P. 1
Scan

Scan

|Views: 390|Likes:

More info:

Published by: Lubiina Lubna Farab TransoXania on Aug 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2014

pdf

text

original

PDGK4500-67

TUGAS AKHIR PROGRAM PENDIDlKAN GURU SEKOLAH DASAR (PDGK4500)
Penting! Kerjakanlah soal ujian ini denganjujur, jika terbukti melakukan kecurangan/contekmencontek selama ujian, Anda akan dikenai sanksi akademis berupa pengurangan nilai atau tidak diluluskan (diberi nilai E). Apabila terbukti menggunakan JOKI pada saat ujian, semua mata kuliah yang ditempuh akan diberi nilai E. NILAI MAKSIMUM Baca dengan cermat kasus-kasus berikut ini, kemudian jawab pertanyaan yang mengikutinya

·

Kasus A.
Hari pertama setelah liburan selama seminggu, Pak Sukandar, yang mengajar di kelas I SD Bangun-Giri, masuk kelas dengan muka berseri-seri. Ucapan selamat pagi disambut meriah oleh anak-anak yang berdiri dengan tertib dan mengucapkan selamat pagi secara serentak. Pak Sukandar langsung mengajak anak-anak bernyanyi. Setelah itu, dengan muka ceria, Pak Sukandar memberi tanda dengan tangannya. Anak-anak diam dan memusatkan perhatiannya pada Pak Sukandar. Pak Sukandar: " Anak-anak, pergi kemana ketika libur?' Anak-anak berebut mengangkat tang an, ingin menjawab, Pak Sukandar menunjuk beberapa anak secara bergiliran untuk menjawabnya
Anak 1: " Ke pantai, mandi dan main pasir". Anak 2: U Di rumah saja" Anak 3: U Ke kebun binatang"

Bermacam jawaban muncul dari anak-anak. Pak Sukandar kemudian meminta seorang anak untuk menceritakan pengalamannya berlibur ke kebun binatang. Setelah itu, secara bergantian anak-anak lain menyebutkan nama-nama binatang. Melihat semangat anakanak, Pak Sukandar meminta anak menuliskan nama binatang yang disebutkan pada tempat yang telah disediakan di papan tulis. Tiga anak menulis nama binatang itu di papan tulis. Setelah itu, setiap anak diminta menuliskan lima nama binatang. Anak-anak tampak gembira, dan kemudian Pak Sukandar meminta semua anak menggambar binatang yang disukainya di buku masing-masing. Ketika anak-anak sedang asyik menggambar, tiba-tiba Rinto dan Toto yang duduk sebangku berkelahi. Rinto mengejek Toto dengan mengatakan bahwa kucing yang digambarnya lebih mirip tikus. Perhatian anak-anak menjadi buyar, sebagian anak berkerumunan ke dekat anak yang berkelahi. Pak Sukandar yang duduk di depan segera mendekati Rinto dan Toto. Keduanya diminta berdiri di depan kelas dan tidak boleh menggambar lagi. Anak-anak yang lain kehilangan kegembiraan. Mereka kelihatan

Paraf

~

Tanggal

6-32c/v

1 dari 3

tidak akan mendapat giliran lagi. la sering merasa mengantuk. sangat berbeda dengan suasana kegiatan di awal pembelajaran. sementara anak-anak lain berjalan perlahan-Iahan keluar kelas. Bu Rini yang duduk di depan tidak pernah tahu kalau Dony tidak mendengarkan. ia mulai menyukai IPA. Pertanyaan A 1 . Jika Anda yang menjadi Pak Sukandar. 2. tetapi harus tetap berdiri di depan kelas. khusus untuk kelas 6).PDGK4500J ketakutan. bagaimana cara Anda menangani anak yang berkelahi di dalam kelas? Kasus B. mengeluarkan komik yang dibawanya dan menyelipkannya di dalam buku Pelajaran Bahasa Indonesia./& 2 3 dan . Paraf I Tanggal b-J-((. Namun. Pak Badri selalu meminta anak-anak mengaitkan hal-hal yang sedang dibahas dengan kehidupan sehari-hari. Ketika duduk di kelas 5 SD. setelah melakukan percobaan untuk menemukan titik didih air. ia selalu ingat apa yang diamati atau hasil percobaan yang dilakukannya karena setiap akhir kegiatan kelompok atau individual anak-anak diminta membuat laporan singkat untuk dibahas dalam kelas. Bagaimana pendapat Anda tentang tindakan yang diambil Pak Sukandar terhadap dua orang anak yang berkelahi? 3. Observasi atau percobaan kadangkadang dilakukan secara individual dan kadang-kadang oleh kelompok. la membaca komik tersebut dalam hati. Dony merasa. Ketika waktu istirahat tiba. Jika direncanakan dengan matang. Rinto dan Toto tidak boleh keluar kelas. pembelajaran yang diterapkan oleh Pak Sukandar sebenarnya dapat merupakan pembelajaran tematik yang menarik. Dony kadang-kadang bosan menunggu gilirannya. Suasana kegiatan pembelajaran di kelas Pak Sukandar yang dilukiskan pada paragraf terakhir. setiap akhir pembahasan hasil observasi atau percobaan. Prestasi belajar Dony pun meningkat. la sering dipuji oleh Pak Badri karena menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu dan benar. Buatlah jaringan topik yang diikat oleh tema binatang. Namun. dalam pelajaran lain. lebih-Iebih ketika anak-anak diminta membaca bersuara secara bergilir. dan menjawab pertanyaan yang ada di buku paket secara bergilir pula. yang sesuai untuk anak kelas 1 SD. setelah dud uk di kelas 6 dan diajar oleh Pak Badri. Dony yang memang gemar membaca. la yakin. bahkan anakanak dibimbing untuk melakukan percobaan sederhana. Dony kembali merasa bosan. Pelajaran IPA merupakan pelajaran yang paling dibenci oleh Dony karena dia harus menghapal berbagai hal setiap menjelang ulangan. Misalnya. Supaya tidak dimarahi oleh Bu Rini dan tidak mengantuk. sehingga topik-topik yang akan dikaitkan dapat tergambar dengan jelas. yaitu Bahasa Indonesia yang diajar oleh Ibu Rini (kebetulan di SD tersebut diterapkan sistem guru bidang studi. Lebih-Iebih lagi. Pak Badri selalu mengajak anak-anak untuk mengamati apa yang sedang dipelajari. tanpa harus menghapal. Setelah mendapat giliran menjawab pertanyaan. anak-anak diminta memikirkan cara memasak air yang paling tepat agar cepat mendidih. Dony tidak peduli lagi dengan wacana yang sedang dibaca atau pertanyaan dalam buku teks tersebut.

Tuliskan dua keunggulan rancangan tersebut. Paraf 3 dari 3 .67 pertanyaan B PDGK4500-67 1. Identitikasi tiga hal yang membuat Dony menyukai IPA. dilihat dari hakikat pelajaran bahasa Indonesia di SD dan pendekatan belajar aktif. Jika Anda menjadi Bu Rini. dan berikan alasan masing-masing. mengapa ketiga hal tersebut Anda anggap merupakan faktor yang membuat Dony menyukai IPA. 2. cobalah rancang kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia yang mampu membuat anak-anak yang gemar membaca seperti Dony mengembangkan potensinya secara optimal.

jika terbukti melakukan kecurangan/contekmencontek selama ujian. Pada minggu lalu kita telah pelajari tentang pengertian HAM. Jadi pengertian HAM itu adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahNya yang wajib dihormati dan dijunjung tinggi oleh negara. ayo siapa lagi yang bisa"? Tutik : "Hak yang melekat pada diri manusia Pak". Coba sebutkan apa ciri khas HAM itu!" I I I Paraf 1 Tanggal 6. "Nah sebelum kita melanjutkan ke materi berikutnya. J' {tip 1 dari 3 . Tepat pukul 7.00 bel berbunyi. hukum dan pemerintah. Nah. Fadli : "HAM itu harus dihormati Pak". Kasus A Pak Suyono adalah guru salah satu SD swasta di Jakarta. Yeni : "HAM itu Hak Asasi Manusia Pak". Pak Suyono pun segera masuk kelas. sekarang mari kita lanjutkan dengan materi yang berikutnya yaitu tentang ciri khas HAM. Deklarasi Universal HAM itu dicetuskan pada tanggal 10 Desember tahun 1948" ."Wah. sekarang bapak mau tanya kepada kalian. Pak Suyono : "itu kepanjangannya Yeni. ternyata murid bapak pandai-pandai ya". yang bapak maksud di sini adalah pengertiannya"? Nadila : "Saya Pak. semua siswa bergegas masuk ke ruang kelas masing-masing. Beliau mengajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas 6. HAM itu adalah pemberian Tuhan". Sukardi : "Deklarasi Universal HAM itu dicetuskan kapan Pak"? Pak Suyono : "Coba siapa yang tahu"? Pramuja : "Tanggal1 0 Desember tahun 1948 Pak"? Pak Suyono : "Apakah betul Desi jawaban pramuja tadi"? Desi : "Betul Pak". "Anak-anak. apa pengertian HAM itu"? tanya Pak Suyono. dan selanjutnya terjadilah percakapan berikut. Setelah sefesai melakukan absensi. Pak Suyono : "Betul. semua mata kuliah yang ditempuh akan diberi nilai E. topik kita pada hari ini masih tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yaitu mengenai ciri khas HAM". Anda akan dikenai sanksi akademis berupa pengurangan nilai atau tidak diluluskan (diberi nilai E). Apabila terbukti menggunakan JOKI pada saat ujian. Pak Suyono memulai pelajaran.. Pak Suyono : "Iya betul anak-anak. Pak Suyono kemudian melakukan absensi memanggil siswanya satu persatu.I PDGK4500-65 TUGAS AKHIR PROGRAM PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (pDGK4500) Penting! Kerjakanlah soal ujian ini denganjujur. Pak Suyono : "Iya betul sekali. NILAI MAKSIMU M 1. suasana yang semula gaduh menjadi tenang dan mereka pun mengucapkan salam "Selamat pagi Pak"? "Selamat pagi" jawab Pak Suyono sambi I tersenyum.

.

: ''Tidak Pak". SuasanaSetya kelas punPak Suyono : "Maksudnya adalah Hak Asasi Manusia itu tidak dapat diwakili ataupun dialihkan kepada orang lain".". membaca Pak Suyono langsung menutup pelajaran) dengan berkata PYa sudah kalau tidak koran.".. diskusi" kata Bu : "Maksudnya tidak dapat dibagi bagaimana Pak"? Rina. diskusi.' Suasana kelas menjadi : "Pemberian Tuhan kepada setiap manusia Pak". merekaDeny sibuk mencariPak Suyono : "Iya betul. Bu Rina Manusia. dimulai dari kelompok satu" kata Bu Rina." seisi kelas serempak menjawab. kata Bu Rina. jawab Debi : "Mengapa HAM tidak boleh dicabut Pak"? mereka Pak Suyono : "HAM tidak boleh dicabut karena manusia adalah ciptaan Tuhan maka Hak serempak. Bu Rina Natanael : "Iya betul sekali.. "Masih ada contoh lain"? di meja guru. sampai jumpa pada pertemuan minggu depan". terpilih Mikhael : "Bebas berpendapat Pak". "Bagus kalau sudah selesai. Sementara Natanael : "Coba kamu Natanael". Fitri : "Berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak Pak"? Walaupun suasana kelasPak Suyono : "Betul anak-anak. sekarang bentukPDGK4500-65 kelompok masing-masing". masih banyak contoh yang lainnya". jadi berlaku untuk umum. Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri manusia dan merupakan "Sekarang hak yang diberikan sebagai karunia Tuhan". ada yang bertanyaTepat pukul 07. jawab mereka serempak.. itu yang harus kalian diskusikan. Sukma Pak : "Betul sekali. "Sudah Bu ". Terus apa lagi ciri khas HAM itu" : "Tidak membeda-bedakan antara orang kava dan orang miskin Pak". "Satu kelompok berapa orang Bu"? tanya anak-anak. Bu Rina adalah guru Pendidikan Kewarganegaraan. "Mengapa kita perlu membelajarkan demokrasi?".Sunar "Ada berapaPak Suyono : "Tepat sekali. Dari kasus di atas. "Ada 6Tedi Pak Suyono : "Betul sekali. Paraf 2 dari 3 . masing-masing : "Terus yang bisa mencabut HAM itu siapa Pak"? kelompok harusTina memilih siapaPak Suyono :" Ayo siapa yang bisa menjawabnya"? : "Tuhan Pak"? yang akanNingrum Pak Syuono :"T epat sekali. Manusia!" "Kalau sudah : "Bebas beragama Pak".. HAM itu sifatnya universal anak-anak. Hasil diskusi kelompok satu mendapat tanggapan dari beberapa orang 2. setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan dan penghidupan yang layak". Anak-anak saling berebut untuk menjawabnya.00 bel berbunyi. semua siswa yang semula berada di halaman sekolah dan ada pulaberebut masuk ke kelas masing-masing. jawab Bu Rina. Tidak lama kemudian Bu Rina masuk ke ruang kelas. pemimpinnya. tetap saja asyik Pak Suyono : "Ada pertanyaan"? (karena tidak ada yang bertanya dan waktu pun sudah habis. kata Bu Rina. HAM mengandung nilai keadilan atau persamaan. "Coba sekarang kalian beri contoh Hak Asasi kembali gaduh. Selanjutnya Bu Rina bertanya. mendapatkan setiap manusia membaca koran kesempatan yang sarna dalam memperoleh hak".. gaduh.PDGK4500-65 . (Pak Suyono lama kemudian langsung keluar kelas) Bu Rina berdiri dan berkata "Anak-anak sudah selesai diskusinya?". "Selamat pagi anak-anak" kata Bu Rina. "Selamat pagi Bu . "Satu kelompok 3-5 orang". identifikasi 3 keterampilan dasar mengajar yang diterapkan Pak untuk Suyono dan jelaskan prinsip-prinsip penerapan ke 3 keterampilan dasar membacakan hasil mengajar tersebut diskusinya. ternan diskusi. Siswa kelas 6 SO Bhineka Karya Bogor langsung menuju tempat duduknya. Bu . yang bisa mencabut HAM itu hanya Tuhan dan HAM itu tidak memimpin dapat dibagi". "Apakah hanya itu contoh dari HAM"? Rina. "Nah. anak-anak Pak Suyono : "Berhak mendapatkan perlindungan yang sarna di depan hukum Pak". Wakil dari1. "Anak-anak hari ini kita akan diskusi. Tidak ada yang bertanya. sebab di dalam HAM itu terkandung nilai kemerdekaan atau diskusi" kata Bu kebebasan". Kasus B murid. artinya malah sibuk Pak Suyono diperlakukan secara wajar dan adil. HAM itu tidak melihat latar belakang dan status sosial kelompok seseorang selain itu HAM juga tidak boleh dicabut". Nah itu tadi hanya beberapa contoh dari Hak Asasi gaduh. Terus apalagi ciri khas HAM itu"? kelompok anak: "HAM itu tidak melihat status sosial Pak"? anak?" tanyaAtik : " HAM tidak dicabut Pak"? Bu Rina. Pada kasus pembelajaran di atas metode apa yang paling dominan digunakan oleh Pak Suyono? Sebutkan metode tersebut dan jelaskan 2 kelebihan dan 2 kelompok satu kelemahannya! maju ke depan 2. silakan kalian membentuk kelompok". sekarang tolong dibacakan hasil diskusipertanyaan kasus A kalian. kebebasan beragama dan bebas berpendapat itu merupakan silakan kalian Suyono contoh dari HAM.

Bu Rina langsung menjawabnya." jawab anak-anak. Sudah sesuaikah metode yang digunakan Bu Rina dalam proses pembelajaran di atas? Jelaskan alasan Anda (minimal 3 jawaban). Anak-anak kemudian maju ke depan untuk menyerahkan hasil diskusi kelompoknya. Di antara para murid Bu Rina tidak mengomentari sedikit pun. "Waktu sudah habis anak-anak.. 3 dari 3 . Tidak lama kemudian terdengar bel berbunyi. "Baiklah kalau begitu silakan wakil kelompok dua membacakan hasil diskusi kelompoknya". tolong dikumpulkan hasil diskusinya". pertanyaan kasus B 1. Bu Rina tidak berusaha mencarikan jalan tengah sehingga diskusi berakhir tanpa adanya kesimpulan yang jelas. bahkan ketika ada pertanyaan yang menyimpang dari pokok masalah. Bu Rina langsung pergi ke luar kelas sambil berkata "Selamat siang anak-anak". "Tidak Bu. Apakah sikap Bu Rina sebagai pemimpin diskusi pada proses pembelajaran di atas sudah benar? Jelaskan alasannya! ( minimal 3 jawaban). Jelaskan tiga peranan guru dalam memimpin diskusi kelompok kecil di SD. Wakil kelompok dua pun maju ke depan. Yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan hanya anak-anak tertentu yang gemar berbicara. Sikap Bu Rina tetap sarna seperti ketika kelompok satu membacakan hasil diskusinya beliau tidak memberi komentar sedikit pun.yang memberikan saran atau masukan. bahkan ketika terjadi adu argumentasi diantara para murid. 2. Ketika ada pertanyaan dari salah seorang murid. 3. sedangkan yang lain hanya diam mendengarkan. Sampai giliran kelompok enam pun sikap Bu Rina tetap diam saja. beliau tidak memberikan komentar sedikit pun. kata Bu Rina. Setelah terkumpul semua. mereka enggan untuk menyumbangkan ide.. Beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja sambil berkata "sudah tidak ada yang menanggapi?". kata Bu Rina. apalagi anak yang pemalu atau pendiam.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->