Anda di halaman 1dari 28

Pembimbing : dr. Gunawan Hostiadi, Sp. KK Prof. dr. Bambang Suhariyanto, Sp.

KK (K)

dalam bahasa latin artinya serangan gambaran seperti letusan berkopeng, nampak pada daerah permukaan kulit Penyakit kulit karena infeksi bakteri Ada dua tipe : - impetigo non-bullosa (impetigo krustosa atau impetigo kontagiosa - impetigo bullos
Impetigo

Definisi Prognosis Epidemiologi

Penatalaksanaan Impetigo kontagiosa Diagnosis banding

Etiologi

Faktor predispopsisi

Diagnosis Gejala klinik

Patogenesis

Bentuk

impetigo sederhana, menyerang eidermis, dimana gambaran yang paling dominan adalah krusta yang khas, berwarna kuning kecoklatan seperti madu berlapis lapis

kontagiosa >> impetigo bullosa 70% terjadi pada anak kurang dari 15 thn Terjadi pada musim panas dan daerah lembab Anak-anak prasekolah dan sekolah paling sering terinfeksi
Impetigo

Staphylococcus

aureus Streptococcus group A beta-hemolitikus (Streptococcus pyogenes).

Daerah

tropis

Musim panas

Higiene

kurang atau buruk

Trauma ( gigitan serangga, abrasi, dll )

Infeksi bakteri

Eksotoksin

Ruam pada daerah lesi

Menyebar keseluruh tubuh ( hidung, mulut, leher dan ekstremitas )

Gatal Gejala

konstitusi (-) Prdileksi : wajah >> (sekitar lubang hidung dan mulut ) Lesi awal : makula eritematosa (1-2 mm) vesikel atau bula, dinding vesikel tipis pecah sekret seropurulen kuning kecoklatan (seperti madu) kering krusta berlapis-lapis mudah dilepas daerah erosif sekret krusta kembali menebal

anamnesis

Pemeriksaa n fisik

Pemeriksaa n penunjang

-Gejala klinis -- faktor predisposisi

-Makula eriteamtosa - vesikel dan bula -Pustula -krusta

-Lab (leuokosit) -Urinalisis -Imunologis -Pemeriksaan mikrobiologi

Ektima Dermatitis

Umum

: - memperbaiki keadaan higiene penderita dan lingkungan - menjauhkan anak-anak yang sehat dari anak-anak yang menderita impetigo kontagiosa

Khusus 1.

Pengobatan topikal - antibiotik : - mupirocin : 3-5x/hari selama 714 hari - retapamulin salep 1% - gentamisin salep - desinfektan : - hydrogen peroksida 1% krim

Pengobatan

sistemik - antibiotik : - dicloxacillin - clindmycin - antihistamin - loratadine

- sefaleksim - eritomycin - cetirizin

glomerulonefritis

Ad

bonam

Identitas

pasien : An. S : Perempuan : 6 tahun : Jawa : Islam : kalisat, Jember

Nama Jenis kelamin Usia Suku Agama Alamat

Keluhan utama luka disekitar hidung dan mulut Riwayat penyakit sekarang satu minggu yang lalu disekitar hidung dan mulut timbul lepuh lepuh seperti disundut rokok yang berisi cairan yang makin lama makin membesar, kemudian pecah, keluar cairan dan mengering berwarna kuning, lama kelamaan pasein merasa gatal dan mulai menggaruk luka yang kering hingga berdarah. Pasien tidak demam

Riwayat penyakit dahulu pasien tidak pernah sakit seperti ini Riwayat penyakit keluarga tidak ada keluarga pasien yang mengalami keluhan seperti pasien Riwayat pengobatan desolex Riwayat alergi penderita tidak pernah alergi terhadap makanan maupun obat-obatan

Status

generalis : dbN Status lokalis : lokasi : regio nasal dan regio labialis effloresensi : terdapat makula eritematosa batas tegas, vesikel vesikel, bula yang sudah pecah dengan ukuran bervariasi, juga tampak krusta-krusta yang menutupi, berwarna coklat kekuningan.

Impetigo Ektima

kontagiosa

Dermatitis

Diagnosis kerja
Impetigo kontagiosa

Antibioti

topikal : mupirocin salep 3x/hari selam 10 hari Antibiotik sistemik : ampicillin 250 mg 3x1 Antihistamin : cetirizin 1x1

kebersihan tubuh, mandi teratur engan sabun mandi, pakaian, handuk, sprei sering diganti dan dicuci dengan air panas Hindarkan pasien dengan anak-anak lain yang sehat agar tidak tertular
Menjaga

Terima kasih...