Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK LAPANGAN (PPL) KEPENDIDIKAN DI SMP NEGERI 35 PADANG

Oleh:

SANDRA ANGGRAINI
07/A4.XI/070 IPA SAINS/BIOLOGI

PROGRAM AKTA IV ANGKATAN XI FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS ISLAM RIAU PEKANBARU 2008

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan dibwah ini, Dosen Pembimbing Lapangan, Guru Pamong dan Kepala Sekolah SMP Negeri 35 Padang, menerangkan bahwa yang tersebut namanya dibwah ini: Nama NIM Fakultas Jurusan Program : SANDRA ANGGRAINI : 07/A4.XI/070 : Ilmu Kependidikan : IPA Sains Biologi : Akta IV Angkatan XI

Mahasiswa diatas telah melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 35 Padang yang dilaksanakan mulai tangal 24 Maret 2008 s/d 24 Juni 2008 Demikianlah lembaran pengeshan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Dosen Pembimbing

Padang, .. Guru Pamong

ZAKIR HAS, SH. M.Pd NIP. 820 602 020

WATRIANI, A.Md NIP. 410 014 390

Mengetahui, Kepala Sekolah SMP Negeri 35 Padang

HASLINDA, S.Pd Nip. 131261452

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kegiatan mengajar Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan di SMP Negeri 35 Padang yang dilaksanakan selama satu semester, yaitu periode JanuariJuli 2008 (3 bulan Maret-Juni 2008). Tujuan pembuatan laporan ini adalah sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan mata kuliah pengalaman lapangan kependidikan, disamping ini juga bertujuan sebagai salah satu peningkatan pemahaman penulisan tentang kegiatan belajar mengajar khususnya dana penyelenggaran sekolah pada umumnya. Dalam melaksanakan praktek lapangan kependidikan dan penyusunan laporan kegiatan belajar mengajar ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada. 1. Bapak Dekan dan segenap Pembantu Dekan, Bapak Ketua Program Akta IV Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau 2. Bapak Zakir Has, SH, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk bagi penulis dalam menyusun laporan ini. 3. Ibu Haslinda, S.Pd selaku Kepala Sekola SMP Negeri 35 Padang yang telah memberikan kesempatan dan membantu penulis dalam melaksanakan PPL di SMP Negeri 35 Padang. 4. Ibu Watriani, A.Md sebagai guru pamong yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dengan penuh kesabaran dalam memberikan arahan dan bimbingan pada penulis dalam melaksanakan PPL ini. 5. Seluruh majelis guru dan pegawai serta siswa-siswi SMP Negeri 35 Padang yang telah memberikan dukungan sehingga terlaksananya PPL ini.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis sarankan. Akhirnya penulis berharap Agar Allah SWT memberikan penulis dan menuntun penulis kejalan yang diridhoi-Nya. Kiranya laporan ini dapat diterima dan bermanfaat bagi penulis serta bagi kita semua, semoga amal sholeh yang ikhlas dari semua pihak mendapat pahala dan balasan yang setimpal dari Allah SWT, Amin.

Padang, Juli 2008

Panulis

DAFTAR ISI

HALAMAN COVER ............................................................................. HALAMAN PENGESAHAN ................................................................ KATA PENGANTAR............................................................................ DAFTAR ISI .......................................................................................... BAB I PENDAHULUAN .................................................................. A. Latar belakang Program Pengalaman Lapangan (PPL) ...... B. Tujuan Program Pengalaman Lapangan (PPL) .................. C. Bentuk Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) ................................................................................ BAB II GAMBARAN UMUM SMP NEGRI 35 PADANG............... A. Lokasi SMP Negeri 35 Padang .......................................... B. Pengelolaan Pendidikan di SMP Negeri 35 Padang .......... BAB III KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN .. A. Bentuk Kegiatan Program Pengalaman Lapangan.............. B. Kegiatan Mengajar (Teaching) .......................................... C. Kegiatan Bukan Mengajar (Non-teaching)......................... BA IV PENGALAMAN YANG DIPEROLEH ................................ A. Pengalama yang Berwawasan Positif................................. B. Pengalaman yang Berwawasan Negatif ............................. BAB V PENUTUP .............................................................................. A. Kesimpulan....................................................................... B. Saran-saran ....................................................................... LAMPIRAN

i ii iii v 1 1 2

3 5 5 6 11 11 11 14 15 15 16 17 17 18

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Program Pengalaman Lapangan (PPL) Pendidikan memiliki beberapa komponen, salah satunya adalah guru. Guru mempunyai peranan penting untuk mengetahui keberhasilan peserta didiknya. Untuk menunjang keberhasilan peserta didik dibutuhkan tenaga guru yang kompeten dibidangnya. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan UIR merupakan suatu lembaga pendidikan yang bertugas untuk memproduksi dan menghasilkan tenaga pendidik yang dibekali dan dibimbing serta diarahkan dengan ilmu-ilmu kependidikan baik secara teoritisd maupun secara praktis. Sebagai calon pendidik atau guru mahasiswa harus mengetahui sesuatu yang berhubungan dengan masalah yang dapat menunjang keberhasilan serta kemajuan dalam proses belajar mengajar disekolah dimana ia mengabdi. Terutama

mengangkut masalah kurikulum, administrasi dan inventaris sekolah. Ilmu belum terasa manfaatnya bila dipelajari secara teoritis saja. Melainkan harus di praktekkan secara langsung di lapangan (sekolah). Untuk mewujudkan semuanya itu, maka FKIP UIR mengadakannya dalam suatu mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL). Program Pengalaman Lapangan (PPL) pada FKIP UIR merupakan kegiatan pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam melaksanakan pendidikan prajabatan keguruan.

Program ini dirancang untuk melatih mahasiswa dalam menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga setelah menyelesaikan pendidikannya, mereka siap menjadi calon guru yang professional di bidangnya. Berpedoman dari kondisi tersebut, maka program Akta IV FKIP UIR Pekan Baru sebagai salah satu fakultas keguruan telah menetapkan Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa AKTA IV FKIP UIR.

B. Tujuan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Adapun yang menjadi tujuan dari pelaksanaan Program Pengalanan Lapangan (PPL) ini adalah: 1. Memenuhi salah satu mata kuliah wajib program AKTA IV pada Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau 2. Melaksanakan teori-teori pendidikan dan pengajaran yang di peroleh dari bangku perkuliahan. 3. Untuk memberikan pengalaman lapangan kepada calon guru tentang cara mendidik secara aplikatif di sekolah 4. Untuk mempersiapkan calon pendidik/guru yang terampil dan professional serta siap pakai dalam meningkatkan mutu untuk mencapai tujuan pendidikan 5. Membekali mahasiswa dengan keterampilan-leterampilan keguruan dalam pendidikan

Sebagai bahan masukan bagi pihak Fakultas dalam rangka perbaikan PPL di masa mendatang

C. Bentuk Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini dilaksanakan secara bertahap. Adapun tahap-tahap yang harus dilewati antara lain sebagai berikut, pembekalan, penyerahan kembali ke Fakultas 1. Pembekalan Setelah melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa disipkan terlebih dahulu oleh Tim Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) dengan memberikan materi-materi yang diperlukan oleh mahasiswa di lapangan. Pembekalan ini dilakukan untuk mahasiswa agar dapat melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) 2. Penyerahan Setelah dilaksanakan pembekalan mahasiswa PPL diserahkan secara resmi oleh pihak fakultas kepada masing-masing kepala sekolah dan pamong. 3. Observasi Mahasiswa PPL yang sudah berada dilapangan dipersilakan melakukan observasi di lingkungan sekolah. Setelah ini dilanjutkan dengan observasi kelas. Pada obsevasi kelas penulis diberi kesempatan untuk dapat menyaksikan guru pamong dalam melaksanakan proses di kelas.

4. Pelaksanaan kegiatan mengajar Setelah melakukan observasi kelokal-lokal penulis mulai melaksanakan kegiatan mengajar baik yang terprogram maupun yang tidak terprogran. Selain itu penulis juga diberikan pengarahan bagaimana cara menyusun Satuan Pengajaran dan Rencana Pembelajaran oleh guru pamong. Agar pengajaran yang dilaksanakan lebih efektif penulis di minta oleh guru pamong untuk selalu berkonsultasi, maka pada saat berkonsultasi itu guru pamong menyempurnakan Rencana Pembelajaran (RP). Media yang dipakai dan permasalahan yang dihadapi oleh penulis. 5. Ujian Setelah kegiatan praktek mengajar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan, maka penulis melanjutkan dengan ujian praktek mengajar dari guru pamong dan diawasai oleh dosen pembimbing. 6. Penyerahan kembali Setelah kegiatan dilaksanakan selama lebih kurang 3 (tiga) bulan di lapangan penulis diserahkan kembali secara resmi oleh kepala sekolah beserta guru pamong kepada pihak Fakultas.

BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG SMP NEGERI 35 PADANG

A. Lokasi SMP Negeri 35 Padang Gedung SMP Negeri 35 Padang dibangun pada tahun 1999 dengan luas tanah 6000 m2 dan yang baru terpakai untuk luas bangunan adalah seluas 4000m2. Bangunan gedung SMP Negeri 35 Padang ini selesai pada tahun 2001 dan langsung dioperasikan dengan berdirinya SMP Negeri 35 Padang. Lokasi SMP 35 ini terletak dijalan Sebrang Palinggam Kecamatan Padang Selatan, lokasi sekolah cukup strategis karena berdekatan dengan beberapa Kelurahan di Kecamatan Padang Selatan, yaitu: 1. Sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Pasar Gadang 2. Sebelah selatan dengan daerah perbukitan 3. Sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Batang Arau 4. Sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Sebrang Padang Dilihat dari segi bangunan SMP Negeri 35 sudah memiliki sarana dan prasarana yang cukup menunjang kelancaran proses belajar mengajar dan lokasinya juga berada pada daerah yng cukup tenang dan tidak terlalu bising oleh suara kendaraan yang lalu lalang. Bangunan SMP Negeri 35 berbentuk persegi Panjang memiliki 11 ruang belajar dan satu kelas meanfaatkan Labor IPA, dengan pengaturan dan pemakaian ruangan sebagai berikut:

1. Ruangan kantor terdiri dari ruangan Kepala Sekolah dan ruangan untuk tata usaha 2. Satu ruangan untuk majelis guru 3. 11 ruangan belajar untuk kelas VII dan VIII masing-masing 4 lokal, sedangkan kelas IX berjumlah 4 kelas, 3 lokal menggunakan ruangan kelas dan 1 lokal memanfaatkan ruangan labor IPA. 4. 1 ruangan untuk gudang 5. SMP Negeri 35 memiliki 1 buah mushalla 6. Satu ruangan wakil kepala sekolah 7. Satu ruangan koperasi 8. Satu ruangan Perpustakaan 9. Satu ruangan WC guru 10. Dua buah WC siswa dan putri

B. Pengelolaan Pendidikan SMP Negeri 35 Padang 1. Administrasi pendidikan a. Waktu Proses belajar mengajar SMP Negeri 35 Padang dimulai pada pagi hari jam 07.00 sampai 13.00, tepatnya jam 07.15 bel berbunyi dan siswa harus sudah berada dalam kelas untuk membaca doa dan ayatayat pendek yang dipimpin langsung oleh masing-masing ketua kelas. Pada jam 12.30 siswa diwajibkan untuk melaksanakan sholat dzuhur berjemaah secara bergiliran di mussala SMP Negeri 35 Padang

jam 13.00 kegiatan belajar dimulai kembali dan berakhir pada jam 13.45. Pembagian jam belajar dalam satu hari kecuali hari jumat sebanyak 7 jam pelajaran dengan waktu 1x45 menit setiap 1 jam pelajaran .khusus hari jumat pagi disediakan 1 jam pelajaran untuk melaksanakan wirid untuk siswa. b. Guru dan Pegawai Guru merupakan suatu komponen pendidikan yang sangat penting. Sebab guru bukan hanya mentransfer ilmunya pada murid, tetapi juga harus berperan sebagai pendidik dan pembina bagi anak didiknya. Jumlah guru SMP Negeri 35 Padang sekarang ini berjumlah 31 orang, terdiri dari 20 orang guru PNS, dan 11 orang guru honorer, 1 orang kepala sekolah, 4 orang pegawai tetap dan 4 orang pegawai tidak tetap. c. Siswa Siswa SMPN 35 Padang dalam catatan terakhir penulis berjumlah 473 orang yang terdiri dari kelas I sebanyak 4 lokal berjumlah 155 orang, kelasII sebanyak 4 lokal berjumlah 165 orang, kelas III sebanyak 4 lokal berjumlah 153 orang orang. Data ini bedasarkan data terakhir yang ada di sekolah. d. Kurikulum

Kurikulum yang dipakai di SMPN 35 Padang adalah kurikulum tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Untuk kelas VIII dan Kelas IX masih melaksnakan kurikulum berbasis kopetensi (KBK) e. Metode mengajar Dalam proses belajar mengajar (PBM) di SMPN 35 Padang menggunakan beberapa metode diantaranya metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan. f. Pelaksaan evaluasi Untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami dan menerima pelajaran yang telah disampaikan, serta untuk menilai tingkat perbedaan siswa, dan untuk mengetahui mana siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar, maka alat yang di gunakan adalah evaluasi. Adapun sistem evaluasi yang di gunakan di SMPN35 Padang adalah: a) Evaluasi harian b) Evaluasi mid semester c) Evaluasi semester d) Evaluasi Akhir Sekolah (UAS) e) Evaluasi Akhir Nasional (UAN) 2. Akademik a. Perpustakaan Ruang Perpustakaan SMP Negeri 35 Padang telah ada secara permanen dan sudah terkoordinasi dengan baik. Dalam perpustakaan

ini terdapat berbagai macam buku pelajaran yang dapat membantu siswa dalam proses belajar mengajar (PBM) di SMP Negeri 35 Padang. Buku-buku ini terdiri dari buku pelajaran Agama, buku pelajaran umum, dan buku-buku cerita/fiksi. Untuk memperlancar proses pengelolan perpustakaan SMP Negeri 35 Padang, perpustakaan ini di kelola oleh 3 orang pengurus perpustakaan. b. Koperasi Sekolah Koperasi di SMP Negeri 35 Padang ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam melengkapi siswa dalam kebutuhan sekolahnya. Dalam koperasi ini tersedia bermacam-macam peralatan belajar seperti buku tulis, pena, rol, penghapus dan pensil serta kebutuhan siswa dan guru lainnya baik makanan dan minuman. c. Pelaksanaan Bimbingan Penyuluhan (BK) Setelah dilakukan observasi, didapat suatu gambaran bahwa guru BP atau guru konseling sangat penting keberadaannya, terutama untuk menyelesaikan siswa yang bermasalah, sehingga dengan bantuan guru BP tersebut tidak akan menggangu proses belajar mengajar siswa lainnya. d. Tata tertib Tata tertib adalah hal yang penting dalam proses belajar mengajar, karena dengan adanya tata tertib tersebut segala sesuatu yang direncanakan akan dapat berjalan dengan baik. Karena segala sesuatunya telah mempunyai peraturan yang harus ditaati.

e. Keamanan Untuk mengontrol jalannya proses belajar megajar di sekolah maka ditugaskan guru untuk piket dibagian depan gerbang apabila ada tamu yang ingin bertemu dengan pihak sekolah dan atau ada urusan kedalam dan siswa yang ingin keluar, maka harus melapor pada guru piket yang bertugas pada waktu itu. 3. Unit Kegiatan Siswa a. OSIS Dalam melaksanakan kegiatan intra sekolah SMP Negeri 35 Padang sistemnya sama dengan sekolah lainnya, yang mana kegiatan ini tergabung dalam suatu wadah yaitu OSIS. OSIS selain bertujuan untuk mengelola semua kegiatan siswa intra sekolah juga berfungsi untuk melatih mental siswa agar berjiwa kepemimpinan. Dalam kegiatan yang dilakukan oleh OSIS terdiri dari beberapa komisi pendidikan dan keorganisasian, komisi kerohanian, komisi

pengembangan bakat minat, komisi apresiasi dan seni. b. Pramuka Pramuka sebagai wadah dalam menggali dn mengembangkan potensi kepemimpinan siswa. Latihan kegiatan ini dilaksanakan setiap hari kamis setelah pulang sekolah.

BAB III KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN

A. Bentuk Kegiatan Program Pengalaman Lapangan Bentuk kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) terdiri dari dua bagian yaitu, kegiatan mengajar dan kegiatan non mengajar. Dalam kegiatan mengajar ini tidak hanya terfokus kepada materi pelajaran saja, tetapi juga membimbing siswa dalam berdiskusi dan membahas soal latihan, sedangkan kegiatan non mengajar adalah membuat Rencana Pembelajar (RP) sebelum mengajar supaya materi yang akan disampaikan terprogram dengan baik.

B. Kegiatan mengajar (Teaching) Dalam kegiatan belajar mengajar setiap mahasiswa PPL, diwajibkan mengajar terutama menyampaikan materi pelajaran yang dipegang oleh pamong namun tidak tertutup kemungkinan untuk menggantikan mata pelajaran yang dipegang oleh guru-guru lain yang kebetulan berhalangan hadir. Adpun penulis didampingi oleh guru pamong Ibu Watriani, A.Md yang memegang mata pelajaran Biologi dari kelas VIII-1 s/d VIII-4 dan IX-1 s/d IX-4. Sedangkan penulis diberi tugas untuk mengajar di kelas VIII sebanyak empat kelas. Sebelum mengajar penulis terlebih dahulu harus membuat rencana pembelajaran dan setiap akhir mengajar penulis

mengadakan evaluasi yang berguna untuk mengetahui sejauh mana siswa dapat menangkap materi yang telah diajaran. Berikut ini penulis mengurutkan kegiatan mengajar baik yang terprogram maupun yang tidak terprogram.

Tabel 1 Mengajar Terporgram

No

Hari/tanggal Senin,24-03-2008 Selasa,25-03-2008 Kamis,27-03-2008 Jumat,28-03-2008 Senin,31-03-2008 Selasa,01-04-2008

Kelas VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.3 VIII.4,VIII.2 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.3 VIII.4,VIII.2 VIII.4,VIII.2 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.3 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.3 VIII.4,VIII.2

Bidang Studi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi

1 2 3 4 5 6

Kamis,03-04-2008

7
Jumat,04-04-2008

8 9 10 11 12 13 14

Jumat,11-04-2008 Senin,14-04-2008 Kamis,17-04-2008 Senin,21-04-2008 Selasa,22-04-208 Kamis,24-04-2008 Jumat,25-04-2008

15 16 17 18 19 20

Senin,28-04-2008 Selasa,29-04-2008 Selasa,13-05-2008 Kamis,15-05-2008 Jumat,16-05-2008 Senin,19-05-2008 Kamis,22-05-2008

VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.1 VIII.3 VIII.4,VIII.2 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.3 VIII.4,VIII.2 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.3 VIII.4,VIII.2 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.3 VIII.4,VIII.2 VIII.2,VIII.3,VIII.4 VIII.1 VIII.3

Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi

21
Jumat,23-05-2008

22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Senin,26-05-2008 Selasa,27-05-2008 Kamis,29-05-2008 Jumat,30-05-2008 Senin,02-06-2008 Selasa,03-06-2008 Kamis,05-06-2008 Jumat,06-06-2008 Senin,09-06-2008 Selasa,10-06-2008 Kamis, 12-06-2008

32 33 34

Tabel 2 Mengjar Tidak Terprogram

No 1 2 3

Hari/Tanggal Jumat, 25-04-2008 Sabtu, 26-04-2008 Jumat, 30-05-2008 VIII.4 VII.1 VIII.4

Kelas

Bidang Studi BK Olahraga BK

C. Kegiatan yang bukan mengajar 1. Membimbing kelas VII 2. Mengawasi siswa shalat berjamaah di Mushalla sekolah 3. Mengontrol siswa dalam melaksanakan persiapan upacara bendera 4. Mengawas ujian PRA UN 5. mengawas Ujian UN 6. Memperingati tahun bari Islam 7. Piket harian 8. Membenahi taman-taman kelas dan sekolah

BAB IV PENGALAMAN YANG DIPEROLEH

Dalam melaksanakan PPL tentu saja penulis menemukan banyak penglaman, baik itu yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif. A. Pengalaman yang Berwawasan Positif Selama melaksanakan PPL ini penulis melihat adanya kerjasama atau hubungan yang baik antara Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, majelis guru dan para siswa dengan mahasiswa PPL. Mereka begitu senang dengan adanya mahasiswa PPL sehingga mahasisswa PPL juga senang berada di SMP Negeri 35 Padang ini. Sedangkan wawasan yang berpengalaman positif yang penulis dapatkan dalam mengajar dikelas ternyata teori-teori yang penulis dapatkan dikampus banyak yang tidak sesuai dengan yang ditemui dilapangan dalam menghadapi siswa, sehingga melalui PPL ini penulis dapat menambah pengetahuan penulis dan memperbaiki kekurangan selama ini dalam kegiatan belajar mengajar. Hal itu tentu juga berkat bimbingan dan arahan dari Ibu. Watriani, A.Md selaku guru pamong penulis. Kemudian pengalaman positif lainya, penulis rasa siswa SMP Negeri 35 Padang sudah bagus karena sepuluh menit sebelum pelajaran dimulai, mereka terlebih dahulu berdoa, membaca ayat-ayat pendek dan asmaul husna. Mereka juga selalu bertanya terhadap pelajaran yang kita sampaikan dengan bersemangat.

B. Pengalaman Yang Berwawasan Negatif Pengalaman yang bersifat negatif yaitu belum tercapainya disiplin siswa yang diharapkan walupun pihak sekolah telah berusaha semaksimal mungkin dalam menegakkan disiplin tersebut. Hal ini disebabkan situasi dan kondisi sebagian tempat tinggal siswa yang jauh dari sekolah. Hal ini menjadi peluang yang cukup besar untuk terlambat. Kemudian ditambah lagi dengan pengaruh dari lingkungan di luar sekolah yang kurang control dari orang tua yang sangat mempengaruhi sikap dan mental siswa di sekolah. Solusinya adalah perlunya kerja sama yang baik antara guru dan orang tua dalam mengontrol siswa ditambah lagi dengan memperketat peratuaran di sekolah. Pengalaman negatif lainnya adalah banyaknya siswa tersebut yang nakal, tapi sebenarnya mereka butuh perhatian dn kasih sayang dari orang tua dan guru. Kemudian banyak siswa yang keluar masuk dalam pertukaran jam pelajaran maupun dalam proses belajar mengajar. Setelah penulis amati hal diatas disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah pengaruh tempat tinggal siswa, kurangnya dorongan dari sebagian orang tua murid dan metode mengajar yang kurang disenangi siswa. Adapun solusi yang penulis tawarkan terhadap permasalahan diatas adalah sebelum belajar guru hendaknya mampu menjadi oarang tua yang kedua bagi siswa selain itu guru sebaiknya menggunakan metode, media dan pendekatan yang tepat dalam memberikan pelajaran kepada anak didik agar dapat menarik perhatiannya dengan kegiatan yang menyenangkan.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan Selama pelaksanaan PPL lebih kurang 3 bulan mulai tanggal 18 Maret sampai tanggal 18 Juni 2008. Banyak hal yang tidak ditemui di dalam perkuliahan namun ditemui di lapangan. PPL ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagai mahasiswa. Dengan selesainya Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 35 Padang Kecamatan Padang Selatan ini dapat penulis simpulkan sebagai berikut: 1. Kegiatan yang dilakukan dalam program pengalaman lapangan SMP Negeri 35 Padang baik kegiatan mengajar maupun yang non mengajar dapat dilaksanakan dengan baik. 2. Proses belajar mengajar yang diadakan di SMP Negeri 35 Padang sudah dilaksanakan sesuai dengan fasilitas yang ada. 3. Kegiatan intra kurikuler, esktra kurikuler dilaksanakan sesuai dengan sarana dan prasarana yang tersedia secukupnya. 4. Kepala sekolah SMP Negeri 35 Padang, majelis guru, karyawan/ti dan guru pamong telah memberikan pengalaman yang berharga kepada penulis, sehingga penulis lebih merasa siap dari sebelumnya. 5. Selama PPL banyak pengalaman yang penulis dapatkan baik pengalaman positif maupun pengalaman yang bersifat negatif yang semunya itu akan bermanfaat bagi penulis.

B. Saran-saran Demi meningkatkan mutu dan pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di masa yang akan datang, penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut: 1. Sebaiknya mahasiswa yang akan mengikuti PPL lebih banyak membekali dirinya dengan berbagai keterampilan demi kesuksesan melakasanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) 2. Kedua pihak sekolah diharapkan untuk dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi kedisiplinan siswa dalam semua aspek, terutama dalam pemahaman moral dan akhlak. 3. Kepada pihak fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau memberikan bantuan materil untuk pelaksanaan PPL berikutnya.

DENAH LOKASI SEKOLAH

Jalan Sebrang Palinggam

Ruang Guru/Wakil Kepsek

Koridor

Rumah Dinas Ruang Kepsek/TU


Ruang BK

WC

MUSHALLA

Kelas VIII-1 Lapangan upacara Kelas VIII-2 Kelas VIII-3 Kantin


Pustaka

Kelas IX-1

Kelas IX-2 Kelas IX-3

Pentas Kelas IX-4/ Labor IPA

Kelas VII-1

Kelas VIII-4 Kelas VII-4

Kelas VII-2 Kelas VII-3


Labor Komputer