Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Ibunya bernama Dewi Wasu. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Dewi Nagagini. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Putrinya. setiap 1000 tahun sekali. Dalam pewayangan. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. ketika masih muda disebut Nagasesa. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. putri Anantaswara. walaupun terletak di dasar bumi. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. ujudnya tetap seekor naga. istrinya. tetapi dalam keadaan triwikrama. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. menikah dengan Bima. ia mempunyai dua anak. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. SANG HYANG. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang.Antaboga ANTABOGA. sesuai dengan yang dikehendakinya. Sang Hyang Antaboga. Dalam pewayangan disebutkan. anaknya sendiri. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. putri Sang . istri Batara Yamadipati. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. walau itu anaknya. Selain itu. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Karena Nagatatmala memang bersalah. Untunglah Dewi Supreti. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam.

Namun setelah berhasil memutarnya.Hyang Wenang. Itu pula sebabnya. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Tidak hanya itu. para dewa bukan membor samudra. Batara Guru menyanggupinya. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. melainkan mengaduk-aduknya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. dibawa ke samudra. mengacau. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. cahaya terang memasuki mulutnya. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Untuk membangun ikatan keluarga. . Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Nagasesa menjawab. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. dan saat itulah muncul Batara Guru. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. yang artinya mengaduk-aduk. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya.

hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Bersama dengan menantunya. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. yakni Antareja. . Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Dalam Kitab Mahabarata. Lihat Antareja. Prabu Kresna. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. tak terlihat. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. yang benar adalah Aji Kawastram. kata anta artinya batas. cucunya. Kata ‘maya’. yang suami Dewi Pertiwi. artinya. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa.Perlu diketahui. Kata an atau artinya tidak. Sebenarnya sebutan itu keliru. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Jadi. dan Candrabirawa. cucu Sang Hyang Antaboga. Antareja tidak pernah ada. Antaboga berangkat ke kahyangan. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia.

Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. sehingga kebal terhadap senjata.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Anatareja berkulit napakawaca. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. dan berputra Arya Danurwenda. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. pemberian ibunya. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. pendiam. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. yang mempunyai kesaktian. dengan Dewi Nagagini. salah satu dari lima satria Pandawa. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. . Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). dan Arya Anantasena. Lidahnya sangat sakti. bernama: Raden Gatotkaca. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. putri Prabu Ganggapranawa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia menikah dengan Dewi Ganggi.

salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Arimbi. yaitu : Anantareja. yang dapat . putra Dewi Nagagini. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. dengan Dewi Urangayu. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. dan Gatotkaca. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena.

salah seorang dari lima satria Pandawa. dengan Dewi Hadimba. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air.mengembalikan kematian di luar takdir. Setelah dewasa. Brajadenta. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Brajawikalpa dan Kalabendana. putra Prabu Pandu. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Anantasena berwatak jujur. terus terang. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan. berani kerena membela kebenaran. bernama. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajamusti. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Arimba/Hidimba. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Arya Prabakesa. bersahaja. menggantikan kedudukan kakaknya. raja raksasa negara Pringgandani. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Prabu Arimba. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. tidak pernah berdusta. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. kekuasaan .

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Prabu Rumbaka. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. trengginas. putri Prabu Kunti. Ia berambut dan .Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. putra Prabu Rumbaka. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. raja Negara Kumbina. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. raja negara Surateleng atau Trajutisna. raja Boja. dan bergelar Prabu Bismaka. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. swaraswati keraton Mandura. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Akhir riwayatnya diceritakan. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Arya Basudewa. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. dengan Dewi Krepi. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. cerdik pandai.

Resi Drona). Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . keturunan Prabu Citragada. pemberani. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. badannya hancur dipukul gada Rujakpala.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. raja negara Magada. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Ketika ayahnya. dengan Dewi Anggini. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Dari ayahnya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani.

. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Akhir riwayatnya diceritakan. seorang hapsari/bidadari. Bagaspati sangat sakti.Bagawan Bagaspati. Dewi Pujawati. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. suara besar agak serak (agor . Ia memiliki Ajian Candrabirawa. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. menantunya sendiri. Bagaspati mempunyai watak. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. ikhlas. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. ayahnya. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Sebelum tewas. Ia mempunyai tabiat . rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. lucu. Jawa). sabar. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. percaya akan kekuasaan Tuhan. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Carub atau Astrajingga. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. tindakannya seperti . dan berputra Dewi Pujawati. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya.

ia hidup sampai jaman Madya . Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Seperti halnya dengan Semar. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kakak Dewi Kanistri. tetapi selalu tepat. putri Bathara Hira. kata-katanya menjengkelkan. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu.orang bodoh. Bagong berumur sangat panjang.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Secara tidak resmi. swaraswati Keraton Mandura. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Setelah usia lanjut. Kakrasana dan Narayana. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. putri Prabu Kunti. Kakrasana. Dewi Prita/Dewi Kunti. raja Boja. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa.

Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Basukiswara . Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Beberapa tahun kemudian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Dewi Basuwati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Sebagai penggantinya.

Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Dewi Prita/Dewi Kunti. Setelah usianya lanjut. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . cerdik pandai. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. putri Prabu Kunti. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukesti. Arya Basuketi dan Arya Kistawan.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. arif bijaksana dan suka menolong. . Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. berani. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. raja Boja. Arya Basuketi. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita.

tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Putri Bathara Brahma. putri . mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Arya Basukesti. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. juga tahu segala bahasa binatang. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Dengan kereta sakti Amarajaya. Karena ketekunannya bertapa. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati.

Arya Basunada. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Setelah menikahkan putrinya. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. . Dari perkawinan tersebut. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Arya Basupati. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya.

Kuku Pancanaka. Gelung Pudaksategal. berputra Raden Gatotkaca dan 3. yaitu . berputra Arya Anantareja. Sena. Gelang Candrakirana. Kusumayuda. Pandusiwi. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. wilayah negara Amarta. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Bratasena. gagah berani. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Dewi Urangayu. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. atau Wijasena. 2. Alugara. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. patuh dan jujur. Sumping Surengpati. Pupuk Jarot Asem. Bayusuta. Kusumadilaga. Gada Rujakpala. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Dewi Nagagini.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. kuat. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Nakula dan Sadewa. tabah. Bima memililki sifat dan perwatakan. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Kowara. Nagata. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Birawa. Dewi Arimbi. teguh. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . serta 2 orang saudara lain ibu. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Balawa. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kalung Nagasasra. Kelatbahu Candrakirana. . Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Aji Bandungbandawasa. yaitu : 1. Dandunwacana.

. Kartamarma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartadenta. Wikataboma. Bomawikata. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Citraboma. Durgempo. Citrayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksa. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmagati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraksi. Carucitra. Gardapura . (raja negara Banyutinalang). Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayu. Durmuka.

maka yang mati akan hidup kembali. kejam. ia menjadi sangat sakti. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Selain sakti. Berwatak angkara murka. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Karena ketekunanya bertapa. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. raja negara Surateleng. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Ia pandai bermain gada. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Di medan peperangan. Dalam perang Bharatayuda. Bila salah satu diantara mereka mati. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura .

berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Arimbi. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta berwatak keras hati. Brajalamatan. Brajamusti. Oleh kakaknya. Prabu Arimbaji. . Bima tinggal di Jadipati. ingin menangnya sendiri. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arimba / Hidimba. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Arya Prabakesana. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca.

Brajadenta. Arya Prabakesa. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. putranya dengan Bima. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Dewi Arimbi. . pemberani dan sangat sakti. Brajamusti. mudah marah. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. masing-masing bernama .

Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamantan dan Brajawikalpa. . istri Prabu Duryudana. raja negara Astina. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. agak bengis. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajalamatan. keras hati dan ingin menang sendiri.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Ia sangat sakti. Bersama kakaknya. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. berlindung pada kemenakannya. Arimba/Hidimba. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. Brajadenta. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajawikalpa dan Kalabendana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama.

Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. pendendam. Arimba/Hidimba. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Brajalamatan dan Kalabendana. Ia berwatak sombong.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.peristiwa . Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Arya Prabakesa. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Dewi Erawati. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. pemberani. Brajamusti. tangguh. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Dewi Arimbi. senang menurutkan kata hatinya. Brajadenta. setia. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Dewi Surtikanti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. ingin selalu menang sendiri. gagah perkasa dan sangat sakti. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati.

raja Mandura. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja Astina dan Adipati Karna. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. . Prabu Duryudana. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa.yang penuh dengan kekerasan. putri Prabu Kiswaka. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja negara Lesanpura. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Dalam perang Bhratayuda.

berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Ia berwatak kejam. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Cakil memiliki sifat. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. semuanya berwarna hitam. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. pemberani. banyak tingkah dan pandai bicara. trengginas. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. serakah. berkaki putih . Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. tangkas.

yaitu : Prabu Yudhistira.(=pancal panggung/Jawa). . Setelah pesta perkawinan selesai. Bersama kakaknya. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. ketika dipinang oleh Arjuna. Atas seijin Bathari Durga. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. di kawasan hutan Mertani. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Arya Dananjaya sangat sakti. Ia mempunyai dua kakak kandung. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Arya Danduwacana.

Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. gagah perkasa. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Menjanganketawang dan Cecakandon. putra Prabu Pandu raja negara Astina. jujur. pusaka Jala Sutra Emas. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. hak memakai nama Arya Dandunwacana. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Celengdemalung. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Kepada Bima. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dandunwacana menyerahkan. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Podangbinurehan. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Berwatak pemberani. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Ditya Sapujagad. . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Dandangminangsi. negara Jodipati. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Jangettinelon.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Ia berkulit Napakawaca. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Hyang Anantaboga. pendiam. Nagapratala. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Arya Danurwenda masih kecil. Anantareja. . yang mempunyai kesaktian. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. jujur. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.

Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Putri sulungnya. Wresni dan . dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. raja negara Srawantipura. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka.

Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. istri Prabu Yudhistira. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. dan Dewi . Kumbina dan Dwarawti).Andaka. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. putri Sanghyang Indra. Yadu dan Turwasu. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. masing-masing bernama . Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Lesanpura. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Dewi Drupadi. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. raja Amarta. raja daitya negara Parwata. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Druhyu. raja negara Astina. Dewayani meminta Resi Sukra. masing-masing bernama . putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani.

Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . putra Resi Drona. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya.Srikandi. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. bengis. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Ia tewas dibunuh Aswatama. . Drestadyumna berwajah tampan. raja negara Dasarna. istri Arjuna. memiliki sifat pemberani. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Setelah melalui pertempuran sengit. Drestaka dan Drestara. congkak. sombong. Pada saat itu roh Ekalaya. banyak bicaranya. yaitu Resi Drona. cerdik. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putri Prabu Hiranyawarma. menghadapi senapati perang Kurawa. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. tangkas dan trenginas. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Resi Drona berwatak. tinggi hati.

Untuk mencari pengalaman hidup. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. putra Prabu Drupada.tetapi kecakapan. raja negara Tempuru. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. setelah gugurnya Resi Bisma. putri Prabu Purungaji. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. yang memenggal putus kepalanya. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. kecerdikan.

Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona.Hargajembangan. Dewi Drupadi. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. teliti dan . dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. luhur budinya. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Di dalam perang besar Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa.sabar. Dalam masa kekuasaanya. bijaksana. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik.

Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala tewas dalam pertempuran . Ia berbadan besar. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. 3. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. gagah dan bermulut lemar. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Arjuna. Srutasoma dari Bima. Nakula dan Sahadewa. Dursala mempunyai watak dan sifat. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Akhir riwayatnya diceritakan. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Srutawarman dari Sahadewa. Sedangkan menurut Mahabharata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Menurut pedalangan Jawa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. yaitu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra.setia.Partawindya dari Yudhistira. Bima. 1. Srutakirti dari Arjuna 4. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. takabur. 2. Yudhistira. Srutanika dari Nakula 5. ia sangat sakti.

Gardapura . Anggota tubuh dan kepala Dursasana . besar kepala. Dursasana berbadan besar. Wikataboma. Citrayuda. Carucitra. Durmagati. Citraksa. Citraboma. Bomawikata. putri Adipati Banjarjungut. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. senang meremehkan dan menghina orang lain. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. mempunyai watak dan sifat. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Surtayu.gemar bertindak sewenang-wenang. takabur. Citraksi. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durmuka. Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Kartamarma. Kartadenta. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Bogadatta (raja negara Turilaya). Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Surtayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. gagah dan bermulut lebar. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang).melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta.

Bomawikata. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Surtayu. Surtayuda. Durmagati. Kartadenta. Citraksi. Duryudana (raja Negara Astina). Citraksa. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Diantara 100 orang. Citrayuda. Wikataboma. Citraboma. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Durmuka. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).hancur berkeping-keping. dan Widandini (raja negara Purantara) . dihantam gada Rujakpala. Durgempo. Gardapati (raja negara Bukasapta). . Carucitra. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapura.

Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. gaya dan kata-katanya serba menarik. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ekalaya seorang raja kesatria. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. keinginanya selalu terlaksana. putri hapsari/bidadari Warsiki. sangat mencintai istrinya. Ekalaya berwatak. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Menjelang . Wataknya bersahaja. setia. raja negara Sindu. jujur. menarik hati. tekun dan tabah. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Ia adalah raja negara Paranggelung. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra.Hidupnya serba mewah.

yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Banowati. penuh belas kasih. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.kematiaanya. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Jawa). sabar dan wingit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dewi Erawati berwatak. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Winata dan Wimuka/Wilmuka. setia. raja negara Mandura. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. . Dewi Surtikanti.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. raja negara Mandaraka. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. semenjak jaman Arya Dandunwacana. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. . Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati.

Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. murid Resi Boma. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. raja negara Astina. menantunya yang setelah menjadi . gagah berani. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. teguh sentosa. dan berputra dua orang bernama. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. bersahaja. Karena penggantinya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. pendiam dan sakti.

Ia berwajah tampan. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Sedangkan menurut pedalangan. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. pendiam. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ketika ayahnya. menurut Mahabharata. gagah.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. tegap. Prabu Gandabayu meninggal. pemberani. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. .

Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. . Durmagati. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dursasana (Adipati Banjarjungut). raja negara Astina. Wikataboma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durmuka. Durgempo. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. (raja negara Turilaya). Kartadenta. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta. Citraboma. Citrayuda. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Arya Sakuni. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kurawa terhadap Pandawa. Carucitra. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Gardapura. masingmasing bernama . Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Gardapati (raja negara Bukasapta). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Surtayu. Surtayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental.

3. Arya Sucitra. bergelar Prabu Drupada. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. . bijaksana. masing-masing bernama . yang kemudian menjadi istri Arjuna. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Srikandi. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. raja negara Amarta. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. 1. 2. Dretadyumna/ Trustajumena. Akhir riwayatnya diceritakan. luhur budinya. sabar dan teliti serta setia. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dewi Gandawati ikut belapati. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona.

Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. raja negara Garbasumanda. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. karena ingin memperistri bidadari. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Dewi Wersini. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. senapati perang negara Dwarawati. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. putri Prabu Kalayaksa. Dewi Garbarini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Karanggubarja. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta.

cerdik dan licik. Carucitra. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citrayuda.Kurawa. Surtayuda. Citraksi. Kartadenta. Surtayu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citrayuda. Wikataboma. Kartadenta. Durgempo. Durmagati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksa. Wikataboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Surtayuda. Citraboma. Bomawikata. Citraksa. Surtayu. raja negara Glagahtinalang. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durmuka. Durmuka. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. congkak. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durgempo. Bogadatta (raja negara Turilaya). Bomawikata. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Citraksi. Dengan kesaktiannya. Gardapati berwatak keras hati. . Gardapura . Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Citraboma. Carucitra. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati.

Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Aslinya. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. perut gendut.Gardapura bersifat sombong. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. cerdik dan licik. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. sehingga tiada yang kalah dan menang. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Matanya juling. kaki pincang. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. terjadilah peperangan antara keduanya. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Nala Gareng berumur sangat panjang. keras kepala. dan masuk dalam golongan panakawan. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). . mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. ia hidup sampai jaman Madya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. hidung bulat bundar. kakaknya. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. tak berleher. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Gareng bernama Bambang Sukskati. Setelah selesai tapanya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka.

Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Dalam pewayangan. Gatotkaca telah membuat huru-hara. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa.Gatotkaca GATOTKACA. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. kakak ibunya yang bernama Arimba. adik Arimbi. ibunya bernama Dewi Arimbi. Brajamusti. Sebagai raja muda di Pringgadani. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . menjadi raja di negeri itu. Begitu lahir di dunia. Sebelum itu. Ia adalah anak Bima.

begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Di kahyangan. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Karena kesal. Tutuka pingsan. anak Arjuna. Tubuhnya tetap utuh. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Senjata. Setelah tali pusarnya putus. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. . Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. itu bukan diserahkan pada Arjuna. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. yang bernama Kunta Wijayandanu. penutup kepala gaib. Ia mengenakan Caping Basunanda. Namun. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. musuhnya akan mati. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena.untuk keperluan itu. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. putri Batara Surya. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Namun. Usahanya ini tak berhasil. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Dari perkawinan dengan Pergiwa. begitu tali pusar itu putus. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Bima dan Arimbi mengizinkan. Setelah penggemblengan selesai.

Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Arimbiatmaja. Sebagai raja muda Pringgadani. ada lagi nama alias Gatotkaca. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. terutama Brajamusti. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Ketika jatuh ke bumi. Purbaya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Gurubaya. karena ia le-laki. sesudah Gatotkaca gugur. dan amat menyayangi Gatotkaca. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Guritna. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Kancingjaya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Akibatnya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Bimasiwi. Abimanyu. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Ia sampai hati membunuh Kalabendana.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Menjelang ajalnya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Namun. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Bra-jadenta. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. dan Mladangtengah. Sebenarnya. yakni Kalananata. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. . Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Karena itu. Trincingwesi. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. ketika mereka berperang tanding. ia terbang amat tinggi. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Krincingwesi. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. dan Bimaputra.

Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gantotkaca Rante 10. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Sesuai janjinya. sehingga pingsan. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. putra Dursasana. Subadra Larung 11.Brajamusti 8. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. ia sadar. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Brajadenta . Gatotkaca menjawab. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca Sewu 5. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Pregiwa . Aji Narantaka 12.Pregiwati 3. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Gatotkaca Sungging 4. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. para putra Pandawa. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Kalabendana Lena 9.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Namun. Selain malu. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Wahyu Senapati 7. putra Prabu Matswapati dari Wirata. para putra Pandawa. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Baru saja latihan perang itu dimulai. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. dengan Aji Narantaka itu .

Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Di Surakarta. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. tidak diketahui dengan jelas. dan Dukun. mukanya tidak terlalu tunduk. lengkap dengan taringnya. Gatotkaca menyambar dari udara. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Patih Kala Sakipu. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Guntur. Presiden RI. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. yakni Butaprepat. sedangkan kata kaca artinya rambut. dengan muka agak . Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Boma Narakasura. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Dalam perang melawan raksasa. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Panglawung. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. dengan wajah mirip Bima. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Tatit. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. hanyalah Prabu Kala Pracona. Badannya kekar dan kokoh. Nama itu diberikan karena waktu lahir. sehingga menampilkan kesan gagah. dan Guntur Samodra. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Mengenai soal wanda ini. Dalam pewayangan. Sukarno. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Guntur Prahara. Bentuk badannya tegap.1820) di Surakarta. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Gelap. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Pada tahun 1960-an Ir. yakni wanda Kilat. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. dan Dursala. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). dan Abimanyu di darat.

dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Baca Bima. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Wajahnya juga memandang ke bawah.datar. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. dengan tubuh besar. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. raja Mataram. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Dewi. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. wajah raksasa. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Pergiwati. seolah mencerminkan sifat andap asor. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. dan Sukarno. kuat. Dulu. . Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Sementara itu. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. lengkap dengan taringnya. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. tunduk. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Wanda Guntur.

Bogadatta. dengan bantuan Dewi . suaminya. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. baik budi. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Citrayuda. masingmasing bernama . Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Wikataboma. Durgempo. lembut. Surtayuda. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Carucitra.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Kurawa terhadap Pandawa. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Citraboma. Arya Sakuni. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Durmuka. Arya Watubaji. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Gardapura. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Gardapati (raja negara Bukasapta). sederhana. Kartadenta. Surtayu. (raja negara Turilaya). tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. istri Bathara Derma. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. raja negara Astina.

Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Wilungangga. Bratalaras. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Setelah ada kesepakatan. Sedangkan menurut Mahabharata. Sumitra. Wijanarka. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Wisanggeni. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). jatmika.Wilutama. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. salah satu dari lima satria Pandawa. Endang Pregiwa. ayahnya sendiri. Abimanyu. menjelang pecah perang Bharatayuda. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Kumaladewa. di keputrian negera Surateleng. dengan Dewi Ulupi. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. dari pertapaan Yasarata. Endang Pregiwati. Antakadena dan Bambang Sumbada. Kumalasakti. . Akhir riwayatnya diceritakan. Prabukusuma. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Ia berwatak tenang. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. tekun dan wingit. sesuai dengan takdir dewata. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. bernama.

tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. raja negara Astina. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. begitu kelahiran Dewabrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. .

Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Untuk memenuhi ambisinya. Ia sangat sakti. bengis. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. . keras hati. ingin menangnya sendiri. penganiaya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. perkasa dan berwajah setengah raksasa. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. gagah. raja raksasa dari negara Widarba. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Prabu Supala raja negara Kadi. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Karenanya berbadan tinggi besar.

Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. istri Arya Prabu Rukma. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. berwatak angkara murka. berwatak angkara murka. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. istri Arya Prabu Rukma. . ayahnya. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa.

penuh kesungguhan dan setia. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. ia menukar namanya dengan nama patihnya. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata. berani. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Arya Wirata dan Arya Surata. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. dan bergelar Prabu Sinduraja. . dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. ayahnya.

Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. mengutus adiknya. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Bambang Sasikirana. dan Arya Suryakaca. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Prabu Jayamurcita. karena ketika .Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. putra Dewi Pregiwa. raja negara Pringgandani. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. raja negara Madukara (lama). Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Raden Gatotkaca. Merasa sangat sakti. putra Dewi Suryawati. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Sebelum menemui ajalnya. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. istri Arjuna. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. bernama.

berwujud sebagai wanara / kera. raja negara Dwarawati. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. dengan Dewi Trijata. Dari perkawinan tersebut. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. tangkas dan terampil. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. cerdik pandai. kesetiaan. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Ketika lamarannya ditolak. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. ia memperoleh dua orang putra bernama . berani tak mengenal takut. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. dan Gunadewa. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Gatotkaca. Drestadyumna dapat dihidupkan . tangguh. Demikian pula dengan tabiat. Perbedaannya. Dewi Jembawati berwatak jujur. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. gesit. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. waspada. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Samba. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. daripada tinggal di istana Dwarawati. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Jayasupena tidak bisa terbang. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. sangat berbakti dan penuh belas kasih. yang berwajah sangat tampan.perang berlangsung ia masih kecil. setia. teguh. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. sabar. Karena mati sebelum takdir. ibunya.

Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. raja negara Dwarawati.kembali oleh Prabu Kresna. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Brajamusti. dari negara Wirata. . sangat jujur. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arimba/Hidimba. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabkesa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. setia. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. raja Awangga. bernama. Dewi Arimbi. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Brajadenta.

Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Merasa sangat sakti. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. dari negara Mandura. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. . Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Dalam peperangan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Bertubuh gemuk pendek. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Dalam cerita pedalangan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. namun memiliki gerakan yang cekatan. Daya berpkirnya lambat. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja.

Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Prabu Kalasasradewa sangat sakti.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Berwatak angkara murka. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. raja negara Astina. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. raka negara Astina. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. putri Prabu Rumbaka. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. pemberani dan sangat sakti. kakak Arya Ugrasena). Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. mau menangnya sendiri. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. seperti Arya Prabu Rukma. serakah. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. serakah. suka menurutkan kata hati. istri Prabu Basudewa. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Arya Ugrasena. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. kejam. bengis. Prabu . Dalam peperangan tersebut.

keras hati. Pemberontakan Kangsa gagal. penghianat. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Karena sangat sakti. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Ia lahir di negara Bombawirayang. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa).Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Setelah remaja. Dengan dukungan Suratimantra. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. oleh Suratrimantra. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. raja negara Astina. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . raja Mandura. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. pamannya yang sakti. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. adik Prabu Gorawangsa. ingin menangnya sendiri.

yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. putri bungsu raja Mandura. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Basukarna adalah anak buangan. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Waktu masih berusia remaja. Basukarna adalah putra sulung. padahal ia masih gadis. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. . Prabu Basukunti. Resi Druwasa. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti.Karna KARNA. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga.

Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Resi Krepa.yang artinya telinga. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. . Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Setelah lahir. Maka. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Pandu. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Namun permohonan itu ditolak. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. yakni putra-putra Drestarastra. sesudah masa kehamilannya cukup. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Alasannya. ia masih tergolek di tempat tidurnya. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. atau Suryatmaja. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Manakala hari telah terang. Menjelang masa remaja. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. dan Yama Widura. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Dengan ilmunya yang tinggi. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. dan matahari sudah naik. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. sering bangun siang. Itulah sebabnya. ia diberi nama Karna . Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Itulah sebabnya.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Tahun berganti tahun. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana.

karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Lebih-lebih Arjuna.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Lagi pula. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. termasuk para Kurawa. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Duryudana. Yakin. Adu tanding pun dimulai. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. ditolak. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. ataukah sebaliknya. Keduanya seimbang sama kuat. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Karna menjadi Adipati di Awangga . Namun Kunti juga ragu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat.

Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Basukarna. . Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. atau raja muda. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. sejenis kalajengking berbisa. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. menyengat paha Basukarna. Karna harus menyamar sebagai brahmana. walaupun telah menjadi menantunya. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom.yang menentukan hidup atau mati. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. sehingga keringatnya bercucuran. pada saat yang genting . sehingga mereka terpaksa dinikahkan. melainkan seorang ksatria. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. yakni ilmu ketrampilan memanah. Karena merasa ditipu. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Dan. Saat itu seekor ketonggeng. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. yaitu raja penguasa di Awangga. raja Mandraka. putri Prabu Salya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. adik Surtikanti. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. kelak ternyata. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. kutukan itu akan terbukti. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria.

dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. yaitu Batara Surya. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. percaya diri. dan Arjuna. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. yakni Prabu Anom Duryudana. Meskipun sebelumnya telah tahu. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. tetapi gagal. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Selain seimbang kesaktiannya. siapa pun yang memintanya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Ki Nartasabda. "Ingatlah Karna. salah lihat. dan mengaku sebagai Arjuna. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. putri sulung Prabu Salya. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Dalam pewayangan. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. teguh dalam pendirian. sebab Batara Endra." . Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Bima. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. tahu membalas budi. Jadi. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan.

terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. berkata: "Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. sebagai ganti barang yang hamba ambil. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Karenanya. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. . itu tergantung pada siapa yang memintanya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa.. ksatria mulia. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas.. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Esok harinya." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Sehari menjelang Baratayuda.. Jika seorang brahmana datang meminta. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Kini.. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. apa alasan brahmana itu memintanya. Pada pertemuan empat mata. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. . Kresna secara khusus datang menemui Karna. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. dengan senang hati hamba akan menerimanya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Namun. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur.yang masih dalam ujud brahmana.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.. Tanpa menanyakan. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya." Demikianlah.." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. ambillah.

Itu adalah kewajiban Adinda. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Itulah sebabnya. . sehingga Baratayuda dapat dicegah. Bahkan Maharesi Bisma. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran." Kresna: "Tetapi. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Jadi. bagaimana pun." Kresna: "Saya memahami hal itu. Resi Krepa. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. sejak masih remaja. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Kakek Abiyasa. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan.. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. pendirian mereka. dan dengki mereka. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka.. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Namun. Begawan Drona. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Adinda telah mengenal para Kurawa. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa.Kresna: "Dinda Karna. Rasanya. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. sifat iri. . Barata-yuda harus segera terjadi." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan.. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa.. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Adinda tahu benar. membalas kebaikan dengan kebaikan pula." Karna: "Kakanda Kresna. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Dinda Karna. culas. Yang penting. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar." Karna: "Kakanda Kresna. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. itu semua agar Baratayuda dapat segera . bukan perang kecil. Kakanda Kresna.

anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. lewat tengah hari.. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. selalu harus ada yang menjadi korban.. Namun. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Demikian pula. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. jelas berbeda. Karenanya." Kresna: "Adinda Karna. Namun." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. seandainya Adinda yang menang. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna.terjadi sebagaimana seharusnya. Coba renungkan hal itu. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. kita semua belum tahu. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Entah siapa yang akan kalah. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Seandainya Adinda yang gugur. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. . Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. bagaimana pun. Hati kecilnya merasa. Dinda Basukarna . bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Di tepi sungai yang dianggap suci itu." Kresna: "Adinda Karna. Adinda tahu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria." kata titisan Wisnu itu. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Sekali lagi. dan siapa yang akan unggul. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. dan selalu harus ada yang dikor-bankan.

bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. perang besar akan terjadi esok hari. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Ibunda mengerti. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu.. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria.. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Arjuna. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. dengan menguatkan hati. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya.. Hanya karena keadaan." Kunti: "Tetapi . sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Namun hamba mohon.. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. ada yang .. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Namun.. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.. Namun. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi."Basukarna anakku.. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Hamba mengerti." Kunti: "Karna. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Engkau seorang ksatria utama. ibumu ini. Namun. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Aku. Para dewa dapat menjadi saksi. Engkau tentu juga tahu. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. betapa remuknya hati seorang ibu.." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. junjungan hamba. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Ibunda tentu juga tahu. .. Tidak bisa tidak. Namun. Dapatkah engkau membayangkan. . cobalah engkau renungkan barang sejenak. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Anakku. Karna Anakku. Jika harapanku ini engkau kabulkan. engkau adalah prajurit sejati. adik-adik hamba. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak.

." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Aku tidak berkesempatan merawat. kumohon kepadamu. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata... Puluhan tahun. kemuliaan.. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa... Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Tetapi. Untuk itu.. maafkanlah Ibumu ini. . sejak engkau masih berujud bayi merah. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. derajat dan pangkat. Pertimbangan yang lain adalah. Demikian pula. jika ia tidak ikut beperang. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Kunti lalu berkata: "Anakku. mungkin Baratayuda akan gagal. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. anakku. buah hatiku . tidak terlaksana.harus mengorbankan suaminya. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. penguasa Astina itu mulai khawatir." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. dan . karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. izinkan aku memelukmu. Karena itu. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. aku telah kehilangan engkau. Dan. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut.. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Karna. sebagai ksatria. Doaku untukmu. anakku. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya.. anakku . Jika hamba gugur. batal. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur.. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. memelihara dan mengasihimu. menciumi ubunubunnya. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Dalam Baratayuda. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. mengorbankan orang yang disayanginya. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada.

dan menurut anggapannya. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Karena jika bukan dia yang gugur. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Namun. Duryudana dengan cepat melerai. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Hanya karena bujukan Duryudana. Dan. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. melesat ke arah dada Arjuna. Sementara itu. mengasuh. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Basukarna .cari Arjuna. Panah Wijayacapa meluncur deras. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Duryudana lalu meng-ingatkan. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. dan mengasihinya. kemudian membujuk Prabu Salya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Alasannya. Basukarna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. sebagaimana dikehendakinya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Karena desakan Duryudana ini. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. raja Dwarawati. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Agar seimbang dan tampak sederajat.

putri Prabu Anom Duryudana. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. ia juga merupakan besan. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. abang satu ibu lain ayah. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. . Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati.gugur karena siasat licik Kresna. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Suatu hari. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Basukarna mendapat dua orang putra. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Pada saat Baratayuda berlangsung.Bhs. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Ia mempersalahkan Adimanggala. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. turun dari kereta. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Tetapi versi lain menyebutkan. selain sebagai ipar. Permadi mencoba membantah. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Dari keterangan para dayang. Dengan demikian. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. yakni patih Kadipaten Awangga. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. namun tidak seorang pun yang percaya. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Jadi. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . putri Prabu Salya. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Permadi sanggup. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Pada saat itu Kresna memberi isyarat.

Dalam pewayangan di Indonesia. Setelah tahu apa yang terjadi. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. dan terjadilah perang tanding. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Karna menolak. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Diterangkan. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Guna me-nyirnakan angkara murka. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna.Dalam waktu singkat. terpaksa menerima kenyataan itu. dewa itu segera melerainya. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Karenanya. . Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Lagi pula. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. dan bahkan juga nama baiknya. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Usaha Permadi ini berhasil.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata.

Lihat juga Kunti. Karna ternyata sanggup. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Dewi. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. bukan bangsawan). Basukarna. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. . dan Arjuna. atau Basusena. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Dalam Mahabarata. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Kelak. selain dendam pada Arjuna.

Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksi. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Kartamarma memliki perwatakan. Gardapura. Citrayuda. berani dan selalu menuruti kata hati. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. . agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Bomawikata. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. cerdik. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmuka. Bogadatta (raja negara Turilaya). Setelah mertuanya meninggal. Kartawiyoga berwatak keras hati. Surtayuda. putri raja Banyutinalang. gagah dan berwajah setengah raksasa. Citraksa. Kartadenta. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. keras hati. Carucitra. Durmagati. Citraboma. Wikataboma. Durgempo. pandai bicara. Surtayu. Ia berbadan besar. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. lincah. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Duryudana (raja Negara Astina).

putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Bagawan Abiyasa. telah datang menyusul Kakrasana.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. penghianat. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. yaitu. Upakeca / Rupakeca. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. dari padepokan Retawu. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yaitu. Setatama. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Kencakarupa berwatak keras hati. berani dan . raja negara Astina. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. dengan Dewi Durgandini. ingin menangnya sendiri. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Citragada dan Wicitrawirya. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Rajamala.

Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Akhir riwayatnya diceritakan. Cerita Pedalangan menyebutkan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji.selalu menurutkan kata hati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. . Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa berwatak jujur. Prabu Matswapati. Kisah lain menyebutkan. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Dalam Mahabharata diceritakan. setia dan penuh pengabdian. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan.

Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. sampai akhir hayatnya. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. . Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.

istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Ia lahir kembar bersama kakaknya. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. . kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. berputra . putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini.Dewi Pratiwi. dari negara Lesanpura. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). 4. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Kakrasana. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. berputra . Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari.Dewi Rukmini. Kembang Wijayakusuma. Arya Setyaka. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. berputra . 3. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Kaca paesan. antara lain. Terompet/Sangkala Pancajahnya. adalah putra Prabu Basudewa. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. seorang swarawati keraton Mandura. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. 2.Dewi Jembawati.Dewi Setyaboma. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Senjata Cakra.

kakaknya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wisanggeni. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. pemberani. Prabu Kresna menginginkan moksa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Arya Basudewa. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Bagawan Wilawuk. putri Prabu Kunti. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Wijanarka. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Bratalaras. Bambang Irawan. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. bernama. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. dengan Dewi Jimambang. Puntadewa. setia dan wingit. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Endang Pregiwati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Bima/Werkundara dan Arjuna. raja Boja. tenang.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Endang Pregiwa. Wilugangga. Abimanyu. Sejak kecil. raja negara Astina. putra Prabu . Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Ia berwatak penuh belas kasih. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Nakula dan Sadewa. Sumitra. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama.

putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka.Pandu dengan Dewi Madrim. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. keinginanya selalu terlaksana. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. gaya dan kata-katanya serba menarik. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. menarik hati. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Wataknya bersahaja. putra kedua Adipati Karna. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Ia mempunyai kakak kandung . Hidupnya serba mewah. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka.

digauli oleh Prabu Gorawangsa. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Oleh Kangsa. sabar dan Wingit. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dengan dukungan Suratrimantra. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Widarba. raja negara Mandura. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). raja negara Mandura. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya.bernama Narasoma. Dari perkawinan tersebut. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. diusir keluar dari negara Mandura. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Prabu Pandu. adik Prabu Gorawangsa. . Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Kedua putra kembarnya. Kangsa pergi kenegara Mandura. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. setia. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa.

Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. sabar. wilayah negara Mertani. ikhlas. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mandrapati mempunyai watak.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. yaitu. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . di daerah kerajaan Jodipati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Akhir riwayatnya diceritakan. seorang hapsari/bidadari. ikhlas. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. seorang hapsari/bidadari. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. padepokan Pandansurat dimerdekakan. yaitu. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. percaya akan kekuasaan Tuhan. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Narasoma dan Dewi Madrim. Menurut purwacarita. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah.

Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. sangat berbakti. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. dari negara Mandaraka. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia lahir kembar bersama adiknya.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. manusia kera kekasih dewata. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. setia. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Nakula tidak akan dapat lupa . Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Dari perkawinan tersebut. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Mereka bertemu. Puntadewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. dari negara Mandura bernama. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. dengan permaisuri Dewi Kunti. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Dewa Tabib.

Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Akhir riwayatnya diceritakan. 1. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. 2. Senapati negara Mretani. Dewi Srengganawati. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. setia. Setelah selesai perang Bharatyuda. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Nakula mempunyai watak jujur. . Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. putri Resi Badawanganala. taat. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. belas kasih. raja negara Awuawulangit. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Madrim. wilayah negara Amarta. Ia juga mempunyai cupu berisi. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu .

yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. raja negara Surateleng. Arya Singamulangjaya. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Narasinga menjadi sangat sakti.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Ia tewas dalam .

Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Karena itu selain sakti. Setelah ayahnya. putra Sanghyang Brahma. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. setia. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. putra Prabu Kresna.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. dari negara Lesanpura. putra Prabu Basudewa. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Ibunya bernama Dewi Kandini. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda.. andel Resi Palasara. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. jujur. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. raja negara Mandaraka. putri Arya Kidangtalun. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Selain sakti. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. selain berguru pada ayahnya.peperangan melawan Narayana. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Senapati perang Dwarawati. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini.

1. Dewi Puyangan. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Bagawan Sarmiti. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. berputra . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. salah satu dari lima satria Pandawa. berputra . Ramayana dan Pramasata 2. Dewi Impun. Ia berwatak bijaksana. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Prabakusuma. Dewi Niyedi 5. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Dewi Gentang. ia masih dalam kandungan ibunya. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Dewi Dangan. jujur dan adil. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Kumaladewa. Bratalaras. Ramaprawa dan Basanta.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. berputra . yaitu . dengan Dewi Manuhara. berputra . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Ia seorang anak yatim. Dewi Tamioyi 3. Abimanyu. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Akhir riwayatnya diceritakan. Dalam kitab Adiparwa. Wilugangga. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Wijarnaka. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Kumalasakti. Antakadewa dan Bambang . Sumitra. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. berputra . Bambang Irawan.

Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Brajamusti. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. setia. Bratalaras. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Kumalasakti. Arjuna. Brajadenta. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Wilugangga. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Abimanyu. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. bernama. jujur.Sumbada. baik budi. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. putra Prabu Puntadewa. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. raja negara Pringgondani. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. setia. Dari perkawinan tersebut. setia. Bambang Irawan. Baru setelah remaja. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Wijanarka. Brajalamatan. Prabakusuma. Kumaladewa. Ia dan adik bungsunya. berbakti dan teguh dalam pendirian. Dewi . sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). dengan Dewi Manuhara. jujur. bernama. Brajawikalpa dan Kalabendana. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Sumitra. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Arjuna. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba.

besar tanggung jawabnya. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Endang Pregiwati. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. jatmika. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. dengan Dewi Supraba. raja negara Awangga. berwatak angkara murka. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Ia adalah putra Arjuna. baik tingkah lakunya. Akhir riwayatnya diceritakan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Bambang Irawan. Atas keputusan Bathara Guru. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. satria Pandawa putra Prabu Pandu. mengalahkan semua para Dewa. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Ia sangat sakti. Bratalaras. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri.Arimbi. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Sumitra. putri Bathara Indra. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Dewi Mustakaweni. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. tenang. halus. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Kumaladewa. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . yaitu. Wilugangga. Abimanyu. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Kumalasakti. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Wisanggeni. Ia kemudian mengutus patihnya. Endang Pregiwa. Wijarnaka. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Wilugangga. atau sering pula disebut negara Gilingwesi.

kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. yaitu. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Suaranya lantang.dan Kasipu. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. dengan Ken Sagupi. Ken Sagupi. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. setelah selesainya perang Bharatayuda. . Wresni dan Andaka. senang bergurau. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Arya Udawa. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. dan Dewi Rarasati/Larasati. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Akhir riwayatnya diceritakan. seorang swarawati Keraton Mandura. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Kedua putranya. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna.

raja jin negara Mertani. masing-masing bernama. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. . Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Sitija. jujur. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. ikhlas. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. setia. dengan Dewi Darmastuti. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . tekun dalam agamanya. dan sangat berbakti. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. sabar. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pujawati berwatak. dan dua orang adik kembar lain ibu. yang kemudian diberikan kepada putranya. sabar. jujur. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. penuh belas kasih. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. percaya atas kekuasaan Tuhan. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Bima/Werkudara dan Arjuna. Dewi Banowati. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. seorang hapsari/bidadari. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Surtikanti. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Ia mempunyai watak. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Erawati.Dewi Pratiwi berwatak setia.

Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Atas perintah Arya Sakuni. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Arya Gamdamana. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana.Dalam perang Bharatayuda. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Setelah menobatkan Parikesit. raja negara Mandaraka. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Ia seorang arsitek ulung. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. . dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. serta berjiwa penjilat.

Upakeca/Rupakenca. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. bernama. tidak bisa mati selama masih terkena air. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. sais kereta kerajaan Astina. Citragada dan Wicitrawiya. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Nirada. masing-masing bernama . Adipati Karna. . putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. raja negara Astina.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Duryudana dan Bima. Rajamala berwatak keras hati. Kecaka/Kencakarupa. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Ia sangat sakti. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Resi Balarama/Baladewa. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. yaitu: Resi Bisma. Setatama. berani. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Di dalam cerita pedalangan Jawa. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Menurut ketentuan dewata.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada.

raja negara Astina. istri pertama Arjuna. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. seorang swarawati keraton Mandura. Ken Sagupi. Bambang Sumitra dan Bratalaras. yaitu : Arya Udawa. Dari garis keturunan ayahnya. sabar. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Arya Prabu Rukma. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Dewi Rarasati berwatak setia. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. mengerti dan menguasai dirinya. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. dengan Ken Sagupi. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. . Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. ia mempunyai tiga orang saudara. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. sangat menginsyafi. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. patuh dan berbakti. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. putri Arya Prabu Rukma. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita.

putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Bagawan Abiyasa. bernama. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. tenang. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Dewi Erawati. dengan Dewi Durgandini. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. bernama. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Narayana. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. dari padepokan Retawu. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Ia meningal dalam usia lanjut. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. halus. . Citragada dan Wicitrawirya. Rajamala. Setatama. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. hatinya keras dan sedikit suka usil. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. sabar. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Dewi Surtikanti. Kencaka/Kencakarupa. yaitu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. cerdik pandai. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. raja negara Astina. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa).

belas kasih. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Setelah selesai perang Bharatayuda. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. bernama. Prabu Matswapati. sombong. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sadewa mempunyai watak jujur. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Akhir riwayatnya di ceritakan. Bima/Werkundara dan Arjuna. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. setia. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Ia lahir kembar bersama kakanya. Nakula. wilayah negara Amarta. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Resi Badawanganala. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Selain sangat sakti. Puntadewa. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati.Rupakenca berwatak tinggi hati. taat. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Dewa Tabib. dari negara Mandura.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful