Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). setiap 1000 tahun sekali. ujudnya tetap seekor naga. putri Sang . anaknya sendiri. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. ketika masih muda disebut Nagasesa. Dalam pewayangan. sesuai dengan yang dikehendakinya. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. walaupun terletak di dasar bumi. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Selain itu. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. ia mempunyai dua anak. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. menikah dengan Bima. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. istri Batara Yamadipati. Sang Hyang Antaboga. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. walau itu anaknya. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. SANG HYANG. Putrinya. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Untunglah Dewi Supreti. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. istrinya. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Karena Nagatatmala memang bersalah. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. putri Anantaswara. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Dalam pewayangan disebutkan. tetapi dalam keadaan triwikrama. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni.Antaboga ANTABOGA. Ibunya bernama Dewi Wasu. Dewi Nagagini. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan.

para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. melainkan mengaduk-aduknya. . mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya.Hyang Wenang. Nagasesa menjawab. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. dibawa ke samudra. Untuk membangun ikatan keluarga. para dewa bukan membor samudra. Itu pula sebabnya. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. cahaya terang memasuki mulutnya. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. mengacau. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. dan saat itulah muncul Batara Guru. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Batara Guru menyanggupinya. Tidak hanya itu. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Namun setelah berhasil memutarnya. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. yang artinya mengaduk-aduk. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah.

cucunya. artinya. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Yang kelokannya tidak mengenal batas. kata anta artinya batas. Dalam Kitab Mahabarata. Antareja tidak pernah ada. Sebenarnya sebutan itu keliru. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Lihat Antareja. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. cucu Sang Hyang Antaboga. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Bersama dengan menantunya. Prabu Kresna. yang suami Dewi Pertiwi. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia.Perlu diketahui. Kata ‘maya’. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. yang benar adalah Aji Kawastram. Jadi. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Antaboga berangkat ke kahyangan. yakni Antareja. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Kata an atau artinya tidak. tak terlihat. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. . dan Candrabirawa. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa.

mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. salah satu dari lima satria Pandawa. dan berputra Arya Danurwenda. putra Bima dengan Dewi Urangayu. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. . Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. dengan Dewi Nagagini. dan Arya Anantasena. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sehingga kebal terhadap senjata. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. putri Prabu Ganggapranawa.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. bernama: Raden Gatotkaca. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Anatareja berkulit napakawaca. pendiam. pemberian ibunya. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. yang mempunyai kesaktian. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Lidahnya sangat sakti. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Ia menikah dengan Dewi Ganggi.

Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. putra Dewi Arimbi. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Nagagini. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. yaitu : Anantareja. dan Gatotkaca. salah satu dari lima satria Pandawa.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. yang dapat . dengan Dewi Urangayu.

kekuasaan . berani kerena membela kebenaran. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan. bersahaja. menggantikan kedudukan kakaknya. Brajadenta. Arya Prabakesa. bernama.mengembalikan kematian di luar takdir. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Setelah dewasa. salah seorang dari lima satria Pandawa. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. dengan Dewi Hadimba. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Arimba/Hidimba. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. terus terang. Brajamusti. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani. Anantasena berwatak jujur. tidak pernah berdusta. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Prabu Arimba. putra Prabu Pandu.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

raja negara Surateleng atau Trajutisna. Prabu Rumbaka. Ia berambut dan . trengginas. dan bergelar Prabu Bismaka. Akhir riwayatnya diceritakan. raja Negara Kumbina. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. dengan Dewi Krepi. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. cerdik pandai. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. putra Prabu Rumbaka. Arya Basudewa. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. swaraswati keraton Mandura. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. raja Boja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . putri Prabu Kunti. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana.

Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Ketika ayahnya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Resi Drona). Pancawala (putra Prabu Puntadewa). raja negara Magada. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Dari ayahnya. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . dengan Dewi Anggini. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. keturunan Prabu Citragada. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. pemberani. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina.

tindakannya seperti . ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Dewi Pujawati. suara besar agak serak (agor . Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Ia mempunyai tabiat . lucu.. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. seorang hapsari/bidadari. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Jawa). Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma.Bagawan Bagaspati. ikhlas. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Akhir riwayatnya diceritakan. ayahnya. Sebelum tewas. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. sabar. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. menantunya sendiri. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Bagaspati sangat sakti. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Carub atau Astrajingga. dan berputra Dewi Pujawati. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. percaya akan kekuasaan Tuhan. Bagaspati mempunyai watak.

Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. ia hidup sampai jaman Madya . Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Bagong berumur sangat panjang. kakak Dewi Kanistri. kata-katanya menjengkelkan. Seperti halnya dengan Semar. putri Bathara Hira. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat.orang bodoh.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Setelah usia lanjut. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). raja Boja. swaraswati Keraton Mandura. putri Prabu Kunti. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Secara tidak resmi.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Kakrasana. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra.

Dewi Basuwati. Basukiswara . Beberapa tahun kemudian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Sebagai penggantinya.

berani. Prabu Basukesti. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Setelah usianya lanjut. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. putri Prabu Kunti. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Dewi Prita/Dewi Kunti. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. arif bijaksana dan suka menolong. cerdik pandai. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Basuketi. raja Boja.

Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). putri . dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dengan kereta sakti Amarajaya. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Karena ketekunannya bertapa. juga tahu segala bahasa binatang. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Arya Basukesti.

Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . . Arya Basunada. Dari perkawinan tersebut. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. dengan permaisuri Dewi Srisekar. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Setelah menikahkan putrinya. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basupati. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada.

Balawa. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . atau Wijasena. berputra Arya Anantareja. Birawa.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Bima memililki sifat dan perwatakan. kuat. patuh dan jujur. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kalung Nagasasra. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. tabah. Ia putra kedua Prabu Pandu. yaitu : 1. Gelang Candrakirana. Sena. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Dewi Nagagini. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. . Bratasena. Bayusuta. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Kusumayuda. Sumping Surengpati. Alugara. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. serta 2 orang saudara lain ibu. gagah berani. yaitu . Nakula dan Sadewa. Pandusiwi. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Pupuk Jarot Asem. wilayah negara Amarta. Dandunwacana. Kusumadilaga. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Kowara. Dewi Urangayu. teguh. Gelung Pudaksategal. Gada Rujakpala. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. 2. Dewi Arimbi. Aji Bandungbandawasa. Nagata. Kelatbahu Candrakirana. Kuku Pancanaka.

Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraboma. . Gardapura . Citrayuda. Citraksi. Kartadenta. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Surtayuda. Wikataboma. Carucitra. Kartamarma. Dursasana (Adipati Banjarjungut). (raja negara Banyutinalang). Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Bomawikata. Durmuka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durgempo. Surtayu. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durmagati. Citraksa.

Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. raja negara Surateleng. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Ia pandai bermain gada. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Berwatak angkara murka. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. maka yang mati akan hidup kembali. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . kejam. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bila salah satu diantara mereka mati. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. ia menjadi sangat sakti. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Dalam perang Bharatayuda. Di medan peperangan. Selain sakti. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Karena ketekunanya bertapa.

Brajamusti. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajalamatan. Akhir riwayatnya diceritakan. ingin menangnya sendiri. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Arya Prabakesana. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Arimba / Hidimba. Bima tinggal di Jadipati. Brajamusti. Brajadenta berwatak keras hati. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Oleh kakaknya. Prabu Arimbaji. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dewi Arimbi. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. . Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Dengan bantuan Bathari Durga. Dewi Arimbi.

. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. masing-masing bernama . Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. putranya dengan Bima. Brajawikalpa dan Kalabendana. Arya Prabakesa. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Dewi Arimbi. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. mudah marah. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajadenta. Brajamusti.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. pemberani dan sangat sakti. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca.

istri Prabu Duryudana. Prabu Arimbaji. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Bersama kakaknya. . Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajalamatan. Arya Prabakesa. Arimba/Hidimba. berlindung pada kemenakannya. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. raja negara Astina. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamantan dan Brajawikalpa. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. agak bengis. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajadenta. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Ia sangat sakti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati.

Ia berwatak sombong. senang menurutkan kata hatinya. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Brajadenta. Brajamusti. pendendam. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . ingin selalu menang sendiri.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Dewi Surtikanti. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brajalamatan dan Kalabendana. setia. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. gagah perkasa dan sangat sakti. Dewi Arimbi. pemberani.peristiwa . Arimba/Hidimba. Arya Prabakesa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Dewi Erawati. tangguh. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.

putra Prabu Setyajid/Ugrasena. . Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Astina dan Adipati Karna. raja Awangga karena hubungan saudara ipar.yang penuh dengan kekerasan. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Dalam perang Bhratayuda. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja negara Lesanpura. raja Mandura. putri Prabu Kiswaka. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Prabu Duryudana.

perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. banyak tingkah dan pandai bicara. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. pemberani. berkaki putih . Ia berwatak kejam. serakah.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. trengginas. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. semuanya berwarna hitam. tangkas. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Cakil memiliki sifat.

Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. . Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. di kawasan hutan Mertani. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Atas seijin Bathari Durga.(=pancal panggung/Jawa). raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Arya Dananjaya sangat sakti. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. yaitu : Prabu Yudhistira. ketika dipinang oleh Arjuna. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ia mempunyai dua kakak kandung. Bersama kakaknya. Arya Danduwacana. Setelah pesta perkawinan selesai.

negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Celengdemalung. negara Jodipati. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Dandangminangsi. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . hak memakai nama Arya Dandunwacana. Kepada Bima. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. gagah perkasa. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. . Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dandunwacana menyerahkan. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Ditya Sapujagad. putra Prabu Pandu raja negara Astina. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Jangettinelon. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Berwatak pemberani. jujur.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Menjanganketawang dan Cecakandon. pusaka Jala Sutra Emas. Podangbinurehan. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Arya Danurwenda masih kecil. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. . dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Nagapratala. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. yang mempunyai kesaktian. jujur. pendiam. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Hyang Anantaboga. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Ia berkulit Napakawaca. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Anantareja. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi.

Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Putri sulungnya. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wresni dan . keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. raja negara Srawantipura. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Amba. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. dari pertapaan Retawu.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki.

Kumbina dan Dwarawti). putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. putri Sanghyang Indra. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Dewi Drupadi. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Lesanpura. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. raja daitya negara Parwata. raja Amarta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Karena menghendaki kemenangan para daitya.Andaka. Yadu dan Turwasu. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. masing-masing bernama . dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Druhyu.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. masing-masing bernama . Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. istri Prabu Yudhistira. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. raja negara Astina. Dewayani meminta Resi Sukra. dan Dewi .

Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Setelah melalui pertempuran sengit. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. tangkas dan trenginas. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Resi Drona berwatak. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. menghadapi senapati perang Kurawa. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Drestaka dan Drestara. yaitu Resi Drona. putri Prabu Hiranyawarma. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . istri Arjuna. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. memiliki sifat pemberani. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. sombong.Srikandi. congkak. cerdik. putra Resi Drona. raja negara Dasarna. Drestadyumna berwajah tampan. Pada saat itu roh Ekalaya. banyak bicaranya. bengis. tinggi hati. . Ia tewas dibunuh Aswatama. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa.

Arya Sucitra pergi meninggalkan . Untuk mencari pengalaman hidup. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. putra Prabu Drupada. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. yang memenggal putus kepalanya. putri Prabu Purungaji.tetapi kecakapan. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. raja negara Tempuru. kecerdikan. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. setelah gugurnya Resi Bisma. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna).

dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . teliti dan . Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. luhur budinya. bijaksana.Hargajembangan. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Ketika Prabu Gandabayu mangkat.sabar. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Dewi Drupadi. Di dalam perang besar Bharatayuda. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dalam masa kekuasaanya. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan.

Arjuna.Partawindya dari Yudhistira. Dursala tewas dalam pertempuran . Srutanika dari Nakula 5. Yudhistira. Ia berbadan besar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. ia sangat sakti. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Bima. Dursala mempunyai watak dan sifat. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. 2. 3. Srutasoma dari Bima. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Srutakirti dari Arjuna 4. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. takabur. 1. Srutawarman dari Sahadewa. Akhir riwayatnya diceritakan. Menurut pedalangan Jawa. Nakula dan Sahadewa.setia. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. yaitu. Sedangkan menurut Mahabharata. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. gagah dan bermulut lemar. raja negara Amarta dan berputra Pancawala.

Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Citraboma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). senang meremehkan dan menghina orang lain. Durgempo. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. besar kepala. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Surtayu. Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Wikataboma. Durmuka. Surtayuda. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Gardapura . Kartadenta. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraksi. Citraksa. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. takabur. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartamarma. Citrayuda. gagah dan bermulut lebar. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. (raja negara Banyutinalang). Dursasana berbadan besar.gemar bertindak sewenang-wenang. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Carucitra. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. putri Adipati Banjarjungut. Bogadatta (raja negara Turilaya). Bomawikata. mempunyai watak dan sifat. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla.

Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursasana (Adipati Banjar Jumut).hancur berkeping-keping. Bomawikata. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Citrayuda. Surtayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja negara Bukasapta). dihantam gada Rujakpala. . Diantara 100 orang. Citraksi. Duryudana (raja Negara Astina). Surtayu. Wikataboma. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Carucitra. Durmagati. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. dan Widandini (raja negara Purantara) . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmuka. Citraboma. Gardapura. Kartadenta. Citraksa.

Wataknya bersahaja.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. keinginanya selalu terlaksana. tekun dan tabah. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. setia. Ekalaya seorang raja kesatria. jujur. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. sangat mencintai istrinya. gaya dan kata-katanya serba menarik. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. putri hapsari/bidadari Warsiki. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. menarik hati. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Ekalaya berwatak. raja negara Sindu. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Menjelang . Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ia adalah raja negara Paranggelung.Hidupnya serba mewah. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini.

Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dewi Erawati berwatak. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Jawa). Dewi Surtikanti. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya.kematiaanya. setia. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. . sabar dan wingit. penuh belas kasih. raja negara Mandura. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped.

sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. . Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. raja negara Mandaraka. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak.

Karena penggantinya. menantunya yang setelah menjadi . murid Resi Boma. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. dan berputra dua orang bernama. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. pendiam dan sakti. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. bersahaja. teguh sentosa. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. raja negara Astina. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. gagah berani. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini.

Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Prabu Gandabayu meninggal. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. . Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Sedangkan menurut pedalangan. pendiam. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Ia berwajah tampan. menurut Mahabharata.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. gagah. tegap. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. pemberani. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Ketika ayahnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya.

raja negara Astina. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durgempo. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Bogadatta. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Surtayuda. Surtayu. Arya Sakuni. Kurawa terhadap Pandawa. (raja negara Turilaya). masingmasing bernama . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Citrayuda. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Wikataboma. Kartadenta. Carucitra. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durmuka. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Gardapura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Durmagati. Citraboma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. .Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa.

raja negara Amarta. Arya Sucitra. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Dewi Srikandi. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. sabar dan teliti serta setia. bergelar Prabu Drupada. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. masing-masing bernama . Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. luhur budinya. 2. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. bijaksana. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Dretadyumna/ Trustajumena. Dewi Gandawati ikut belapati. 3. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. 1. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. . Akhir riwayatnya diceritakan. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita.

Dewi Garbarini. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. karena ingin memperistri bidadari. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. raja negara Karanggubarja. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. senapati perang negara Dwarawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. putri Prabu Kalayaksa. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Dewi Wersini. raja negara Garbasumanda. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura.

Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Bogadatta (raja negara Turilaya). Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Carucitra. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durmuka. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Citrayuda.Kurawa. Citraksa. Dengan kesaktiannya. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citrayuda. Durmagati. congkak. Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura . Durmagati. Citraksa. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Durmuka. Durgempo. Citraboma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayu. Gardapati berwatak keras hati. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Wikataboma. Citraksi. . Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Surtayuda. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Carucitra. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Wikataboma. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. Citraksi. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Kartadenta. Kartadenta. Citraboma. raja negara Glagahtinalang. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Surtayuda. cerdik dan licik. Bomawikata. Gardapati (raja negara Bukasapta).

. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Aslinya. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. kakaknya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. perut gendut. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. hidung bulat bundar. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Nala Gareng berumur sangat panjang. kaki pincang. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba.Gardapura bersifat sombong. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. terjadilah peperangan antara keduanya. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. tak berleher. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. cerdik dan licik. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. sehingga tiada yang kalah dan menang. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Setelah selesai tapanya. keras kepala. Gareng bernama Bambang Sukskati. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. dan masuk dalam golongan panakawan. ia hidup sampai jaman Madya. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Matanya juling. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan.

Dalam pewayangan. Sebelum itu. Brajamusti. kakak ibunya yang bernama Arimba. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.Gatotkaca GATOTKACA. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Gatotkaca telah membuat huru-hara. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Sebagai raja muda di Pringgadani. ibunya bernama Dewi Arimbi. menjadi raja di negeri itu. adik Arimbi. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Begitu lahir di dunia. Ia adalah anak Bima.

. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. putri Batara Surya. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. yang bernama Kunta Wijayandanu. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati.untuk keperluan itu. begitu tali pusar itu putus. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Setelah penggemblengan selesai. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Bima dan Arimbi mengizinkan. Tubuhnya tetap utuh. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. anak Arjuna. Karena kesal. Dari perkawinan dengan Pergiwa. penutup kepala gaib. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Namun. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Tutuka pingsan. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. musuhnya akan mati. Namun. Usahanya ini tak berhasil. Ia mengenakan Caping Basunanda. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Setelah tali pusarnya putus. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Di kahyangan. Senjata. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. itu bukan diserahkan pada Arjuna. dan yang ketiga Dewi Suryawati.

. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. yakni Kalananata. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Arimbiatmaja. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. dan Mladangtengah. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Krincingwesi. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Menjelang ajalnya. Bimasiwi. Namun. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Abimanyu. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Bra-jadenta. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. sesudah Gatotkaca gugur. karena ia le-laki. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Karena itu. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. dan amat menyayangi Gatotkaca. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Sebagai raja muda Pringgadani. Purbaya. dan Bimaputra. ia terbang amat tinggi. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Kancingjaya.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Trincingwesi. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. ketika mereka berperang tanding. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Guritna. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. terutama Brajamusti. Gurubaya. Ketika jatuh ke bumi. ada lagi nama alias Gatotkaca. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Sebenarnya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Akibatnya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna.

Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. para putra Pandawa. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Aji Narantaka 12. Namun.Brajamusti 8. Selain malu. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca Rebutan Kikis 6.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. para putra Pandawa. Gatotkaca Sewu 5. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Baru saja latihan perang itu dimulai. ia sadar. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. dengan Aji Narantaka itu . Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Kalabendana Lena 9. Pregiwa . Ia lalu berguru pada Resi Seta. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Subadra Larung 11. Gatotkaca menjawab. Sesuai janjinya. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya.Pregiwati 3. putra Dursasana. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. sehingga pingsan. Brajadenta . Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Wahyu Senapati 7. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Gatotkaca Sungging 4. Gantotkaca Rante 10. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Beberapa tahun menjelang Baratayuda.

Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. dan Dukun. Gelap.Gatotkaca mengalahkan Dursala. yakni Butaprepat. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Dalam pewayangan. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Pada tahun 1960-an Ir. dengan wajah mirip Bima. Mengenai soal wanda ini. yakni wanda Kilat. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Presiden RI. Bentuk badannya tegap. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Tatit. dan Abimanyu di darat. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. dan Guntur Samodra. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. hanyalah Prabu Kala Pracona. Nama itu diberikan karena waktu lahir. sehingga menampilkan kesan gagah. Badannya kekar dan kokoh. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . sedangkan kata kaca artinya rambut. tidak diketahui dengan jelas.1820) di Surakarta. Boma Narakasura. Patih Kala Sakipu. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. lengkap dengan taringnya. Di Surakarta. Guntur. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Gatotkaca menyambar dari udara. Dalam perang melawan raksasa. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. dan Dursala. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Guntur Prahara. Panglawung. mukanya tidak terlalu tunduk. dengan muka agak . Sukarno. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan.

Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Pergiwati. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Dewi. Wajahnya juga memandang ke bawah. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. dan Sukarno. . dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Sementara itu. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. dengan tubuh besar. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. kuat. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. wajah raksasa. Wanda Guntur. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Baca Bima. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. lengkap dengan taringnya.datar. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. seolah mencerminkan sifat andap asor. tunduk. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. raja Mataram. Dulu. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa.

Carucitra. Citraboma. baik budi. Gardapura. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . masingmasing bernama . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Surtayu. Kurawa terhadap Pandawa. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. raja negara Astina. Kartadenta. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Gardapati (raja negara Bukasapta). dengan bantuan Dewi . Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Durmuka. Wikataboma. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Citrayuda. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. (raja negara Turilaya). Durgempo. Surtayuda. suaminya. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Arya Watubaji. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. istri Bathara Derma. sederhana. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Arya Sakuni. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Durmagati. lembut. Bogadatta.

raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. ayahnya sendiri. Wilungangga.Wilutama. Prabukusuma. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Endang Pregiwati. Sedangkan menurut Mahabharata. Kumaladewa. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Wisanggeni. di keputrian negera Surateleng. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. dari pertapaan Yasarata. Wijanarka. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Antakadena dan Bambang Sumbada. jatmika. Ia berwatak tenang. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. tekun dan wingit. menjelang pecah perang Bharatayuda. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. salah satu dari lima satria Pandawa. Bratalaras. sesuai dengan takdir dewata. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. . Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Setelah ada kesepakatan. bernama. Sumitra. dengan Dewi Ulupi. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Endang Pregiwa. Abimanyu. Kumalasakti. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Akhir riwayatnya diceritakan.

putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. begitu kelahiran Dewabrata. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. . Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. raja negara Astina.

ingin menangnya sendiri. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Untuk memenuhi ambisinya. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia sangat sakti. keras hati. . Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. penganiaya. bengis. raja raksasa dari negara Widarba.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Supala raja negara Kadi. perkasa dan berwajah setengah raksasa. gagah. Karenanya berbadan tinggi besar. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya.

dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. berwatak angkara murka. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. . Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. ayahnya. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. berwatak angkara murka. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. istri Arya Prabu Rukma.

Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Jayadrata. . Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. penuh kesungguhan dan setia. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. dan bergelar Prabu Sinduraja. berani. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Arya Wirata dan Arya Surata. ayahnya.

Abimanyu menyerang negara Plangklawati. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Sebelum menemui ajalnya. bernama. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. raja negara Madukara (lama). istri Arjuna. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. putra Dewi Suryawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. mengutus adiknya. Prabu Jayamurcita. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. karena ketika . Merasa sangat sakti. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. dan Arya Suryakaca. raja negara Pringgandani. Raden Gatotkaca. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Pregiwa. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Bambang Sasikirana. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya.

Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. cerdik pandai. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. kesetiaan. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Dewi Jembawati berwatak jujur. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. teguh. dan Gunadewa. Dari perkawinan tersebut. Drestadyumna dapat dihidupkan . tangguh. raja negara Dwarawati. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Gatotkaca. setia. sangat berbakti dan penuh belas kasih. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Ketika lamarannya ditolak. daripada tinggal di istana Dwarawati. ibunya. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. berwujud sebagai wanara / kera. yang berwajah sangat tampan. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Demikian pula dengan tabiat. Jayasupena tidak bisa terbang. ia memperoleh dua orang putra bernama . dengan Dewi Trijata. Perbedaannya. waspada. sabar. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Karena mati sebelum takdir. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. berani tak mengenal takut. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. tangkas dan terampil. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. gesit. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa.perang berlangsung ia masih kecil. Samba.

kembali oleh Prabu Kresna. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Brajadenta. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajalamatan dan Brajawikalpa. sangat jujur. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. setia. . raja Awangga. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. raja negara Dwarawati. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. dari negara Wirata. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Dewi Arimbi. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabkesa. bernama. Brajamusti. Arimba/Hidimba.

namun memiliki gerakan yang cekatan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Dalam cerita pedalangan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Bertubuh gemuk pendek. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Daya berpkirnya lambat. Merasa sangat sakti.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. . Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Dalam peperangan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. dari negara Mandura. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat).

juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Berwatak angkara murka. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. pemberani dan sangat sakti. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Arya Ugrasena. mau menangnya sendiri. raka negara Astina. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Ia pernah menyerang negara Kumbina. suka menurutkan kata hati. serakah. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. kejam. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. istri Prabu Basudewa. Dalam peperangan tersebut. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. bengis. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. serakah. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu . Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. putri Prabu Rumbaka. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. seperti Arya Prabu Rukma. raja negara Astina. kakak Arya Ugrasena).

Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. penghianat. permaisuri Prabu Basudewa. oleh Suratrimantra. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Pemberontakan Kangsa gagal. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. raja negara Astina.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Karena sangat sakti. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. adik Prabu Gorawangsa. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. pamannya yang sakti. Ia lahir di negara Bombawirayang. ingin menangnya sendiri. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Setelah remaja. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Dengan dukungan Suratimantra. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. keras hati. raja Mandura. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa.

Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah putra sulung. . yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Basukarna adalah anak buangan. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. padahal ia masih gadis. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Waktu masih berusia remaja. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Prabu Basukunti. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Resi Druwasa. putri bungsu raja Mandura. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa.Karna KARNA. Ilmu dipelajarinya dari gurunya.

Menjelang masa remaja. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. atau Suryatmaja. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Itulah sebabnya. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Itulah sebabnya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. . ia masih tergolek di tempat tidurnya. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. sering bangun siang. Setelah lahir. Namun permohonan itu ditolak. dan matahari sudah naik. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. yakni putra-putra Drestarastra. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. ia diberi nama Karna . Manakala hari telah terang. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Dengan ilmunya yang tinggi. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Alasannya. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Pandu. sesudah masa kehamilannya cukup. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Maka. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. dan Yama Widura. Tahun berganti tahun. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Resi Krepa.yang artinya telinga. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga.

dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Keduanya seimbang sama kuat. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Namun Kunti juga ragu. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. termasuk para Kurawa. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Adu tanding pun dimulai.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Duryudana. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Karna menjadi Adipati di Awangga . saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Lebih-lebih Arjuna. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. ditolak. ataukah sebaliknya. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Yakin. Lagi pula. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna.

Saat itu seekor ketonggeng. yakni ilmu ketrampilan memanah. putri Prabu Salya. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. kelak ternyata. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Sewaktu tahu apa yang terjadi. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. sehingga keringatnya bercucuran. Karna harus menyamar sebagai brahmana. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. sejenis kalajengking berbisa. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. pada saat yang genting . Karena merasa ditipu. adik Surtikanti. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Basukarna. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. atau raja muda. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. melainkan seorang ksatria. raja Mandraka. . Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Dan. yaitu raja penguasa di Awangga. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. kutukan itu akan terbukti. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. tetapi karena hasil usahanya sendiri. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun.yang menentukan hidup atau mati. walaupun telah menjadi menantunya. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. menyengat paha Basukarna.

Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. tahu membalas budi. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. percaya diri. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. "Ingatlah Karna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Meskipun sebelumnya telah tahu. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. dan Arjuna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Jadi. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. sebab Batara Endra. Ki Nartasabda. putri sulung Prabu Salya. dan mengaku sebagai Arjuna. siapa pun yang memintanya. teguh dalam pendirian. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. yakni Prabu Anom Duryudana. Dalam pewayangan. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Selain seimbang kesaktiannya. Bima. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. yaitu Batara Surya. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. salah lihat. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. tetapi gagal. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri." .

pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. . . Esok harinya. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka.." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. ksatria mulia. Kresna secara khusus datang menemui Karna.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya.. Pada pertemuan empat mata." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. itu tergantung pada siapa yang memintanya. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. dengan senang hati hamba akan menerimanya. sebagai ganti barang yang hamba ambil.. Jika seorang brahmana datang meminta.. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa.yang masih dalam ujud brahmana. Kini. Tanpa menanyakan.. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba ." Demikianlah. Namun." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Sehari menjelang Baratayuda. berkata: "Karna. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Karenanya. ambillah. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. apa alasan brahmana itu memintanya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya .. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas.

sifat iri. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Dinda Karna. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar.. Yang penting. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Jadi. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. . sejak masih remaja. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Itu adalah kewajiban Adinda. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Kakek Abiyasa. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Namun. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Itulah sebabnya. Bahkan Maharesi Bisma.. pendirian mereka." Karna: "Kakanda Kresna. culas." Kresna: "Tetapi. Kakanda Kresna. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Adinda tahu benar. Adinda telah mengenal para Kurawa. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah.." Kresna: "Saya memahami hal itu. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana.. . mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. bagaimana pun. Barata-yuda harus segera terjadi. Begawan Drona. Resi Krepa.Kresna: "Dinda Karna. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Rasanya. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. sehingga Baratayuda dapat dicegah." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. bukan perang kecil. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Karna: "Kakanda Kresna. dan dengki mereka.

Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. kita semua belum tahu." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Karenanya. Coba renungkan hal itu. lewat tengah hari.. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Demikian pula.. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Seandainya Adinda yang gugur. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Adinda tahu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. . Namun. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Dinda Basukarna . jelas berbeda. Sekali lagi. selalu harus ada yang menjadi korban. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Namun. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun." Karna: "Itu pun Adinda pahami." kata titisan Wisnu itu.terjadi sebagaimana seharusnya. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. seandainya Adinda yang menang. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma." Kresna: "Adinda Karna. bagaimana pun. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. dan siapa yang akan unggul. Hati kecilnya merasa. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Entah siapa yang akan kalah.." Kresna: "Adinda Karna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya.

dengan menguatkan hati. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Namun." Kunti: "Tetapi . Arjuna... Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Dapatkah engkau membayangkan.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. engkau adalah prajurit sejati. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. cobalah engkau renungkan barang sejenak. betapa remuknya hati seorang ibu. junjungan hamba. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Ibunda mengerti."Basukarna anakku. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba .. Namun hamba mohon. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu." Kunti: "Karna. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Namun. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa.. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu.. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu.. perang besar akan terjadi esok hari. Namun. Hamba mengerti.. Ibunda tentu juga tahu. .. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Tidak bisa tidak. . Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Engkau seorang ksatria utama. ada yang . sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Anakku. Para dewa dapat menjadi saksi. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. ibumu ini. Karna Anakku. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Hanya karena keadaan. adik-adik hamba. Namun. Engkau tentu juga tahu." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Jika harapanku ini engkau kabulkan.. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Aku. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya.

Pertimbangan yang lain adalah. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. anakku. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. anakku . ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. sebagai ksatria.. Kesedihanku sebagai seorang ibu.. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Karna. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Untuk itu. mungkin Baratayuda akan gagal. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- ." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. Aku tidak berkesempatan merawat. Dalam Baratayuda. Karena itu.. maafkanlah Ibumu ini.... aku telah kehilangan engkau. Tetapi. derajat dan pangkat. Dan. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Kunti lalu berkata: "Anakku. penguasa Astina itu mulai khawatir." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. mengorbankan orang yang disayanginya. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. kemuliaan. batal. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. jika ia tidak ikut beperang. Demikian pula.. . buah hatiku . Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. tidak terlaksana..harus mengorbankan suaminya. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Biarlah aku memelukmu barang sejenak.. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. anakku. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Doaku untukmu. sejak engkau masih berujud bayi merah. Jika hamba gugur. kumohon kepadamu. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Puluhan tahun. menciumi ubunubunnya.. izinkan aku memelukmu. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. dan . memelihara dan mengasihimu.

Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. raja Dwarawati. yang paling tepat adalah Prabu Salya. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. sebagaimana dikehendakinya. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Sementara itu. dan mengasihinya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Basukarna . melesat ke arah dada Arjuna. Duryudana lalu meng-ingatkan. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Karena desakan Duryudana ini. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Agar seimbang dan tampak sederajat. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. bahwa perang ini bukan perang pribadi. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Duryudana dengan cepat melerai. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. mengasuh. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. dan menurut anggapannya. kemudian membujuk Prabu Salya.cari Arjuna. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Dan. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Panah Wijayacapa meluncur deras. Namun. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Karena jika bukan dia yang gugur. Alasannya. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Hanya karena bujukan Duryudana. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu.

Permadi mencoba membantah. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Suatu hari. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda.gugur karena siasat licik Kresna. Jadi. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. abang satu ibu lain ayah. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Permadi sanggup. putri Prabu Salya. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. namun tidak seorang pun yang percaya. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Dari keterangan para dayang. yakni patih Kadipaten Awangga.Bhs. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. turun dari kereta. putri Prabu Anom Duryudana. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Pada saat Baratayuda berlangsung. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Dengan demikian. Basukarna mendapat dua orang putra. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. ia juga merupakan besan. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Ia mempersalahkan Adimanggala. Tetapi versi lain menyebutkan. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. . selain sebagai ipar.

Usaha Permadi ini berhasil. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Karenanya. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Setelah tahu apa yang terjadi. . Diterangkan. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. dan terjadilah perang tanding. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Karna menolak. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. terpaksa menerima kenyataan itu.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Dalam pewayangan di Indonesia. dewa itu segera melerainya. Guna me-nyirnakan angkara murka. ia sanggup mengorbankan jiwanya. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Lagi pula. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . dan bahkan juga nama baiknya.Dalam waktu singkat. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka.

Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Dalam Mahabarata. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Basukarna. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Lihat juga Kunti. Kelak.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. selain dendam pada Arjuna. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. bukan bangsawan). raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. atau Basusena. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Basukarna adalah salah seorang pesertanya.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Dewi. Karna ternyata sanggup. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. dan Arjuna. . Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya.

tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Durmagati. Wikataboma. Citrayuda. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Surtayu. keras hati. gagah dan berwajah setengah raksasa. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. putri raja Banyutinalang. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartawiyoga berwatak keras hati. Carucitra. Kartamarma memliki perwatakan. Gardapura. . Setelah mertuanya meninggal. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia berbadan besar. Durgempo. berani dan selalu menuruti kata hati. Citraboma. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Citraksa. Citraksi. Kartadenta. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Bomawikata. pandai bicara. Duryudana (raja Negara Astina). lincah. Gardapati (raja negara Bukasapta). cerdik. Surtayuda. Durmuka. Ia menikah dengan Dewi Karastri.

Kencakarupa berwatak keras hati.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. yaitu. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Rajamala. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Setatama. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Bagawan Abiyasa. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. dari padepokan Retawu. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. telah datang menyusul Kakrasana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. yaitu. berani dan . Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. dengan Dewi Durgandini. Upakeca / Rupakeca. ingin menangnya sendiri. penghianat. raja negara Astina. Citragada dan Wicitrawirya. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya.

karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa.selalu menurutkan kata hati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Cerita Pedalangan menyebutkan. Krepa berwatak jujur. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. . Kisah lain menyebutkan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Prabu Matswapati. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Akhir riwayatnya diceritakan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. setia dan penuh pengabdian. Dalam Mahabharata diceritakan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. sampai akhir hayatnya. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru.

3.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Arya Setyaka. adalah putra Prabu Basudewa.Dewi Jembawati. Kembang Wijayakusuma. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. .Dewi Setyaboma. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Terompet/Sangkala Pancajahnya.Dewi Rukmini.Dewi Pratiwi. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. berputra . Kaca paesan. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. antara lain. berputra . Kakrasana. berputra . 2. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. 4. Senjata Cakra. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). dari negara Lesanpura. Ia lahir kembar bersama kakaknya. seorang swarawati keraton Mandura. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini.

Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. dengan Dewi Jimambang. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Endang Pregiwa. Bratalaras. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Sejak kecil. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. pemberani. Ia berwatak penuh belas kasih. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. raja Boja. Puntadewa. putri Prabu Kunti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Nakula dan Sadewa. Bima/Werkundara dan Arjuna. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. putra Prabu . dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Bambang Irawan. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. bernama. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Wisanggeni.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. setia dan wingit. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Wijanarka. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Bagawan Wilawuk. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. raja negara Astina. Endang Pregiwati. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Kresna menginginkan moksa. tenang. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. kakaknya. Wilugangga. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Arya Basudewa. Abimanyu. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Sumitra.

menarik hati. gaya dan kata-katanya serba menarik. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Wataknya bersahaja. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. putra kedua Adipati Karna. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. keinginanya selalu terlaksana. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu.Pandu dengan Dewi Madrim. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia mempunyai kakak kandung . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Akhir riwayatnya diceritakan. Hidupnya serba mewah. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya.

Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. raja negara Mandura. adik Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Dari perkawinan tersebut. sabar dan Wingit. Oleh Kangsa. setia. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). . Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura.bernama Narasoma. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Kedua putra kembarnya. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Kangsa pergi kenegara Mandura. Dengan dukungan Suratrimantra. digauli oleh Prabu Gorawangsa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. raja negara Widarba. Prabu Pandu. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. raja negara Mandura. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. diusir keluar dari negara Mandura. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana.

seorang hapsari/bidadari. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. percaya akan kekuasaan Tuhan. seorang hapsari/bidadari. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Narasoma dan Dewi Madrim. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Mandrapati mempunyai watak. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yaitu. Narasoma dan Dewi Madrim. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. sabar. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. sabar. wilayah negara Mertani. ikhlas. Akhir riwayatnya diceritakan. Mandrapati mempunyai watak. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. di daerah kerajaan Jodipati. percaya akan kekuasaan Tuhan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Menurut purwacarita. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. ikhlas.

Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Dewa Tabib. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. dengan permaisuri Dewi Kunti. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Nakula tidak akan dapat lupa . Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. dari negara Mandaraka. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. salah satu dari lima satria Pandawa. sangat berbakti. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. manusia kera kekasih dewata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Puntadewa. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. setia. Mereka bertemu. memperrtunjukkan kemahirannya menari. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. dari negara Mandura bernama. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja.

Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. 2. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. raja negara Awuawulangit. putri Resi Badawanganala. . Setelah selesai perang Bharatyuda. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Senapati negara Mretani.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . setia. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. wilayah negara Amarta. Dewi Srengganawati. belas kasih. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Akhir riwayatnya diceritakan. 1. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Dewi Madrim. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Ia juga mempunyai cupu berisi. Nakula mempunyai watak jujur. taat.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. raja negara Surateleng. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Ia tewas dalam . yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Narasinga menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Arya Singamulangjaya.

jujur. putra Sanghyang Brahma. Setelah ayahnya. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Ibunya bernama Dewi Kandini. setia. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Selain sakti. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. andel Resi Palasara. selain berguru pada ayahnya. putri Arya Kidangtalun. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Karena itu selain sakti. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. raja negara Mandaraka. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . dari negara Lesanpura. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa).Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. putra Prabu Kresna. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. putra Prabu Basudewa. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Senapati perang Dwarawati.peperangan melawan Narayana.. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya.

Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. ia masih dalam kandungan ibunya. Dewi Niyedi 5. berputra . Kumaladewa. Dewi Impun. Dewi Tamioyi 3. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. berputra . Antakadewa dan Bambang . putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Dewi Satapi/Dewi Tapen. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Wijarnaka. Dewi Dangan. Dewi Gentang. Dalam kitab Adiparwa. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Puyangan. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Ia seorang anak yatim. 1. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Ramayana dan Pramasata 2. Bagawan Sarmiti. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. berputra . berputra . Bambang Irawan. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. yaitu . Bratalaras. Kumalasakti. Abimanyu. Ramaprawa dan Basanta. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. dengan Dewi Manuhara. Wilugangga. Sumitra. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Ia berwatak bijaksana. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Prabakusuma. berputra . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. jujur dan adil. salah satu dari lima satria Pandawa. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina.

Bratalaras. Dewi Arimbi. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Sumitra. Dari perkawinan tersebut. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Brajalamatan. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Arjuna. setia. Brajawikalpa dan Kalabendana. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. bernama. Arimba/Hidimba. Abimanyu. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Brajadenta. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Wijanarka. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Bambang Irawan. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. jujur. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. baik budi. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Kumalasakti. Kumaladewa. raja negara Pringgondani. Prabakusuma. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia dan adik bungsunya. bernama. berbakti dan teguh dalam pendirian. jujur. Brajamusti. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dewi . Wilugangga. putra Prabu Puntadewa. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Baru setelah remaja. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya.Sumbada. Arjuna. setia. setia. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. dengan Dewi Manuhara.

baik tingkah lakunya. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Sumitra. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wisanggeni. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. berwatak angkara murka. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . raja negara Awangga. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. yaitu. Abimanyu. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Akhir riwayatnya diceritakan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba.Arimbi. Ia kemudian mengutus patihnya. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. putri Bathara Indra. Bratalaras. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Endang Pregiwa. Bambang Irawan. mengalahkan semua para Dewa. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Dewi Mustakaweni. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Antakawulan dan Bambang Sumbada. besar tanggung jawabnya. jatmika. tenang. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Ia adalah putra Arjuna. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Ia sangat sakti. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Kumalasakti. dengan Dewi Supraba. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. halus. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Akhir riwayatnya diceritakan. Wilugangga. Endang Pregiwati. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Atas keputusan Bathara Guru. Kumaladewa. Wilugangga. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Wijarnaka.

Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. dengan Ken Sagupi. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. yaitu. Ken Sagupi.dan Kasipu. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. seorang swarawati Keraton Mandura. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Arya Udawa. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. . dan Dewi Rarasati/Larasati. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. setelah selesainya perang Bharatayuda. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Wresni dan Andaka. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Akhir riwayatnya diceritakan. ia mempunyai dua orang saudara bernama. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Kedua putranya. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. senang bergurau. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Suaranya lantang. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma.

jujur. Dewi Surtikanti. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia mempunyai watak. percaya atas kekuasaan Tuhan. tekun dalam agamanya. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. dan sangat berbakti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bima/Werkudara dan Arjuna. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Akhir riwayatnya diceritakan. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. dan dua orang adik kembar lain ibu. jujur. masing-masing bernama. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. yang kemudian diberikan kepada putranya. Sitija. sabar. dengan Dewi Darmastuti. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira.Dewi Pratiwi berwatak setia. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Dewi Pujawati berwatak. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. raja jin negara Mertani. sabar. setia. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. penuh belas kasih. Dewi Banowati. . Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Erawati.

Dalam perang Bharatayuda. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Atas perintah Arya Sakuni. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. serta berjiwa penjilat. raja negara Mandaraka. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Arya Gamdamana. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Ia seorang arsitek ulung. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Setelah menobatkan Parikesit. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. . Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda.

.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Citragada dan Wicitrawiya. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Setatama. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Ia sangat sakti. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Adipati Karna. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. tidak bisa mati selama masih terkena air. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Menurut ketentuan dewata. Resi Balarama/Baladewa. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. bernama. Upakeca/Rupakenca. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. sais kereta kerajaan Astina. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. yaitu: Resi Bisma. raja negara Astina. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. berani. masing-masing bernama . Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Duryudana dan Bima. Rajamala berwatak keras hati. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Kecaka/Kencakarupa. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Dewi Nirada. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti.

keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. mengerti dan menguasai dirinya. ia mempunyai tiga orang saudara. istri pertama Arjuna. raja negara Astina. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). patuh dan berbakti. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dari garis keturunan ayahnya. . Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. dengan Ken Sagupi. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Bambang Sumitra dan Bratalaras. sangat menginsyafi. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. sabar.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. putri Arya Prabu Rukma. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. seorang swarawati keraton Mandura. Ken Sagupi. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Arya Prabu Rukma.dengan permaisuri Dewi Rumbini. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. yaitu : Arya Udawa.

tenang. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Rajamala.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). bernama. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Kencaka/Kencakarupa. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. . cerdik pandai. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. sabar. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). dari padepokan Retawu. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. raja negara Astina. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Citragada dan Wicitrawirya. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Narayana. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Ia mempunyai empat orang saudara kandung. dengan Dewi Durgandini. bernama. Dewi Surtikanti. Ia meningal dalam usia lanjut. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. hatinya keras dan sedikit suka usil. Bagawan Abiyasa. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Setatama. Dewi Erawati. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. halus. yaitu.

Bima/Werkundara dan Arjuna. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. sombong. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. belas kasih. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Akhir riwayatnya diceritakan. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Akhir riwayatnya di ceritakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Prabu Matswapati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewa Tabib. bernama. Puntadewa. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. taat. setia. Nakula. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Selain sangat sakti. wilayah negara Amarta. putri Resi Badawanganala. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . dari negara Mandura. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing.Rupakenca berwatak tinggi hati. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Setelah selesai perang Bharatayuda. Sadewa mempunyai watak jujur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful