P. 1
enzim-biokimia

enzim-biokimia

|Views: 590|Likes:
Dipublikasikan oleh Ahmad Nh

More info:

Published by: Ahmad Nh on Jul 29, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

pdf

text

original

ENZIM

Chris Adhiyanto

‡ Dlm sel makhluk hidup reaksi kimia yg sangat terarah dpt hidup Cth : pemecahan dan sintesis glukosa ‡ Dlm sel MH tdpt suatu mekanisme dg berbagai subsistem yg bekerja scr spesifik utk mhslkan bmcm snyw kimia dg kerumitan struk molekuler ‡ Reaksi dlm sel berjln spontan, dan reaksi tdk dpt berlangsung diluar sel Cth : glukosa alkohol + CO2 dlm sel ragi yg anaerob.

Distribusi enzim dlm sel
‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Teknik histokimia digunakan utk mthui distribusi enzim dlm organel sel. Enzim yg bprn dlm r.oksidasi-reduksi bhn mknan mitokondria. Enzim yg bprn dlm r.hidrolisis (pmchan ik kovalen dg bantuan 1 mol air) lisosom Enzim yg bprn dlm biosintesis as.nukleat inti sel Enzim yg bprn dlm sintesis protein mikrosom/ribosom

Enzim ektstra dan intra sel ‡ ‡ 1. enzim berada dan menjalankan fungsinya di dalam sel Enzim yang bekerja di luar sel Enzim-enzim pencernaan. jg merupakan enzim Walaupun ada enzim yg dpt bekerja ekstra dan intra sel. namun proses sintesisnya dilakukan oleh sel dan terjd di dlm sel. Enzim hanya akan disintesis oleh sel jk sel tsb mpny gen utk enzim tsb 2. Pada umumnya. yg bertugas mengubah makanan yg mrpkan makromolekul btk yg lbh sederhana dan larut air shg dpt menembus membran sel. ‡ ‡ . Komplemen protein yg berprn dlm sistem antibodi.

Peran enzim dalam reaksi biologik ‡ Enzim bprn dlm meningkatkan kecepatan reaksi spontan untuk menghasilkan produk yang terjadi pada temperatur fisiologik. A B ‡ . Dasar reaksinya menurunkan keperluan energi aktivasi (dpt dilihat sbg energi barier) yg digunakan utk suatu reaksi kimia shg reaksi biologik dpt berlangsung cpt pd suhu fisiologis.

Substrat substansi yg mengalami perubahan stlh bercampur dg enzim Produk substansi baru yg tbtk stlh reaksi mencapai keseimbangan ‡ ‡ ‡ . Enzim bersifat spesifik walaupun jmlh enzim dan substrat di dlm sel ribuan. tdk akan tjd kekeliruan dlm mghslkan produk.Enzim sbg protein katalis ‡ Enzim suatu katalisator protein yg mempercepat reaksi kimia dalam makhluk hidup.

Skema
coenzyme (organic mol) Enzyme inactive protein (apoenzyme)+ cofactor Holoenzyme active protein

metal ion

‡ Prot enzim : 1. Holoenzim apoenzim dan koenzim (mol organik yg diperlukan o/ enzim utk aktivitasnya[bgn dr enzim yg bkn prot])/ kofaktor (mol anorganik) 2. Enzim

Enzim sbg protein katalis
‡ ‡ ‡ Prot enzim mpny struk 3 dimensi yg sangat dipengaruhi oleh suhu, pH, temperatur, pelarut organik, urea serta senyawa2 toksin. Struk 3 dimensi berprn dlm mendukung fungsi biologis dari enzim sbg biokatalis. Struk 3 dimensi suatu protein enzim tjd krn adanya interaksi antar berbagai rantai samping yg tdpt dlm residu asam-asam amino yg menyusun prot. Interaksi ini sgt dipengaruhi oleh [ion H+]/ derajat keasaman, suhu/temp, yg mempengaruhi ik kimia maupun gerak termodinamika yg timbul akibat interaksi antar rantai samping.

‡

.

disebabkan senyawa tersebut berikatan dengan gugus fungsional dari tempat aktivasi katalitik.Enzim sebagai protein katalis ‡ ‡ ‡ Protein banyak mengandung senyawa kimia yang membentuk sisi-sisi rantai asam amino tertentu. Sisi asam amino-asam amino ini memainkan peran penting dalam enzim sebagai tempat aktivasi katalitik (btk prot hrs kuatener) Banyak senyawa yang dapat mengakibatkan enzim tidak aktif. dapat berikatan dengan kuat pada gugus sulfhidril yang merupakan residu sistein di tempat aktivasi katalitik shg produk tidak terjadi ‡ E ± SH + Ag+ + Substrat E ± S ± Ag + H+ + Substrat . Senyawa logam berat.

Sifat Katalis Enzim Pd saat reaksi katalis berlangsung. ‡ Kompleks enzim-substrat dpt mengalami 2 kemungkinan : 1. ‡ Secara keseluruhan reaksi katalis enzim dapat dituliskan menurut persamaan reaksi : S+E ES E+P ‡ Enzim sama sekali tidak mengubah tetapan keseimbangan suatu reaksi ‡ . Akan terurai dengan membentuk produk baru. menurut persamaan reaksi ES E + S. yg reaksinya dpt berjalan bolak balik. menurut persamaan reaksi : ES E + P. enzim berikatan dg substrat kompleks enzim-substrat (ES) ‡ Kompleks enzim-substrat berumur pdk. Akan terurai kembali menjadi enzim dan substrat. tdk dpt diisolasi dan diperoleh. yg reaksinya dpt berjalan bolak balik. 2.

Reaksi kimia tk molekuler 1. dimana 1atau 2 atau lebih substrat akan diubah menjadi 1 bentuk atau lebih dari 1 bentuk produk. dehidrogenase. Reaksi bimolekuler/trimolekuler. Pada reaksi ini diperlukan enzim fosfoheksosa isomerase. reaksi ini memerlukan enzim. ‡ Isomerase merupakan enzim yg bprn dlm mengatur organisasi intramolekuler 3. tanpa memerlukan enzim A B Contoh reaksi interkonversi -D-glukosa menjadi/sebaliknya -D-glukosa 2. Reaksi metabolisme yang berlangsung dalam tubuh kebanyakan adalah reaksi bi/trimolekuler A + E E + P1 + P2 A + B + E E + P1 A + B + C + E E + P1 ‡ Kelompok enzim bi/trimolekuler adalah hidrolase. Reaksi monomolekular. reaksi ini memerlukan enzim. dimana 1 substrat akan diubah menjadi bentuk lain A + E E +P ‡ Contoh reaksi konversi glukosa-6-fosfat menjadi/sebaliknya fruktosa-6-fosfat. dekarboksilase dan transferase . Reaksi kimia spontan.

Karakteristik katalis enzim dan non enzim : Katalis enzim Sifat kimia Tempat kerja Suhu Keasaman Laju reaksi Spesifisitas Protein Sel/lingkungan biotik Sesuai suhu sel Netral sangat tinggi Spesifik-sangat spesifik Katalis non enzim Ion anorganik/logam Reaktor kimia Tinggi > 1000 C Asam/basa Rendah-sedang Tdk spesifik .Enzim dan katalis non enzim ‡ ‡ Katalis enzim maupun non enzim bekerja mempercepat tjdnya reaksi kimia shg tetapan keseimbangan sgr tercapai.

Pada suhu di bawah suhu fisiologis gerak termodinamika antara enzim dan subtrat berlangsung lambat hingga tidak terjadi enzim tdk aktif ‡ . shg gugus yang bermuatan positif akan berdisosiasi netral Pada suhu di atas suhu fisiologis enzim sebagai protein akan terdenaturasi perubahan struktur 3 dimensi enzim menjadi rusak atau terkoagulasi enzim tdk aktif. shg gugus yang bermuatan negatif akan menjadi terprotonisasi netral Pada pH basa/di atas pH fisiologis kadar OH.Dasar kerja enzim ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Enzim protein kemampuan mengkatalisis suatu reaksi. erat hubungannya dengan struktur 3 dimensi dari molekul protein tersebut. Faktor lingkungan pH dan suhu Pada pH asam/ di bawah pH fisiologis kadar H+ akan meningkat. Faktor lingkungan sangat mempengaruhi struktur protein mempengaruhi kemampuan katalisis enzim.akan meningkat.

2. Tempat aktif enzim adalah daerah spesifik di molekul enzim yang merupakan tempat pelekatan subtrat di enzim. shg mudah dipecah gugus katalitik Letak residu asam amino pada gugus kontak dan gugus katalitik pada struktur primer. yang selanjutnya terjadi polarisasi dan terjadi regangan pada ikatan di dalam molekul substrat. Tempat aktif enzim dibentuk oleh residu asam amino yg mempunyai 2 fungsi : Menarik dan mengorientasikan substrat kepada gugus spesifik pada molekul enzim gugus kontak Ikut membentuk ikatan sementara dengan molekul substrat. sangat berjauhan ‡ .Tempat aktif enzim ‡ ‡ 1.

Fenomena akan dipelajari pd enzim allosterik. . ttp kmdn tempat aktif ini akan menyesuaikan dg btk substrat produk. Berarti enzim bersifat fleksibel. krn snyw yg tdk cocok btknya dg tempat aktif enzim baik krn terlalu besar/kecil. tdk dapat terikat pada tempat aktif.Teori pbtk kompleks enzimsubtrat ‡ Teori ³ lock and key Fischer´ (kunci dan anak kunci) menerangkan adanya kespesifikan suatu enzim. ‡ Pada model induced-fit diperlihatkan bhw btk substrat dan tempat aktif enzim berbeda. ‡ Teori ³induced-fit Koshland´ memperbaiki teori di atas bahwa ada senyawa yg berbeda btk molekulnya dg substrat namun dapat berikatan dg enzim walaupun tidak membtk produk. Ini berarti bentuk enzim kaku.

Model interaksi enzim-susbtrat S E S E P E Lock and key P Induced fit E .

Kofaktor. Apoenzim + koenzim/kofaktor holoenzim Holoenzim + substrat Produk . Kofaktor suatu molekul anorganik yg bprn agar enzim dpt melaksanakan f/nya. Koenzim suatu molekul organik yg bprn agar enzim dpt melaksanakan f/nya. Cth : Hem Metaloenzim enzim yg diaktifkan o/ adanya logam dan tdk dpt dipisahkan tnp mrsk enzim. Gugus prostetik gugus pd koenzim yg sdh terikat kuat dg enzim. koenzim. mdh dipshkan dr holoenzim tnp merusak struktur enzim. apoenzim ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Apoenzim protein enzim yg blm sempurna krn blm dpt melaksanakan f/ katalitik dg baik. shg utk memisahkannya hrs merusak seleruh struktur holoenzim. mdh dipshkan dr holoenzim tnp merusak struktur enzim. cth dipeptidase dg Co sbg ion metalnya.

2. KoQ (Q) atau ubikinon. pbtk hormon steroid Vit K diperlukan utk prs karboksilasi protein faktor penggumpal darah.) Apoenzim + S ( .) Apoenzim + Koenzim + S P Umumnya adalah keluarga vitamin B Vitamin atau senyawa lain yg berperan sbg koenzim : Vit C.KOENZIM ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ 1. Berat molekulnya lebih kecil dari enzim Koenzim + S ( . ptg pd prs sintesis ATP . 3. terlibat dlm aktivitas enzim hidrolase pd prs hidrosilasi asam amino lisin dan prolin.

Alasannya adalah : Karena jika substrat mengalami pelepasan salah satu gugusnya spt gugus metil atau karboksil. walaupun keduanya mrpkan anggota keluarga vit B nikotinamida 2. spt pd peristiwa glikolisis dimana keberadaab NAD lbh dipentingkan drpd pbtk as laktat atau priruvat.Koenzim ‡ 1. maka prs glikolisis terhenti sel akan mati Peran koenzim tertentu sangat penting dlm suatu reaksi dan tdk dpt digantikan oleh koenzim lain yg mirip. Koenzim sering juga dinamakan kosubtrat. . tempatnya tdk dpt ditukar-tukar. Spt NAD dan NADP pd reaksi oksidasi scr dehidrogenasi. maka koenzim juga mengalami metilasi atau karboksilasi Apa yang tjd pd koenzim lbh mrpkan tuj reaksi drpd apa yg dialami substrat. karena koenzim sering dianggap bagian dari substrat. Hal ini dikrnkan jk NAD tereduksi mjd NADH. 3.

Hub. Logam yg berperan dlm prs ini disbt kofaktor.an antara logam dan enzim dpt erat atau longgar Kelompok enzim yg mmlk ik erat antara enzim dan logam. shg tdk dpt dipisahkan scr fisikokimia biasa tanpa merusak molekul apoenzim metaloenzim Kelompok enzim yg mmlk ik lemah antara enzim dan logam.Kofaktor ‡ ‡ Logam juga memiliki peran yg menentukan dlm aktivitas enzimatik Banyaknya katalis bukan enzim yg mrpkan logam memastikan bhw logam mmlk f/ dlm katalis enzim atau dg kata lain. sdgkan molekul proteinnya (apoenzim) hanya mendukung proses katalis. f/ katalis terpusat pd logam. shg dpt dipisahkan scr fisikokimia biasa tanpa merusak molekul apoenzim enzim yg diaktifkan oleh logam ‡ ‡ ‡ ‡ .

ada yg mjd bgn dr gugus prostetik hem (heme iron enzymes) Tdk terikat langsung ke molekul perantara (apoenzim). . Contoh ion besi (Fe). Contoh ion besi (Fe). Metaloenzim dpt dibagi mjd : Terikat langsung ke molekul apoenzim pd ggs prostetik tertentu baru berikatan dengan enzim (ggs prostetik sbg perantara). namun langsung berikatan dg enzim.Kofaktor ‡ 1. ada yg langsung diikat oleh enzim non heme iron enzymes 2. krn ggs prostetik selalu terikat erat dg molekul apoenzim.

Koenzim Tiamin pirofosfat B1 FAD. FMN B2/riboflavin Asam lipoat Ko enzim A (Ko A) Biotin Piridoksalfosfat B6 NAD. arginase Xantin oksidase Piruvat kinase Sukrase Glutation peroksidase Asam tetra hidro folat Metilkobalamin B12 . dekarboksilase asam amino Dehidrogenase anaerob Transformilase. isomerase Enzim pengumpal drh Dipeptidase Enzim2 oksidase Enzim2 oksidoreduktase Fosfatase. NADP niasin Kofaktor Ca Co Cu Fe Mg Mn Mo K Na Se Enzim Asam -keto dekarboksilase Dehidrogenase aerob Dehidrogenase piruvat Transasilase Karboksilase Transaminase. kinase Aminopeptidase. transmetilase Transmetilase.

cth enzim pencernaan spt tripsin. Trombin yg bprn dlm pembekuan drh. Semuanya disekresi dlm btk tdk aktif.Proenzim ‡ Proenzim / zimogen enzim yg blm aktif krn sifatnya yg dpt membahayakan sekitarnya.kimotripsin yg dpt mencerna protein. ‡ Pengaktifan proenzim mjd enzim aktif dilakukan oleh aktivator dan oleh enzim itu sendiri proenzim Enzim aktif aktivator + Peptida kecil otokatalis . dan pd kondisi tertentu baru diaktifkan.

PENGGOLONGAN DAN TATA NAMA ENZIM Pd awal pemberian nama. amino transferase enzim yg mengkatalisis pemindahan gugus ±NH2 .kimia yg diolah oleh enzim. esterase jk ik kimia subst yg diolah adalah esterase dll ‡ Tata nama berdasar jenis reaksi penggunaan akhiran ±ase pada substrat berdasarkan jenis reaksi yg diolah oleh enzim. laktase enzim penghidrolisis laktosa dll ‡ Tata nama berdasarkan jenis ikatan kimia substrat penggunaan akhiran ±ase. pada substrat berdasarkan jenis ik. Contoh : peptidase jk ik kimia subst yg diolah adalah ik peptida. sering disbt juga dg transaminase. Contoh : amilase enzim yg memecah amilum / pati sebagai substrat mjd bgn yg kecil. akhiran ±ase digunakan pd ‡ Tata nama berdasarkan substrat penggunaan akhiran ±ase untuk nama substrat. Contoh : glukosa oksidase enzim yg mengoksidasi glukosa dg bantuan oksigen (bkn diberi nama glukase). .

Kelas dlm enzim : Oksidoreduktase mkatalis r/oksidasi-reduksi atau yang dipindahkan adalah ggs H. shg tbtk 2 snyw prod yg lbh kecil. Enzim dpt dikel bdsrkan jenis reaksi mjd 6 kelas dan tiap kelas dpt tdd 4 ± 13 subkelas. cth : peptidase. cth : NAD+ oksidoreduktase (alkohol dehidrogenase). . cth : D-heksosa-6 fosfotransferase (heksokinase). fosfatase A ± B (+ HOH) A ± H + B ± OH 2. SG + A S + AG heksosa + ATP heksosa-6-fosfat + ADP Hidrolase mkatalis reaksi pemutusan ikatan kovalen dg mmch 1 mol air (pmchan ik antara karbon dg atom lainnya) dan mmskkan fragmen air ke 2 radikal pchan susbtart. 3.Klasifikasi dan Tata nama IUB ‡ ‡ 1. Sred + Aoks Soks + Ared alkohol + NAD+ aldehid/keton + NADH + H+ Transferase mkatalis pemidahan suatu ggs yg bkn H antara suatu substrat dg snyw penerima ggs. bkj thdp ggs CH-OH sbg donor elektron dimana NAD+ adalah penerima elektron. Substratnya adalah ATP dan snyw hidroksil penerima fosfat adalah heksosa.

aldolase. cth : dekarboksilase. msl pmchan karbon-karbon. karboksilase S + A SA 6. karbon-sulfur dan karbon-nitrogen. Isomerase mkatalisis reaksi pbtkkan isomer. Cth : sintetase. deaminase. . isomer gemetrik maupun isomer posisi.Klasifikasi dan Tata nama IUB 4. AC ± CB C=C + A ± B 5. baik isomer optik. cth rasemase mkatalisis isomer optik dari L-alanin menjadi D-alanin Ligase/sintetase mkatalisis pbtk ikatan antara karbon-karbon. Liase mkatalisis r/ pemutusan bukan dg cara hidrolisis. karbon dg sulfur. karbon dg nitrogen dan karbon dg oksigen. Mrpkan satusatunya kel enzim yg kerjanya mhslkan molekul yg lbh besar drpd mol substrat awal.

seluruh protein dlm cairan biologis akan terbaca sebagai satu kesatuan. krn dlm cairan biologis. shg tdk praktis jk dinyatakan dlm satuan berat atau satuan molar ‡ Enzim memiliki peran penting dalam lingkungan dunia pengobatan. ‡ Enzim yang merupakan protein. shg jk hanya ditinjau enzim sbg protein. . tdk akan memberikan informasi apapun.FAKTOR YG MEMPENGARUHI REAKSI ENZIMATIK ‡ Jmlh enzim dalam bhn biologis sgt sedikit/kecil. salah satunya utk mengetahui kondisi patologis. shg tdk menunjukan kekhususan utk enzim. Krn itu diperlukan pengukuran kuantitatif yg tepat. protein yg ada tdk semata-mata hanya enzim (ada protein lain). ‡ Pengukuran enzim berdasarkan sifatnya sebagai protein. sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan untuk aktivitasnya.

Dg dmkn. [S] akan berkurang sdgkan [P] akan bertambah dg prs ini dipengaruhi oleh jmlh enzim Laju reaksi dpt dilakukan dg mlkkan pengukuran berkurangnya [S] dlm dua waktu yg berbd atau kenaikkan [P] dlm dua wkt yg bbd.MENGUKUR AKTIVITAS ENZIM ‡ Enzim mmlk prn sbg biokatalis yg mempermudah perubahan subt mjd produk. = [S] = [P] v = [S]2 ± [S]1 t2 ± t 1 t t ‡ ‡ ‡ . adanya enzim akan mengurangi jmlh subt dan bersamaan dg itu akan tjd penambahan [prod] E+S ES E+P Pd reaksi di atas. Kecep perubahan [ ] subt per satuan wkt adalah selisih [S] per satuan wkt saat t =t2 dikurangi [ ] pd saat t = t1 dibagi selisih wkt antara t2 dan t1.

MENGUKUR AKTIVITAS ENZIM ‡ ‡ Pengukuran laju reaksi enzimatik dpt mgnkan alat spektrofotometer dg menilai serapan chy pd pjg gel ttt. shg laju reaksi dpt dihit : v= OD t ‡ . Hkm Beer-Lambert penurunan intensitas chy yg disbt jg sbg absorban (A) atau serapan atau densitas optik (OD) ataupun kerapatn optik berbanding lurus dg konsentrasi snyw yg menyerap chy tsb perubahan [ ] dpt lgs tergambarkan oleh perubahan OD. Akibat serapan tsb. yg bbd antara satu snyw dg snyw lain. intesintas chy pd tsb akan berkurang shg chy yg keluar dr tab yg mengandung larutan snyw tsb jg berkurang. Pjg gel chy yg diserap scr maks dinamakan maks.

‡ . Satuan utk aktivitas enzim lain : SI (satuan internasional) yg menamai unitnya sbg katal (katalisis) dan didefinisikan bhw 1 katal ialah jmlh enzim yg diperlukan utk mengubah 1 mol substrat atau mhslkan 1 mol produk dl wkt 1 dtk. warna dpt diperoleh dari larutan subtrat atau produk. pada suhu dan pH lingkungan optimum (tertentu). Cth : p-nitrofenil fosfat (non color) p nitrofenol (kuning) + fosfat :(fosfatase) Amilum ± I2 (biru) oligosakarida (warna iodium) + I2 :(amilase) Satuan utk aktivitas enzim Unit Internasional (UI) dimana 1 UI enzim didefinisikan sbg jumlah enzim yg diperlukan utk mengubah 1mmol substrat atau mhslkan 1 mmol produk dalam waktu 1 menit. dlm suhu dan pH optimum (lingkungan tertentu).MENGUKUR AKTIVITAS ENZIM ‡ Pengukuran laju reaksi tsb tdk memerlukan wkt yg lama.

shg dengan sendirinya olahan produk enzim akan berkurang. pada tiap konsentrasi enzim pertambahan jumlah produk akan menunjukkan defleksi. tdk lagi berbanding lurus. laju reaksi [enzim] . makin banyak pula produk yang terbentuk tiap waktu. Hal ini disebabkan jumlah substrat makin berkurang habis. Dengan bertambahnya waktu.HUBUNGAN LAJU REAKSI DENGAN KONSENTRASI ENZIM ‡ ‡ Makin besar konsentrasi enzim.

protein enzim mengambil struktur 3 dimensi yg sangat tepat. hal ini memberi arti bahwa pada lingkungan keasaman spt itu. shg dpt mengikat dan mengolah subtrat dengan kecepatan tinggi. Di luar nilai pH optimum. Kurva hubungan antara pH dengan laju reaksi suatu enzim biasanya menghasilkan gambaran spt lonceng. struktur 3 dimensi enzim mulai berubah shg substrat tdk dpt lagi duduk dg tepat di bgn molekul yg mengolah subtrat ‡ .HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS ENZIM DG pH ‡ ‡ ‡ pH lingkungan sangat sangat mempengaruhi aktivitas biologis enzim Pengaruh pH karena struktur 3 dimensi protein sangat dipengaruhi pH. pH ‡ Pada gambar terlihat adanya pH optimum.

gerak tumbukan E dan S berjln lambat shg kontak antara kedua jenis ini tdk terjadi. Pd suhu di bwh suhu optimum. laju reaksi enzimatik sll lbh rendah. gerak tumbukan sangat cpt namun struktur 3 dimensi protein enzim telah berubah. . Mkn bsr perbedaan suhu reaksi dg suhu optimum. dlm hal ini ada kondisi optimum yang disebut sbg suhu optimum ‡ ‡ ‡ suhu Pd gambar tampak bhw di luar suhu optimum.HUBUNGAN SUHU DG REAKSI ENZIMATIK ‡ ‡ Suhu campuran reaksi juga berpengaruh thdp laju reaksi enzimatik Dg demikian. Akibatnya P tdk terbentuk. makin rendah laju reaksi. Pada suhu di atas.

kecepatan reaksi berbanding lurus dg [S]. Daerah II adalah daerah dg harga [S]>>>Km. Pd saat itu. suatu saat tertentu jumlah suatu enzim nisbi tetap sedangkan jumlah subtrat yg hrs diolah berubah-ubah sesuai dg proses metabolisme.HUBUNGAN KONSENTRASI SUBSTRAT DG LAJU REAKSI ‡ ‡ Pd kondisi alami (dlm tbh makhluk hidup). . merumuskan dan menggambarkan hub.an antara [subs] dan laju reaksi enzimatik sbb: v V ½V [s]<<< Km [s] >>> Km [S] ‡ Pd kurva. Disini tampak bhw pd [S] yg sangat rendah. scr grs besar dpt dibedakan 2 daerah: daerah yg I adalah daerah dg harga [S]<<< Km. Michaelis-Menten. penambahan [S] tdk lagi memnybbkan kenaikan laju reaksi. shg substrat yg dtg kemudian hrs ³antri´ utk diolah. seluruh tempat utk mengikat dan mengolah substrat di molekul enzim sdh diduduki oleh substrat. Disini tampak bhw pd [S] yg sangat tinggi melampaui nilai Km.

1/Km 1/[S0] .HUBUNGAN KONSENTRASI SUBSTRAT DG LAJU REAKSI ‡ Untuk menentukan nilai Km menggunakan persamaan Michaelis-Menten. sangat sukar utk itu dimodifikasikan oleh Lineweaver-Burk dengan menggunakan persamaan garis biasa y= ax + b 1/V0 Km / Vmaks 1/v = Km/V . 1/[S] + 1/V 1 / Vmaks .

Inhibitor enzim .

I berikatan pd daerah yang sama dengan S (hambatan reversibel) .PENGHAMBATAN KERJA ENZIM Kompetitif inhibitor.

PENGHAMBATAN KERJA ENZIM Kompetitif inhibitor. I dan S berikata pada daerah yang berbeda .

CO2. CH2.(suksinat fumarat) . Konsentrasi ES dan EI bergantung kpd bbrp faktor : [S].PENGHAMBATAN KERJA ENZIM ‡ a. g. f. Pd keadaan kompetitif.CO2-) CO2-. e. h.CH2. Laju reaksi bergantung kpd konsentrasi ES. c. [I} dan afinitas enzim thdp ke2 zat tsb. dan pbtkkan EI akan mengurangi laju reaksi.CO2CO2-. dimana pd ES reaksi bjln aktif sdgkan pd EI reaksi tdk berlanjut.CH=CH. ada 2 kemungkinan kompleks yg tjd ES dan EI. Kompetitif : inhibittor berkompetisi dg substrat memperebutkan tempat aktif pd enzim yg bebas Inhibitor tdk mengalami perubahan kimia oleh enzim E + I EI b. d.CH2. Tk hambatan dpt ditrnkan dg meningkatkan [S] pd [I] tetap Inhibitor jenis ini tdk menghalangi pbtkan dan penguraian ES Hambatan jenis ini ada dlm sistem tbh dg tujuan utk mencegah tjdnya penumpukkan snyw tertentu spt dlm jalur metabolisme Cth : suksinat DH-ase oleh malonat (CO2-.

Inhibitor Kompetitif .

PENGHAMBATAN KERJA ENZIM Uncompetitive inhibition .

PENGHAMBATAN KERJA ENZIM ‡ ³ Un competitive inhibition ³ adalah hambatan yg terjadi tidak akan menghalangi pembentukan kompleks enzim-substrat. inhibitor hanya dapat bereaksi setelah terjadi kompleks enzim-substrat Tipe hambatan ini. namun menghalangi reaksi selanjutnya yaitu pembentukan produk. Pada inhibisi tipe ini. tdk dpt dipengaruhi oleh [S]. Nama lainnya adalah ³coupling inhibitor´ atau ³anticompetitive inhibitor´ E + S ES E + P ES + I EIS ‡ ‡ ‡ .

Inhibitor Unkompetitif .

PENGHAMBATAN KERJA ENZIM Non kompetitif inhibitor .

penambahan substrat tidak akan mengembalikan aktivitas enzim . inhibitor dapat berikatan baik pada enzim bebas maupun kompleks ES Inhibitor tsb melekat pd tempat berbeda dr tempat aktif mhslkan dua btk kompleks yg tdk aktif : EI dan ESI E + I EI ES + I ESI ‡ ‡ ‡ ‡ Pada inhibisi tipe ini.PENGHAMBATAN KERJA ENZIM ‡ Inhibitor non-kompetitif adalah hambatan di mana inhibitor bereaksi dengan suatu tempat diluar tempat aktif. Tingkat inhibisi tidak akan bergantung kepada S atau konstanta disosiasi substrat (Ks) tetapi pada konsentrasi inhibitor (I) dan konstanta disosiasi inhibitor (Ki) Pada hambatan ini. sehingga kombinasi substrat dengan enzim tidak dihalangi tetapi pemecahan kompleks ES dicegah.

Inhibitor Non kompetitif .

REGULASI ENZIM ‡ Regulasi enzim dapat dibagi mjd 2 tipe 1. Pengaturan kovalen enzim yg dlm btk aktif dan tdk aktif diubah dg memodifikasi ikatan kovalen dalam strukturnya . Allosterik produk akhir dari urutan reaksi dapat bertindak sebagai inhibitor terhadap enzim tertentu 2.

Enzim Allosterik Enzim ini selain mempunyai daerah yang dinamakan tempat aktif (³active site´) juga mempunyai tempat allosterik ‡ Susbtansi yg berikatan dg tempat alosterik modulator/efktor ‡ Hambatan produk akhir ini disebut hambatan umpan balik atau ³retro inhibition´. sdgkan tempat allosterik tdk mmlk aktivitas katalitik dan mengikat molekul efektor. sdgkan enzim yg mengalami hal ini dinamakan enzim allosterik. ‡ Tempat aktif pd enzim ini mrpkan tempat utk mengikat S yg memiliki aktivitas katalis. L-treonin + E1 ketobutirat + E2 aseto hidroksi butirat isoleusin ‡ - . Tempat aktif dan tempat allosterik dpt terletak pd polipeptida yg sama atau dpt pula pd subunit terpisah. ‡ Efektor dpt memberikan pengaruh positif dan negatif tergantung pd aktivitas enzim allosterik ‡ Cth : enzim L-treonin dehidratase yg dihambat oleh produk akhirnya.

‡ Perubahan tsb mempengaruhi tempat aktif. Sdg utk efektor negatifnya adalah CTP (sitosin trifosfat) . induksi akan mengubah konfirmasi tempat regulasi kebtk lain shg akan mempengaruhi tempat aktif utk tdk dpt mengikat substrat ‡ Cth efektor positif adalah ATP yg membantu dlm penggab as aspartat dg karbamilfosfat dg enzimnya aspartat transkarbamilase. tjd induksi thdp tempat regulasi shg konfirmasi berubah.Enzim Allosterik ‡ Pd gambar tampak bhw saat menerima modulator/efektor positif. shg tempat aktif mengalami perubahan konfirmasi pula shg mudah mengikat susbtrat ‡ Pada modulator negatif.

tempat alosteriknya dapat mengikat efektor positif dan negatif.Enzim Allosterik ‡ Pada enzim tertentu. sdgkan yg lbh dari satu disebut polivalen ‡ . Kedua efektor tsb berkompetisi memperebutkan tempat alosterik yg sama atau dapat pula terikat pd tempat terpisah Enzim alosterik yg mempny satu modulator disebut monovalen.

Inhibitor Allosterik .

akan mempengaruhi pengikatan substrat pd tempat katalitik lain. Enzim yg demikian menunjukkan suatu sifat KOOPERATIVITAS ‡ Bila pengikatan substrat pertama dapat mempermudah pengikatan substrat berikutnya kooperatif positif.Enzim Allosterik-Kooperatif ‡ Pd beberapa enzim yg tdd dua atau lbh subunit dg tiap sub unit mempunyai satu tempat katalitik.6 bifosfat dihambat oleh senyawa fosfoenolpiruvat (hsl metabolisme glikolisis) . maka bila suatu subtrat terikat pd suatu tempat katalitik di suatu subunit. contoh penghambatan kerja enzim fosfofruktokinase yg mengkatalisis perubahan fruk-1fosfat 1. contoh pengikatan oksigen oleh hemoglobin ‡ Bila pengikatan substrat pertama dapat mempersukar pengikatan substrat berikutnya kooperatif negatif/hambatan alosterik.

Pengaturan Kovalen ‡ Yg tmsk enzim ini adalah enzim yg dlm btk aktif dan tdk aktif diubah dg memodifikasi ik kovalen dlm strukturnya ‡ Perubahan ini dikatalisis oleh enzim lain ‡ Contoh : glikogen fosforilase yg mengkatalisis pemecahan glikogen mjd glukosa 1-fosfat .

Pengaturan Kovalen .

Bentuk dimer ini dpt kembali kebtk tetramer dg bantuan enzim fosforilase kinase dan ATP .Pengaturan Kovalen ‡ Pada gambar tsb tampak bahwa aktivitas glikogen fosforilase dg modifikasi kovalen ‡ Bentuk aktif adalah fosforilase a. suatu dimer. suatu tetramer yg dpt mengalami defosforilasi scr enzimatik oleh enzim fosforilase fosfatase mjd bentuk tidak aktif fosforilase b.

PENGATURAN AKTIVITAS ENZIM DLM MAKHLUK HIDUP Dapat diatur melalui beberapa cara. Jumlah substrat dan produk 3. yaitu dengan mengatur : 1. Jumlah molekul enzim 2. Efisiensi katalisis ‡ .

Sintesis enzim jg dipengaruhi oleh induser spt sintesis prot lain Induser dapat bersifat mengaktifkan atau menekan. Contoh bakteri yg dpt mensintesis AA 1 utk kehidupannya. bakteri tsb tdk akan mensintesis AA 1 Degradasi enzim jg mempengaruhi jmlh molekul enzim. dibiakkan dlm suatu medium yg mengandung AA 1. Bbrp enzim dpt tdk terdegradasi bila [S]. Adanya mutasi pd gen akan mempengaruhi aktivitas katalitik suatu enzim.Jumlah Molekul Enzim ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Jml enzim di dlm sel sgt bergantung kpd kecep sintesis dan degradasi enzim Semua btk enzim disintesis dari AA dan didegradasi mjd AA Sintesis enzim diatur oleh gen. Akibatnya. kofaktor dan ion metal dlm sel meningkat ‡ ‡ . Degradasi umumnya dilakukan oleh enzim proteolitik.

. ‡ Produk suatu reaksi dpt mjd substrat pd reaksi yg lain. keterbatasan substrat pd reaksi I akan mempengaruhi reaksi berikutnya.Jumlah Molekul Subtrat ‡ Bila jmlh substrat terbatas. mk produk yg dihslkan akan terbatas pula.

Efisiensi Katalis ‡ Pengaturan efisiensi katalis adalah semua perubahan aktivitas enzim tanpa disertai oleh perubahan jumlah enzim tsb ‡ Efisiensi ini tjd pd regulasi enzim spt pengikatan kovalen. efektor alosterik . proenzim.

mempunyai btk multipel di dlm organisme.ISOZIM (ISOENZIM) ‡ Bbrp enzim yg mengkatalisis suatu reaksi tertentu. Btk multipel ini diakibatkan adanya susunan asam amino yg berbeda dlm enzim tersebut pd organ yg berbeda (mgnkan teknik kromatografi dan elektroforesis) ‡ Isozim suatu enzim yg mengkatalisis reaksi yg sama namun memiliki susunan asam amino yg berbeda .

MH3. Polipeptida tsb dibagi 2 macam tipe : M dan H. Pd otot rangka tipenya M4.ISOZIM (ISOENZIM) ‡ ‡ Perbedaan ini digunakan utk mendiagnosis suatu penyakit pd seseorang. . B = otak. dan tiap btk tdd 4 polipeptida. Cth : LDH mempunyai 5 btk (M4. pada otak tipenya MH3 dan M2H2. serta CK3 (CK-MM) banyak di otot rangka. pada otot jantung tipenya H4. CK2 (CK-MB) ada di otak dan otot rangka. M3H. Distribusi tiap tipe pada jaringan tubuh tidak sama. M = otot. Enzim CK mempunyai 3 btk yaitu CK1 (CK-BB) banyak di otak. H4). M2H2.

MANFAAT ENZIM DI BIOMEDIK ‡ Bnyk kondisi patologis melibatkan fungsi enzim ‡ Tlh dijelaskan bhw sintesis dan bbrp kerja enzim berlangsung dlm sel. mk enzim dlm sel akan dpt menyebar dan msk ke dlm peredaran darah ‡ Enzim intraseluler yg msk dlm drh. nekrosis sel sangat tinggi [ enzim non-fungsional] akan meningkat dalam darah ‡ Atas dsr tsb. maka enzim non-fungsional dpt digunakan sbg alat diagnostik . tdk dpt berfungsi non-fungsional ‡ Dlm kondisi normal. Jk sel tsb mengalami nekrosis/rusak. Pd patologis. jmlh enzim non-fungsional dlm drh sdkt.

pengukuran kadar GPT (CPK) pd penderita kerusakan otot jantung 3.MANFAAT ENZIM DI BIOMEDIK ‡ Kegunaan enzim di klinik : 1. Mengikuti jlnnya penyakit. Mengetahui respon thdp terapi. spt terapi obat X. bila tjd perbaikan kondisi. . kadar enzim akan kembali normal. dan diukur kadar enzim tertentu. Alat diagnosis suatu penyakit. cth pemeriksaan CK utk membedakan antara pnykt vaskular dan gangguan penyumbatan di otak (menggunakan isozim) 2.

Menghitung [S] yg berkurang 2.METODA PENGUKURAN AKTIVITAS ENZIM Dg mengukur kecepatan reaksi kimia enzimatik pd pH dan suhu tertentu (optimun) ‡ Kecepatan reaksi dpt ditentukan dg cara: 1. Menghitung [P] yg bertambah 3. Menghitung jmlh kofaktor/koenzim yg tereduksi atau teroksidasi (NADP dan NADPH atau NAD dan NADH) ‡ .

SEKIAN .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->