P. 1
Pasar Modal vs Pasar Uang

Pasar Modal vs Pasar Uang

|Views: 546|Likes:
Dipublikasikan oleh Hisar Winson Pangaribuan

More info:

Published by: Hisar Winson Pangaribuan on Aug 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/21/2013

pdf

text

original

Pasar Modal vs Pasar Uang Persamaan: y Sama-sama bagian dari pasar keuangan.

y Mempunyai fungsi yang sama, yakni menjembatani antara yang surplus keuangan dengan yang defisit keuangan. y Keduanya sama-sama lebih likuid dibandingkan dengan bila investasi di tanah, properti, deposito dan beberapa investasi yang lain Perbedaan: Pasar Uang Pasar Modal 1. Bersifat jangka pendek, <270 hari, dengan empat Bersifat jangka panjang, dengan tiga produk produk utama, yakni: tabungan, (sertifikat) utama: saham, obligasi dan reksa dana deposito, SBI dan Comercial Paper (CP) 2. Transaksinya Ada di Bank Transaksinya yang awalnya hanya ada di lantai bursa, kini ada di hampir semua perusahaan sekuritas yang menjadi anggota bursa di BEI. Remote trading --- tinggal teltpon Dengan online trading--- melalui internet jual & beli 3. Otoritas tertinggi ada pada BI Otoritas tertinggi ada di departement Keuangan melalui BAPEPAM 4. Produk turunannya: reksa dana pasar uang (yang Mempunyai beberapa produk turunan: opsi, warrant dan jg diperdagangkan di pasar modal). right, (selain reksa dana) 5. Tidak selalu ada pasar sekundernya (non Karena bersifat jangka panjang, umunya ada pasar marketted), kecuali SBI dan Comercial Paper (CP) sekundernya. 6. Risiko dan returnnya lebih fluktuatif: risiko Risiko dan returnnya relatif stabil tinggai namun menjanjikan return yang besar

Produk-produk Bank Baik Tabunga ATM Kredit (KPR, KPA, KKB) Deposito Kartu Kredit Buruk Asuransi Tagiahan Kartu kredit, credit shield Tawaran dana Tunai/ belanja barang dgn mengangsur Tawaran Bunga kredit 0% (yg tdk masuk akal) Tabungan pendidikan (sebenarnya yieldnya jauh lebih rendah dari deposito) Kartu kredit sebagai alat utang Deposito dual Currency

Exchange Traded Fund (ETF) adalah: produk reksadana terbuka yang b erbasis indeks LQ 45 yang unit penyertaannya diperdagangkan seperti saham di BEI. Sehingga usaha diversifikasi investasi dapat dilakukan sekalipun dengan modal investasi yang relatif kecil. Tujuannya adalah diversifikasi investasi pada pasar modal sehingga resiko dapat ditekan (diperkecil) sekalipun dengan modal investasi yang relatif kecil. Keunggulan ETF: y Biaya transaksinya lebih lebih rendah jika dibandingkan dengan saham y Tranparancy. Jika dibandingkan dengan reksadana maka produk ETF lebih transparandalam hal penghitungan Nilai Aktiva Bersihnya y Dividen pada reksa dana saham kovensional selalu di reinvestasikan, sedangkan pada ETF dividen akan di bagikan setiap semester. Risiko ETF: y Risiko Pasar, artinya karena fluktuasi harga saham, misal karena ekonomi makro y Strateginya pasif, tidak seperti pada manajement investasi pada reksa dana yang melakukan diversifikasi dengan strategi aktif 1

Prosedur IPO: y

2

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->