Anda di halaman 1dari 13

Generasi Muda Sriwijaya

Bersama Tokoh Pemuda, Mahasiswa & Pelajar Tingkat Nasional Pemuda, Nasional

Hotel Bidakara Jakarta, Senin, 25 Juli 2011 Jakarta, Senin,

LATAR BELAKANG
Dalam perspektif bangsa Indonesia kita sering mendengar pernyataan bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, kita semua tak asing dengan pernyataan ini. Selain itu ada juga pernyataan bahwa masa depan terletak di genggaman para pemuda. Artinya, baik buruknya suatu masyarakat di masa depan di tentukan oleh baik buruknya pemuda di masa kini. Hal tersebutlah yang menjadi barometer dan standarisasi dalam pembinaan dan penndidikan generasi muda untuk melanjutkan estafeta perjuangan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya. Dengan demikian, sungguh banyak kewajiban seorang pemuda, tanggung jawabnya besar, dan semakin berlipat hak-hak umat yang harus ditunaikan. Seorang pemuda dituntut untuk selalu berfikir panjang ke depan, banyak bergerak dan bekerja serta bijak dalam menentukan sikap, dan yang paling utama adalah maju untuk menjadi penyelamat dan hendaknya mampu menunaikan hak-hak umat dengan baik. Dengan kata lain, pemuda sesungguhnya dituntut untuk mendidik dirinya menjadi pemuda yang memiliki jiwa-jiwa pemimpin. Dalam perjalanan perjuangan kebangkitan nasionalisme kaum muda Indonesia dapat dikatakan mengalami lima tahap gelombang besar. Pertama, gelombang nasionalis pemuda tahap pertama yang terjadi pada awal kebangkitan nasional pada tahun 1908. Kedua, gelombang nasionalis pemuda tahap kedua yang terjadi pada tahun 1928. Ketiga, gelombang nasionalis pemuda tahap ketiga dengan ditandai awal kemerdekaan tahun 1945. Keempat, gelombang nasionalis pemuda tahap keempat terjadi pada tahun 1966. Kelima, gelombang nasionalis pemuda tahap kelima terjadi tahun 1998 ditandai dengan masa reformasi.

LATAR BELAKANG
Dari kelima tahap tersebut kita harus realistis bahwa zaman yang dihadapi setiap generasi memiliki problem yang berbeda, sehingga sangat mendesak untuk kembali dilakukannya sebuah perumusan baru bagi kaum muda. Pasca reformasi 1998, konstalasi kepemimpinan pemuda semakin berkembang, hal ini searah dengan tujuan reformasi penegakkan panji-panji demokrasi disemua lini, hak-hak pemuda semakin diperhatikan, lembagalembaga kepemudaan banyak bermunculan, namun dengan berjalannya waktu demokrasi banyak disalah artikan oleh sekelompok orang hanya untuk kepentingan individu atau kelompoknya sendiri, sehingga banyak terjadi perpecahan-perpecahan yang signifikan dan konflik-konflik antar etnis, agama dan sebagainya yang berkepanjangan. Problematika yang terjadi saat ini dikalangan pemuda adalah pecahnya satu wadah organisasi kepemudaan DPP KNPI yang seharusnya sebagai lembaga representatif untuk menciptakan kader pemimpin nasional namun yang terjadi sebaliknya, dengan perpecahan semakin menghancurkan kepercayaan dikalangan tokoh-tokoh pemuda begitupun dengan pemerintah yang tidak mengakui keberadaan wadah berhimpunnya seluruh OKP tingkat nasional. Jika permasalahan ini semakin larut dan tak kunjung usai tentu akan membawa dampak negatif terhadap kepemimpinan pemuda yang katanya sebagai generasi bangsa. Dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di DPP KNPI tentu bukan hanya sekali atau dua kali dilakukan, bahkan dari pihak pemerintahpun sudah seringkali memfasilitasi dan menjadi mediator dalam hal tersebut namun tidak menemukan sebuah solusi, yang ada sebaliknya justru malah menciptakan permasalahan baru.

LATAR BELAKANG
Untuk mencari sebuah terobosan baru satu-satunya jalan adalah bagaimana kemudian seluruh OKP berkumpul dalam satu forum kemudian membicarakan bagaimana kemudian OKP tingkat nasional bisa memiliki satu wadah kembali yang di dalamnya tidak ada dualisme kepemimpinan, apakah kemudian mendorong percepatan kongres untuk mencari pemimpin baru yang dianggap representatif dikalangan pemuda tingkat nasional atau membentuk wadah baru sebagai wadah berhimpunnya seluruh OKP tingkat nasional, sehingga maksud dan tujuannya jelas tidak ada lagi istilah berlomba-lomba mencari kepentingan kelompok semata tapi bagaimana kemudian seluruh OKP dapat berjalan bersama dan bersatu untuk kepentingan bangsa dan negara. Dengan semangat dan momentum Hari Pancasila, DPP GM Sriwijaya bermaksud melaksanakan Lokakarya Pemuda Tingkat Nasional dengan Tema Perpecahan Pemuda Kaderisasi Kepemimpinan Di Tengah

guna membangun paradigma baru yang lebih mengedepankan semangat

kebersamaan yang dibingkai dengan idealisme dan berlatar moralitas yang kuat untuk mendorong pemuda Indonesia bangkit dari krisis kepemimpinan.

TUJUAN KEGIATAN

Mencari solusi kongkrit dalam menghadapi perpecahan dalam wadah berhimpunnya OKP tingkat nasional Sebagai media komunikasi pemuda tingkat nasional untuk menumbuh kembangkan semangat generasi muda Indonesia Mendorong tumbuhnya persatuan dan kesatuan pemuda tingkat nasional Membangun langkah dan solusi baru dalam menyelesaikan problematika yang terjadi dikalangan pemuda saat ini Mendorong terwujudnya generasi muda yang menjunjung tinggi akan kesatuan dan persatuan

NAMA, TEMA & TEMPAT KEGIATAN

LOKAKARYA PEMUDA TINGKAT NASIONAL


Kaderisasi Kepemimpinan di Tengah Perpecahan Pemuda

HOTEL BIDAKARA JAKARTA SENIN, 25 JULI 2011

AGENDA ACARA
WAKTU
08.00 09.00 09.00 10 .00
Registrasi Peserta Pembukaan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Sambutan Ketua Pelaksana Sambutan Ketua Umum DPP GM Sriwijaya Sambutan Sekaligus Membuka Acara oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI All Asep Saiful Bahri Dr. Ilyas Indra. SH. MH Dr. Andi A Mallarangeng

KEGIATAN
Panitia

KETERANGAN

DISKUSI I 10.00 12.30


Kaderisasi Kepemimpinan Di Tengah Perpecahan Pemuda Dr. Wawan H Purwanto Ir. Akbar Tanjung Drs. Sakhyan Asmara

12.30 13.30

I S T I R A H A T, S H O L A T, M A K A N

DISKUSI II 13.30 16.00


Kaderisasi Kepemimpinan Di Tengah Perpecahan Pemuda Hayono Isman Dr. Alfitra Salamm Dr. Adhyaksa Dault

16.00 16.30

PENUTUP

All

ESTIMASI BIAYA
Kebutuhan Kesekretariatan Backdrop, Spanduk, Umbul-umbul Sewa Gedung Sewa Penginapan Panitia Distribusi Undangan & Sosialisasi Dokumentasi ( Video Shooting & Photo ) Media massa Konsumsi Panitia Konsumsi peserta Sertifikat peserta Paket Seminar Kit (Tas, Makalah, Buku, Pulpen, Note Book, Batik) Plakat, Piagam & Souvenir Pembicara Fee & Transportasi Pembicara Transportasi dan Mobilitas Panitia Transportasi peserta Transportasi panitia Satuan 3,000,000 5,000,000 5,000,000 600.000 5,000,000 2,000,000 500,000 150,000 150,000 10.000 150,000 500,000 1,000,000 2.000,000 300,000 700.000 Unit 1 1 I 3 1 1 6 20 200 200 200 6 6 200 20 Jumlah 3,000,000 5,000,000 5,000,000 1.800.000 5,000,000 2,000,000 3,000,000 3,000,000 30,000,000 2.000,000 30,000,000 3,000,000 6,000,000 2,000,000 60,000,000 14.000.000 174,800,000

JUMLAH TOTAL

TERBILANG : SERATUS TUJUH PULUH EMPAT JUTA DELAPAN RATUS RIBU RUPIAH

PESERTA
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

DPP AMDI DPP AMII PIMNAS AMK PP AM-MDI DPP AMPG DPP AMPI DPP AMSI DPP AMTI PP Angkatan Puteri Alwashliyah DPP BKPRMI BKN FOKUSMAKER DPP BMD PP Brigade Hizbullah Bulan Bintang DPN BMDS DPP BM KOSGORO 57 DKN BMP PP FATAYAT NU DPP BPB GERAK API PP FKDMI

21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

DPP BM PAN DPP PDIB FKMB DPP FPB DPP FPMI DPP GPPI DPN GMMP DPP GEMA BUDHI DPP GMD PP GM FKPPI DPP GM GAKARI DPP GMKP DPP GMKB PP GARUDA KPPRI DPP GEMAKU DPP GM KOSGORO DPP GEMA MA DPP GEMA MKGR PP GMPI PP GMP

41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60.

DPP GM PARMUSI DPP GM KIARA DPP GM SRIWIJAYA DPP GM TRIKORA DPP GM WJI DPP GAMKI DPP GANNAS PN GMII DPN GEMA KOSGORO PP GMKI DPP GEMURA DPN GEMA KEADILAN DPP GEMA 165 PP GPA PP GP ANSOR DPP GEPURA DPP GPI PP PI PP GPII DPP GPK

PESERTA
61. 62. 63. 64. 65. 66. 67. 68. 69. 70. 71. 72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. 80.

DKN GARDA BANGSA MPP GPS PP HIMMAH PP HIKMAHBUDHI PB HMI PP HIMA PERSIS PP HIMI PERSIS PB HPMIG DPP HPPI BPP HIPMI DPP IARMI PB IKAMI SULSEL DPP IMM PP IPM PP IPNU PP IPPNU DPP IPK DPP IPTI PP ALWASHLIYAH PB IPPI

81. 82. 83. 84. 85. 86. 87. 88. 89. 90. 91. 92. 93. 94. 95. 96. 97. 98. 99. 100.

PB ISARAH DPP IMDI DPP KMD DPP KB PEMUDA JUSTITIA DPP KBPPP PP KAMMI KONAS MENWA DPP KNPD GARDA PETA DPP KOMUNITAS SIAGA SATRIA GERINDRA PP KMHDI PP PKPI PB KOHATI PB KOPPRI DPP PEMUDA LIRA DPP MAPANCAS DPP MPI DPP MASIKA ICMI PP NASIYATUL AISYIAH

101. 102. 103. 104. 105. 106. 107. 108. 109. 110. 111. 112. 113. 114. 115. 116. 117. 118. 119. 120.

PB PII PB PEMUDA AL IRSYAD PB HPA PP PBB DPP PDI DPP PEMUDA HANURA DPP PTI DPP PI PP PEMUDA KHATOLIK PP PEMUDA MUHAMMADIYAH PB PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA DPP IRINYI MABES PPM BKN BMP DPP PPNI DPP PPI DPP PP APRI PP PEMUDA PERSIS PP PEMUDA SENKOM DPP PSB

PESERTA
121. 122. 123. 124. 125. 126. 127. 128. 129. 130. 131. 132. 133. 134. 135. 136. 137. 138. 139. 140.

PP PEMUDI PERSIS PB PMII DPP PERMAHI PP PMKRI DPP PPGI DPN PERADAH PN KOMTI DPP PENA DPP LPPHI PRESIDIUM GMNI DPP GMI DPN PRES PEMUDA INDONESIA PP PURNA PASKIBRAKA INDONESIA DPP PPMI RELAWAN RUMAH ZAKAT DPP SAPMA PP DPP SRIKANDI PP DPP WKI DPP WMN DPP HAMDAS

141. 142. 143. 144. 145. 146. 147. 148. 149. 150. 151. 152. 153. 154. 155. 156. 157. 158. 159. 160.

DPP IPPI DPP GEPAK BEM UNIVERSITAS TRISAKTI BEM UIN JAKARTA BEM UNJ BEM PTIQ BEM UNIVERSITAS PARAMADINA BEM UI BEM UNIVERSITAS MERCUBUANA BEM UNIVERSITAS PANCASILA BEM UNAS BEM UNIVERSITAS BUNG KARNO BEM UNIVERSITAS DARMAPERSADA BEM UIJ BEM UNIVERSITAS AZZAHRA BEM UNIVERSITAS BUDI LUHUR BEM UNIVERSITAS JAYA BAYA BEM UNIVERSITAS BOROBUDUR BEM UNIVERSITAS MPU TANTULAR BEM UNIVERSITAS GUNADHARMA

161. 162. 163. 164. 165. 166. 167. 168. 169. 170. 171. 172. 173. 174. 175. 176. 177. 178. 179. 180.

BEM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BEM UNIVERSITAS TARUMA NEGARA BEM UNIVERSITAS PROF. HAMKA BEM UPN BEM YARSI BEM IBBI BEM IBN BEM UNIVERSITAS ASYAFIIYAH BEM UPI BEM UKI BEM UNIVERSITAS ESA UNGGUL BEM UNIVERSITAS ATTHAHIRIYAH BEM STIAMI BEM STMIK GLOBAL BEM LP3I BEM STMIK BIDAKARA BEM UNIVERSITAS 17-08-1945 BEM IMMI BEM IPB BEM UIK

KEPANITIAAN

Penasehat

: Dr. Andi. A. Mallarangeng (MenteriPemuda dan Olahraga RI) : Dr. Alfitra Salamm, APU (Deputi Bidang Pemberdayaan Kemenpora RI) : Ilyas Indra Damar Jati (Ketua Umum DPP GM Sriwijaya)

Panitia Pelaksana Ketua Sekretaris Bendahara Anggota : Asep Saiful Bahri : Dwi Enggal : Siti Fatimah : Zulfison : Anwar Atmojo : Arif Armanda : K. Sugiharso : Elisa Yunani : Jople Suwarno

PENUTUP
Demikian proposal ini dibuat, semoga kegiatan ini dapat memberikan maanfaat dan dampak positif bagi semua pihak, terutama untuk peningkatan pemberdayaan pemuda Indonesia. Jakarta, 10 Juni 2011 PANITIA PELAKSANA LOKAKARYA PEMUDA TINGKAT NASIONAL KETUA , SEKRETARIS,

Asep Saiful Bahri Mengetahui, Ketua Umum DPP GM Sriwijaya

Dwi Enggal Saridjo

Ilyas Indra Damar Jati