Anda di halaman 1dari 2

WOC ANGINA PEKTORIS

Asterosklerosis Spame arteri , anemia

Peningkatan rangsang Sistem saraf simpatis

STRES ( fisik atau psikis )

Kontruksi vaskular, Peningkatan frekuensi nadi, tekanan darah dan kontraktifitas

Merusak sel sel jantung, Meningkatkan kadar leukosit (proses inflamasi jaringan) dan pltelet

Iskemia dan hipoksia

Mengeluarkan Potasium , histamin dan serotinin

Metabolisme sel berubah dari aerobik menjadi anaerobik Iskemia dan hipoksia Energi ATP menurun

Merangsang Ujung ujung sarat

Na+ >> dalam sel K+ >> diluar sel

Nyeri

Kontraksi miokard terganggu

Saraf sensoris jantung merangsang saraf sensoris pada bagian badan lain ( pada bidang medio spinalis torakal ) Nyaeri Menjalar dan merangsang sistem saraf
otonom

Meningkatkan pelepasan Norephineprine katekolamin

Anggina

Anggregasi Platelet dan Thromboxane A meningkat

Infark Miokardium Akut (IMA) adalah nekrosis miokard akibat aliran darah keotot jantung terganggu. Umumnya IMA didasari oleh adanya arterosklerosis pembuluh darah kororner. Nekrosis miokard ini hampir selalu terjadi akibat penyumbatan total arteri korornaria oleh trombus yang terbentuk pada plaque arterosklerosis yang tidak stabil; juga seringkali mengikuti ruptur plague pada arteri koroner dengan stenosis ringan. Kerusakan miokard ini terjadi dari endokardium ke epikardium, menjadi komplit dan irreversibel dalam 3-4 jam dan akan terus mengalami proses injury selama beberapa minggu atau bulan.

Jantung berhenti mendadak adalah kematian akibat dari jantung yang tiba-tiba kehilangan fungsinya (serangan jantung). Korban bisa saja didiagnosa mengidap penyakit jantung namun bisa juga tidak. Waktu dan cara kematian datang tidak tak terduga. Ini terjadi dalam beberapa saat saja setelah gejala-gejalanya muncul. Alasan paling umum untuk pasien mati mendadak dari serangan jantung adalah penyakit jantung koroner (lemak menumpuk dalam arteri yang berfungsi memasok darah ke otot jantung). Semua penyakit jantung diketahui dapat menyebabkan serangan jantung atau jantung berhenti mendadak. Sebagian besar serangan jantung yang mengakibatkan kematian mendadak terjadi ketika gerakan listrik di jantung yang sakit menjadi cepat (takikardia ventrikular), kacau (fibrilasi ventrikular) atau keduanya. Irama jantung yang tidak biasanya (aritmia) ini menyebabkan jantung tiba-tiba berhenti berdetak. Beberapa serangan jantung terjadi karena jantung secara ekstrim menjadi lambat. Ini disebut bradikardia. Bradikardia terjadi sangat umum pada bayi prematur.
Penyebab utama dari cardiac arrest adalah aritmia, yang dicetuskan oleh beberapa faktor, diantaranya penyakit jantung koroner, stress fisik (perdarahan yang banyak, sengatan listrik, kekurangan oksigen akibat tersedak, tenggelam ataupun serangan asma yang berat), kelainan bawaan, perubahan struktur jantung (akibat penyakit katup atau otot jantung) dan obat-obatan