FARMAKOKINETIKA

FARMAKOLOGI KLS X SMK FARMASI AL-WAFA

PRINSIP FARMAKOKINETIKA
Tubuh tdr dr membran2 sel Membran sel lapisan2 lipoprotein byk pori bsifat semi permeabel Mekanisme pengangkutan : - Pasif : tanpa energi scr filtrasi (hidrofil),difusi (ion anorganik) - Aktif : menggunakan energi oleh enzym mengikat zat hidrofil (glukosa, as.amino, as.lemak, vit B1,B2,B12)

Absorpsi ‡ Proses absorpsi tjd di : alat cerna.Konsentrasi obat . otot rangka.Kemampuan difusi melintasi sel membran .Btk sed ob .Kelarutan obat . paru-paru.Luas permukaan kontak ob .Cara pemakaian ob . kulit Faktor yg mempengaruhi absorpsi : .Sirkulasi pd letak absorpsi .

cairan transel. organ tertentu. tulang. jar lemak). mudah bagi yg lrt dlm lemak . albumin. jar ikat.Distribusi Absorpsi tersebar di darah membran sel efek Bbrp obat mengalami kumulasi selektif pd penyebarannya akibat transport aktif dpt sbg gudang ob (protein plasma.. Distribusi ke SSP & janin melewati sawar.

sama aktifitasnya .Metabolisme (biotransformasi) ‡ u/ mengubah sedemikian sehingga mudah diekskresi ginjal. lbh hidrofil ‡ Di retikulum endoplasma sel hati ‡ Biotransformasi : mjd lbh polar tdk larut lemak mudah diekskresi lwt ginjal ‡ Bisa bioaktivasi. detoksifikasi / bio-inaktivasi.

Inhibisi enzim .Fungsi hati .Usia .Faktor genetika .Metabolisme (biotransformasi) Hal2 yg dpt mempengaruhi metabolisme : .

Hati . co/ alkohol.Usus co/ sulfa & preparat besi ‡ ‡ - . nikotin. ob tdr.sal. Empedu .ASI.Ekskresi Terutama melalui air seni oleh ginjal Cara lain : Kulit keringat Paru-paru pernafasan keluar co/ anestetik umum . & alkaloid lain .

FARMAKODINAMIKA .

Mekanisme Kerja Obat ‡ Scr fisika. anestetik ‡ Kimia. co/ diuretik osmosis. co/ sulfonamida . co/ antasida lambung. antibiotika ‡ Kompetisi : reseptor spesifik & enzym. zat khelasi ‡ Metabolisme. laksansia.

co/ insulin. Terapi substitusi : menggantikan zat yg seharusnya dibuat o/ tubuh. tirosin . co/ analgetik 3. co/ antibiotik 2.Efek Terapi 1. Terapi kausal : pengobatan dgn meniadakan atau memusnahkan penyebab penyakit. Terapi simptomatis : pengobatan menghilangkan gejala.

Minyak sbg pelarut co/ hormon kelamin.Efek aterapi ‡ Efek jangka panjang : sustained release ‡ Efek injeksi diperpanjang dg cara : .Menggunakan kristal lebih kasar .Memperkecil daya larut obat dg zat lipofil .vasokontriktor . penisilin .

Plasebo ‡ a/ pemberian obat tanpa memiliki efek farmakodinamik ‡ Tujuan : .Uji klinis .Pelengkap / penggenap pil .Sugesti .

Efek yg Tdk diinginkan ‡ ‡ ‡ ‡ Efek samping Idiosinkrasi = efek yg berlainan Alergi = hipersensitif Fotosensitasi = kepekaan berlebih thd cahaya .

Efek Toksis ‡ Efek krn dosis tinggi ‡ Efek teratogen .

Toleransi primer . Sekunder .T. habituasi.Toleransi. adiksi ‡ a/ keadaan dmn dosis obat hrs dinaikkan trs menerus u/ mencapai efek terapeutik ‡ Macamnya : .tachyphylaxis .T. Silang .

‡ Habituasi a/ kebiasaan dlm mengkonsumsi obat ‡ Adiksi a/ ketagihan / ketergantungan jasmaniah dan rohaniah .

.Resistensi ‡ a/ suatau keadaan dmn bakteri sdh kebal thd ob. krn memiliki.

dan sebagainya . BB.Dosis ‡ Tgt faktor : usia.

mis : ob cacing ‡ Obat yg sebaiknya diberikan pd lambung kosong : 1-2 jam ac a/ penisilin. eritromysin. sefalosporin.Waktu menelan obat ‡ Obat dharapkan memberikn efek cepat sebaiknya di telan sebelum makan. ‡ Obat merangsang mukosa digunakan setelah makan .

Indeks terapi ‡ Perbandingan ED50 dan LD50 ‡ luas terapi (jarak antara LD50 dan ED50) / jarak keamanan .

Tjd resistensi .Pemborosan .Menghambat resistensi .Adisi .Kombinasi obat ‡ Antagonisme ‡ Sinergisme : .Potensiasi Kerugian .Potensiasi Keuntungan kombinasi obat : .Menambah kerja terapeutik .Takaran tdk sesuai .

Induksi enzym .Kimia : phenytoin dg kalsium. tetrasiklin dg logam valensi 2 .Kompetisi protein plasma : analgesik mendesak anti koagulan .Interaksi obat .Inhibisi enzym . penisilin dg logam Cu Pb Au.