukota RI. .00 pagi 1e para-compgnie (pasukan para I) KST di Andir memperoleh parasut mereka dan memulai memuat keenambelas pesawat transportasi. di pagi hari. Penyerangan terhadap Ibukota Republik. Pukul 3. Pukul 6. Pukul 05. WTM Beel berpidato di radio dan menyatakan. Belanda konsisten dengan menamakan agresi militer ini sebagai "Aksi Polisional". Seiring dengan penyerangan terhadap bandar udara Maguwo.30 dilakukan briefing terakhir. Pukul 6. Rute penerbangan ke arah timur menuju Maguwo diambil melalui Lautan Hindia. Yogyakarta.45 pasukan para mulai diterjunkan di Maguwo.30 pesawat Dakota pertama tinggal landas.25 mereka menerima berita dari para pilot pesawat pemburu. Dia melakukan inspeksi dan mengucapkan pidato singkat.

Di daerah-daerah lain di Jawa antara lain di Jawa Timur. Sekitar pukul 9.R.A.Agresi Militer 2 Pertahanan TNI di Maguwo hanya terdiri dari 150 orang pasukan pertahanan pangkalan udara dengan persenjataan yang sangat minim. Serangan terhadap kota Yogyakarta juga dimulai dengan pemboman serta menerjunkan pasukan payung di kota. Pukul 7. Di pihak Republik tercatat 128 tentara tewas. 15 pesawat Dakota menerjunkan pasukan KST Belanda di atas Maguwo. Panglima Besar Soedirman mengeluarkan perintah kilat yang dibacakan di radio tanggal 19 Desember 1948 pukul 08. van Langen telah terkumpul di Maguwo dan mulai bergerak ke Yogyakarta. yaitu beberapa senapan dan satu senapan anti pesawat 12. Pertempuran merebut Maguwo hanya berlangsung sekitar 25 menit.10 bandara Maguwo telah jatuh ke tangan pasukan Kapten Eekhout.45. dilaporkan bahwa penyerangan bahkan telah dilakukan sejak tanggal 18 Desember malam hari. dan pukul 11.600 orang termasuk dua batalyon.beserta persenjataan beratnya di bawah pimpinan Kolonel D. dari Brigade T. 1.7. Pertahanan pangkalan hanya diperkuat dengan satu kompi TNI bersenjata lengkap. seluruh kekuatan Grup Tempur M sebanyak 2. tak satu pun jatuh korban. Senjata berat sedang dalam keadaan rusak.00. . Pukul 06.900 orang. sedangkan di pihak penyerang.00.00. Segera setelah mendengar berita bahwa tentara Belanda telah memulai serangannya. seluruh 432 anggota pasukan KST telah mendarat di Maguwo.

Presiden dan Wakil Presiden tetap dalam kota. Menteri Laoh mengatakan bahwa sekarang ternyata pasukan yang akan mengawal tidak ada. tetapi Sudirman menolak. Presiden berusaha membujuk supaya tinggal dalam kota. dokter pribadinya. Simatupang mengatakan sebaiknya Presiden dan Wakil Presiden ikut bergerilya. Soedirman didampingi oleh Kolonel Simatupang. Berhubung Soedirman masih sakit. Jadi Presiden dan Wakil Presiden terpaksa tinggal dalam kota agar selalu dapat berhubungan dengan KTN sebagai wakil PBB. hampir seluruh Menteri yang hadir mengatakan. akhirnya Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak meninggalkan Ibukota. Mengenai hal-hal yang dibahas serta keputusan yang diambil adalam sidang kabinet tanggal 19 Desember 1948. . Kabinet mengadakan sidang dari pagi sampai siang hari. Komodor Suriadarma serta dr. Jenderal Soedirman dan para perwira TNI lainnya menunggu di luar ruang sidang.Agresi Militer 2 PEMERINTAHAN SEMENTARA Soedirman dalam keadaan sakit melaporkan diri kepada Presiden. Suwondo. Setelah dipungut suara. Setelah mempertimbangkan segala kemungkinan yang dapat terjadi. Karena merasa tidak diundang.

Sudarsono. yang memutuskan pemberian mandat kepada Mr. Selain itu. Susanto. Menteri Pembangunan dan Pemuda.Agresi Militer 2 Sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan oleh Dewan Siasat.A.N. Empat Menteri yang ada di Jawa namun sedang berada di luar Yogyakarta sehingga tidak ikut tertangkap adalah Menteri Dalam Negeri. Mr. India. dan apabila ini tidak dapat dilaksanakan. Sukiman.Mr. Pemerintahan Syafruddin ini kemudian dikenal dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. dr. dan Menteri Kehakiman. Mereka belum mengetahui mengenai Sidang Kabinet pada 19 Desember 1948. Palar membentuk Exile Government of Republic Indonesia di New Delhi.J. . Maramis yang sedang berada di New Delhi. Supeno. maka Presiden dan Wakil Presiden membuat surat kuasa yang ditujukan kepada Mr. agar dr. Menteri Kemakmuran yang sedang berada di Bukittinggi. L. Presiden dan Wakil Presiden mengirim kawat kepada Syafruddin Prawiranegara di Bukittinggi. Palar dan Menteri Keuangan Mr. Menteri Persediaan Makanan. Syafruddin Prawiranegara. untuk menjaga kemungkinan bahwa Syafruddin tidak berhasil membentuk pemerintahan di Sumatera. serta staf Kedutaan RI. Kasimo. Mr. dr. yaitu basis pemerintahan sipil akan dibentuk di Sumatera. A. I. Sudarsono. N. Maramis dan L. juga dibuat surat untuk Duta Besar RI untuk India. Syafrudin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat di Bukittinggi. bahwa ia diangkat sementara membentuk satu kabinet dan mengambil alih Pemerintah Pusat.

II dan III. Menteri Perhubungan. Menteri Kehakiman.Agresi Militer 2 Pada 21 Desember 1948. bahwa Pemerintah Pusat diserahkan kepada 3 orang Menteri yaitu Menteri Dalam Negeri. . keempat Menteri tersebut mengadakan rapat dan hasilnya disampaikan kepada seluruh Gubernur Militer I. seluruh Gubernur sipil dan Residen di Jawa.

pilot mengetahui arah setelah membuka surat perintah di dalam pesawat. akan tetapi tidak disampaikan kepada para pemimpin republik. Selama di perjalanan dengan menggunakan pesawat pembom B-25 milik angkatan udara Belanda.00 WIB tanggal 22 Desember 1948 Kolonel D.R.Agresi Militer 2 PENGASINGAN PIMPINAN REPUBLIK Pada pukul 07. Assaat (Ketua KNIP) dan Mr. Setelah mendarat di Pelabuhan Udara Kampung Dul Pangkalpinang (sekarang Bandara Depati Amir) para pemimpin republik baru mengetahui. AG. sementara Drs. akan tetapi rombongan Presiden Soekarno. Pringgodigdo (Sekretaris Negara) diturunkan di pelabuhan udara Kampung Dul Pangkalpinang dan terus dibawa ke Bukit Menumbing Mentok dengan dikawal truk bermuatan tentara Belanda dan berada dalam pengawalan pasukan khusus Belanda. untuk kemudian diasingkan ke Brastagi dan Parapat. tidak satupun yang tahu arah tujuan pesawat.A. dan Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim terus diterbangkan lagi menuju Medan. Sutan Sjahrir. RS. Sumatera Utara. Moh. bahwa mereka diasingkan ke Pulau Bangka. Soerjadarma (Kepala Staf Angkatan Udara). Corps Speciale Troepen. van Langen memerintahkan para pemimpin republik untuk berangkat ke Pelabuhan Udara Yogyakarta untuk diterbangkan tanpa tujuan yang jelas. Hatta (Wakil Presiden). Mr. .

Tidak jarang Soedirman harus ditandu atau digendong karena dalam keadaan sakit keras. Pada tanggal 19 Desember 1948 bergeraklah pasukan Siliwangi dari Jawa Tengah menuju daerah-daerah kantong yang telah ditetapkan di Jawa Barat. Perjalanan bergerilya selama delapan bulan ditempuh kurang lebih 1000 km di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.H. Nasution. Perjalanan yang jauh. selaku Panglima Tentara dan Teritorium Jawa menyusun rencana pertahanan rakyat Totaliter yang kemudian dikenal sebagai Perintah Siasat No 1 Salah satu pokok isinya ialah : Tugas pasukan-pasukan yang berasal dari daerahdaerah federal adalah ber wingate (menyusup ke belakang garis musuh) dan membentuk kantong-kantong gerilya sehingga seluruh Pulau Jawa akan menjadi medan gerilya yang luas. melawan rasa lapar dan letih dibayangi bahaya serangan musuh. . Kolonel A. Setelah berpindah-pindah dari beberapa desa rombongan Soedirman kembali ke Yogyakarta pada tanggal 10 Juli 1949. mendaki gunung. menuruni lembah.Agresi Militer 2 GERILYA Setelah itu Soedirman meninggalkan Yogyakarta untuk memimpin gerilya dari luar kota. Salah satu pasukan yang harus melakukan wingate adalah pasukan Siliwangi. Perjalanan ini dikenal dengan nama Long March Siliwangi. menyeberangi sungai. Sesampainya di Jawa Barat mereka terpaksa pula menghadapi gerombolan DI/TII.

t sa ya g i asilka : g alia t ka arika t tara ri ta R lik I s l sia k Y gyakarta ta ggal sia sia S rikat ali g la at ar t ri ta ad i teri la a ari s l r ilaya I ri ta I y ra a k a lata k a a ta ggal Ja ari . . S itr j j a ik s . c.Konferensi Asia ta ggal t at r akila I sia : : i : Ja ari l i r. t y Ra . R syi i la . k a. .

. Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sebuah resolusi tanggal 28 Januari 1949 yang berisi : a. pembebasan tahanan politik Indonesia oleh Belanda c.Konferensi Asia Menanggapi rekomendasi Konferensi New Delhi. penghentian operaasi militer dan gerilya b. akan diadakan perundingan secepatnya Dampak dari Konferensi Asia di New delhi sangat jelas. pemeritah RI kembali ke Yogyakarta d. Indonesia semakin mendapat dukungan internasional dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda.

berusaha agar KMB segera diadakan sesudah RI kembali ke Yogyakarta . Moh. menyetujui kembalinya pemerintah RI ke Yogyakarta b. Jakarta Mr. ikut serta dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag untuk mempercepat pengakuan kedaulatan kepada Negara Indonesia Serikat dangan tanpa syarat Pernyataan dari delegasi Belanda. bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan c. menghentikan peran gerilya b.Perundingan Roem-Royen tanggal tempat perwakilan Indonesia perwakilan Belanda perwakilan PBB : : : : : 14 April 1949 di Hotel Des Indes. Roem van Royen Merle Cochran (Amerika Serikat) Delegasi Indonesia menyatakan kesediaan pemerintah Republik Indonesia untuk : a. tidak akan mendirikan atau mengakui negara-negara yang ada di daerah yang dikuasiai oleh RI sebelum 19 Desember 1948 d. menyetujui adanya Republik Indonesia sebagai bagian dari RIS e. yaitu : a. menjamin penghentian gerakan militer dan pembebasan semua tahanan politik c.

Perundingan Roem-Royen Dari dua usulan tersebut akhirnya diperoleh kesepakatan yang ditandatangani tanggal 7 Mei 1949 yang isinya. Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk menghentikan tembak-menembak dan bekerja sama untuk menciptakan keamanan b. antara lain : a. Belanda . Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan pemerintah Indonesia ke Yogyakarta c. kedua belah pihak sepakat untuk menyelenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag.

sara ya g ir ca aka a i rsia ka l jajara t rti ggi ilit r i ilaya ivisi III/ III ga gik ts rtaka ra a c k i i a ri ta si il s t atr asarka i str ksi ari a gli a sar S ir a .asi a a a c k k at. t k ktika k a a ia i t r asi al a a TNI . . Soeharto pada aktu itu sebagai komandan brigade X/ ehrkreis III turut serta sebagai pelaksana lapangan di ilayah Yogyakarta.Serangan Umum 1 Maret S ra ga ya g ilaksa aka a a ta ggal ar t t r a a k ta Y gyakarta s cara s cara sar.rarti j ga R lik I sia. s i gga ga ikia a at rk at sisi sia ala r i ga ya g s a g rla gs g i a I a a a ga t j a ta a t k ata ka ral as ka la a s rta ktika a a ia i t r asi al a a Tentara Nasi nal Indonesia (TNI) asi empunyai kekuatan untuk mengadakan perla anan.

mengingat Solo yang merupakan kota yang pertahanannya terkuat pada waktu itu berhasil dikuasai oleh TNI yang secara peralatan lebih tertinggal tetapi didukung oleh rakyat dan dipimpin oleh seorang pemimpin yang andal seperti Slamet Riyadi.Serangan Umum Surakarta Serangan Umum Surakarta berlangsung pada tanggal 7-10 Agustus 1949 secara gerilya oleh para pejuang. Mereka berhasil membumihanguskan dan menduduki markas-maskas Belanda di Solo dan sekitarnya. . dan mahasiswa. pelajar. Serangan itu menyadarkan Belanda bila mereka tidak akan mungkin menang secara militer. Pelajar dan mahasiswa yang berjuang tersebut kemudian dikenal sebagai tentara pelajar.

negara bagian tidak memiliki angkata perang sendiri . Moh. Prof. Roem. van Maarseveen Sultan Hamid II dari Pontianak Chritchley Pembicaraan difokuskan pada pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS). Mr. Moh. Pada bidang pertahanan diputuskan : a. Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) adalah Angkatan Perang Nasional b. Hatta. TNI menjadi inti APRIS c. Soepomo Mr. Dr. Keputusan yang cukup penting adalah akan dilakukan pengakuan kedaulatan tanpa ikatan politik dan ekonomi.Konverensi Meja Bundar tanggal tempat perwakilan Indonesia perwakilan Belanda perwakilan BFO perwakilan UNCI : : : : : : 19-22 Juli 1949 dan 31 Juli-2 Agustus 1949 di Yogyakarta dan di Jakarta Drs. Mr.

pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949 3. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat 2. sedangkan tantara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa anggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI . masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS 4. antara RIS dan Kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia Belanda yang dikepalai Raja Belanda 5. tentara Kerajaan Belanda selekas mungkin ditarik mundur.Konverensi Meja Bundar Hasil keputusan KMB : 1. kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful