Anda di halaman 1dari 8

PT ASTRA HONDA

1. PROFIL
Nama Perusahaan : PT Astra Honda Motor Status Perusahaan Status Investasi Alamat : Perseroan Terbatas : PMA (Penanaman Modal Asing) : Kantor Pusat & Plant 1 (Sunter) Jl. Laksda Yos Sudarso - Sunter I Jakarta 14350 Tel. +6221.6518080, 30418080 (Hunting) Fax. +6221.6521889, 6518814 Dies & Mould Division Jl. Pulo Ayang Raya, Blok FF No. 2 Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Timur Tel. +6221.4602574-6 Fax. +6221.4608904 AHM Training Centre Jl. Agung Timur IX Blok O1 Kav. 25-26, Sunter II Jakarta 14350 Tel. +6221.65308080 Fax. +6221.6510460

Plant 2 (Pegangsaan Dua) Jl. Raya Pegangsaan Dua KM 2,2 Kelapa Gading Jakarta 14250 Tel. +6221.46822510 Fax. +6221.4613640 Plant 3 (Cikarang Barat) Jl. Raya Kalimantan Blok AA Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, Jawa Barat Tel. +6221.89981818 Fax. +6221.8980859 Jam Kerja: Kantor : Pabrik : Shift I : Shift II : Shift III :

AHM Parts Centre Jl. Tipar Inspeksi Cakung Drain Cakung Barat, Jakarta 13910 Tel. +6221.46835020 Fax. +6221.46835025

07.30 - 16.30 WIB 07.00 - 16.00 WIB 16.00 - 24.00 WIB 24.00 - 07.00 WIB

Tanggal Pendirian : 11 Juni 1971 sebagai PT Federal Motor 31 Oktober 2000 merger menjadi PT AHM Jenis Produk : Sepeda Motor - Tipe Cub/Bebek Honda Absolute Revo 110 Honda Blade Honda Supra X 125 R Honda Supra X 125 PGM-FI Honda Revo AT

- Tipe Sport Honda City Sport 1 Honda Mega Pro Honda Tiger - Tipe Skutik Honda BeAT Honda Vario Honda Vario Techno Honda Scoopy Honda PCX Kepemilikan : 50% PT. Astra International Tbk 50% Honda Motor Co., Ltd : Terpasang : 3.500.000 unit/tahun

Kapasitas Produksi

Referensi Standar :

JIS (Japan Industrial Standard) SII (Standar Industri Indonesia) SNI (Standar Nasional Indonesia) HES (Honda Engineering Standard) ISO 9001 ISO 14001 ISO 17025 OHSAS 18001

Aktivitas

: Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), Manufaktur, Perakitan dan Distributor Sepeda Motor HONDA

Jumlah Karyawan : 16.021 orang (Juni 2010) Jumlah Produksi : 1998 : 286.000 unit 1999 : 288.888 unit 2000 : 488.888 unit 2001 : 940.000 unit 2002 : 1.460.000 unit 2003 : 1.570.000 unit 2004 : 2.037 000 unit 2005 : 2.652 000 unit 2006 : 2.350.000 unit 2007 : 2.138.000 unit 2008 : 2.874.576 unit 2009 : 2.710.575 unit Website : http://www.astra-honda.com

2. SEJARAH PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down).

Tipe sepeda motor yang pertama kali di produksi Honda adalah tipe bisnis, S 90 Z bermesin 4 tak dengan kapasitas 90cc. Jumlah produksi pada tahun pertama selama satu tahun hanya 1500 unit, namun melonjak menjadi sekitar 30 ribu pada tahun dan terus berkembang hingga saat ini.Sepeda motor terus berkembang dan menjadi salah satu moda transportasi andalan di Indonesia. Kebijakan pemerintah dalam hal lokalisasi komponen otomotif mendorong PT Federal Motor memproduksi berbagai komponen sepeda motor Hondatahun 2001 di dalam negeri melalui beberapa anak perusahaan, diantaranya PT Honda Federal (1974) yang memproduksi komponen-komponen dasar sepeda motor Honda seperti rangka, roda, knalpot dan sebagainya, PT Showa Manufacturing Indonesia (1979) yang khusus memproduksi peredam kejut, PT Honda Astra Engine Manufacturing (1984) yang memproduksi mesin sepeda motor serta PT Federal Izumi Mfg.(1990) yang khusus memproduksi piston. Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini. Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Japan. Saat ini PT Astra Honda Motor memiliki 3 fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi Sunter, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik ke dua berlokasi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, serta pabrik ke 3 yang sekaligus pabrik paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ke 3 ini merupakan fasilitas pabrik perakitan terbaru yang mulai beroperasi sejak tahun 2005. Dengan keseluruhan fasilitas ini PT Astra Honda Motor saat ini memiliki kapasitas produksi 3 juta unit sepeda motor per-tahunnya, untuk permintaan pasar sepeda motor di Indonesia yang terus

meningkat. Salah satu puncak prestasi yang berhasil diraih PT Astra Honda Motor adalah pencapaian produksi ke 20 juta pada tahun 2007. Prestasi ini merupakan prestasi pertama yang yang berhasil diraih oleh industri sepeda motor di Indonesia bahkan untuk tingkat ASEAN. Secara dunia pencapaian produksi sepeda motor Honda 20 juta unit adalah yang ke tiga, setelah pabrik sepeda motor Honda di Cina dan India. Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelannggan sepeda motor Honda, saat PT Astra Honda Motor di dukung oleh 1.600 showroom dealer penjualan yang diberi kode H1, 3.800 layanan service atau bengkel AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dengan kode H2, serta 6.500 gerai suku cadang atau H, yang siap melayani jutaan penggunaan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. Industri sepeda motor saat ini merupakan suatu industri yang besar di Indonesia. KaryawanPT Astra Honda Motor saja saat ini berjumlah sekitar 13.000 orang, ditambah 130 vendor dan supplier serta ribuan jaringan lainnya, yang kesemuanya ini memberikan dampak ekonomi berantai yang luar biasa. Keseluruhan rantai ekonomi tersebut diperkirakan dapat memberika kesempatan kerja kepada sekitar 500 ribu orang. PT Astra Honda Motor akan terus berkarya menghasilkan sarana transportasi roda 2 yang menyenangkan, aman dan ekonomis sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat Indonesia. 3. SEKILAS AHM Pertumbuhan konsumen sepeda motor meningkat luar biasa. Di tengah -tengah persaingan yang begitu tajam akibat banyaknya merek pendatang baru, sepeda motor Honda yang sudah lama berada di Indonesia, dengan segala keunggulannya, tetap mendominasi pasar dan se kaligus memenuhi kebutuhan angkutan yang tangguh, irit dan ekonomis.Menjawab tantangan tersebut, organisasi yang berada di balik kesuksesan sepeda motor Honda di Indonesia terus memperkuat diri. PT Astra Honda Motor merupakan sinergi keunggulan teknologi dan jaringan pemasaran di Indonesia, sebuah pengembangan kerja sama antara Honda Motor Company Limited, Jepang, dan PT Astra International Tbk, Indonesia. Keunggulan teknologi Honda Motor diakui di seluruh dunia dan telah dibuktikan dalam berbagai kesempatan, baik di jalan raya maupun di lintasan balap. Honda pun mengembangkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yaitu mesin "bandel" dan irit bahan bakar, sehingga menjadikannya sebagai pelopor kendaraan roda dua yang ekonomis. Tidak heran, jika harga jual kembali sepeda motor Honda tetap tinggi.Astra International memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang kebutuhan para pemakai sepeda motor di Indonesia, berkat jaringan pemasaran dan pengalamannya yang luas. Astra juga mampu memfasilitasi pembelian dan memberikan pelayanan purna jual sedemikian rupa sehingga brand Honda semakin unggul.

PT Astra Honda Motor, perusahaan yang menjalankan fungsi produksi, penjualan dan pelayanan purna jual yang lengkap untuk kepuasan pelanggan dan memiliki: 4. VISI DAN MISI Visi To Be Number One Market Driven Trend-setter motorcycle Company in Indonesia in term of customer satisfaction the empowered human capital guided by shared values. Misi To provide mobility solution which exceed customer expectation with the best value motorcycle & Its related products, thru empowered human capital for the benefit of all stakeholders.

ANALISIS PORTER
1. Perseteruan diantara pesaing baru Intensitas perseteruan di antara perusahaan yang bersaing biasanya cukup berpengaruh di an tara lima kekuatan. Kalau perseteruan diantara perusahaan yang bersaing meningkat, maka laba industri akan menurun. Perubahan dalam strategi dalam perusahaan dapat diimbangi dengan penbalasan gerakan penyeimbang seperti : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Menurunkan harga Meningkatkan mutu Menambah sifat Menyediakan pelayanan yang lebih baik lagi Memperpanjang garansi Meningkatkan produksi iklan Selalu membuat inovasi produk baru

Salah satu contoh perusahaan yang merupakan pesaing baru dan sekaligus mengadakan perseteruan dengan PT. Astra Honda adalah PT. Yamaha.
y

Skala Ekonomi Dari segi penjualan, penjualan PT. Yamaha di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan setiap tahunnya.kita sendiri bisa melihat banyaknya pengguna salah satu produk dari PT. Yamah ini,yaitu motor.bisa diperkirakan lebih dari sejuta pengguna motor yamaha di indonesia,ini membuktikan bahwa produk dari PT. Yamaha banyak diminati oleh masyrakat indonesia Differensiasi Produk Produk yang dihasilkan memang lain dari pada yang lain dan tent nya sangat berbeda u dengan Honda, Yamaha menciptakan alat trasnsoprtasi yang memiliki perbedaan/diferensiasi dari Honda,baik dari segi mesin maupun fitur-fitur yang lain. Modal

Didukung dengan modal yang besar, maka perusahaan ponsel Yamaha dapat menyuguhkan berbagai macam teknologi didalam sebuah kendaraan bermotor.
y

Biaya Peralihan Untuk Memasuki Saluran Distribusi Konsumen tidak harus mengeluarkan biaya yang lebih untuk beralih ke produk Yamaha, karena dari segi harga,produk dari Yamaha relatif sama dibandingkan produk-produk yang ditawarkan oleh Honda. Pengalaman Perusahaan Perusahaan yamaha ini memiliki pengalaman dalam bidang industri transoprtasi. Oleh karena itu,mereka dapat menciptakan produk yang kreatif dan inovatif dibanding PT.Honda.

2. Persaingan industri Jika perusahaan baru dengan mudah masuk ke industri tertentu, maka intensitas persaingan di antara perusahaan akan meningkat. Akan tetapi, hambatan untuk masuk dapat termasuk keperluan untuk memperoleh skala ekonomi. 1. Jumlah Pesaing Banyak atau Seimbang Jumlah pesaing dalam produk kendaraan bermotor yang harus dihadapi oleh Honda sangatlah banyak mulai dari Kawasaki yang menyediakan kendaraan bermotor dengan tampilan yang berbeda,yang lebih sporty dan dinamis hingga motor harey davidson l yang memiliki nilai kelas sosial yang tinggi. Selain itu ada juga ada produk dalam negeri seperti sanken. 2. Pertumbuhan Industri yang Lamban Tingkat persaingan yang ada saat ini membut pertumbuhan di dalam PT. Honda itu sendiri menjadi lambat. 3. Biaya Tetap Biaya tetap yang harus dikeluarkan untuk memproduksi Motor dengan berbagai macam fitur dan gaya sangatlah tinggi karena adanya persaingan yang tinggi. Hal ini juga disebabkan karena seluruh perusahaan memproduksi motor berlomba-lomba untuk menciptakan motor dengan kualitas yang tinggi. 4. Tidak Ada Biaya Peralihan Dalam hal ini konsumen akan diuntungkan karena tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk berganti-ganti merek motor yang mereka sukai. Karena setiap merek motor telah menawarkan produk yang beragam dengan harga yang beragam pula. Sehingga tidak jarang ada harga yang sama untuk memperoleh motor dengan jenis yang sama didalam merek motor yang berbeda. 5. Hambatan Pengunduran Diri yang Tinggi

Biaya tetap yang harus dikeluarkan oleh perusahaan serta persaingan yang tinggi dalam industri transportasi membuat perudahan sulit untuk melakukan pengunduran diri dalam bidang industri tersebut. 3. Pengembangan potensial dari produk pengganti Dalam berbagai industri, perusahaan bersaing cukup ketat dengan produsen produk pengganti dalam industri lain. Adanya produk pengganti menempatkan batas atas dari harga yang dapat ditetapkan sebelum konsumen akan berpindah ke produk pengganti. Kekuatan persaingan dari produk pengganti paling baik diukur dengan pangsa pasar yang direbut oleh produk tetentu, disamping rencana perusahaan itu yang meningkatkan kapasitas dan penetrasi pasar. Salah satu contoh produk pengganti dari motor ini adalah sepeda.salah satu merk produk yang lumayan terkenal adalah POLYGON.

4. Kekuatan menawar dari pemasok Kekuatan menawar dari pemasok mempengaruhi intensitas bersaing dalam suatu industri, terutama kalau jumlah pemasok banyak, kalau hanya sedikit bahan baku pengagnti baik, atau kalau biaya pengganti bahan baku amat tinggi. Kekuatan tawar-menawar pemasok dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah. Manajemen Strategi perusahaan : Sering demi kepentingan pemasok dan produsen untuk saling membantu dengan harga yang wajar, mutu yang diperbaiki, pengembangan pelayan baru, penyerahan barang tepat waktu, dan mengurangi biaya sediaan. sehingga meningkatkan kemampuan meraih laba jangka panjang bagi semiua pihak terkait. 5. Kekuatan menawar dari konsumen Jika pelanggan terkonsentrasi atau jumlahnya besar atau membeli dalam jumlah banyak, maka kekuatan menawarnya merupakn kekuatan utama yang mempengarihi intensitas persaingan dalam suatu industri. perusahaan pesaing mungkin menawarkan garansi lebih panjang atau pelayanan khusus untuk memperoleh loyalitas pelanggan kalau kekuatan menawar dari konsumen cukup besar. Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost Manajemen Strategi perusahaan : 1. meningkatkan barang yang lebih berkualitas

2. menawarkan garansi 3. meningkatkan pelayanan khusus.

Anda mungkin juga menyukai