Anda di halaman 1dari 4

JAMUR RHIZOPUS Sp

Latar Belakang Jamur (fungi) banyak kita temukan di lingkungan sekitar kita. Jamur tumbuh subur terutama di musim hujan karena jamur menyukai habitat yang lembab. Akan tetapi, jamur juga dapat ditemukan hampir di semua tempat di mana ada materi organik. Jika lingkungan di sekitarnya mengering, jamur akan menjalani tahapan istirahat atau meghasilkan spora. Cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang jamur disebut mikologi. Kebanyakkan jamur termasuk dalam kelompok kapang. Tubuh vegetatif kapang berbentuk filamen panjang bercabang yang seperti benang, yang disebut hifa. Hifa akan memanjang dan menyerap makanan dari permukaan substrat (tempat hidup jamur). Hifa-hifa membentuk jaring-jaring benang kusut, disebut miselium. Permasalahan - Bagaimana bentuk tubuh rhizopus? - Bagaiman cara produksinya? - Apa gunanya bagi manusia?

Struktur Tubuh Rhizopus mempunyai tiga tipe hifa, yaitu: a. Stolon, hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat (misalnya roti) b. rizoid, hifa yang menembus substrat dan berfungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan c. sporangiofor, hifa yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan memiliki

sporangium globuler di ujungnya Klasifikasi Berdasarkan struktur tubuh dan reproduksinya rhizopus termasuk fungi pada devisi Zygomycota. a. Struktur Tubuh Rhizopus mempunyai tiga tipe hifa, yaitu: a. Stolon, hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat (misalnya roti) b. rizoid, hifa yang menembus substrat dan berfungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan c. sporangiofor, hifa yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan memiliki sporangium globuler di ujungnya b. Cara Reproduksi Rhizopus bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual adalah dengan spora nonmotil yang dihasilkan oleh sporangium, sedangkan reproduksi seksualnya dengan konjugasi. Ciri a. Habitat di darat, di tanah yang lembab atau sisa organisme mati b. Hifanya bercabang banyak tidak bersekat saat masih muda dan bersekat setelah menjadi tua c. Miseliumnya mempunyai tiga tipe hifa yaitu : stolon (hifa yang membentuk jaringan di permukaan substrat seperti roti), rhizoid (hifa yang mnembus substrat dan berfungsi untuk menyerap makanan), sporangiofor (tangkai sporangium) d. Berkembangbiak dengan cara vegetatif yaitu membuat sporangium yang menghasilkan spora. Generatif yaitu dengan konjugasi dua hifa (-) dan hifa (+). Cara Reproduksi Reproduksi vegetatif dengan cara membentuk spora tak berflagel (aplanospora)

dan generatif dengan cara gametangiogami dari dua hifa yang kompatibel/konjugasi dengan menghasilkan zigospora

Peranan Di bawah ini adalah peranan jamur: - Rhizopus oryzae untuk membuat tempe. - Mucor javanicus terdapat dalam ragi tape Kesimpulannya: c. Struktur Tubuh Rhizopus mempunyai tiga tipe hifa, yaitu: d. Stolon, hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat (misalnya roti) e. rizoid, hifa yang menembus substrat dan berfungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan f. sporangiofor, hifa yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan memiliki sporangium globuler di ujungnya d. Cara Reproduksi Rhizopus bereproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual adalah dengan spora nonmotil yang dihasilkan oleh sporangium, sedangkan reproduksi seksualnya dengan konjugasi. Tambahan : Dapat menghasilkan spora seksual dan aseksual. Spora aseksualnya sering disebut sporangiophore dan dihasilkan di dekat sporangium.Secara genetik, sifat spora ini identik dengan induknya. Pada Rhizopus,sporangium didukung oleh sebuah kolumela yangbesar. Rhizospora yang berwarna gelapdihasilkan saat terjadi fusi antara dua miselia yang sesuai. Fusi initerjadi saat berlangsungnya reproduksi seksual. Keturunan yang dihasilkan melalui reproduksiseksualdapat memiliki perbedaan sifat dari induknya secara genetik. Bagian tubuhRhizopus

oryzae seperti sporangium yang mengandung spora, sporangiophore atautangkai spora, kolumela, stolon, dan rhizoid..