Anda di halaman 1dari 48

KARTOGRAFI TEMATIK KOMPUTERISASI GRAFIK DAN DIAGRAM STATIS

Disusun oleh : NAMA NIM DOSEN : : : ERNI ERNAWATI A610090044 Drs. AGUS DWI MARTONO, M.Si

PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TAHUN 2011

KATA PENGANTAR

Asssalamualaikum Wr.Wb. Puji Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Atas berkat rahmat dan hidayah- Nya pada kaki ini kami bisa menyusun sebuah laporan yang kami beri judul Kartografi Tematik Komputerasasi Grafik dan Diagram Statis. Laporan ini di buat sebagai salah satu tugas akhir semester yang di berikan kepada kami oleh dosen pengampu mata kuliah Kartografi Tematik. Kami sadar dalam penyusunan laporan ini masih dijumpai kesalahan baik dalam format, penulisan, penggambaran dan sebagainya. Oleh karena itu penyusun mohon maaf. Dalam penyusunan laporan ini kami mengucapkan terimakasih kepada pembinbing atau dosen pengampu mata Kuliah Kartografi Tematik yang telah memberikan ilmunya kepada kami sehingga pengetahuan dan ilmu kami bertambah. Sehingga laporan praktikum ini terselesaikan. Harapan saya praktikum ini bisa diterima dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. dan juga untuk penyusunan laporan berikutnya lebih baik. Wassalamualaikum Wr.Wb.

ii DAFTAR ISI

Halaman Grafik Garis (Line Graph) .1 Grafik Garis Sederhana (Simple Line Graph) ...3 Grafik Garis Majemuk (Multiple Line Graph) ..7 Grafik Garis Campuran (Compoun Line Graph) ..8 Grafik Garis Perbedaan (Divergen Line Graph) ..9 Grafik Batang (Bar Graph) ..11 Grafik Batang Sederhana (Simple Bar Graph) 13 Grafik Batang Majamuk (Multiple Bar Graph) ..13 Grafik Batang Campuran (Compoun Bar Graph) ...15 Grafik Batang Perbedaan (Divergen Bar Graph) 16 Piramida Penduduk (Population Pyramid) .18 Pie Graph .21 Pie Graph yang proporsional (proporsional Pie Graph) .23 Pie Graph yang konsentis (Concentric Graph) ...26 Grafik Lingkaran Dibagi Proporsional (Adjacent symbol) ....26 Grafik Lingkaran Sebanding (Proportional Circles Graph) .29 Grafik Semilogaritma dan Spoke Graph .30 Grafik Semilogaritma (Semilog graph) ...32 Grafik Suhu dan Temperatur (Spoke Graph) ..35 Grafik Gabungan Batang dan Garis 39 Grafik Ikilm (Klimatograph) ...41 Grafik Segitiga dan Windrose .43 Grafik Segitiga (Triangular Graph) 45 Grafik Empat Persegi Panjang Terbagi (Rectangle Divided) ..48 iii

ACARA I

GRAFIK GARIS (LINE GRAPH)

I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melatih mahasiswa terampil membuat line graph dalam menyajikan data. 2. Melatih mahasiswa agar dapat menyajikan data dengan menggunakan komputer. 3. Dengan menyajikan data line graph, mahasiswa diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan baik bagi pengguna data. I. ALAT DAN BAHAN 1. Data sekunder 2. Hardware : Komputer 3. Software : Microsoft Office Excel I. DASAR TEORI Grafik garis lurus (line graph) umumnya memberikan pernyataan kualitas yang digambarkan dengan data sumbu (sumbu x dan sumbu y). Sumbu-sumbu ini diberikan ukuran menurut harga unsur-unsur yang akan digambarkan, jadi merupakan perbandingan. Grafik ini dapat digunakan dengan memakai sistem ukuran pembandingan yang merata (line scalling), jadi ukurannya dibagi dalam bagian-bagian yang sama. Tetapi apabila unsur-unsur yang akan digambarkan pada grafik sangat panjang atau mempunyai harga yang sama besar, maka dapat digunakan sistem ukuran logaritma (logaritmcalling). Grafik garis lurus merupakan salah satu cara untuk menyajikan data statistik yang paling sederhana. Tujuan pembuatan grafik garis lurus untuk mengetahui perkembangan atau tren suatu data. Data yang digunakan bersifat kontinu.

1 Adapun grafik garis lurus ini dapat dibagi menjadi : 1) Grafik garis sederhana (simple line graph)

2) Grafik garis majemuk (multiple line graph) 3) Grafik garis campuran (compound line graph) 4) Grafik garis perbedaan (divergence line graph) Grafik Garis Sederhana (Simple Line Graph) Bentuk grafik ini dinyatakan oleh harga yang ditunjukkan dengan sebuah garis yang menghubungkan dua hal yang selalu berubah-ubah keadaannya. Grafik Garis Majemuk (Multiple Line Graph) Grafik ini menggambarkan kwantitas dari beberapa unsur di mana setiap unsur digambarkan dengan garis-garis berlainan. Grafik Garis Campuran (Compound Line Graph) Bentuk grafik ini dinyatakan dalam campuran beberpa garis yang sama tetapi tidak saling berpotongan. Unsur-unsur di tempatkan dan digambarkan sesuai dengan jumlah keseluruhanya, lalu dibagi dalam bagian-bagian menurut jenisnya. Grafik Garis Perbedaan (Divergence Line Graph) Grafik ini sama dengan grafik lainnya, tetapi grafik ini mempunyai nilai perbandingan dan juga perbedaannya pada langkah kerjanya. I. CARA KERJA
A.Menyiapkan Data

Data yang digunakan untuk pembuatan grafik ini adalah sebagai berikut :

2 PRODUKSI KOMODITI PERTANIAN KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2003 -2007 2003 2004 2005 2006 2007

152.27 Padi Jagung Kedele Kacang Tanah Kacang Hijau 134.947 31.788 6.549 5.834 92 1 19.052 6.423 6.987 66

147.13 6 23.057 5.444 5.604 52

145.65 4 17.867 5.127 4.943 54

159.79 0 26.865 5.801 4.912 45

B.Menyiapkan Aplikasi Komputer Pada pembuatan grafik ini menggunakan software Microsoft Office Excel 2007. Mengaktifkan program dan menyiapkan lembar kerja dengan cara memilih menu STARTPROGRAM-MICROSOFT OFFICE-MICROSOFT EXCEL. B.1 GRAFIK GARIS SEDERHANA (SIMPLE LINE GRAPH) Step 1. Memasukkan Data ke dalam Aplikasi Grafik

Melakukan blok pada Data Tabel Memilih menu INSERT-CHART Melakukan klik pada LINE GRAPH-STACKED LINE Melakukan klik pada NEXT Melakukan klik pada Tab SERIES Menghapus item-item pada Kolom Series yang tidak terpakai dengan melakukan klik pada Item dan tombol REMOVE dibawahnya.

Step 2. Memilih Tipe Grafik

Step 3. Menentukan data yang akan ditampilkan ke grafik

Melakukan klik pada NEXT

3 Step 4. Menulis Judul dan Keterangan Grafik


Mengetik Judul dan Keterangan Sumbu x-y di kolom pengisian teks pada Tab TITLES Menambah dan mengurangi Grid Area Grafik pada Tab GRIDLINES Mengatur penempatan Legenda Grafik Melakukan klik pada NEXT

Step 5. Mengatur penempatan Grafik pada Lembar Kerja

Meletakkan hasil pembuatan grafik pada Sheet tersendiri, dengan menggaturnya melalui kolom AS OBJECT IN Melakukan klik pada FINISH Merapikan obyek-obyek grafik dengan melakukan klik kanan pada Obyek-obyek tersebut dan memilih menu FORMAT yang muncul pada pilihan, sesuai dengan obyek yang akan dirapikan.

Step 6. Merapikan Gambar

Step 7. Hasil Pembuatan Grafik Garis Sederhana

6 B.2 GRAFIK GARIS MAJEMUK (MULTIPLENLINE GRAPH) Pada pembuatan Grafik Garis Majemuk (Multiple Line Graph) urutan pembuatannya sama dengan pembuatan Grafik Garis Sederhana. Dalam hal ini perbedaan hanya pada Blok/Input Data (Step I) dan Penentuan Data yang akan ditampilkan (Step 3).

Pada Step 3 yang perlu diperhatikan adalah pada kotak dialog Data Range, yang berkaitan dengan pilihan pengaturan Series, dalam hal ini disesuaikan dengan klasifikasi data tabel. Klasifikasin data Tabel menurut baris (Rows) dimaksudkan agar pembacaan tabel sesuai dengan data, dan pengaturan Category (X) ias labels merupakan pengaturan data yang menjadi keterangan pada sumbu x. Hasil Pembuatan Grafik Garis Majemuk

7 B.3 GRAFIK GARIS CAMPURAN (COMPOUND LINE GRAPH) Dengan metode yang sama, kemudian membuat Grafik Campuran dengan memilih tipe-tipe grafik yang tersedia. Pada Step 1 dapat menggunakan pilihan Costum Types kemudian memilih tipe grafik Black and White (B&W) Area kemudian mengatur data baris tabel (Rows) dan menentukan data sumbu X. Setelah itu melakukan modifikasi pada arsis area grafik, sehingga bisa mempermudah dalam interpretasi data. Hasil Pembuatan Grafik Garis Campuran

8 B.4 GRAFIK GARIS PERBEDAAN (DIVERGENSE LINE GRAPH) Adapun pembuatan Graik Perbedaan : Step 1. Memasukkan Data ke Dalam Aplikasi Grafik 1. Melakukan blok pada data tabel

2. Melakukan klik pada menu INSERT- CHART

Step 2. Memilih Tipe Grafik


1. Melakukan klik pada Tab CUSTOM TYPES 2. Melakukan klik SMOOTH LINES pada kolom Chart Type

3. Melakukan klik pada Next Step 3. Mengatur Pembacaan Data dan sumbu X 1. 2. 3. 4. 5. 6. 1. 2. 3. 1. 2. Melakukan klik pada Tab DATA RANGE Melakukan klik di ROWS pada pilihan Series In Melakukan klik pada Tab SERIES Melakukan klik di tombol Input pada Tab Category (x) Axis Label Melakukan blok Rows (baris) Data Melakukan klik pada NEXT Mengetik judul dan keterangan sumbu x-y di kolom pengisian teks pada Tab Series Menambah dan mengurangi Grid Area Grafik dan Tab LEGEND, mengatur penempatan Legenda Grafik Melakukan kllik pada NEXT Meletakkan hasil pembuatan grafik di Sheet tersendiri, dengan mengatur melalui kolom AS OBJECT IN Melakukan klik pada FINISH Step 5. Mengatur Penempatan Grafik

Step 4. Menulis Judul Grafik dan Mengatur Data Labels

9 Step 6. Merapikan Gambar Grafik Melakukan Editing Gambar Grafik dan Hasil Pembuatan Grafik Garis Perbedaan (Divergence Line Graph), dengan cara yang sama seperti pada Grafik Garis Sederhana. Step 7. Hasil Pembuatan Grafik Garis Perbedaan

10

ACARA II GRAFIK BATANG (BAR GRAPH)


I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melatih mahasiswa terampil membuat bar graph dalam menyajikan data 2. Melatih mahasiswa untuk dapat menyajikan data dengan menggunkan komputer 3. Dengan menyajikan data Bar Graph, mahasiswa diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan baik bagi pengguna data
I.

ALAT DAN BAHAN 1. Data sekunder 2. Hardware : Komputer 3. Software : Microsoft Office Excel, Microsoft Power Point

I. DASAR TEORI Pembuatan Grafik Batang ini hampir sama dengan Grafik Garis, tetapi pada Grafik garis biasanya hanya untuk menunjukkan perubahan dan perkembangan naik turunnya suatu harga sedangkan pada grafik batang menunjukkan jumlah. Panjang batang menunjukkan jumlah atau nilai data. Disamping bentuknya yang sederhana, grafik juga mampu memberikan informasi yang cukup jelas. Adapun grafik batang dapat dibagi menjadi :

1. Grafik Batang Sederhana (Simple Bar Graph) Hanya terdiri dari satu data saja, biasanya dipergunakan untuk perbandingan. Sebagai misal pada grafik jumlah penduduk menurut pengelompokan jenis kelamin pada suatu daerah tertentu. 2. Grafik Batang Majemuk (Multiple Bar Graph) Terdiri dari beberapa unsur yang dapat dibedakan menurut tahun yang berbeda. 3. Grafik Batang Campuran ( Compound Bar Graph) Sama dengan grafik batang majemuk, tetapi pada setiap batang masih bisa dibagi lagi atas bagian-bagian data.

11 4. Grafik Batang Perbedaan (Divergence Bar Graph) Grafik ini memberikan gambaran plus-minus suatu komoditi, sehingga fungsi utamanya menjadi bagian dari analisis. Dengan penyajian Grafik dalam bentuk batang, dapat terlihat jelas nilai komoditi yang ditampilkan. 5. Piramida Penduduk (Population Pyramid) Menyajikan suatu gambar kependudukan dan menyatakan jenis kelamin dan unsur daari penduduk. Bentuk ini terdiri dari dua bagian, kiri menyatakan jumlah jenis kelamin laki-laki dan bagian kanan menyatakan jumlah jenis kelamin perempuan. I. CARA KERJA A. Menyiapkan Data Tabel Penduduk Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2005 - 2009
Perempu 2005 2006 2007 2008 2009 Laki-Laki an 389.943 409.789 402.970 417.571 408.780 422.877 414.046 428.010 430.846 444.548 Jumlah 793.732 820.541 831.657 842.056 875.730

12 B. Menyiapkan Aplikasi Komputer B.1 GRAFIK BATANG SEDERHANA (SIMPLE BAR GRAPH) Step 1. Memasukkan Data ke dalam Aplikasi Grafik

Melakukan blok pada data yang akan dipergunakan Melakukan klik pada INSERT-CHART Melakukan klik pada Chart type-COLUMN Melakukan klik pada CLUSTERED COLOUMN Melakukan klik pada NEXT Melakukan klik pada Columns Melakukan klik pada Tab Series, Melakukan klik pada REMOVE Melakukan klik pada Next Menulis judul dan keterangan sumbu Mengatur Gridlines dan penempatan Legenda Melakukan klik pada Next Mengatur penempatan gambar Melakukan klik pada FINISH Melakukan klik Kanan Obyek-obyek gambar

Step 2. Memilih Tipe Grafik

Step 3. Menentukan Data yang akan ditampilkan ke Grafik

Step 4. Menulis Judul dan Katerangan Grafik

Step 5. Mengatur Penempatan Grafik pada Lembar Kerja

Step 6. Merapikan gambar

Memilih FORMAT (Pengaturan Obyek) yang akan dipergunakan.

13 Step 7.Hasil Pembuatan Grafik Batang Sederhana

B.2 GRAFIK BATANG MAJEMUK (MULTIPLE GRAPH) Pada pembuatan Grafik Batang Majemuk (Multiple Bar Graph) urutan pembuatannya sama dengan pembuatan Grafik Batang Sederhana. Dalam hal ini perbedaannya hanya pada Blok/ Input Data (Step 1) dan penentuan data yang akan ditampilkan ( step 3). Pada step 1 dapat meenggunakan model grafik batang yang lain. Sebagai misal jenis Horizontal Bar atau jenis Outdoors Bar pada kotak dialog Costum Types. Pada step 3 yang perlu diperhatikan adalah pada kotak dialog Series, yang berkaitan dengan pillihan pengaturan Series, dalam hal ini tidak dilakukan perubahan. Hal ini dimaksudkan agar pembacaan tabel tetap menggunakan dua data (Laki-laki dan Perempuan).

14 Hasil Pembuatan Grafik Batang Majemuk

B.3 GRAFIK BATANG CAMPURAN (COMPOUND BAR GRAPH)

Pada pembuatan Grafik Batang Campuran metode yang digunakan sama dengan metode pembuatan grafik yang sebelumnya. Pada step 1. Dapat menggunakan pilihan Costum Types kemudian memilih tipe grafik Black and White (B&W) Area dan mengatur pembacaan data baris tabel (Rows) dan menentukan pula data sumbu x. Setelah ini melakukan modifikasi pada arsir area grafik, sehingga bisa mempermudah dalam interpretasi data. Jika dibandingkan dengan grafik garis campuran, grafik batang campuran menggambarkan totalitas dengan jelas, tetapi memberikan gambaran variabel yang tidak kontinu. Jadi nilai tiap komponen sukar diperkirakan. Grafik garis campuran kurang memperhatikan totalitas. Kesulitannya sama dalam menghitung komponen, tetapi memberikan gambaran yang kontinu, turun naiknya total variabel.

15 Hasil Pembuatan Grafik Batang Campuran

B.4 GRAFIK BATANG PERBEDAAN (DIVERGEN BAR GRAPH) Langkahnya sama dengan pembuatan grafik Garis Perbedaan, ada tahapan pengolahan data denagn menambah data perhitungan baru. Hal ini dikarenakan data yang bisa digambar harus melalui perhitungan dengan formula (rumus). Grafik Batang Perbedaan maupun Grafik Garis Perbedaan biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu proses Plus dan Minus. Sebagai misal menggambarkan besaran nilai ekspor dan import suatu komoditi. Perbedaan pada proses penggambarannya hanya pada pemilihan tipe grafik, dimana yang dipilih adalah grafik batang.

16 Data yang digunakan adalah : Nilai Plus Minus Komoditi Produksi Pertanian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2003 - 2004
2003 Padi Jagung Kedele Kacan g Tanah Kacan g Hijau 99.105 -4.054 29.293 30.008 35.750 2004 115.3 11 17.89 0 30.53 7 29.97 3 36.89 4 2005 110.8 77 13.20 2 30.81 5 30.65 5 36.20 7 2006 142.1 75 16.86 2 29.60 2 29.78 6 34.67 5 2007 120.3 07 12.61 8 33.68 2 34.57 1 39.43 8

Hasil Pembuatan Grafik Batang Perbedaan

17 B.5 PIRAMIDA PENDUDUK (POPULATION PYRAMID) Dengan bertambahnya kepentingan dibidang demografi, tipe ini menjadi luas penggunaannya. Batang-batang digambar horizontal membentuk bangunan, panjang batang berkaitan dengan ukuran kelompok umur. Biasanya berdasarkan periode lima tahun (setiap 5 tahun). Kelompok umur muda diletakkan di dasar grafik. Pria digambarkan pada satu sisi dan wanita di sisi lainnya. Hasil grafik akan menunjukkan sebuah piramida dan sebuah

grafik batang kelompok atau perbandingan digambarkan secara horizontal, dapat juga digambarkan dengan batang campuran, tetapi inforamasi yang didapat kurang menarik. Langkah-langkah pembuatan : 1. Mempersiapkan data tabel
Kelompok Umur 04 59 10 14 15 19 20 24 25 29 30 34 35 39 40 Laki -laki 35.292 38.489 40.196 41.986 38.936 40.859 37.090 36.402 124.580 Perempu an 35.532 38.548 41.265 43.576 39.665 42.483 37.936 37.624 125.181 Jumlah 70.824 77.037 81.461 85.562 78.601 83.342 75.026 74.026 249.761

2.

Mempersiapkan lembar kerja Microsoft Power Point


Melakukan klik START PROGRAM M.S.POWERPOINT Melakukan klik pada FILE PAGE SETUP

MICROSOFT OFFICE

18
1.

Membuat Sumbu X

Melakuka klik pada Toolbar Lines Membuat Rectangle Tool Membuat duplikasi obyek kotak(kotak tersebut digunakan untuk penanda ukuran, sehingga sebaiknya memberi Fill berwarna hitam) Meletakkan kotak-kotak kecil tersebut pada setiap ukuran grid Membuat grup obyek

Mengatur penempatan grup obyek sejajar dengan cara melakukan klik pada DRAW Align or Distribute Align Middle

Memberi nama pada hasil grup obyek tersebut dengan Sumbu x Melakukan klik pada Rectangle Tool, membuat kotak

1.

Membuat Grafik Batang

Menduplikasikan obyek Mengatur penempatan bertumpuk dan sumbu x berada di lapisan terbawah Melakukan blok seluruh obyek dan menduplikasikan obyek (Copy Object) Melakukan blok pada hasil penduplikasian , melakukan klik Draw Rotate or Flip Flip Horizontal

Mengatur penempatan hasil duplikasi tersebut dan jarak 1 grid dengan asli.

obyek 1.

Membuat Label dan Legenda Grafik Membuat judul grafik, label usia, label legenda dan nilai sumbu x dengan menggunakan Textbox Mengatur penempatan a) Judul diletakkan di atas gambar grafik
b) Legenda Laki-laki dan Perempuan diletakkan di bawah grafik

c) Teks nilai summbu x diletakkan di bawah penanda d) Usia diletakkan di antara dua batang grafik, dimulai dari nilai terbesar ke arah bawah

19
1.

Memasukkan nilai ke batang grafik Melakukan klik pada obyek, mempergunakan pointer kanan/kiri untuk mengatur panjang batang grafik sesuai dengan acuan pada grid dan penanda nilai. Melakukan blok pada obyek kotak dan sumbu x, mengatur style lines Melakukan blok obyek batang dan sumbu x (Laki-laki), kemudian klik pada Draw Align or Distribute Align Right.

1.

Merapikan Obyek

Masih dalam keadaan Blok Obyek,kemudian melakukan klik pada Draw Group Mengatur penempatan obyek secara benar Melakukan blok semua obyek, kemudian melakukan klik pada Draw Group

20 8. Hasil Pembuatan Grafik Piramida Penduduk

KA

21 ACARA III

LakiL -

GRAFIK LINGKARAN (CIRCULAR GRAPH) I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melatih mahasiswa terampil membuat line graph dalam menyajikan data 2. Melatih mahasiswa agar dapat menyajikan data dengan menggunakan komputer 3. Dengan menyajikan data Pie Graph, mahasiswa diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan baik bagi pengguna data I. ALAT DAN BAHAN 1. Data sekunder 2. Hardware : komputer 3. Software : Microsoft Office Excel dan CorelDraw I. DASAR TEORI
a. Pie Graph yang Proposional (Propotional Pie Graph) digunakan untuk

berbagai tujuan dan keuntungannya dapat menyajikan gambaran visual yang menonjol, seperti halnya tipe grafik yang lain. Tipe ini dapat (sering digunakan) bersama sebuah peta untuk memberikan gambaran lokasi. Grafik ini berbentuk lingkaran penuh (360o) yang dibagi sesuai dengan besarnya data yang dikonversikan ke dalam nilai derajat. Perbandingan luas pie graph sesuai kuadratnya quantum. b. Pada Pie Graph yang Konsentris (Concentric Graph) terdapat dua metode penyajian data, dimana bentuk lingkarannya bertumpuk dan biasa digunakan untuk menyajikan dua data yang saling berkaitan. Sebagai misal data penduduk menurut jenis kelamin laki-laki dan perempuan.
c. Sedangkan penyajian data pada Grafik Lingkaran Dibagi Proposional

(Adjacent Symbol), dua jenis data yang berbeda namun masih dalam kaitan ditampilkan separuh lingkaran (180o Circles) yang kemudian bentuk salah satu sisi datanya dibuat lebih besar.

22
d. Tipe Grafik Lingkaran Sebanding (Proportional Circles) digunakan bersama

dengan peta dan digambarkan dalam bentuk lingkaran dengan jari-jari yang

mewakili nilai data. Tetapi dalam hal ini terdapat kelemahan jika rangkaian angka terlalu banyak maka lingkaran terbesar dapat terlalu besar dan lingkaran kecil dapat terlalu kecil, sehingga akurasi pembacaan data harus semakin diperhatikan. I. CARA KERJA A. Menyiapkan data Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2008
Laki Perempu Jumlah Tahun Jumlah Tahun laki an 2008 2007 15.137 15.965 31.102 31.080 16.706 17.727 34.433 34.352 15.274 16.838 31.809 31.704 15.780 16.535 32.618 32.553 21.351 25.049 30.009 24.991 28.721 18.535 18.142 19.311 43.850 40.497 42.490 15.593 22.610 414.046 22.823 25.496 31.268 26.407 30.023 19.674 18.049 19.895 45.129 39.451 42.944 16.233 23.553 428.010 44.174 50.545 61.277 51.398 58.744 38.209 36.191 39.206 88.979 79.948 85.434 31.826 46.163 842.056 43.930 50.125 60.799 51.083 58.482 38.094 34.260 38.922 88.236 79.324 81.378 31.625 45.710 831.657

Kecamatan Srandakan Sanden Kretek Pundong Bambanglip uro Pandak Bantul Jetis Imogiri Dlingo Pleret Piyungan Banguntapa n Sewon Kasihan Pajangan Sedayu Jumlah

23 B. Menyiapkan aplikasi komputer

Setelah mengaktifkan komputer dari Dekstop Windows kemudian melakukan klik pada START PPROGRAM MICROSOFT OFFICE MS. EXCEL. B.1 Menggambar Pie Graph yang Proposional (Proportional Pie Graph) Step 1.Memasukkan Data Ke Fasilitas Pembuatan Grafik

Melakukan klik di Chart Insert Melakukan blok Data

Step 2. Memilih model /tipe Grafik


Memilih Pie pada kotak dialog Standart Type Memilih Pie pada Chart sub-type Melakukan klik pada Columns Memilih Next Menulis judul Memilih Next Mengatur penempatan Sheet Melakukan klik pada Finish

Step 3. Mengatur Pembacaan Data

Step 4. Menulis Keterangan Grafik

Step 5. Menempatkan Hasil Pembuatan Grafik

24

Step 6.Grafik Pie Graph yang Proporsional

25

B.2 Menggambar Pie Graph yang Konsentris (Concentic Graph) Prinsip penggambaran Grafik Lingkaran Terbagi Campuran ini sama dengan Pie Graph (Grafik Lingkaran Sederhana). Dengan menggunakan data kependudukan tersebut, membuat 2 buah Pie Graph dengan klasifikasi data 2 tahun. Setelah itu mengubah salah satu ukuran grafik (klasifikasi salah satu tahun) menjadi lebih kecil, dan menghilangkan Legenda dan Judul dengan melakukan Klik Obyek legenda dan Judul kemudian menekan tombol Delete. Pada Background, untuk menghilangkan caranya, Klik Kanan Background, Klik Format Chart Area. Pada kolom Area, Klik None. Kemudian letakkan Grafik Kelas Tahun terbaru atas Grafik Kelas Tahun sebelumnya. Mengatur penempatan obyek dengan hati-hati. Setelah itu Grup obyek Grafik manjadi satu. B.3 Menggambar Grafik Lingkaran Dibagi Proporsional ( Adjacent Symbol) 1.Menghitung angka persentase derajat dan Jari-Jari Lingkaran
Laki Perempu %Perempua laki an %Laki-laki n 6,58 6,71 3,66 3,73 7,26 7,45 4,03 4,14 6,64 7,08 3,69 3,93 6,86 6,94 3,81 3,86 9,28 10,89 13,06 10,86 12,49 8,06 7,89 8,39 19,06 17,6 18,47 6,78 9,83 180 9,59 10,72 13,14 11,09 12,63 8,27 7,59 8,45 18,97 16,59 18,06 6,83 9,89 180 5,16 6,05 7,25 6,04 6,94 4,48 4,38 4,66 10,58 9,78 10,26 3,77 5,46 100% 5,34 5,96 7,3 6,17 7,02 4,6 4,22 4,65 10,54 9,22 10,03 3,79 5,5 100%

Srandakan Sanden Kretek Pundong Bambanglip uro Pandak Bantul Jetis Imogiri Dlingo Pleret Piyungan Banguntapa n Sewon Kasihan Pajangan Sedayu Jumlah

26

Perhitungan rumus Persentase :

% = n1 . 100%

Ket : n1 = Nilai penduduk


n = Jumlah penduduk

Perhitungan rumus Derajat Obyek Lingkaran :

= n1n . 180

Jari-jari Lingkaran didapat dari r = Jumlah Penduduk (menurut klasifikasi) 50

27 Pada penggambaran ini, percentage size ganbar akan diturunkan ke kisaran 50% dari gambar asli, atau disesuaikan dengan lembar kertas yang digunakan.

1. Mengaktifkan lembar kerja Coreldraw Jika computer anda sudah diinstalasi program Coreldraw, Klik START CORELDRAW GRAPHICS SUITE 12 CORELDRAW.
2. Melakukan klik pada LAYOUT PAGE SETUP untuk mengatur lembar kerja

yang akan dipakai, mengatur orientasi LANDSCAPE. 3. Menyiapkan 2 obyek setengah lingkaran
Menggunaan Oval Toolbar ELLIPSE TOOL untuk membuat lingkaran Memilih metode lingkaran PIE dan gambar di lerbar kerja

Memasukkan ukuran diameter lingkaran


Menekan ENTER

1. Menggambar Area Data Grafik


Meng-COPY PASTE Obyek Pie menggunakan SHAPE TOOL untuk

mengedit vektor dengan Drag Point pada obyek hasil duplikasi


Jika diperlukan, maka dapat melakukan klik pada PIE TOOL untuk

mengembalikan ke lingkaran tertutup


Melakukan klik Palette Warna untuk memberi warna obyek 1. Menulis Judul dan Katerangan Peta Melakukan blok semua obyek dengan CTRL + A, dan Grup dengan CTRL + G.

Melakukan klik pada FILE EXPORT, pada kotak dialog TYPE, mengatur ke dalam bentuk JPEG atau PNG
Melakukan klik OK pada kotak dialog Convert to Bitmaps Melakukan klik OK pada kotak dialog JPEG Export

28 B.4 Menggambarkan Grafik Lingkaran Sebanding ( Proportional Circles Grapg) Adapun langkah penggambaran grafik lingkaran sebanding adalah sebagai berikut :

1. Menyiapkan Lembar Kerja baru di Ms. Powerpoin, dengan klik STAR-PROGRAM-

MICROSOFT OFFICE-MS.POWER POINT 2003.


2. Mengimport Graphies Peta ke lembar kerja

Klik Toolbar INSERT PICTURE FROM FILE Pilih Gambar dan Klik INSERT Pergunakan Obyek OVAL Klik Kanan Obyek dan atur SIZE Duplikasi Obyek Lingkaran dan atur ukuran dengan skala perbesaran 30 %

1. Membuat Lingkaran Pembanding

1. Menduplikasi Lingkaran sesuai dengan Klasifikasi nilai data 2. Menulis judul dan legenda

Pergunakan Texbox untuk membuat Judul dan Legenda Peta Rapikan Obyek dan Atur Penempatannya

29 ACARA IV GRAFIK SEMILOG DAN SPOKE GRAPH I. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melatih

mahasiswa lebih

memahami

dan membuat

grafik dalam bentuk

Semilogaritma dan Spoke Graph. II. ALAT DAN BAHAN 1. Data statistik, curah hujan dan suhu 2. Hardware : komputer 3. Software : Microsoft Office (Excel dan Powerpoint) I. DASAR TEORI
a. Grafik Semilog memunyai kesamaan bentuk dengan grafik garis, hanya pada

graifk ini sumbu vertikal tidak didasarkan pada skala aritmatik (begitu juga pada sumbu horisontalnya). Akan tetapi mennggunakan skala logaritma. Jarak antar angka-angka tidak proporsional untuk angka itu sendiri ( angka dalam jarak yang tetap) tetapi ssesuai dengan angka logaritmanya. Jarak antara angka-angka menjadi rapat sebagai satu kumpulan sepanjang sumbu vertikal. Dalam hal ini kita menggunakan lembar kertas semilog.
b. Spoke

Graph

berbentuk

lingkaran

yang

biasa

dipergunakan

untuk

menggambarkan temperatur dan curah hujan, garis-garis radial tersebut mewakili sejumlah variabel yang nilainya diperhitungkan dari pusat grafik ke arah sentrifugal. Rumus perhitungan yang digunakan untuk menentukan

R1 : R2 : R3 : R4 : Rn = a : a2 : a3 : a4 : an

c. Variasi dari penggabungan Grafik Batang dan Garis menghasilkan suatu bentuk lain dari Spoke Graph

31
d. Klimatograph adalah salah satu penyajian data statistik dimana variabel data

yang disajikan terdiri dari satu variabel bebas dan dua atau lebih variabel tidak bebas. Dua variabel lainnya dapat diletakkan pada cermin sumbu absisi dan ordinat sesuai dengan maksud pembuatan diagram. Perbedaan antara Spoke

Graph dengan Klimatograph adalah pengunaaan datanya. Dimana pada klimatograph mengikutsertakan data tentang hasil bumi atau data lain yang dipengaruhi oleh Iklim. I. CARA KERJA a. Penggambaran grafik Semilogaritma Langkah-langkah Pembuatan Grafik Step 1. Mempersiapkan tabel dengan menggunakan fasilitas software Microsoft Excel. Mengaktifkan aplikasi dengan melakukan klik START PROGRAM MICROSOFT OFFICE MICROSOFT EXCEL Mengetik tabel ke Worksheet Tabel Luas Panen Tanaman Padi dan Palawija Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2003 - 2007
TAHU N 2003 2004 2005 2006 2007 JAGUN KEDEL KACANG KACANG PADI G E TANAH HIJAU 23.00 1 5.178 4.190 5.739 105 25.05 4 5.229 4.470 5.784 103 25.08 1 5.155 4.177 5.709 69 24.65 5 4.976 3.874 5.194 85 25.68 1 5.526 4.197 4.680 64

Step 2. Memasukkan data ke fasilitas grafik di software

Melakukan blok data tabel Melakukan klik pada INSERT CHART

32 Step 3. Memilih jenis grafik

Melakukan klik pada Tab CUSTOM TYPES, pada kotak dialog Chart Type Melakukan klik pada LOGARITHMIC Memilih NEXT Pada Tab Data Range, memilih ROWS pada Checkboard Series In Memilih NEXT Melakukan klik pada Tab TITLES, kemudian mengetik judul grafik serta keterangan sumbu x dan y Melakukan klik Tab GRIDLINES, dan mengaktifkan semua Gridlines Melakukan klik Tab LEGEND, kemudian mengatur legenda grafik di BOTTOM Melakukan klik Tab DATA LABELS, kemudian memilih Checkboard VALUE Memilih NEXT Melakukan klik pada AS OBJECT IN dan melakukan klik Popup kemudian mengatur ke Sheet 2 Memilih FINISH

Step 4. Memilih tipe pembacaan grafik

Step 5. Mengatur keterangan grafik

Step 6. Mengatur penempatan grafik

33 Step 7. Hasil Pembuatan Grafik Semilogaritma

34 a. Penggambaran Spoke Graph Data yang digunakan yaitu : Suhu dan Curah Hujan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2007
SUHU (C)
20 21 22 24 25 26 28 30 25 21

BULAN Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus Septemb er Oktober

Curah Hujan 101,8 373 359 307 78 43,6 3,3 0 0 44,4

Novemb er Desemb er

21 20

203,7 650

Mempersiapkan data yang berupa hasil perhitungan besar lingkaran ; R1 : R2 : R3 : R4 : Rn = a : a2 : a3 : a4 : an R1 : R2 : R3 : R4 : R5 = 5 : 52 :53 : 54 : 55 R1 : R2 : R3 : R4 : R5 = 5 : 7,07 :8,66 : 10 : 11,18

Fasilitas pembuatan Spoke Graph di Microsoft Office tidak ada, sehingga menggambar secara manual dengan menggunakan Microsoft Powerpoint.

35 Langkah-langkah Pembuatan Grafik : Step 1. Mempersiapakan aplikasi Microsoft Powerpoint

Menyiapkan lembar kerja kosong Microsoft Powerpoint, kemudian mengatur ukuran kertas dengan melakukan klik FILE PAGE SETUP. Mengatur Gridlines untuk membantu dalam penggambaran.

Step 2. Menggambar obyek lingkaran

Membuat lingkaran sebanyak 7 lingkaran dengan menggunakan obyek AUTOSHAPES, kemudian memasukkan nilai diameter lingkaran dengan cara melakukan klik kanan obyek FORMAT AUTOSHAPES.

Melakukan klik Tab SIZE, memasukkan diameter lingkaran pada Height dan Width kemudisn memilih OK. Memasukkan nilai diameter ke obyek lingkaran yang lain.

Melakukan blok semua obyek dan menghilangkan FILL COLOR dengan memilih NONE pada option pilihan warna. Masih dalam keadaan blok semua obyek, kemudian melakukan klik pada DRAW ALIGN AND DISTIBUTE ALIGN CENTER dan ALIGN MIDDLE.

Melakukan klik DRAW GROUP untuk menggabungkan Obyek

36 Step 3. Menggambar obyek garis


Membuat obyek garis dengan ukuran diameter lingkaran terluar Melakukan klik kanan obyek garis, memilih FORMAT AUTOSHAPES Memilih Tab SIZE dan memasukkan angka diameter ke kolom WIDTH Melakukan copy obyek sebanyak 6 buah Rotasi 5 obyek garis dengan cara melakukan klik Kanan Obyek FORMAT AUTOSHAPE memilih Tab SIZE kemudian pada kolom Rotation memasukkan nilai 30, 60, 120,150 diakhiri dengan memilih OK

Melakukan blok pada semua obyek garis, memilih DRAW- ALIGN AND DISTIBUTE ALIGN CENTER dan ALIGN MIDDLE Melakukan klik pada DRAW GROUP untuk menggabungkan obyek Step 4. Merapikan obyek dasar dan mengatur skala

Meletakkan obyek garis diatas lapisan obyek lingkaran dengan melakukan blok pada semua obyek kemudian melakukan klik pada DRAW ALIGN AND DISTIBUTE ALIGN CENTER dan ALIGN MIDDLE

Memilih DRAW GROUP untuk menggabungkan Lapisan Obyek Melakukan klik kanan pada obyek garis kemudian memilih FORMAT AUTOSHAPES Melakukan klik Tab SIZE, memilih Check LOCK ASPECT RATIO Mengatur Scale menjadi 70% dengan menulis di kolom Scale

Step 5. Menambah label dengan Obyek Textbox

Melakukan klik pada Toolbar TEXTBOX dan menulis label grafik (Bulan) dan Skala Mengatur penempatan obyek Textbox dengan Dragmouse obyek ke tujuan, searah jarum jam dimulai dari titik atas obyek Kemudian juga dilakukan pada Grup Obyek Lingkaran, Garis dan Label dengan cara melakukan klik pada DRAW ALIGN AND DISTIBUTE ALIGN CENTER DAN align MIDDLE

37 Step 6. Menggambar obyek garis (Suhu)


Melakukan klik pada AUTOSHAPES kemudian mmemilih LINES Melakukan klik pada FREEFORM,kemudian menggeser mouse menuju titik awal garis Dapat juga langsung menggambar garis secara sambung menyambung dengan menghubungkan point-point sesuai dengan data Mengatur ukuran LINE STYLE menjadi 3pt

Step 7. Menggambar obyek Bar Curah Hujan


Membuat obyek kotak dengan ukuran 3mm x 10 cm Melakukan klik kanan obyek garis kemudian memilih FORMAT AUTOSHAPES Melakukan klik Tab COLORS AND LINES kemudian mengatur Fill Color menjadi warna BLUE dan kolom Line Color menjadi NO LINE

Memilih Tab SIZE dan memasukkan angka diameter ke kolom WIDTH Meng-COPY obyek sebanyak 6 buah Merotasikan 5 obyek lingkaran dengan cara melakukan kllik kanan obyek FORMAT AUTOSHAPE meilih Tab SIZE, memasukkan nilai 30, 60, 90, 120, 150, pada kolom ROTASION kemudian mengakhirinya dengan memilih OK

Mengatur panjang pendek obyek dengan merubah ukuran dengan cara melakukan klik kanan obyek FORMAT AUTOSHAPE Tab SIZE dan menambahkan atau mengurangi ukuran pada kolom WIDTH dan mengatur penempatan dengan CTRl + ARROWS

Melakukan blok semua obyek kemudian memilih DRAW GROUP

Step 8.Mengeksport ke File Graphics

Jika diperlukan, dapat juga mengeksport Grafik ke JPEG dengan melakukan klik kanan obyek SAVE AS PICTURE kemudian mengetik nama File memilih type JPEG memilih SAVE

38 a. Penggambaran Variasi Spoke Graph Step 1. Memasukkan data ke fasilitas pembuatan grafik

Melakukan blok Area Data Tabel Memilih CHART Melakukan klik pada Tab CUSTOM TYPES Memilih LINE COLOUMN ON 2 AXES Memilih NEXT

Step 2. Memilih Type Grafik

Step 3.Memilih Data Range

Memilih COLOUMNS pada kotak dialog SERIES IN Memilih NEXT

Step 4. Menulis Judul dan Keterangan Grafik

Mengetik judul dan keterangan sumbu x dan y, pada kotak dialog Titles

Melakukan klik pada Tab Gridlines kemudian mengatur Garis Grid yang akan dipakai Melakukan klik pada Tab Legend kemudian mengatur penempatan Legenda Grafik Memilih NEXT

Step 5. Menempatkan hasil pembuatan grafik

Tahap ini digunakan jika ingin meletakkan di Sheet yang sama dengan tabel. Kemudian memilih FINISH

Step 6. Merapikan obyek

Mengatur arsir, jenis huruf dan penempatan legenda dengan cara melakukan klik kanan obyek dan memilih menu FORMAT

39 Step 7. Hasil Penggambaran Vareasi Spoke Graph

40 a. Penggambaran Klimatograph Data yang akan digunakan adalah : Data Temperatur dan Produksi Kayu Jati Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2007

Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus Septem ber Oktober novemb er Desemb er

23 22 26 24 27 26 28 30 25 25 21 20

313 209,1 290,3 136,1 2,4 133 220,3 2,5 67,5 186,9 145,6 438,3

74.873 180.621 152.624 142.356 130.894 147.924 147.435 77.066 127.594 43.176 23.313 44.260

Step 1. Mempersiapkan Aplikasi Microsoft Powerpoint

Menyiapkan lembar kerja kosong Microsoft Powerpoint, kemudian mengatur ukuran kertas dengan memilih menu FILE PAGE SETUP Mengaktifkan Gridlines untuk membantu dalam penggambaran

Step 2. Menggambar sketsa grafik Menggunakan Tollbar Drawing LINE kemudian membuat garis horisontal dengan ukuran 11 grid yang nantinya akan mewakili nilai data Curah Hujan pada setiap grid-nya Membuat juga garis secara vertikal dengan ukuran 7 grid yang mewakili nilai dat suhu

41 Membuat garis penanda nilai dan duplikasi sebanyak 10 buah, kemudian meletakkannya dengan jarak 1 grid pada sumbu x dan membuat garis pendek penanda nilai pada sumbu y dengan jarak 1 grid sebanyak 14 buah Membuat teks nilai di setiap garis penanda di bawah sumbu x dan di samping kanan-kiri sumbu y dengan menggunakan TEXTBOX Step 3. Menggambar Garis Grafik dan Keterangan Nilai

Membuat garis sambung- menyambung dengan menggunakan Toolbar AUTOSHAPES LINES FREEFORM. Kemudian meletakkan pada titik ang benar sesuai dengan nilai x-y pada data.

Mengatur teks bulan dan nilai data dengan menggunakan Textbox Mengatur ketebalan garis dengan Toolbar LINE STYLE

Step 4. Menggambar garis rata-rata Mempergunakan Toolbar AUTOSHAPES LINES CURVE.

Penggunaan garis ini harus dengan hati-hati agar lengkung yang dihasilkan benar-benar akurat. Meletakkan awal garis dengan melakukan klik pada area kemudian menarik menuju titik lengkung. Mempergunakan LINE COLOR untuk memberi warna garis sesuai dengan kebutuhan gambar Step 5. Merapikan gambar Membuat beberapa obyek simitris dengan menggunakan DRAW ALIGN OR DISTRIBUTE ALIGN MIDDLE/CENTER Membuat obyek kotak dengan FILL WHITE dan meletakkannya dilapisan paling bawah dengan melakukan klik kanan obyek ORDER SEND TO BACK Melakukan blok seluruh obyek dan Grup Obyek dengan DRAW GROUP Melakukan klik kanan obyek, memilih SAVE AS PICTURE untuk mengekspor ke bentuk file graphics (JPEG, PNG, GIF, TIFF) Menyimpan pekerjaan dengan memilih FILE - SAVE 41 Step 6. Hasil Penggambaran Klimatograph

Suhu

42 ACARA V

GRAFIK SEGITIGA

I. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melatih mahasiswa terampil membuat Grafik dan Diagram Statistik 2. Melatih mahasiswa agar dapat menyajikan data dengan menggunakan komputer 3. Dengan menyajikan data Grafik dan Diagram Statistik, mahasiswa diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan baik bagi pengguna data I. ALAT DAN BAHAN 1. Data sekunder 2. Hardware : komputer 3. Software : Microsoft PowerPoint I. DASAR TEORI
a. Grafik Segitiga (Triangular Graph) berbentuk segitiga sama sisi dan sisinya

tersebut merupakan pembanding. Penggunaan grafik ini dibatasi hanya pada unsur yang mempunyai tiga variabel dan jumlah dari tiga variabel tersebut adalah 100%. Selanjutnya daerah dari segitiga tersebut dapat terbagi menjadi pola suatu kegiatan (proses). Persentase dihitung searah Jarum Jam, kemudian garis bagi bertemu dalam satu titik di tengah obyek segitiga.
b. Pada Grafik Empat Persegi Panjang Terbagi (Rectangle Divided) mempunyai

dua jenis yaitu Simple Divided Rectangle dan Compound Divided Rectangle. Empat persegi panjang yang digambar menunjukkan kuantitas atau harga semua bagian. Skala vertikal dipilih konstan tetapi tidak harus dimasukkan ke gambar, karena metode penyajiannya bersifat luas, sehingga skala llinier dapat diabaikan. Pada penyajian Grafik Empat Persegi Panjang Terbagi Campuran (Compound Divide Rectangle), menggunakan aturan urutan nilai yang terbesar disebelah kiri kemudian menuju ke kanan sesuai dengan jumlah datanya.

43 I. CARA KERJA A. Menyiapkan Data

Data yang digunakan untuk pembuatan grafik ini adalah 1. Data Penggambaran Grafik Segitiga Pesentase Luas Lahan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2007
NO 1 2 3 JENIS LAHAN LAHAN SAWAH LAHAN BUKAN SAWAH LAHAN BUKAN PERTANIAN PERSENTASE 31,34% 22,43% 46,23%

2. Data Penggambaran Grafik Empat Persegi Panjang Terbagi Luas Wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2007
KECAMATAN SRANDAKAN SANDEN KRETEK PUNDONG BAMBANGLIPU 5 RO 6 PANDAK 7 BANTUL 8 JETIS 9 IMOGIRI 10 DLINGO 11 PLERET 12 PIYUNGAN BANGUNTAPA 13 N 14 SEWON 15 KASIHAN 16 PAJANGAN 17 SEDAYU JUMLAH LUAS WILAYAH NO 1 2 3 4 LUAS ( ha) 1.832 2.316 2.677 2.368 2.270 2.430 2.195 2.447 5.449 5.587 2.297 3.254 2.848 2.716 3.238 3.325 3.436 50.685 PERSENTA SE 3,62 4,57 5,28 4,67 4,48 4,79 4,33 4,83 10,75 11,02 4,53 6,42 5,62 5,36 6,39 6,56 6,78 100

44 A. Menyiapkan Aplikasi Komputer

Pada pembuatan grafik ini, menggunakan software Microsoft Office Powerpoint. Untuk mengaktifkan program dan menyiapkan lembar kerja, melakukan klik START PROGRAM MICROSOFT OFFICE MICROSOFT POWERPOINT. Kemudian mengetik data di lembar kerja 1 (sheet 1) dan melakukan langkah-langkah sebagai berikut. B.1 GRAFIK SEGITIGA (TRIANGULAR GRAPH) Langkah-langkah adalah sebagai berikut : 1. Membuat Garis
Membuat garis mendatar derajat kemiringan 0 sepanjang 10 cm, garis ini

mewakili persentase dari nilai data (10) pada setiap centimeter


Kemudian membuat garis tegak 90 sepanjang 2 mm, dan meng-Copy Paste

sebanyak 7 obyek.
Meletakkan di atas garis mendatar setiap jarak 1 cm dengan bantuan Grid Mengatur perataan obyek dengan melakukan klik DRAW ALIGN OR

DISTRIBUTE MIDDLE.
Masih dalam keadaan blok, kemudian melakukan klik kanan obyek memilih

GROUP 1. Memutar obyek


Menduplikasikan obyek Group Garis dengan Copy Paste menjadi 3 buah

obyek.
Melakukan klik kanan salah satu obyek, kemudian memilih FORMAT

OBJECT.
Mengisi kolom Rotation dengan nilai 60, selanjutnya pada garis yang lain

300. Kemudian memilih OK Menggeser obyek-obyek tersebut hingga membentuk Segitiga Sama Sisi.

45 1. Membuat Area Nilai Data

Pada penggambaran Area Nilai Data, prinsip pembuatan garisnya sam dengan pennggambaran Segitiga. Hanya perbedaannya pada Width (panjang garisnya), sedang derajat yang digunakan sama. Kemudian Tuga Garis diisatukan pangkalnya menuju 1 titik. Kemudian melakukan pengaturan Dash Style (Metode Garis) dengan melakukan klik pada Toolbar Dash Style, dan melakukan klik Metode Garis Patah-patah. Pada peletakan garis tersebut, yang perlu diperhatikan adalah nilai data yang akan ditampilkan, jadi harus dilakukan dengan hati-hati dan akurat. 2. Membuat Teks Judul dan Keterangan Grafik Untuk menulis Judul dan Keterangan Peta, mempergunakan fasilitas Textbox dengan cara melakukan klik pada Tollbar Texbox serta Lembar Kerja dan Tulis Text 3. Merapikan Gambar
Melakukan Groupping dengan cara melakukan blok pada semua obyek dan

memilih DRAW GROUP.


Melakukan eksport ke bentuk file graphics, dengan cara melakukan klik kanan

Obyek Group SAVE AS PICTURE

46 Hasil Penggambaran Grafik Segitiga

47 B.2 GRAFIK EMPAT PERSEGI PANJANG TERBAGI

1. Menggambar Sketsa Grafik Membuat sketsa gambar grafik dengan obyek garis, kotak ,dan Textbox 1. Memasukkan Nilai Data ke Lembar Kerja Grafik Mempergunakan Toolbar Rectangle (kotak) kemudian membuat kotak sesuai dengan nilai data, dimana nilai terbesar berada di bagian kiri, menuju ke kanan dengan nilai terkecil. 1. Membuat Judul dan Legenda Grafik Dengan sketsa yang telah dibuat td, kemudian menulis judul dan keterangan dalam sketsa Textbox 1. Memberi Warna dan Area Grafik Melakukan klik obyek (nilai) kemudian melakukan klik pada Toolbar FILL dan memilih warna 1. Menyatukan obyek-obyek gambar Melakukan blok pada semua obyek Memilih DRAW GROUP 1. Menyimpan gambar Melakukan klik kanan obyek GROUPPING, memilih SAVE AS PICTURE Pada kotak dialog dapat mengubah Type menjadi JPEG Mengatur penempatan File, dan SAVE

48 Penggambaran Grafik Empat Persegi Panjang

0
49

10