Anda di halaman 1dari 2

Komunikasi Terestrial dibandingkan Satelit

Sifat-sifat Komunikasi Terestrial


Parabolic dish Focused beam Line of sight Long haul telecommunications Higher frequencies give higher data rates

Ciri- Ciri transmisi Terestrial


Transmisi bersifat land-based Aplikasi: komunikasi jarak pendek antar 2 titik Frekuensi yang lebih tinggi digunakan untuk kecepatan (datarate) yang lebih tinggi. Bisa mencapai ratusan juta bit/detik Kekuatan transmisi mudah terganggu (melemah) oleh air hujan.

Ciri- Ciri Transmisi Satelit


Menggunakan satelit (sebagai relay) untuk menghubungkan dua atau lebih tranceiver yang terletak di bumi Satelit menggunakan transponder menerima transmisi pada suatu band frekuensi (uplink), menguatkan atau mengulangi sinyal dan mengirim kembali menggunakan frekuensi yang lain (downlink) Satu satelit dapat mengoperasikan sejumlah transponder

Kelebihan Komunikasi Teresterial dibandingkan satelit

Biaya lebih rendah (dapat menghindari biaya penyewaan satelit yang terlalu tinggi atau mahal.) Mengurangkan delay (waktu pentransmisian lebih cepat dibandingkan dengan satelit sehingga delay dapat diminimalkan) Meningkatkan fleksibilitas Fekuensi radio beroperasi dengan jarak yang lebih pandek dan memerlukan daya pancar yang lebih kecil dibanding satelit

Kekurangan Komunikasi Terestrial dibandingkan Satelit


Sistem sangat mudah dipengaruhi oleh gangguan atmosfer, cuaca seperti hujan dan kabut,dll, Sehingga rentan terhadap redaman dan distrosi Memerlukan repater (tower) secara berkala 20-30 miles Perlu membeli jalur frekuensi atau mendapatkan lisensi daripada Federal Communications Comission (FCC).