P. 1
ktsp-dokumen-i-2

ktsp-dokumen-i-2

|Views: 382|Likes:
Dipublikasikan oleh allasmi

More info:

Published by: allasmi on Aug 07, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/21/2014

pdf

text

original

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (DOKUMEN – I

)

SD/MI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NASIONAL PUSAT KURIKULUM JAKARTA, 2007

DOKUMEN - I

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN DASAR

KURIKULUM SDN PONDOK BAMBU 14

standar pendidik dan tenaga kependidikan. dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. . Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk terhadap segala upaya yang kita lakukan demi untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. dan standar penilaian pendidikan yang merupakan sumber acuan lainnya dalam menyusun KTSP. Penyempurnaan secara berkelanjutan akan terus dilakukan seiring dengan terbitnya standarstandar lainnya. standar sarana dan prasarana. KTSP ini mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2006/2007. standar pengelolaan. yaitu: standar proses. kami menyadari bahwa kurikulum ini masih belum sempurna. Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan salah satu upaya mengimplementasi Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan menjadi kegiatan pembelajaran yang operasional.DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH DASAR NEGERI PONDOK BAMBU 14 JALAN BALAI RAKYAT III NO. SDN Pondok Bambu 14 telah dapat menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). siap dilaksanakan oleh sekolah. 14 JAKARTA TIMUR TAHUN 2006 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahNya. Namun demikian. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh staf sekolah yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk menyusun kurikulum ini. Kurikulum SDN Pondik Bambu 14 Jakarta disusun dengan mengacu pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP dan model-model KTSP yang dihasilkan oleh Pusat Kurikulum. sesuai dengan karakteristik daerah. standar pembiayaan.

131 463 770 . Dwi Tyas Utami NIP. Juli 2006 Kepala SDN Pondok Bambu 14 Dra.Jakarta.

KALENDER PENDIDIKAN . Struktur Kurikulum B. BAB IV. Pengertian Istilah BAB II.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN BAB I. Misi Sekolah C. Muatan Kurikulum • Mata Pelajaran • Muatan Lokal • Pengembangan Diri • Pengaturan Beban Belajar • Ketuntasan Belajar • Kenaikan Kelas • Kelulusan • Penentuan kelulusan • Pendidikan Kecakapan Hidup • Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global BAB III. Visi dan Sekolah C. PENDAHULUAN A. Tujuan Pengembangan KTSP C. Prinsip Pengembangan KTSP D. Tujuan Sekolah STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Tujuan Pendidikan Dasar B. Latar Belakang B. TUJUAN PENDIDIKAN A.

Ketua Komite Sekolah ( ...Juli 2007 Menyetujui......... I .... maka dengan ini Kurikulum SDN Pondok Bambu 14 Jakarta disahkan untuk diberlakukan mulai tahun pelajaran 2006/2007 Ditetapkan di Jakarta Tanggal ......... ) Kepala SDN PB 14 Jakarta ( Dra. 131 463 770 31 598 783 Pembina Tk....LEMBAR PENGESAHAN Setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah......... Dwi Tyas Utami ) NIP...

.) NIP ........ Jakarta Selatan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (.... Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar........ 131 413632 Mengetahui.NIP...............

Pengelolaan pendidikan yang semula bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik. baik dalam penyusunannya maupun pelaksanaannya di sekolah. proses. seperti dalam pengelolaan kurikulum. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35 tentang standar nasional pendidikan. . Pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. efektif dan menyenangkan. tenaga kependidikan. satuan pendidikan dan peserta didik. sarana dan prasarana. kreatif. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. pembiayaan dan penilaian pendidikan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah perlu segera dilaksanakan. pengelolaan. kompetensi lulusan.BAB I. kondisi dan potensi daerah. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada sekolah untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undangundang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. Juga adanya tuntutan globalisasi dalam bidang pendidikan yang memacu agar hasil pendidikan nasional dapat bersaiang dengan hasil pendidikan negara-negara maju. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Bentuk nyata dari desentralisasi pengelolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada sekolah untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan. Latar Belakang Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. PENDAHULUAN A. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. (b) belajar untuk memahami dan menghayati. (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain.

dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Dengan demikian. cakap. C. kondisi daerah. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. jenjang dan jenis pendidikan. kebutuhan. perkembangan. dan jender. efektif dan menyenangkan. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. perkembangan. berakhlak mulia. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. dan tenaga kependidikan lainnya yang ada di sekolah dalam megembangkan program-program yang akan dilaksanakan. status sosial ekonomi. (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. budaya. dan • belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. Tujuan Pengembangan KTSP Tujuan Pengembangan KTSP ini untuk memberikan acuan kepada kepala sekolah. dan menilai keberhasilan belajar mengajar B.Kewenangan sekolah dalam menyusun kurikulum memungkinkan sekolah menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa. (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. pengelolaan pengalaman belajar. KTSP disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu. berilmu. guru. cara mengajar. dan kondisi daerah. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. Kurikulum meliputi . dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. suku. daerah dan atau sekolah memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan hal-hal yang akan diajarkan. kebutuhan. • Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. (b) belajar untuk memahami dan menghayati. adat istiadat. Prinsip Pengembangan KTSP • Berpusat pada potensi. kreatif. keadaan sekolah. sehat. kreatif.

pengembangan keterampilan pribadi. dan pengembangan diri secara terpadu. keterampilan berpikir. Oleh karena itu. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). pembudayaan. Pengertian Istilah . • Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. • Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. nonformal. D. dan bernegara. keterampilan akademik. dan seni. teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. • Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan.substansi komponen muatan wajib kurikulum. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. • Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu. • Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi. keterampilan sosial. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. muatan lokal. berbangsa. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. dunia usaha dan dunia kerja. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan.

isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. .1. Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan.

dan penilaian hasil belajar. materi ajar.2. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. penilaian. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. 3. Contoh silabus terdapat pada lampiran 4. kegiatan pembelajaran. metode pengajaran. sumber belajar. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. alokasi waktu. kalender pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Contoh rencana pelaksanaan pembelajaran SDN Pondok Bambu 14 terdapat pada Lampiran . struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. dan silabus. materi pokok/pembelajaran. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. kompetensi dasar. indikator. Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi . dan sumber/bahan/alat belajar. kegiatan pembelajaran.

Mengenal dan mencintai bangsa. kreatif. Tujuan Pendidikan Dasar Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. dan ketrampilan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. . D.BAB II. Visi Sekolah ”Menjadi sekolah terpercaya di masyarakat untuk mencerdaskan bangsa dalam rangka mensukseskan wajib belajar”. Membentuk sumber daya manusia yang katif. inovatif sesuai dengan perkembangan zaman. B. Tujuan Sekolah • • • • • Siswa beriman dan bertaqwa kepadaTuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. dan kebudayaannya. Siswa memiliki dasar-dasar pengetahuan. pengetahuan. C. Membangun citra sekolah sebagai mitra terpercaya di masyarakat. TUJUAN PENDIDIKAN A. Siswa kreatif. akhlak mulia. dan bekerja untuk dapat mengembangkan diri secara terus menerus. kemampuan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. kepribadian. masyarakat. Siswa sehat jasmani dan rohani. terampil. Misi Sekolah • • • Menyiapkan generasi unggul yang memiliki potensi dibidang IMTAQ dan IPTEK.

BAB III. Struktur kurikulum SDN Pondok Bambu 14 disusun berdasarkan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan. • Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan ”IPA terpadu” dan ”IPS terpadu” • Pembelajaran pada kelas I s. olahraga dan kesehatan. sedangkan pada kelas IV s. ilmu pengetahuan dan teknologi. • Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 36 minggu. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. kewarganegaraan dan kepribadian. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. estetika. jasmani. muatan lokal dan pengembangan diri. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok. • Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 35 menit. yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.d VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. yaitu sebagai berikut : • Kurikulum SDN Pondok Bambu 14 memuat 8 mata pelajaran. .d III dilaksanakan melalui pendekatan tematik. Struktur kurikulum SDN Pondok Bambu 14 meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI.

Bahasa Inggris C. DAN VI Pendekatan Tematik 1. Olahraga dan Kesehatan B. dan 2 pengembangan diri. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Ketrampilan Pendidikan Jasmani. 7. Komputer Jumlah 3 2 5 5 4 3 4 4 1 1 2 1 1 34 3 0 31 32 B. 4. Pengembangan Diri 1. Pramuka 2. PLKJ 3. Kesenian Jakarta 2. 3 muatan lokal. Mata Pelajaran Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV. 8. 5. Olahraga dan Kesehatan . V. Mata Pelajaran Mata Pelajaran di SDN Pondok Bambu 14 terdiri dari 8 mata pelajaran yaitu : • Pendidikan Agama • Pendidikan Kewarganegaraan • Bahasa Indonesia • Matematika • Ilmu Pengetahuan Alam • Ilmu Pengetahuan Sosial • Seni Budaya dan Ketrampilan • Pendidikan Jasmani. 3. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum meliputi 8 mata pelajaran. Muatan Lokal 1. 2. 1. 6.STRUKTUR KURIKULUM SDN PONDOK BAMBU 14 Komponen A.

2. Muatan Lokal Muatan Lokal di SDN Pondok Bambu 14 terdiri atas: • Kesenian Jakarta • Pendidikan Lingkungan Kehidupan Jakarta (PLKJ) • Bahasa Inggris .

Ketuntasan Belajar Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. 630 II. Pengembangan Diri Pengembangan diri di SDN Pondok Bambu 14 terdiri atas : • Pramuka • Komputer 4.060 menit III. 32 III. . Pengaturan Beban Belajar Pengaturan Beban Belajar di SDN 14 Pondok Bambu sebagai berikut : SATUA N PENDID IKAN BEBAN BELAJAR SDN PONDOK BAMBU 14 KELA SATU JUMLAH MING WAKTU S JAM JAM GU PEMBELAJA PEMBE PEMBEL EFEK RAN PER LAJARA PER TIF TAHUN N MINGGU PER TATAP TAH MUKA UN (MENIT) PELA JARA N I s/d 35 Kelas : 36 Kelas : III I.3. 31 II. 672 756 5. 651 III.320 menit IV s/d 35 36 36 1260 VI jam pembelajaran (45360 menit) JUMLAH JAM PER TAHUN (@ 60 MENIT) SD Kelas : I. 39. 30 I. 37. 1050 II. 1085 III. 1120 jam pembelajaran Kelas : I. 40.800 menit II.

nilai tes tengah semester dan nilai tes akhir semester dijumlahkan untuk mencari nilai rata-rata setiap siswa dalam satu mata pelajaran. Penentuan siswa yang naik kelas dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat Dewan guru dengan mempertimbangkan SKB. yang sesuai dengan standart ketuntasan belajar (SKB) di SDN Pondok Bambu 14 Pagi. Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Memiliki rapor di kelasnya masing-masing. Kriteria dan penentuan kenaikan kelas adalah sebagai berikut.STANDAR KETUNTASAN BELAJAR SDN PONDOK BAMBU 14 TAHUN PELAJARAN 2006 – 2007 NO A. nilai tugas/PR. 6. nilai harian. • Kriteria kenaikan kelas • Nilai rapor diambil dari nilai pengamatan. • • • Penentuan kenaikan kelas . 65 % 70 % 60 % B B B C. KOMPONEN Mata Pelajaran • Pendidikan Agama • Pendidikan kewarganegaraan dan kepribadian • Bahasa Indonesia • Matematika • Ilmu Pengetahuan Alam • Ilmu Pengetahuan Sosial • Seni Budaya dan ketrampilan • Pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan Muatan Lokal • Kesenian Jakarta • Pendidikan Lingkungan Kesehatan Jakarta • Bahasa Inggris Pengembangan Diri • Pramuka • Olah raga • Sepak Bola Bulu Tangkis KETUNTASAN BELAJAR 65 % 70 % 65 % 60 % 60 % 65 % 65 % 70 % B.

kelompok kewarganegaraan dan kepribadian.. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. olahraga. Lulus Ujian Nasional Kriteria dan Penentuan kelulusan a. 8. Kelulusan Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). 2) Telah mengikuti ujian sekolah dan memiliki nilai untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan. Hasil ujian dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan sekolah untuk penentuan kelulusan dengan kriteria sebagai berikut : 1) Memilih rapor kelas VI. Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecapatan hidup di SDN Pondok Bambu 14 adalah komputer . sikap/prilaku/ budi pekerti siswa yang bersangkutan dan memenuhi kriteria kelulusan. dan kelompok mata pelajaran jasmani.sikap/penilaian/budi bersangkutan. nilai ujian sekolah. minimal nilai masing-masing mata pelajaran 6.00 b. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. dan kesehatan. • Siswa yang dinyatakan lulus diberi ijazah. • Siswa yang tidak lulus tidak memperoleh ijazah dan mengulang di kelas terakhir. kelompok mata pelajaran estetika. b. dan rapor sampai dengan semester 2 kelas VI Sekolah Dasar. • pekerti dan kehadiran siswa yang Siswa yang dinyatakan naik kelas. dan d. Kriteria kelulusan Hasil ujian dituangkan ke dalam blangko daftar nilai ujian. 7. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. rapornya dituliskan naik ke kelas . • Siswa yang tidak naik kelas harus mengulang di kelasnya.. Penentuan kelulusan • Penentuan siswa yang lulus dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan nilai rapor. c.

Menghidupkan dan mematikan dengan urutan yang benar.PROGRAM PEMBELAJARAN KOMPUTER SDN PONDOK BAMBU 14 KELAS KOMPETENSI DASAR I. 2. Membuat surat 2. 1. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global di SDN Pondok Bambu 14 adalah membuat kerajinan dari kayu. 1. Games V. Mengetik surat pertamaku 2. Mengetik huruf dan angka 2. 2. Games IV V . Menghitung 3. PROGRAM PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL SDN PONDOK BAMBU 14 KELAS I II III KOMPETENSI DASAR • Memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan untuk menghaluskan kayu Mengamplas kayu • Mengamplas kayu Memplitur dengan bahan jadi • Mendempul kayu yang berlubang • Mengamplas kayu Memplitur dengan bahan jadi • Mendempul kayu yang berlubang • Mengamplas kayu Memplitur dengan bahan jadi • Membentuk kayu menjadi benda seperti sendok nasi. Games II. III. Membuat dan mengetik surat. Mengenal bagian-bagian komputer 2. Games IV. Pengenalan internet 9. 1. 1. Membuat kolom/tabel jadwal mata pelajaran VI. sodet (sendok 1. 1.

VI pipih yang dipakai untuk mengaduk gorengan) • Mendempul kayu • Mengamplas kayu Memplitur dengan bahan jadi • Membentuk kayu menjadi benda seperti sendok nasi. sodet. ANALISIS HARI BELAJAR EFEKTIF KALENDER PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR TAHUN PELAJARAN 2006/2007 S E M E ST E R BULAN S E M E S T E R I Se ni n Se las a Ra bu Ka mi s Ju m at Sa btu KEGIATAN JUMLAH HARI Juli 3 2 2 2 2 2 13 • 17 Juli awal belajar semester I • 17. KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. 18. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. minggu efektif belajar. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. dan hiasan dinding • Mendempul kayu • Mengamplas kayu • Memplitur dengan bahan jadi Mengemas hasil karya dari bahan kayu BAB IV. 26. 27 libur awal ramadhan . 19 Juli awal belajar semester I Agustus 3 5 5 4 4 4 25 • 17 Agustus HUT Kemerdekaan RI • 21 Isra' mi'raj Nabi Muhamad saw September 3 3 3 4 5 5 23 • 25.

28. 21. 22. 19.Oktober 3 3 2 2 2 2 14 • 17. 30 Perkiraan libur setelah Idul Fitri Nopember Desember 4 2 4 3 5 3 5 3 4 4 4 3 26 18 • • 18. 25 Hari raya Idul Fitri • 26. 20. 23 ulangan umum semester • • • • 25 hari Raya Natal 31 Idul Adha 1427 H 28 Pentas Seni 30 Pembagian rapor semester 1 Januari 2 2 3 2 2 1 12 • 1 Tahun Baru 2007 • 2 . 21. 20. 19. 23 Ul . 27. 23 libur menjelang Idul Fitri • 24. 22. 18. 21. 20. 29.15 Libur Semester I • 16 Hari Pertama Semester II • 20 1 Muharam 1428 H JUMLAH 103 SEMES TER BULAN S E M E S T E R II 4 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 S e ni n Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu JUMLAH HARI Januari Pebruari Maret 24 25 • 19 Hari Raya Ny • 31 Maulid Nabi M April Mei 5 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 24 20 • 6 Wafat Yesus • 7 12 Ulangan um • 17 Kenaikan Yes Juni 4 3 3 2 2 2 6 • 1 Hari Raya Wai • 789 UAS SD • 19.

D NIP.Ceramah Agama .Setiap hari Jumat .13 .14 Libur Sem • 16 .Membaca ayat suci Al-quran .English day Jakarta Kepala Dra.Jumlah jam belajar pertahun = 36 minggu .• 30 Pembagian ra • 31 Kegiatan pram Juli 0 • 2 .18 Hari pert JUMLAH 109 Keterangan .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->