Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. putri Anantaswara. Untunglah Dewi Supreti. Putrinya. anaknya sendiri. Karena Nagatatmala memang bersalah. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Ibunya bernama Dewi Wasu. Dalam pewayangan disebutkan. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. menikah dengan Bima. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. setiap 1000 tahun sekali. ujudnya tetap seekor naga. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. walau itu anaknya. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi.Antaboga ANTABOGA. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. istri Batara Yamadipati. SANG HYANG. istrinya. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. tetapi dalam keadaan triwikrama. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. sesuai dengan yang dikehendakinya. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. ia mempunyai dua anak. putri Sang . Dewi Nagagini. Sang Hyang Antaboga. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. orang kedua dalam keluarga Pandawa. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. ketika masih muda disebut Nagasesa. Dalam pewayangan. Selain itu. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja.

mengacau. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. . Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Untuk membangun ikatan keluarga. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Nagasesa menjawab. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Itu pula sebabnya. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. melainkan mengaduk-aduknya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. yang artinya mengaduk-aduk. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. dibawa ke samudra. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Namun setelah berhasil memutarnya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. para dewa bukan membor samudra. Batara Guru menyanggupinya. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. dan saat itulah muncul Batara Guru. Tidak hanya itu. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. cahaya terang memasuki mulutnya. mustahil Tirta Amerta dapat diambil.Hyang Wenang. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu.

maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Bersama dengan menantunya. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. artinya. Kata ‘maya’. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Lihat Antareja. Kata an atau artinya tidak. yang benar adalah Aji Kawastram. Jadi. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Dalam Kitab Mahabarata. Antareja tidak pernah ada. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. . cucunya. Antaboga berangkat ke kahyangan. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. yang suami Dewi Pertiwi. dan Candrabirawa. Prabu Kresna. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. yakni Antareja. kata anta artinya batas. Sebenarnya sebutan itu keliru. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma.Perlu diketahui. tak terlihat. cucu Sang Hyang Antaboga. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada.

dan Arya Anantasena. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. dan berputra Arya Danurwenda. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. pemberian ibunya. putra Bima dengan Dewi Urangayu. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. dengan Dewi Nagagini. Lidahnya sangat sakti.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Anatareja berkulit napakawaca. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. pendiam. yang mempunyai kesaktian. putri Prabu Ganggapranawa. bernama: Raden Gatotkaca. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. . sehingga kebal terhadap senjata. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda.

dengan Dewi Urangayu. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. putra Dewi Nagagini. yaitu : Anantareja. yang dapat . mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. dan Gatotkaca. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. putra Dewi Arimbi. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata.

menggantikan kedudukan kakaknya. Arimba/Hidimba. Arya Prabakesa. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. bernama. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. terus terang. salah seorang dari lima satria Pandawa. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajalamatan. tidak pernah berdusta.mengembalikan kematian di luar takdir. dengan Dewi Hadimba. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. berani kerena membela kebenaran. Prabu Arimba. Setelah dewasa. putra Prabu Pandu. kekuasaan . Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. bersahaja. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Brajamusti. Anantasena berwatak jujur. raja raksasa negara Pringgandani. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Brajadenta.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Prabu Rumbaka. putri Prabu Kunti. cerdik pandai. swaraswati keraton Mandura. Ia berambut dan . dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Arya Basudewa. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. raja Boja. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. dan bergelar Prabu Bismaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. raja Negara Kumbina. putra Prabu Rumbaka. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. dengan Dewi Krepi. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. trengginas.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang.

dengan Dewi Anggini. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Dari ayahnya. keturunan Prabu Citragada. pemberani. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Ketika ayahnya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. raja negara Magada. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Resi Drona). cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Pancawala (putra Prabu Puntadewa).

Ia mempunyai tabiat . rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. suara besar agak serak (agor . raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan.. sabar. Bagaspati mempunyai watak. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal.Bagawan Bagaspati. ikhlas. dan berputra Dewi Pujawati. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. seorang hapsari/bidadari. Di dalam cerita pedalangan Jawa. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. ayahnya. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Sebelum tewas. menantunya sendiri. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Carub atau Astrajingga. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Bagaspati sangat sakti. tindakannya seperti . ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Dewi Pujawati. Akhir riwayatnya diceritakan. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Jawa). lucu. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati.

kata-katanya menjengkelkan. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kakak Dewi Kanistri. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Bagong berumur sangat panjang. tetapi selalu tepat.orang bodoh. putri Bathara Hira. ia hidup sampai jaman Madya . Seperti halnya dengan Semar.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Kakrasana. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. putri Prabu Kunti. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Secara tidak resmi. swaraswati Keraton Mandura. raja Boja. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Setelah usia lanjut. Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Sebagai penggantinya. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Dewi Basuwati. Basukiswara . Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Atas kemurahan hatinya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Beberapa tahun kemudian. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana.

Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Dewi Prita/Dewi Kunti. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. berani. cerdik pandai. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. arif bijaksana dan suka menolong.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Setelah usianya lanjut. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Arya Basuketi. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Prabu Basukesti. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . raja Boja. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. . Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. putri Prabu Kunti. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita.

dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata).Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Putri Bathara Brahma. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Karena ketekunannya bertapa. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Dewi Basundari dan Arya Basundara. juga tahu segala bahasa binatang. putri . Dengan kereta sakti Amarajaya.

ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dari perkawinan tersebut. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basunada. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Setelah menikahkan putrinya. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Arya Basupati. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. dengan permaisuri Dewi Srisekar.

Ia putra kedua Prabu Pandu. tabah. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Sena. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Kalung Nagasasra. yaitu . 2. teguh. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Dandunwacana. serta 2 orang saudara lain ibu. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Sumping Surengpati. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. berputra Arya Anantareja. Pandusiwi. . Gada Rujakpala. Kowara. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Dewi Urangayu. wilayah negara Amarta. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Dewi Nagagini. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Birawa. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Kuku Pancanaka. patuh dan jujur. Bratasena. Aji Bandungbandawasa. Bayusuta. Gelung Pudaksategal. Pupuk Jarot Asem. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Kusumadilaga. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Nagata. Nakula dan Sadewa. Kelatbahu Candrakirana. Bima memililki sifat dan perwatakan. gagah berani. yaitu : 1. Balawa. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Alugara. Kusumayuda.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. kuat. atau Wijasena. Dewi Arimbi. Gelang Candrakirana.

Citraboma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durmagati. Citrayuda. Wikataboma.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Kartamarma. (raja negara Banyutinalang). Citraksi. Kartadenta. Surtayuda. Gardapura . Surtayu. Durmuka. Bomawikata. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Carucitra. Citraksa.

ia menjadi sangat sakti. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. maka yang mati akan hidup kembali.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Karena ketekunanya bertapa. Selain sakti. Di medan peperangan. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. raja negara Surateleng. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . kejam. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Berwatak angkara murka. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Bila salah satu diantara mereka mati. Dalam perang Bharatayuda. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Ia pandai bermain gada. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya.

melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajawikalpa dan Kalabendana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. Brajalamatan.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajamusti. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Arimba / Hidimba. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Arimbaji. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Oleh kakaknya. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta sangat sakti. . barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Bima tinggal di Jadipati. Dewi Arimbi. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajamusti. Arya Prabakesana. ingin menangnya sendiri. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian.

Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. masing-masing bernama . Brajadenta. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Brajamusti. Dewi Arimbi. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. putranya dengan Bima. Arya Prabakesa. . pemberani dan sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. mudah marah. Arimba/Hidimba. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana.

Arimba/Hidimba. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Ia sangat sakti. Arya Prabakesa. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajalamatan. Brajawikalpa dan Kalabendana. agak bengis. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajadenta. raja negara Astina. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Bersama kakaknya. berlindung pada kemenakannya. . Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajalamantan dan Brajawikalpa.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Prabu Arimbaji. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta dan kedua adiknya. Dengan bantuan Bathari Durga. keras hati dan ingin menang sendiri. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. istri Prabu Duryudana.

pemberani.peristiwa . Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Arimba/Hidimba. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Erawati. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brajalamatan dan Kalabendana. tangguh. ingin selalu menang sendiri. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. setia.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Arya Prabakesa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brajadenta. pendendam. Ia berwatak sombong. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Surtikanti. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Dewi Arimbi. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. senang menurutkan kata hatinya. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Brajamusti. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. gagah perkasa dan sangat sakti.

yang penuh dengan kekerasan. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. putri Prabu Kiswaka. raja Mandura. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. . Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Prabu Duryudana. raja Astina dan Adipati Karna. Dalam perang Bhratayuda. raja negara Lesanpura.

Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. trengginas. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. berkaki putih . pemberani. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. serakah. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Ia berwatak kejam. tangkas. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. semuanya berwarna hitam. Cakil memiliki sifat. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. banyak tingkah dan pandai bicara.

Atas seijin Bathari Durga. Bersama kakaknya. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. yaitu : Prabu Yudhistira. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. . ketika dipinang oleh Arjuna. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. di kawasan hutan Mertani. Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Dananjaya sangat sakti. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Arya Danduwacana. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara.(=pancal panggung/Jawa). yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Ia mempunyai dua kakak kandung. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas.

Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Berwatak pemberani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Kepada Arjuna ia menyerahkan . berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Ditya Sapujagad. Arya Dandunwacana menyerahkan. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Kepada Bima. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Menjanganketawang dan Cecakandon. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . hak memakai nama Arya Dandunwacana. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Podangbinurehan. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. negara Jodipati. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. putra Prabu Pandu raja negara Astina. gagah perkasa. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. . gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Celengdemalung. Jangettinelon. Dandangminangsi. jujur. pusaka Jala Sutra Emas.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa.

yang mempunyai kesaktian. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. . rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Hyang Anantaboga. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. pendiam. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. jujur. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Nagapratala. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Ia berkulit Napakawaca. Anantareja. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Arya Danurwenda masih kecil.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja.

Putri sulungnya. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Wresni dan . Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Amba. raja negara Srawantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. dari pertapaan Retawu. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa.

Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. masing-masing bernama . Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewayani meminta Resi Sukra. Kumbina dan Dwarawti). Karena menghendaki kemenangan para daitya. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. raja Amarta. raja negara Astina. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. masing-masing bernama . dan Dewi . Lesanpura.Andaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. istri Prabu Yudhistira. putri Sanghyang Indra. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. raja daitya negara Parwata. Dewi Drupadi. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Yadu dan Turwasu. dan berputra tiga orang lelaki. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Druhyu.

memiliki sifat pemberani. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . congkak. menghadapi senapati perang Kurawa. Resi Drona berwatak.Srikandi. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. yaitu Resi Drona. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. raja negara Dasarna. Pada saat itu roh Ekalaya. putra Resi Drona. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Drestadyumna berwajah tampan. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drestaka dan Drestara. tangkas dan trenginas. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. banyak bicaranya. cerdik. Ia tewas dibunuh Aswatama. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. tinggi hati. sombong. istri Arjuna. . Setelah melalui pertempuran sengit. bengis. putri Prabu Hiranyawarma.

adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Untuk mencari pengalaman hidup. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Arya Sucitra pergi meninggalkan . dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. setelah gugurnya Resi Bisma. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. yang memenggal putus kepalanya. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putri Prabu Purungaji. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. putra Prabu Drupada. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. raja negara Tempuru. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. kecerdikan. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa.tetapi kecakapan.

Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Dalam masa kekuasaanya. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. luhur budinya. bijaksana. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Di dalam perang besar Bharatayuda.sabar. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Ketika Prabu Gandabayu mangkat.Hargajembangan. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. teliti dan . Dewi Drupadi.

yaitu. Srutakirti dari Arjuna 4. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Yudhistira. Nakula dan Sahadewa. Bima. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Dursala mempunyai watak dan sifat. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala tewas dalam pertempuran .Partawindya dari Yudhistira. Ia berbadan besar. Sedangkan menurut Mahabharata. Menurut pedalangan Jawa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. 3. Arjuna. gagah dan bermulut lemar. 1.setia. takabur. Srutanika dari Nakula 5. Akhir riwayatnya diceritakan. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Srutawarman dari Sahadewa. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. ia sangat sakti. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. 2. Srutasoma dari Bima.

Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Durmagati.gemar bertindak sewenang-wenang. Citraksi. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. gagah dan bermulut lebar. Gardapura . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. takabur. Durgempo. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Carucitra. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Durmuka. putri Adipati Banjarjungut. Surtayu. Bomawikata. Citraboma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Surtayuda. Citraksa. Dursasana berbadan besar. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. senang meremehkan dan menghina orang lain. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartamarma.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . mempunyai watak dan sifat. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Citrayuda. Wikataboma. Kartadenta. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. besar kepala. (raja negara Banyutinalang).

Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Duryudana (raja Negara Astina). Surtayu. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmuka. Gardapura. Surtayuda. dihantam gada Rujakpala. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantara 100 orang. Carucitra. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Kartadenta. Citraboma. Bomawikata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.hancur berkeping-keping. Durgempo. Citrayuda. Durmagati. dan Widandini (raja negara Purantara) . . Citraksa. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Wikataboma. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Citraksi.

Ekalaya seorang raja kesatria. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. jujur. raja negara Sindu. tekun dan tabah. Ia adalah raja negara Paranggelung. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. putri hapsari/bidadari Warsiki. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona.Hidupnya serba mewah. menarik hati. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. sangat mencintai istrinya. gaya dan kata-katanya serba menarik. Wataknya bersahaja. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Menjelang . setia. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ekalaya berwatak.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. keinginanya selalu terlaksana.

Jawa). putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.kematiaanya. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. setia. . raja negara Mandura. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Winata dan Wimuka/Wilmuka. penuh belas kasih. sabar dan wingit. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dewi Erawati berwatak. Dewi Banowati. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata.

Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. . Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. semenjak jaman Arya Dandunwacana. raja negara Mandaraka.

Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Karena penggantinya. murid Resi Boma. raja negara Astina. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. bersahaja. pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. dan berputra dua orang bernama. gagah berani. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. menantunya yang setelah menjadi . teguh sentosa. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra.

pemberani. Sedangkan menurut pedalangan. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Prabu Gandabayu meninggal. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. gagah. dan diangkat menjadi patih negara Astina. tegap. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ketika ayahnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Ia berwajah tampan. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. . Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. menurut Mahabharata. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. pendiam. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona.

(raja negara Turilaya). Durmagati. Citrayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Kurawa terhadap Pandawa. . Bogadatta. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Kartadenta. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraboma. Carucitra. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Wikataboma. Surtayuda. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. masingmasing bernama . raja negara Astina. Arya Sakuni. Gardapura. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Surtayu. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durmuka. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya.

1. sabar dan teliti serta setia. . 3. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Arya Sucitra. raja negara Amarta. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. 2. luhur budinya. Dewi Gandawati ikut belapati. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. bergelar Prabu Drupada. Dretadyumna/ Trustajumena. Sepeninggal Prabu Gandabayu. bijaksana.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dewi Srikandi. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. masing-masing bernama . putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra.

Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. raja negara Karanggubarja. Dewi Wersini. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. putri Prabu Kalayaksa. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. raja negara Garbasumanda. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Dewi Garbarini. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. karena ingin memperistri bidadari. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. senapati perang negara Dwarawati.

Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Citraksi. Durgempo. Durmuka. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Citraksa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Carucitra. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bomawikata. Wikataboma. Durmagati. Citraksa. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Durgempo. Citrayuda. Surtayu. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraboma. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Durmagati. Surtayuda. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Citrayuda. Kartadenta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksi. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Bogadatta (raja negara Turilaya). congkak. cerdik dan licik. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayuda. . Gardapati berwatak keras hati. Kartadenta. raja negara Glagahtinalang.Kurawa. Dengan kesaktiannya. Surtayu. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Citraboma. Durmuka. Gardapura . Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Wikataboma. Bomawikata. Bogadatta (raja negara Turilaya). Carucitra. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda.

Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. kaki pincang. Nala Gareng berumur sangat panjang. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. . Setelah selesai tapanya. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang.Gardapura bersifat sombong. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. ia hidup sampai jaman Madya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. tak berleher. Gareng bernama Bambang Sukskati. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). perut gendut. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. kakaknya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. sehingga tiada yang kalah dan menang. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Matanya juling. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. dan masuk dalam golongan panakawan. cerdik dan licik. Aslinya. keras kepala. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. hidung bulat bundar. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. terjadilah peperangan antara keduanya. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore.

Brajamusti. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Sebagai raja muda di Pringgadani. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Sebelum itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Dalam pewayangan. Begitu lahir di dunia.Gatotkaca GATOTKACA. kakak ibunya yang bernama Arimba. adik Arimbi. ibunya bernama Dewi Arimbi. Gatotkaca telah membuat huru-hara. menjadi raja di negeri itu. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Ia adalah anak Bima. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa.

Tutuka pingsan. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Namun. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. . Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Setelah penggemblengan selesai. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Setelah tali pusarnya putus. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Ia mengenakan Caping Basunanda. Karena kesal. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Bima dan Arimbi mengizinkan. putri Batara Surya. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya.untuk keperluan itu. musuhnya akan mati. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Senjata. Di kahyangan. Namun. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. anak Arjuna. yang bernama Kunta Wijayandanu. begitu tali pusar itu putus. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Tubuhnya tetap utuh. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Usahanya ini tak berhasil. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. penutup kepala gaib. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka.

Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Menjelang ajalnya. ketika mereka berperang tanding. Purbaya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Bra-jadenta. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Sebenarnya. Arimbiatmaja. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. dan Bimaputra. Kancingjaya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. . Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. yakni Kalananata. Trincingwesi. karena ia le-laki. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Bimasiwi. dan amat menyayangi Gatotkaca. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Guritna. Akibatnya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. terutama Brajamusti. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Krincingwesi. Abimanyu. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Gurubaya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. ia terbang amat tinggi. dan Mladangtengah. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Ketika jatuh ke bumi. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. ada lagi nama alias Gatotkaca. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. sesudah Gatotkaca gugur. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Sebagai raja muda Pringgadani. Karena itu. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Namun.

Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Wahyu Senapati 7. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Gatotkaca menjawab.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Baru saja latihan perang itu dimulai. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Pregiwa . Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. putra Prabu Matswapati dari Wirata. dengan Aji Narantaka itu . Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. para putra Pandawa.Brajamusti 8. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Brajadenta . para putra Pandawa. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca Sungging 4. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Selain malu. Gatotkaca Sewu 5. sehingga pingsan. Sesuai janjinya. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya.Pregiwati 3. putra Dursasana. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Subadra Larung 11. ia sadar. Aji Narantaka 12. Kalabendana Lena 9. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gantotkaca Rante 10. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Namun. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala.

Presiden RI. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. dan Dursala. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Gelap. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Dalam perang melawan raksasa. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Patih Kala Sakipu. Gatotkaca menyambar dari udara. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. lengkap dengan taringnya. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Boma Narakasura. dan Guntur Samodra. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. yakni Butaprepat. Panglawung. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. mukanya tidak terlalu tunduk. Guntur Prahara. Guntur. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. dan Abimanyu di darat. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Badannya kekar dan kokoh. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. dengan muka agak . Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan.Gatotkaca mengalahkan Dursala. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. hanyalah Prabu Kala Pracona. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. sehingga menampilkan kesan gagah. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Di Surakarta. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Pada tahun 1960-an Ir. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Mengenai soal wanda ini. Bentuk badannya tegap. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. dengan wajah mirip Bima. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba.1820) di Surakarta. sedangkan kata kaca artinya rambut. yakni wanda Kilat. Tatit. tidak diketahui dengan jelas. Dalam pewayangan. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Sukarno. dan Dukun. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan).

yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Sementara itu. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. seolah mencerminkan sifat andap asor. wajah raksasa. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Dulu. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. kuat.datar. Wanda Guntur. membagi Gatotkaca atas empat wanda. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. dengan tubuh besar. Pergiwati. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. lengkap dengan taringnya. . agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. dan Sukarno. Wajahnya juga memandang ke bawah. Dewi. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. tunduk. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. raja Mataram. Baca Bima. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat.

penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Gardapati (raja negara Bukasapta). masingmasing bernama . Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. (raja negara Turilaya). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). dengan bantuan Dewi . istri Bathara Derma. Carucitra. Kartadenta. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Kurawa terhadap Pandawa.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Citrayuda. Durmagati. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. suaminya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Arya Sakuni. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Durmuka. Wikataboma. Bogadatta. Surtayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. sederhana. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Citraboma. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Arya Watubaji. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durgempo. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. baik budi. raja negara Astina. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. lembut. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Surtayu. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Gardapura.

yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. dengan Dewi Ulupi. Kumaladewa. Antakadena dan Bambang Sumbada. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. tekun dan wingit. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. dari pertapaan Yasarata. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Setelah ada kesepakatan. Endang Pregiwati.Wilutama. ayahnya sendiri. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Kumalasakti. Endang Pregiwa. Wilungangga. di keputrian negera Surateleng. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. menjelang pecah perang Bharatayuda. Sumitra. Prabukusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. Sedangkan menurut Mahabharata. salah satu dari lima satria Pandawa. Bratalaras. Wisanggeni. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). . Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. sesuai dengan takdir dewata. jatmika. Wijanarka. Ia berwatak tenang. bernama. Abimanyu. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna.

begitu kelahiran Dewabrata. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. raja negara Astina. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. . Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa.

maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Karenanya berbadan tinggi besar. raja raksasa dari negara Widarba. perkasa dan berwajah setengah raksasa. penganiaya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. keras hati.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Supala raja negara Kadi. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. . Ia sangat sakti. gagah. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. ingin menangnya sendiri. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. bengis. berani serta selalu menurutkan kata hatinya.

Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ketekunannya bertapa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. istri Arya Prabu Rukma. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. ayahnya. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. . istri Arya Prabu Rukma. Karena ketekunannya bertapa.

dan bergelar Prabu Sinduraja. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. . ia menukar namanya dengan nama patihnya. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. berani. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Arya Wirata dan Arya Surata. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. ayahnya. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. penuh kesungguhan dan setia. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Jayadrata.

Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. raja negara Madukara (lama). bernama. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Raden Gatotkaca. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. putra Dewi Pregiwa. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. istri Arjuna. Prabu Jayamurcita. putra Dewi Suryawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Merasa sangat sakti. Bambang Sasikirana. raja negara Pringgandani. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. dan Arya Suryakaca. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. karena ketika . mengutus adiknya. Sebelum menemui ajalnya. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati.

tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar.perang berlangsung ia masih kecil. gesit. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Untuk membebaskan Dewi Srikandi. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. berwujud sebagai wanara / kera. tangguh. Demikian pula dengan tabiat. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Ketika lamarannya ditolak. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Perbedaannya. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. waspada. kesetiaan. dan Gunadewa. Gatotkaca. Samba. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. teguh. yang berwajah sangat tampan. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. raja negara Dwarawati. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. dengan Dewi Trijata. sabar. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Dewi Jembawati berwatak jujur. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Karena mati sebelum takdir. Jayasupena tidak bisa terbang. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. cerdik pandai. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. berani tak mengenal takut. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Drestadyumna dapat dihidupkan . ibunya. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. setia. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. tangkas dan terampil. Dari perkawinan tersebut. daripada tinggal di istana Dwarawati. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya.

Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. bernama. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Dewi Arimbi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. . Brajamusti. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Arimba/Hidimba. Brajadenta. raja Awangga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. dari negara Wirata. raja negara Dwarawati. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. setia. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma.kembali oleh Prabu Kresna. sangat jujur. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Prabkesa.

namun memiliki gerakan yang cekatan. Merasa sangat sakti.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Bertubuh gemuk pendek. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Dalam peperangan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Daya berpkirnya lambat. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. . Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). putra ke-empat Prabu Basukunti. Dalam cerita pedalangan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. dari negara Mandura. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.

pemberani dan sangat sakti. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. raja negara Astina. Arya Ugrasena. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Berwatak angkara murka. mau menangnya sendiri. Dalam peperangan tersebut. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. istri Prabu Basudewa. seperti Arya Prabu Rukma. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Ia pernah menyerang negara Kumbina. bengis. Prabu . Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). raka negara Astina. putri Prabu Rumbaka. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. serakah. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. kejam. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. kakak Arya Ugrasena). Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. suka menurutkan kata hati. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. serakah.

Dengan dukungan Suratimantra. oleh Suratrimantra. penghianat.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. permaisuri Prabu Basudewa. keras hati. adik Prabu Gorawangsa. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Karena sangat sakti. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. pamannya yang sakti. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Setelah remaja. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Pemberontakan Kangsa gagal. raja negara Astina. ingin menangnya sendiri. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Ia lahir di negara Bombawirayang. raja Mandura. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa.

Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. putri bungsu raja Mandura. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu.Karna KARNA. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Waktu masih berusia remaja. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Resi Druwasa. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. . Prabu Basukunti. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Basukarna adalah anak buangan. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. padahal ia masih gadis. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna adalah putra sulung. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak.

Tahun berganti tahun. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Itulah sebabnya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Alasannya. ia diberi nama Karna . dan matahari sudah naik.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Manakala hari telah terang. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. dan Yama Widura. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. sering bangun siang. Dengan ilmunya yang tinggi. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Itulah sebabnya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. atau Suryatmaja. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Setelah lahir. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Maka. yakni putra-putra Drestarastra. . Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Pandu. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. sesudah masa kehamilannya cukup. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Resi Krepa. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Menjelang masa remaja.yang artinya telinga. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Namun permohonan itu ditolak. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna.

Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Adu tanding pun dimulai. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. ditolak. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Karna menjadi Adipati di Awangga . Keduanya seimbang sama kuat. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Lagi pula. Lebih-lebih Arjuna. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. ataukah sebaliknya. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Duryudana. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. termasuk para Kurawa. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Namun Kunti juga ragu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Yakin.

sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. kutukan itu akan terbukti. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. menyengat paha Basukarna. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. yakni ilmu ketrampilan memanah. sehingga keringatnya bercucuran. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. adik Surtikanti. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. tetapi karena hasil usahanya sendiri. pada saat yang genting . sejenis kalajengking berbisa. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. raja Mandraka. melainkan seorang ksatria. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. atau raja muda. putri Prabu Salya. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Karena merasa ditipu. Saat itu seekor ketonggeng.yang menentukan hidup atau mati. kelak ternyata. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Sewaktu tahu apa yang terjadi. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. walaupun telah menjadi menantunya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Basukarna. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Dan. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. yaitu raja penguasa di Awangga. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. . sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Karna harus menyamar sebagai brahmana. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya.

percaya diri. Selain seimbang kesaktiannya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. dan Arjuna. teguh dalam pendirian. Ki Nartasabda. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. yakni Prabu Anom Duryudana. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. tahu membalas budi. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu." . salah lihat. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Meskipun sebelumnya telah tahu. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. dan mengaku sebagai Arjuna. "Ingatlah Karna. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. sebab Batara Endra. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. siapa pun yang memintanya. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Bima. tetapi gagal. yaitu Batara Surya. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Jadi. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Dalam pewayangan. putri sulung Prabu Salya. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu.

Karna menolak bujukan itu dengan alasan. . sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan." Demikianlah. Esok harinya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Namun. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Pada pertemuan empat mata. ksatria mulia. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Kini. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. berkata: "Karna. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Sehari menjelang Baratayuda. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra ." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Tanpa menanyakan. ambillah. Jika seorang brahmana datang meminta. dengan senang hati hamba akan menerimanya.... terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. sebagai ganti barang yang hamba ambil. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . itu tergantung pada siapa yang memintanya.. Karenanya. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. . dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua..yang masih dalam ujud brahmana. apa alasan brahmana itu memintanya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa.

Barata-yuda harus segera terjadi. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. itu semua agar Baratayuda dapat segera .." Kresna: "Tetapi. Rasanya. sifat iri. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan.. Begawan Drona. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Dinda Karna. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Kakanda Kresna. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Itulah sebabnya. Kakek Abiyasa. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa.Kresna: "Dinda Karna. Bahkan Maharesi Bisma. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria." Karna: "Kakanda Kresna." Karna: "Kakanda Kresna. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Itu adalah kewajiban Adinda. Yang penting. Adinda telah mengenal para Kurawa. culas. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Namun. bagaimana pun. pendirian mereka. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa." Kresna: "Saya memahami hal itu. bukan perang kecil. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Jadi." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. . . sejak masih remaja. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Adinda tahu benar. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa.." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi.. Resi Krepa. dan dengki mereka. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini.

maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat." kata titisan Wisnu itu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun." Kresna: "Adinda Karna. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. . Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Seandainya Adinda yang gugur. jelas berbeda. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. kita semua belum tahu. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. dan siapa yang akan unggul. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa.. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. selalu harus ada yang menjadi korban. Coba renungkan hal itu. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Karenanya. Demikian pula. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Namun. Entah siapa yang akan kalah." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Dinda Basukarna . Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Adinda tahu. seandainya Adinda yang menang. Sekali lagi. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria..terjadi sebagaimana seharusnya. Hati kecilnya merasa. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. bagaimana pun. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. lewat tengah hari. Namun. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna." Kresna: "Adinda Karna. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi.

anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Hanya karena keadaan. dengan menguatkan hati. junjungan hamba. Engkau seorang ksatria utama. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi." Kunti: "Karna. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Aku. Karna Anakku. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Namun. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi.. Namun. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari.. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak."Basukarna anakku.. Dapatkah engkau membayangkan. Engkau tentu juga tahu. . sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. adik-adik hamba.. betapa remuknya hati seorang ibu.... Namun. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya." Kunti: "Tetapi . Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. ibumu ini. Namun hamba mohon. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. . cobalah engkau renungkan barang sejenak.. Ibunda tentu juga tahu. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Ibunda mengerti. Namun. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Para dewa dapat menjadi saksi. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Jika harapanku ini engkau kabulkan. ada yang . Anakku. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi... manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. perang besar akan terjadi esok hari." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. engkau adalah prajurit sejati. Arjuna. Tidak bisa tidak. Hamba mengerti.

sejak engkau masih berujud bayi merah. sebagai ksatria.." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu.. anakku . Kunti lalu berkata: "Anakku. kemuliaan. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna.. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Untuk itu. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. tidak terlaksana. Demikian pula.. Doaku untukmu.. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. izinkan aku memelukmu. . aku telah kehilangan engkau. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. anakku. mengorbankan orang yang disayanginya.. dan ." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. Tetapi. Jika hamba gugur. Karna. mungkin Baratayuda akan gagal. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Dan. memelihara dan mengasihimu. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. kumohon kepadamu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . buah hatiku . Aku tidak berkesempatan merawat... membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Dalam Baratayuda. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. jika ia tidak ikut beperang. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. maafkanlah Ibumu ini. batal.. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. anakku. menciumi ubunubunnya. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Karena itu. penguasa Astina itu mulai khawatir. derajat dan pangkat. Puluhan tahun. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana..harus mengorbankan suaminya. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Pertimbangan yang lain adalah.

kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Panah Wijayacapa meluncur deras. Agar seimbang dan tampak sederajat. kemudian membujuk Prabu Salya. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. melesat ke arah dada Arjuna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Sementara itu. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. yang paling tepat adalah Prabu Salya. sebagaimana dikehendakinya. Basukarna . dan menurut anggapannya. Hanya karena bujukan Duryudana. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Duryudana lalu meng-ingatkan. Duryudana dengan cepat melerai. dan mengasihinya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Alasannya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Karena desakan Duryudana ini. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. mengasuh. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna.cari Arjuna. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Karena jika bukan dia yang gugur. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Basukarna. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Namun. raja Dwarawati. Dan. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu.

Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Basukarna mendapat dua orang putra. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. abang satu ibu lain ayah.gugur karena siasat licik Kresna. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. yakni patih Kadipaten Awangga. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. putri Prabu Salya. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. putri Prabu Anom Duryudana. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Pada saat Baratayuda berlangsung. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Permadi sanggup. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Tetapi versi lain menyebutkan. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. ia juga merupakan besan. selain sebagai ipar. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. namun tidak seorang pun yang percaya. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Dengan demikian. Permadi mencoba membantah. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. turun dari kereta.Bhs. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Ia mempersalahkan Adimanggala. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. . Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Suatu hari. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Jadi. Dari keterangan para dayang.

Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Lagi pula. Diterangkan.Dalam waktu singkat. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. terpaksa menerima kenyataan itu. . walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Setelah tahu apa yang terjadi. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Karenanya. dan bahkan juga nama baiknya. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. dewa itu segera melerainya. Dalam pewayangan di Indonesia. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Guna me-nyirnakan angkara murka. Karna menolak. Usaha Permadi ini berhasil. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. dan terjadilah perang tanding.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi.

yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Basukarna. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. bukan bangsawan).1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Karna ternyata sanggup. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. atau Basusena. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. . selain dendam pada Arjuna. Dalam Mahabarata. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Lihat juga Kunti. Kelak. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. dan Arjuna. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Dewi. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 .

Citraksi. lincah. Citraboma. Ia berbadan besar. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). pandai bicara. Carucitra. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. keras hati. Wikataboma. . Citrayuda. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Duryudana (raja Negara Astina). Kartamarma memliki perwatakan. Kartawiyoga berwatak keras hati. Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri raja Banyutinalang. gagah dan berwajah setengah raksasa.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Surtayuda. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. cerdik. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Surtayu. Gardapura. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Setelah mertuanya meninggal. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartadenta. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Durgempo. Citraksa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Bomawikata. Gardapati (raja negara Bukasapta). putra Abimanyu dengan Dewi Utari.

Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. ingin menangnya sendiri. telah datang menyusul Kakrasana. Setatama. penghianat. raja negara Astina. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Citragada dan Wicitrawirya. yaitu. Upakeca / Rupakeca. Kencakarupa berwatak keras hati. yaitu.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Rajamala. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. berani dan . Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. dari padepokan Retawu. dengan Dewi Durgandini. Bagawan Abiyasa.

Prabu Matswapati. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. . Cerita Pedalangan menyebutkan. Dalam Mahabharata diceritakan. setia dan penuh pengabdian. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Krepa berwatak jujur. Akhir riwayatnya diceritakan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Kisah lain menyebutkan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak.selalu menurutkan kata hati.

Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. sampai akhir hayatnya.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. . Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.

Kakrasana. adalah putra Prabu Basudewa. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.Dewi Pratiwi. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). Kembang Wijayakusuma. Ia lahir kembar bersama kakaknya. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). berputra . Kaca paesan. dari negara Lesanpura.Dewi Setyaboma. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. . antara lain. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. seorang swarawati keraton Mandura. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. 4. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. 2. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Arya Setyaka. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.Dewi Rukmini.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. 3. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Terompet/Sangkala Pancajahnya. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama.Dewi Jembawati. berputra . Senjata Cakra. berputra .

Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. raja negara Astina. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Wijanarka. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Nakula dan Sadewa. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. kakaknya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. dengan Dewi Jimambang. Sumitra. setia dan wingit. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. bernama. Wisanggeni. Bratalaras.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Bima/Werkundara dan Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. tenang. Prabu Kresna menginginkan moksa. Ia berwatak penuh belas kasih. Wilugangga. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Bambang Irawan. putra Prabu . Arya Basudewa. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. pemberani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putri Prabu Kunti. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Bagawan Wilawuk. Endang Pregiwati. Endang Pregiwa. Sejak kecil. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Puntadewa. Abimanyu. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. raja Boja. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Wataknya bersahaja. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri.Pandu dengan Dewi Madrim. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. yang menjadi istri Arya Warsakapura. menarik hati. Ia mempunyai kakak kandung . putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Hidupnya serba mewah. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. gaya dan kata-katanya serba menarik. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. putra kedua Adipati Karna. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. keinginanya selalu terlaksana. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Akhir riwayatnya diceritakan.

yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. . tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Oleh Kangsa. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. adik Prabu Gorawangsa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. raja negara Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dari perkawinan tersebut. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. setia. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Kangsa pergi kenegara Mandura. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka.bernama Narasoma. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. raja negara Mandura. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. sabar dan Wingit. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. diusir keluar dari negara Mandura. Kedua putra kembarnya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Prabu Pandu. raja negara Widarba. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Dengan dukungan Suratrimantra.

percaya akan kekuasaan Tuhan. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mandrapati mempunyai watak. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Narasoma dan Dewi Madrim. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. ikhlas. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. wilayah negara Mertani. di daerah kerajaan Jodipati. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. percaya akan kekuasaan Tuhan. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Narasoma dan Dewi Madrim. seorang hapsari/bidadari. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. yaitu. Menurut purwacarita. sabar. sabar. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. padepokan Pandansurat dimerdekakan. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Mandrapati mempunyai watak. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta.

sangat berbakti. Dari perkawinan tersebut. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. salah satu dari lima satria Pandawa. Puntadewa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia lahir kembar bersama adiknya. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nakula tidak akan dapat lupa . Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. dari negara Mandaraka. setia. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Mereka bertemu. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. dengan permaisuri Dewi Kunti. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. manusia kera kekasih dewata. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. dari negara Mandura bernama. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Dewa Tabib. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala.

1.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Senapati negara Mretani. putri Resi Badawanganala. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Setelah selesai perang Bharatyuda. taat. Dewi Madrim. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. 2. Ia juga mempunyai cupu berisi. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. setia. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Nakula mempunyai watak jujur. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. belas kasih. wilayah negara Amarta. raja negara Awuawulangit. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Dewi Srengganawati. . Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Akhir riwayatnya diceritakan.

Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia tewas dalam . Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Narasinga menjadi sangat sakti. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. raja negara Surateleng. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Arya Singamulangjaya. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Karena ketekunannya bertapa. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.

Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. putra Prabu Basudewa. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. raja negara Mandaraka. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Senapati perang Dwarawati. andel Resi Palasara.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. selain berguru pada ayahnya. jujur. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Selain sakti. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.peperangan melawan Narayana. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya.. putra Prabu Kresna. setia. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Setelah ayahnya. putra Sanghyang Brahma. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Ibunya bernama Dewi Kandini. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Karena itu selain sakti. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Sedangkan dalam olah keprajuritan. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. putri Arya Kidangtalun. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. dari negara Lesanpura. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa.

putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Dalam kitab Adiparwa. Antakadewa dan Bambang . ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Gentang. Kumaladewa. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. 1. Sumitra. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Akhir riwayatnya diceritakan. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Wijarnaka. dengan Dewi Manuhara. Bratalaras. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Ia berwatak bijaksana. berputra . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. berputra . Dewi Dangan. ia masih dalam kandungan ibunya. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. berputra . Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Dewi Impun. Ramaprawa dan Basanta. Ia seorang anak yatim. Dewi Puyangan. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. salah satu dari lima satria Pandawa. Dewi Tamioyi 3. jujur dan adil. Wilugangga. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. yaitu . Dewi Niyedi 5. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Ramayana dan Pramasata 2. Kumalasakti. Bagawan Sarmiti. berputra . berputra .perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Bambang Irawan. Prabakusuma. Abimanyu.

Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Dewi . Brajamusti. berbakti dan teguh dalam pendirian. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. bernama. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Arjuna. Abimanyu. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Baru setelah remaja. dengan Dewi Manuhara. Kumalasakti. Dari perkawinan tersebut. Brajalamatan. Wijanarka. Bratalaras. Bambang Irawan. jujur. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Brajadenta. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Wilugangga. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. setia. bernama. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Sumitra. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Ia dan adik bungsunya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. putra Bima dengan Dewi Arimbi. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. putra Prabu Puntadewa. jujur. Kumaladewa. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). setia. baik budi. Brajawikalpa dan Kalabendana. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu.Sumbada. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. setia. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Prabakusuma. Arimba/Hidimba. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. raja negara Pringgondani. Arjuna.

Wisanggeni. Wilugangga. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Bambang Irawan. Wilugangga. Akhir riwayatnya diceritakan. Kumaladewa. satria Pandawa putra Prabu Pandu. tenang. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Abimanyu. raja negara Awangga. Dewi Mustakaweni. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. halus. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Wijarnaka. Ia kemudian mengutus patihnya. Ia adalah putra Arjuna. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Endang Pregiwati. Endang Pregiwa. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. putri Bathara Indra. Sumitra. Kumalasakti. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. mengalahkan semua para Dewa. besar tanggung jawabnya. berwatak angkara murka. Bratalaras. baik tingkah lakunya. yaitu. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Akhir riwayatnya diceritakan. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. raja raksasa dari negara Manikmantaka. jatmika.Arimbi. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Atas keputusan Bathara Guru. dengan Dewi Supraba. Ia sangat sakti. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma.

senang bergurau. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Wresni dan Andaka. Suaranya lantang. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. yaitu. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Ken Sagupi. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Dewa keadilan dan kesejahteraan. seorang swarawati Keraton Mandura. Kedua putranya. dan Dewi Rarasati/Larasati. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. . ia mempunyai dua orang saudara bernama. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Arya Udawa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura.dan Kasipu. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. setelah selesainya perang Bharatayuda. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. dengan Ken Sagupi. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna.

percaya atas kekuasaan Tuhan. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. jujur. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai watak. jujur. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. dan dua orang adik kembar lain ibu. raja jin negara Mertani. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Dewi Banowati. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. dan sangat berbakti. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. setia. sabar. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. penuh belas kasih. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Sitija. Dewi Erawati. Dewi Surtikanti. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. yang kemudian diberikan kepada putranya. masing-masing bernama. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. tekun dalam agamanya. sabar. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. . putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. dengan Dewi Darmastuti. seorang hapsari/bidadari. Dewi Pujawati berwatak. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. ikhlas.Dewi Pratiwi berwatak setia. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Bima/Werkudara dan Arjuna.

serta berjiwa penjilat. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. . Ia seorang arsitek ulung.Dalam perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Setelah menobatkan Parikesit. Arya Gamdamana. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Atas perintah Arya Sakuni. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. raja negara Mandaraka.

berani. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. tidak bisa mati selama masih terkena air. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. sais kereta kerajaan Astina. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Menurut ketentuan dewata. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. masing-masing bernama . Duryudana dan Bima. Adipati Karna. Kecaka/Kencakarupa. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Ia sangat sakti. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. yaitu: Resi Bisma. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Setatama. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Resi Balarama/Baladewa. Citragada dan Wicitrawiya.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. raja negara Astina. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Dewi Nirada. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Upakeca/Rupakenca. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Rajamala berwatak keras hati. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. bernama. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. .

Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. seorang swarawati keraton Mandura. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Arya Prabu Rukma. raja negara Astina. mengerti dan menguasai dirinya. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Rarasati berwatak setia. Ken Sagupi. . dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. ia mempunyai tiga orang saudara. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. Dari garis keturunan ayahnya. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. sangat menginsyafi. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. patuh dan berbakti. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. sabar. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. dengan Ken Sagupi. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Bambang Sumitra dan Bratalaras. putri Arya Prabu Rukma. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena.dengan permaisuri Dewi Rumbini. istri pertama Arjuna. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. yaitu : Arya Udawa. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa.

ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. hatinya keras dan sedikit suka usil. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. dari padepokan Retawu. Setelah Prabu Kresna mati moksa. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. tenang. Citragada dan Wicitrawirya. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Erawati. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. bernama. Dewi Surtikanti. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Setatama. Ia meningal dalam usia lanjut. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). sabar. dengan Dewi Durgandini. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Kencaka/Kencakarupa. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. halus. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Bagawan Abiyasa. Rajamala. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Narayana. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. raja negara Astina. cerdik pandai. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yaitu. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. bernama. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. . Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar.

dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Akhir riwayatnya di ceritakan. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Selain sangat sakti. setia. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Akhir riwayatnya diceritakan. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. bernama. wilayah negara Amarta. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sadewa mempunyai watak jujur. Setelah selesai perang Bharatayuda. dari negara Mandura. Puntadewa. Bima/Werkundara dan Arjuna. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. taat. Nakula. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. sombong. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Prabu Matswapati. Ia lahir kembar bersama kakanya. Dewa Tabib. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. putri Resi Badawanganala. belas kasih. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful