Anda di halaman 1dari 4

PACAR AIR Nama latin: Impatiens balsamina L.

Nama daerah: Gembong; Pacar banyu; Pacar toyo; Paru inai; Bunga tabo; Laka kecil; Bunga jawelu Deskripsi tanaman: Herba tegak, batangnya berair, tinggi 0,3-0,8 m. Daun berbentuk mata tombak, sampai pangkal bergerigi tajam, ukuran 6-15 kali 2-3 cm. Bunga bertangkai terdiri atas 1-3 buah, kelopak samping 2 mm berbentuk corong miring menyerupai taji sepanjang 20 mm. Bermahkota 5 lembar, 4 berbentuk jantung terbalik berkuku dan yang kelima lepas. Buah berbentuk elips, pecah menurut ruang secara tiba-tiba Habitat: Tumbuh di pekarangan rumah pada ketinggian 1-900 m dpl Bagian tanaman yang digunakan: Biji ; Bunga ; Daun. Kandungan kimia: Minyak lemak; Ikatan naftokinon; Lawsoue. Khasiat: Antirematik; Emenagog. Nama simplesia: Impatiens balsaminae Semen, Impatiens balsaminae Flos Resep tradisional:
Haid tidak teratur

Bunga pacar air segar 6 g; Rimpang temu putih 6 g; Daun jung rahab 4 g; Air 115 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml. Kanker Biji pacar air 4 g; Daun tapak dara 4 g; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Morfologi tumbuhan Pacar air merupakan tanaman terna berakar serabut, berbatang basah, lunak, bulat, bercabang, warna hijau kekuningan. Pacar air biasanya ditanam sebagai tanaman hias dengan tinggi 30-80 cm. arah tumbuhnya tegak dan percabangannya monopodial. Pacar air mempunyai daun tunggal, tersebar, berhadapan atau dalam karangan. Bentuk daun lanset memanjang, pinggirnya bergerigi, ujung meruncing, tulang daun menyirip. Warna daun hijau muda tanpa daun penumpu, jika ada daun penumpu bentuknya kelenjar. Bagian bawah membentuk roset akar. Tulang daun menyirip. Luas daunnya sekitar 2 sampai 4 inchi. Pangkal daun bergerigi tajam, ujung daun runcing. Buah pada tumbuhan pacar air terdiri dari bakal buah menumpang, beruang 4-5. Dalam satu ruangan tersebut terdapat dua atau lebih bakal biji. Buah membuka kenyal dan termasuk buah batu dengan 5 inti. Bentuk buah elliptis, pecah menurut ruang secara kenyal. Benihnya endospermik. embrio akan mengalami diferensiasi. Tumbuhan ini juga memiliki aneka macam warna bunga, ada yang putih, merah, ungu, kuning, jingga. Jika pacar air yang berbeda warna disilangkan, maka akan terbentuk keturunan yang beraneka ragam, berkelamin 2, di ketiak. Daun kelopak 3 atau 5, lepas atau sebagian

melekat, bertaji. Daun kelopak samping berbentuk corong miring, berwarna dan terdapat noda kuning di dalamnya, sedikit di atas pangkal Kandungan kimia Pada bunga terkandung antosianin (sianidin, delpinidin, pelargonidin, malpidin), kamferol, biji mengandung saponin, fixel oil, kuersetin dan akar mengandung sianidin monoglikosida (Yuniarti, 2001). 2.1.5 Khasiat tumbuhan Tumbuhan pacar air dapat mengobati keputihan, nyeri haid, radang usus buntu, kronis, antiinflamasi, patah tulang atau retak, mengurangi rasa nyeri, bisul, radang kulit, radang kuku, meluruhkan haid, mempermudah persalinan dan mengobati kanker saluran pencernaan (Arief, 2005). Jaringan pada akar pacar air (Imperata)
Struktur Anatomi Akar, secara umum struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, sistem jaringan dasar berupa korteks, endodermis, dan empulur; serta sistem berkas pembuluh. Pada akar sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang tersusun berselang-seling. Struktur anatomi akar tumbuhan monokotil dan dikotil berbeda. Jaringan pada batang pacar air (Imperata) Struktur Anatomi Batang, secara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadang terdapat stomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelas tumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusun melingkar pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil. Memanfaatkan Khasiat Pacar Air Menurut Profesor Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia, bunga pacar air dapat dimanfaatkan dengan resep-resep berikut : Pemakaian Luar 1. Rematik, radang kulit (dermatitis), dan bengkak. Bunga pacar air segar yang telah dihaluskan ditempelkan pada bagian yang sakit. 2. Tulang patah atau retak dan antiradang (antiinflamasi). Daun pacar air segar dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. 3. Bisul (furunculus) dan radang kulit (dermatitis). 15 gram daun pacar air segar, 5 lembar daun cocor bebek segar, dihaluskan lalu ditempelkan pada bisul. 4. Radang kuku. Seluruh herba pacar air secukupnya dihaluskan lalu ditempelkan pada kuku dan dibungkus dengan kain kasa. Lakukan 7-14 hari secara rutin. Pemakaian Dalam

1. Peluruh haid/melancarkan haid (emenagog) : - 4-5 bonggol akar pacar air, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum airnya setelah disaring. Lakukan 3-4 kali sehari. - 6 gram biji pacar air dan 15 gr temu hitam, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat. - 3-10 gram biji pacar air, 30 gr daun dewa segar, 10 gr temulawak, direbus dengan air secukupnya. Setelah disaring lalu airnya diminum. 2. Nyeri haid (dysmenorrhea) : 10 gr daun pacar air, 15 gr umbi rumput teki, 15 gr temu hitam, direbus dengan air secukupnya lalu disaring dan diminum airnya. 3. Keputihan (leucorrhea) : - 30 gr daun segar tanaman pacar air, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu idsaring dan diminum airnya. - 30 gr daun pacar air segar, 15 gr daun sambilotokering, direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya. 4. Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis). 3-6 gr bunga pacar air, 5 lembar daun cocor bebek, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya. 5. Radang usus buntu kronis. 30 gr heba pacar air, 30 gr sambiloto, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya. 6. Tekanan darah tinggi (hipertensi). 10 gr bunga pacar 100 gr seledri kecil, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu diminum airnya. 7. Sakit pinggang (lumbago), kaku leher, kaku pinggang, rematik. 15 gr akar pacar air, 30 gr akar sawi langit, 15 gr jahe merah, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, lalu diminum airnya. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur. Pdpersi, Jakarta - Pacar air berasal dari India. Di Indonesia ditanam sebagai tanaman hias, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. 8. Bengkak akibat gumpalan bekuan darah (hematoma) Cuci bunga pacar air segar (5-8 kuntum), lalu giling sampai halus, tambahkan arak putih secukupnya, lalu turapkan ke bagian yang bengkak. Balut, ganti 2-3 kali sehari sampai bengkaknya mengempis. 9. Tertusuk tulang di kerongkongan Cuci akar pacar air yang segar, lalu potong-potong seperlunya. Selanjutnya, kunyah dan telan dengan air hangat.

10. Peluruh haid/melancarkan haid (emenagog): - 4-5 bonggol akar pacar air, direbus dengan 400cc air hingga tersisa 200cc, lalu diminum airnya setelah disaring. Lakukan 3-4 kali sehari. - 6 gram biji pacar air dan 15 gram temu hitam, direbus dengan 400cc air hingga tersisa 200cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat. - 3-10 gram biji pacar air, 30 gr daun dewa segar, 10 gr temulawak, direbus dengan air secukupnya. Setelah disaring lalu airnya diminum.