Anda di halaman 1dari 19

Ilmu Gizi Olahraga

Label: Kesehatan Zat gizi (Nutrients): ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya (menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur prosesproses kehidupan). Pengertian Ilmu Gizi Olahraga : ilmu yang mempelajari hubungan antara pengelolaan makanan dengan kinerja fisik yang bermanfaat untuk kesehatan, kebugaran, pertumbuhan anak serta pembinaan prestasi olahraga. Tujuan mempelajari ilmu gizi olahraga adalah memahami hubungan nutrisi, gaya hidup,dan kinerja fisik. MACAM-MACAM ZAT GIZI 1. Karbohidrat 2. Protein 3. Lemak 4. Vitamin 5. Mineral 6. Air KLASIFIKASI ZAT GIZI Makro: - Karbohidrat - Protein - Lemak Mikro: - Vitamin - Mineral - Air FUNGSI ZAT GIZI Memberi energi - karbohidrat, lemak dan protein Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh - protein, mineral dan air (zat pembangun Mengatur proses tubuh - protein, mineral, air dan vitamin AKIBAT GANGGUAN GIZI TERHADAP FUNGSI TUBUH Akibat Gizi Kurang: - pertumbuhan - produksi tenaga - pertahanan tubuh - struktur dan fungsi otak - perilaku

Akibat Gizi Lebih: - kegemukan / obesitas

Pengertian Minuman Ringan Minuman ringan (soft drink) adalah minuman yang tidak mengandung alkohol, merupakan minuman olahan dalam bentuk bubuk atau cair yang mengandung bahan makanan dan / atau bahan tambahan lainnya baik alami maupun sintetik yang dikemas dalam kemasan siap untuk dikonsumsi. Minuman ringan terdiri dari dua jenis, yaitu: minuman ringan dengan karbonasi (carbonated soft drink) dan minuman ringan tanpa karbonasi. Minuman ringan dengan karbonasi adalah minuman yang dibuat dengan mengabsorpsikan karbondioksida ke dalam air minum. Minuman ringan tanpa karbonasi adalah minuman selain minuman ringan dengan karbonasi. Bahan makanan dan tambahan lainnya yang ditambahkan dalam minuman ringan terdiri dari: a. Bahan makanan alami meliputi buah-buahan dan / atau produk dari buahbuahan, daun-daunan dan/atau produk dari daun, akar-akaran, batang/kayu tumbuhan, rumput laut, susu dan / atau produk dari susu. b. c. Bahan makanan sintetik meliputi sari kelapa, vitamin, stimulan. Tambahan lainnya meliputi: pemberi rasa, pemberi asam, pemberi aroma, pewarna dan pengawet, garam. Keuntungan 1. Untuk membersihkan toilet : Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan nodanoda dari keramik . 2. Untuk membersihkan karburator mobil : Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut. 3. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper /chrome mobil: Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola .

4. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil : Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi. 5. Untuk melonggarkan baut yang berkarat : Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat. 6. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian : Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak. Kerugian PH rata-rata dari soft drink, a.l. Coca-Cola & Pepsi adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri,urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna. Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya? Akibatnya? Tubuh kita mempunyai suhu optimum 37 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37,terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita,mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap

oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit. Beberapa Contoh Beberapa bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi : Siapa dapat minum Coca-Cola paling banyak?? Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen.. Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas. Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut! Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati Dan sepertinya coca cola pepsi dkk. akan lebih laku jika membuat produk pembersih toilet

Pangan fungsional adalah makanan dan bahan pangan yang dapat memberikan manfaat tambahan di samping fungsi gizi dasar pangan tersebut. Sedangkan Minuman fungsional ialah minuman yang merupakan salah satu jenis dari pangan fungsional. Energy Drink merupakan jenis minuman yang dapat memberikan sensasi segar setelah dikonsumsi. Komposisi Energy Drink, antara lain terdiri dari: Gula, Gingko Biloba, LCarnitine, Anti Oxydant, Caffeine, Guarana, Taurine, Ginseng, Yerba Mate, Vitamin B, Glucoronolactone, Creatine. Efek fungsional yang ditimbulkan Energy Drink adalah meningkatkan energy. Dampak negative Energy Drink biasa ditimbulkan oleh kafein dan taurine yang dikonsumsi berlebihan. . Akhirnya, kami dapat menyimpulkan bahwa Energy Drink aman dikonsumsi sebagai minuman fungsional (masih layak sebagai minuman fungsional) asalkan penikmatnya mematuhi aturan saran penyajian serta tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Kebutuhan Protein Optimal bagi Atlet Gizi yang cukup yang dapat menjamin kesehatan optimal dibutuhkan oleh seorang atlet untuk berprestasi tinggi. Tetapi banyak para atlet yang berbakat tidak mengerti hubungan

yang langsung antara gizi yang cukup dengan bentuk tubuh, endurans, fitnes, dan pencegahan terhadap kecelakaan berlatih. Tulisan di bawah ini akan membahas salah satu zat gizi, yaitu protein dalam hubungannya dengan praktek makan atlet, pertumbuhan dan kekuatan, serta performa atlet, dengan harapan bahwa atlet, pelatih, manajer, ahli gizi, dan orang-orang yang memberikan pelayanan kepada atlet, memahami serta dapat mempraktekkannya dalam tugas nyata sehari-hari. Zat Protein Protein dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari dapat berasal dari hewani maupun nabati. Protein yang berasal dari hewani seperti daging, ikan, ayam, telur, susu, dan lainlain disebut protein hewani, sedangkan protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan, tempe, dan tahu disebut protein nabati. Dahulu, protein hewani dianggap berkualitas lebih tinggi daripada protein nabati, karena mengandung asam-asam amino yang lebih komplit. Tetapi hasil penelitian akhir-akhir ini membuktikan bahwa kualitas protein nabati dapat setinggi kulaitas protein hewani, asalkan makanan sehari-hari beraneka ragam. Dengan susunan hidangan yang beragam atau sering pula disebut sebagai menu seimbang, maka kekurangan asam amino dari bahan makanan yang satu, dapat ditutupi oleh kelebihan asam-asam amino dari bahan makanan lainnya. Jadi dengan hidangan : ada nasi atau penggantinya, lauk-pauk, sayur-sayuran, dan buah-buahan, apalagi bila ditambah susu, maka susunan hidangan adalah sehat. Bukan saja jumlah atau kualitas zat-zat gizi yang kita butuhkan tercukupi, tetapi juga kualitas zat-zat gizi yang kita konsumsi bermutu tinggi. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, pembentukan otot, pembentukan sel-sel darah merah, pertahanan tubuh terhadap penyakit, enzim dan hormon, dan sintesa jaringan-jaringan badan lainnya. Protein dicerna menjadi asam-asam amino, yang kemudian dibentuk protein tubuh di dalam otot dan jaringan lain. Protein dapat berfungsi sebagai sumber energi apabila karbohidrat yang dikonsumsi tidak mencukupi seperti pada waktu berdiit ketat atau pada waktu latihan fisik intensif. Sebaiknya, kurang lebih 15% dari total kalori yang dikonsumsi berasal dari protein. Apakah Atlet Harus Makan Banyak Protein? Secara tradisional, atlet diharuskan makan lebih banyak daging, telur, ikan, ayam, dan bahan makanan sumber protein lainnya, karena menurut teori, protein akan membentuk otot yang dibutuhkan atlet. Hasil penelitian mutakhir membuktikan bahwa bukan ekstra protein yang membentuk otot, melainkan latihan. Latihan yang intensif yang membentuk otot. Untuk membangun dan memperkuat otot, anda harus memasukkan latihan resistan seperti angkat besi di dalam program latihan. Agar cukup energi yang dikonsumsi untuk latihan pembentukan otot, makanan harus

mengandung 60% karbohidrat dan 15% protein dari total energi. Kedengarannya aneh, tetapi sesungguhnya seorang atlet binaragawan dan pelari marathon dapat mengkonsumsi makanan dari hidangan yang sama. Seorang binaragawan cenderung berotot lebih besar dari pelari, karena itu ia membutuhkan lebih banyak energi. Besarnya jumlah protein yang dikonsumsi, dapat dilihat dari perhitungan di bawah ini.

Seorang pelari yang beratnya 70 kg membutuhkan 2.600 kcal. Sebanyak 15% dari 2.600 kcal ini berasal dari protein yaitu 390 kcal atau antara 74 g protein. Seorang binaragawan yang beratnya 95 kg membutuhkan 3.600 kcal. Sebanyak 15% dari 3.600 kcal yaitu 540 kcal berasal dari protein atau setara dengan 108 g protein.

Jadi seorang atlet pelari marathon membutuhkan 74 g protein, dan seorang binaragawan membutuhkan 108 g protein dari hidangan makanan yang sama. Tidak jarang nasihat makanan yang diberikan membingungkan atlet. Seorang atlet angkat besi diharapkan makan daging, steak, telur, ayam lebih banyak untuk pembentukan otot, dan dianjurkan minum minuman yang mengandung protein. Tetapi sesungguhnya tidak demikian. Seorang atlet angkat besi membutuhkan karbohidrat lebih banyak. Karena karbohidrat dibutuhkan untuk cadangan energi di dalam otot. Anda tidak akan dapat mengangkat beban yang berat kalau jumlah karbohidrat yang tersedia di dalam otot sudah menipis. Makanan yang mengandalkan protein tidak menyediakan bahan bakar untuk otot, sehingga prestasi yang dicapai akan optimal. Makanan yang terbaik untuk atlet harus mensuplai cukup protein tetapi tidak berlebihan untuk keperluan perkembangan dan perbaikan jaringan otot yang aus, produksi hormon, dan mengganti sel-sel darah merah yang mati dengan yang baru. Seringkali atlet mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein, sehingga mereka mendapatkan dobel dari kebutuhannya; kelebihan protein yang dikonsumsi ini disimpan dalam bentuk lemak badan. Kebutuhan Protein Kebutuhan akan protein bervariasi antar atlet. Menurut Angka Kecukupan Konsumsi Zatzat Gizi, seseorang membutuhkan 1 g protein per kg berat badan, tetapi ada atlet yang membutuhkan lebih banyak, misalnya seorang pelari yang sedang berlatih intensif, atau seseorang yang sedang berdiit yang mengkonsumsi rendah kalori, atau seorang pemula yang baru mulai berlatih. Di bawah ini diilustrasikan anjuran konsumsi protein:

Atlet berlatih ringan : 1,0 gram protein/kg berat badan Atlet yang rutin berlatih : 1,2 gram protein/kg berat badan Atlet remaja (sedang tumbuh) : 1,5 gram protein/kg berat badan Atlet yang memerlukan otot : 1,5 gram protein/kg berat badan

Untuk menghitung berapa banyak protein yang dibutuhkan sangat mudah. Mula-mula, anda mengidentifikasi diri termasuk golongan atlet yang mana, misalnya termasuk atlet yang secara rutin berlatih. Umur anda 25 tahun, dan berat badan 70 kg. Maka anda setiap hari sesungguhnya membutuhkan sebanyak 70 x 1,2 g protein = 84 g protein. Kemudian anda membuat lis makanan dan minuman selama 24 jam, misalnya mulai anda bangun pagi hari sampai pagi hari berikutnya dicatat jenis, komposisi, dan banyaknya makanan dan minuman yang dikonsumsi. Dengan mempergunakan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) anda akan mengetahui jumlah protein yang dikonsumsi dalam sehari. Kemudian dibandingkan dengan anjuran, apakah kurang atau lebih banyak dari yang direkomendasikan. Masalah Terlalu Banyak Protein Setiap orang yang terlalu banyak mengkonsumsi protein, akan lebih sering kencing karena protein di dalam badan dicerna menjadi urea, suatu senyawa dalam bentuk sisa yang harus dibuang melalui urine. Terlalu sering ke toilet akan kurang menyenangkan karena mengganggu latihan, apalagi kalau sedang dalam kompetisi. Terlalu banyak atau sering kencing merupakan pula beban berat ginjal dan meningkatkan resiko terhadap dehidrasi atau kekurangan cairan buat atlet. Bahan makanan berprotein tinggi, misalnya daging, ayam, ikan, dan lain-lain harganya relatif mahal. Kalau bahan pangan ini dikurangi, dan anda makan lebih banyak sereal, sayur dan buah, berarti akan ada penghematan, karena harga bahan-bahan pangan yang disebut terakhir ini lebih murah. Selain itu, bahan makanan tinggi protein biasanya mengandung pula tinggi lemak. Untuk kesehatan jantung, pencegahan kegemukan, dan peningkatan performa, anda sebaiknya tidak makan banyak lemak, terutama lemak hewani yang seringkali terdapat banyak dalam bahan makanan berprotein tinggi. Suplemen Protein Advertensi sering memberikan harapan yang muluk-muluk, tetapi anda lebih baik tidak mempercayainya atau paling sedikit, lebih bijaksana menginter-pretasikannya. Menurut advertensi, protein powder atau asam-asam amino powder seperti arginine, ornithine, dan asam-asam amino bebas adalah essensial untuk pembentukan otot. Anda menurut advertensi tersebut direkomendasikan makan suplemen ini kalau menginginkan pembentukan otot yang optimal. Jika anda menginginkan otot yang lebih besar dan lebih kuat, maka anda akan mendapat keuntungan yang lebih banyak daripada mengkonsumsi suplemen, bila anda memahami keterangan berikut:

1. Latihan, bukan protein yang berperanan membuat otot lebih besar dan kuat. 2. Jika anda mengkonsumsi cukup kalori dari karbohidrat, maka kelebihan protein yang dikonsumsi akan dikonversi atau disimpan dalam bentuk lemak badan. Badan anda akan bertambah gemuk, dan prestasi optimal tidak akan tercapai. 3. Jumlah uang yang anda belanjakan untuk suplemen jauh lebih banyak, dobel atau tripel dari jumlah uang yang dibelanjakan untuk makanan untuk mendapatkan jumlah zat-zat gizi yang sama. Kesimpulan 1. Kualitas protein nabati dapat setinggi kualitas protein hewani, asalkan menu makanan anda beragam. 2. Latihan, bukan ekstra protein yang membentuk dan membuat kuat otot. Oleh sebab itu, hidangan makanan untuk atlet dari berbagai cabang olah raga tidak perlu dibedakan. 3. Untuk menjamin prestasi optimal, kebutuhan akan protein perlu terpenuhi, tetapi tidak berlebihan. Kalau berlebihan akan beresiko terhadap dehidrasi, beban ginjal, dan penyakit jantung koroner. 4. Anda lebih baik untuk tidak mempercayai advertensi mengenai suplemen yang berkhasiat muluk-muluk, atau paling sedikit anda harus menginter-pretasikannya dengan lebih bijaksana. Anda tidak perlu suplemen protein atau asam-asam amino, jika makanan anda cukup bergizi dan sehat.

1 Vote Baru Tahu, Kopi Termasuk Doping Tag : Kopi, Doping


BERITA - olahraga-lainnya.infogue.com - DENPASAR, RABU- Para atlet yang tengah

mengikuti Apel Kesiapan Pelatnas Asian Beach Games (ABG) 2008 di Denpasar, Bali, Rabu (27/8), terperangah ketika diberitahu bahwa minuman kopi termasuk kategori stimulan doping. Pemaparan soal doping oleh dokter KONI, dr Enny, merupakan salah satu acara dalam apel tersebut. Suasana ruangan gedung lantai dasar Gelanggang Olahraga (GOR) Lila Bhuana, tempat apel tersebut berlangsung, yang semula hening menjadi agak gaduh. Para atlet yang mengikuti apel sambil duduk lesehan di lantai berpandangan satu sama lain saat diberitahu bahwa kopi termasuk kategori stimulan doping. Dr Enny menjelaskan, ada lima kategori doping yang menjadi acuan di turnamen-

turnamen olahraga resmi internasional, yakni stimulan, narkotik, anabolik, diuretika, dan hormon. Minuman kopi masuk kategori stimulan doping. Komandan Pelatnas ABG 2008 Djoko Pramono mengatakan, pihaknya percaya para atlet tidak ingin menodai penampilannya dengan menggunakan doping. "Yang saya khawatirkan, hanyalah soal ketidaktahuan. Sudah banyak atlet-atlet dunia, termasuk di olimpiade, tersangkut kasus doping," ujar Djoko. Asian Beach Games (ABG) 2008, yang akan digelar di Bali, 18-26 Oktober mendatang merupakan turnamen multicabang olahraga berbasis pantai antarnegara-negara Asia pertama. Sebanyak 16 cabang akan digelar pada turnamen itu, meliputi bola tangan, kabadi, pencak silat, sepak takraw, voli pantai, gulat, bina raga, paragliding, selancar angin, selancar air, triatlon, woodball, renang maraton, jetski, perahu naga, dan sepak bola.

Penggunaan Diuretik Sebagai Doping dalam Olahraga Diuretik merupakan zat yang meningkatkan produksi urine oleh ginjal (misalnya, kafein dalam teh, kopi, kola, dan minuman lain). Kafein digolongkan sebagai stimulan, diklaim dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan daya tahan. Efek samping yang sering timbul adalah kecemasan dan gangguan tidur. Efek diuretiknya berpotensi menimbulkan dehidrasi. Dosis yang diperbolehkan tidak lebih dr 12 mcg/ml dalam urin atau 8 cangkir kopi (Nutritions Blog. 11 april 2010). Adapun Doping adalah pemberian obat/bahan secara oral/parental kepada seorang olahragawan dalam kompetisi, dengan tujuan utama untuk meningkatkan prestasi secara tidak wajar (Richard V.Ganslen). Zat-zat terlarang pada kompetisi olahraga, yaitu anabolik agent, hormon dan zat terkait, beta-2 agonist, antagonis dan modulator hormon, diuretik dan masking agent lainnya. Masking merupakan penggunaan zat atau metode spesifik untuk mencegah atau mengelabui badan anti-doping dalam mendeteksi doping. Sebagai contoh penggunaan diuretik sebagai penurun berat badan, melarutkan urin, dan mengaburkan zat-zat lain, serta penggunaan probenesid untuk menghambat pengeluaran urin (Nutritions Blog. 11 april 2010). Zat terlarang dalam kompetisi lainnya yaitu stimulan, narkotika, cannabinoid, glucocorticosteroid, alkohol dan beta blocker. Selain golongan narkotika, seperti kokain dan ganja, ada zat lain yang tergolong doping, yaitu anabolik dan turunannya, beta blocker, hormon, bahan dengan aktivitas antiestrogenik, dan diuretik. Komisi medik FIFA juga melarang metode yang memperkaya transfer oksigen darah secara buatan,

manipulasi kimia dan fisika, serta penggunaan gen (Blog Doping dan Bahayanya. 15 Desember 2008). Penggunaan deuretika terlalu banyak dapat berakibat pengeluaran garam mineral yang berlebihan. Akibatnya timbul kejang otot, mual, sakit kepala, dan pingsan. Pemakaian yang terlalu sering mungkin akan menyebabkan gangguan ginjal dan jantung (Blog Doping dan Bahayanya. 15 Desember 2008). Doping bisa dibagi dalam beberapa golongan: 1. Berdasarkan materi zat tersebut, terbagi: - Zat yang bersifat stimulan. Contohnya, amiphenazole, amphetamines, amineptine, caffeine, cocaine, pentylentetfazol, salbutamol, salmeterol, dan lain sebagainya. - Narkotik, contohnya heroin, metadon, morfin, dan lain sebagainya. - Anabolic. Golongan ini terbagi lagi dalam beberapa jenis, yaitu androgenic anabolic steroids dan beta-2-agonist. Contohnya, clostebol, nandrolone, stanozolol, clenbuterol, fenoterol, dan lain sebagainya. - Diuretik, contohnya acetazolamide, mannitol, bumetadine, dan lain sebagainya. - Peptide dan hormon glikoprotein, contohnya chorionic gonadotrophin, corticotropin, atau jenis hormon yang biasa digunakan untuk pertumbuhan. 2. Obat-obat terlarang. Contohnya saja, marijuana, produk obat-obatan yang beredar di pasaran, alkohol (ethanol dalam alkohol ini masih diperdebatkan), dan lain sebagainya (http://www.mediaindo.co.id. 14 Mei 2000). Beberapa olahragawan berusaha untuk mencurangi sistem pemeriksaan doping dengan menggunakan diuretik dan zat-zat lainnya untuk menyamarkan tanda-tanda penggunaan zat terlarang. Efek sampingnya dapat secara langsung mempengaruhi kemampuan dalam berkompetisi dan berlatih. orang bisa mengalami: pusing dan bahkan pingsan dehidrasi kram otot penurunan tekanan darah kehilangan koordinasi dan keseimbangan kelainan jantung (Copyright 2008 Ladi.or.id).

Merujuk dari beberapa referensi di atas, maka dapat dikatakan bahwa diuretik bisa digunakan sebagai obat doping dalam olahraga dikarenakan diuretik dalam kadar tertentu dapat digolongkan sebagai stimulan, diklaim dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan daya tahan. Diuretik dapat meningkatkan eliminasi cairan dari tubuh

sebagai urin. Mereka kadang-kadang disalahgunakan oleh atlet untuk mengurangi berat badan dengan cepat dalam olahraga seperti gulat di mana berat badan klasifikasi yang ketat yang terlibat; diuretik juga telah digunakan secara ilegal untuk mengurangi konsentrasi obat dalam urin sehingga obat-obatan terlarang lain tidak terdeteksi. Penggunaan diuretik dapat mempengaruhi keseimbangan mineral seperti kalium dan natrium dalam tubuh dan dapat menyebabkan, antara lain, di aritmia jantung dan bahkan kematian (Google terjemahan.Obat dan Olahraga. 2010).

Bahaya Minum Es setelah Berolahraga

Kebiasaan meminum es setelah berolahraga memang sangat menyegarkan. Tapi, siapa sangka bila kebiasaan itu bisa merusak metabolisme tubuh. Saat minum, memang terasa segar. Namun, tak jarang setelah minum es ada yang merasa mual dan pusing, serta suhu badang menurun. Suhu minuman yang ideal sebaiknya agak dingin, sekitar 5-10 derajat C. Pasalnya, pada suhu tersebut, cairan mudah diserap sehingga keringat cepat digantikan. Jumlah air minum atau minuman yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, tergantung pada intensitas latihan, cuaca, dan kelembaban. Minumlah sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Bila berolahraga pada pagi hari, minumlah air sebelum mulai berolahraga sebanyak 300 cc, saran dr Irfanuddin SpKO. Bila menderita sakit mag, perlu ditambah dengan makan makanan ringan, seperti crackers misalnya. Tetap pula minum selama berolahraga, di antara waktu break atau istirahat. Misalnya, saat bermain tenis, minumlah pada waktu pergantian set. Bila bersenam aerobik, manfaatkan waktu istirahat yang sebentar itu untuk minum. Demikian pula bila bersepeda. Bukankah biasanya ada tempat khusus untuk menempatkan botol minuman di sepeda? Yang tidak boleh dilupakan adalah minum seusai berolahraga, kata dokter kesehatan olahraga dari FK Unsri Palembang ini. Minumlah

secukupnya sampai kira-kira suhu tubuh agak normal. Bila berolahraga cukup lama, antara 1-2 jam, minumlah hanya air putih. Namun, bila waktu berolahraga berlangsung lebih dari 2jam, dianjurkan untuk minum sport drink yang mengandung gula dan mineral, seperti kalsium, natrium, magnesium, klorida, dan lain-lain. Karena, kalau berolahraga cukup lama, banyak mineral dan gula yang terbuang sehingga perlu diganti kembali. Pada waktu berolahraga di udara panas dan lembap dan berlangsung lama (endurance sport) seperti balap sepeda jarak jauh, lari maraton, triatlon, dan lain-lain mutlak perlu minum lebih banyak. Minumlah sport drink agar mineral dan gula selalu cukup sehingga tidak cepat lelah. Satu hal yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan olah raga endurance, seseorang tidak perlu menunggu sampai haus baru minum karena biasanya itu sudah terlambat. Jadi, meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Minuman yang dianjurkan, air putih, sport drink dengan gula, misalnya 5 persen yang mengandung mineral-mineral yang cukup. Meminum air putih dengan metode yang benar akan memurnikan tubuh manusia.

Jangan Minum Es Setelah Berolahraga

Kebiasaan meminum es setelah berolahraga memang sangat menyegarkan. Tapi, siapa sangka bila kebiasaan itu bisa merusak metabolisme tubuh. Secara sadar atau tidak, banyak di antara kita sering sehabis olahraga, segera minum air atau minuman dingin yang diberi es batu ke dalamnya atau yang telah disimpan dalam lemari pendingin. Saat minum, memang terasa segar. Namun, melepaskan dahaga setelah berolahraga dengan cara ini sejatinya tidak benar. Hal itu justru dapat mengganggu metabolisme. Tidak jarang setelah minum es ada yang merasa mual dan pusing,serta suhu badang

menurun. Suhu minuman yang ideal sebaiknya agak dingin, sekitar 5-10 derajat C. Pasalnya, pada suhu tersebut, cairan mudah diserap sehingga keringat cepat digantikan. Jumlah air minum atau minuman yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, tergantung pada intensitas latihan, cuaca, dan kelembaban. Minumlah sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Bila berolahraga pada pagi hari, minumlah air sebelum mulai berolahraga sebanyak 300 cc. Bila menderita sakit mag, perlu ditambah dengan makan makanan ringan, seperti crackers misalnya. Tetap pula minum selama berolahraga, di antara waktu break atau istirahat. Misalnya saat bermain tenis, minumlah pada waktu pergantian set. Bila bersenam aerobik, manfaatkan waktu istirahat yang sebentar itu untuk minum. Demikian pula bila bersepeda. Bukankah biasanya ada tempat khusus untuk menempatkan botol minuman di sepeda? Yang tidak boleh dilupakan adalah minum seusai berolahraga. Minumlah secukupnya sampai kira-kira suhu tubuh agak normal. Bila berolahraga cukup lama, antara 1-2 jam, minumlah hanya air putih. Namun, bila waktu berolahraga berlangsung lebih dari 2jam, dianjurkan untuk minum sport drink yang mengandung gula dan mineral, seperti kalsium, natrium, magnesium, klorida, dan lain-lain. Karena kalau berolahraga cukup lama, banyak mineral dan gula yang terbuang sehingga perlu diganti kembali. Pada waktu berolahraga di udara panas dan lembap dan berlangsung lama (endurance sport) seperti balap sepeda jarak jauh, lari maraton, triatlon, dan lain-lain mutlak perlu minum lebih banyak. Minumlah sport drink agar mineral dan gula selalu cukup sehingga tidak cepat lelah. Satu hal yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan olah raga endurance, seseorang tidak perlu menunggu sampai haus baru minum karena biasanya itu sudah terlambat. Jadi meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Minuman yang dianjurkan, air putih, sport drink dengan gula, misalnya 5% yang mengandung mineralmineral yang cukup. Ada beberapa jenis minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi setelah berolahraga. Di antaranya, minuman beralkohol karena menyebabkan diuresis, yaitu merangsang pengeluaran urine. Demikian pula minuman yang mengandung kafein karena juga bersifat diurektik sebagaimana alkohol. Kedua minuman tersebut menjadi berbahaya bila diminum pada cuaca panas dan lembab, serta saat melakukan olahraga endurance. Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum, sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas dan juga tidak dingin. Konsumsi minuman pun dilakukan secara merata baik pada pagi, siang, maupun malam. Dalam sehari, kebutuhan air minum pada orang sehat sekitar 3-4 liter, tergantung lingkungan-suhu dan kelembapan. Bila suhu panas, lebih-lebih bila panas dan lembap maka asupan cairan tubuh perlu pula ditambah. Bagaimana Air Minum itu bekerja? Meminum air putih dengan metode yang benar akan memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta yang tak terbantahkan, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru. Darah

merupakan hal penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur. Ketika tidak sedang berolahraga, dan anda hendak melakukan kesegaran tubuh dengan melakukan terapi minum air putih sebaiknya anda lakukan pada pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1,5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1,5 liter. Setelah itu anda boleh melanjutkan kegiatan pagi hari lainnya.Hal sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1,5 liter air ini. Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1,5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan anda minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tetapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. (idionline/eramuslim)

Setelah Berolahraga Jangan Minum ES!


21 08 2009

Rate This Oleh: dr. Hario Tilarso, Sp.Ko Secara sadar atau tidak, banyak di antara kita sering sehabis olahraga, segera minum air atau minuman dingin yang diberi es batu ke dalamnya atau yang telah disimpan dalam lemari pendingin. Saat minum, memang terasa segar. Namun, melepaskan dahaga setelah berolahraga dengan cara ini sejatinya tidak benar. Hal itu justru dapat mengganggu metabolisme Suhu minuman sebaiknya agak dingin, sekitar 5-10 derajat C. Mengapa? Pada suhu tersebut, cairan mudah diserap sehingga keringat cepat digantikan. Jumlah air minum atau minuman yang dikonsumsi harus dalam jumlah yang cukup, tergantung pada intensitas latihan, cuaca, dan kelembapan. Minumlah sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Bila berolahraga pada pagi hari, minumlah air sebelum mulai berolahraga sebanyak 300 cc. Bila menderita sakit mag, perlu ditambah dengan makan makanan ringan, seperti crackers misalnya. Tetap pula minum selama berolahraga, di antara waktu break atau istirahat. Misalnya saat bermain tenis, minumlah pada waktu pergantian set. Bila bersenam aerobik, manfaatkan waktu istirahat yang sebentar itu untuk minum. Demikian pula bila bersepeda. Bukankah biasanya ada tempat khusus untuk menempatkan botol minuman di sepeda? Yang tidak boleh dilupakan adalah minum seusai berolahraga. Minumlah secukupnya sampai kira-kira suhu tubuh agak normal. Bila berolahraga cukup lama, antara 1-2 jam, minumlah hanya air putih. Namun, bila waktu berolahraga berlangsung lebih dari 2jam, dianjurkan untuk minum sport drink yang mengandung gula dan mineral, seperti kalsium, natrium, magnesium, klorida, dan lainlain. Karena kalau berolahraga cukup lama, banyak mineral dan gula yang terbuang sehingga perlu diganti kembali. Pada waktu berolahraga di udara panas dan lembap dan berlangsung lama (endurance sport) seperti balap sepeda jarak jauh, lari maraton, triatlon,

dan lain-lain mutlak perlu minum lebih banyak. Minumlah sport drink agar mineral dan gula selalu cukup sehingga tidak cepat lelah. Satu hal yang perlu diperhatikan, pada saat melakukan olah raga endurance, seseorang tidak perlu menunggu sampai haus baru minum karena biasanya itu sudah terlambat. Jadi meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Minuman yang dianjurkan, air putih, sport drink dengan gula, misalnya 5% yang mengandung mineral-mineral yang cukup. Ada beberapa jenis minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi setelah berolahraga. Di antaranya, minuman beralkohol karena menyebabkan diuresis, yaitu merangsang pengeluaran urine. Demikian pula minuman yang mengandung kafein karena juga bersifat diurektik sebagaimana alkohol. Kedua minuman tersebut menjadi berbahaya bila diminum pada cuaca panas dan lembap, serta saat melakukan olahraga endurance. Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum, sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas dan juga tidak dingin. Konsumsi minuman pun dilakukan secara merata baik pada pagi, siang, maupun malam. Dalam sehari, kebutuhan air minum pada orang sehat sekitar 3-4 liter, tergantung lingkungan-suhu dan kelembapan. Bila suhu panas, lebih-lebih bila panas dan lembap maka asupan cairan tubuh perlu pula ditambah. Demikian pula pada saat seseorang melakukan olahraga. Saat berolahraga, tubuh beradaptasi dengan beban latihan dan lingkungan dengan cara mengeluarkan keringat. Keringat tersebut perlu segera digantikan, caranya ya dengan minum! (intisari)* Sumber: http://indozone.net/articles/article/2/

Menu Makanan Atlet Indonesia


Thursday, 30 June 2011 20:16

Menurut surat edaran nomor 673 yang ditujukan kepada Manajer, Pelatih ataupun asisten Pleatih PRIMA, dalam hal ini tim nasional basket putra Indonesia, setiap atletnya mempunyai menu khusus yang mampu meningkatkan gizi mereka dalam mempersiapkan diri untuk bertanding di suatu kejuaraan. Penasaran menu makanan apa saja yang dianjurkan oleh PRIMA (Program Indonesia Emas) bagi para atlet Indonesia? Berikut adalah menu-menunya:

Menu Senin:

Sarapan: Roti tawar + brown bread, aneka selai + madu Corn Flakes, whole grain cereal, susu Bubur ayam (tanpa kerupuk!!!) Nasi putih, sup sayuran, telur rebus, ayam panggang saos Aneka buah dan aneka jus madu susu suwir jus

tiram Selasa: Roti tawar+ brown bread, aneka selai + Corn Flakes, whole grain cereal, Nasi putih, telur mata sapi, empal Aneka buah dan

Rabu:

Roti tawar+ brown bread, aneka selai + madu Corn Flakes, whole grain cereal + susu Bubur ayam (tanpa kerupuk tentunya) Nasi putih, telur bumbu bali, tempe goreng (non breaded) Aneka buah dan jus Roti tawar+brown bread, aneka selai+madu Corn Flakes, whole grain cereal + susu Nasi putih, cap cay+ telur puyuh, tahu goreng Aneka buah dan jus

Kamis:

Jumat:

Roti tawar+ brown bread, aneka selai + Corn Flakes, whole grain cereal + Nasi putih, cah sayuran, telur Aneka buah dan

madu susu dadar jus

Sabtu:

Roti tawar+ brown bread, aneka selai + madu Corn Flakes, whole grain cereal + susu Nasi putih, telur mata sapi, semur ayam, tempe goreng Aneka buah dan jus Roti tawar+ brown bread, aneka selai + madu Corn Flakes, whole grain cereal + susu Bubur ayam (tanpa kerupuk) Nasi putih, sop tahu, ikan bumbu rica Aneka buah dan jus

Minggu:

Menu Senin: ikan Selasa:

Makan Siang: Salad w/vinigrette dressing, Sup kacang merah Nasi putih, nasi merah, cah sayur + tahu, chicken cashewnut, mas bumbu teriyaki Aneka buah, pudding strawberry

Gado-gado, sup ayam Nasi putih + nasi merah, cap cay sayuran, bistik ayam, ikan goreng salsa, tempe tahu saos tiram Aneka Rabu: buah dan es kacang merah

Mix salad w/ Italian dressing, sup sayuran Nasi putih + nasi merah, oseng kacang panjang dengan wijen, chicken black pepper, ikan bali Aneka buah, es sarang semut Kamis: Ketoprak Soto ayam madura, nasi putih+nasi merah, tahu touge ala szechuan, ayam cah sawi, telur balado Aneka buah, es kelapa muda Jumat: Salad bar w/ french dressing, sayur asem Nasi putih+merah, ikan kembung pesmol, ayam panggang canton, orek tahu dan tempe Aneka buah dan es campur rumput laut

Sabtu:

Asisnan betawi, sup kimlo (tanpa jamur) Nasi putih+merah, tumis toge tahu brokoli teri, ayam panggang madu, kakap blackbean Aneka buah dan es cincau Minggu: saos Menu Senin: Mix salad bar, sayur bening + wortel Nasi putih+merah, sayur terong, ayam panggang, bawal mangga Aneka buah dan orange pudding Makan ayam cream goreng kecap, tiram,perkedel fruit, pudding Malam: soup kakap asam kentang strawberry

Chicken Nasi putih+merah, manis,pokcoy saos Slice fresh Selasa:

Tomato cream soup Nasi putih+merah, ayam plecing,ikan goreng dabu-dabu, cah wortek+cauliflower+tahu Slice fresh fruit dan es kacang merah Rabu: Rawon Nasi putih+merah, telur asin, tauge pendek, bakwan jagung, tempe goreng Slice fresh fruit, es sarang semut Kamis: Soto ayam ambengan nasi putih+merah, chicken cah sayur, kakap tapenade, tumis jagung acar cabe hijau Slice fresh fruit, pudding chocolate Jumat: cap Sabtu: Tomato soup Nasi putih+merah, ayam goreng kremes, bandeng ungkep, cay sayuran Slice fresh fruit, es campur rumput laut

Szechuan Soup nasi putih+merah, sapi lada hitam, ikan tenggiri saos kecap, vegetables szechuan Slice fresh fruit dan es cincauw Minggu: Salada ayam bali Sup ayam china Nasi putih+merah, chicken ala casiatore, pindang patin,

tempe

tahu kecap, Slice fresh fruit dan orange pudding

tumis

buncis

Anda mungkin juga menyukai