Anda di halaman 1dari 3

BUPATI BINTAN

NASKAH SUMPAH / JANJI


BAGI YANG BERAGAMA ISLAM IKUTI SAYA DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH, BAGI YANG BERAGAMA KRISTEN IKUTI SAYA DEMI TUHAN YANG MAHA ESA SAYA BERJANJI BAHWA SAYA, UNTUK DIANGKAT DALAM JABATAN, SESUAI KEPUTUSAN BUPATI BINTAN NOMOR : SK.821.22 - 107 TAHUN 2010 TANGGAL 27 DESEMBER 2010 2. SK.821.23 - 106 TAHUN 2010 TANGGAL 27 DESEMBER 2010 3. SK.821.24 - 105 TAHUN 2010 TANGGAL 27 DESEMBER 2010
1.

LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG, DENGAN NAMA ATAU DALIH APAPUN, TIDAK MEMBERIKAN ATAU MENJANJIKAN, ATAU AKAN MEMBERIKAN SESUATU, KEPADA SESIAPAPUN JUGA. BAHWA SAYA, UNTUK MELAKUKAN ATAU TIDAK MELAKUKAN SESUATU, DALAM JABATAN INI, TIDAK SEKALI-KALI AKAN MENERIMA, LANGSUNG ATAUPUN TIDAK LANGSUNG, DARI SIAPAPUN JUGA, SESUATU JANJI ATAU PEMBERIAN. BAHWA SAYA, AKAN MEMENUHI KEWAJIBAN SAYA, DENGAN SEBAIK-BAIKNYA, DAN SEJUJUR-JUJURNYA, BAHWA SAYA, AKAN TAAT DAN AKAN MEMPERTAHANKAN, PANCASILA SEBAGAI DASAR IDEOLOGI NEGARA, BAHWA SAYA, SENANTIASA AKAN MENEGAKKAN, UNDANG-UNDANG DASAR 1945, DAN SEGALA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU, BAGI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BAHWA SAYA, AKAN MEMEGANG RAHASIA SESUATU, YANG MENURUT SIFATNYA, ATAU MENURUT PERINTAH, HARUS SAYA RAHASIAKAN. BAHWA SAYA, DALAM MENJALANKAN JABATAN ATAU PEKERJAAN SAYA, SENANTIASA AKAN LEBIH MENGUTAMAKAN, KEPENTINGAN NEGARA DAN DAERAH, DARIPADA KEPENTINGAN SAYA SENDIRI, SESEORANG ATAU SESUATU GOLONGAN, DAN AKAN MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN NEGARA, PEMERINTAH, DAERAH, DAN MARTABAT PEJABAT NEGARA. BAHWA SAYA, AKAN BERUSAHA SEKUAT TENAGA, MEMBANTU MEMAJUKAN, KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA PADA UMUMNYA, DAN MEMAJUKAN, KESEJAHTERAAN RAKYAT INDONESIA DI DAERAH, PADA KHUSUSNYA, DAN AKAN SETIA, KEPADA BANGSA DAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BAGI YANG BERAGAMA KRISTEN IKUTI SAYA KIRANYA TUHAN MENOLONG SAYA

BUPATI BINTAN
KATA PENGANTAR SUMPAH / JANJI JABATAN

SEBELUM SAYA MULAI MENGAMBIL SUMPAH / JANJI, SAYA INGIN BERTANYA : 1. APAKAH SAUDARA-SAUDARA BERSEDIA DIAMBIL SUMPAH/JANJI ? 2. MENURUT AGAMA APA ? SELANJUTNYA SAYA PERLU MENGINGATKAN, BAHWA SUMPAH / JANJI YANG AKAN SAUDARA-SAUDARA TERHADAP UCAPKAN DAN INI, MENGANDUNG REPUBLIK TANGGUNGJAWAB BANGSA NEGARA

INDONESIA, TANGGUNGJAWAB MEMELIHARA, DAN MENYELAMATKAN PANCASILA, DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945, SERTA TANGGUNG JAWAB TERHADAP KESEJAHTERAAN BANGSA. SUMPAH / JANJI INI, DISAMPING DISAKSIKAN OLEH DIRI SENDIRI, DAN OLEH SEMUA YANG HADIR SEKARANG, JUGA YANG PENTING DISADARI, BAHWA SUMPAH / JANJI INI, DISAKSIKAN OLEH TUHAN YANG MAHA ESA, KARENA TUHAN ITU MAHA MENDENGAR DAN MAHA MENGETAHUI. SUMPAH / JANJI INI, HENDAKNYA DIUCAPKAN DALAM KESADARAN YANG PENUH, DAN DENGAN KEMAUAN YANG SUNGGUH-SUNGGUH. SUMPAH / JANJI INI, ADALAH JANJI TERHADAP TUHAN DAN MANUSIA, YANG HARUS DITEPATI, DENGAN SEGALA KEIKHLASAN DAN KEJUJURAN. SELANJUTNYA DIHARAPKAN, AGAR SAUDARA-SAUDARA MENGIKUTI DAN MENIRUKAN, KATA-KATA SAYA DENGAN KHIDMAT.

TERTIB ACARA ACARA PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH SEKRETARIS DAERAH, PEJABAT ESELON II DAN PEJABAT ESELON III SERTA CAMAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BINTAN TAHUN 2008

1.

MENYANYIKAN LAGU INDONESIA RAYA (HADIRIN DI MOHON BERDIRI) (HADIRIN DIPERSILAKAN DUDUK KEMBALI)

2. 3.

PEMBACAAN SURAT KEPUTUSAN PELANTIKAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN SEKRETARIS DAERAH (PENGUKUH SUMPAH DIPERSILAKAN MENGAMBIL TEMPAT) (BAPAK BUPATI DIPERSILAKAN MENGAMBIL TEMPAT)

4. 5. 6. 7. 8. 9.

KATA PENGANTAR SUMPAH DILANJUTKAN DENGAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PELANTIKAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN PEJABAT ESELON II DAN III KATA PENGANTAR SUMPAH DILANJUTKAN DENGAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PELANTIKAN PENANDATANGANAN BERITA ACARA PENGAMBILAN SUMPAH DAN PAKTA INTEGRITAS (KEPADA SEKRETARIS DAERAH YANG BARU DILANTIK, PERWAKILAN PEJABAT ESELON II DAN III YANG DITUNJUK AGAR MENGAMBIL TEMPAT) (KEPADA BAPAK WAKIL BUPATI SEBAGAI SAKSI UNTUK MENGAMBIL TEMPAT) (KEPADA BAPAK WAKIL BUPATI, PENGUKUH SUMPAH DAN PEJABAT YANG BARU DILANTIK DIPERSILAKAN KEMBALI KE TEMPAT)

10. AMANAT PELANTIKAN OLEH BUPATI BINTAN 11. DOA 12. PEMBERIAN UCAPAN SELAMAT KEPADA PEJABAT YANG TELAH DILANTIK (KEPADA SUAMI / ISTRI PEJABAT YANG TELAH DILANTIK UNTUK MENGAMBIL TEMPAT)