PENELITIAN YANG BAIK

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas metodologi penelitian terapan

Disusun Oleh: Eko Suoriyanto Ika Setiana Nur Farida 4.41.07.1.07 4.41.07.1.12 4.41.07.1.19

PROGRAM STUDI KOMPUTERISASI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI SEMARANG 2010

Proposal awal penelitian ini biasanya disajikan di BAB I yang merupakan bab paling penting di suatu penelitian. proposal penelitian juga harus dijual. Peneliti juga harus mampu menjual ide penelitiannya. Oleh karena itu maka BAB I dibuat menjadi sub-bab . yaitu : • Latar Belakang Isu dan Identifikasi Isu. Gejala dari isu dan isunya harus diceriterakan dengan menarik. Seperti halnya menjual suatu produk. menarik. Riset yang menarik adalah riset yang mempunyai ceritera kontek yang menarik yang membuat riset menarik untuk dibaca dan dipelajari. • Motivasi Penelitian . Menunjukkan fenomena yang terjadi. penting dan bermanfaat. karena dengan menggunakan bab ini peneliti mencoba menjual ide penelitiannya.BAB I PENELITIAN YANG BAIK Karakteristik Penelitian yang baik : • • • Mampu menjual ide Dirancang dengan baik Dikomunikasikan hasilnya dengan baik Menjual Ide Penelitian : Penelitian dimulai dengan membuat suatu usulan atau proposal penelitian. Untuk dapat menjual ide penelitian dengan berhasil. maka proposal awal penelitian harus mempunyai isu yang relevan.

Faktor desain adalah D=δ/σ. berikut penjelasanya : Letak BAB I Judul penelitian Latar belakang isu dan identifikasi isu Motivasi Penelitian Tujuan Penelitian Konstribusi Penelitian . Salah satu faktor ini adalah faktor desain (D). “Merancang riset melibatkan empat faktor yang penting. dimana δ adalah besaran dari treatment effect (X) tergantung dari struktur teori yang mendukung dan σ adalah besaran dari kesalahan residu”. Isu Relevan Menarik Penting Penerapan Topik yang dipilih Mempunyai cerita kontek yang menarik Mengapa penelitian harus dilakukan dan apa Bermanfaat tujuanya Siapa dan bagaimana manfaat penelitian akan didapatkan Merancang Riset Dengan Baik: Menurut Kenney.Menunjukkan penelitian mengapa penelitian ini penting untuk dilakukan • Tujuan Penelitian Menunjukkan apa yang akan dicapai • Konstribusi Penelitian Menunjukkan siapa yang akan menerima dan bagaimana manfaat dari penelitian jika tujuan tercapai Berikut ini isi dari BAB I untuk dapat Menjual Ide Penelitian. Jr (1986). Dan faktor desain tersebut terletak pada BAB II dan BAB III.

2 Penelitian Model Empiris Mengkomunikasikan Hasil Penelitian Dengan Baik Setelah penelitian selesai dilakukan.2 Penelitian sebelumnya dan pengembangan Menurunkan σ Mengurangi bias yang terjadi di data dan model empirisnya hipotesis BAB III Rancangan Riset 3. hasil penelitian dikomunikasikan biasanya di bab 4 dan bab 5.1 Teori 2.Rancangan Riset yang baik Meningkatkan δ Penerapan Menggunakan teori yang baik dalam mengembangkan hipotesis Letak di Laporan Hasil BAB II Riset Pengembangan Hipotesis 2. Bab 4 menyajikan hasil dari penelitianya. Riset Metoda Ilmiah Menurut Kerlinger (1973) didefinisikan sebagai investisigasi yang sistematik. simpulan. diskusi .1 Rancangan Sampel 3. Bab 5 menyajikan ringkasan. terkendali dan empiris terhadap suatu hipotesis-hipotesis yang dibangun dari suatu . keterbatasan-keterbatasan dan saran-saran. Di laporan hasil riset. hasil penelitian perlu dikomunikasikan.

sehingga hasil dari riset ini generalisasinya tinggi.struktur teori. . benar-benar terjadi. Dari definisi ini terlihat. 4. Riset pendekatan saintifik menggunakan sampel yang besar untuk mewakili populasinya. tidak tergantung dari kepercayaan atau nilai-nilai (value free) peneliti atau orang lain 3. Menggunakan suatu set hipotesis-hipotesis yang dibangun dari suatu struktur teori. 3. Menggunakan struktur teori untuk membangun satu atau lebih hipotesishipotesis. Data yang digunakan di pendekatan saintifik adalah data kuantitatif. Pendekatan saintifik melakukan setting (bentuk) artificial misalnya dengan memanipulasi beberapa variable di metode eksperimen. Empiris Menggunakan fakta obyektif. Karena menekankan pada generalisasi yang tinggi dengan menggunakan sampel yang luas. secara hati-hati diperoleh. bahwa riset metoda ilmiah mempunyai cirriciri sebagai berikut : 1. 2. 5. Karakteristik Metode Ilmiah 1. Investigasi yang sistematik Investigasi yang sistematik berarti mempunyai langkah-langkah yang sudah jelas dan sistematik 2.

Karena menekankan pada kedalaman riset. Pendekatan naturalis tidak menggunakan struktur teori karena lebih bertujuan menemukan teori bukan memverifikasi teori. Mengidentifikasi isu atau topik dari riset . 2. 2. hasil dari riset pendekatan naturalis generalisasi rendah. . 4. Karakteristik Riset Pendekatan Naturalis 1. Pendekatan ini menganggap bahwa teori grounded di datanya. Menjual idea tau isu tersebut dengan cara menjustifikasi bahwa isu tersebut adalah menarik dan penting untuk diteliti. Pendekatan saintifik menolak bahwa teori membumi (grounded) di datanya dan berargumentasi bahwa “fact do not speak for themselves”.6. Pendekatan naturalis menolak bentuk terstruktur dari riset. 5. 3. Menentukan tujuan dan kontribusi dari riset. Langkah-langkah Riset Metode Ilmiah 1. 3. sehingga cukup diinterpretasikan saja tidak perlu diolah dengan alat statistik. Riset pendekatan naturalis hanya menggunakan satu sedikit kasus sebagai sampelnya.

10. Motivasi riset.2 Teori. Mengembangkan hipotesis. Membuat ringkasan.1 2. Tujuan riset. Bab I Isu. Kontribusi riset. 9. 8. yang terdiri dari : 1. Merancang riset. Menganalisis data dan menguji hipotesis. 2. Mengusulkan perbaikan-perbaikan riset berikutnya. Bab II Kajian Teori dan pengembangan hipotesis. mengevaluasi dan mendiskusikan hasil pengujian serta menyimpulkan hasilnya. Format Laporan Hasil Riset 1.4 Latar belakang isu dan identifikasi isu. . Mengumpulkan data. 5. yang terdiri dari : 2. Menunjukkan keterbatasan dan halangan-halangan riset. Hasil-hasil penelitian sebelumnya dan pengembangan hipotesis.1 1. 7.4.2 1. 6.3 1.

Bab 3.1 3. KAJIAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Bagian ini mengkaji teori yang digunakan di riset untuk mengembangkan hipotesis dan menjelaskan hasil fenomena riset.5 Bab 1. 5. RANCANGAN RISET Ringkasan. dan kontribusi dari riset.3 5. Keterbatasan-keterbatasan. Bab V Penutup.1 Hasil pengujian hipotesis.2 5. Bab 2. tujuan dari riset. yang terdiri dari : 4. ISU Bab ini berisi dengan latar belakang dan isu risetnya. 4. Bab III Rancangan Riset. . Diskusi. Model Empiris. Saran-saran.3. Bab IV Hasil Penelitian.1 5.4 5. yang terdiri dari : 5. motivasi dari riset yang menunjukan mengapa isu riset ini penting dan perlu diteliti.2 Data. Simpulan. yang terdiri dari : 3.

RINGKASAN. symposium. DISKUSI. yaitu : 1. K. Yogyakarta. SIMPULAN. (Simposium) . Format penulisan daftar pustaka lazimnya menggunakan 2 macam. (2003). artikel. HASIL Bab ini menunjukkan hasil dari pengujian hipotesis menggunakan data yang diolah sesuai dengan model empiris yang sudah ditetapkan. ( Tesis) Davis. Format APA 5th (American Psychological Association). D. majalah. Hasil dari riset perlu didiskusikan mengapa hasilnya begitu.Bab 3 ini menunjukan data yang digunakan meliputi jenis. Simpulan menunjukan keberhasilan tujuan dari riset. Bab 5. Pasar Efisiensi dan Perilakunya. proses seleksi dan karakteristik datanya.sumber. Format Penulisan Daftar Pustaka. Bab 4. Contoh : Arief. IMPLIKASI. misalnya tesis. MIS Quarterly 13(3) 319340. Simpulan menunjukkan hipotesis-hipotesis mana yang didukung dan mana yang tidak didukung. (1989). Unpublished Tesis S2. jurnal. atau sumber dari situs internet. disertasi. KETERBATASANKETERBATASAN DAN SARAN-SARAN Ringkasan menunjukan hasil riset secara padat. Perceived Ease of Use and User Acceptanceof Information Technology. buku. F. Daftar pustaka adalah lembaran yang berisi sumber-sumber bacaan yang digunakan untuk melakukan penelitian. Perceived Usefulness. Universitas Gajah Mada.

hal 1-10. January6-9.” in Proceedings of the 36th Annual Hawaii international Confrence on System Sciences. 17 November).Hartono. (Simposium) Pavlou. Georgia. R. MA.H. J. P.. Anderson. Penerbit Andi. Big Island. “Bridging thr Digital Divide: the Story of the Free Internet Initiative in Lagrange. Sistem Informasi Keperilakuan. dan Kvasny. Integrating the Technology Acceptance Model With Trust in Electronic Commerce – Model Development and Validation.. P. 12-17. Majalah Game Anak. (2002. G. Boston. (Buku) Kurniawan.Hair.. 2001. 5. Tatham. (Disertasi) 2.. Meader. A. 2003. J.). A. Proceedings of the 2001 American Conference in Information System. Efek Permainan Komputer Terhadap Tingkat Belajar Anak. R. . Yogyakarta. Proceedings of the 2001 American Conference in Information System. W. Boston. (2001). L. E. A. M. Sprague (Ed. “Integrating the Technology Acceptance Model With Trust in Electronic Commerce – Model Development and Validation”.F. Contoh : Keil. Ma. pp. Hawaii. 816-822. (Jurnal) Pavlou. Format MIS Quarterly. (2003).

“the Puny Payoff from Office Computers. J. Acceptance of Information Technology. Atlanta. (Simposium) Hartono. (Disertasi) .” MIS Quarterly 1989. D. L. 319-340.R. 20-24.2003. Penerbit Andi. May 26. (Buku) Davis. Yogyakarta. D. F. (Jurnal) Bowen. Perceived Ease Of Use and User (13:3).. W. Sistem informasi keperilakuan. hal.) Macmillan. 1986. Dessertation. hal. (5th Ed.” Fortune. Multivariate Data Analys With Readings.Unpublished Ph. Programming the Digital Divide: Cultural and Social Reproduction in a Community Technology Initiative. W. Georgia State University. C. GA. (Majalah) Kvasny. 1998. 2002. “ Perceived Usefulness. New York. dan Black.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful