Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Sang Hyang Antaboga. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. walau itu anaknya. Putrinya. anaknya sendiri. ujudnya tetap seekor naga. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa.Antaboga ANTABOGA. istrinya. istri Batara Yamadipati. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. walaupun terletak di dasar bumi. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Dewi Nagagini. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. sesuai dengan yang dikehendakinya. tetapi dalam keadaan triwikrama. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Untunglah Dewi Supreti. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. ketika masih muda disebut Nagasesa. orang kedua dalam keluarga Pandawa. putri Sang . Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Dalam pewayangan disebutkan. setiap 1000 tahun sekali. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. ia mempunyai dua anak. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. menikah dengan Bima. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Selain itu. Dalam pewayangan. Ibunya bernama Dewi Wasu. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Karena Nagatatmala memang bersalah. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. SANG HYANG. putri Anantaswara.

Nagasesa menjawab. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. dan saat itulah muncul Batara Guru. dibawa ke samudra. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Batara Guru menyanggupinya. Untuk membangun ikatan keluarga. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Namun setelah berhasil memutarnya. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Tidak hanya itu. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. cahaya terang memasuki mulutnya.Hyang Wenang. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Itu pula sebabnya. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. . para dewa bukan membor samudra. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. mengacau. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. yang artinya mengaduk-aduk. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. melainkan mengaduk-aduknya.

kata anta artinya batas. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Prabu Kresna. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Lihat Antareja. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. yang benar adalah Aji Kawastram. Antaboga berangkat ke kahyangan. Kata an atau artinya tidak. cucu Sang Hyang Antaboga. cucunya. Antareja tidak pernah ada. Bersama dengan menantunya. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. yakni Antareja. artinya. . Kata ‘maya’. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. yang suami Dewi Pertiwi. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. tak terlihat. dan Candrabirawa. Dalam Kitab Mahabarata. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Jadi. Sebenarnya sebutan itu keliru.Perlu diketahui. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura.

Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. dan Arya Anantasena. pendiam. dan berputra Arya Danurwenda. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. dengan Dewi Nagagini. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. salah satu dari lima satria Pandawa. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. putra Bima dengan Dewi Urangayu. putri Prabu Ganggapranawa. Anatareja berkulit napakawaca. sehingga kebal terhadap senjata. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Lidahnya sangat sakti. putra Bima dengan Dewi Arimbi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. . yang mempunyai kesaktian. bernama: Raden Gatotkaca. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. pemberian ibunya. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Ia menikah dengan Dewi Ganggi.

putra Dewi Arimbi. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. yang dapat . dan Gatotkaca. dengan Dewi Urangayu. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. putra Dewi Nagagini. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. yaitu : Anantareja.

mengembalikan kematian di luar takdir. kekuasaan . Brajamusti. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Arya Prabakesa. putra Prabu Pandu. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajadenta. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Setelah dewasa. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. berani kerena membela kebenaran. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Brajawikalpa dan Kalabendana. bersahaja. salah seorang dari lima satria Pandawa. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. bernama. Brajalamatan. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. raja raksasa negara Pringgandani. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. dengan Dewi Hadimba. tidak pernah berdusta. Anantasena berwatak jujur. terus terang. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. menggantikan kedudukan kakaknya. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Prabu Arimba.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. swaraswati keraton Mandura. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. trengginas. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Rumbaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama .Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. putra Prabu Rumbaka. raja Boja. dan bergelar Prabu Bismaka. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Arya Basudewa. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. cerdik pandai. putri Prabu Kunti. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. dengan Dewi Krepi. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. raja Negara Kumbina. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Ia berambut dan . Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima.

Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dengan Dewi Anggini. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ia memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Magada. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Ketika ayahnya. Resi Drona). sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. pemberani. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dari ayahnya. keturunan Prabu Citragada. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra.

Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. menantunya sendiri. Carub atau Astrajingga. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Bagaspati mempunyai watak. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. ayahnya. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Akhir riwayatnya diceritakan. tindakannya seperti . Di dalam cerita pedalangan Jawa. seorang hapsari/bidadari. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti.Bagawan Bagaspati. Sebelum tewas. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. suara besar agak serak (agor . karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. sabar. Dewi Pujawati. Ia mempunyai tabiat . percaya akan kekuasaan Tuhan. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati sangat sakti. ikhlas. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. lucu.. Jawa).

Seperti halnya dengan Semar. putri Bathara Hira.orang bodoh. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya . tetapi selalu tepat. Bagong berumur sangat panjang. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kakak Dewi Kanistri. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Secara tidak resmi. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Kakrasana dan Narayana. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. raja Boja. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. putri Prabu Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Setelah usia lanjut. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Kakrasana.

Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Dewi Basuwati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Atas kemurahan hatinya. Beberapa tahun kemudian. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Sebagai penggantinya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Basukiswara . karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama .

adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . arif bijaksana dan suka menolong. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. . ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Arya Basuketi. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. berani. Prabu Basukesti. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Setelah usianya lanjut. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. cerdik pandai. raja Boja. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Dewi Prita/Dewi Kunti. putri Prabu Kunti.

Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Dengan kereta sakti Amarajaya. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Arya Basukesti. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). putri . tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Karena ketekunannya bertapa. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Dewi Basundari dan Arya Basundara.

putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Dari perkawinan tersebut. Prabu Basurata berkeinginan moksa. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Setelah menikahkan putrinya. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Arya Basupati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basunada. . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut.

Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Birawa. Kalung Nagasasra. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. 2. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Balawa. Pupuk Jarot Asem. Kusumadilaga. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Dewi Nagagini. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Kuku Pancanaka. Nakula dan Sadewa.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Aji Bandungbandawasa. Gada Rujakpala. yaitu : 1. Sumping Surengpati. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Kusumayuda. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Bratasena. tabah. Dewi Urangayu. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Gelang Candrakirana. berputra Arya Anantareja. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Pandusiwi. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Dewi Arimbi. Dandunwacana. teguh. Nagata. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. wilayah negara Amarta. gagah berani. berputra Raden Gatotkaca dan 3. atau Wijasena. serta 2 orang saudara lain ibu. patuh dan jujur. . Gelung Pudaksategal. Kelatbahu Candrakirana. Bima memililki sifat dan perwatakan. Bayusuta. Kowara. kuat. Ia putra kedua Prabu Pandu. yaitu . Alugara. Sena.

Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durmuka. Surtayu. Citraksi. Durgempo. Citraboma. Citraksa. Bomawikata. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Wikataboma. Surtayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Kartadenta. .Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Kartamarma. Gardapura . Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Carucitra. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Durmagati. Citrayuda. (raja negara Banyutinalang). Dursasana (Adipati Banjarjungut).

kejam. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Di medan peperangan. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Dalam perang Bharatayuda. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Karena ketekunanya bertapa. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Selain sakti. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Bila salah satu diantara mereka mati. Berwatak angkara murka. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . raja negara Surateleng. maka yang mati akan hidup kembali. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. ia menjadi sangat sakti. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Ia pandai bermain gada.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan.

putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Bima tinggal di Jadipati. Brajalamatan dan Brajawikalpa. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. . Brajamusti. Brajalamatan. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta berwatak keras hati. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Dewi Arimbi. Dengan bantuan Bathari Durga. Arya Prabakesana. Prabu Arimbaji. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Arimba / Hidimba. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. ingin menangnya sendiri. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Oleh kakaknya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Arimbi. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Usahanya kembali menghalami kekagalan. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani.

putranya dengan Bima.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. pemberani dan sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajamusti. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Brajawikalpa dan Kalabendana. masing-masing bernama . Arya Prabakesa. . Arimba/Hidimba. mudah marah. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajadenta.

Brajawikalpa dan Kalabendana. raja negara Astina. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. berlindung pada kemenakannya. Ia sangat sakti. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Bersama kakaknya. Brajadenta dan kedua adiknya. keras hati dan ingin menang sendiri. Dengan bantuan Bathari Durga. istri Prabu Duryudana. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. .Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Brajadenta. Prabu Arimbaji. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. agak bengis. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Arya Prabakesa. Brajalamatan. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca.

Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia berwatak sombong. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Brajadenta. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brajalamatan dan Kalabendana. Dewi Erawati. pendendam. senang menurutkan kata hatinya. Arya Prabakesa. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajamusti. tangguh. pemberani.peristiwa . putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. gagah perkasa dan sangat sakti. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Arimba/Hidimba. ingin selalu menang sendiri. setia. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap.

Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Dalam perang Bhratayuda. raja Mandura. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Prabu Duryudana.yang penuh dengan kekerasan. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. . raja negara Lesanpura. raja Astina dan Adipati Karna. putri Prabu Kiswaka.

trengginas. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. berkaki putih . tangkas. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Cakil memiliki sifat. serakah. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Ia berwatak kejam.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. banyak tingkah dan pandai bicara. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. semuanya berwarna hitam. pemberani.

ketika dipinang oleh Arjuna. . Setelah pesta perkawinan selesai. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Arya Dananjaya sangat sakti. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Atas seijin Bathari Durga. di kawasan hutan Mertani. Ia mempunyai dua kakak kandung. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Arya Danduwacana. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Bersama kakaknya. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. yaitu : Prabu Yudhistira. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu.(=pancal panggung/Jawa). Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra.

putra Prabu Pandu raja negara Astina. hak memakai nama Arya Dandunwacana. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Menjanganketawang dan Cecakandon. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Berwatak pemberani. Podangbinurehan. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Celengdemalung. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. . jujur. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Kepada Bima. Ditya Sapujagad. Jangettinelon. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. negara Jodipati. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. pusaka Jala Sutra Emas. gagah perkasa. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Dandangminangsi. Arya Dandunwacana menyerahkan.

jujur. yang mempunyai kesaktian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Anantareja. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Hyang Anantaboga. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. . dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Nagapratala. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Arya Danurwenda masih kecil. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. pendiam. Ia berkulit Napakawaca.

Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. dari pertapaan Retawu.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Wresni dan . keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. raja negara Srawantipura. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Putri sulungnya. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Amba.

Karena menghendaki kemenangan para daitya. Dewi Drupadi. dan berputra tiga orang lelaki. Druhyu. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. raja negara Astina. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Kumbina dan Dwarawti). Yadu dan Turwasu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. putri Sanghyang Indra. raja Amarta. masing-masing bernama . Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. masing-masing bernama . Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. dan Dewi . dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. raja daitya negara Parwata. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista.Andaka. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Dewayani meminta Resi Sukra.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. istri Prabu Yudhistira. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Lesanpura. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.

Setelah melalui pertempuran sengit. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. cerdik. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. tinggi hati. Pada saat itu roh Ekalaya. tangkas dan trenginas. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. putra Resi Drona. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Drestaka dan Drestara. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. memiliki sifat pemberani. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. menghadapi senapati perang Kurawa. bengis. congkak. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. banyak bicaranya. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. yaitu Resi Drona. putri Prabu Hiranyawarma. raja negara Dasarna. Ia tewas dibunuh Aswatama. .Srikandi. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. sombong. Resi Drona berwatak. istri Arjuna. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Drestadyumna berwajah tampan.

Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putra Prabu Drupada. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa.tetapi kecakapan. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. setelah gugurnya Resi Bisma. yang memenggal putus kepalanya. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. kecerdikan. Untuk mencari pengalaman hidup. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. raja negara Tempuru. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. putri Prabu Purungaji. Arya Sucitra pergi meninggalkan .

Dewi Drupadi. teliti dan . luhur budinya. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Di dalam perang besar Bharatayuda.sabar. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dalam masa kekuasaanya. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.Hargajembangan. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. bijaksana. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Srutasoma dari Bima. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. 2. Sedangkan menurut Mahabharata. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Bima. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. 1. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Menurut pedalangan Jawa. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Selain pernah berguru pada Resi Drona. 3. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Srutawarman dari Sahadewa. Ia berbadan besar. takabur. Srutakirti dari Arjuna 4. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dursala mempunyai watak dan sifat. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Nakula dan Sahadewa. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Srutanika dari Nakula 5. Yudhistira. Dursala tewas dalam pertempuran . Arjuna.Partawindya dari Yudhistira.setia. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. gagah dan bermulut lemar. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. ia sangat sakti.

Gardapura . Citraksi. Bogadatta (raja negara Turilaya). Carucitra. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Surtayu. Dursasana berbadan besar. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Durgempo. takabur. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Kartadenta. Bomawikata. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. gagah dan bermulut lebar. Gardapati (raja Negara Bukasapta). besar kepala. Durmuka. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksa. Kartamarma. Wikataboma. senang meremehkan dan menghina orang lain. putri Adipati Banjarjungut. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Surtayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. (raja negara Banyutinalang). Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi.gemar bertindak sewenang-wenang. Citrayuda.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durmagati. mempunyai watak dan sifat. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

Kartadenta. Surtayu. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Gardapura.hancur berkeping-keping. Citraksi. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Carucitra. Citraksa. Diantara 100 orang. Durmuka. Durgempo. Wikataboma. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bogadatta (raja negara Turilaya). dihantam gada Rujakpala. Bomawikata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durmagati. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan Widandini (raja negara Purantara) . Citraboma. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Gardapati (raja negara Bukasapta). Duryudana (raja Negara Astina).

sangat mencintai istrinya. Wataknya bersahaja. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. tekun dan tabah. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Sindu.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. gaya dan kata-katanya serba menarik. setia. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ia adalah raja negara Paranggelung.Hidupnya serba mewah. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Menjelang . dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. keinginanya selalu terlaksana. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. putri hapsari/bidadari Warsiki. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. menarik hati. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. jujur. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ekalaya seorang raja kesatria. Ekalaya berwatak. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya.

Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Surtikanti. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dewi Banowati. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. sabar dan wingit. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dewi Erawati berwatak. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. setia. raja negara Mandura.kematiaanya. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. . Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. penuh belas kasih. Jawa).

. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. raja negara Mandaraka. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati.

putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. bersahaja. teguh sentosa. Karena penggantinya. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. raja negara Astina. dan berputra dua orang bernama. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. menantunya yang setelah menjadi . pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. murid Resi Boma. gagah berani. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala.

Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. pemberani. gagah. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. tegap. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Ia berwajah tampan. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Prabu Gandabayu meninggal. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. pendiam. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. . kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. menurut Mahabharata. Sedangkan menurut pedalangan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Ketika ayahnya.

Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. raja negara Astina. Kartadenta. Wikataboma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Citrayuda. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. Surtayuda. Kurawa terhadap Pandawa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Carucitra. Arya Sakuni. . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Citraboma. Durgempo. Gardapura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Durmuka. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. masingmasing bernama . Bogadatta. Surtayu. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan.

. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dretadyumna/ Trustajumena. 3. Sepeninggal Prabu Gandabayu. sabar dan teliti serta setia. bijaksana. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. 1. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. masing-masing bernama . Dewi Gandawati ikut belapati. Akhir riwayatnya diceritakan. bergelar Prabu Drupada. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. raja negara Amarta. Arya Sucitra. luhur budinya.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Dewi Srikandi. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. 2. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.

putri Prabu Kalayaksa. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. senapati perang negara Dwarawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Dewi Wersini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Dewi Garbarini. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. karena ingin memperistri bidadari. raja negara Garbasumanda. raja negara Karanggubarja.

Citrayuda. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. cerdik dan licik. Carucitra. Surtayuda. Citraksa. Kartadenta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapati berwatak keras hati. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Surtayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).Kurawa. Citraboma. Kartadenta. Durmuka. Bogadatta (raja negara Turilaya). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Carucitra. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. Durmuka. Surtayu. Durmagati. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. raja negara Glagahtinalang. ia berhasil merebut negara Bukasapta. congkak. Wikataboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksi. Bomawikata. Citrayuda. Dengan kesaktiannya. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraboma. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Citraksa. Durmagati. Wikataboma. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. . Gardapura . Bomawikata. Surtayu. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraksi. Durgempo.

Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. hidung bulat bundar. Gareng bernama Bambang Sukskati. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. kakaknya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Nala Gareng berumur sangat panjang. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. sehingga tiada yang kalah dan menang. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Matanya juling. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. terjadilah peperangan antara keduanya. perut gendut. Setelah selesai tapanya. dan masuk dalam golongan panakawan. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. . kaki pincang. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. tak berleher. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Aslinya. ia hidup sampai jaman Madya.Gardapura bersifat sombong. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. cerdik dan licik. Karena sabda Sanghyang Ismaya. keras kepala. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa).

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Sebagai raja muda di Pringgadani. Begitu lahir di dunia. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. kakak ibunya yang bernama Arimba. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Gatotkaca telah membuat huru-hara. menjadi raja di negeri itu. ibunya bernama Dewi Arimbi. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Dalam pewayangan. Ia adalah anak Bima. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Sebelum itu.Gatotkaca GATOTKACA. adik Arimbi. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Brajamusti. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh .

Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Ia mengenakan Caping Basunanda. itu bukan diserahkan pada Arjuna.untuk keperluan itu. Usahanya ini tak berhasil. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. penutup kepala gaib. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Bima dan Arimbi mengizinkan. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Setelah penggemblengan selesai. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Di kahyangan. Karena kesal. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. yang bernama Kunta Wijayandanu. Namun. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. . Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. begitu tali pusar itu putus. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Tutuka pingsan. Senjata. dan yang ketiga Dewi Suryawati. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. anak Arjuna. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Setelah tali pusarnya putus. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Namun. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Tubuhnya tetap utuh. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. musuhnya akan mati. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. putri Batara Surya. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya.

Guritna. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. ada lagi nama alias Gatotkaca. ketika mereka berperang tanding. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Kancingjaya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Krincingwesi. Ketika jatuh ke bumi. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Karena itu. dan Mladangtengah. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. . Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. terutama Brajamusti. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Purbaya. karena ia le-laki. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Sebagai raja muda Pringgadani. dan amat menyayangi Gatotkaca. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Bimasiwi. Trincingwesi. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Namun. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Bra-jadenta. ia terbang amat tinggi. Gurubaya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. sesudah Gatotkaca gugur. Akibatnya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Abimanyu. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Arimbiatmaja. dan Bimaputra. Menjelang ajalnya. Sebenarnya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. yakni Kalananata. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa.

yang menyatakan keinginannya untuk diperistri.Pregiwati 3. Subadra Larung 11. Kalabendana Lena 9. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. para putra Pandawa. Selain malu. Gatotkaca Sewu 5. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Ia lalu berguru pada Resi Seta. ia sadar. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Aji Narantaka 12. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Gantotkaca Rante 10. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. para putra Pandawa. Gatotkaca menjawab. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. putra Dursasana. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Baru saja latihan perang itu dimulai. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Brajadenta . Beberapa tahun menjelang Baratayuda. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka.Brajamusti 8. Gatotkaca Sungging 4. Wahyu Senapati 7. Namun. sehingga pingsan. Sesuai janjinya. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Pregiwa . dengan Aji Narantaka itu .arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana.

maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Guntur Prahara. mukanya tidak terlalu tunduk. dengan wajah mirip Bima. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Panglawung. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Presiden RI. Mengenai soal wanda ini. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Patih Kala Sakipu. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Dalam perang melawan raksasa. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Gatotkaca menyambar dari udara. sehingga menampilkan kesan gagah. Nama itu diberikan karena waktu lahir. dengan muka agak . pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. dan Abimanyu di darat. yakni Butaprepat. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. lengkap dengan taringnya. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. dan Guntur Samodra.1820) di Surakarta. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Pada tahun 1960-an Ir. tidak diketahui dengan jelas. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . yakni wanda Kilat. Sukarno. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Guntur. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Badannya kekar dan kokoh. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. dan Dursala. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. sedangkan kata kaca artinya rambut. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Tatit. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Bentuk badannya tegap. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Di Surakarta. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. hanyalah Prabu Kala Pracona. Boma Narakasura. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. dan Dukun. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Dalam pewayangan. Gelap.

Baca Bima. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Wajahnya juga memandang ke bawah. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Dulu. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. membagi Gatotkaca atas empat wanda. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Sementara itu. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. dan Sukarno. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. raja Mataram. lengkap dengan taringnya. . Wanda Guntur. tunduk.datar. dengan tubuh besar. wajah raksasa. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Dewi. Pergiwati. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. seolah mencerminkan sifat andap asor. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. kuat. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani.

yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dengan bantuan Dewi . Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. suaminya. Kurawa terhadap Pandawa. Durmagati. istri Bathara Derma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Bogadatta. Durmuka. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayu. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. masingmasing bernama . Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Arya Sakuni. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Wikataboma. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Kartadenta. Surtayuda. sederhana. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dursasana (Adipati Banjarjungut). baik budi. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. raja negara Astina. Citrayuda. Arya Watubaji. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Gardapura. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Durgempo. Carucitra.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraboma. lembut. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija.

Sumitra. sesuai dengan takdir dewata. Sedangkan menurut Mahabharata. dari pertapaan Yasarata. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Prabukusuma. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. menjelang pecah perang Bharatayuda. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. jatmika. Akhir riwayatnya diceritakan. Setelah ada kesepakatan. bernama. Bratalaras. dengan Dewi Ulupi. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Kumaladewa. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba.Wilutama. Ia berwatak tenang. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. tekun dan wingit. . raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. salah satu dari lima satria Pandawa. Abimanyu. Endang Pregiwati. Kumalasakti. Antakadena dan Bambang Sumbada. Wilungangga. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. di keputrian negera Surateleng. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Endang Pregiwa. ayahnya sendiri. Wisanggeni. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Wijanarka.

. raja negara Astina.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. begitu kelahiran Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra.

Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. gagah. bengis. keras hati. Karenanya berbadan tinggi besar. . penganiaya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Supala raja negara Kadi. raja raksasa dari negara Widarba. Ia sangat sakti. ingin menangnya sendiri. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. perkasa dan berwajah setengah raksasa. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya.

berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. istri Arya Prabu Rukma. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. istri Arya Prabu Rukma.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. . Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. ayahnya. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.

Jayadrata. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Arya Wirata dan Arya Surata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. penuh kesungguhan dan setia. berani. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. . Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. dan bergelar Prabu Sinduraja. ayahnya. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling.

Raden Gatotkaca. bernama. Sebelum menemui ajalnya. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. karena ketika . Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. raja negara Madukara (lama). Abimanyu menyerang negara Plangklawati.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. raja negara Pringgandani. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Pregiwa. Merasa sangat sakti. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. putra Dewi Suryawati. Bambang Sasikirana. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Prabu Jayamurcita. istri Arjuna. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. dan Arya Suryakaca. mengutus adiknya. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya.

cerdik pandai. sabar. Karena mati sebelum takdir. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. sangat berbakti dan penuh belas kasih. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. waspada. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Dari perkawinan tersebut. Jayasupena tidak bisa terbang. dengan Dewi Trijata. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. ia memperoleh dua orang putra bernama . setia. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Gatotkaca. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna.perang berlangsung ia masih kecil. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. yang berwajah sangat tampan. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Demikian pula dengan tabiat. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. kesetiaan. gesit. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. berani tak mengenal takut. Dewi Jembawati berwatak jujur. ibunya. raja negara Dwarawati. Perbedaannya. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. berwujud sebagai wanara / kera. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Drestadyumna dapat dihidupkan . Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. teguh. daripada tinggal di istana Dwarawati. Samba. dan Gunadewa. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. tangkas dan terampil. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Ketika lamarannya ditolak. tangguh.

Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. raja negara Dwarawati. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Prabkesa.kembali oleh Prabu Kresna. Brajamusti. setia. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja Awangga. dari negara Wirata. Dewi Arimbi. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Arimba/Hidimba. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. sangat jujur. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta. . Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. bernama.

putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Daya berpkirnya lambat. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. namun memiliki gerakan yang cekatan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Dalam peperangan.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Merasa sangat sakti. dari negara Mandura. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. putra ke-empat Prabu Basukunti. Dalam cerita pedalangan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Bertubuh gemuk pendek. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. .

serakah. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. kejam. Berwatak angkara murka. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. mau menangnya sendiri. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. suka menurutkan kata hati. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. kakak Arya Ugrasena). dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. putri Prabu Rumbaka.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. raka negara Astina. istri Prabu Basudewa. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Arya Ugrasena. serakah. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. bengis. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Dalam peperangan tersebut. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Prabu . raja negara Astina. seperti Arya Prabu Rukma. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Ia pernah menyerang negara Kumbina. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Prabu Kalasasradewa sangat sakti.

Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). keras hati. ingin menangnya sendiri. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. penghianat. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Setelah remaja. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. adik Prabu Gorawangsa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. pamannya yang sakti. raja Mandura. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. oleh Suratrimantra. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Dengan dukungan Suratimantra. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Karena sangat sakti. raja negara Astina. Ia lahir di negara Bombawirayang. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Pemberontakan Kangsa gagal.

padahal ia masih gadis. putri bungsu raja Mandura.Karna KARNA. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Waktu masih berusia remaja. Prabu Basukunti. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Resi Druwasa. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Basukarna adalah anak buangan. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah putra sulung. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. . Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi.

karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Manakala hari telah terang. Alasannya. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. ia masih tergolek di tempat tidurnya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). sering bangun siang. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Itulah sebabnya. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. ia diberi nama Karna . Itulah sebabnya. yakni putra-putra Drestarastra. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. atau Suryatmaja. Maka. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Pandu. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. . Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Resi Krepa. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. sesudah masa kehamilannya cukup. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. dan Yama Widura. Tahun berganti tahun. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Namun permohonan itu ditolak. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Dengan ilmunya yang tinggi. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. dan matahari sudah naik. Menjelang masa remaja. Setelah lahir. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda.yang artinya telinga. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha.

Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Keduanya seimbang sama kuat. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Duryudana. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Lagi pula. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Yakin. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. termasuk para Kurawa. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. ataukah sebaliknya. ditolak. Adu tanding pun dimulai. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Karna menjadi Adipati di Awangga . Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Lebih-lebih Arjuna. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Namun Kunti juga ragu.

terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. yaitu raja penguasa di Awangga. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. raja Mandraka. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. melainkan seorang ksatria. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. .bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Basukarna. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. kelak ternyata.yang menentukan hidup atau mati. atau raja muda. Saat itu seekor ketonggeng. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. menyengat paha Basukarna. sejenis kalajengking berbisa. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. Sewaktu tahu apa yang terjadi. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. walaupun telah menjadi menantunya. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Dan. putri Prabu Salya. pada saat yang genting . masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Karna harus menyamar sebagai brahmana. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. kutukan itu akan terbukti. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. adik Surtikanti. Karena merasa ditipu. yakni ilmu ketrampilan memanah. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. sehingga keringatnya bercucuran. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini.

dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. tetapi gagal. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Ki Nartasabda. Jadi. Meskipun sebelumnya telah tahu. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. yaitu Batara Surya. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Bima. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya." . dan mengaku sebagai Arjuna. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. tahu membalas budi. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. percaya diri. sebab Batara Endra. yakni Prabu Anom Duryudana. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Dalam pewayangan. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dan Arjuna. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. teguh dalam pendirian. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Selain seimbang kesaktiannya. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. putri sulung Prabu Salya. siapa pun yang memintanya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. "Ingatlah Karna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. salah lihat.

dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Jika seorang brahmana datang meminta. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna.. ambillah. ." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Seperti yang diduga oleh Batara Surya.yang masih dalam ujud brahmana.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Tanpa menanyakan. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. dengan senang hati hamba akan menerimanya. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Esok harinya. Namun. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. berkata: "Karna. apa alasan brahmana itu memintanya." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta.. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba ... Pada pertemuan empat mata.." Demikianlah. Kini. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Sehari menjelang Baratayuda. Karenanya. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Kresna secara khusus datang menemui Karna. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya.. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. . sebagai ganti barang yang hamba ambil. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya ." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. ksatria mulia.

Kresna: "Dinda Karna. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari..." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Rasanya. bagaimana pun. Resi Krepa. sejak masih remaja. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Yang penting." Karna: "Kakanda Kresna. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Bahkan Maharesi Bisma. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan.. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. bukan perang kecil. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Adinda telah mengenal para Kurawa. Jadi. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Begawan Drona. Namun. Itu adalah kewajiban Adinda. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. pendirian mereka. . tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. dan dengki mereka. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Kakanda Kresna. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Adinda tahu benar. membalas kebaikan dengan kebaikan pula." Karna: "Kakanda Kresna. Kakek Abiyasa. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. sifat iri. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. culas. Dinda Karna. Itulah sebabnya. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran.. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria." Kresna: "Tetapi. . Baratayuda yang akan dimulai esok hari. itu semua agar Baratayuda dapat segera ." Kresna: "Saya memahami hal itu. Barata-yuda harus segera terjadi. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki.

Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. kita semua belum tahu. Adinda tahu. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa." Karna: "Itu pun Adinda pahami." Kresna: "Adinda Karna. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Seandainya Adinda yang gugur. Sekali lagi. bagaimana pun. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. jelas berbeda. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Hati kecilnya merasa. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Namun. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. .. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Entah siapa yang akan kalah. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. dan siapa yang akan unggul. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Coba renungkan hal itu. selalu harus ada yang menjadi korban. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. sebelum menghadap pada Sang Pencipta.terjadi sebagaimana seharusnya. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Namun. lewat tengah hari. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Karenanya. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Dinda Basukarna ." Kresna: "Adinda Karna.. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. seandainya Adinda yang menang. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu.. Demikian pula. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna." kata titisan Wisnu itu. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu.

engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa.. Namun. Namun.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.. Baratayuda yang akan dimulai esok hari.. betapa remuknya hati seorang ibu. ." Kunti: "Karna. Hamba mengerti. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Dapatkah engkau membayangkan. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya.. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. ada yang . maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. ibumu ini. Aku. Engkau tentu juga tahu.. dengan menguatkan hati. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Karna Anakku.." Kunti: "Tetapi . Anakku. Ibunda tentu juga tahu. Arjuna. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu.. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu.. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. junjungan hamba. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Hanya karena keadaan. Namun hamba mohon."Basukarna anakku. engkau adalah prajurit sejati. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Namun. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Tidak bisa tidak. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. . Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. adik-adik hamba. Namun. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Engkau seorang ksatria utama. perang besar akan terjadi esok hari. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Para dewa dapat menjadi saksi. Ibunda mengerti..

Jika hamba gugur. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. derajat dan pangkat. sejak engkau masih berujud bayi merah.. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Pertimbangan yang lain adalah. anakku. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Kunti lalu berkata: "Anakku. aku telah kehilangan engkau. mengorbankan orang yang disayanginya. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya.. .... maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. buah hatiku . dan . karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna.harus mengorbankan suaminya. kemuliaan. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata.. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Dan.. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. menciumi ubunubunnya. Kesedihanku sebagai seorang ibu.. Puluhan tahun. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Tetapi. kumohon kepadamu. memelihara dan mengasihimu. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat.. mungkin Baratayuda akan gagal. penguasa Astina itu mulai khawatir. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. jika ia tidak ikut beperang. Karna. izinkan aku memelukmu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. anakku. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Karena itu. Demikian pula. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. sebagai ksatria. tidak terlaksana. Dalam Baratayuda. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. anakku . tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Untuk itu.. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Aku tidak berkesempatan merawat. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. maafkanlah Ibumu ini. Doaku untukmu. batal. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu.

Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. melesat ke arah dada Arjuna. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. kemudian membujuk Prabu Salya. Karena desakan Duryudana ini. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. sebagaimana dikehendakinya. Dan. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. raja Dwarawati. Hanya karena bujukan Duryudana. Basukarna. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Karena jika bukan dia yang gugur. Namun. Basukarna . yang paling tepat adalah Prabu Salya. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Alasannya. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Panah Wijayacapa meluncur deras.cari Arjuna. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. mengasuh. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Duryudana dengan cepat melerai. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Agar seimbang dan tampak sederajat. dan mengasihinya. dan menurut anggapannya. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Duryudana lalu meng-ingatkan. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Sementara itu.

Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. yakni patih Kadipaten Awangga. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Permadi mencoba membantah. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Permadi sanggup. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. putri Prabu Anom Duryudana. Dengan demikian. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda.Bhs. Jadi. ia juga merupakan besan. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Pada saat Baratayuda berlangsung. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. abang satu ibu lain ayah. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Ia mempersalahkan Adimanggala. .gugur karena siasat licik Kresna. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. putri Prabu Salya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. namun tidak seorang pun yang percaya. selain sebagai ipar. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Dari keterangan para dayang. Suatu hari. Tetapi versi lain menyebutkan. Basukarna mendapat dua orang putra. turun dari kereta.

dewa itu segera melerainya. Lagi pula. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Usaha Permadi ini berhasil. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Dalam pewayangan di Indonesia. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Karna menolak. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Diterangkan. Guna me-nyirnakan angkara murka. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Karenanya. dan bahkan juga nama baiknya. dan terjadilah perang tanding. terpaksa menerima kenyataan itu. Setelah tahu apa yang terjadi. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya.Dalam waktu singkat. . Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai.

Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Basukarna. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Karna ternyata sanggup. dan Arjuna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Dalam Mahabarata. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . atau Basusena.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Lihat juga Kunti. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Dewi. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. selain dendam pada Arjuna. . bukan bangsawan). raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Kelak. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya.

Dursasana (Adipati Banjarjungut). putra Abimanyu dengan Dewi Utari. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Kartawiyoga berwatak keras hati. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Ia berbadan besar. Bomawikata. Kartamarma memliki perwatakan. Citraksi. keras hati. Durgempo. Duryudana (raja Negara Astina). Gardapati (raja negara Bukasapta).Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Wikataboma. cerdik. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. berani dan selalu menuruti kata hati. Surtayu. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. lincah. Kartadenta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Carucitra. Citrayuda. . pandai bicara. gagah dan berwajah setengah raksasa. putri raja Banyutinalang. Durmagati. Citraksa. Citraboma. Setelah mertuanya meninggal. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Surtayuda. Durmuka. Gardapura. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda.

putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Citragada dan Wicitrawirya. dengan Dewi Durgandini.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. telah datang menyusul Kakrasana. Setatama. penghianat. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. raja negara Astina. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Bagawan Abiyasa. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. berani dan . dari padepokan Retawu. ingin menangnya sendiri. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yaitu. Kencakarupa berwatak keras hati. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Upakeca / Rupakeca. Rajamala. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. yaitu.

Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. .selalu menurutkan kata hati. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Prabu Matswapati. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. setia dan penuh pengabdian. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Kisah lain menyebutkan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa berwatak jujur. Dalam Mahabharata diceritakan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Akhir riwayatnya diceritakan. Cerita Pedalangan menyebutkan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata.

. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. sampai akhir hayatnya. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.

kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Kakrasana. berputra . Terompet/Sangkala Pancajahnya. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. 3. seorang swarawati keraton Mandura. adalah putra Prabu Basudewa. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). 2. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.Dewi Setyaboma. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Kembang Wijayakusuma. Senjata Cakra. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina.Dewi Rukmini. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Arya Setyaka. . Samba dan Gunadewa (berwujud kera). dari negara Lesanpura. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari.Dewi Pratiwi.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. berputra . putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. 4. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. antara lain. berputra . dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini.Dewi Jembawati. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Kaca paesan.

putra Prabu . tenang. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Wilugangga. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Wijanarka. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Endang Pregiwati. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Bratalaras. bernama. Bambang Irawan. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Daya khasiat minyak Jayengkaton. satria Pandawa putra Prabu Pandu. raja Boja. putri Prabu Kunti. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Bima/Werkundara dan Arjuna. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. pemberani. Sumitra. Wisanggeni. setia dan wingit. raja negara Astina. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Nakula dan Sadewa.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Puntadewa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Prabu Kresna menginginkan moksa. Sejak kecil. dengan Dewi Jimambang. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Ia berwatak penuh belas kasih. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Bagawan Wilawuk. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arya Basudewa. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. kakaknya. Endang Pregiwa. Abimanyu.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. menarik hati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Wataknya bersahaja. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. keinginanya selalu terlaksana. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati.Pandu dengan Dewi Madrim. putra kedua Adipati Karna. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Hidupnya serba mewah. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Ia mempunyai kakak kandung . Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. gaya dan kata-katanya serba menarik. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit.

adik Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Dengan dukungan Suratrimantra. . Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. diusir keluar dari negara Mandura.bernama Narasoma. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. sabar dan Wingit. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. raja negara Mandura. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Kangsa pergi kenegara Mandura. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dari perkawinan tersebut. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. setia. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Widarba. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Kedua putra kembarnya. Prabu Pandu. Oleh Kangsa. raja negara Mandura. digauli oleh Prabu Gorawangsa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti.

dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Menurut purwacarita. sabar. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. wilayah negara Mertani. ikhlas. Narasoma dan Dewi Madrim. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. sabar. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Narasoma dan Dewi Madrim. percaya akan kekuasaan Tuhan. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. di daerah kerajaan Jodipati. seorang hapsari/bidadari. yaitu.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. seorang hapsari/bidadari. Mandrapati mempunyai watak. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. ikhlas. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat.

putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. dengan permaisuri Dewi Kunti. Puntadewa. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Dari perkawinan tersebut. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. setia. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. sangat berbakti. Ia lahir kembar bersama adiknya. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. manusia kera kekasih dewata. salah satu dari lima satria Pandawa. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. putra Prabu Pandu raja negara Astina. dari negara Mandaraka. Nakula tidak akan dapat lupa . Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. dari negara Mandura bernama. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Mereka bertemu. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewa Tabib.

tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. putri Resi Badawanganala. belas kasih. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Setelah selesai perang Bharatyuda. . taat. 1. setia. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Ia juga mempunyai cupu berisi. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Dewi Madrim. wilayah negara Amarta. Senapati negara Mretani. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Srengganawati. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. 2. Nakula mempunyai watak jujur. raja negara Awuawulangit. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata.

Narasinga menjadi sangat sakti. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Karena ketekunannya bertapa. Ia tewas dalam . raja negara Surateleng. Arya Singamulangjaya. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya.

Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. setia. selain berguru pada ayahnya. dari negara Lesanpura. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. putra Prabu Basudewa. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). andel Resi Palasara. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Ibunya bernama Dewi Kandini. raja negara Mandaraka. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. jujur. Senapati perang Dwarawati. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Selain sakti. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putra Prabu Kresna. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.peperangan melawan Narayana. Setelah ayahnya. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Karena itu selain sakti. putra Sanghyang Brahma.. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putri Arya Kidangtalun. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi.

Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. jujur dan adil. berputra . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Abimanyu. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. berputra . Ramayana dan Pramasata 2. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Dewi Dangan. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Tamioyi 3. Dewi Niyedi 5.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Prabakusuma. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Dewi Gentang. berputra . akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Antakadewa dan Bambang . Ia berwatak bijaksana. Ia seorang anak yatim. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Ramaprawa dan Basanta. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. ia masih dalam kandungan ibunya. Dewi Impun. Bagawan Sarmiti. 1. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Akhir riwayatnya diceritakan. berputra . nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. berputra . dengan Dewi Manuhara. salah satu dari lima satria Pandawa. Dewi Puyangan. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Kumalasakti. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. yaitu . Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Sumitra. Bambang Irawan. Bratalaras. Dalam kitab Adiparwa. Wilugangga. Kumaladewa. Wijarnaka. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi.

Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Brajamusti. Brajawikalpa dan Kalabendana. setia. jujur.Sumbada. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. putra Prabu Puntadewa. Dewi . Wilugangga. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Kumaladewa. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. raja negara Pringgondani. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. bernama. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Arjuna. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. dengan Dewi Manuhara. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. setia. Wijanarka. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Prabakusuma. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. berbakti dan teguh dalam pendirian. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Brajalamatan. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Sumitra. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. baik budi. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Baru setelah remaja. Dewi Arimbi. setia. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Abimanyu. Ia dan adik bungsunya. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. bernama. Arjuna. Bambang Irawan. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Brajadenta. Kumalasakti. jujur. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Bratalaras. Dari perkawinan tersebut.

berwatak angkara murka. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Wisanggeni. yaitu. tenang. Wilugangga. satria Pandawa putra Prabu Pandu. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Wijarnaka. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. mengalahkan semua para Dewa. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. halus. Ia kemudian mengutus patihnya. Kumaladewa. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Bathara Indra.Arimbi. Dewi Mustakaweni. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Ia sangat sakti. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Kumalasakti. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. jatmika. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. baik tingkah lakunya. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Abimanyu. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Endang Pregiwati. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Akhir riwayatnya diceritakan. Endang Pregiwa. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Sumitra. Wilugangga. dengan Dewi Supraba. besar tanggung jawabnya. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. raja negara Awangga. Atas keputusan Bathara Guru. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bambang Irawan. Ia adalah putra Arjuna. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Bratalaras.

putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Kedua putranya. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. senang bergurau.dan Kasipu. Wresni dan Andaka. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ken Sagupi. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Suaranya lantang. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Akhir riwayatnya diceritakan. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. seorang swarawati Keraton Mandura. Arya Udawa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. . putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. dengan Ken Sagupi. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. yaitu. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. setelah selesainya perang Bharatayuda. dan Dewi Rarasati/Larasati. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. ia mempunyai dua orang saudara bernama.

Dewi Banowati. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Dewi Surtikanti. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala.Dewi Pratiwi berwatak setia. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. sabar. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. dan dua orang adik kembar lain ibu. Dewi Erawati. yang kemudian diberikan kepada putranya. . masing-masing bernama. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. percaya atas kekuasaan Tuhan. penuh belas kasih. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. ikhlas. raja jin negara Mertani. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Ia mempunyai watak. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. dan sangat berbakti. seorang hapsari/bidadari. sabar. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. tekun dalam agamanya. dengan Dewi Darmastuti. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. jujur. jujur. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Dewi Pujawati berwatak. Bima/Werkudara dan Arjuna. Sitija. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. setia.

Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Arya Gamdamana. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. serta berjiwa penjilat.Dalam perang Bharatayuda. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. . Ia seorang arsitek ulung. Atas perintah Arya Sakuni. raja negara Mandaraka.

Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Dewi Nirada. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. yaitu: Resi Bisma.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Resi Balarama/Baladewa. Rajamala berwatak keras hati. raja negara Astina. Ia sangat sakti. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. masing-masing bernama . Setatama. tidak bisa mati selama masih terkena air. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. bernama. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Citragada dan Wicitrawiya. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. . sais kereta kerajaan Astina. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Upakeca/Rupakenca. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Adipati Karna. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Duryudana dan Bima. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Menurut ketentuan dewata. berani. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Kecaka/Kencakarupa.

konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. istri pertama Arjuna. Arya Prabu Rukma. putri Arya Prabu Rukma. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. dengan Ken Sagupi. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dari garis keturunan ayahnya. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. raja negara Astina. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. sabar. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. sangat menginsyafi. . patuh dan berbakti. seorang swarawati keraton Mandura. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. mengerti dan menguasai dirinya. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. ia mempunyai tiga orang saudara. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Ken Sagupi. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. yaitu : Arya Udawa. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Sedangkan dari garis keturunan ibuny.

pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Bagawan Abiyasa. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. tenang. Kencaka/Kencakarupa. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Surtikanti. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. dengan Dewi Durgandini. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. raja negara Astina. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. bernama. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. hatinya keras dan sedikit suka usil. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. halus. Citragada dan Wicitrawirya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. yaitu. Narayana. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. bernama. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Ia meningal dalam usia lanjut. dari padepokan Retawu. sabar. Rajamala.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Setatama. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Dewi Erawati. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. . Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. cerdik pandai. Setelah Prabu Kresna mati moksa. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati.

putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. keras kepala dan mau menangnya sendiri. sombong. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. taat. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Selain sangat sakti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. dari negara Mandura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). bernama. belas kasih. Ia lahir kembar bersama kakanya. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Akhir riwayatnya diceritakan. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. setia. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sadewa mempunyai watak jujur. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Nakula. Bima/Werkundara dan Arjuna. Puntadewa. Setelah selesai perang Bharatayuda. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Akhir riwayatnya di ceritakan. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). putri Resi Badawanganala. wilayah negara Amarta. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Dewa Tabib. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti.Rupakenca berwatak tinggi hati. Prabu Matswapati. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita.