46600465-Nervus-cranialis

Pemeriksaan Neurologis : Fungsi Nervus Cranialis Cara pemeriksaan nervus cranialis : N.

I : olfaktorius (daya penciuman) : pasien memejamkan mata, disuruh membedakan yang dirasakan (kopi, tembakau,alkohol, dll) N.II : optikus (daya penglihatan) : dengan snellen card, funduscope, dan periksa lapang pandang. N.III : okulomorius (gerakan kelopak mata ke atas, kontriksi pupil, gerakan otot mata) : tes putaran bola mata, menggerakkan konjungtiva, palpebra, refleks pupil dan inspeksi kel opak mata. N.IV : trochlearis (gerakan mata ke bawah dan ke dalam) : sama seperti N.III N.V : trigeminus (gerakan mengunyah, sensasi wajah, lidah dan gigi, refleks kornea dan refleks kedip) : menggerakkan rahang ke semua sisi, pasien memejamkan mata, sentuh dengan kapas pada dahi dan pipi. Reaksi nyeri dilakukan dengan benda tumpul. Reaksi suhu dilakukan den gan air panas dan dingin, menyentuh permukaan kornea dengan kapas. N.VI : abducend (deviasi mata ke lateral) : sama seperti N.III. N.VII : facialis (gerakan otot wajah, sensasi rasa 2/3 anterior lidah) : senyum, bersiul, mengerutkan dahi, mengangkat alis maja, menutup kelopak mata dengan tahanan, menjulurkan lidah untuk membedakan gula dengan garam. N.VIII : vestibulocochlearis / akustikus (pendengaran dan keseimbangan) : tes webber dan rinne. N.IX : glosofaringeus (sensasi rasa 1/3 posterior lidah) : me mbedakan rasa manis dan asam (gula dan garam). N.X : vagus (refleks muntah dan menelan) : menyentuh pharing posterior, pasien menelan ludah / air, disuruh mengucap ´ah«!µ. N.XI : accesorius (gerakan otot trapezius dan sternocleidomastoideus) : palpasi dan catat kekuatan otot trapezius, suruh pasien mengangkat bahu dan lakukan tahanan sambil pasien melawan tahanan tersebut. Palpasi dan catat kekuatan otot sternocleidomastoideus, suruh pasien memutar kepala dan lakukan tahanan dan suruh pasien melawan tah an. N.XII : hipoglosus (gerakan lidah) : pasien suruh menjulurkan lidah dan menggerakkan dari sisi ke sisi. Suruh pasien menekan pipi bagian dalam lalu tekan dari luar, dan perintahkan pasien melawan tekanan tadi.

. Nama saraf Sifat saraf Temp at Fungsi Tempat masuk di basic cranii Nervus Olfaktorius Nervus Optikus Nervus Okulomotorius Sensorik Sensorik Motorik IV. muskulus stapedius. II. kontraksi pupil. foramen stylo mastoide us VIII. muskulus stylohioideus. Motorik dan sensorik Mulut VI. Nervus Vestibulocochle aris/ akustikus Sensorik Teling a Meatus acusticus internus. sensasi wajah. glandula hidung dan pallatum Pendengaran dan keseimbangan. Nervus Trochlearis Nervus Trigeminus Motorik Hidun g Mata Mata dan kelop ak mata Mata Daya penciuman Penglihatan Gerakan kelopak mata ke atas. scalp. venter posterior muskulus digastricus. refleks kornea dan refleks kedip Alat penggerak (muskulus rektus lateralis) Gerakan otot wajah. posisi dan gerakan kepala V. lidah dan gigi. pengecapan 2/3 anterior. -Palatum mole. Nervus Abducen Nervus Facialis Motorik Bola mata Muka VII. Sensorik dan motorik Fisura orbitalis superior Meatus acusticus internus. gerakan otot mata Gerakan mata ke bawah dan ke dalam Gerakan mengunyah. glandula lacrimalis. glandula submandibularis. III. secreto parasimpatis.NERVUS CRANIALIS Uruta n saraf I. canalis facialis. pipi.

Etmoidal) N II. pallatum BCE> >Foramen rotundum . muskulus stylo pharyngeus.IX. Nervus Glossopharynge us Sensorik dan motorik. Nervus Vagus Sensorik dan motorik Salura n cerna XI. Basic cranii exit>>Lamina et foramina cribrosa (os. membran mukosa hidung. membantu menelan. glandula parotis Musculus constrictor pharyngis dan otot intrinsik laring. Otot sternocleidomastei deus dan muskulus trapeizeus Gerakan dan bentuk lidah (kecuali muskulus palatoglossus) Foramen jugulare Foramen jugulare Foramen jugulare Canalis hypoglos si N I. saluran cerna sampai 1/3 distal colon transversum. otot polos broncus. Otot pharing. Pengecapan dari epiglotis dan valecula dan serabut dari epiglotis dan valecula Otot palatum mole. BCE>> Fisura orbitalis superior >Maksilaris>kulit muka diatas maksila. >Optalmica>kornea. laring. gigi rahang. cavumnasi. BCE>> Fisura orbitalis superior N V. kulit dahi. BCE>>Canalis optikus N III. secreto motoris parasimp atis Lidah X. BCE>>Fisura orbitalis superior (Fisura=celah) N IV. hati dan pancreas. jantung. scalp n palpebra. sinus maksilaris. sinus caroticus dan glomus caroticum. Nervus Hypoglossus Motorik Lidah Sensasi umum rasa 1/3 posterior lidah dan pharyng. membran mukosa sinus para nasalis. Nervus Accessorius (radix cranialis) dan (radix spinalis) Motorik Bahu XII.

artikulasio temporo mandibularis . membran mukosa mulut. dan 2/3 lidah anterior N VI. . tensor veli pallatini.>Mandibularis>Motorik (otot penguyah. tensor timpani >sensoris>kulit pipi. venter anterior muskulus digastricus. kulit diatas mandibula dan sisi kepala. gigi rahang bawah. mylohioideus .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful