P. 1
Contoh RPP IPA Berkarakter KLS 9

Contoh RPP IPA Berkarakter KLS 9

|Views: 438|Likes:
Dipublikasikan oleh Armada_Pahla_9299

More info:

Published by: Armada_Pahla_9299 on Aug 02, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2012

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor : 4.

1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMPN TALAGA :IPA : IX/2 (dua) :4
dan penerapannya dalam

Memahami konsep kemagnetan kehidupan sehari-hari

: 4.1

Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet

Indikator : • Menunjukkan sifat kutub magnet secara mandiri ,

komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu • Mendemonstrasikan cara membuat magnet dan cara menghilangkan sifat kemagnetan secara , komunikatif dan bertanggungjawab dan disiplin, hati-hati sehingga menimbulkan rasa ingin tahu • Memaparkan teori kemagnetan bumi secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu • Menjelaskan sifat medan magnet secara kualitatif di sekitar kawat bermuatan arus listrik bumi secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu dan peduli kesehatan

Waktu A. TUJUAN PEMBELAJARAN

: 4 x 40 menit (2 pertemuan)

1.Disediakan berbagai macam benda seperti paku, jarum, plastik, kayu, tembaga, emas, perak, aluminium dan sebuah magnet peserta didik dapat membedakan benda – benda magnetis dan non magnetis secara mandiri , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu • Disediakan sebuah magnet batang, kawat besi dan paku baja peserta didik dapat membuat magnet dengan cara menggosok dan dengan cara induksi kemagnetan secara , komunikatif dan bertanggungjawab dan disiplin, hati-hati sehingga menimbulkan rasa ingin tahu • Disediakan batu baterai, kumparan dan paku peserta didik dapat membuat magnet dengan cara dialiri arus listrik kemagnetan secara , komunikatif dan bertanggungjawab dan disiplin, hati-hati sehingga menimbulkan rasa ingin tahu • Disediakan sepotong kayu kering, baskom plastik dan sebuah magnet batang peserta didik dapat menunjukkan kutub – kutub sebuah magnet

kemagnetan secara , komunikatif dan bertanggungjawab dan disiplin, hati-hati sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 1. Disediakan serbuk besi dan magnet batang peserta didik dapat menjelaskan bagian magnet yang mempunyai gaya tarik paling kuat secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 2. Melakukan percobaan menggantungkan magnet yang didekati magnet batang lainnya, peserta didik dapat menjelaskan gaya yang terjadi antara dua kutub magnet tersebut secara mandiri , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 3. Melalui tampilan gambar bumi, peserta didik dapat menjelaskan tentang kemagnetan bumi secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 4. Disajikan gambar model bola dengan poros sebuah magnet batang, peserta didik dapat menjelaskan bumi merupakan sebuah magnet besar secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu. 5. Melalui diskusi tentang kemagnetan bumi, peserta didik dapat menunjukkan kutub – kutub magnet bumi secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 6. Malalui diskusi tentang kemagnetan bumi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian deklinasi secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 7. Malalui diskusi tentang kemagnetan bumi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian inklinasi secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 8. Melalui percobaan serbuk besi yang ditaburkan di atas magnet yang ditutup karton peserta didik dapat mengambarkan adanya medan magnet secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 9. Disediakan 5 buah kompas kecil (plotting compas) dan sebuah magnet batang peserta didik dapat menjelaskan daerah medan magnet yang berupa garis – garis gaya di sekitar medan magnet secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu 10. Melalui diskusi informasi tentang medan magnet dan teori kemagnetan peserta didik dapat menjelaskan adanya magnet – magnet elementer yang terdapat dalam suatu bahan. secara , komunikatif dan bertanggungjawab sehingga menimbulkan rasa ingin tahu

B. MATERI PEMBELAJARAN
1. 2. 3. 4. Sifat kutub magnet Cara membuat magnet Kemagnetan bumi Medan magnet : CTL : Diskusi-Informasi dan percobaan

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan Metode

Model

: Cooperatif Learning

D. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Benda apa saja yang dapat ditarik magnet? Apakah semua logam ditarik magnet? Adakah benda yang ditolak magnet? Menyampaikan tujuan pembelajaran (5 tujuan)

2. KEGIATAN INTI
a. Guru membagi siswa menjdi beberapa kelompok b. Peserta didik melakukan percobaan menggunakan bahan : paku, jarum, plastik, kayu, tembaga, emas, perak, aluminium dan sebuah magnet untuk membedakan benda – benda magnetis dan non magnetis c. Peserta didik melakukan percobaan menggunakan bahan sebuah magnet batang, kawat besi dan paku baja untuk membuat magnet dengan cara menggosok dan dengan cara induksi d. Peserta didik melakukan percobaan menggunakan bahan batu baterai, kumparan dan paku untuk membuat magnet dengan cara dialiri arus listrik e. Peserta didik melakukan percobaan menggunakan bahan sepotong kayu kering, baskom plastik dan sebuah magnet batang untuk menunjukkan kutub – kutub sebuah magnet f. Peserta didik melakukan percobaan menggunakan bahan serbuk besi dan magnet batang untuk megetahui bagian magnet yang mempunyai gaya tarik paling kuat

3. KEGIATAN PENUTUP
a. Melalui bimbingan guru peserta didik menyimpulkan hasil belajar b. Guru memberi tugas rumah

PERTEMUAN 2 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Tahukah kamu bahwa bumi memiliki magnet yang sangat kuat? Bahkan di sekitar kita terdapat pengaruh kemagnetan bumi. Sifat-sifat magnet Menyampaikan tujuan pembelajaran (5 tujuan)

2. KEGIATAN INTI
a. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok b. Peserta didik melakukan percobaan menggantungkan magnet yang didekati magnet batang lainnya, untuk menyelidiki gaya yang terjadi antara dua kutub magnet tersebut c. Guru menampilkan gambar bumi, peserta didik melakukan diskusi tentang kemagnetan bumi d. Guru menyajikan gambar model bola dengan poros sebuah magnet batang, peserta didik melakukan diskusi tentang kemagnetan bumi dan menunjukkan kutub – kutub magnet bumi e. Peserta didik melakukan diskusi tentang kemagnetan bumi untuk memahami pengertian deklinasi dan inklinasi

f. Peserta didik melakukan percobaan serbuk besi yang ditaburkan di atas magnet yang ditutup karton untuk menemukan pola adanya medan magnet g. Peserta didik melakukan percobaan dengan bahan5 buah kompas kecil (plotting compas) dan sebuah magnet batang mengetahui adanya medan magnet yang berupa garis – garis gaya di sekitar medan magnet h. Peserta didik melakukan diskusi tentang medan magnet dan teori kemagnetan untuk memahami adanya magnet – magnet elementer yang terdapat dalam suatu bahan.

3. KEGIATAN PENUTUP
a. belajar b. Melalui bimbingan guru peserta didik menyimpulkan hasil Guru memberi tugas rumah

E. SUMBER BELAJAR
1. Buku Fisika : Tedy Wibowo. 2004. Seri Inspirasi Sains Energi dan Perubahannya Kelas IX”. Jakarta : Penerbit Ganeca Exact 2. LKS Fisika 3. Alat dan bahan percobaan yang diperlukan

F. PENILAIAN 1. Teknik : Tes Tertulis dan Tes Unjuk Kerja 2. Bentuk : Uraian dan Uji Petik Kerja Produk 3. Instrumen/Soal :

a. Tunjukkan bagian-bagian magnet pada magnet batang! b. Apakah yang dimaksud dengan : a. feromagnetik? b. paramagnetik? c. diamagnetik? Dan sebutkan contohnya masing – masing dua! c. Jelaskan sifat-sifat yang dimiliki magnet! d. Ada berapa cara membuat magnet dan sebutkan! e. Lakukanlah cara untuk membuat magnet jika disediakan besi lunak dan magnet batang f. Jelaskan tentang teori kemagnetan bumi! g. Jelaskan arah arus listrik dan arah medan magnet disekitar kawat berarus listrik! h. Gambarkan garis-garis gaya magnet bila dua buah magnet batang yang kutubnya sejenis didekatkan! i. Gambarkan arah garis – garis gaya magnet di bawah ini! S U j. Gambarkan arah jarum kompas kecil ( plotting compas ) di bawah ini!

U S k. Jelaskan susunan magnet elementer yang terdapat pada megnet dan bukan magnet! l. Mengapa magnet batang yang dipotong menjadi beberapa bagian tetap memiliki dua kutub? Jelaskan!

LEMBAR OBSERVASI UNJUK KERJA ( LOUK ) KEADAAN DAN AKTIVITAS SISWA SELAMA PEMBELAJARAN Nama Guru Sekolah Materi Pokok Kelas/Semester Jam Ke Hari/Tanggal : : : : IX: :

/2

Klp

No

Nama Siswa

Aktiftas yang teramati

Jumlah Skor

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor : 4.2 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan teknologi

: SMPN TALAGA :IPA : IX/2 (dua) :4
dan penerapannya dalam

Memahami konsep kemagnetan kehidupan sehari-hari

: 4.2
pemanfaatan kemagnetan dalam produk

Indikator : o Menjelaskan cara kerja elektromagnetik dan penerapannya
dalam beberapa produk teknologi mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar o Menemukan penggunaan gaya Lorentz pada beberapa alat listrik sehari-hari dengan hati-hati secara mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang lebih besar

Waktu A. TUJUAN PEMBELAJARAN

: 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Disediakan kawat berisolasi dan dua buah batu baterai peserta didik dapat

2.

3.

4.

5.

menjelaskan bahwa di sekitar arus listrik terdapat medan magnet mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar Melalui diskusi – informasi tentang arus dan medan magnet, peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara arah arus, besar kuat arus dan medan magnet mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar Melalui diskusi – informasi tentang medan magnet di sekitar arus listrik, peserta didik dapat menggambarkan arah garis – garis gaya yang ditimbulkan oleh arus listrik pada penghantar lurus mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar Malalui kegiatan demonstrasi tentang kumparan berarus listrik yang di dalamnya diletakkan inti besi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian elektromagnetik mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar Disediakan kumparan, inti besi, beberapa batu baterai dan kompas, peserta didik dapat menyimpulkan hasil percobaan tentang cara – cara memperkuat elektromagnetik mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar

6. Disajikan gambar

dan ditunjukkan arah I dan B, peserta didik dapat menunjukkan arah FL. mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar 7. Melalui diskusi – informasi tentang elektromagnetik, peserta didik dapat menyebutkan manfaat elektromagnetik dalam kehidupan sehari – hari mandiri komunikatif, tanggung jawab dan kerja keras sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang secara lebih besar

B. MATERI PEMBELAJARAN
1. Cara kerja elektromagnetik 2. Gaya Lorentz 3. Pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan Metode Model : CTL : Diskusi-Informasi dan percobaan : Cooperatif Learning

D. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Tahukah kamu beberapa alat yang menggunakan prinsip kerjanya berdasarkan elektromagnet Kemagnetan Menyampaikan tujuan pembelajaran (7 tujuan)

2. KEGIATAN INTI
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok 2. Peserta didik melakukan percobaan dengan bahan kawat berisolasi dan dua buah batu baterai untuk memahami bahwa di sekitar arus listrik terdapat medan magnet 3. Peserta didik melakukan diskusi tentang arus dan medan magnet, untuk menjelaskan hubungan antara arah arus, besar kuat arus dan medan magnet 4. Guru mendemonstrasikan tentang kumparan berarus listrik yang di dalamnya diletakkan inti besi peserta didik menjelaskan pengertian elektromagnetik 5. Peserta didik melakukan percobaan dengan bahan kumparan, inti besi, beberapa batu baterai dan kompas, untuk menyimpulkan cara – cara memperkuat elektromagnetik. 6. Guru menyajikan gambar dan ditunjukkan arah I dan B, peserta didik dapat menunjukkan arah FL. 7. Peserta didik melakukan diskusi tentang manfaat elektromagnetik dalam kehidupan sehari – hari

3. KEGIATAN PENUTUP
1. 2. Melalui bimbingan guru peserta didik menyimpulkan hasil belajar Guru memberi tugas rumah

E. SUMBER BELAJAR
1. Buku Fisika : Tedy Wibowo. 2004. Seri Inspirasi Sains Energi dan Perubahannya Kelas IX”. Jakarta : Penerbit Ganeca Exact 2. LKS Fisika 3. Alat dan bahan percobaan yang diperlukan

F. PENILAIAN 1. Teknik : Tes tertulis dan penugasan 2. Bentuk : Uraian dan tugas rumah 3. Instrumen/Soal :

a. Jelaskan pengertian elektromagnetik! b. Sebutkan tiga cara untuk memperkuat elektromagnetik! c. Datalah alat-alat listrik yang ada dirumahmu dan kelompokkan yang prinsip kerjanya menggunakan gaya Lorenzt! d. Tunjukkan araf F dengan melengkapi gambar berikut! I B I

B

I

B

e. Tunjukkan arah arus dan arah medan magnet pada gambar berikut!

LEMBAR OBSERVASI UNJUK KERJA ( LOUK ) KEADAAN DAN AKTIVITAS SISWA SELAMA PEMBELAJARAN Nama Guru Sekolah Materi Pokok Kelas/Semester Jam Ke Hari/Tanggal : : : : IX: :

/2

Klp

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Nama Siswa

,(1)

Aktiftas yang teramati ,(2) ,(3) ,(4) ,(5)

Jumlah Skor

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor : 4.3 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMPN TALAGA: IPA : IX/2 (dua) :4
dan penerapannya dalam

Memahami konsep kemagnetan kehidupan sehari-hari

: 4.3

Menerapkan konsep induksi elektromagnetik untuk menjelaskan prinsip kerja beberapa alat yang memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik

magnetik dengan terjadinya gaya gerak listrik induksi melalui percobaan dengan kerja keras • Menjelaskan prinsip kerja dinamo/generator secara sederhana untuk menimbulkan rasa ingin tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur • Menjelaskan secara kualitatif prinsip sederhana cara kerja transformator kerja keras, mandiri dan jujur • Menunjukkan hubungan antara pergeseran garis medan magnetik dan terjadinya gaya gerak listrik induksi melalui percobaan secara teliti, hati-hati, dan komunikatif

Indikator : • Menjelaskan hubungan antara pergerakan garis medan

Waktu A. TUJUAN PEMBELAJARAN

: 8 x 40 menit (4 pertemuan)

1. Melalui percobaan dikeluar – masukkannya magnet batang pada

kumparan peserta didik dapat menjelaskan terjadinya GGL induksi secara teliti, hati-hati, dan komunikatif
Dengan mengganti kumparan dan melakukan percobaan berulang – ulang peserta didik dapat menyebutkan faktor – faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi menimbulkan rasa ingin

tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur Melalui diskusi – informasi tentang induksi elektromagnetik pada dinamo peserta didik dapat menjelaskan prinsip kerja motor listrik pada kipas anginmenimbulkan rasa ingin tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur Melalui diskusi – informasi tentang induksi elektromagnetik pada tranformator peserta didik dapat menjelaskan terjadinya tegangan induksi dalam kumparan sekunder. menimbulkan rasa ingin tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur Didemonstrasikan penggunaan transformator peserta didik dapat menjelaskan prinsip kerja tranformator menimbulkan rasa ingin tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur

Melalui pengamatan data hasil percobaan pada transformator peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara tegangan, jumlah lilitan pada kumparan primer dan sekunder tranformator Melalui diskusi tentang efisien menimbulkan rasa ingin tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur si transformator peserta didik dapat menjelaskan bahwa efisiensi tranformator selalu kurang dari 100 % menimbulkan rasa ingin tahu dan kreatifitas secara mandiri dan jujur

B. MATERI PEMBELAJARAN
1. 2. 3. 4. GGL induksi Dinamo & Generator Cara kerja motor listrik pada kipas angin Transformator

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan Metode Model : CTL : Diskusi-Informasi dan percobaan : Cooperatif Learning

D. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Apa yang terjadi bila sebatang magnet dikeluar-masukkan dalam kumparan? Apakah yang mengalir pada kumparan? Elektromagnet Menyampaiakn tujuan pembelajaran (3 tujuan)

2. KEGIATAN INTI
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok Peserta didik melakukan percobaan tentang GGL induksi Peserta didik melakukan percobaan tentang GGL induksi untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi

3. KEGIATAN PENUTUP
a. Melalui bimbingan guru peserta didik menyimpulkan hasil belajar b. Guru memberi tugas rumah

PERTEMUAN 2 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Mengapa kipas angin bila dihubungkan dengan listrik berputar? Hal ini dapat terjadi karena induksi elektromagnetik Induksi elektromagnetik Menyampaikan tujuan pembelajaran (1 tujuan)

2. KEGIATAN INTI
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok Peserta didik melakukan diskusi tentang induksi elektromagnetik pada dinamo, motor listrik dan kipas angin

3. KEGIATAN PENUTUP

a. b.

Melalui bimbingan guru peserta didik menyimpulkan hasil belajar Guru memberi tugas rumah

PERTEMUAN 3 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Transformator prinsip kerjanya menerapkan elektromagnetik Induksi elektromagnetik Menyampaikan tujuan pembalajaran (2 tujuan) induksi

2. KEGIATAN INTI
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok Peserta didik melakukan diskusi tentang induksi elektromagnetik pada tranformator Guru mendemonstrasikan penggunaan transformator peserta didik menjelaskan prinsip kerja tranformator

3. KEGIATAN PENUTUP
a. Melalui bimbingan guru menyimpulkan hasil belajar b. Guru memberi tugas rumah peserta didik

PERTEMUAN 4 1. KEGIATAN PENDAHULUAN Menyampaikan :
 Motivasi :  Prasyarat :  Tujuan : Kemanakah energi yang hilang pada penggunaan transformator? Sebenarnya hal ini dapat kamu amati gejalanya Prinsip kerja transformator Menyampaikan tujuan pembelajaran (2 tujuan)

2. KEGIATAN INTI
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok Peserta didik menganalisis pengamatan data melalui percobaan tentang transformator untuk memamahi hubungan antara tegangan, jumlah lilitan pada kumparan primer dan sekunder tranformator Peserta didik melakukan diskusi tentang efisiensi transformator

3. KEGIATAN PENUTUP
a. Melalui bimbingan guru menyimpulkan hasil belajar b. Guru memberi tugas rumah peserta didik

E. SUMBER BELAJAR
1. Buku Fisika : Tedy Wibowo. 2004. Seri Inspirasi Sains Energi dan Perubahannya Kelas IX”. Jakarta : Penerbit Ganeca Exact 2. LKS Fisika 3. Alat dan bahan percobaan yang diperlukan

F. PENILAIAN 1. Teknik : Tes Tertulis dan Tes Unjuk Kerja 2. Bentuk : Uraian dan Uji petik kerja prosedur 3. Instrumen/Soal :
a. Jelaskan bagaimana terjadinya GGL induksi! b. Sebutkan faktor–faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi!

c. Jelaskan prinsip kerja dinamo arus bolak – balik! d. Jelaskan prinsip kerja dinamo arus searah! e. Jelaskan hubungan antara tegangan, jumlah lilitan pada kumparan primer dan sekunder tranformator f. Sebutkan dua macam tranformator! g. Jelaskan cara kerja transformator (transformator step-up dan trafo step-down)! h. Transformator dengan kumparan primer dan sekunder masing – masing 600 lilitan dan 300 lilitan, bila kumparan primer dihubungkan dengan tegangan 220 volt. Tentukan tegangan sekundernya! i. Lakukan percobaan untuk menunjukkan hubungan antara pergeseran garis medan magnetik dan terjadinya gaya gerak listrik induksi j. Kumparan primer sebuah trafo step down dihubungkan dengan tegangan 220V. Tegangan sekunder trafo itu 5V. Hitung perbandingan antara banyaknya lilitan primer dengan lilitan sekunder! k. Untuk mentransmisi daya 225 MW digunakan tegangan 15 KV. Berapa kuat arus yang mengalir melalui penghantar? l. Trafo penaik tegangan, mengubah tegangan 100 volt menjadi 220 volt. Jika efisiensi trafo 90 % dan kumparan sekundernya dihubungkan dengan lampu dari 220V/45W. Berapakah besarnya kuat arus primernya? s
LEMBAR OBSERVASI UNJUK KERJA ( LOUK ) KEADAAN DAN AKTIVITAS SISWA SELAMA PEMBELAJARAN Nama Guru Sekolah Materi Pokok Kelas/Semester Jam Ke Hari/Tanggal : : : : IX: :

/2

Klp

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Nama Siswa

,(1)

Aktiftas yang teramati ,(2) ,(3) ,(4) ,(5)

Jumlah Skor

Kriteria

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Keterangan: (1) Kejujuan (2) Kerja sama (3) Berfikir Kritis (4) Keterbukaan (5) Prakarsa Kriteria: 1 - 5 Tidak aktif 6 - 10 Kurang Aktif 11 - 15 Cukup aktif 16 - 20 Aktif 21 - 25 Sangat aktif

NILAI AKHIR = JUMLAH SKOR X 4 Kriteria Skor : 5 : sangat baik 4 : Baik 3 : cukup baik 2 : kurang baik

1 : tidak baik Bandung, Mengetahui Kepala SMP Talagasari Juli 2010 Guru Mata Pelajaran IPA

NIP.

NIP.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->