RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah Mata Pelajaran Materi Pokok / Aspek Kelas / Semester Alokasi Waktu I. II.

: : : : : SMA Negeri 1 Karang Baru Kimia Perhitungan Sifat Koligatif Larutan XII Ilmu Alam / 1 10 Jam Pelajaran (4 x pertemuan)

Standar Kompetensi 1. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan non- elektrolit dan elektrolit. Kompetensi Dasar 1.1. Menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan.

III. Indikator • Mendeskripsikan konsentrasi suatu larutan (kemolalan, kemolaran dan fraksi mol) serta penggunaannya. • Menjelaskan pengertian sifat koligatif larutan. • Menjelaskan pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut. • Menjelaskankan hubungan antara fraksi mol dengan penurunan tekanan uap. • Mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut. • Mengamati besar penurunan titik beku larutan berdasarkan data percobaan. • Mengamati besar kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat terlarut. • Mengamati besar kenaikan titik didih larutan berdasarkan data percobaan. • Menjelaskan pengaruh zat terlarut terhadap penurunan titik beku larutan dan kenaikan titik didih larutan. • Menentukan ∆Tf dan ∆Tb larutan. • Menganalisis diagram PT untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan. • Menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmosis serta terapannya. • Menghitung besar tekanan osmosis larutan. IV. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan dapat: 1. Menghitung konsentrasi larutan dan menghubungkannya dengan sifat koligatif larutan. 2. Menjelaskan pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap pelarut, penurunan titik beku larutan, kenaikan titik didih larutan dan tekanan osmotik larutan. 3. Menganalisis diagram P-T untuk menafsirkan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku dan kenaikan titik didih. V. Materi Pembelajaran a. Konsentrasi larutan b. Sifat Koligatif Larutan c. Titik Beku dan Titik Didih Larutan d. Diagram P-T e. Tekanan Osmosis Larutan

VI. KKM : 65 VII. Strategi Pembelajaran Model : STAD

Kegiatan Inti a. 3. Apersepsi Tanya jawab untuk mengingat kembali konsentrasi larutan serta satuan-satuannya yang telah diperkenalkan di kelas XI.  Diskusi kelas untuk menyamakan persepsi dan menyimpulkan materi. b. Konfirmasi  Guru memberikan arahan disertai penjelasan singkat. dan fraksi mol) dan menyelesaikan soal-soal perhitungannya. Guru memberi tugas/PR dan tugas baca tentang Sifat Koligatif Larutan. Apersepsi Tanya jawab pengertian Sifat Koligatif Larutan. tanya jawab. 2. b. resitasi tugas. dibahas tentang sejauh mana pengaruh zat terlarut yang sukar menguap terhadap tekanan uap pelarut. Siswa diminta membuat rangkuman. eksperimen VIII. Eksplorasi  Dengan diskusi kelas. Penutup a. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemu an/Aloka Rincian Kegiatan si Waktu Pertama 1. masing-masing 4 – 5 orang.Pendekatan : Keterampilan proses Metode : Diskusi. Guru mengajak siswa Waktu (menit) 10’ 110’ 15’ 10’ 65’ . molalitas.  Masing-masing kelompok mendapat tugas menjawab pertanyaan-pertanyaan secara tertulis tentang pengertian konsentrasi-konsentrasi larutan (meliputi molaritas. c. Tiap kelompok saling menanggapi. Eksplorasi  Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok. Pendahuluan a.  Guru memberikan evaluasi secara individu. Kedua (2 x 45’) 1. b. Elaborasi  Masing-masing kelompok diminta mengkomunikasikan jawaban hasil diskusi kelompok secara bergilir/kuis. Motivasi Konsentrasi larutan merupakan penentu besar kecilnya harga sifat koligatif larutan. Pendahuluan (3 x 45’) a. b. Kegiatan Inti a. Motivasi Apa sajakah yang tergolong ke dalam sifat koligatif larutan? 2.

Guru memberi tugas baca tentang rancangan percobaan pengaruh zat terlarut terhadap titik beku dan titik didih larutan. Pra eksperimen . siswa ditugaskan membahas soal-soal latihan tentang penurunan tekanan uap larutan. 2. siswa membuat rangkuman materi yang dibahas. Elaborasi  Melalui diskusi kelompok sebangku.Mengkaji lembar kerja siswa (LKS). Motivasi Pengaruh zat terlarut terhadap titik beku dan titik didih larutan dapat ditentukan melalui serangkaian percobaan.  Diskusi informasi tentang hubungan fraksi moldengan pen urunan tekanan uap (Hukum Raoult). Dengan bimbingan guru. Konfirmasi  Guru memberi arahan dan memberi penguatan. b. c. Pendahuluan a.  Siswa melakukan interpretasi data pengamatan. Elaborasi  Melalui diskusi kelompok. 3. Apersepsi Tanya jawab tentang pengaruh zat terlarut terhadap titik beku dan titik didih larutan. serta mengaitkannya dengan Hukum Raoult untuk menentukan ∆Tf dan 15’ 15’ 110’ . .  Siswa diminta menyimpulkan pengaruh zat terlarut terhadap titik beku dan titik didih larutan berdasarkan data percobaan.  Guru memberi evaluasi secara individu.Persiapan alat dan bahan untuk praktikum. masing-masing 4 – 5 orang. siswa diminta menjelaskan pengertian penguapan dan fraksi mol. b. b. Penutup a. b.  Masing-masing kelompok melakukan percobaan untuk mengamati pengaruh zat terlarut terhadap titik beku dan titik didih larutan. Eksplorasi  Siswa duduk dalam kelompok yang telah ditentukan. Ketiga (3 x 45’) 1. siswa diminta menentukan besar penurunan titik beku dan titik didih larutan berdasarkan data percobaan.  Dengan berdialog dan tanya jawab bervariasi. c. Kegiatan Inti a.  Siswa diminta mengkomunikasikan hasil penyelesaian soal-soal latihan secara bergiliran / kuis.membayangkan pengaruh tersebut melalui contoh atau fakta-fakta dalam kehidupan sehari-hari.

siswa membuat rangkuman materi Sifat Koligatif Larutan. 2. Purba. c. siswa ditugaskan membahas soal-soal latihan tentang tekanan osmotik (π). Konfirmasi  Guru memberi arahan serta penguatan. Penutup a.  Nana Sutresna. guru dan siswa menganalisis diagram P-T untuk menafsirkan hubungan ∆P. . ∆Tf.  Diskusi informasi tentang penerapan Hukum Gas Ideal untuk menurunkan persamaan / rumus tekanan osmotik (π). Pendahuluan a. 3. b. dan ∆Tb larutan. Dengan bimbingan guru. Guru memberi tugas / PR. dan ∆Tb larutan.∆Tb larutan.  Dengan berdialog dan tanya jawab bervariasi.Soal-soal latihan tentang penurunan titik beku (∆Tf) dan kenaikan titik didih larutan (∆Tb). Hal ini dapat jelaskan melalui diagram P-T. b. 2007.  Guru memberi evaluasi secara individu.  Dengan dibimbing guru. b.Guru memberi tugas / PR : . ∆Tf.Laporan tertulis hasil percobaan. Konfirmasi  Guru memberi arahan dan penjelasan singkat. KIMIA untuk SMA Kelas XII. Buku bahan ajar kimia  M. Apersepsi Tanya jawab tentang ∆P. Erlangga.  Siswa diminta mengkomunikasikan hasil penyelesaian soal-soal latihan secara bergiliran / kuis. Elaborasi  Melalui diskusi kelompok sebangku. Penutup a. IX. 2007. Kegiatan Inti a. siswa diminta menjelaskan pengertian osmosis dan tekanan osmotik larutan. Alat dan Sumber Belajar 1. siswa mengaplikasikan Hukum Raoult melalui contoh-contoh soal hitungannya dalam diskusi kelas. 10’ 10’ 65’ 15’ . 3. Grafindo. KIMIA SMA Kelas XII. Eksplorasi  Dengan diskusi kelas. Keempat (2x 45’) 1. Motivasi Penurunan tekanan uap larutan akibat adanya zat terlarut membawa konsekwensi bagi titik beku dan titik didih larutan tersebut. a.

19670707 199403 1 006 DWI RESTUTI. S. Tindak Lanjut Remedial : bagi siswa dengan tingkat ketercapaian KD < KKM Pengayaan : bagi siswa dengan tingkat ketercapaian KD > KKM Mengetahui Kepala. Penilaian Psikomotor Jenis Instrumen : Non Tes Bentuk Instrumen : Lembar observasi kinerja praktikum c. Prosedur Penilaian a. NIP. 132 274 854 . MUSLIZAR.Pd NIP. Penilaian Kognitif Jenis Instrumen : Bentuk Instrumen : Tes lisan dan tulisan Uraian b. KIMIA untuk SMA Kelas XII. 2. Penilaian 1. Unggul Sudarmo.buku rujukan lain yang relevan 3. 2007. S. Penugasan Terstruktur • PR • Tugas baca di rumah • Laporan tertulis hasil percobaan e. Alat / bahan kimia untuk praktek X. Erlangga.Pd. Lembar Kerja Siswa (LKS) 4. Buku. 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran. Karang Baru. Penilaian Afektif Jenis Instrumen Bentuk Instrumen : : Non Tes Lembar pengamatan siswa d. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur • 2. Instrumen Penilaian : Terlampir XI.

tentukan: a. Jika 150 gram urea (Mr 60 gram/mol) dilarutkan dakam air sehingga volume 6 liter.8 cm Hg. Tekanan uap pelarut alkohol pada suhu tersebut d. Tuliskan sifat-sifat yang tergolong ke dalamnya. Fraksi mol alkohol c. Titik beku larutan Titik didih larutan (Skor 10) 5. Sebanyak 7 gram KOH (Mr 56) dilarutkan dalam 10 grm air. Penilaian Kognitif Soal Uraian 1. Jelaskan pengertian sifat koligatif larutan. (Skor 10) 4. hitunglah : a. Bila Kf air = 1. Penurunan titik beku larutan b. Jika Mr glukosa = 180 gram/mol dan Mr alkohol = 46gram/mol.86 oC/m. Jelaskan bagaimana pengaruh adanya zat terlarut (yang sukar menguap) di dalam sistem larutan terhadap tekanan uap pelarut. Fraksi mol glukosa b. Osmosis b. Kemolalan b. Jika larutan yang terjadi mempunyai massa jenis 1. b. hitunglah: a. Pada suhu 30oC terdapat larutan glukosa dalam pelarut alkohol dengan kadar larutan 40% dan memiliki tekanan uap larutan sebesar 26. Sebanyak 6 gram uera (Mr 60) dilarutkan ke dalam 200 gram air. (Skor 10) 3. (Skor 10) Keterangan : Skor total maksimum 100. Jelaskan yang dimaksud dengan : a.LAMPIRAN-LAMPIRAN (INSTRUMEN PENILAIAN) Lampiran 1. Tentukan tekanan osmotik larutan tersebut pada suhu 343 K (R = 0. Kemolaran (Skor 15) 2. Jelaskan pengaruh zat terlarut terhadap: a. Titik beku larutan yang terjadi (Skor 10) 7. a. Tekanan osmotik Selaput semipermeabel (Skor 15) 8. Fraksi mol KOH c.082). Penurunan tekanan uap larutan (Skor 20) 6.25 gram cm-3. .

Keterampilan membuat campuran pendingin V. Memanaskan air suling ke dalam gelas kimia III.. Meletakkan tabung reaksi berisi larutan ke dalam campuran pendingin VI. .. Cara merangkai alat II. Keterangan : Aspek yang dinilai : I. Penilaian psikomotorik Lembar Observasi Kinerja Praktikum Judul : Menentukan Titik Beku dan Titik Didih Larutan Mata Pelajaran : Kimia Kelas / Semester : XII Ilmu Alam / 1 N O M O R 1 2 3 4 5 Aspek yang dinilai N A M A I II III IV V VI S K O R 27 26 24 N I L A I 90 87 80 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ A √ √ √ √ √ √ B √ √ √ √ √ √ C .Lampiran 2. Keterampilan mengukur suhu dengan termometer skortotal x100 % skormaksim um Perhitungan nilai : Nilai = Lampiran 3. Meletakkan tabung reaksi berisi larutan ke dalam air mendidih IV. .

Cindy T. . Kedisiplinan II. Kerjasama dalam kelompok IV. Bimo W. Keterangan : Aspek yang dinilai : I.. Aktifitas dalam kelompok III. . Etika Kritria Nilai : 17 – 20 13 – 16 9 – 12 5– 8 = = = = A B C D I 2 3 4 II III IV S K O R 18 16 17 N I L A I A B A 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Lampiran 4. .Penilaian Afektif/ Sikap Lembar Pengamatan Sikap Siswa N O M O R 1 2 3 4 5 Aspek yang dinilai N A M A 1 Ananda P..

Penilaian Tugas Terstruktur PR Pertemuan 1.5 molal. molalitas larutan tersebut adalah 0. kemolaran larutan tersebut adalah 0.053 Jadi. Sebanyak 4 gram NaOH (Mr 40) dilarutkan dalam air sehingga volume larutan 400 ml. 2. ( Mr MgSO4 = 120 ).053.2 PR Pertemuan 3.56 = 0. 0. m = m = 100 0 gr x p M r 24 1000 x 120 400 = 0. Hitunglah molalitas larutan yang terjadi bila 24 gram kristal MgSO4 dilarutkan dalam 400 gram air. Jadi. Kunci Jawaban: 1. Mr air = 18). Hitunglah fraksi mol glukosa di dalam larutan glukosa 36 % ( Mr glukosa = 180. 4. 2. .56 mol 18 Fraksi mol glukosa : Xglukosa = 0.2 + 3. maka : Massa glukosa = 36 gram Massa air = 64 gram nglukosa = nglukosa = 36 mol = 0. 3. Dimisalkan massa larutan seluruhnya 100 gram. M = M = gr 1000 x M r m L 4 1000 x 40 400 = 0.25 mol L-1 Jadi. fraksi mol glukosa adalah 0.5 molal.2 mol 180 64 mol = 3. 1. Hitunglah kemolaran larutan tersebut.25 mol L-1.

mendidih pada suhu 100. Kunci Jawaban: 1. tentukanlah rumus molekul alkena tersebut ( C = 12. Hitunglah tekanan osmotik larutan 3.6 gram glukosa yang terlarut di dalam 500 mL larutan pada suhu 27oC ( Mr glukosa = 180 ).52).04 x o. Suatu alkena sebanyak 28 gram dilarutkan dalam 250 gram benzene (Kf = 5.(-3) ∆Tf = 8 Kf x = 8oC 1 0 00 gr x p M r 28 1000 = 5 x x M r 250 Mr = 70 (CH2)n = 70 14 n = 70 n = 5 Jadi rumus molekul alkena tersebut adalah : C5H10.6 1000 M = x 180 500 M = = 0. Ternyata larutan itu membeku pada suhu -3oC. Jadi.o82 x 300 atm π = 0. Jadi.65 = 0.Tf = 5 .1.0). H = 1 ). Suatu larutan yang dibuat dari glukosa (Mr 180) dalam 2 kg air. Kunci Jawaban: gr 1000 x M r m L 3. ∆Tb = Kb x m 1 0 00 gr x p M r gr 1000 0. tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0. Berapa gram glukosa yang terlarut ? 2.65oC (Kb = 0. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah Mata Pelajaran : : SMA Negeri 1 Karang Baru Kimia .04 M T = 27 + 273 K = 300 K π = MRT π = 0.52 x x 180 2000 = Kb x gr = 450 gram.984 atm. 2. ∆Tf = Tfo . Jika titik beku benzena adalah 5oC.984 atm. massa glukosa yang terlarut adalah 450 gram. PR Pertemuan 4.

V. Hubungan jumlah partikel zat terlarut dengan sifat koligatif larutan b. : : : Sifat Koligatif Larutan Elektrolit XII Ilmu Alam / 1 5 Jam Pelajaran (2 x pertemuan) Standar Kompetensi 1. Eksplorasi  Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok. b. 2. Menjelaskan perbedaan antara sifat koligatif larutan elektrolit dengan sifat koligatif larutan non elektrolit. Materi Pembelajaran a. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran. siswa diharapkan dapat: 1. Motivasi Jumlah ion (n) yang terdapat di dalam larutan elektrolit menyebabkan harga sifat koligatif larutan elektrolit berbeda dengan harga sifat koligatif larutan non elektrolit.Materi Pokok / Aspek Kelas / Semester Alokasi Waktu I. Perbedaan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit VI. resitasi tugas VIII. Tanya jawab. IV. Membandingkan antara sifat koligatif larutan elektrolit dengan sifat koligatif larutan non elektrolit.  Masing-masing kelompok diminta membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dengan sifat koligatif larutan non elektrolit yang konsentrasinya sama dan sebaliknya (berbeda).elektrolit dan elektrolit. II. masing-masing 4 – 5 orang. Elaborasi Waktu (menit) 10’ 65’ . Apersepsi Tanya jawab tentang hubungan jumlah partikel zat terlarut dengan sifat koligatif larutan. Pendahuluan (2 x 45’) a. Strategi Pembelajaran Model : STAD Pendekatan : Induktif Metode : Diskusi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemu an/Aloka Rincian Kegiatan si Waktu Pertama 1. Kegiatan Inti a. III. Kompetensi Dasar 1. Indikator • Membedakan antara sifat koligatif larutan elektrolit dengan sifat koligatif larutan non elektrolit. Menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan non. KKM : 66 VII. b.2.

Dengan bimbingan guru. b. Konfirmasi  Guru memberi arahan dan penguatan.  Dengan berdialog dan tanya jawab bervariasi. Eksplorasi  Dengan diskusi kelas. 2.Masing-masing kelompok diminta mengkomunikasikan jawaban hasil diskusi kelompok secara bergilir/kuis. serta derajat ionisasinya (α). dibahas tentang penurunan rumus faktor Van’t Hoff (i). dan tekanan osmotik (π) dari larutan elektrolit. Guru memberi tugas/PR dan tugas baca tentang rumus menentukan harga sifat koligatif larutan. 3. 15’ 10’ 110’ 15’ . c. Elaborasi  Melalui diskusi kelompok sebangku. kenaikan titik didih(∆Tb). Kedua (3 x 45’) 1. Apersepsi Tanya jawab tentang jumlah ion (n) dalam beberapa contoh larutan elektrolit. siswa membuat rangkuman materi yang dibahas. dan π larutan elektrolit. c.  Guru memberi evaluasi secara individu. Motivasi Jumlah ion (n) dan derajat ionisasi (α) sutu larutan elektrolit mempengaruhi besar sifat koligatif larutan tersebut.  Diskusi kelas untuk menyamakan persepsi dan menyimpulkan perbedaan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit  Guru memberikan evaluasi secara individu.  Siswa diminta mengkomunikasikan hasil penyelesaian soal-soal latihan secara bergiliran / kuis. Kegiatan Inti a. ∆Tf. ∆Tb. Pendahuluan a. Penutup a. siswa ditugaskan membahas contoh-contoh soal / soalsoal latihan yang berhubungan dengan ∆P. b. b. siswa diminta menyebutkan dan menuliskan rumus penurunan tekanan uap (∆P). Konfirmasi  Guru memberikan arahan disertai penjelasan singkat. Penutup a. Guru memberi tugas / PR. penurunan titik beku (∆Tf). c. Tiap kelompok saling menanggapi. Siswa diminta membuat rangkuman.  3.

S. Lembar Kerja Siswa (LKS) X. KIMIA untuk SMA Kelas XII. Tindak Lanjut Remedial : bagi siswa dengan tingkat ketercapaian KD < KKM Pengayaan : bagi siswa dengan tingkat ketercapaian KD > KKM Mengetahui Kepala. Penilaian Kognitif Jenis Instrumen : Bentuk Instrumen : Tes lisan dan tulisan Uraian b. 2007. Prosedur Penilaian a. Erlangga. Penilaian Psikomotor Jenis Instrumen : Non Tes Bentuk Instrumen : c.  Unggul Sudarmo. 12 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran.IX. 2007. 19670707 199403 1 006 LAMPIRAN-LAMPIRAN (INSTRUMEN PENILAIAN) DWI RESTUTI. Buku bahan ajar kimia  M. NIP. Karang Baru. 2. Penugasan Terstruktur • PR • Tugas baca di rumah e. 2007. KIMIA untuk SMA Kelas XII.Pd NIP. S. Buku.buku rujukan lain yang relevan 3. Alat dan Sumber Belajar 1. Penilaian Afektif Jenis Instrumen Bentuk Instrumen : : Non Tes Lembar pengamatan siswa d. Purba. KIMIA SMA Kelas XII. Grafindo.  Nana Sutresna. Erlangga. Instrumen Penilaian : Terlampir XI. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur • Membuat bank soal ‘Sifat Koligatif Larutan’ b. MUSLIZAR. 132 274 854 .Pd. Penilaian a.

1 M c.2 m f. Urutkanlah larutan-larutan berikut berdasarkan kenaikan titik didihnya.86 o C/molal). a. Mr HA 60).1 m e.023 o C. . Tentukan teanan osmotik larutan CaCl2 0.1 M Manakah larutan yang menimbulkan tekanan osmotik terbesar? Jelaskan jawabanmu.1 m b.Lampiran 1. Di antara 3 buah larutan berikut : a.01 M pada suhu 373 K. Jika 15 gram HA dilarutkan dalam 500 ml airdan membeku pada suhu – 1. tentukan titik beku larutan tersebut. BaCl2 0. Jika 1.2 m c. (Skor 20) 5. (Skor 20) 2. Lampiran 2. Na2SO4 0. NaCl 0. C6H12O6 0.1 M b.05 m (Skor 20) 3. C6H12O6 0. (Skor 29) Keterangan : Skor total maksimum 100.86 oC/molal. tentukan derajat ionisasi HA (Kf air = 1. (Skor 20) 4.74 gram K2SO4 (Mr 174) dilarutkan dalam 50 gram air (Kf air = 1. NaNO3 0. MgCl2 0. MgSO4 0.1 m d. Urea 0. Penilaian Kognitif Soal Uraian 1.

. Kedisiplinan II. . Bimo W.. Aktifitas dalam kelompok III. Kerjasama dalam kelompok IV. Etika Kritria Nilai : 17 – 20 13 – 16 9 – 12 5– 8 = = = = A B C D I 2 3 4 II III IV S K O R 18 16 17 N I L A I A B A 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Lampiran 3. Penilaian Tugas Terstruktur . . Keterangan : Aspek yang dinilai : I.Penilaian Afektif/ Sikap Lembar Pengamatan Sikap Siswa N O M O R 1 2 3 4 5 Aspek yang dinilai N A M A 1 Ananda P. Cindy T.

Al2(SO4)3 0. C2H5OH 0.6 Larutan yang mempunyai titik beku tertinggi adalah larutan dengan faktor n x K terkecil ( ∆Tf terendah ).3 = 0.3 M Manakah larutan yang mempunyai titik beku paling tinggi? Kunci Jawaban: a. larutan yang mempunyai titik beku paling tinggi adalah larutan b ( Al2(SO4)3 ).5 = 0. CaSO4 0.1 2 x 0. Oleh karena itu.PR Pertemuan 1. n x K c.8 M b. .52 ). Di antara tiga macam larutan berikut: a.1 M c. PR Pertemuan 2. Kb air = 0.45 gram zat padat KCl dilarutkan dalam 1 kg air! ( Larutan KCl itu terurai sempurna dalam air.8 = 0. n x K b. n x K = = = 1 x 0. Hitunglah titik didih larutan KCl jika 7.8 5 x 0. 1.

π = MRT x i π = M R T { 1 + (n .1) 0.88 = 0.104 = 100.2 n = 3 Jadi. 3.86) membeku pada suhu -1.08 x 300 { 1 + (n .1 x 2 = 0.05 mol suatu elektrolit biner (dua ion) dalam 100 gram air (Kf = 1. maka n = 2 Larutan KCl terurai sempurna.2.104oC. KCl(aq) → K+(aq) + Cl-(aq). ∆Tf = Kf x m x i ∆Tf = Kf x mol x 100 0 p { 1 + (n .08).1) α } { 1 + (2 . Jika asam itu hanya terionisasi 10%. jumlah ion asam tersebut adalah 3.88 atm pada suhu 27oC (R = 0. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit tersebut.55oC.1) α } 1. Kunci Jawaban: 1.104oC Jadi.1 x 0.1) 0.1 molar suatu asam lemah menimbulkan tekanan osmotik 2.1 = 1. derajat ionisasi elektrolit biner tersebut adalah 3.4 5 1000 = 0.1) α } 2.1) α } M r 7.05 x a = 2 3 1000 100 Jadi. Larutan 0.55 = 1.86 x 0. 3 .52 x 7 .1) 1 } 4 1000 = Kb x = 0. 2 . hitunglah jumlah ion (n) dari asam tersebut.1 } 1 + (n . maka α = 1 ∆Tb = Kb x m x i 1 0 00 gr x p { 1 + (n . titik didih larutan KCl = 100 + 0. Larutan 0. 2.52 x 0.5 x { 1 + (2 .