P. 1
Buku Pedoman Pemeriksaan Kes. Jh 2010

Buku Pedoman Pemeriksaan Kes. Jh 2010

|Views: 1,961|Likes:
Dipublikasikan oleh adik budi waluyo

More info:

Published by: adik budi waluyo on Aug 04, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2015

pdf

text

original

Standar Kelaikan Kesehatan adalah rumusan kriteria jemaah
haji untuk memenuhi syarat kesehatan dalam mengikuti
perjalanan ibadah haji secara mandiri, tidak membahayakan
keselamatan diri sendiri dan orang lain. Penetapan memenuhi
syarat

atau

tidak

memenuhi

syarat

kesehatan

mempertimbangkan aspek-aspek sebagai berikut :
a. Status Kesehatan. Status kesehatan dikategorikan
menjadi 4 (empat) yaitu Mandiri, Observasi, Pengawasan
dan Tunda Kriteria kategori lihat tabel. (Lampiran 15)
b. Peraturan Kesehatan Internasional dan Ketentuan
Keselamatan Penerbangan.
1). Peraturan Kesehatan Internasional menyebutkan jenis-
jenis penyakit menular tertentu sebagai alasan
pelarangan kepada seseorang untuk keluar-masuk
antar negara, yaitu ;
a) Penyakit Karantina
(1). Pes (plague)
(2). Kolera (cholera)
(3). Demam kuning (yellow fever)
(4). Cacar (small pox)
(5). Tifus bercak wabahi (typhus xanthomaticus
infectiosa/louse borne typhus
)
(6). Demam balik-balik (louse borne relapsing fever)
(7). Penyakit menular lain yang ditentukan kemudian

17

b) Penyakit menular, yang menjadi perhatian WHO
(1). Tuberkulosis paru dengan BTA positip
(2). Kusta tipe multi basiler
(3). SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)
(4). Avian Influenza (AI)
(5). Influenza A baru (H1N1)
(6). Penyakit menular lain yang ditentukan kemudian
c) Imunisasi meningitis meningokokus ACW135Y,
dibuktikan dengan kartu ICV (International Certificate
of Vaccination)
yang sah
2). Ketentuan Keselamatan Penerbangan
a) Penyakit tertentu yang berisiko kematian
dikarenakan ketinggian/penerbangan.
b) Usia kehamilan
c. Jemaah haji dinyatakan TIDAK MEMENUHI SYARAT
apabila ;
1). Status kesehatan termasuk kategori Tunda.
2). Mengidap salah satu atau lebih penyakit menular
tertentu pada saat di embarkasi.

3). Tidak

memenuhi

persyaratan

keselamatan

penerbangan.

III. PENUTUP

Pedoman Teknis Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji ini
dipergunakan sebagai acuan dan standar penyelenggaraan
pemeriksaan kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke
Arab Saudi. Adapun pengawasan dan pembinaan pelaksanaan
selanjutnya dikoordinasikan oleh Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi yang bersangkutan.
Segenap ketentuan dalam petunjuk teknis ini agar dilaksanakan
sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

18

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->