P. 1
TRIASE

TRIASE

|Views: 3,518|Likes:
Dipublikasikan oleh aorta2011

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: aorta2011 on Jul 31, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

TRIASE DEFINISI TRIASE Triase berasal dari bahasa Perancis, trier, yang berarti “menseleksi”, yaitu teknik untuk

menentukan prioritas penatalaksanaan pasien atau korban, saat sumber daya terbatas. PRINSIP TRIASE Triase mempunyai 2 komponen: 1. Menyeleksi pasien dan menyusun prioritas berdasarkan beratnya penyakit. 2. Alokasi dan rasionalisasi sumber daya. Prinsip dasarnya adalah “melakukan yang terbaik untuk sebanyak-banyaknya korban”. Perhatian dititikberatkan pada pasien atau korban dengan kondisi medis yang paling urgent dan paling besar kemungkinannya untuk diselamatkan. KATEGORI TRIASE Ada 4 sistem level untuk kategori triase: 1. Segera – Immediate (I) – MERAH – Pasien mengalami cedera mengancam jiwa yang kemungkinan dapat hidup bila ditolong segera. Misalnya: Tension pneumothorax Dirtress pernafasan (RR lebih dari 30x/menit) Perdarahan internal vasa besar Perdarahan hebat Cedera jalan nafas Cardiac arrest Shock- nadi radial tidak teraba, akral dingin, pengisian kapiler lebih dari 2 detik Luka terbuka di abdomen atau thorax Trauma kepala berat Komplikasi diabetes Keracunan Persalinan patologis, misal malpresentasi janin Tidak sadar Luka bakar, termasuk luka bakar inhalasi Fraktur terbuka

2. Tunda – Delayed (II) – KUNING – Pasien perlu tindakan definitif tetapi tidak ada ancaman jiwa segera. Pasien dapat menunggu giliran pengobatan tanpa bahaya. Misalnya:

-

Fraktur tertutup pada ekstremitas (perdarahan terkontrol) Perdarahan laserasi terkontrol Luka bakar <25% luas permukaan tubuh Trauma tulang belakang (dapat dilakukan imobilisasi dan proteksi dari trauma lebih lanjut) Perdarahan sedang Trauma kepala tanpa gangguan kesadaran

3. Minimal (III) – HIJAU – Pasien mendapat cedera minimal, dapat berjalan dan menolong diri sendiri atau mencari pertolongan. Misal: Laserasi minor Memar dan lecet Luka bakar superfisial

4. Expectant (0) – HITAM – Paisen mengalami cedar mematikan dan akan meninggal meski mendapat pertolongan. Misal: Cedera kepala berat Luka bakar derajat III hampir di seluruh tubuh Kerusakan organ vital

Secara umum, dalam triase terdapat 3 kategori utama: 1. Pasien yang pasti selamat, meski mereka mendapatkan pertolongan atau tidak – Minimal (HIJAU) dan Tunda (KUNING) 2. Pasien yang akan selamat bila mendapatkan penanganan segera – Segera (MERAH) 3. Pasien luka sangat berat dengan prognosis buruk, tetap meninggal meskipun mendapatkan pertolongan maksimal – (HITAM)

PRINSIP TRIASE BENCANA Korban yang paling mudah diselamatkan ditolong lebih dahulu dengan sumber daya yang ada. Korban dengan kondisi medis paling berat sementara ditinggalkan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->