Anda di halaman 1dari 22

TA.

2009 / 2010
Materi 1

Perubahan Sosial
Arti Perubahan

Menurut Wilbert Moore, mendefinisikan perubahan sosial sebagai perubahan penting dari struktur sosial, dan yang dimaksud dengan struktur sosial adalah pola-pola perilaku dan interaksi sosial. Perubahan sosial didefinisikan sebagai variasi atau modifikasi dalam setiap aspek proses sosial, pola sosial dan bentuk-bentuk sosial serta setiap modifikasi pola antar hubungan yang mapan dan standar perilaku. Perubahan sosial adalah fenomena yang tampil rumpil dalam arti menembus keberbagai tingkat kehidupan sosial. Keseluruhan aspek kehidupan sosial itu terus-menerus berubah, yang berbeda hanyalah tingkat perubahannya. Contoh: sikap laki-laki terhadap wanita yang bekerja, mungkin akan berubah lebih cepat dibandingkan dengan perubahan institusi sosial bersangkutan. Jadi perubahan sosial akan dipandang sebuah konsep yang serba mencakup, yang menunjuk kepada perubahan fenomena sosial diberbagai tingkat kehidupan manusia, mulai dari tingkat individual hingga tingkat dunia. Faktor yang dapat menghambat perubahan, yaitu:

1. Sifat traumatis 2. Sikap tertentu (sikap dari individu)
3. Sistem stratifikasi sosial sangat mencolok

4. Fragmentasi komunitas 5. Kepentingan terselubung 6. Faktor sosial – psikologis  Ada perbedaan pandangan mengenai sebab timbulnya rintangan terhadap perubahan ini, Spicer menyatakan orang selalu mengubah cara-cara mereka, tetapi mereka akan merintangi perubahan karena 3 hal yaitu:    Jika perubahan itu dibayangkan dapat mengancam keamanan mendasar Jika perubahan itu tidak dipahami Jika perubahan itu dipaksakan terhadap / kepada mereka

Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo, S.IP

Page 20

TA. 2009 / 2010
Materi 2

Definisi Perubahan Sosial dan Budaya
Berikut ini beberapa ilmuwan yang mengungkapkan tentang definisi dan batasan perubahan sosial. Beberapa tokoh memberikan pengertian mengenai perubahan sosial: Gillin dan Gillin Suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan, dinamika dan komposisi penduduk, ideologi, ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di dalam masyarakat. Samuel Koenig Modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia, yang terjadi karena sebab intern atau ekstern. Selo Soemardjan Segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Max Iver Perubahan dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan hubungan sosial. Kingsley Davis Perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Bruce J. Cohen Perubahan struktur sosial dalam organisasi sosial sehingga syarat dalam perubahan itu adalah sistem sosial, perubahan hidup dalam nilai sosial dan budaya masyarakat. Roucek dan Warren Perubahan dalam proses sosial atau dalam struktur masyarakat.

Pengaruh Perubahan
Teknologi dapat menyebabkan perubahan, ada 2 (dua) pendekatan yang menunjukan kekuatan memaksa teknologi: 1. Kita dapat meneliti bebrbagai perubahan khusus dan mencoba mencari penyebabnya ke perubahan teknologi yang terjadi 2. Kita dapat memperhatikan penemuan teknologi tertentu dan mencoba menurut perkembangan selanjutnya, sebagai contoh: migrasi masyarakat desa  kota, yang menyebabkan pemisahan jarak fisik dan karena itu adanya pemisahan sosial dan psikologis  migrasi tersebut terjadi karena adanya motivasi di bidang transportasi seperti: kereta api

Pengaruh Teknologi
1. Teknologi dapat meningkatkan alternatif 2. Teknologi mempengaruhi perubahan  mengubah pola-pola interaksi 3. Teknologi dapat menimbulkan masalah sosial

Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo, S.IP

Page 20

Dalam kasus masyarakat Indonesia. merumuskan suatu konsep atau definisi yang dapat diterima berbagai pihak merupakan pekerjaan yang sulit dan bisa jadi tidak bermanfaat. Hal itu terjadi lebih sebagai dinamika “bolak-balik” antara hakikat dan kemampuan manusia sebagai makhluk yang hidup dan memiliki kemampuan tertentu (faktor internal) berdialektika dengan lingkungan alam (fisik). Akan tetapi. seperti akan dijelaskan kemudian. hal ini Seperti dapat dilakukan dengan melihat sejarah proses perkembangan sosialnya. baik sosiologi makro maupun mikro. bagaimana kecepatan suatu perubahan terjadi. Dalam kajian ini yang dimaksud dengan satu pengertian perubahan sosial adalah terjadinya perubahan dari satu kondisi tertentu ke kondisi yang lain dengan melihatnya sebagai gejala yang disebabkan oleh berbagai faktor. Persoalan yang dibicarakan oleh teori perubahan sosial antara lain sebagai berikut. Pertama. Sosiologi makro adalah ilmu sosiologi yang mempelajari pola-pola sosial bersekala besar terutama dalam pengertian komparatif dan historis. yakni ketika Belanda memperkenalkan kebijakan politik etis. misalnya antara masyarakat tertentu. dalam kajian ini teori perubahan sosial yang dikedepankan tidak berpretensi untuk memuaskan sejumlah tuntutan. seperti akan dijelaskan kemudian. ke mana arah dan bentuk perubahan. sosial. atau antara bangsa tertentu. serta bagaimana hambatan-hambatannya. dan budayanya (faktor eksternal). studi perubahan sosial berwajah ganda. Berangkat dari pengertian tersebut agak sulit menempatkan studi perubahan sosial. Akan tetapi. S. 2009 / 2010 Materi 3 Aspek-aspek Perubahan Sosial Dalam ilmu sosiologi dibedakan antara sosiologi makro dan sosiologi mikro. percepatan perubahan di Indonesia terutama terjadi setelah tahun 1980-an.TA. apakah dalam posisi sosiologi makro atau mikro. Indonesia mengalami percepatan pembangunan. Itulah sebabnya. Namun demikian. diketahui. atau modernisasi awal terutama setelah tahun 1900-an. Hal itu berkaitan dengan pengaruh timbal balik perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta beberapa kemudahan yang disebabkan faktor tersebut. mempertimbangkan beberapa hal. Sosiologi mikro lebih memberikan perhatian pada perilaku sosial dalam kelompok dan latar sosial masyarakat tertentu.IP Page 20 . Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo.

S.IP Page 20 .TA. 2009 / 2010 Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo.

faktor apa yang berpengaruh terhadap perubahan sosial. tetapi secara spesifik yang dimaksudkan adalah inisiatif-inisiatif individual dalam “mencari” kehidupan yang lebih baik. atau dari pasar bebas (kekuatan luar negeri). (6) agen atau aktor. antara lain SDM ataupun modal finansial. tetapi ada pula hal-hal yang tidak tampak (nonmaterial). dan mengapa hal tersebut terjadi. Seperti diketahui.TA. Dalam hal ini terdapat enam faktor yang berpengaruh pengaruh terhadap dan perubahan sosial. suatu unsur dan sekaligus faktor yang cepat berubah sesusai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. dan sebagainya. dari negara. (5) birokrasi. meliputi mekanisme media dalam menyampaikan pesan-pesan ataupun gagasan (pemikiran). (3) teknologi. Ketiga.IP Page 20 . (2) modal. hal-hal atau wacana-wacana apa saja yang dominan dalam proses perubahan sosial tersebut? Misalnya. S. (4) ideologi atau agama. (1) penyebaraan informasi. bagaimana agama atau ideologi tertentu berpengaruh terhadap porses perubahan sosial. misalnya terjadinya pembangunan dalam pengertian fisik. mana di antaranya yang dominan. Kelima. terutama berkaitan dengan berbagai kebijakan pemerintahan membangun kekuasaannya. Hal ini secara umum termasuk dalam modal SDM. 2009 / 2010 Kedua. perubahan dapat sesuatu yang berbentuk fisik (tampak/material). hal-hal apa saja yang berubah dan bagaimana perubahan itu terjadi. seperti pemikiran. atau justru dari dalam diri masyarakat itu sendiri. Keempat. untuk kasus Indonesia di antara enam faktor perubahan seperti disinggung di atas. dari mana perubahan terjadi. kesadaran.

namun karena masyarakat mengalami Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. Perubahan kondisi masyarakat tradisional. Contoh perubahan evolusi adalah perubahan pada struktur masyarakat. maka bentuk perubahan sosial dapat dibedakan menjadi: Perubahan sebagai suatu kemajuan (progress) Perubahan sebagai suatu kemajuan merupakan perubahan yang memberi dan membawa kemajuan pada masyarakat. Terkadang dampak negatif yang tidak direncanakan pun muncul dan bisa menimbulkan masalah baru. Evolusi adalah perubahan secara lambat yang terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. HP telah memberikan kemudahan dalam komunikasi manusia. Disatu sisi HP telah mempermudah dan mempersingkat jarak. pembangunan dalam masyarakat merupakan bentuk perubahan ke arah kemajuan (progress). penggunaan HP sebagai alat komunikasi. tetapi disisi lain telah mengurangi komunikasi fisik dan sosialisasi secara langsung. dengan kehidupan teknologi yang masih sederhana.TA. karena meskipun dalam jarak jauh pun masih bisa komunikasi langsung dengan telepon atau SMS. Perubahan itu bisa berupa kemajuan maupun kemunduran. Jika perubahan itu ternyata tidak menguntungkan bagi masyarakat. Misalnya. Jika dilihat dari segi cepat atau lambatnya perubahan.IP Page 20 . Bila dilihat dari sisi maju dan mundurnya. maka perubahan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Evolusi dan Revolusi (perubahan lambat dan perubahan cepat). 2009 / 2010 Materi 4 Bentuk Perubahan Sosial Budaya Perubahan adalah sebuah kondisi yang berbeda dari sebelumnya. Perubahan sebagai suatu kemunduran (regress) tidak semua perubahan yang tujuannya ke arah kemajuan selalu berjalan sesuai rencana. Suatu masyarakat pada masa tertentu bentuknya sangat sederhana. Jadi. Sehingga teknologi telah menimbulkan dampak berkurangnya kontak langsung dan sosialisasi antar manusia atai individu. maka perubahan itu dianggap sebagai sebuah kemunduran. S. menjadi masyarakat maju dengan berbagai kemajuan teknologi yang memberikan berbagai kemudahan merupakan sebuah perkembangan dan pembangunan yang membawa kemajuan. Hal ini tentu sangat diharapkan karena kemajuan itu bisa memberikan keuntungan dan berbagai kemudahan pada manusia.

5. Contoh perubahan yang Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. S. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian. Revolusi. Harus ada tujuan gerakan yang jelas dan dapat ditunjukkan kepada rakyat. 2. maka bentuk yang sederhana tersebut akan berubah menjadi kompleks. 4. semburan lumpur Lapindo (Sidoarjo). Perubahan Kecil dan Perubahan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. Kemampuan pemimpin dalam menampung. Ada keinginan umum untuk mengadakan suatu perubahan. Pihak-pihak tersebut dinamakan agent of change. Perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Terjadinya proses revolusi memerlukan persyaratan tertentu. ketegangan-ketegangan tersebut sulit dihindari bahkan semakin berkembang dan tidak dapat dikendalikan.TA. Seringkali perubahan revolusi diawali oleh munculnya konflik atau ketegangan dalam masyarakat.IP Page 20 . peristiwa Tsunami di Aceh. 2009 / 2010 perkembangan. serta menegaskan rasa tidak puas masyarakat dan keinginan-keinginan yang diharapkan untuk dijadikan program dan arah gerakan revolusi. Contoh perubahan secara revolusi adalah peristiwa reformasi (runtuhnya rezim Soeharto). antara lain: 1. Adanya pemimpin/kelompok yang mampu memimpin masyarakat tersebut. merumuskan. 3. yaitu perubahan sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat. Perubahan yang Direncanakan dan Tidak Direncanakan Perubahan yang dikehendaki atau yang direncanakan merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan di masyarakat. Harus bisa memanfaatkan momentum untuk melaksanakan revolusi.

Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. misalnya perubahan tata pemerintahan Orde Baru menjadi tata pemerintahan Orde Reformasi. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan.IP Page 20 . Contoh perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah munculnya berbagai peristiwa kerusuhan menjelang masa peralihan tatanan Orde Lama ke Orde Baru dan peralihan tatanan Orde Baru ke Orde Reformasi. S.TA. 2009 / 2010 dikehendaki adalah pelaksanaan pembangunan atau perubahan tatanan pemerintahan.

2009 / 2010 Materi 5 Proses-Proses Perubahan Sosial Perubahan Stratifikasi dan Struktur Sosial Perubahan sosial di masyarakat pedesaan Jawa sebagai akibat kebijakan dari suatu pembangunan pertanian yang diambil alih oleh pemerintah. teori inkonsistensi status dan analisis organisasi sebagai subsistem sosial. imperialisme gula telah merubah komoditas padi menjadi tebu yang tentu berbeda dalam proses pengusahaannya. Perspektif Perubahan Sosial Pengelompokkan teori perubahan sosial telah dilakukan oleh Strasser dan Randall.IP Page 20 . Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. Jepang hingga masa pemerintahan orde lama dan orde baru. S. Pembangunan ekonomi yang berorientasi pada kapitalisme membawa dampak pada kehidupan di tingkat komunitas. sosial dan ekonomi melintasi tiga zaman. Kebijakan pemerintah yang mengacu pada model modernisasi selalu menekankan pada pembangunan ekonomi yang merubah moda produksi dari pertanian menuju industri. Perubahan Sosial dapat dilihat dari beberapa teori. yaitu penjajahan Belanda. Masyarakat jawa yang semula berada pada masa pertanian subsisten kemudian dipaksa untuk berubah menuju pertanian komersialis. Perubahan komoditas yang diusahakan menjadi salah satu indicator .TA. yaitu teori kemunculan dictator dan demokrasi. Perubahan yang dapat terlihat misalnya mengungkap fenomena perubahan politik. teori perilaku kolektif. Terjadinya perubahan di tingkat komunitas pedesaan Jawa sebagai akibat masuknya teknologi melalui era imperialisme gula dan berlanjut hingga revolusi hijau.

Teori Perilaku Kolektif Teori ini dilandaskan atas pemikiran Moore namun lebih menekankan pada proses perubahannya daripada sumber perubahan sosial. Menjelaskan tentang kemunculan aksi sosial. Pada sisi lain. Teori Inkonsistensi Status Teori ini merupakan representasi dari teori psikologi sosial. organisasi meningkatkan hambatan antara sistem sosial dan sistem interaksi. Negara-negara maju merupakan Negara yang telah berhasil melakukan transformasi dari Negara berbasis pertanian menuju Negara industri modern. S. yaitu: Demokrasi. Pada teori ini. Teori ini melihat keteganagn sebagai variable antara yang menghubungkan antara hubungan antar individu seperti peran dan struktur organisasi dengan perubahan sosial. Secara garis besar proses transformasi pada Negara-negara maju ini melalui tiga pola. Teori Barrington Moore Menjelaskan pentingnya factor structural dibalik sejarah perubahan yang terjadi pada Negara-negara maju. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. Fasisme. 2009 / 2010 Materi 6 Penjelasan Tentang Perubahan Berdasarkan Teori Teori Kemunculan Diktator dan Demokrasi Barrington Moore. Analisis Organisasi sebagai Subsistem Sosial Alas an kemunculan teori ini adalah anggapan bahwa organisasi terutama birokrasi dan organisasi tingkat lanjut kompleks dipandang sebagai hasil transformasi sosial yang muncul pada masyarakat modern. aksi sosial merupakan sebuah gejala aksi bersama yang ditujukan untuk merubah norma dan nilai dalam jangka waktu yang panjang. teori ini didasarkan pada pengamatan panjang tentang sejarah pada beberapa Negara yang telah mengalami transformasi dari basis ekonomi agrarian menuju basis ekonomi industri. individu dipandang sebagai suatu bentuk ketidakkonsistenan antara status individu dan group dengan aktivitas atau sikap yang didasrkan pada perubahan.TA. dan Komunisme.IP Page 20 .

pembagian kerja dan organisasi modern turut menyumbangkan adanya achieved status. distribusi maupun perdagangan. melainkan harus diraih melalui persaingan atau usaha pribadi.  Status menurut Weber lebih ditekankan pada gaya hidup atau pola konsumsi. Perilaku sendiri merupakan hasil interaksi individu dengan lingkungannya yang didalamnya terdapat proses komunikasi ide dan negosiasi. status yang diperoleh (ascribed status) dan status yang diraih (achieved status)  Status yang diperoleh adalah status yang diberikan kepada individu tanpa memandang kemampuan atau perbedaan antar individu yang dibawa sejak lahir. namun demikian status juga dipengaruhi oleh banyak factor. S. Seiring dengan lahirnya industri modern.  Kelas merupakan sekelompok orang yang menempati kedudukan yang sama dalam proses produksi. 2009 / 2010 Materi 7 Perubahan Sosial dan Struktur Sosial  Kornblum (1988) menyatakan struktur merupakan pola perilaku berulang yang menciptakan hubungan antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat. pendapatan hingga pendidikan.  Pembahasan struktur sosial  Ralph Linton  dikenal adanya dua konsep yaitu status dan peran.  Konsep dasar dalam pembahasan struktur adalah adanya perilaku individu atau kelompok. Peran  aspek dinamis dari sebuah status. Status pada masyarakat tradisional seringkali hanya berupa ascribed status seperti gelar kebangsawanan atau penguasaan atas tanah secara turun temurun.  Menurut Max Weber (1970) terdapat tiga dimensi dimana suatu masyarakat terbagi dalam suatu susunan atau stratifikasi. Ada pembagian status yaitu.  Sedangkan Status yang diraih adalah status yang memerlukan kualitas tertentu. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. Kelas merupakan perwujudan sekelompok individu dengan persamaan status. Status seperti ini tidak diberikan kepada individu sejak ia lahir. seperti pekerjaan. dan agama. yaitu kelas.  Menurut Ralph Linton  seseorang menjalankan peran ketika ia menjalankan hak dan kewajiban yang merupakan statusnya. status dan kekuasaan. seperti ras. Status  merupakan suatu kumpulan hak dan kewajiban. usia.  Perubahan tatanan masyarakat dari yang semula tradisional agraris bercirikan feodal menuju masyarakat industri modern memungkinkan timbulnya kelas-kelas baru.TA.IP Page 20 .

 Peningkatan jumlah kerja dan pertumbuhan komunitas di sektor industri yang cepat disebabkan oleh masuknya para pekerja pendatang dalam jumlah yang banyak dan menetap di daerah tersebut.  Masyarakat pinggiran kota mempunyai ciri-ciri yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat desa (Cholil Mansyur) di antaranya: hubungan persaudaraan erat. Pembangunan industri. (2) di dekat daerah-daerah perdagangan. yaitu memberikan alternatif lapangan kerja baru.TA. (3) di sepanjang jalan dengan lalu lintas untuk angkutan berat.  Lokasi pabrik atau industri dapat dijumpai di tiga daerah.IP Page 20 . selain menaikkan nilai ekonomi suatu komoditi.  Pertumbuhan komunitas ini dikarenakan industri membutuhkan tenaga kerja yang dapat diandalkan dan dapat masuk kerja setiap hari dan pada waktu yang tepat. Schneider berpendapat salah satu akibat yang terpenting dari timbulnya industrialisme adalah terbentuknya komunitaskomunitas baru.  Munculnya industri-industri baru dalam suatu wilayah akan memberikan pengaruh besar terhadap jumlah tenaga kerja. S. juga dapat membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat. akan tetapi pada perkembangan selanjutnya pendirian industri tidak lagi harus dekat dengan sumber bahan mentah. sehingga para pekerja pendatang memilih bermukim di sekitar industri. hidupnya sederhana. yaitu: (1) di daerahdaerah pada tepian kota. 2009 / 2010 Materi 8 Perubahan Sosial Akibat Pembangunan Industri  Titik berat pembangunan nasional Indonesia menekankan pada sektor industri. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. dengan harapan sektor ini dapat mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.  Ciri yang membedakan masyarakat pinggiran kota dari masyarakat desa antara lain: yang paling menonjol dari masyarakat pinggiran adalah kehidupannya cepat berubah dan mudah terpengaruh. atau perubahan serta pertumbuhan yang cepat dan komunitas yang sudah ada. mereka sangat menjaga tingkah laku sehari-hari dan mempunyai rasa hormat-menghormati terhadap masyarakat lain. karena lokasinya yang berada di dekat kota.  Pada awalnya suatu industri ditempatkan di luar kota serta dekat kepada sumber tenaga dan bahan mentah. saling mengenal satu sama lain.

pembangunan industri di Indonesia pada umumnya dilakukan di daerah-daerah pinggiran kota. Materi 9 Permasalahan Perubahan Sosial dalam Pembangunan Industri  Dalam mengupayakan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. organisasi. Sebagai instrumen utama dalam modernisasi. bahkan lebih mendominasi penentuan lokasi pembangunan industri.  Struktur sosial dapat juga dipahami sebagai peranan.  Perubahan sosial merupakan suatu perubahan struktur sosial dan pola budaya yang signifikan dan dalam jangka waktu tertentu.TA. kelompok.IP Page 20 . kelembagaan dan perkumpulan sosial yang bersifat persisten. Perubahan kebudayaan yang menyertai perubahan struktur sosial menunjuk pada perubahan cara hidup berpikir yang dilakukan bersama-sama. Oleh karena itu.  Pertimbangan dalam kelancaran barang produksi. S. Pembangunan industri pada daerah pinggiran kota. industri diharapakan dapat membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat. termasuk di dalamnya sistem simbol dan bahasa.  Masyarakat pinggiran kota memiliki satu pola kehidupan tertentu yang sudah mapan. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. nilai. sistem nilai yang dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat modern dapat diperoleh. dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat di daerah tersebut. dan teknologi. Perubahan struktur sosial menunjuk pada perubahan yang terjadi pada jaringan hubungan sosial yang persisten.  Perkembangan teknologi transportasi dan pertimbangan dalam kelancaran arus barang produksi menyebabkan industri tidak harus didirikan di dekat sumber bahan mentah. mulai dari teknologi yang berifat umum sampai yang rumit dan budaya material. 2009 / 2010 sehingga arus informasi dan pengaruh-pengaruh dari kota cepat sampai kepada masyarakat pinggiran. dimana interaksi antara perorangan/individu telah menjadi rutinitas. kepercayaan. pemerintah sudah menetapkan satu kebijakan yang menjadilan industri sebagai tumpuannya. Melalui industrialisasi.

Jadi masyarakat berkembang dari homogen menjadi heterogen. perluasan kelompok-kelompok dan penyatuan kelompok-kelompok dan selanjutnya peningkatan integrasi kelompok. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo.  Bagi masyarakat agraris. sistem milik tanah.TA. tentunya memberikan harapan-harapan kepada mereka untuk dapat memanfaatkan keberadaan masyarakat tersebut. ataupun memanfaatkan peluang ekonomi yang lain dari adanya industri. masyarakat mengalami pertumbuhan terus menerus.  Integrasi yang mengikuti diferensiasi tidak hanya berarti memperbanyak massa tetapi juga memajukan massa itu menuju hubungan antar bagian yang lebih akrab.  Industrialisasi yang disertai dengan teknologi semakin memperkuat perubahan- perubahan dalam masyarakat. terutama dari penduduk lokal. namun proses tersebut kembali mengupayakan adanya peningkatan homogenitas. S. peningkatan kompleksitas struktur berarti dalam struktur masyarakat terjadi diferensiasi atau berarti pula bahwa masyarakat terjadi peningkatan diferensiasi fungsi-fungsi.  Masyarakat menunjukan peningkatan struktur. industrialisasi yang terjadi memlalui pembangunan industri didaerahnya. Sebagai organisme.  Pertumbuhan masyarakat terjadi melalui proses diferensiasi dan integrasi terus menerus. Berbagai lembaga-lembaga masyarakat akan terpengaruh. 2009 / 2010 Materi 10 Masyarakat dalam Perubahan Sosial  Masyarakat menurut Spencer adalah sebuah organisme sesuatu yang hidup. stratifikasi masyarakat dan keluarga. sehingga bagian-bagiannya tidak sama. terlebih lagi bila lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber ekonomi masyarakat menjadi hilang karena digunakan untuk industri.  Perkembangan masyarakat dalam lingkungan industri. misalnya hubungan kerja. perbanyak unit-unit. Soerjono Soekanto (1987) mengemukakan: “proses industrialisasi pada masyarakat yang agraris merupakan perubahan yang membawa pengaruh yang besar pada masyarakat. antara lain dengan bekerja pada industri.IP Page 20 . Teknologi dan infrastruktur lainnya yang dikembangkan dalam industri tidak diikuti dengan perkembangan mental bekerja dari para pekerja. hubungan-hubungan keluarga. ternyata tidak seiring dengan perkembangan industri itu sendiri.

Diferensiasi dan segmentasi dalam masyarakat didorong kea rah homogenitas. S.  Pertumbuhan masyarakat pinggiran diwarnai pula dengan tumbuhnya berbagai alternatif lapangan usaha. sehingga perubahan yang terjadi dalam lingkungan cepat diadaptasi. masa depan. Perubahan perilaku masyarakat industri modern akan mengubah pola-pola hubungan kerja secara keseluruhan. Menimbulkan adanya kebutuhan lain yang perlu disediakan oleh masyarakat. 2009 / 2010  Perilaku kerja dan hubungan manusia merupakan dua konsep utama dalam membahas nilai dan perilaku hubungan masyarakat industri. yang salah satunya adalah aspek ketenagakerjaan. yang diikuti dengan masuknya para pekerja yang berasal dari daearh lain ke daerah tersebut. sesuai dengan pergeseran penghargaan manusia terhadap konsep waktu nilai kerja.  Pembangunan industri pada suatu daerah. Walaupun demikian. Perubahan ini bersifat mendasar. yang dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat. Kondisi demikian memberikan kesempatan kepada masyarakat di daearh tersebut untuk dijadikan lapangan pekerjaaan. dll.TA. Hanya pekerja yang benar-benar dibutuhkan yang dapat bekerja pada industri. lapangan pekerjaan lain yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat cukup terbuka.  Industri manufaktur sebagai industri yang padat modal lebih mengutamakan efesiensi dalam pembangunan dalam berbagai sumber.  Hubungan manusia akan mengalamni perubahan. Namun dalam hal ini perubahan mental bekerja.  Perubahan sosial masyarakat pinggiran kota (transisi) yang dipicu oleh pembangunan industri di daerah tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan. yang membuat diferensiasi dalam masyarakat tetap fungsional. selain industri itu sendiri. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. yang berhubungan dengan landasan filosofi dan pandangan hidup masyarakat secara kolektif. ternyata belum dapat mengikuti perubahan yang terjadi dalam teknologinya. antara lain:  Hubungan perburuhan dalam industri akan mengubah pola perilaku manusia dalam hubungan kerja yang dibentuknya.IP Page 20 . Masayarakat pinggiran kota memiliki karakter yang cepat berubah dan mudah terpengaruh.

 Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi perubahan sosial: 1. Kebutuhan dari dalam untuk mencapai efesiensi dan peningkatan 4. Ketidakpuasan terhadap situasi yang ada 2. Sikap merupakan fungsi kepentingan 2. Tekanan dari luar seperti kompetisi dan keharusan menyesuaikan diri 3. S. Pengetahuan tentang perbedaan antara yang ada dan yang seharusnya biasa saja  Konsep perubahan politik penting untuk dijelaskan untuk melihat bahwa pilihan seseorang terhadap organisasi sosial politik tersebut sangat bergantung pada kondisi politik yang ada.IP Page 20 . Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu  Kekuatan-kekuatan yang mendorong suatu perubahan: 1. Sikap merupakan fungsi penyesuaian diri Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. Perubahan politik  Perspektif psikologis menganggap sikap sebagai variable sentral dalam menjelaskan perilaku pemilih. 2009 / 2010 Materi 11 Identifikasi Organisasi Sosial Politik dan Perubahan Sosial Politik  Perubahan sosial politik adalah transformasi struktur. proses dan tujuan-tujuan yang mempengaruhi distribusi dan penggunaan kekuasaan yang memerintah dalam suatu masayarakat.TA. antara lain: 1. hal itu disebabkan oleh: 1. Perspektif sosiologis 2. Perspektif psikologis 3.  Perubahan politik boleh terjadi karena penyesuaian sistem terhadap tuntutantuntutan baru dan perubahan lingkungan atau karena suatu sistem tidak mampu lagi mempertahankan diri sendiri sehingga diganti dengan sistem yang lain. Sistem pendidikan baik formal maupun informal semakin maju dan meningkat 3. Perspektif rasional politis 4. Kontak dengan kebudayaan lain 2.

S. pengaruh ini muncul dari dua sumber yakni dari dalam dan dari luar. Berkurangnya kekuatan-kekuatan yang mendorong terciptanya kesatuan kelompok 2. Faktor eksternal  Organisasi politik adalah suatu sistem disiplin yang mengatur segala proses politik suatu masyarakat dalam suatu Negara. antara lain: 1. 2009 / 2010 3. Faktor internal. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo.  Penyebab inkonsistensi antara lain: 1.  Berdasarkan definisi diatas dapat diartikan bahwa organisasi politik adalah suatu sistem disiplin yang mengatur sistem tingkah laku manusia dalam ruang lingkup yang komplek pada setiap masyarakat termasuk mengatur proses politik. Sikap merupakan fungsi eksternalisasi dan pertahanan diri  Inkonsistensi dalam berorganisasi  suatu organisasi sosial selalu mengalami perubahan karena perubahan itu merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari. atau dapat juga disebut sosiogenetik 2.TA. Kepercayaan terhadap kelompok lain karena kekecewaan dari kelompok yang telah diikuti 3. Faktor internal laten 3. Kebutuhan para anggota semakin banyak namun kurang percaya terhadap kelompoknya dalam membantu memenuhi kebutuhannya tersebut  Terjadinya inkonsistensi didorong oleh penggerak-penggerak tertentu.IP Page 20 .

 Adanya neo imperialism  suatu bentuk penjajahan yang terutama dalam bentuk ekonomi. kekinian. kapital berarti kepala atau modal pokok dalam perniagaan.  Modernisasi  secara bahasa berarti baru. kekeluargaan. dan kekuasaan politik atas dasar etnik dengan satu kekuasaan nasional dan sekuler 2. seperti partai politik dan kelompok interest dalam rangka partisipasi tersebut Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses Perubahan Sosial dan Budaya 1. Kapitalisme lama  Gold (emas/materi). Munculnya fungsi-fungsi politik harus dikelola dengan hierarki administrative yang baru dan dipilih atas dasar kemampuan atau prestasi bukan asal usul mereka 3. Penggantian sejumlah besar dari hal-hal yang tradisional. S.IP Page 20 . Meningkatkan partisipasi politik oleh kelompok-kelompok sosial dari seluruh masyarakat melalui perkembangan institusi baru. yaitu: 1. Jadi kapitalisme adalah paham atau sistem ekonomi yang modalnya bersumber pada tanah dan modal berada pada tangan swasta dan semata-mata bertujuan untuk mencapai keuntungan sebanyak-banyaknya. Glorious(kajayaan).  Kapitalisme terbagi dua bagian yaitu kapitalisme lama dan kapitalisme baru. Gospel(agama). adanya difusi  yaitu proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari individu ke individu lain atau dari satu masyarakat ke masyarakat lain Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. Samuel Huntington memberikan istilah modernisasi. akhir. 2009 / 2010 Materi 12 Perubahan Sosial – Budaya di Masyarakat di Era Globalisasi Proses globalisasi dan modernisasi:  Masa Kapitalisme  berasal dari bahasa latin. Kapitalisme modern  ditandai dengan adanya revolusi industri di inggris yang berlangsung tahun 1790 – 1850. Kontak dengan kebudayaan lain. bersifat keagamaan.TA. dan up to date.

Ketidakpuasan masyarakat terhadap berbagai bidang kehidupan. Sistem stratifikasi terbuka. perubahan-perubahan harus dilakukan agar dapat menerima masa depan 8. Orientasi ke masa depan.TA. perubahan sosial budaya yang cepat akan terjadi pada masyarakat yang sangat toleran terhadap perbuatan atau masyarakat yang berperilaku menyimpang. Pandangan bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya. sistem pelapisan sosial terbuka pada masyarakat akan memberikan peluang sebesar-besarnya kepada individu untuk naik ke kelas sosial yang lebih tinggi melalui berbagai usaha yang diperbolehkan oleh kebudayaannya 5. yang dapat mengubah atau memperbaiki keadaan nasib manusia adalah manusia itu sendiri dengan bimbingan Tuhan Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. 4. ras. S. baik yang positif maupun negatif.IP Page 20 . Sistem pendidikan formal yang maju. dan ideologi akan mudah mengalami pertentanganpertentangan yang mengundang keguncangan 6. dengan adanya ketidakpuasan tersebut akan mendorong masyarakat melakukan perubahan sistem yang ada dengan cara menciptakan sistem baru agar sesuai dengan kebutuhan-kebutuhannya 7. melalui pendidikan seseorang diajarkan berbagai kemampuan dan nilai-nilai yang berguna bagi manusia terutama untuk membuka pikirannya terhadap hal-hal baru 3. Penduduk yang heterogen. masyarakat yang berbasis latar belakang kebudayaan. Toleransi. 2009 / 2010 2.

Prasangka pada hal-hal baru atau asing (sikap tertutup). S. integrasi sosial mempunyai derajat yang berbeda. di dalam masyarakat menganggap pandangan hidup atau keyakinan yang telah menjadi ideologi dan dasar integrasi mereka dalam waktu lama dapat terancam oleh setiap usaha perubahn unsurunsur kebudayaan 7. Dengan keadaan seperti itu. mereka tidak mengetahui perkembanganperkembangan yang terjadi pada masyarakat lain 2. umumnya unsur-unsur baru yang masuk berasal dari dunia barat Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. 6. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam kuat. Rasa takut akan terjadi kegoyahan pada integrasi sosial yang telah ada. Kurang berhubungan dengan masyarakat lain. dalam suatu masyarakat selalu terdapat kelompok-kelompok yang menikmati kedudukan tertentu 5. keadaan tersebut akan menjadi lebih kritis apabila masyarakat yang bersangkutan dikuasai oleh golongan konservatif 4. antara lain: 1. Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis. terdapat pada masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa-bangsa asing. suatu sikap yang mengagungkan tradisi lama serta anggapan bahwa tradisi tidak dapat diubah akan sangat menghambat jalannya proses perubahan. Sikap masyarakat yang sangat tradisional. keterlambatan perkembangan ilmu pengetahuan disuatu kelompok masyarakat dapat disebabkan karena masyarakat tersebut berada diwilayah yang terasing. 2009 / 2010 Materi 13 Perubahan Sosial yang terjadi pada Masyarakat Faktor-faktor yang dapat menghambat perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat. sengaja mengasingkan diri atau lama dikuasai (dijajah) oleh bangsa lain sehingga mendapat pembatasanpembatasan dalam segala bidang 3.IP Page 20 . Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat. mereka menjadi sangat curiga terhadap hal-hal yang datang dari luar sebab memiliki pengalaman pahit sebagai bangsa yang pernah dijajah. masyarakat yang kurang memiliki hubungan dengan masyarakat lain umumnya adalah masyarakat terasing atau terpencil.TA.

2009 / 2010 8. yang paling disarankan dan dapat dilihat dengan jelas adalah jatuhnya rejim orde baru yang telah berkuasa selama 32 tahun. Perbedaan pendapatpendapat yang sering sekali dianggap mengganggu stabilitas-stabilitas hal yang haram di masa orde baru. yang selalu mengedepankan tindakan represif dalam menjaga kelanggengan kekuasaannya.  Kedua.  Proses reformasi di Indonesia pada tahun1998 yang diharapkan oleh seluruh elemen / lapisan masyarakat adalah sebuah perubahan yang menyeluruh di Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo.  Mundurnya Presiden Soeharto yang dianggap sebagai simbol orde baru telah menjadi tolok ukur dari perubahan tersebut.merupakan pola perilaku anggota masyarakat dalam memenuhi semua kebutuhan pokoknya Materi 14 Gerakan Reformasi 1998: Sebuah Perubahan Politik dan Pemerintahan Indonesia  Proses reformasi pada tahun 1998 telah berdampak besar dalam kehidupan masyarakat di Indonesia secara umum dan politik / pemerintahan secara khusus. Dalam berbagai tuntutannya. Salah satu contoh perubahan dekat adalah pelaksanaan sistem pemilihan umum langsung yang dilaksanakan pada tahun 2004. S. perubahan sistem politik di Indonesia. Walaupun sering dikatakan bahwa paham yang dianut oleh sistem politik Indonesia adalah demokrasi. Oleh karena itu salah satu tuntutan mahasiswa pada tahun 1998 adalah melakukan pemilihan umum (pemilu) dalam waktu dekat. seiring dengan jatuhnya rejim orde baru maka berdampak pada struktur pemerintahan. Pertama.  Ketiga.IP Page 20 .  Selama berkuasa.  Aspirasi politik dari masyarakat kemudian dipersempit dengan sistem tiga partai yang jelas tidak berpihak pada masyarakat. mahasiswa menganggap bahwa struktur pemerintahan di masa rejim orde baru menjadi instrument penindasan terhadap masyarakat. Adat istiadat (kebiasaan). rejim orde baru telah menjadi orde kekerasan. Namun banyak pula kalangan melihat bahwa mundurnya Soeharto tidak akan memberikan kontribusi terhadap perubahan yang diinginkan.TA. ini jauh berbeda dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat.

IP Page 20 .TA. S. Tujuannya adalah semua kebijakan politik dan ekonomi berada ditangan rakyat dalam arti sesungguhnya. Perubahan Sosial oleh Rino Adibowo. 2009 / 2010 masyarakat (semua bidang).