Anda di halaman 1dari 12

Kegunaan Halogen

Kegunaan Halogen Fluorin 1. Asam flourida digunakan untuk mengukir (mengetsa) gelas. Reaksi : CaSiO3 + 8HF H2SiF6 + CaF2 + 3H2O
2. Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan

campuran pasta gigi. 3. Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu.


4. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator. 5. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan

alumunium.
6. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC.

7. Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin.

Klorin 1. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. Untuk mengekstrasi logam tersebut. 2. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur. 3. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman.
4. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai. 5. Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang

( breaching agent ) untuk kain + zat tak berwarna klor.

dan kertas. ClO- + zat pewarna Cl-

6. CaOCl2/( Ca2+ )( Cl- )( ClO- ) sebagai serbuk pengelontang atau kapur 7. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )2 ] sebagai zat disenfekton pada air

ledeng. 8. Kalium klorat (KCl) bahan pembuat mercon dan korek api.
9. Seng klorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri (solder).

Bromin 1. Natrium bromide (NaBr)sebagai obat penenang saraf 2. Perak bromide(AgBr)disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi
3. Metil bromide(CH3Br)zat pemadam kebakaran 4. Etilen dibromida(C2H4Br2)ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb

menjadi PbBr2.

Iodin 1. Sebagai obat antiseptic 2. Mengidentifikasi amilum


3. Kalium Iodat(KIO3)ditambahkan pada garam dapur

4. Iodoform(CHI3)merupakan zat organic

5. Perak Iodida(AgI)digunakan dalam film fotografi.

Halogen | Sifat Halogen, Bentuk Senyawa Halogen, Cara Pembuatan Halogen, Manfaat Halogen
Halogen adalah unsur kimia nonlogam yang jika bereaksi dengan unsur logam akan menghasilkan garam. Beberapa unsur halogen yang berada pada golongan 17 (golongan VII atau VII A pada tabel periodik yang lama) ini terdiri dari fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I), astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan.

tentang

halogen

ini

dibahas:

Sifat unsur halogen: Kereaktifan halogen, titik didih dan titik leleh halogen, kelarutan unsur halogen, keelektronegatifan halogen, dan halogen sebagai osksidator kuat.

Bentuk-bentuk senyawa halogen: Bentuk garam (contoh-contoh reaksi pembentukan garam), bentuk asam Bentuk (contoh-contoh senyawa antar reaksi halogen (contoh-contoh pembentukan senyawa antar asam). halogen).

Pembuatan halogen: Cara pembuatan fluorin, cara pembuatan klorin, cara pembuatan bromin, dan cara pembuatan iodin.

Kegunaan halogen (Manfaat halogen): Kegunaan fluorin, kegunaan klrorin, kegunaan bromin, dan kegunaan iodin .

Selengkapnya

bisa

dilihat

pada

file

swf

berikut

Read more: http://my-diaryzone.blogspot.com/2010/08/halogen-sifat-halogenbentuk-senyawa.html#ixzz1SHTzAvwH

kegunaan halogen,alkali,alkali tanah

Halaman ini menjelaskan beberapa kegunaan halogenalkana (haloalkana atau alkil halida) CFC dan zat-zat pengganti sejenis Pengertian CFC CFC adalah klorofluorokarbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Dua CFC yang umum adalah:
CFC-11CCl3FCFC-12CCl2F2

Kegunaan CFC CFC merupakan zat-zat yang tidak mudah terbakar dan tidak terlalu toksik. Dengan demikian zat ini memiliki banyak kegunaan. CFC digunakan sebagai pendingin, bahan bakar untuk aerosol, untuk menghasilkan plastik busa seperti busa polistirena atau poliuretana yang memuai, dan sebagai pelarut untuk pembersihkeringan dan untuk tujuan-tujuan pengeringan minyak. Sayangnya, CFC dapat merusak lapisan ozon. Pada lapisan atmosfir yang tinggi, ikatan C-Cl akan terputus menghasilkan radikal-radikal bebas klorin. Radikal-radikal inilah yang merusak ozon. CFC sekarang ini telah digantikan oleh senyawa-senyawa yang lebih ramah lingkungan. CFC juga bisa menyebabkan pemanasan global. Satu molekul CFC-11 misalnya, memiliki potensi pemanasan global sekitar 5000 kali lebih besar ketimbang sebuah molekul karbon dioksida. Di sisi lain, terdapat jauh lebih banyak karbon dioksida di udara ketimbang CFC, sehingga pemanasan global bukanlah sebuah masalah utama yang terkait dengan penggunaan CFC. Zat pengganti CFC Zat-zat yang digunakan untuk menggantikan CFC ini masih sebagian besar halogenalkana, walaupun alkana-alkana sederhana seperti butana bisa digunakan untuk beberapa tujuan (misalnya, sebagai bahan bakar aerosol). Hidroklorofluorokarbon, HCFC Senyawa-senyawa ini adalah senyawa-senyawa karbon yang mengandung hidrogen serta atomatom halogen. Sebagai contoh:
HCFC-22CHClF2

Formula ini bisa ditentukan berdasarkan angka yang terdapat pada namanya persis seperti penentua formula untuk CFC.

Senyawa-senyawa ini memiliki masa aktif yang lebih singkat di atmosfir dibanding CFC, dan banyak diantaranya yang menjadi rusak pada lapisan atmosfir bawah sehingga tidak bereaksi dengan lapisan ozon. HFC-22 hanya memiliki sekitar seperdua puluh dari pengaruh CFC biasa terhadap lapisan ozon. Hidrofluorokarbon, HFC Senyawa-senyawa ini adalah senyawa-senyawa yang hanya mengandung hidrogen dan fluorin yang terikat pada atom karbon. Sebagai contoh:
HFC-134aCH2F-CF3

Karena HCFC tidak mengandung klorida, maka senyawa-senyawa ini tidak memiliki pengaruh terhadap lapisan ozon. HFC-134a saat ini banyak digunakan pada pendingin, untuk Because these HCFCs dont contain any chlorine, they have zero effect on the ozone layer. HFC-134a is now widely used in refrigerants, for mengembangkan plastik yang memuai dan sebagai bahan bakar dalam aerosol. Hidrokarbon Senyawa-senyawa ini juga tidak memiliki pengaruh terhadap lapisan ozon, tetapi memiliki sebuah kekurangan. Senyawa-senyawa ini sangat mudah terbakar dan terlibat dalam masalah-masalah lingkungan seperti pembentukan kabut fotokimia. Kegunaan lain dari senyawa-senyawa halogen organik Dalam pembuatan plastik Pada dasarnya, senyawa-senyawa yang kita bicarakan disini adalah senyawa-senyawa halogenalkena, bukan halogenalkana. Kloroetena, CH2=CHCl, digunakan untuk membuat poli(kloroetea) biasa disebut PVC. Tetrafluoroetena, CF2=CF2, digunakan untuk membuat poli (tetrafluoroetena) PTFE. Kegunaan halogenalkana dalam laboratorium Jika anda mencermati pembahasan-pembahasan tentang halogenalkana, maka anda akan menemukan bahwa senyawa-senyawa halogenalkana ini bereaksi dengan banyak senyawa lain menghasilkan bermacam-macam produk orgaik. Dengan demikian, halogenalkana bermanfaat dalam laboratorium sebagai intermediet dalam pembuatan bahan-bahan kimia organik yang lain.

eberapa hal yang perlu diketahui dari halogen adalah : Halogen adalah unsur yang terdapat pada golongan VIIA. Halogen terdiri dari Florium (F) , Klorium (Cl) , Bromium (Br) , dan Iodium (I).

Halogen bertarti pembentuk garam, karena , apabila unsur-unsur Halogen bereaksi dengan logam maka akan membentuk garam. Contoh : NaCl, yaitu garam dapur. Halogen mempunyai 7 elektronvalensi pada subkulit ns2 np5 . Halogen bersifat sangat reaktif

Sifat - Sifat Halogen


Sifat Fisis

Sifat Kimia Kereaktifan Halogen F(g) + e F-(g) -> H = -328 kJ Cl(g) + e Cl-(g) -> H = -349 kJ Pada reaksi diatas kita dapat melihat, bahwa afinitas electron unsur halogen berkurang dari atas ke bawah, yaitu klorin ke iodine. Hal itu terjadi karena bertambahnya jari jari atom, akan tetapi H (energi) fluorin lebih rendah dibandingkan klorin, penyimpangan ini terjadi karena kecilnya atom fluorin , yang membuat gaya tolak menolak antar electron. Reaksi reaksi pada Halogen Halogen adalah unsur yang sangat reaktif. Unsur halogen dapat bereaksi dengan semua unsur, bahkan gas muia. Bahkan, zat yang tahan api seperti, air dan asbes dapat terbakar

dalam gas fluorin. a. Reaksi dengan logam b. Reaksi dengan Hidrogen c. Reaksi dengan nonlogam d. Reaksi dengan hidrokarbon e. Reaksi dengan air f. Reaksi dengan basa g. Reaksi antar halogen Daya Oksidasi Halogen Eo F2 = +2,87 v Eo Cl2 = +1,36 v Eo Br2 = +1,06 v Eo I2 = +0,54 v Reaksi pendesakan Halogen F2 > Cl2 > Br2 > I2

Kegunaan Halogen
Flour Sebagai polimer Freon sebagai pendingin HF untuk menguji kaca Klor Sebagai serbuk pemutih dan pembasmi hama Sebagai bahan peledak, korek api, dan bunga api Brom Sebagai obat penenang (Kbr, NaBr) AgBr dipergunakan dalam fotografi Sebagai disinfektan dan fumigant Iod Sebagai kelenjar gondok dalam tubuh Anti septic AgI dipergunakan dalam fotografi Demikianlah , untuk materi Unsur Halogen pada bidang studi Kimia , jika anda ingin menambahkan materi ini , dapat berkomentar dibawah ini , karena anda turut berbagi jika anda mempunyai referensi lainnya.

http://www.scribd.com/doc/24219132/Makalah-Halogen

http://xlusi.com/link/kegunaan-lampu-halogen pelengkap materi