Anda di halaman 1dari 21

Pengertian Kalimat Efektif Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga

dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain. Kalimat efektif syarat-syarat sebagai berikut: 1.secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya. 2.mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya. Ciri-Ciri Kalimat Efektif 1.Kesepadanan Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu unsur subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K). Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa. Contoh: Budi (S) pergi (P) ke kampus (KT). Tidak Menjamakkan Subjek Contoh: Tomi pergi ke kampus, kemudian Tomi pergi ke perpustakaan (tidak efektif) Tomi pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif) 2.Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda). Contoh: Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (ambigu dan tidak efektif). Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif). 3.Kehematan Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu: a. Menghilangkan pengulangan subjek. b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata. c. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. d. Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak. Contoh: Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (tidak efektif) Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif) Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif) Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)

4.Kelogisan Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal. Contoh: Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif) Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif) 5.Kesatuan atau Kepaduan Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu: a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris. b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimatkalimat yang berpredikat pasif persona. c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita. Contoh: Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif) Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif) Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik. (tidak efektif) Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif) 6.Keparalelan atau Kesajajaran Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga. Contoh: Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif) Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif) Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (efektif) Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif) Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif) 7.Ketegasan Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu: a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat). Contoh:

cerita itu sangat mengharukan. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan). d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan. 2009 — vhyo17 Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksudnya/arti serta tujuannya seperti yang di maksud penulis /pembicara. Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. Contoh: Anak itu bodoh. Jelas : berarti mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca. Contoh: Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku? Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini. dan –kah. (salah) Bukan seratus. atau seratus. (ketegasan) Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya. tetapi berjuta-juta rupiah. atau sejuta. Contoh: Bukan seribu. (ketegasan) b. Kalimat efektif juga merupakan kalimat yang padat. Contoh: Cerita itu begitu menarik. (benar) c. tetapi pintar. tetapi berjuta-juta rupiah. seribu. -pun. seperti: partikel –lah. Pada kesempatan lain. e. lengkap. Melakukan pengulangan kata (repetisi). Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif November 15. telah disumbangkan kepada anakanak terlantar. dan dapat menyampaikan informasi secara tepat.Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain. telah disumbangkan kepada anakanak terlantar. kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. singkat. . jelas. sejuta. Membuat urutan kata yang bertahap.

Kalimat hemat memiliki ciri kalimat yang menghindari pengulangan subjek. Contoh kalimat tidak efektif: Bagi semua siswa harus memahami uraian berikut ini. karena sebelum subjek kalimat tersebut. maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis. Misalnya. karena memfaralelkan jenis kata menyusun. dan simpulan hasil pengujian. gagasan. . Kalimat Berstruktur Kompak. kelengkapan materi yang harus dilampirkan. dan. setelah mereka mengetahui bahwa presiden datang ke acara itu. pada. kata menyusun seharusnya berfaralel dengan melampirkan (materi secara lengkap). Kalimat tersebut memfaralelkan “kegiatan” sebagai verba. Keparalelan itu tampak pada jenis kata yang digunakan sebagai suatu yang paralel dengan memiliki unsur atau jenis kata yang sama. Setiap kalimat minimal terdiri atas unsur pokok dan sebutan (yang menerangkan pokok) atau unsur subjek dan predikat. penggambaran tahap-tahap kegiatan. menggambarkan tahap-tahap kegiatan. maka kata lainnya seharusnya menggunakan verba. dengan kelengkapan. Kesalahan dalam menggunakan paralelis kata akan menjadikan kalimat tersebut menjadi tidak efektif. dan menyimpulkan hasil pengujian. untuk. Kalimat Paralel. Berikut ini 13 Sebab Ketidakefektifan Kalimat : 1. Kalimat yang efektif adalah kalimat yang tersusun secara paralel. Tepat : sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.Singkat : hemat dalam pemakaian atau pemilihan kata-kata. pleonasme. Kalimat tidak efektif adalah kalimat yang tidak memiliki atau mempunyai sifat-sifat yang terdapat pada kalimat efektif. Ketidakefektifan kalimat tersebut. perasaan. Kalimat dikatakan efektif apabila berhasil menyampaikan pesan. melampirkan materi secara lengkap. Contoh kalimat tidak efektif: Kegiatan akhir dari percobaan itu adalah menyusun laporan. Kalimat yang baik adalah kalimat yang menggunakan subjek dan predikat secara benar dan kompak. dan penjamakan kata yang sudah bermakna jamak. 2. Kalimat yang efektif harus hemat. Bandingkanlah dengan kalimat di bawah ini! Kegiatan akhir dari percobaan itu adalah menyusun laporan. Waktu tempuh yang digunakan hanya selama 45 menit saja untuk sampai ke daerah itu. Contoh kalimat tidak efektif: Para menteri serentak berdiri. Dalam pembahasan ini menyajikan contoh nyata. hiponimi. penggambaran. dan simpulan. Sebagai contoh dari uraian di atas adalah perkalian di bawah ini. tentang. menggambarkan (tahap-tahap kegiatan). Kekurangkompakan dan ketidakjelasan subjek dapat terjadi jika digunakan kata depan di depan subjek. bagi. Kalimat Hemat. 3. dan menyimpulkan (hasil pengujian). Misalnya penggunaan dalam. sebagai. Kalimat di atas menjadi tidak efektif karena unsurnya tidak lengkap. di.

Untuk mempersingkat waktu. Kalimat Berpadu. Penggunaan kata akan yang menyelip di antara subjek dengan predikat pada kalimat pertama menjadikan kalimat tersebut kurang padu. Kalimat yang berpadu adalah kalimat yang berisi kepaduan pernyataan. dilebarkan diperlebarkan (salah) * memperkuat. Kalimat Logis. sehingga tidak perlu menggunakan kata warna). Mayat wanita yang ditemukan di sungai itu sebelumnya sering mondar. Kalimat pertama kurang efektif karena menggunakan subjek (kata para menteri) dengan subjek kedua (kata mereka). Pada kalimat pertama terkadung makna bahwa yang berbahagia adalah kesempatan. yaitu kata warna dan merah (merah merupakan salah satu warna. yaitu kata banyak dan beberapa dengan pengulangan kata yang mengikutinya. Materi yang sudah diungkapkan daripada pembicara awal akan dibahas kembali pada pertemuan yang akan datang. kecuali verbanya diganti dengan membahagiakan. Contoh kalimat tidak efektif: Segala usulan yang disampaikan itu kami akan pertimbangkan. Kalimat yang logis adalah kalimat yang dapat diterima oleh akal atau pikiran sehat. saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran acara ini. Kalimat ketiga kurang efektif karena menggunakan kata bermakna hiponimi. Kalimat kedua memiliki makna yang tidak mungkin waktu dipersingkat. Contoh kalimat tidak efektif: Pada kesempatan yang berbahagia ini. kecuali acara yang dipersingkat atau waktu yang dihemat. Banyak orang-orang yang tidak hadir pada pertemuan yang menghadirkan beberapa tokoh-tokoh terkemuka. baik sekali sangat baik sekali (salah) . Uraian pada bagian ini akan menyajikan tentang perkembangbiakan pohon aren. Kontaminasi ==> merancukan 2 struktur benar 1 struktur salah Contoh : * diperlebar. Biasanya ketidaklogisan kalimat terjadi karena pemilihan kata atau ejaan yang salah. marilah kita bersama-sama mulai mengerjakan tugas tersebut. Kalimat yang tidak berpadu biasanya terjadi karena salah dalam menggunakan verba (kata kerja) atau preposisi (kata depan) secara tidak tepat.mandir di daerah tersebut. menguatkan memperkuatkan (salah) * sangat baik. yaitu kata hanya dan saja. Kalimat ketiga menggunakan konstruksi kalimat yang kurang benar sehingga memunculkan makna yang kurang logis dan menakutkan. Kalimat kedua menggunakan kata bermakna sama. Kalimat keempat. 6.Air raksa ini harus dicampur dengan kain warna merah. menggunakan kata bermakna jamak secara berulang. Demikian pula penggunaan kata tentang dan daripada setelah verba menjadikan kalimat tersebut kurang padu 5. 4.

pukul-memukul saling pukul-memukul (salah) * Di sekolah diadakan pentas seni. * Kepada siswa kelas I berkumpul di aula. Contoh : * Perkembangan daripada teknologi informasi sangat pesat. (Ia gagal meraih prestasi) (kata gagal lebih untuk subjek bernyawa) 11. Contoh : * waktu dan tempat dipersilahkan. (naik selalu ke atas) * Pak. (KPS) (benar) ?? * Di dalam buah mangga mengandung vitamin C. seharusnya presensi) * Bola gagal masuk gawang. (Sunda: ku abdi) (seharusnya diganti dengan kalimat pasif persona) . tumpang tindih Contoh : * para hadirin (hadirin sudah jamak.* saling memukul. saya minta izin ke belakang. tidak perlu para) * para bapak-bapak (bapak-bapak sudah jamak) * banyak siswa-siswa (banyak siswa) * saling pukul-memukul (pukul-memukul sudah bermakna ‘saling’) * agar supaya (agar bersinonim dengan supaya) * disebabkan karena (sebab bersinonim dengan karena) 8. Contoh : * … sudah pada hadir. (Jawa: wis padha teka) (seharusnya sudah hadir) * … oleh saya. Sekolah mengadakan pentas seni Sekolah mengadakan pentas seni (salah) 7. Pengaruh bahasa asing. Tidak Memiliki Subjek. Contoh : * Rumah di mana ia tinggal … (the house where he lives …) (seharusnya tempat) * Sebab-sebab daripada perselisihan … (cause of the quarrel) (kata daripada dihilangkan) * Saya telah katakan … (I have told) (Ingat: pasif persona) (seharusnya telah saya katakan) 13. Contoh : * mengenyampingkan seharusnya mengesampingkan * menyetop seharusnya menstop * mensoal seharusnya menyoal * ilmiawan seharusnya ilmuwan * sejarawan seharusnya ahli sejarah 12. (Siapa yang dipersilahkan) * Mobil Pak Dapit mau dijual. Pleonasme ==> berlebihan. Kesalahan Pembentukan kata. Salah Nalar. ia juga kuliah. (absen: tidak masuk. * Selain daripada bekerja. (KPO) (salah) 9. (Apakah bisa menolak?) * Silakan maju ke depan. (toilet tidak selalu berada di belakang) * Saya absen dulu anak-anak. 10. Contoh : * Buah mangga mengandung vitamin C. Pengaruh bahasa daerah.(SPO) (benar) * Di dalam buah mangga terkandung vitamin C. (maju selalu ke depan) * Adik mengajak temannya naik ke atas. Adanya kata depan tidak perlu.

azas cendekiawan .handal antre .ekstrimis Februari .diagnosa andal .hembus ekstrem .analisa diagnosis .frekwensi .ekstrim ekstremis .antri asas .* Jangan-jangan … (Jawa: ojo-ojo) (seharusnya mungkin) andal – handal analisis .Pebruari frekuensi .cendikiawan detail .detil embus .

seksama subjek – subyek .sekedar silakan .mesjid merek .karir kategori .praktek provinsi .kwalitatif kuantitatif .pungkir narasumber .mulya museum .kwantitatif kualitas – kwalitas masjid .hapal ijazah .justeru karier .katagori konferensi .musium metode .propinsi risiko .fondasi .hirarki hakikat .sistim saksama .milyar misi .jenasah justru .missi mulia .obyektif peduli .nasehat objek .nara sumber nasihat .merk meterai .ijasah izin .hakekat hafal .konperensi kualifikasi – kwalifikasi kualitatif .himbau isap – hisap jenazah .resiko sekadar .pondasi.perduli praktik .meterei miliar . hierarki .metoda mungkir .silahkan sistem .ijin imbau .obyek objektif .

tehnologi terampil . ~ Dalam bahasa percakapan sehari-hari.rubah mengubah . Rapat dinas . bahasa tutur.subyektif teknik . KATA TIDAK BAKU ~ Kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan.tehnik teknologi .merubah utang . ~ Dalam kalimat resmi.terlanjur telantar .hutang KATA BAKU ~ Kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan.terlantar ubah .trampil telanjur . Penggunaan ragam baku Surat menyurat antarlembaga Laporan keuangan Karangan ilmiah Lamaran pekerjaan Surat keputusan Perundangan Nota dinas 8. baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.subjektif .

Terpengaruh bahasa tutur Contoh :.Orang yang berbaju putih itu abangku.Akhli c. . . 4. a. ~ Tujuannya.Saya sudah bilang sama dia.Di sekolahku mengadakan pesta. agar intonasi tersampaikan secara baik.Kami sudah hadir. Kalimat baku ~ Kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat. Akhli politik dan pendeta ini berasal dari Inggris. . Latihan soal-soal ! 1.Di sekolahku diadakan pesta. Perbandingan bahasa baku dan bahasa tidak baku. Kemubaziran Contoh :.Diskusi 11. Beberapa kesalahan yang menghasilkan kata tidak baku: 1. Penulisan kata yang benar adalah….Sekolahku mengadakan pesta. 5.Sistematis b. Orang pertama yang menulis secara sistematis tentang bahaya pertumbuhan penduduk adalah Thomas Maltus. .Orang yang mana berbaju putih itu abangku. . Pidato resmi 10 . Terpengaruh bahasa daerah contoh: Apa kamu sudah makan? Apakah kamu sudah makan? Bukumu ada di saya ~ Bukumu ada pada saya. Ia menerbitkan buku Analis kependudukan. Kerancuan contoh: .Emangnya itu bini Tono ? .Analisa . dan mempertahankan pendapatnya bahwa hukum alamiah akan mempengaruhi pertumbuhan penduduk.9. 3.Kami sudah baca suratmu. Salah susunan kata Contoh :. 2.Saya sudah berkata dengan dia.Apakah itu istri Tono? 6. .Kami semua sudah hadir. . Terpengaruh bahasa asing contoh: . Dan lain-lain.Suratmu sudah kami baca. Penyampaian pendidikan 12.

b. 3. Kalimat baku terdapat pada…. Banjir sering terjadi pada musim penghujan. d. tetapi ia tetap datang. Saya suka batuk kalau terkena debu jalan. saya ucapkan terima kasih.kreatifitas – moderen 7. Anda harus terampil bahasa Indonesia.kreativitas – modern d. a. a. – globalisasi -technologi . 5. Ia menjadi tauladan kami. – globalisasi – teknologi . a.kreatifitas – modern b. Perbaikilah kalimat-kalimat di bawah ini ! Kenapa ia tidak masuk ! Walaupun terlambat. Harap pelan-pelan. Sertifikat rumahnya sudah di hipotik. Kami mengikuti program ketrampilan di kelas. Atas perhatian Anda. c. ia tetap datang. Atas perhatian Bapak. d. Pada era globalisasi. – globalisasi – tehnologi . – globalisasi – teknologi . saya mengucapkan terima kasih banyak. 6. c. . Atas perhatian Bapak. kita dituntut mempunyai kreatifitas yang tinggi dan tidak gagap tekhnologi modern. Tetanggaku membeli pekarangan dekat apotik. Kami mengikuti program keterampilan di kelas. saya ucapkan banyak terima kasih. Banjir sering terjadi pada musim hujan. c.Sistimatis 2. Warna bajunya sangat menyolok.anak kecil. Perbaikan penulisan kata yang bercetak miring tersebut adalah…. Saya akan berbicara sama dia. Rencananya yang separuh akan digunakan untuk klinik dokter spesial mata.kreativitas – modern c. b. Kata yang tercetak miring dalam kalimat berikut ini baku…. Banyak alumni yang berhasil. d. a. 4. saya haturkan banyak terima kasih. Kepada ibunya ia mengadu. saya mengucapkan terima kasih. Jawaban : Mengapa ia tidak masuk ? Walaupun terlambat. Saya sering batuk bila terkena debu di jalan.d. Kalimat tersebut akan menjadi baku bila ditulis menjadi…. b. Atas perhatian Bapak. Maksudnya agar kebun itu lebih bermanpaat. banyak anak. Atas perhatian Bapak.

Anggotanya banyak sekali.Tuliskan kata-kata yang tidak baku dari paragraf tersebut ! Jawaban : . Kita sendiri yang mampu merobah nasib kita.apotik ~ apotek . Obat itu hanya bisa dibeli di apotik. Kita harus mensukseskan gerakan disiplin nasional .bermanpaat ~ bermanfaat 8. Sebelumnya. Betulkan kalimat tersebut agar menjadi kaliamat yang baku! Jawaban : Kalimat yang baku : Dia sudah berbicara kepada saya. ABRI bersama rakyat mengkikis ajaran komunis. b. Tim basket kita menjadi juara piala dunia.Kemis ~ Kamis . Di desaku terdapat sebuah group sepak bola. 11. Betulkan kalimat tersebut agar menjadi kalimat yang baku! Jawaban : Kalimat yang baku : Buku itu sudah saya kembalikan kepadanya. Setiap sore Kemis dan Saptu mereka latihan. Kata bercetak miring dalam kalimat berikut yang baku adalah …. a. Buku itu saya sudah kembalikan sama dia. 13.anggautanya ~ anggotanya .Kenapa kemarin kamu tidak masuk ? Betulkan kata-kata yang tidak baku pada kalimat tersebut! Jawaban : Kalimat yang baku atau kata-kata yang baku : Mengapa kemarin kamu tidak masuk? 10. Tiap bulan ayah mengirim duit untuk adik. sering berkumpul dahulu. d.group~ grup . . Tuliskan kata-kata yang tidak baku pada paragraf tersebut ! Jawaban : Kata-kata yang tidak baku: . a. c. 12.Saptu ~ Sabtu 9. Kata baku terdapat dalam kalimat …. Ardi sedang menganalisa limbah. Dia bilang sudah sama saya. c. b.

badanku terasa pegal-pegal . Masalah utang piutang sebaiknya tercatat pada kwitansi. Pukul 07. Siapa yang hadir dalam upacara itu? 19. b. persediaan barang masih banyak. d. Orang tua harus bisa menjadi suri teladan bagi anak-anaknya. c. Jika membeli obat. 20. Kita berdoa agar indonesia tetap aman dan damai. b. Kalimat yang menggunakan kata tidak baku adalah…. 14. Kata bercetak miring yang termasuk kata tidak baku terdapat pada kalimat…. Ayo terus. sebaiknya di apotek. a. Kalimat yang mengandung kata yang tidak baku terdapat pada…. Para pengusaha harus menerapkan upah minimum regional. d. d. Petani bawa cangkul dan benih padi. b. Pekerjaan itu bertele-tele sehingga tidak efektif. Kalimat berikut ini yang tidak menggunakan kata baku adalah…. suasana Jakarta terasa lengang. Hari Rabo kemarin ibu baru pulang. Khotbah Jumat dimulai pada pukul 12. Seluruh masyarakat berkumpul di balai desa. Fotocopi STTB harus dilegalisasi. c. Kalimat berikut yang menggunakan kata tidak baku adalah…. c. 16. nggak usah tengok kiri dan kanan. a. c. Pada bulan Februari dia merayakan hari ulang tahunnya. 15. a. Polisi memberikan isyarat agar kami segera menepi. d. 18. Kami sedang membersihkan kelas. d. c. Apa yang disebut bilangan prima? b. Mengapa kemarin Anda tidak masuk? b. a. a.00 murid SMP sudah pulang. Wiwik sama Rahmat pergi berlibur ke Bali. Saudara bilang bahwa ia akan datang. b. Saya kuatir dengan kondisi jalan yang ruwet. Setelah bekerja berat. Setelah terjadi kerusuhan. Seorang atlit harus berusaha keras untuk meraih juara. d. Bilang saja terus terang. c. Jangan kuwatir. b. c. Kata baku yang digunakan dalam kalimat terdapat pada…. d.d. 17. Kalimat yang menggunakan kata baku adalah…. tidak apa-apa. a. Jam 13.00. a. Dia murid teladan di sekolah ini.00 ayah sudah pergi ke kantor.

termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. bahasa tutur. Kita sering menyepelekan tutur kata yang kita ucapkan. baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat. Biasanya hal ini muncul dalam bahasa percakapan sehari-hari. Suatu kata bisa diklasifikasikan tidak baku bila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. didasarkan atas kajian berbagai ilmu. Padahal yang kita ucapkan belum tentu sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.Kata Baku Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku. Kata baku sebenanya merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. . Kata baku dalam bahasa Indonesia memedomani Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman system penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi.

disyahkan lesung pipi .dipersilahkan anggota .kaedah dipersilakan .Di sekolahku diadakan pesta.Apa kamu sudah makan? -Apakah kamu sudah makan? Daftar Kata Baku dan Tidak Baku Kata Baku = Kata Tidak Baku Apotek .apotik Atlet .hakekat kaidah .merubah mengesampingkan.anggauta pihak . • Terpengaruh bahasa daerah contoh: .Sekolahku mengadakan pesta. . Di bawah ini beberapa contoh kalimat baku yang benar.pertanggung jawaban utang .mengenyampingkan Kualitas .sistim Telepon .kwalitas .cinderamata Konkret .atlit Cenderamata .langganan hakikat .lesung pipit mengubah . bahasa tutur.tilpon Pertanggungjawaban . ~ Dalam bahasa percakapan sehari-hari.Di sekolahku mengadakan pesta.Kata Tidak Baku ~ Kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan.konkrit Sistem . • Kerancuan Dalam kalimat contoh: . .fihak disahkan .hutang pelanggan .

repertoire Teknologi .tekhnologi.nasehat terempas .berfikir nasihat .konggres Hierarki .structure Monarki .psychiatry Grup .route Institut .pengreditan mengkreditkan .Universitas .abstrac Kultur .aktifitas aktif .himbau berpikir .relative Repertoar .accu Taksi .Security Aktivitas .standarisasi objek .theatre Struktur .kondite Akuarium .aktip pengkreditan .university Teater .defaluasi Abstrak .taxi sekadar .director Konduite .30 WIB standardisasi .mempesona imbau .terhempas pukul 19.monarkhi Devaluasi .sekedar memesona .mengreditkan .culture Deputi .deputy Sekuriti .sportip aktivitas .group Rute . technologi Elektronik .sportifitas sportif .electronik Direktur .30 WIB .obyek sportivitas .jam 19.hirarkhi Aksi .institute Aki .action Psikiatri .aktifitas Relatif .aquarium Kongres .

Dalam Pedoman UmumPembentukan istilah (PUPI)diterangkan sistem pembentukkan istilah serta pengindonesiaan kosa kata atau istilah yang berasal dari bahasa asing. Berikut ini saya tampilkan 100 kata baku dan tidak baku yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi. didasarkan atas kajian berbagai ilmu. Bila kita memedomani sistem tersebut akan telihat keberaturan dan kemapanan bahasa Indonesia.pasca panen dasawisma . Kata baku sebenanya merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan.antar negara pascapanen . Kata BAKU dan TIDAK BAKU . Kata baku dalam bahasa Indonesia memedomani Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman sistem penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan. Suatu kata bisa diklasifikasikan tidak baku bila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Biasanya hal ini muncul dalam bahasa percakapan sehari-hari. bahasa tutur. baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.panca roba Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.dasa wisma pancaroba . yang saya kumpulkan dari berbagai sumber.antarnegara .

fondasi = pondasi 33. diagnosis = diagnosa 19. analisa = analisis 4. embus = hembus 26. februari = pebruari 29. depot = depo 17. berpikir = berfikir C 12. apotik = apotek 8. detail = detil 18. dipersilakan = dipersilahkan 21. ekstrem = ekstrim 24. formal = formil 28. asas = azas 9. diferensial = differensial 20. ambulans = ambulan 3. fiologi = phiologi 30. ekuivalen = ekwivalen 25. frekuensi = frekwensi . definisi = difinisi 16. cabai = cabe. cabay 13. anggota = angauta 6. daftar = daptar 15. disahkan = disyahkan E 22. cenderamata = cinderamata D 14. aktif = aktip 2. fisik = phisik 31.A 1. andal = handal 5. esai = esei F 27. foto = photo 32. atlet = atlit B 10. bus = bis 11. ekspor = eksport 23. antre = antri 7.

manajemen = menejemen 61. kategori = katagori 52. kuantitatif = kwantitatif 59. konferesi = konperensi 54. hipotesis = hipotesa I 38. masalah = masaalah 63. jaman = zaman 47. ikhlas = ihlas 40. kualifikasi = kwalifikasi 57. impor = import 41. kompleks = komplek 56. jenazah = jenasah 48. insaf = insyaf 39. imbau = himbau 45. izin = ijin 44. khotbah = khutbah 53. kongres = konggres 55. hierarki = hirarki 37. kualitas = kwalitas 58. hakikat = hakekat 36. ijazah = ajasah. manajer = menejer 62. merek = merk . ijasah 43. istri = isteri 42. isap = hisap J 46.G H 34. kaidah = kaedah 51. masjid = mesjid 64. karier = karir 50. hafal = hapal 35. justru = justeru K 49. koordinasi = koordinir L M 60.

objektif = obyektif P 77. peduli = perduli 79. subjek = subyek 92. sistem = sistim 89. saraf = syaraf 86. teknik = tehnik 94.65. provinsi = propinsi 81. meterai = meterei 66. narasumber = nara sumber 73. November = Nopember O 75. misi = missi 69. teknologi = tehnologi 95. risiko = resiko S 85. ramadhan = ramadan 84. museum = musium N 72. saksama = seksama 90. silakan = silahkan 88. profesor = proffesor Q R 83. sekadar = sekedar 87. mungkir = pungkir 71. miliar = milyar 68. subjektif = subyektif T 93. objek = obyek 76. mulia = mulya 70. terampil = trampil . nasihat = nasehat 74. metode = metoda 67. putra = putera 82. paspor = pasport 78. standardisasi= standarisasi 91. praktik = praktek 80.

utang = hutang V 99. telantar = terlantar U 97. ubah = rubah 98. zaman = jaman . varietas = varitas W X Y Z 100.96.