Anda di halaman 1dari 2

Dibuat Oleh : Christovyo Sebastian X-H/2

Teori Sosiologi Modern


Teori Sosiologi modern ini dapat dibagi menjadi tiga macam teori, yaitu : 1. Teori Fungsional dan Struktural Teori ini mengansumsikan bahwa masyarakat merupakan sebuah sistem yang terdiri dari berbagai bagian atau subsistem yang saling berhubungan.Bagian-bagian tersebut berfungsi dalam segala kegiatan yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup dari sistem.Fokus utama dari berbagai pemikir teori fungsionalisme adalah untuk mendefinisikan kegiatan yang dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup sistem sosial. Terdapat beberapa bagian dari sistem sosial yang perlu dijadikan fokus perhatian, antara lain ; faktor individu, proses sosialisasi, sistem ekonomi, pembagian kerja dan nilai atau norma yang berlaku. Contoh : Di dalam suatu tim sepak bola, terdapat 11 pemain, dimana setiap pemain memiliki fungsi dan peranan masing-masing yang tidak tergantikan. Dan mereka harus bekerjasama dan melakukan dan mengikuti pertandingan secara bersama-sama demi memenangkan pertandingan tersebut. 2. Teori Konflik Sosial Teori Konflik Sosial adalah teori yang memandang bahwa perubahan sosial tidak terjadi melalui proses penyesuaian nilai-nilai yang membawa perubahan, tetapi terjadi akibat adanya konflik yang menghasilkan kompromi-kompromi yang berbeda dengan kondisi semula. Teori ini didasarkan pada pemilikan sarana- sarana produksi sebagai unsur pokok pemisahan kelas dalam masyarakat. Pengertian lain : Masyarakat merupakan sebuah sistem yang ditandai dengan ketidaksamaan sosial. Ketisaksamaan sosial itu mendorong terjadinya perubahan sosial. Contoh: Di dalam suatu pertandingan sepak bola, bagi para penonton yang akan menonton akan dibagi menjadi beberapa kelas. Mulai dari bangku kelas VVIP hingga mungkin kelas Reguler.Nah dari perbedaan kelas ini saja, dapat dilihat adanya perbedaan terutama sikap dalam menonton pertandingan tersebut. Di mana yang duduk di kelas elit akan bersikap lebih sopan dan menjaga image di bandingkan dengan yang duduk di kursi reguler. 3. Teori Interaksi Simbolik

Dibuat Oleh : Christovyo Sebastian X-H/2

Teori interaksi simbolik menyatakan bahwa interaksi sosial adalah interaksi simbol. Manusia berinteraksi dengan yang lain dengan cara menyampaikan simbol yang lain memberi makna atas simbol tersebut. Contoh : Seperti di dalam pertandingan sepak bola dimana saat seorang pemain gagal melakukan operasi penyerangan atau Shooting, maka ia akan menunjukkan ekspresi yang tidak senang dan kesal entah itu menendang bolanya ato memukul tanah dan lain2. Di mana orang lain yang melihat hal atau perbuatannya itu akan mengerti bahwa dia sedang kesal karena tidak masuk tendangannya.

Sumber :http://learning-of.slametwidodo.com/2008/02/01/perspektif-teori-tentangperubahan-sosial-struktural-fungsional-dan-psikologi-sosial/ http://guruagungsuper.webnode.com/news/teori-interaksi-simbolik/ http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_konflik