P. 1
Tokoh Wayang

Tokoh Wayang

|Views: 558|Likes:
Dipublikasikan oleh masmakkin6170

More info:

Published by: masmakkin6170 on Jul 28, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2013

pdf

text

original

Sections

  • Abimanyu
  • Amba
  • Anggraini
  • Antaboga
  • Antarja
  • Antasena
  • Arimbi
  • Arjuna
  • Arya Prabu Rukma
  • Aswatama
  • Bagaspati
  • Bagong
  • Baladewa
  • Banuwati
  • Basudewa
  • Basukesti
  • Basukiswara
  • Basukunti
  • Basunanda
  • Basupati
  • Basurata
  • Bima
  • Bogadatta
  • Bomantara
  • Brajadenta
  • Brajalamatan
  • Brajamusti
  • Brajawikalpa
  • Burisrawa
  • Cakil
  • Dadungawuk
  • Dananjaya
  • Dandunwacana
  • Danurwenda
  • Darmahambara
  • Dewayani
  • Drestadyumna
  • Drona
  • Drupada
  • Drupadi
  • Dursala
  • Dursasana
  • Dursilawati
  • Ekalaya
  • Erawati
  • Gagakbaka
  • Gandabayu
  • Gandamana
  • Gandari
  • Gandawati
  • Garbanata
  • Gardapati
  • Gardapura
  • Gareng
  • Gatotkaca
  • Gendari
  • Hangyanawati
  • Irawan
  • Jahnawi
  • Jarasanda
  • Jatagempol
  • Jayadrata
  • Jayamurcita
  • Jembawati
  • Jungkungmadeya
  • Kalabendana
  • Kalakatung
  • Kalaruci
  • Kalasasradewa
  • Kalayasa
  • Kangsa
  • Karna
  • Kartamarma
  • Kartapiyoga
  • Kencakarupa
  • Krepa
  • Krepi
  • Kresna
  • Kumaladewa
  • Kunti
  • Leksmanamandrakumara
  • Leksmanawati
  • Madrim
  • Maerah
  • Mandrapati
  • Mayanggaseta
  • Nagagini
  • Nakula
  • Narasinga
  • Nirbita
  • Pancatnyana
  • Parikesit
  • Pergiwa
  • Pergiwati
  • Prabakesa
  • Prabakusuma
  • Pracona
  • Pragota
  • Pratiwi
  • Pujawati
  • Puntadewa
  • Purocana
  • Radeya
  • Rajamala
  • Rarasati
  • Retna Kasimpar

Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. sesuai dengan yang dikehendakinya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. putri Anantaswara. Selain itu. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. istri Batara Yamadipati. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. ia mempunyai dua anak. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. setiap 1000 tahun sekali. tetapi dalam keadaan triwikrama. menikah dengan Bima. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. putri Sang . karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Untunglah Dewi Supreti. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. istrinya. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. anaknya sendiri.Antaboga ANTABOGA. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. orang kedua dalam keluarga Pandawa. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Putrinya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. walau itu anaknya. Dalam pewayangan disebutkan. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. ketika masih muda disebut Nagasesa. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. SANG HYANG. Dewi Nagagini. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. ujudnya tetap seekor naga. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Ibunya bernama Dewi Wasu. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Dalam pewayangan. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Karena Nagatatmala memang bersalah.

Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. cahaya terang memasuki mulutnya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Itu pula sebabnya.Hyang Wenang. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dan saat itulah muncul Batara Guru. yang artinya mengaduk-aduk. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. melainkan mengaduk-aduknya. Untuk membangun ikatan keluarga. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. para dewa bukan membor samudra. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Nagasesa menjawab. Batara Guru menyanggupinya. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. . mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Namun setelah berhasil memutarnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Tidak hanya itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. mengacau. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. dibawa ke samudra. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra.

yang benar adalah Aji Kawastram. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. yang suami Dewi Pertiwi. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Lihat Antareja. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Sebenarnya sebutan itu keliru. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia.Perlu diketahui. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Kata an atau artinya tidak. yakni Antareja. Dalam Kitab Mahabarata. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. dan Candrabirawa. Antaboga berangkat ke kahyangan. . Kata ‘maya’. Bersama dengan menantunya. tak terlihat. cucu Sang Hyang Antaboga. cucunya. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Antareja tidak pernah ada. kata anta artinya batas. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Jadi. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. artinya. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Prabu Kresna. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan.

Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Anatareja berkulit napakawaca. dan Arya Anantasena. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. dengan Dewi Nagagini. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. pemberian ibunya. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. pendiam. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. . Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). sehingga kebal terhadap senjata. yang mempunyai kesaktian. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. salah satu dari lima satria Pandawa. bernama: Raden Gatotkaca. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. dan berputra Arya Danurwenda. putri Prabu Ganggapranawa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Lidahnya sangat sakti. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. putra Bima dengan Dewi Urangayu.

mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. yaitu : Anantareja. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Nagagini. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. dengan Dewi Urangayu. dan Gatotkaca. yang dapat . Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. putra Dewi Arimbi. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena.

Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Setelah dewasa. Brajalamatan. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Prabu Arimba. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. dengan Dewi Hadimba. putra Prabu Pandu. raja raksasa negara Pringgandani. Brajawikalpa dan Kalabendana. berani kerena membela kebenaran. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. tidak pernah berdusta. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. menggantikan kedudukan kakaknya. Anantasena berwatak jujur. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Brajamusti.mengembalikan kematian di luar takdir. terus terang. Brajadenta. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. bernama. salah seorang dari lima satria Pandawa. kekuasaan . bersahaja. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Arya Prabakesa.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Akhir riwayatnya diceritakan. Ia berambut dan . Arya Basudewa. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Prabu Rumbaka.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. raja negara Surateleng atau Trajutisna. dan bergelar Prabu Bismaka. cerdik pandai. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. swaraswati keraton Mandura. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. putra Prabu Rumbaka. raja Negara Kumbina. putri Prabu Kunti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. raja Boja. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. dengan Dewi Krepi. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. trengginas. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena.

tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. keturunan Prabu Citragada.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Ketika ayahnya. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ia memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Magada. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Resi Drona). dengan Dewi Anggini. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. pemberani. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Dari ayahnya. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar .

lucu. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. menantunya sendiri. ayahnya. sabar. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. seorang hapsari/bidadari. lagak lagu katanya kekanak-kanakan.Bagawan Bagaspati. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Sebelum tewas. tindakannya seperti . percaya akan kekuasaan Tuhan. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ikhlas. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati.. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Bagaspati mempunyai watak. Akhir riwayatnya diceritakan. suara besar agak serak (agor . karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Bagaspati sangat sakti. Carub atau Astrajingga. Di dalam cerita pedalangan Jawa. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Dewi Pujawati. Ia mempunyai tabiat . dan berputra Dewi Pujawati. Jawa). Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma.

orang bodoh. kakak Dewi Kanistri. putri Bathara Hira. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya . anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Seperti halnya dengan Semar. tetapi selalu tepat. Bagong berumur sangat panjang.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Secara tidak resmi. raja Boja. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Kakrasana. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. putri Prabu Kunti. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Dewi Prita/Dewi Kunti. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. swaraswati Keraton Mandura. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Setelah usia lanjut.

Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Beberapa tahun kemudian. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Atas kemurahan hatinya. Basukiswara . Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Dewi Basuwati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Sebagai penggantinya. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. membagun sebuah padepokan/pertapaan. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki.

Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Arya Basuketi. arif bijaksana dan suka menolong. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. putri Prabu Kunti. cerdik pandai. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basukesti. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. berani. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Setelah usianya lanjut. . Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. raja Boja.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Dewi Prita/Dewi Kunti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga.

juga tahu segala bahasa binatang. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. putri . Arya Basukesti. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dengan kereta sakti Amarajaya. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Putri Bathara Brahma.

Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . dengan permaisuri Dewi Srisekar. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Setelah menikahkan putrinya.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Dari perkawinan tersebut. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Arya Basunada. Arya Basupati. Prabu Basurata berkeinginan moksa. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra.

Gelung Pudaksategal. Ia putra kedua Prabu Pandu. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. . yaitu : 1. yaitu . Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. berputra Raden Gatotkaca dan 3. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Kuku Pancanaka. gagah berani. atau Wijasena. teguh.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Gada Rujakpala. Kowara. Kusumayuda. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. wilayah negara Amarta. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Bima memililki sifat dan perwatakan. Kalung Nagasasra. Pupuk Jarot Asem. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Aji Bandungbandawasa. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. serta 2 orang saudara lain ibu. Balawa. Nakula dan Sadewa. Bratasena. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Dewi Arimbi. Dewi Urangayu. Sena. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Dewi Nagagini. Birawa. Pandusiwi. Nagata. Kusumadilaga. 2. tabah. Gelang Candrakirana. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Sumping Surengpati. Dandunwacana. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Bayusuta. Alugara. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Kelatbahu Candrakirana. patuh dan jujur. kuat. berputra Arya Anantareja.

Citraboma. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. . Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma. Durmagati. (raja negara Banyutinalang). Gardapura . Durmuka. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Bomawikata. Citrayuda. Gardapati (raja Negara Bukasapta).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Wikataboma. Citraksi. Carucitra. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayuda. Kartadenta.

putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Selain sakti. Berwatak angkara murka. ia menjadi sangat sakti. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. maka yang mati akan hidup kembali. kejam. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Dalam perang Bharatayuda. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Ia pandai bermain gada. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Di medan peperangan. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Karena ketekunanya bertapa.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. raja negara Surateleng. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Bila salah satu diantara mereka mati. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura .

Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Dewi Arimbi. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajadenta berwatak keras hati.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. ingin menangnya sendiri. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Arimba / Hidimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Prabu Arimbaji. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Oleh kakaknya. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Akhir riwayatnya diceritakan. Arya Prabakesana. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. . Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta sangat sakti. Dengan bantuan Bathari Durga. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajamusti. Brajalamatan. Brajawikalpa dan Kalabendana. Bima tinggal di Jadipati. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani.

pemberani dan sangat sakti. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajadenta. putranya dengan Bima. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. mudah marah. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajawikalpa dan Kalabendana.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajamusti. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. masing-masing bernama . Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . Arya Prabakesa. Dewi Arimbi. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Arimba/Hidimba.

Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta dan kedua adiknya. Arya Prabakesa. Bersama kakaknya. raja negara Astina. Brajalamantan dan Brajawikalpa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia sangat sakti.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Dewi Arimbi. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajawikalpa dan Kalabendana. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. . Dengan bantuan Bathari Durga. Prabu Arimbaji. Brajadenta. Brajalamatan. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. istri Prabu Duryudana. berlindung pada kemenakannya. Arimba/Hidimba. agak bengis. keras hati dan ingin menang sendiri. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah.

Arya Prabakesa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Dewi Arimbi. tangguh. Brajamusti. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Brajalamatan dan Kalabendana. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. setia. pendendam. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Arimba/Hidimba. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. gagah perkasa dan sangat sakti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . ingin selalu menang sendiri. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Brajadenta.peristiwa . Dewi Surtikanti. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. senang menurutkan kata hatinya. Dewi Erawati. Ia berwatak sombong. pemberani. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata.

raja negara Lesanpura. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja Mandura. Prabu Duryudana. raja Awangga karena hubungan saudara ipar.yang penuh dengan kekerasan. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Astina dan Adipati Karna. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Dalam perang Bhratayuda. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. . Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. putri Prabu Kiswaka.

pemberani. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Ia berwatak kejam. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. semuanya berwarna hitam. tangkas. Cakil memiliki sifat. banyak tingkah dan pandai bicara.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. trengginas. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. serakah. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. berkaki putih . Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan.

Pada mulanya Dadungawuk menolak. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. yaitu : Prabu Yudhistira. . Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Ia mempunyai dua kakak kandung.(=pancal panggung/Jawa). Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Setelah pesta perkawinan selesai. ketika dipinang oleh Arjuna. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. di kawasan hutan Mertani. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Bersama kakaknya. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Arya Danduwacana. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Atas seijin Bathari Durga. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Arya Dananjaya sangat sakti.

sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Arya Dandunwacana menyerahkan. Podangbinurehan. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Dandangminangsi. putra Prabu Pandu raja negara Astina. jujur. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Menjanganketawang dan Cecakandon. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Celengdemalung. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. hak memakai nama Arya Dandunwacana. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Kepada Bima. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Jangettinelon. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ditya Sapujagad. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Berwatak pemberani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . . dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. gagah perkasa. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. putra Prabu Pandu raja negara Astina. negara Jodipati.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati.

sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Arya Danurwenda masih kecil. Ia berkulit Napakawaca. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. jujur. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Nagapratala. yang mempunyai kesaktian. pendiam. Anantareja. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. . tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Hyang Anantaboga.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya.

Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. dari pertapaan Retawu. raja negara Srawantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Wresni dan . Putri sulungnya. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Amba.

Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Karena menghendaki kemenangan para daitya. raja Amarta. Yadu dan Turwasu. masing-masing bernama . mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Dewi Drupadi. dan Dewi . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Kumbina dan Dwarawti).000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. raja daitya negara Parwata. Dewayani meminta Resi Sukra. masing-masing bernama . ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. raja negara Astina. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. istri Prabu Yudhistira. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). dan berputra tiga orang lelaki. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.Andaka. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Druhyu. Lesanpura. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. putri Sanghyang Indra.

putri Prabu Hiranyawarma. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Resi Drona berwatak. banyak bicaranya. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. istri Arjuna. tangkas dan trenginas. Drestadyumna berwajah tampan. sombong. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Ia tewas dibunuh Aswatama. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . yaitu Resi Drona. memiliki sifat pemberani. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. . tinggi hati. putra Resi Drona. Drestaka dan Drestara. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. congkak. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda.Srikandi. Pada saat itu roh Ekalaya. menghadapi senapati perang Kurawa. raja negara Dasarna. Setelah melalui pertempuran sengit. bengis. cerdik.

Arya Sucitra pergi meninggalkan . Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. raja negara Tempuru. Untuk mencari pengalaman hidup. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. putri Prabu Purungaji. yang memenggal putus kepalanya. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. putra Prabu Drupada. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kecerdikan.tetapi kecakapan. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). setelah gugurnya Resi Bisma. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan.

Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. bijaksana. teliti dan . luhur budinya.sabar. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Drupadi. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Di dalam perang besar Bharatayuda. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama.Hargajembangan. Dalam masa kekuasaanya. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.

Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. takabur. Ia berbadan besar. Bima. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Selain pernah berguru pada Resi Drona. gagah dan bermulut lemar. 1. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. 3. Sedangkan menurut Mahabharata. Srutawarman dari Sahadewa. yaitu. Menurut pedalangan Jawa. Srutakirti dari Arjuna 4. Arjuna. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Dursala mempunyai watak dan sifat. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dursala menikah dengan Dewi Sumini.Partawindya dari Yudhistira. Srutanika dari Nakula 5. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Nakula dan Sahadewa. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Yudhistira. Dursala tewas dalam pertempuran . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. ia sangat sakti. 2. Srutasoma dari Bima. Akhir riwayatnya diceritakan. besar kepala dan senang meremehkan orang lain.setia.

Surtayuda. besar kepala. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Surtayu. Durgempo.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. putri Adipati Banjarjungut. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Kartamarma. Bomawikata. Citraksa. mempunyai watak dan sifat. takabur. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Kartadenta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang). Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Gardapati (raja Negara Bukasapta).gemar bertindak sewenang-wenang. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmagati. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Carucitra. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). senang meremehkan dan menghina orang lain. Gardapura . gagah dan bermulut lebar. Citraboma. Wikataboma. Dursasana berbadan besar. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Citrayuda. Durmuka. Citraksi.

hancur berkeping-keping. Carucitra. Bogadatta (raja negara Turilaya). Wikataboma. . Duryudana (raja Negara Astina). Durmuka. dan Widandini (raja negara Purantara) . Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Bomawikata. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Citraksa. Citraksi. Diantara 100 orang. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmagati. Surtayu. Kartadenta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayuda. Citraboma. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Gardapura. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapati (raja negara Bukasapta). Durgempo. dihantam gada Rujakpala.

raja negara Sindu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Ia adalah raja negara Paranggelung. Menjelang . tekun dan tabah. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. setia. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ekalaya seorang raja kesatria. sangat mencintai istrinya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. keinginanya selalu terlaksana. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. menarik hati. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. jujur. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ekalaya berwatak. putri hapsari/bidadari Warsiki. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Wataknya bersahaja. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya.Hidupnya serba mewah.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. raja negara Mandura. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dewi Erawati berwatak. setia. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Surtikanti. sabar dan wingit. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. penuh belas kasih. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Banowati. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. . Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Jawa).kematiaanya.

Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. . Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. raja negara Mandaraka. semenjak jaman Arya Dandunwacana.

putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Karena penggantinya. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. murid Resi Boma. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. pendiam dan sakti. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. menantunya yang setelah menjadi . teguh sentosa. raja negara Astina. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. dan berputra dua orang bernama. gagah berani. bersahaja.

Prabu Gandabayu meninggal. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. gagah. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. pemberani. Ia berwajah tampan. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. tegap. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. pendiam. . menurut Mahabharata. Sedangkan menurut pedalangan. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Ketika ayahnya. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini.

Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Carucitra. Citrayuda. Gardapura. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Wikataboma. masingmasing bernama . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Kartadenta. (raja negara Turilaya). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Surtayuda. Durgempo. raja negara Astina.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Bogadatta. Kurawa terhadap Pandawa. Durmagati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. . Durmuka. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Arya Sakuni. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Citraboma. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis.

Dretadyumna/ Trustajumena. raja negara Amarta. luhur budinya. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. 3. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Arya Sucitra. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. 2. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. masing-masing bernama . Ia sangat berbakti terhadap suaminya. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. . Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. sabar dan teliti serta setia. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. bergelar Prabu Drupada. bijaksana. Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Srikandi. 1. Akhir riwayatnya diceritakan. Sepeninggal Prabu Gandabayu.

Dewi Garbarini. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Garbasumanda. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. putri Prabu Kalayaksa. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. senapati perang negara Dwarawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. karena ingin memperistri bidadari. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. raja negara Karanggubarja. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Dewi Wersini. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata .

Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartadenta. Durmuka. Carucitra. Gardapati (raja negara Bukasapta). Bomawikata. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Durmagati. ia berhasil merebut negara Bukasapta. . Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Gardapura . Citrayuda. Durmuka. Surtayuda. Durgempo. Wikataboma. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Kurawa. Carucitra. Gardapati berwatak keras hati. cerdik dan licik. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Surtayu. Bomawikata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Surtayuda. congkak. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dengan kesaktiannya. Citraboma. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraksa. Citraboma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Citraksi. Citrayuda. Citraksi. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durgempo. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Durmagati. Citraksa. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. raja negara Glagahtinalang. Wikataboma. Surtayu. Kartadenta. Bogadatta (raja negara Turilaya).

cerdik dan licik. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. perut gendut. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. hidung bulat bundar. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. ia hidup sampai jaman Madya. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. . Setelah selesai tapanya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). tak berleher. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. sehingga tiada yang kalah dan menang. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad.Gardapura bersifat sombong. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. kaki pincang. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Nala Gareng berumur sangat panjang. keras kepala. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. kakaknya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Matanya juling. Aslinya. Gareng bernama Bambang Sukskati. terjadilah peperangan antara keduanya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. dan masuk dalam golongan panakawan. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Ia adalah anak Bima. menjadi raja di negeri itu. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Dalam pewayangan. kakak ibunya yang bernama Arimba. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Negeri ini diwarisinya dari ibunya.Gatotkaca GATOTKACA. Sebagai raja muda di Pringgadani. adik Arimbi. Begitu lahir di dunia. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Sebelum itu. Brajamusti. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. ibunya bernama Dewi Arimbi.

begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. begitu tali pusar itu putus. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah penggemblengan selesai. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Namun. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Dari perkawinan dengan Pergiwa. anak Arjuna. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. musuhnya akan mati. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. yang bernama Kunta Wijayandanu. Ia mengenakan Caping Basunanda. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Tutuka pingsan. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Usahanya ini tak berhasil. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Di kahyangan. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu.untuk keperluan itu. penutup kepala gaib. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Karena kesal. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Bima dan Arimbi mengizinkan. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Setelah tali pusarnya putus. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. itu bukan diserahkan pada Arjuna. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Tubuhnya tetap utuh. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. putri Batara Surya. . Namun. Senjata.

Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Guritna. Abimanyu. Sebenarnya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. ketika mereka berperang tanding. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. sesudah Gatotkaca gugur. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Menjelang ajalnya. Namun. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Gurubaya. karena ia le-laki. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Karena itu. Akibatnya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Sebagai raja muda Pringgadani. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. ada lagi nama alias Gatotkaca. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Purbaya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Krincingwesi. dan Bimaputra. Bimasiwi. Trincingwesi. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. dan Mladangtengah. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. dan amat menyayangi Gatotkaca. yakni Kalananata. Bra-jadenta. ia terbang amat tinggi. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Kancingjaya. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. . Ketika jatuh ke bumi. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. terutama Brajamusti. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Arimbiatmaja.

datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Selain malu. ia sadar. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Baru saja latihan perang itu dimulai.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Brajadenta . yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. sehingga pingsan. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Subadra Larung 11. Namun. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. para putra Pandawa. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Wahyu Senapati 7. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Pregiwa . Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. para putra Pandawa.Brajamusti 8. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca menjawab. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Sesuai janjinya. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Gantotkaca Rante 10. dengan Aji Narantaka itu .Pregiwati 3. Kalabendana Lena 9. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Gatotkaca Sungging 4. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Aji Narantaka 12. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. putra Dursasana. Gatotkaca Sewu 5.

Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. dan Guntur Samodra. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. dengan muka agak . anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Nama itu diberikan karena waktu lahir. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Presiden RI. Guntur Prahara. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Di Surakarta. dan Abimanyu di darat. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. yakni Butaprepat. Tatit. Pada tahun 1960-an Ir. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Dalam pewayangan. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. dengan wajah mirip Bima. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. yakni wanda Kilat. mukanya tidak terlalu tunduk. Gatotkaca menyambar dari udara. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Dalam perang melawan raksasa. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Gelap. Boma Narakasura. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. tidak diketahui dengan jelas. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Mengenai soal wanda ini. dan Dukun. sehingga menampilkan kesan gagah. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. hanyalah Prabu Kala Pracona. Sukarno.1820) di Surakarta. Badannya kekar dan kokoh. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Bentuk badannya tegap. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. lengkap dengan taringnya. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Patih Kala Sakipu. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. sedangkan kata kaca artinya rambut. Panglawung. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Guntur. dan Dursala.

wajah raksasa. Wanda Guntur. dan Sukarno. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. dengan tubuh besar. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Wajahnya juga memandang ke bawah. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Baca Bima. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. seolah mencerminkan sifat andap asor. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. kuat. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. tunduk. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Dewi. Pergiwati. Sementara itu. lengkap dengan taringnya. . Dulu. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi.datar. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. raja Mataram. membagi Gatotkaca atas empat wanda. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum.

Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Arya Sakuni. lembut. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Citrayuda. Surtayu. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Arya Watubaji. istri Bathara Derma. Gardapura. Bogadatta. (raja negara Turilaya). suaminya. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. sederhana. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Durmagati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartadenta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Kurawa terhadap Pandawa. Surtayuda. masingmasing bernama . Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. baik budi. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Durgempo. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Citraboma. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Durmuka. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. dengan bantuan Dewi . karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Wikataboma. Carucitra. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Gardapati (raja negara Bukasapta). Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. raja negara Astina.

Wisanggeni. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. dari pertapaan Yasarata. bernama. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. . Endang Pregiwa. Wilungangga. di keputrian negera Surateleng. Prabukusuma. salah satu dari lima satria Pandawa. tekun dan wingit. Setelah ada kesepakatan. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Sedangkan menurut Mahabharata. Abimanyu. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. sesuai dengan takdir dewata. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Sumitra. Bratalaras. Antakadena dan Bambang Sumbada.Wilutama. Endang Pregiwati. jatmika. ayahnya sendiri. menjelang pecah perang Bharatayuda. Kumalasakti. Ia berwatak tenang. dengan Dewi Ulupi. Wijanarka. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Kumaladewa. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna.

raja negara Astina. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. . Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. begitu kelahiran Dewabrata. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa.

berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Prabu Supala raja negara Kadi. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. ingin menangnya sendiri. penganiaya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. keras hati. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. bengis. Karenanya berbadan tinggi besar. gagah. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. raja raksasa dari negara Widarba. Ia sangat sakti. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. .Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala.

Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. . dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. istri Arya Prabu Rukma. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. berwatak angkara murka. istri Arya Prabu Rukma. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. ayahnya.

dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. penuh kesungguhan dan setia. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. berani. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. ayahnya. Arya Wirata dan Arya Surata. dan bergelar Prabu Sinduraja. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.

istri Arjuna. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. bernama. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. raja negara Madukara (lama). Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Raden Gatotkaca. putra Dewi Suryawati. Bambang Sasikirana. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. raja negara Pringgandani. karena ketika . Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. mengutus adiknya. Sebelum menemui ajalnya. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. dan Arya Suryakaca. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. putra Dewi Pregiwa. Merasa sangat sakti. Prabu Jayamurcita. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani.

ibunya. dengan Dewi Trijata. Demikian pula dengan tabiat. berani tak mengenal takut. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa.perang berlangsung ia masih kecil. waspada. teguh. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Jayasupena tidak bisa terbang. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Gatotkaca. sangat berbakti dan penuh belas kasih. gesit. daripada tinggal di istana Dwarawati. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Dewi Jembawati berwatak jujur. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Ketika lamarannya ditolak. sabar. yang berwajah sangat tampan. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. kesetiaan. Karena mati sebelum takdir. raja negara Dwarawati. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Samba. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. setia. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Perbedaannya. ia memperoleh dua orang putra bernama . Drestadyumna dapat dihidupkan . karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. berwujud sebagai wanara / kera. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. dan Gunadewa. tangguh. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Dari perkawinan tersebut. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. cerdik pandai. tangkas dan terampil.

Arimba/Hidimba. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Prabkesa. raja negara Dwarawati. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Dewi Arimbi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. dari negara Wirata. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja Awangga. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Brajamusti. Brajalamatan dan Brajawikalpa. bernama. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. setia. . Brajadenta.kembali oleh Prabu Kresna. sangat jujur.

Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Dalam peperangan. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. . putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Dalam cerita pedalangan. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Bertubuh gemuk pendek. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. namun memiliki gerakan yang cekatan. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. dari negara Mandura. putra ke-empat Prabu Basukunti. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Daya berpkirnya lambat. Merasa sangat sakti.

Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. istri Prabu Basudewa. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. putri Prabu Rumbaka. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Prabu . untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. serakah. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Dalam peperangan tersebut. Ia pernah menyerang negara Kumbina. raka negara Astina. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. bengis. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. raja negara Astina. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. serakah. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Arya Ugrasena. seperti Arya Prabu Rukma. mau menangnya sendiri. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. kejam. suka menurutkan kata hati. kakak Arya Ugrasena). putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Berwatak angkara murka. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma.

berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Setelah remaja. pamannya yang sakti. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. oleh Suratrimantra. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Ia lahir di negara Bombawirayang. permaisuri Prabu Basudewa. raja Mandura. adik Prabu Gorawangsa. Karena sangat sakti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. ingin menangnya sendiri. raja negara Astina. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Dengan dukungan Suratimantra. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Pemberontakan Kangsa gagal. keras hati. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. penghianat.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa).

Basukarna adalah putra sulung.Karna KARNA. putri bungsu raja Mandura. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. . Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Waktu masih berusia remaja. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. padahal ia masih gadis. Prabu Basukunti. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Resi Druwasa. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah anak buangan. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh.

Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Menjelang masa remaja. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Alasannya. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Manakala hari telah terang. sesudah masa kehamilannya cukup. atau Suryatmaja. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Resi Krepa. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. sering bangun siang. Dengan ilmunya yang tinggi.yang artinya telinga. Itulah sebabnya. ia diberi nama Karna . dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Pandu. Maka.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Namun permohonan itu ditolak. Itulah sebabnya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Tahun berganti tahun. . bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Setelah lahir. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. dan matahari sudah naik. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. yakni putra-putra Drestarastra. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. dan Yama Widura.

Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. termasuk para Kurawa. Duryudana. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Karna menjadi Adipati di Awangga . apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. ataukah sebaliknya. Adu tanding pun dimulai. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Keduanya seimbang sama kuat. ditolak. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Lagi pula. Yakin. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Lebih-lebih Arjuna. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Namun Kunti juga ragu.

Karna harus menyamar sebagai brahmana. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. kelak ternyata. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Dan. raja Mandraka. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. tetapi karena hasil usahanya sendiri. putri Prabu Salya. walaupun telah menjadi menantunya. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. sejenis kalajengking berbisa. Saat itu seekor ketonggeng. pada saat yang genting . yaitu raja penguasa di Awangga. yakni ilmu ketrampilan memanah. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Karena merasa ditipu. menyengat paha Basukarna. sehingga keringatnya bercucuran. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. melainkan seorang ksatria. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak.yang menentukan hidup atau mati. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. atau raja muda. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. . Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. adik Surtikanti. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. kutukan itu akan terbukti. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Basukarna. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta.

Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. salah lihat." . percaya diri. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dan Arjuna. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Jadi. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. yakni Prabu Anom Duryudana. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. tahu membalas budi. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Meskipun sebelumnya telah tahu. Dalam pewayangan. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. tetapi gagal. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. putri sulung Prabu Salya. siapa pun yang memintanya. teguh dalam pendirian. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Ki Nartasabda. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. yaitu Batara Surya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. "Ingatlah Karna. Selain seimbang kesaktiannya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Bima.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. sebab Batara Endra. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. dan mengaku sebagai Arjuna.

ambillah. Jika seorang brahmana datang meminta. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Esok harinya. . hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Sehari menjelang Baratayuda. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. ksatria mulia. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan..Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Pada pertemuan empat mata. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . . sebagai ganti barang yang hamba ambil. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. apa alasan brahmana itu memintanya. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa.yang masih dalam ujud brahmana. Namun. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Kini. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa." Demikianlah. Tanpa menanyakan." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. dengan senang hati hamba akan menerimanya. berkata: "Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Karenanya. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta.." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya... Kresna secara khusus datang menemui Karna.. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . itu tergantung pada siapa yang memintanya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa.

Yang penting. Barata-yuda harus segera terjadi. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Kakek Abiyasa. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Namun. Begawan Drona. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Dinda Karna... Adinda tahu benar. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Kakanda Kresna. . jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Itulah sebabnya. dan dengki mereka. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Rasanya. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Bahkan Maharesi Bisma. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa." Karna: "Kakanda Kresna. Itu adalah kewajiban Adinda. sejak masih remaja. pendirian mereka." Kresna: "Tetapi. bukan perang kecil. culas. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Adinda telah mengenal para Kurawa. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari." Kresna: "Saya memahami hal itu. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki.Kresna: "Dinda Karna." Karna: "Kakanda Kresna. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. sifat iri. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa.. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. . Jadi. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Resi Krepa. bagaimana pun. membalas kebaikan dengan kebaikan pula.. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang.

Demikian pula. bagaimana pun. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna.. Dinda Basukarna ." kata titisan Wisnu itu. Namun. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Entah siapa yang akan kalah. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti." Karna: "Itu pun Adinda pahami. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya." Kresna: "Adinda Karna.. . "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. kita semua belum tahu. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. dan siapa yang akan unggul. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Hati kecilnya merasa. Seandainya Adinda yang gugur. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. lewat tengah hari. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Coba renungkan hal itu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Karenanya. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai.terjadi sebagaimana seharusnya. jelas berbeda. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Adinda tahu. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Sekali lagi.. seandainya Adinda yang menang. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan ." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. selalu harus ada yang menjadi korban. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Namun." Kresna: "Adinda Karna.

" Kunti: "Karna. adik-adik hamba. ibumu ini. Namun hamba mohon... engkau adalah prajurit sejati.. Para dewa dapat menjadi saksi. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Namun. Namun. Namun. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. ada yang . bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Ibunda mengerti. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Hanya karena keadaan. Namun. Engkau seorang ksatria utama. Anakku. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku.. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. . perang besar akan terjadi esok hari." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu... cobalah engkau renungkan barang sejenak. betapa remuknya hati seorang ibu. Hamba mengerti. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. dengan menguatkan hati. Karna Anakku. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Ibunda tentu juga tahu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu..." Kunti: "Tetapi . anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Arjuna. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Tidak bisa tidak. junjungan hamba. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati."Basukarna anakku. Engkau tentu juga tahu. Dapatkah engkau membayangkan.. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. . Aku. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa.

maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Demikian pula.. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu... Walaupun tawaran bantuannya ditolak. .harus mengorbankan suaminya. anakku. Untuk itu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. penguasa Astina itu mulai khawatir. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. mengorbankan orang yang disayanginya. Doaku untukmu. sejak engkau masih berujud bayi merah. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. kemuliaan.. Jika hamba gugur.. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Tetapi." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. tidak terlaksana. Kunti lalu berkata: "Anakku. Pertimbangan yang lain adalah. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. batal. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. menciumi ubunubunnya. kumohon kepadamu. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Karna. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- ... anakku . Ibunda Dewi dapat membanggakannya. sebagai ksatria. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. maafkanlah Ibumu ini. buah hatiku .. anakku. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. derajat dan pangkat." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. memelihara dan mengasihimu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. izinkan aku memelukmu.. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Puluhan tahun. Dalam Baratayuda. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. jika ia tidak ikut beperang. mungkin Baratayuda akan gagal. dan . aku telah kehilangan engkau. Dan.. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Karena itu. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Aku tidak berkesempatan merawat. Biarlah aku memelukmu barang sejenak.

CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Karena desakan Duryudana ini. sebagaimana dikehendakinya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. raja Dwarawati. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Alasannya. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. melesat ke arah dada Arjuna. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Basukarna. seorang anak yang terbuang sejak bayi. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Basukarna . dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Panah Wijayacapa meluncur deras. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti.cari Arjuna. kemudian membujuk Prabu Salya. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Dan. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. dan menurut anggapannya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Karena jika bukan dia yang gugur. Duryudana dengan cepat melerai. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Namun. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. yang paling tepat adalah Prabu Salya. dan mengasihinya. Agar seimbang dan tampak sederajat. Hanya karena bujukan Duryudana. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Sementara itu. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. mengasuh. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Duryudana lalu meng-ingatkan.

Tetapi versi lain menyebutkan. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. namun tidak seorang pun yang percaya. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Dengan demikian.Bhs. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana.gugur karena siasat licik Kresna. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. yakni patih Kadipaten Awangga. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Permadi sanggup. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. putri Prabu Anom Duryudana. Ia mempersalahkan Adimanggala. Permadi mencoba membantah. abang satu ibu lain ayah. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. selain sebagai ipar. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Suatu hari. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Basukarna mendapat dua orang putra. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. ia juga merupakan besan. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Dari keterangan para dayang. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. turun dari kereta. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. . putri Prabu Salya. Jadi. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Pada saat Baratayuda berlangsung.

Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Usaha Permadi ini berhasil. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu.Dalam waktu singkat. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Guna me-nyirnakan angkara murka. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Diterangkan. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. . ia sanggup mengorbankan jiwanya. Karna menolak. Karenanya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Setelah tahu apa yang terjadi. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. dan terjadilah perang tanding. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. dewa itu segera melerainya. Lagi pula. dan bahkan juga nama baiknya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Dalam pewayangan di Indonesia. terpaksa menerima kenyataan itu.

1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Karna ternyata sanggup. dan Arjuna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Lihat juga Kunti. . terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Dalam Mahabarata. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. selain dendam pada Arjuna. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. bukan bangsawan). Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Kelak. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Dewi. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Basukarna. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. atau Basusena.

Setelah mertuanya meninggal. Durgempo. Ia menikah dengan Dewi Karastri. . agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. keras hati. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. lincah. Kartawiyoga berwatak keras hati. Bomawikata. Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. putri raja Banyutinalang. Duryudana (raja Negara Astina). Kartamarma memliki perwatakan. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. gagah dan berwajah setengah raksasa. Surtayu. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Surtayuda. Kartadenta. Durmuka.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Citraksa. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bogadatta (raja negara Turilaya). pandai bicara. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durmagati. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. berani dan selalu menuruti kata hati. Wikataboma. cerdik. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Citrayuda. Citraboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksi. Ia berbadan besar. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah.

ingin menangnya sendiri. berani dan . Citragada dan Wicitrawirya. yaitu. Rajamala. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Kencakarupa berwatak keras hati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. raja negara Astina. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. dengan Dewi Durgandini. dari padepokan Retawu. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Setatama. yaitu. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. telah datang menyusul Kakrasana. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Upakeca / Rupakeca. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Bagawan Abiyasa. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. penghianat. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.

Dalam Mahabharata diceritakan. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Kisah lain menyebutkan. Krepa berwatak jujur. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. setia dan penuh pengabdian. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata.selalu menurutkan kata hati. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Cerita Pedalangan menyebutkan. Prabu Matswapati. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. . tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita).

Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. . Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru.

berputra . kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. 2. berputra: Saradewa (berwujud raksasa).Dewi Setyaboma. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. berputra . putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kakrasana.Dewi Pratiwi. berputra . ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. antara lain. Kaca paesan. dari negara Lesanpura. Terompet/Sangkala Pancajahnya. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). 3.Dewi Rukmini.Dewi Jembawati. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Arya Setyaka. 4. Kembang Wijayakusuma. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Senjata Cakra. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). Ia lahir kembar bersama kakaknya. seorang swarawati keraton Mandura.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. . adalah putra Prabu Basudewa. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini.

Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Puntadewa. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Wisanggeni. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Prabu Kresna menginginkan moksa. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Bagawan Wilawuk. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. raja negara Astina. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Wilugangga. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Bima/Werkundara dan Arjuna. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Ia berwatak penuh belas kasih. dengan Dewi Jimambang. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. bernama. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. setia dan wingit. tenang. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Wijanarka. Bratalaras. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Sumitra. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Endang Pregiwa. raja Boja. Endang Pregiwati. Daya khasiat minyak Jayengkaton. putri Prabu Kunti. Nakula dan Sadewa. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Abimanyu. Arya Basudewa. putra Prabu . Sejak kecil. satria Pandawa putra Prabu Pandu. kakaknya. pemberani. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Bambang Irawan.

Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. keinginanya selalu terlaksana. gaya dan kata-katanya serba menarik. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Hidupnya serba mewah. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. menarik hati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Akhir riwayatnya diceritakan. putra kedua Adipati Karna. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Wataknya bersahaja. Ia mempunyai kakak kandung . melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana.

raja negara Mandura. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. sabar dan Wingit. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). digauli oleh Prabu Gorawangsa. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. raja negara Widarba. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Oleh Kangsa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Kangsa pergi kenegara Mandura. Prabu Pandu. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. . Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Dengan dukungan Suratrimantra. setia. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya.bernama Narasoma. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Kedua putra kembarnya. Dari perkawinan tersebut. adik Prabu Gorawangsa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. diusir keluar dari negara Mandura. raja negara Mandura. tetapi juga putra Prabu Basudewa.

yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). yaitu. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Narasoma dan Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan. percaya akan kekuasaan Tuhan. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. ikhlas. wilayah negara Mertani. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. padepokan Pandansurat dimerdekakan. ikhlas. Akhir riwayatnya diceritakan. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. sabar. Menurut purwacarita. Mandrapati mempunyai watak. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Mandrapati mempunyai watak. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. di daerah kerajaan Jodipati. seorang hapsari/bidadari.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. seorang hapsari/bidadari. Narasoma dan Dewi Madrim. yaitu. percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga.

adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Dari perkawinan tersebut. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Dewa Tabib. sangat berbakti. dari negara Mandaraka. salah satu dari lima satria Pandawa. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Ia lahir kembar bersama adiknya. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. putra Prabu Pandu raja negara Astina. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. setia. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Nakula tidak akan dapat lupa .bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. dengan permaisuri Dewi Kunti. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. dari negara Mandura bernama. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Mereka bertemu. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. manusia kera kekasih dewata. Puntadewa.

setia.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. putri Resi Badawanganala. 1. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Akhir riwayatnya diceritakan. 2. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. taat. wilayah negara Amarta. belas kasih. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. . Setelah selesai perang Bharatyuda. Nakula mempunyai watak jujur. Dewi Madrim. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Dewi Srengganawati. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Ia juga mempunyai cupu berisi. raja negara Awuawulangit. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Senapati negara Mretani. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. raja negara Surateleng. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Arya Singamulangjaya. Karena ketekunannya bertapa. Narasinga menjadi sangat sakti. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Ia tewas dalam . Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati.

manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. putra Prabu Basudewa. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya.peperangan melawan Narayana. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. dari negara Lesanpura. raja negara Mandaraka. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Selain sakti. Karena itu selain sakti. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. jujur. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . andel Resi Palasara. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Ibunya bernama Dewi Kandini. Senapati perang Dwarawati. putra Prabu Kresna. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Sedangkan dalam olah keprajuritan.. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . selain berguru pada ayahnya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Setelah ayahnya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. putra Sanghyang Brahma. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. putri Arya Kidangtalun. setia.

raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. berputra . Bagawan Sarmiti. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Wijarnaka. Dewi Dangan. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. berputra . jujur dan adil. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. berputra . Kumaladewa. Ia seorang anak yatim. ia masih dalam kandungan ibunya. Kumalasakti. Bambang Irawan. Ramayana dan Pramasata 2. 1. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Sumitra. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Dewi Tamioyi 3. dengan Dewi Manuhara. salah satu dari lima satria Pandawa. Ramaprawa dan Basanta. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Bratalaras. Antakadewa dan Bambang . karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Akhir riwayatnya diceritakan. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Dewi Puyangan. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Prabakusuma. Dewi Impun. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Wilugangga. Dewi Gentang. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. yaitu . Dewi Niyedi 5. Ia berwatak bijaksana. Abimanyu. berputra . Dalam kitab Adiparwa. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. berputra .

Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Arimba/Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi. Baru setelah remaja. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. Wijanarka. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Ia dan adik bungsunya. bernama. baik budi. Abimanyu. Arjuna. Dewi . Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. setia. putra Prabu Puntadewa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana.Sumbada. raja negara Pringgondani. Bambang Irawan. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Prabakusuma. Arjuna. jujur. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Wilugangga. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Dari perkawinan tersebut. Brajalamatan. setia. Kumaladewa. Kumalasakti. Brajamusti. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. berbakti dan teguh dalam pendirian. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. setia. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Brajadenta. Sumitra. Bratalaras. jujur. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Antakadewa dan Bambang Sumbada. dengan Dewi Manuhara.

Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Ia adalah putra Arjuna. yaitu. besar tanggung jawabnya. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Wijarnaka. berwatak angkara murka. Ia sangat sakti. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Kumaladewa. raja negara Awangga. Atas keputusan Bathara Guru. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Endang Pregiwa. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Abimanyu. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Wisanggeni. Akhir riwayatnya diceritakan. tenang. Bambang Irawan. Ia kemudian mengutus patihnya. Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan. mengalahkan semua para Dewa. dengan Dewi Supraba. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bambang Tetuka/Gatotkaca. halus. Dewi Mustakaweni. jatmika. juga ahli dalam ilmu pengobatan. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Sumitra. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. baik tingkah lakunya.Arimbi. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Bratalaras. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Wilugangga. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Endang Pregiwati. Wilugangga. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. putri Bathara Indra. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba.

yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Suaranya lantang.dan Kasipu. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. . Kedua putranya. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. setelah selesainya perang Bharatayuda. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Arya Udawa. Ken Sagupi. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. senang bergurau. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. seorang swarawati Keraton Mandura. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. dengan Ken Sagupi. dan Dewi Rarasati/Larasati. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Wresni dan Andaka.

putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. seorang hapsari/bidadari. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. jujur. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama .Dewi Pratiwi berwatak setia. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. penuh belas kasih. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. ikhlas. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. raja jin negara Mertani. percaya atas kekuasaan Tuhan. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. sabar. jujur. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Dewi Surtikanti. setia. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Sitija. Ia mempunyai watak. masing-masing bernama. Dewi Pujawati berwatak. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. dan sangat berbakti. Bima/Werkudara dan Arjuna. yang kemudian diberikan kepada putranya. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. tekun dalam agamanya. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. dengan Dewi Darmastuti. . dan dua orang adik kembar lain ibu. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia juga terkenal pandai bermain catur. sabar. Dewi Erawati. Dewi Banowati.

Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda.Dalam perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. serta berjiwa penjilat. . Setelah menobatkan Parikesit. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Atas perintah Arya Sakuni. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Arya Gamdamana. Ia seorang arsitek ulung.

Kecaka/Kencakarupa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. tidak bisa mati selama masih terkena air. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Rajamala berwatak keras hati. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. sais kereta kerajaan Astina. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Menurut ketentuan dewata. Ia sangat sakti. raja negara Astina. Setatama. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Di dalam cerita pedalangan Jawa. bernama. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. berani. Dewi Nirada. . putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yaitu: Resi Bisma. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Adipati Karna.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Resi Balarama/Baladewa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. masing-masing bernama . Citragada dan Wicitrawiya. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Upakeca/Rupakenca. Duryudana dan Bima. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti.

mengerti dan menguasai dirinya. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. . putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. istri pertama Arjuna. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ken Sagupi. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. dengan Ken Sagupi. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. seorang swarawati keraton Mandura. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. raja negara Astina. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). ia mempunyai tiga orang saudara. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. sabar. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. putri Arya Prabu Rukma. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Dari garis keturunan ayahnya. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Dewi Rarasati berwatak setia.dengan permaisuri Dewi Rumbini. patuh dan berbakti. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. yaitu : Arya Udawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arya Prabu Rukma. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. sangat menginsyafi. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang.

bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. halus. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Ia meningal dalam usia lanjut. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Setatama. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. hatinya keras dan sedikit suka usil. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. . dengan Dewi Durgandini. bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). raja negara Astina.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. yaitu. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Rajamala. bernama. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. tenang. Dewi Surtikanti. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Citragada dan Wicitrawirya. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Erawati. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. dari padepokan Retawu. sabar. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Narayana. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Kencaka/Kencakarupa. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. cerdik pandai. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Bagawan Abiyasa. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran.

Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sadewa mempunyai watak jujur. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Akhir riwayatnya di ceritakan. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Nakula. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. dari negara Mandura. Prabu Matswapati. taat. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewa Tabib. Selain sangat sakti. putri Resi Badawanganala. Akhir riwayatnya diceritakan. wilayah negara Amarta. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. sombong. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. setia. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Puntadewa. belas kasih. Bima/Werkundara dan Arjuna. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Setelah selesai perang Bharatayuda.Rupakenca berwatak tinggi hati.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->