P. 1
teori-k-baja

teori-k-baja

|Views: 262|Likes:
Dipublikasikan oleh Momo Orion

More info:

Published by: Momo Orion on Jul 26, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2012

pdf

text

original

Sections

  • 1.1.1 Bentuk & Dimensi Struktur
  • 1.1.2 Fungsi Struktur
  • 1.1.3 Spesifikasi Material
  • 1.2Peraturan yang Digunakan
  • 2.1.1 Beban mati (qd)
  • 2.1.2 Beban Hidup
  • 2.1.3 Beban Angin
  • 2.1.4 Beban Hujan
  • 2.1.5 Kombinasi Pembebanan
  • 2.2 DESAIN GORDING 2.2.1 Perhitungan Kapasitas Penampang
  • 3.1.2. Beban Hidup
  • 3.1.3. Beban Angin
  • 4.1Perencanaan Rafter
  • 4.2Perencanaan Balok
  • 4.3Perencanaan Kolom

Tugas Besar Konstruksi Baja I

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Deskripsi Struktur
Baja merupakan salah satu bahan bangunan yang unsur utamanya terdiri
dari besi. Baja ditemukan ketika dilakukan penempaan dan pemanasan yang
menyebabkan tercampurnya besi dengan bahan karbon pada proses
pembakaran, sehingga membentuk baja yang mempunyai kekuatan yang
lebih besar dari pada besi.
Bila dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya, baja lebih banyak
memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak terdapat pada bahan-bahan
konstruksi lain. Disamping kekuatannya yang besar untuk menahan kekuatan
tarik dan kekuatan tekan tanpa membutuhkan banyak volume, baja juga
mempunyai sifat-sifat lain yang menguntungkan sehingga menjadikannya
sebagai salah satu material yang umum dipakai.
Sifat-sifat baja antara lain :
a. Kekuatan tinggi
Kekuatan baja bisa dinyatakan dengan kekuatan tegangan leleh f
y
atau
kekuatan tarik f
u
. Mengingat baja mempunyai kekuatan volume lebih
tinggi dibanding dengan bahan lain, hal ini memungkinkan perencanaan
sebuah konstruksi baja bisa mempunyai beban mati yang lebih kecil
untuk bentang yang lebih panjang, sehingga struktur lebih ringan dan
efektif.
b. Kemudahan pemasangan
Komponen-komponen baja biasanya mempunyai bentuk standar serta
mudah diperoleh dimana saja, sehingga satu-satunya kegiatan yang
dilakukan dilapangan adalah pemasangan bagian-bagian yang telah
disiapkan.
c. Keseragaman
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Baja dibuat dalam kondisi yang sudah diatur (fabrikasi) sehingga
mutunya seragam.
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
d. Daktilitas ( keliatan )
Daktilitas adalah sifat dari baja yang dapat mengalami deformasi yang
besar dibawah pengaruh tegangan tarik tanpa hancur atau putus.
Daktilitas mampu mencegah robohnya bangunan secara tiba-tiba.
e. Modulus elastisitas besar
Dengan modulus yang besar, struktur akan cukup kaku sehingga dapat
memberikan kenyamanan bagi pemakai. Jika dibandingkan dengan bahan
yang lain, untuk regangan yang sama baja akan mengalami tegangan
yang lebih besar sehingga kekuatannya lebih optimal.
1.1.1 Bentuk & Dimensi Struktur
Pada tugas besar Konstruksi Baja I ini struktur yang diberikan
berupa bangunan berbentuk persegi panjang yang terbuat dari baja dengan
mutu BJ-41. Bangunan ini terdiri dari dua lantai dengan tinggi lantainya
yaitu 4.5 m. Jenis atap yang digunakan pada struktur ini adalah genteng
dengan sudut kemiringan 35
0
, dan jarak maksimum tiap gording adalah
1,1 m
1.1.2 Fungsi Struktur
Struktur pada tugas besar Konstruksi Baja I ini berfungsi sebagai
Kantor.
1.1.3 Spesifikasi Material
Spesifikasi material terdiri dari :
a. Sifat mekanis baja
Sifat mekanis baja struktur yang digunakan dalam perencanaan
harus memenuhi persyaratan minimum pada tabel berikut :
Jenis Baja
Tegangan putus
Minimum f
u
(Mpa)
Tegangan Leleh
Minimum f
y
(Mpa)
Peregangan
Minimum
(%)
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BJ 34 340 210 22
BJ 37 370 240 20
BJ 41 410 250 18
BJ 50 500 290 16
BJ 55 550 410 13
 Tegangan Leleh
Tegangan leleh untuk perencanaan ( f
y
) tidak boleh diambil
melebihi nilai yang diberikan pada tabel sifat mekanisme baja
struktural.
 Tegangan Putus
Tegangan putus untuk perencanaan ( f
u
) tidak boleh diambil
melebihi nilai yang diberikan pada tabel sifat mekanisme baja
struktural.
 Sifat-sifat mekanis lainnya
Sifat-sifat mekanisme lainnya baja struktural untuk perencanaan
adalah sebagai berikut :
Modulus elastis : E = 200.000 Mpa
Modulus geser : G = 80.000 Mpa
Nisbah poisson : µ = 0,3
Koefisien pemuaian : α = 12 . 10
-6
/
o
C
b. Baja Struktural
o Syarat penerimaan baja
Laporan uji material baja dipabrik yang disahkan oleh lembaga
yang berwenang dapat dianggap sebagai bukti yang cukup untuk
memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam standar ini.
o Baja yang tidak dapat teridentifikasi
Baja yang tidak dapat teridentifikasi boleh digunakan selama
memenuhi ketentuan berikut ini :
1. Bebas dari cacat permukaan
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
2. Sifat fisik material dan kemudahan untuk dilas tidak
mengurangi kekuatan dan kemampuan layan strukturnya.
3. Ditest sesuai ketentuan yang berlaku. Tegangan leleh ( f
y
) untuk
perencanaan tidak boleh lebih dari 170 mpa, sedangkan
tegangan putusnya ( f
u
) tidak boleh diambil lebih dari 300 mpa.
c. Alat sambung
• Baut, mur dan ring
• Alat sambung mutu tinggi
• Las
• Penghubung geser jenis paku yang dilas
• Baut angker
1.2 Peraturan yang Digunakan
Peraturan yang digunakan dalam tugas besar Konstruksi Baja I ini adalah
peraturan standar baja. Standar ini meliputi persyaratan-persyaratan umum
serta ketentuan-ketentuan teknis perencanaan dan pelaksanaan struktur baja
untuk bangunan gedung, atau struktur lainnya yang mempunyai kesamaan
karakter dengan struktur gedung Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk
Bangunan Gedung.
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BAB II
PERENCANAAN GORDING
2.1 ANALISA PEMBEBANAN
• Jumlah gording
Jumlah gording = Sisi miring (rafter) / Jarak antar gording
=
2 , 1
52 , 5
= 4,6 ≈ 5
• Jarak antar gording (z)
Jarak antar gording = Rafter / Jumlah gording
=
5
52 , 5
= 1,104 m
2.1.1 Beban mati (qd)
• Berat profil gording (profil C) = qp = 6,13 kg/m
• Berat cover (berat atap) = qc = 10 kg/m
2
= q
co
kg/m
2
x jarak antar gording (z)
= 10 kg/m
2
x 1,104 m
= 11,04 kg/m
• Total beban mati (qd)
= (q
p
+ q
co
) x 1,05
= 18,0285 kg/m
• Momen di tengah bentang
Kemiringan atap 18
o

o Arah x, Mdx =
8
1
.qd cos α . L
k
2
=
8
1
. 18,0285 cos 18 . 4
2
= 34,292 kgm
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
o Arah y, Mdy =
8
1
. qd sin α . L
k
2
=
8
1
. 18,0285 sin 18 . 4
2
= 11,142 kg m
2.1.2 Beban Hidup
• Beban orang terpusat, p = 100 kg/m
2
o Arah X, Mox =
4
1
. P. cos α . L
k
=
4
1
. 100. cos 18 . 4
= 95,106 kg
o Arah Y, Moy =
4
1
. P. cos α . L
k
=
4
1
. 100 . sin 18 . 4
= 30,902 kg
2.1.3 Beban Angin
• c = (0,2
α
- 0,4)
= (0,02 . 18) - 0,4
= -0,04
• Tekanan tiup angin (P)
• Kecepatan angin = 35 km/jam = 9,7222 m/s
• P =
16
2
V
=
16
) 88889 , 13 (
2
= 12,056 < 25
dipakai P = 25 kg/m
2
• qa = c . P
= -0,04 . 25 = -1 kg/m
2
jika q
a
(-) atau nol, maka ambil tekanan min q
a
= 10 kg/m
2
• qw = qa . z
= 10 . 1,104
= 11,04 kg/m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
• Arah X, Mwx =
8
1
. qw . L
k
2
=
8
1
. 11,04 . 4
2
= 22,08 kg/m
• Arah Y, Mwy = 0
2.1.4 Beban Hujan
• qh = (40 – 0,8
α
)
= (40 – 0,8 . 18)
= 25,6 kg/m
jika qh < 20 kg/m
2
maka ambil qh = 20 kg/m
2
• qr = qh . z . cos
α
= 2506 . 1,104 . cos 18
= 26,879
• Arah X, Mrx =
8
1
qr cos
α
L
k
2
=
8
1
. 26,879 cos 18 . 4
2
= 51,127 kg m
• Arah Y, Mry =
8
1
. qr sin
α
L
k
2
=
8
1
. 26,879 sin 18 . 4
2
= 16,612 kg m
2.1.5 Kombinasi Pembebanan
Beban mati + Beban Orang + Beban Angin
• Arah X,
o Mux
1
= 1,2 . Mdx + 1,6 . Mox + 0,8 . Mwx
= 1,2 . 34,292 + 1,6 . 51,127 + 0,8 . 22,08
= 140,617 kg m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
o Mux
2
= 1,2 . Mdx + 0,5 . Mox + 1,3 . Mwx
= 1,2 . 34,292 + 0,5 . 51,127 + 1,3 . 22,08
= 95,418
Mux = 140,617 kg m ; max ( Mux
1
, Mux
2
)
• Arah Y
o Muy
1
= 1,2 . Mdy + 1,6 . Moy + 0,8 Mwy
= 1,2 . 11,142 + 1,6 . 16,612 + 0,8 . 0
= 39,949
o Muy
2
=1,2 . Mdy + 0,5 (Moy atau Mry0) + 1,3 Mwy
=1,2 . 11,142 + 0,5 . 16,612 + 1,3 . 0
= 21,676
Muy = 39,949 kg m ; max ( Muy
1
, Muy
2
)
2.2 DESAIN GORDING
2.2.1 Perhitungan Kapasitas Penampang
• Propertis penampang gording (profil C )
h = 125 mm Ix = 181 cm
4
ry = 1,85 cm
b = 50 mm Iy = 26,6 cm
4
A = 7,807 cm
2
tf = tw = 3,2 m Sx = 29,0 cm
3
d = 20 mm Sy = 8,02 cm
3
• Material baja
E = 2.10
5
N/mm
2
(Mpa) = 2.10
6
kg/cm
2
G = 80 000 Mpa = 8.10
5
kg/cm
2
Fy = 250 Mpa = 2500 kg/cm
2
Fr = 75 Mpa = 750 kg/ cm
2
• Check terhadap tekuk lateral
o Arah sumbu X
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Faktor pengali momen = cb
Untuk balok sederhana memikul beban merata, cb = 1,136
Lb = Lk = jarak rafter/kuda-kuda = 4 m
o Lp = 1,76 . ry
Fy
E
= 1,76. 1,85
2500
10 . 2
6
= 92,094 cm
o Lr = ry .
2
2
1
) ( 1 1 Fr Fy x
Fr fy
x
− + +

o
2
. . .
1
A J G E
Sx
x
π
·
o ( ) ( ) [ ]
4 3
28945 , 0 0007 , 0 . 2 , 3 . 20 . 2 50 . 2 125
3
1
cm J · + + ·
o
2
807 , 7 28945 , 0 10 . 8 10 . 2
29
5 6
1
x x x
x
π
·
kgcm
5
10 . 45655 , 1 ·
o
6
3 3
10 .
6
2 3
12
. .

]
]
]

+
+
·
ht bt
ht bt h b t
Iw

6
3 3
10 .
2 , 3 . 125 2 , 3 . 50 . 6
2 , 3 . 125 . 2 2 , 3 . 50 . 3
12
125 . 50 . 2 , 3

]
]
]

+
+
·
= 490,196 cm
6
o
2
2
.
4
]
]
]

·
J G
Sx
Iy
Iw
x

2
5
28945 , 0 . 10 . 8
29
6 , 26
196 , 490 . 4
]
]
]

·
= 1,156.10
-6
kg cm
o
2
2
1
) ( 1 1 . Fr Fy y
Fr Fy
x
ry Lr − + +

·
2 6
) 750 2500 ( 10 . 156 , 1 1 1
750 2500
1 . 145655
. 85 , 1 − + +

·

= 272,449 cm
o Lp < L < Lr (termasuk pada bentang menengah)
( )
]
]
]

,
`

.
|


− + ·
Lp Lr
Lb Lr
Mr Mp Mr cb Mn
Mp =
2
10 . . . 12 , 1

Fy Sx
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
=
2
10 . 250 . 29 . 12 , 1

=81200 kg cm
Mr =
2
10 . ). (

− Sx Fr Fy
=
2
10 . 29 ). 750 2500 (


= 50750 kg cm
]
]
]

,
`

.
|


− + ·
094 , 92 449 , 272
200 449 , 272
) 50750 81200 ( 50750 136 , 1 Mn
= 715,474 kg m
Mnx= 715,474 kg m ; min (Mp,Mn)
• Kuat Lentur Rencana
474 , 715 . 9 , 0 · Mnx φ
= 643,927 kg m
Mnx Mux φ ≤
585,012 ≤ 643,927 … OK!
o arah sumbu lemah Y
Fy Sy x Mny . . 2 , 1 9 , 0 · φ
=
2
10 . 2500 02 , 8 2 , 1 9 , 0

x x x
= 216,54 kg m
Mny Muy φ ≤
39,949 ≤ 216,54 … OK!
2.2.2 Pemeriksaan Kekuatan dan Kontrol Lendutan
2.2.2.1 Pemeriksaan Kekuatan
1 ≤ +
Mny
Muy
Mnx
Mux
φ φ
0,402 ≤ 1 … OK!
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
2.2.2.2 Kontrol Lendutan
Arah X
L = Lk = jarak antar rafter
o Beban Mati
∆Xd
Ix E
L qd
k
. . 384
. cos . . 5
2
α
·
8 10
2
10 . 181 . 10 . 2 . 384
4 . 18 cos . 0285 , 18 . 5

·
o
= 1,575.10
-6
o Beban Orang
∆Xo
Ix E
L P
. . 192
. cos
3
α
·
8 10
3
10 . 181 . 10 . 2 . 192
4 . 18 cos 100

·
7
10 . 757 , 8

·
o Beban Hujan
∆Xr
Ix E
L qr
k
. . 384
. cos . . 5
4
α
·
8 10
4
10 . 181 . 10 . 2 . 384
4 . 18 cos . 879 , 26 . 5

·
6
10 . 354 , 2

·
o Beban Angin
∆Xw
Ix E
L qw
. . 384
. . 5
4
·
8 10
4
10 . 181 . 10 . 2 . 384
4 . 04 , 11 . 5

·
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
6
10 . 016 , 1

·
∆Xt = ∆xd + ( ∆Xo atau ∆Xr ) + ∆Xw
= 1,575.10
-6
+ 2,354.10
-6
+ 1,016.10
-6
= 4,945.10
-6
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Arah Y
L = Lk = jarak antar rafter
o Beban mati
∆Yd
Ix E
L qd
. . 384
. sin . . 5
4
α
·
8 10
4
10 . 181 . 10 . 2 . 384
4 . 18 sin . 0285 , 18 . 5

·
6
10 . 49 , 3

·
o Beban Orang
∆Yo
Iy E
L P
. . 192
. sin .
2
α
·
8 10
3
10 . 181 . 10 . 2 . 192
4 . 18 sin . 100

·
7
10 . 846 , 2

·
o Beban Hujan
∆Yr
Iy E
L qr
. . 384
. sin . . 5
4
α
·
8 10
4
10 . 181 . 10 . 2 . 384
4 . 18 sin . 879 , 26 . 5

·
6
10 . 204 , 5

·
o Beban Angin
∆Yw = 0
∆Yt = ∆Yd + ( ∆Yo atau ∆Yr ) + ∆Yw
= 3,49.10
-6
+ 5,204.10
-6
+ 0
= 8,694.10
-6

2 2
Yt Xt ∆ + ∆ ·
2 6 2 6
) 10 . 694 , 8 ( ) 10 . 945 , 4 (
− −
+ ·
5
10 . 00 , 1

·
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Lendutan izin
∆i 66 , 1
240
400
240
· · ·
L
Check
∆ ≤ ∆i
1,00.10
-5
≤ 1,66 …………………..OK!
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BAB III
KOMBINASI PEMBEBANAN
3.1. Analisa Pembebanan
3.1.1. Beban mati
 beban pada rafter
 beban gording
Beban gording dijadikan beban merata sepanjang rafter
S = 3,5 m
L
1
= 4,0 m
L
2
= 3,5 m
 = 18

 Untuk kuda-kuda 1 (rafter1)
beban gording = berat profil gording x ½ L
1
x 1/jarak antar gording
= 6,13 kg/m x ½ ( 4m ) x 1/1,104m
= 11,05073 kg/m
 Untuk kuda-kuda 2 (rafter2)
beban gording = berat profil x ½ (L
1
+ L
2
) x 1/jarak antar gording
= 6,13 kg/m x ½ ( 4m + 3,5m ) x 1/1,104m
= 20,82201 kg/m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
 Untuk kuda-kuda 3 (rafter3) = rafter 4
beban gording = berat profil x ½ (L
2
+ L
2
) x 1/jarak antar gording
= 6,13 kg/m x ½ ( 3,5m + 3,5m ) x 1/1,104m
= 19,43388 kg/m

 Untuk kuda-kuda 5 (rafter5)
beban gording = berat profil x ½ L
2
x 1/jarak antar gording
= 6,13 kg/m x ½ ( 3,5m ) x 1/1,104m
= 9,71694 kg/m
 Beban Atap
beban atap dijadikan beban merata sepanjang rafter
 untuk kuda-kuda 1 ( rafter 1)
beban atap = berat atap x ½ L
1
= 10 kg/m
2
x ½ ( 4m )
= 20 kg/m
 untuk kuda-kuda 2 ( rafter 2)
beban atap = berat atap x ½ (L
1
+ L
2
)

= 10 kg/m
2
x ½ ( 4m + 3,5m )
= 37,5 kg/m
 untuk kuda-kuda 3 ( rafter 3) = rafter 4
beban atap = berat atap x ½ (L
2
+ L
2
)

= 10 kg/m
2
x ½ ( 3,5m + 3,5m )
= 35 kg/m
 untuk kuda-kuda 5 ( rafter 5)
beban atap = berat atap x ½ L
2
= 10 kg/m
2
x ½ ( 3,5m )
= 17,5 kg/m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
 Beban Mati pada Balok
Beban dijadikan beban trapezoid atau beban trapezium dan beban
segitiga.
Asumsi tebal pelat lantai = 12 cm
Untuk lajur 1, 2, 3 dan 4, beban dijadikan beban segitiga, karena S ≠
L
1
maka dicari nilai a (tinggi segitiga).
Nilai a
tan 45
o
=
2
a
= 2 m
Lajur 1 & 4
 beban pelat = bj beton x tebal pelat x a
= 2400 kg/m
3
x 0,12 m x 2 m
= 576 kg/m
 beban plafon + rangka = bj x a
= 40 kg/m
2
x 2m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
a
a
2
45
o
b
L
1
S S S
1/2L
1
1 2 3 4
45
o
a
Tugas Besar Konstruksi Baja I
= 80 kg/m
 beban spesi ( 2 cm ) = bj x tebal spesi x a
= 21 kg/m
3
x 0,02 m x 2 m
= 0,84 kg/m
 beban ubin ( 2 cm ) = bj x tebal ubin x a
= 24 kg/m
3
x 0,02 m x 2 m
= 0,96 kg/m

Total = 657,8 kg/m
Lajur 2 & 3
 Beban pelat = 2400 kg/m
3
x 0.12m x ( a + a )
= 2400 kg/m
3
x 0,12m x (2m+2m)
= 1152 kg/m
 Plafon rangka = 40 kg/m
2
x ( a + a )
= 40 kg/m
2
x (2m + 2m)
= 160 kg/m
 Spesi = 21 kg/m
3
x 0,02m x (a + a )
= 21 kg/m
3
x 0.02m x (2m + 2m)
= 1,68 kg/m
 Ubin = 24 kg/m
3
x 0,02 m x ( a + a )
= 24 kg/m
3
x 0,02 m x (2m + 2m)
= 1,92 kg/m
Total = 1315,6 kg/m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Lajur a & b
Untuk lajur a dan b dijadikan beban trapesium
 Beban pelat = 2400 kg/m
3
x 0,12m x ½ L
1
= 2400 kg/m
3
x 0,12 m x ½ (4m)
= 576 kg/m
 Plafon rangka = 40 kg/m
2
x ½ L
1
= 40 kg/m
2
x ½ (4m)
= 80 kg/m
 Spesi = 21 kg/m
3
x 0,02m x ½ L
1

= 21 kg/m
3
x 0,02m x ½ (4m)
= 0,84 kg/m
 Ubin = 24 kg/m
3
x 0,02m x ½ L
1
= 24 kg/m
3
x 0,02m x ½ (4m)
= 0,96 kg/m
Total = 657,8 kg/m
 Beban Dinding
Beban dinding dijadikan beban merata disepanjang balok lantai 1
Beban dinding ½ bata = bj x H
2
= 250 kg/m
2
x 3,5m
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
1/2L
1
S
L
1
a
b
Tugas Besar Konstruksi Baja I
= 875 kg/m
 Beban balok, kolom & rafter
Propertis penampang profil balok dan kolom dipakai profil IWF dan
langsung dimasukkan kedalam SAP. Pilih profil seekonomis mungkin.
Jika dalam perencanaan profil tersebut tidak kuat, maka coba pilih lagi profil lain
melalui SAP.
3.1.2. Beban Hidup
Beban orang terpusat ( L = 100 kg/m
2
)
Beban diletakkan pada titik gording pada rafter
 Pada rafter yang di tepi
Beban orang terpusat ( L ) = 0,5 x ( 100 kg/m
2
) = 50 kg/m
2
 Pada rafter yang di tengah
Beban orang terpusat ( L ) = 100 kg/m
2
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Beban hidup pada balok (L)
Beban hidup berupa beban trapesium = beban mati pada balok
 untuk lajur 1 & 4
Beban hidup = beban hidup x a
= 250 kg/m
2
x 2m
= 500 kg/m
 untuk lajur 2 & 3
Beban hidup = beban hidup x ( a + a )
= 250 kg/m
2
x (2m + 2m)
= 1000 kg/m
3.1.3. Beban Angin
Angin Tekan
 Kemiringan rafter ( α ) = 18
º

c = 0,02 α – 0,4
= 0,02 (18
º
) – 0,4

= -0,04
 Tekanan Angin ( P)
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
1/2L
1
a
b
S S S
L
1
1 2 3 4
a
45
o
Tugas Besar Konstruksi Baja I
P =
16
2
v

= 25 kg/m
2
q
a
= c x P
= -0,04 x (25kg/m
2
)
= -1 kg/m
2
q
a
= 10 kg/m
2
Bidang kerja (D) = jarak antar kuda – kuda x jarak antar gording (untuk di
tengah)
o Untuk rafter 1
D = ½ (4m) x (1,104m)
= 2,208 m
2
o Untuk rafter 2
D = ½ (4m + 3,5m) x (1,104m)
= 4,14 m
2
o Untuk rafter 3 dan 4
D = ½ (3,5m + 3,5m) x (1,104m)
= 3,864 m
2
o Untuk rafter 5
D = ½ (3,5m) x (1,104m)
= 1,932 m
2
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
 Beban Angin Tekan
o Untuk rafter 1
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (2,208 m
2
)

= 17,664 kg
o Untuk rafter 2
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (4,14 m
2
)

= 33,12 kg
o Untuk rafter 3 & 4
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (3,864 m
2
)

= 30,912 kg
o Untuk rafter 5
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (1,932 m
2
)

= 15,456 kg
Angin Hisap
c = 0,4
 Tekanan angin (P)
P =
16
2
v
= 25 kg/m
2
q = c x P
= 0.4 x (25 kg/m
2
)
= 10 kg/m
2
 Beban Angin Hisap
o Untuk rafter 1
= 0,8 (q
a
x D)
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (2,208 m
2
)
= 17,664 kg
o Untuk rafter 2
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (4,14 m
2
)
= 33,12 kg
o Untuk rafter 3 & 4
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (3,864 m
2
)
= 30,912 kg
o Untuk rafter 5
= 0,8 (q
a
x D)
= 0,8 x (10 kg/m
2
) x (1,932 m
2
)
= 15,456 kg
Analisa struktur dengan SAP 2000 (3D)
Kombinasi pembebanan yang dipakai ( SNI – 2002 )
1. 1.4D
2. 1.2D + 1.6L
3. 1.2D + 1.6L + 0.8W
4. 1.2D + 1.6L – 0.8W
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Angin Tekan Angin Hisap
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Gambar Struktur SAP
Gambar Pembebanan SAP
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BAB IV
PERENCANAAN PENAMPANG
4.1 Perencanaan Rafter
Profil WF 125.50. 3,2. 3,2
Propertis Penampang :
h = 125 mm ry = 1,85 cm
b = 50 mm Sx = 29,0 cm
3

tf = 3,2 mm A = 7,807 cm
2
tw = 3,2 mm E = 2 . 10
5
Mpa
Ix = 181 cm
4
G = 8 . 10
4
Mpa
Iy = 26,6 cm
4
Fy = 250 Mpa
Fr = 75 Mpa
4.1.1 Cek terhadap Lentur
Lb = 5,52 m = 5520 mm
a. Lp = 1,76 . ry
fy
E
= 1,76 . 1,85 .
250
200000
= 92,094 cm
b. Lr =

2
) ( 1 1 .
) (
. 1
fr fy
fr fy
ry X
− + +


X
1
=
Sx
14 . 3

2
. . . A J G E

J = 1/3 Σ ( bi . tw
3
)
= 1/3 (( 2 . 125 . 3,2
3
) + ( 118,6 . 3,2
3
)
= 2894,5 mm
4
Jadi X
1
= 145655,1 kgcm
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
X
2
=
2
.
. 4

,
`

.
|
J G
Sx
Iy
Iw

Iw = ( 1/12 . bf . tf
3
)
= ( 1/12 . 125 . 3,2
3
)
= 490,196 cm
6
Jadi X
2
= 1,156 . 10
-6
Lr =
) ) 750 2500 ( 10 . 156 , 1 1 1
) 750 2500 (
1 , 145655
85 , 1
2 6
− + +


= 272,449 cm
Mn = Iw Iy
lb
E
J G Iy E
lb
cb . .
. 14 , 3
. . . .
14 . 3
.
2

,
`

.
|
+
,
`

.
|
= 2268643,763 Nmm
= 22686,438 kgm
cek lentur
Mu < 0,85 Mn
6693.082 < 19283,4723 ......... ok
4.1.2 Perencanaan Batang Tekan
Nn = Ag . Fy
= 780,7 . 250
= 195175 kg
Faktor reduksi
0,85 → ΦNn = 165898,75
Cek Nu < ΦNn
5852,063 < 165898,75 ………….. ok
4.1.3 Perencanaan Batang Tarik
Nn = Ag . Fy
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
= 780,7 . 250
= 195175 kg
Faktor reduksi ( 0,85 )
ΦNn = 165898,75
Faktor reduksi
0,9 → ΦNn = 175657,5 kg
0,75 → ΦNn = 146381,25 kg
cek Nu < ΦNn
18660.04 < 175657,5………………… ok
4.2 Perencanaan Balok
Profil WF 125.50. 3,2. 3,2
Propertis Penampang :
h = 125 mm ry = 1,85 cm
b = 50 mm Sx = 29,0 cm
3

tf = 3,2 mm A = 7,807 cm
2
tw = 3,2 mm E = 2 . 10
5
Mpa
Ix = 181 cm
4
G = 8 . 10
4
Mpa
Iy = 26,6 cm
4
Fy = 250 Mpa
Fr = 75 Mpa
4.2.1 Cek terhadap Tekuk Lateral
Lb = 4 m = 4000 mm
a. Lp = 1,76 . ry
fy
E
= 1,76 . 1,85 √ 200000 / 250
= 920,94 mm
b. Lr =

2
) ( 1 1 .
) (
. 1
fr fy
fr fy
ry X
− + +



Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
X
1
=
Sx
14 . 3

2
. . . A J G E
= 145655,1
Konstanta Puntir (J)
J = 1/3 Σ ( bi . tw
3
)
= 1/3 (( 2 . 125 . 3,2
3
) + ( 118,6 . 3,2
3
)
= 2894,5 mm
4
Iw = ( 1/12 . bf . tf
3
) h
2
= ( 1/12 . 50 . 3,2
3
) 125
2
= 490,196.10
6
mm
6
X
2
= X
2
=
2
.
. 4

,
`

.
|
J G
Sx
Iy
Iw

= 1,156. 10
-6
Lr =
) ) 750 2500 ( 10 . 156 , 1 1 1
) 750 2500 (
1 , 145655
85 , 1
2 6
− + +


= 272,449 cm
Mn = Iw Iy
lb
E
J G Iy E
lb
cb . .
. 14 , 3
. . . .
14 . 3
.
2

,
`

.
|
+
,
`

.
|
= 2268643,763 Nmm
= 22686,438 kgm
cek lentur
Mu < 0,85 Mn
6693.082 < 19283,4723 ......... ok
4.2.2 Perencanaan batang Tekan
Nn = Ag . Fy
= 780,7 . 250
= 195175 kg
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Faktor reduksi ( 0,85 )
ΦNn = 165898,75
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
Faktor reduksi
0,9 → ΦNn = 175657,5 kg
0,75 → ΦNn = 146381,25 kg
cek Nu < ΦNn
5852.063 < 175657,5………………… ok
4.2.3 Perencanaan Batang Tarik
Nn = Ag . Fy
= 780,7 . 250
= 195175 kg
Faktor reduksi ( 0,85 )
ΦNn = 165898,75
Faktor reduksi
0,9 → ΦNn = 175657,5 kg
0,75 → ΦNn = 146381,25 kg
cek Nu < ΦNn
18660.4 < 175657,5 ,................... ok
4.3 Perencanaan Kolom
Profil WF 125.50. 3,2. 3,2
Propertis Penampang :
h = 125 mm ry = 1,85 cm
b = 50 mm Sx = 29,0 cm
3

tf = 3,2 mm A = 7,807 cm
2
tw = 3,2 mm E = 2 . 10
5
Mpa
Ix = 181 cm
4
G = 8 . 10
4
Mpa
Iy = 26,6 cm
4
Fy = 250 Mpa
Fr = 75 Mpa
4.3.1 Cek terhadap tekuk Lateral
Lb = 4000 mm
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
a. Lp = 1,76 . ry
fy
E
= 1,76 . 1,85 √ 200000 / 250
= 920,94 mm
b. Lr =

2
) ( 1 1 .
) (
. 1
fr fy
fr fy
ry X
− + +



X
1
=
Sx
14 . 3

2
. . . A J G E
= 145655,1
Konstanta Puntir (J)
J = 1/3 Σ ( bi . tw
3
)
= 1/3 (( 2 . 125 . 3,2
3
) + ( 118,6 . 3,2
3
)
= 2894,5 mm
4
Iw = ( 1/12 . bf . tf
3
) h
2
= ( 1/12 . 50 . 3,2
3
) 125
2
= 490,196.10
6
mm
6
X
2
= X
2
=
2
.
. 4

,
`

.
|
J G
Sx
Iy
Iw

= 1,156. 10
-6
Lr =
) ) 750 2500 ( 10 . 156 , 1 1 1
) 750 2500 (
1 , 145655
85 , 1
2 6
− + +


= 272,449 cm
Mn = Iw Iy
lb
E
J G Iy E
lb
cb . .
. 14 , 3
. . . .
14 . 3
.
2

,
`

.
|
+
,
`

.
|
= 2268643,763 Nmm
= 22686,438 kgm
cek lentur
Mu < 0,85 Mn
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
6693.082 < 19283,4723 ......... ok
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
4.3.2 Perencanaan batang Tekan
Nn = Ag . Fy
= 780,7 . 250
= 195175 kg
Faktor reduksi ( 0,85 )
ΦNn = 165898,75
Faktor reduksi
0,9 → ΦNn = 175657,5 kg
0,75 → ΦNn = 146381,25 kg
cek Nu < ΦNn
5852.063 < 175657,5………………… ok
4.3.3 Perencanaan Batang Tarik
Nn = Ag . Fy
= 780,7 . 250
= 195175 kg
Faktor reduksi ( 0,85 )
ΦNn = 165898,75
Faktor reduksi
0,9 → ΦNn = 175657,5 kg
0,75 → ΦNn = 146381,25 kg
cek Nu < ΦNn
18660.4 < 175657,5 ,................... ok
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BAB V
PERENCANAAN SAMBUNGAN
∼ Sambungan Balok dan Kolom
Mu = 4720,16 kg m
Vu = 12207,04 kg
 Profil Balok yang dipakai
IWF 125 x 50 x 3,2 x 3,2
 Baut yang digunakan
A - 325 (high strength bolt)
fub = 825 Mpa
∼ diameter baut =
φ
b = 15,875 mm
∼ Luas baut = Ab
=
4
1
.  b
=
4
1
.  (15,875mm)
2
= 197,933 mm
2
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
IWF
Kolom
Balok
IWF
Tugas Besar Konstruksi Baja I
= 1,97933 cm
2
∼ Jumlah baut = n = 4
asumsi : dengan ulir pada bidang geser
Check Geser :
fdv = 0,4 . 0,75 . fub . m
= 0,4 . 0,75 . 8,25.10
-3
kg/cm
2
. 1
= 2475 kg/cm
2
fuv =
Ab n
Vu

=
97933 , 1 4
04 , 12207

= 1541,815 kg/cm
2
Check :
fuv < fdv
1541,815 < 2475 ……… OK!
Tarik
Untuk baut A – 325
ft ≤ 807 – 1,9 fuv ≤ 621 N/mm
2
fti = 807 – 1,9 fuv
= 807 – 1,9 . 154,1815
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Pelat
Balok +
+
+
+
+
+
+
+
Tugas Besar Konstruksi Baja I
= 514,055 ≈ 514 N/mm
2
Momen
φ
f = 0,75
φ
y = 0,9
Keseimbangan gaya horizontal : Rp = Rn
asumsi : akibat momen, semua baut mengalami tarik
Rp = Rn
Rp = a . b . fy
Rn = n . ft . 0,75 . Ab
= 4 . 514 . 0,75 . 197,933
= 305212,686 N
= 305,212686 kN
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
+
+
+
+
+
+
+
+
b
d
1
d
2
d
3
d
4
d
baut
a
Rn
Rp
Tugas Besar Konstruksi Baja I
a =
fy b
Rn
.
=
2
/ 250 . 50
305212,686
mm N mm
N
= 24,4 mm
a < d
1
24,4 mm < 40 mm
asumsi semua baut mengalami tarik benar.
Kapasitas Momen
a < d
1
Md = f . 2 . ft . 0,75 . Ab (d
1
+ d
2
+ d
3
+ d
4
) + y . a . b . fy (d -
2
a
)
= 0,75 . 2 . 514 . 0,75 . 197,933 (25 + 50 + 75 + 100) + 0,9 . 24,4 . 50.
250 . (125 -
2
4 , 24
)
= 59577,289 kg m
Check :
Md > Mu
59577,289 kg m> 4720,16 kg m ………. OK!
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BAB VI
PENGGAMBARAN
Gambar detail sambungan balok dan kolom
Kolom (IWF)
Baut 5/8"
Pelat
Balok (IWF)
Detail Sambungan Kolom & Balok
Skala 1 : 10
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
BAB VII
KESIMPULAN
Dalam perencanaan ini digunakan
1. Gording

Properties penampang gording (Profil C)
h = 150 mm A = 13.97 cm
2
b = 75 mm Ix = 483 cm
4
tf = 4.5 mm Iy = 99.2 cm
4
tw = 4.5 mm Sx = 65.2 cm
3
d = 20 mm Sy = 19.1 cm
3
ry = 1.047 cm
2. Rafter
Profil WF 175.175.11.7,5
Propertis Penampang :
h = 175 mm ry = 4.38 cm
b = 175 mm Sx = 300 cm
3

tf = 11 mm A = 51.2 cm
2
tw = 7.5 mm E = 2 . 10
5
Mpa
Ix = 2880 cm
4
G = 8 . 10
4
Mpa
Iy = 984 cm
4
Fy = 250 Mpa
Fr = 123 Mpa
3. Balok
Profil WF 200.200.16.10
Propertis Penampang :
h = 200 mm ry = 5.13 cm
b = 200 mm Sx = 628 cm
3

Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)
Tugas Besar Konstruksi Baja I
tf = 16 mm A = 83.6 cm
2
tw = 10 mm E = 2 . 10
5
Mpa
Ix = 6530 cm
4
G = 8 . 10
4
Mpa
Iy = 2200 cm
4
Fy = 250 Mpa
Fr = 75 Mpa
4. Kolom
Profil WF 125.50. 3,2. 3,2
Propertis Penampang :
h = 200 mm ry = 5.13 cm
b = 200 mm Sx = 628 cm
3

tf = 16 mm A = 83.6 cm
2
tw = 10 mm E = 2 . 10
5
Mpa
Ix = 6530 cm
4
G = 8 . 10
4
Mpa
Iy = 2200 cm
4
Fy = 250 Mpa
Fr = 75 Mpa
Grup II
Kelompok VIII
Lara Kartika (03 972 003)
Furqan Usman (03 972 005)

Tugas Besar Konstruksi Baja I Baja dibuat dalam kondisi yang sudah diatur (fabrikasi) sehingga mutunya seragam.

Grup II Kelompok VIII

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

Tugas Besar Konstruksi Baja I d. Daktilitas ( keliatan ) Daktilitas adalah sifat dari baja yang dapat mengalami deformasi yang besar dibawah pengaruh tegangan tarik tanpa hancur atau putus. Daktilitas mampu mencegah robohnya bangunan secara tiba-tiba. e. Modulus elastisitas besar Dengan modulus yang besar, struktur akan cukup kaku sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pemakai. Jika dibandingkan dengan bahan yang lain, untuk regangan yang sama baja akan mengalami tegangan yang lebih besar sehingga kekuatannya lebih optimal. 1.1.1 Bentuk & Dimensi Struktur Pada tugas besar Konstruksi Baja I ini struktur yang diberikan berupa bangunan berbentuk persegi panjang yang terbuat dari baja dengan mutu BJ-41. Bangunan ini terdiri dari dua lantai dengan tinggi lantainya yaitu 4.5 m. Jenis atap yang digunakan pada struktur ini adalah genteng dengan sudut kemiringan 350 , dan jarak maksimum tiap gording adalah 1,1 m 1.1.2 Fungsi Struktur Struktur pada tugas besar Konstruksi Baja I ini berfungsi sebagai Kantor. 1.1.3 Spesifikasi Material Spesifikasi material terdiri dari : a. Sifat mekanis baja Sifat mekanis baja struktur yang digunakan dalam perencanaan harus memenuhi persyaratan minimum pada tabel berikut : Tegangan putus Jenis Baja Minimum fu (Mpa)
Grup II Kelompok VIII

Tegangan Leleh Minimum fy (Mpa)

Peregangan Minimum (%)

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

Tugas Besar Konstruksi Baja I BJ 34 BJ 37 BJ 41 BJ 50 BJ 55  340 370 410 500 550 210 240 250 290 410 22 20 18 16 13

Tegangan Leleh Tegangan leleh untuk perencanaan ( fy ) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan pada tabel sifat mekanisme baja struktural. Tegangan Putus Tegangan putus untuk perencanaan ( fu ) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan pada tabel sifat mekanisme baja struktural. Sifat-sifat mekanis lainnya Sifat-sifat mekanisme lainnya baja struktural untuk perencanaan adalah sebagai berikut : Modulus elastis Modulus geser Nisbah poisson Koefisien pemuaian : E = 200.000 Mpa : G = 80.000 : µ : α = 0,3 = 12 . 10-6 / oC Mpa

b. o

Baja Struktural Syarat penerimaan baja Laporan uji material baja dipabrik yang disahkan oleh lembaga yang berwenang dapat dianggap sebagai bukti yang cukup untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam standar ini.

o

Baja yang tidak dapat teridentifikasi Baja yang tidak dapat teridentifikasi boleh digunakan selama memenuhi ketentuan berikut ini : 1. Bebas dari cacat permukaan

Grup II Kelompok VIII

Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005)

sedangkan tegangan putusnya ( fu ) tidak boleh diambil lebih dari 300 mpa. Ditest sesuai ketentuan yang berlaku.Tugas Besar Konstruksi Baja I 2. • • • • • Alat sambung Baut.2 Peraturan yang Digunakan Peraturan yang digunakan dalam tugas besar Konstruksi Baja I ini adalah peraturan standar baja. c. atau struktur lainnya yang mempunyai kesamaan karakter dengan struktur gedung Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung. Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . 3. Sifat fisik material dan kemudahan untuk dilas tidak mengurangi kekuatan dan kemampuan layan strukturnya. mur dan ring Alat sambung mutu tinggi Las Penghubung geser jenis paku yang dilas Baut angker 1. Tegangan leleh ( fy ) untuk perencanaan tidak boleh lebih dari 170 mpa. Standar ini meliputi persyaratan-persyaratan umum serta ketentuan-ketentuan teknis perencanaan dan pelaksanaan struktur baja untuk bangunan gedung.

Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB II PERENCANAAN GORDING 2. Mdx = 1 .13 kg/m Berat cover (berat atap) = qc = 10 kg/m2 = qco kg/m2 x jarak antar gording (z) = 10 kg/m2 x 1.52 5 5.104 m = 11.2 = 4. 42 = 34.1 ANALISA PEMBEBANAN • Jumlah gording Jumlah gording = Sisi miring (rafter) / Jarak antar gording = 1.104 m 2. 18.292 kgm Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .1 Beban mati (qd) • • Berat profil gording (profil C) = qp = 6.qd cos 8 8 α .5 2 ≈ 5 = 1.0285 kg/m • Momen di tengah bentang Kemiringan atap 18o o Arah x.04 kg/m • Total beban mati (qd) = (qp + qco) x 1.1.6 • Jarak antar gording (z) Jarak antar gording = Rafter / Jumlah gording = 5.0285 cos 18 .05 = 18. Lk2 = 1 .

02 . 100. Lk = 1 .4) = (0.Tugas Besar Konstruksi Baja I o Arah y.0. qd sin 8 8 α . Mdy = 1 .1.04 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . 1.04 • • • Tekanan tiup angin (P) Kecepatan angin P= = 35 km/jam = 9.2 α . Moy = 1 .2 Beban Hidup • Beban orang terpusat. p = 100 kg/m2 o Arah X. Mox = 1 .04 . maka ambil tekanan min qa = 10 kg/m2 • qw = qa .4 = -0. 4 4 = 95.0. cos 18 . 25 = -1 kg/m2 jika qa (-) atau nol.106 kg o Arah Y.0285 sin 18 . P = -0. cos 4 α . 18) .142 kg m 2. sin 18 . Lk = 1 . z = 10 .902 kg 2.104 = 11.88889 ) 2 V2 = = 12. 4 4 = 30. Lk2 = 1 . P. 42 = 11. P. 18.3 Beban Angin • c = (0. 100 .7222 m/s (13 . cos 4 α .056 < 25 16 16 dipakai P = 25 kg/m2 • qa =c.1.

qw .8 . 1. z . Mry = 18 .879 cos 18 . cos 18 α Lk2 = 1 . Mrx = 18 qr cos α = 2506 .617 kg m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .5 Kombinasi Pembebanan Beban mati + Beban Orang + Beban Angin • Arah X.1. 26. cos = 26. Mox + 0. 11. 51.127 kg m • Arah Y. Lk2 = 1 2 8 .879 sin 18 .08 kg/m • Arah Y.6 .127 + 0. 34.04 .8 . Mwy = 0 2. Mdx + 1. Mwx = 18 .2 . 26.4 Beban Hujan • qh = (40 – 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I • Arah X.104 .08 = 140. o Mux1 = 1.879 • Arah X.2 .6 .1. qr sin α Lk2 = 1 .8 .292 + 1. Mwx = 1.8 α) = (40 – 0. 4 = 22. 22.612 kg m 2. 42 8 = 16. 42 8 = 51. 18) = 25.6 kg/m jika qh < 20 kg/m2 maka ambil qh = 20 kg/m2 • qr = qh .

08 = 95.949 kg m .3 .2 2.2 .02 cm3 ry = 1.612 + 1.127 + 1.676 Muy = 39.418 Mux = 140.2 m d = 20 mm • Material baja E G Fy Fr • = 2.3 .0 cm3 Sy = 8.142 + 1.106 = 80 000 = 250 = 75 Mpa Mpa Mpa = 8. 51.3 . 34.2 . Mox + 1. Mdy + 0.6 cm4 Sx = 29.807 cm2 Check terhadap tekuk lateral o Arah sumbu X Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .Tugas Besar Konstruksi Baja I o Mux2 = 1.2 .105 = 2500 = 750 kg/cm2 kg/cm2 kg/cm2 kg/ cm2 Ix = 181 cm4 Iy = 26. max ( Muy1 .5 . Mdy + 1.2 .1 • DESAIN GORDING Perhitungan Kapasitas Penampang Propertis penampang gording (profil C ) h = 125 mm b = 50 mm tf = tw = 3.6 . Mwx = 1. 0 = 21.3 Mwy =1. 11.2 .142 + 0.8 Mwy = 1. max ( Mux1 .105 N/mm2 (Mpa) = 2. Mux2 ) • Arah Y o Muy1 = 1.949 o Muy2 =1. Muy2 ) 2. 0 = 39.617 kg m . 11.612 + 0.6 . 22. 16.5 . Mdx + 0.5 .2 .292 + 0. 16. Moy + 0.8 .2.85 cm A = 7.5 (Moy atau Mry0) + 1.

6   2 = 1.76.S .(3.76 .0007 = 0.807 =1.490 .  6. o o o o x1 = x1 1 + 1 + x 2 ( Fy − Fr ) 2 fy − Fr E.1 − 2 Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .196  29  = 8. ry E F y = 1.10 6 x8.50 + 2.2 +125 .10-6 kg cm o Lr = ry .10 6 = 92.G.449 cm o Lp < L < Lr (termasuk pada bentang menengah)   Lr − Lb  Mn = cb Mr + ( Mp − Mr )   Lr − Lp      Mp Grup II Kelompok VIII 2 x y 0 = 1.b 3 . A 2 π Sx J = 1 [( 125 + 2.F .10 5 x 0.3. 1.20 ) . x1 Fy − Fr 1 + 1 + y 2 ( Fy − Fr ) 2 = 1.2 3 )].2  10 12   = 490.094 cm 2500 o Lr = ry .Tugas Besar Konstruksi Baja I Faktor pengali momen = cb Untuk balok sederhana memikul beban merata.J    2 4.85 .h 3 3bt + 2ht 12  6bt + ht  = 3.1 .0.28945 x 7.3.125 3 3.136 Lb = Lk = jarak rafter/kuda-kuda = 4 m o Lp = 1. cb = 1.50 .2 + 2.J .0.28945  26 .10  t.2.196 cm6 o 4 Iw  Sx  x2 = Iy G.1 2500 − 750 1 + 1 +1.125 .50 3.3. 145655 .156.45655 .10 5.50 .85 2.3.10 −6 (2500 − 750 ) 2 = 272.2  −6 .10 5 kgcm 2  −6 .28945 cm 4 3 x1 = Iw = π 29 2.156 .

29 .9.F M y M uy ≤φ ny M 39.54 kg m φ ny =0.474 kg m Mnx= 715.10 −2 = 216.2.Sy .402 ≤ 1 … OK! Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .2 Pemeriksaan Kekuatan dan Kontrol Lendutan M ux M uy + ≤1 φ nx M φ ny M 2.136 50750 + (81200 − 50750   272 .2.2.449 − 92 .Tugas Besar Konstruksi Baja I = 1.10 −2 = 50750 kg cm  Mn = 1.927 o … OK! arah sumbu lemah Y = 0.Mn) • Kuat Lentur Rencana φ M x = 0.927 kg m M ux ≤φ nx M 585.4 4 n 1 7 = 643.449 − 200 )  272 .2 x8. Sx . min (Mp.12 .094    = 715.9 x1.9 x1.10 −2 =81200 kg cm Mr = ( Fy − Fr ).250 .02 x 2500 .1 Pemeriksaan Kekuatan 0.2.474 kg m .7 5 .949 ≤ 216.54 … OK! 2.012 ≤ 643. 29 .10 −2 = (2500 − 750 ).

2.11.181 .181 .Ix = 2 5. cos 18 o.18 .575.2.Lk ∆Xd = 384 .Tugas Besar Konstruksi Baja I 2.10 10 .10-6 o Beban Orang ∆Xo = = P cos α.10 −8 =8.10 10 .qw .26 .Ix 100 cos 18 .10 −8 = 1.10 −8 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .181 .04 .qd .E.Lk 384 .10 10 .879 . cos 18 .181 .757 .E.Ix 4 5.2.2 Kontrol Lendutan Arah X L = Lk = jarak antar rafter o Beban Mati 5.4 4 = 384 .2.E.10 −7 o Beban Hujan ∆Xr = 5. cos α.10 10 .4 4 = 384 .1 −6 0 o Beban Angin ∆Xw = 5.354 .Ix 5.0285 .E.qr .L4 384 .2.10 −8 = 2.4 2 384 .4 3 192 .L3 192 .2. cos α.

1 1 0 − 6 ∆Xt = ∆xd + ( ∆Xo atau ∆Xr ) + ∆Xw = 1.Tugas Besar Konstruksi Baja I =1.10-6 + 2.945.10-6 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .354.10-6 = 4.10-6 + 1.016.0 6 .575.

Iy 100 . sin 18 .10 −6 o Beban Orang ∆Yo = P. 384 . sin 18 .E.4 4 384 .Iy 5.10 −6 o Beban Angin ∆Yw = 0 ∆Yt = ∆Yd + ( ∆Yo atau ∆Yr ) + ∆Yw = 3.4 4 = 384 .0 .2.49.10-6 + 5.2.10 10 .4 3 = 192 .E.10-6 ∆ = = ∆ Xt 2 +∆ Yt 2 ( 4.204.Ix ∆Yd = 5.879 .694.2.E.18 .84 .6 .181 .10 −8 = 5.181 .10-6 + 0 = 8.L2 192 .10 −6 ) 2 5 94 − 5 =1.0285 .10 −8 = 3.49 . sin α.181 .L4 384 .94 .1 0 0 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .26 . sin 18 . sin α L4 .204 .10 10 .qd .10 −8 = 2.10 10 .10 −7 6 o Beban Hujan ∆Yr = = 5.Tugas Besar Konstruksi Baja I Arah Y L = Lk = jarak antar rafter o Beban mati 5. sin α.qr .10 −6 ) 2 +(8.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Lendutan izin L 400 = = 1.10-5 ≤ 1..66 ………………….OK! Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .66 240 240 ∆i Check = ∆ ≤ ∆i 1.00.

5m ) x 1/1.5 m  = 18  Untuk kuda-kuda 1 (rafter1) beban gording = berat profil gording x ½ L1 x 1/jarak antar gording = 6.82201 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .1.0 m L2 = 3.1.13 kg/m x ½ ( 4m ) x 1/1.1.13 kg/m x ½ ( 4m + 3. Analisa Pembebanan 3.5 m L1 = 4.Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB III KOMBINASI PEMBEBANAN 3. Beban mati  beban pada rafter  beban gording Beban gording dijadikan beban merata sepanjang rafter S = 3.104m = 11.05073 kg/m  Untuk kuda-kuda 2 (rafter2) beban gording = berat profil x ½ (L1 + L2 ) x 1/jarak antar gording = 6.104m = 20.

43388 kg/m  Untuk kuda-kuda 5 (rafter5) beban gording = berat profil x ½ L2 x 1/jarak antar gording = 6.5 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .5m ) x 1/1.104m = 19.104m = 9.71694 kg/m  Beban Atap beban atap dijadikan beban merata sepanjang rafter  untuk kuda-kuda 1 ( rafter 1) beban atap = berat atap x ½ L1 = 10 kg/m2 x ½ ( 4m ) = 20 kg/m  untuk kuda-kuda 2 ( rafter 2) beban atap = berat atap x ½ (L1 + L2 ) = 10 kg/m2 x ½ ( 4m + 3.5m ) x 1/1.5m ) = 17.Tugas Besar Konstruksi Baja I  Untuk kuda-kuda 3 (rafter3) = rafter 4 beban gording = berat profil x ½ (L2 + L2 ) x 1/jarak antar gording = 6.5 kg/m  untuk kuda-kuda 3 ( rafter 3) = rafter 4 beban atap = berat atap x ½ (L2+ L2 ) = 10 kg/m2 x ½ ( 3.5m ) = 35 kg/m  untuk kuda-kuda 5 ( rafter 5) beban atap = berat atap x ½ L2 = 10 kg/m2 x ½ ( 3.5m ) = 37.13 kg/m x ½ ( 3.5m + 3.13 kg/m x ½ ( 3.5m + 3.

3 dan 4. a 1/2L1 a L1 45o b 1 S 2 S 3 S 4 Asumsi tebal pelat lantai = 12 cm Untuk lajur 1. Nilai a a 45o 2 Lajur 1 & 4  beban pelat = bj beton x tebal pelat x a = 2400 kg/m3 x 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I  Beban Mati pada Balok Beban dijadikan beban trapezoid atau beban trapezium dan beban segitiga. beban dijadikan beban segitiga. karena S L1 maka dicari nilai a (tinggi segitiga).12 m x 2 m = 576 kg/m  beban plafon + rangka = bj x a = 40 kg/m2 x 2m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) ≠ tan 45o = a 2 =2m . 2.

02m x (2m + 2m) = 1.02m x (a + a ) = 21 kg/m3 x 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 80 kg/m  beban spesi ( 2 cm ) = bj x tebal spesi x a = 21 kg/m3 x 0.02 m x 2 m = 0.92 kg/m Total = 1315.84 kg/m  beban ubin ( 2 cm ) = bj x tebal ubin x a = 24 kg/m3 x 0.12m x ( a + a ) = 2400 kg/m3 x 0.02 m x ( a + a ) = 24 kg/m3 x 0.02 m x 2 m = 0.02 m x (2m + 2m) = 1.6 kg/m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .8 kg/m Lajur 2 & 3  Beban pelat = 2400 kg/m3 x 0.68 kg/m  Ubin = 24 kg/m3 x 0.96 kg/m Total = 657.12m x (2m+2m) = 1152 kg/m  Plafon rangka = 40 kg/m2 x ( a + a ) = 40 kg/m2 x (2m + 2m) = 160 kg/m  Spesi = 21 kg/m3 x 0.

02m x ½ (4m) = 0.84 kg/m  Ubin = 24 kg/m3 x 0.5m Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .12 m x ½ (4m) = 576 kg/m  Plafon rangka = 40 kg/m2 x ½ L1 = 40 kg/m2 x ½ (4m) = 80 kg/m  Spesi = 21 kg/m3 x 0.02m x ½ L1 = 24 kg/m3 x 0.02m x ½ (4m) = 0.02m x ½ L1 = 21 kg/m3 x 0.12m x ½ L1 = 2400 kg/m3 x 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I Lajur a & b Untuk lajur a dan b dijadikan beban trapesium a 1/2L1 L1 b S  Beban pelat = 2400 kg/m3 x 0.8 kg/m  Beban Dinding Beban dinding dijadikan beban merata disepanjang balok lantai 1 Beban dinding ½ bata = bj x H2 = 250 kg/m2 x 3.96 kg/m Total = 657.

Tugas Besar Konstruksi Baja I = 875 kg/m  Beban balok.1. maka coba pilih lagi profil lain melalui SAP. Jika dalam perencanaan profil tersebut tidak kuat.2. kolom & rafter Propertis penampang profil balok dan kolom dipakai profil IWF dan langsung dimasukkan kedalam SAP. 3. Pilih profil seekonomis mungkin.5 x ( 100 kg/m2 ) = 50 kg/m2  Pada rafter yang di tengah Beban orang terpusat ( L ) = 100 kg/m2 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) . Beban Hidup Beban orang terpusat ( L = 100 kg/m2) Beban diletakkan pada titik gording pada rafter  Pada rafter yang di tepi Beban orang terpusat ( L ) = 0.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

4 = -0. Beban Angin Angin Tekan  Kemiringan rafter ( α ) = 18º c = 0.02 α – 0.3.04  Tekanan Angin ( P) Beban hidup = beban hidup x a Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .02 (18º ) – 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I Beban hidup pada balok (L) a 1/2L1 a 45o b 1 S 2 S 3 S 4 L1 Beban hidup berupa beban trapesium = beban mati pada balok  untuk lajur 1 & 4 = 250 kg/m2 x 2m = 500 kg/m  untuk lajur 2 & 3 Beban hidup = beban hidup x ( a + a ) = 250 kg/m2 x (2m + 2m) = 1000 kg/m 3.1.4 = 0.

5m + 3.208 m2 o Untuk rafter 2 D = ½ (4m + 3.5m) x (1.104m) = 2.104m) = 3.5m) x (1.932 m2 Bidang kerja (D) = jarak antar kuda – kuda x jarak antar gording (untuk di Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .864 m2 o Untuk rafter 5 D = ½ (3.5m) x (1.Tugas Besar Konstruksi Baja I P = v2 16 = 25 kg/m2 qa = cxP = -0.104m) = 4.104m) = 1.04 x (25kg/m2 ) = -1 kg/m2 qa = 10 kg/m2 tengah) o Untuk rafter 1 D = ½ (4m) x (1.14 m2 o Untuk rafter 3 dan 4 D = ½ (3.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

932 m2) = 15.8 (qa x D) = 0.8 (qa x D) = 0.208 m2) = 17.8 (qa x D) Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .912 kg o Untuk rafter 5 = 0.8 (qa x D) = 0.8 x (10 kg/m2) x (1.12 kg o Untuk rafter 3 & 4 = 0.864 m2) = 30.8 (qa x D) = 0.14 m2) = 33.664 kg o Untuk rafter 2 = 0.8 x (10 kg/m2) x (3.Tugas Besar Konstruksi Baja I  Beban Angin Tekan o Untuk rafter 1 = 0.4  Tekanan angin (P) P = v2 16 = 25 kg/m2 q = cxP = 0.4 x (25 kg/m2) = 10 kg/m2  Beban Angin Hisap o Untuk rafter 1 = 0.456 kg Angin Hisap c = 0.8 x (10 kg/m2) x (2.8 x (10 kg/m2) x (4.

8 (qa x D) = 0.6L 3.8 x (10 kg/m2) x (1.2D + 1.6L – 0.208 m2) = 17.8 x (10 kg/m2) x (4.12 kg o Untuk rafter 3 & 4 = 0.8 x (10 kg/m2) x (3. 1.8 (qa x D) = 0.6L + 0.912 kg o Untuk rafter 5 = 0.932 m2) = 15.8 (qa x D) = 0.8W Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .2D + 1.2D + 1.456 kg Angin Tekan Angin Hisap Analisa struktur dengan SAP 2000 (3D) Kombinasi pembebanan yang dipakai ( SNI – 2002 ) 1. 1.14 m2) = 33. 1.4D 2.8W 4.664 kg o Untuk rafter 2 = 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 0.8 x (10 kg/m2) x (2.864 m2) = 30. 1.

Tugas Besar Konstruksi Baja I Gambar Struktur SAP Gambar Pembebanan SAP Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

14 Sx E.2 Propertis Penampang : h = 125 mm b = 50 mm tf = 3. 105 Mpa G = 8 . 125 . = 92. tw3) = 1/3 (( 2 . 3. 3.ry .52 m = 5520 mm a.23 ) = 2894.6 .807 cm2 E = 2 .85 cm Sx = 29.76 .23) + ( 118.G. 1. ry E fy = 1.6 cm4 ry = 1.094 cm 200000 250 X 1.2 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26.1 kgcm Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) Grup II Kelompok VIII .76 .Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB IV PERENCANAAN PENAMPANG 4.2 mm tw = 3.85 . 3. A 2 = 1/3 Σ ( bi .1.5 mm4 Jadi X1 = 145655.1 Perencanaan Rafter Profil WF 125. 1 + 1 + ( fy − fr ) 2 ( fy − fr ) b. Lr = X1 = J 3.2. Lp = 1.0 cm3 A = 7. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa 4.50.1 Cek terhadap Lentur Lb = 5. 3. J .

85 (2500 − 750 ) 1 + 1 +1.1 Lr = 1.438 kgm cek lentur Mu < 0.. ok 4.Iy ...1. tf3 ) = ( 1/12 .E  .156 .. 250 = 195175 kg Faktor reduksi 0. 10-6 145655 .85 Mn 6693.Tugas Besar Konstruksi Baja I 2 X2 = Iw 4.156 .J +  .23 ) = 490.  −6 ( 2500 − 750 ) 2 ) 3.3 Perencanaan Batang Tarik Nn = Ag .449 cm Mn = cb .Iw  Sx    Iy  G.85 → ΦNn = 165898. bf .75 Cek Nu < ΦNn 5852..75 ………….063 < 165898.14 . Fy = 780.G.10 = 272. Fy Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .196 cm6 Jadi X2 = 1.4723 .J  = ( 1/12 . 125 .2 Perencanaan Batang Tekan Nn = Ag .14   3.  E.Iy . ok 4.1..Iw  lb   lb  2 = 2268643. 3.7 .763 Nmm = 22686...082 < 19283..

04 < 175657.2 mm tw = 3.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 780.2. 3.ry .85 ) ΦNn = 165898.1 Cek terhadap Tekuk Lateral Lb = 4 m = 4000 mm a.76 .2.2 Propertis Penampang : h = 125 mm b = 50 mm tf = 3.2 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26.85 cm Sx = 29.7 .807 cm2 E = 2 .25 kg cek Nu < ΦNn 18660. 1 + 1 + ( fy − fr ) 2 ( fy − fr ) = Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .75 Faktor reduksi 0.0 cm3 A = 7.50. Lp = 1. 105 Mpa G = 8 .2 Perencanaan Balok Profil WF 125. Lr X 1.75 → ΦNn = 175657.94 mm b. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa 4.76 .85 E fy √ 200000 / 250 = 920.5………………… ok 4. 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0. 1.6 cm4 ry = 1. ry = 1. 3.9 0.5 kg → ΦNn = 146381.

3. 250 = 195175 kg Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .85 Mn 6693...23) + ( 118.14 Sx E.14   3.Tugas Besar Konstruksi Baja I X1 = 3..106 mm6 4.082 < 19283.Iy .23 ) 1252 = 490. 125 . 3. tw3) = 1/3 (( 2 .G. .438 kgm cek lentur Mu < 0.Iw  lb   lb  2 = 2268643..1 −6 ( 2500 − 750 ) 2 ) 3. ok 4.. A 2 = 145655.6 .. 50 .23 ) = 2894.449 cm 145655 .J +  .   E.196.156.J  2 X2 = X2 = = 1.85 (2500 − 750 ) 1 + 1 +1.4723 .1 Konstanta Puntir (J) J = 1/3 Σ ( bi .G.7 .2.E  Mn = cb . J .10 = 272. Fy = 780.Iw  Sx    Iy  G..14 . tf3 ) h2 = ( 1/12 .156 . bf .. 3. 10-6 Lr = 1.763 Nmm = 22686.Iy .5 mm4 Iw = ( 1/12 .2 Perencanaan batang Tekan Nn = Ag .

75 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .85 ) ΦNn = 165898.Tugas Besar Konstruksi Baja I Faktor reduksi ( 0.

104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .5………………… ok 4.25 kg cek Nu < ΦNn 18660. Fy = 780. 105 Mpa G = 8 . 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0. 3.75 Faktor reduksi 0. ok 4...6 cm4 4..2. 3..3 Perencanaan Batang Tarik Nn = Ag .Tugas Besar Konstruksi Baja I Faktor reduksi 0.4 < 175657....3...50.85 cm Sx = 29.25 kg cek Nu < ΦNn 5852.9 0.5 kg → ΦNn = 146381..2 Propertis Penampang : h = 125 mm b = 50 mm tf = 3..9 0.2 mm tw = 3..5 kg → ΦNn = 146381...85 ) ΦNn = 165898..75 → ΦNn = 175657..3 Perencanaan Kolom Profil WF 125.807 cm2 E = 2 ..1 Cek terhadap tekuk Lateral Lb = 4000 mm ry = 1.5 .0 cm3 A = 7..75 → ΦNn = 175657..063 < 175657.2 mm Ix = 181 cm4 Iy = 26.2.7 .

50 .   E.6 .Iw  lb   lb  2 145655 .94 mm b.J  2 X2 = X2 = = 1. Lr X 1. 3.1 Konstanta Puntir (J) J = 1/3 Σ ( bi .76 .196. Lp = 1. ry = 1.Iy . 10-6 Lr = 1.G. .156.449 cm 3.23 ) = 2894.5 mm4 Iw = ( 1/12 .Tugas Besar Konstruksi Baja I a.156 . 1.ry .Iy . 3. 3.14 Sx E. bf .85 E fy √ 200000 / 250 = 920.G.E  Mn = cb .14 .J +  . 1 + 1 + ( fy − fr ) 2 ( fy − fr ) = X1 = 3.14   3.763 Nmm = 22686.85 (2500 − 750 ) 1 + 1 +1.10 = 272.23) + ( 118.85 Mn Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .106 mm6 4. tw3) = 1/3 (( 2 .Iw  Sx    Iy  G. tf3 ) h2 = ( 1/12 .23 ) 1252 = 490.76 .1 −6 ( 2500 − 750 ) 2 ) = 2268643.438 kgm cek lentur Mu < 0. A 2 = 145655. J . 125 .

ok Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) ...Tugas Besar Konstruksi Baja I 6693..4723 .....082 < 19283..

5 kg → ΦNn = 146381.5………………… ok 4.4 < 175657..85 ) ΦNn = 165898..9 0....9 0.2 Perencanaan batang Tekan Nn = Ag .Tugas Besar Konstruksi Baja I 4..7 .85 ) ΦNn = 165898. ok Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .063 < 175657. Fy = 780...3..3..75 Faktor reduksi 0.5 kg → ΦNn = 146381..25 kg cek Nu < ΦNn 5852. 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0..25 kg cek Nu < ΦNn 18660. 250 = 195175 kg Faktor reduksi ( 0.3 Perencanaan Batang Tarik Nn = Ag ..7 ...5 ... Fy = 780..75 → ΦNn = 175657.75 → ΦNn = 175657..75 Faktor reduksi 0.

16 kg m = 12207.  (15.933 mm2 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .2 Baut yang digunakan A .2 x 3.Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB V PERENCANAAN SAMBUNGAN ∼ Sambungan Balok dan Kolom Balok IWF IWF Kolom Mu Vu = 4720.325 (high strength bolt) fub = 825 Mpa ∼ ∼ diameter baut Luas baut = = = = Ab  φb = 15.875mm)2 4 = 197.04 kg  Profil Balok yang dipakai IWF 125 x 50 x 3.875 mm 1 .  b 4 1 .

04 4 −1. fub . 1 = 2475 kg/cm2 Vu n − Ab 12207 .815 kg/cm2 Check : fuv 1541.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 1. 154.9 .1815 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) < < fdv 2475 ……… OK! . 0.4 .97933 cm2 ∼ Jumlah baut = n = 4 asumsi : dengan ulir pada bidang geser Pelat + + + + + + + + Balok Check Geser : fdv = 0.4 . 8. 0.97933 fuv = = = 1541.75 .9 fuv = 807 – 1.9 fuv ≤ 621 N/mm2 fti = 807 – 1.10-3 kg/cm2 .75 .25. m = 0.815 Tarik Untuk baut A – 325 ft ≤ 807 – 1.

75 φy = 0. 0.212686 kN Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) Grup II Kelompok VIII .933 305212. Ab 4 . b .686 N 305.055 Momen ≈ 514 N/mm2 φf = 0.75 . 514 . 197.75 . semua baut mengalami tarik Rp a Rn baut Rp Rp Rn = = = = = = Rn a . fy n . 0.Tugas Besar Konstruksi Baja I = 514.9 d d4 d3 d2 d1 + + + + + + + + b Keseimbangan gaya horizontal asumsi : : Rp = Rn akibat momen. ft .

75 . 24.Tugas Besar Konstruksi Baja I R n b. a .4 ) 2 = 59577. 197. 0.4 . b .4 mm a < d1 24. 0. 514 . 50. 250 .933 (25 + 50 + 75 + 100) + 0. fy a = = = 305212. Kapasitas Momen a < d1 Md = f .686 N 50 mm.4 mm < 40 mm asumsi semua baut mengalami tarik benar.289 kg m > Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .9 . Ab (d1 + d2 + d3 + d4) + y . fy (d . OK! 59577. (125 24 .289 kg m Check : Md > Mu 4720. 2 .a 2 ) = 0.75 .16 kg m ………. ft .75 .250 N / mm 2 24. 2 .

Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB VI PENGGAMBARAN Gambar detail sambungan balok dan kolom Pelat B alok (IW F) K olom (IW F) B aut 5/8" D etail Sam bungan K olom & B alok Skala 1 : 10 Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .

Tugas Besar Konstruksi Baja I BAB VII KESIMPULAN Dalam perencanaan ini digunakan 1.11. Gording Properties penampang gording (Profil C) h b tf tw d ry 2.2 cm3 = 19.13 cm Sx = 628 cm3 Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) = 150 mm = 75 mm = 4.5 mm = 20 mm = 1.5 Propertis Penampang : h b tf tw Ix Iy = 175 mm = 175 mm = 11 mm = 7.175.16.97 cm2 = 483 cm4 = 99. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 123 Mpa 3.10 Propertis Penampang : h b = 200 mm = 200 mm ry = 5.1 cm3 Grup II Kelompok VIII .047 cm A Ix Iy Sx Sy = 13.2 cm2 E = 2 .5 mm = 4. Balok Profil WF 200.5 mm = 2880 cm4 = 984 cm4 ry = 4. 105 Mpa G = 8 . Rafter Profil WF 175.200.2 cm4 = 65.38 cm Sx = 300 cm3 A = 51.7.

3.2.Tugas Besar Konstruksi Baja I tf tw Ix Iy 4. 105 Mpa G = 8 .6 cm2 E = 2 .2 Propertis Penampang : h b tf tw Ix Iy = 200 mm = 200 mm = 16 mm = 10 mm = 6530 cm4 = 2200 cm4 ry = 5. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa = 16 mm = 10 mm = 6530 cm4 = 2200 cm4 A = 83. 104 Mpa Fy = 250 Mpa Fr = 75 Mpa Grup II Kelompok VIII Lara Kartika (03 972 003) Furqan Usman (03 972 005) .50.6 cm2 E = 2 . Kolom Profil WF 125. 3. 105 Mpa G = 8 .13 cm Sx = 628 cm3 A = 83.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->