P. 1
Green Impact Indo - 11 - Proposal Rumah Sakit Kelas C (C Class Hospital)

Green Impact Indo - 11 - Proposal Rumah Sakit Kelas C (C Class Hospital)

|Views: 3,969|Likes:
Dipublikasikan oleh gunteitb

More info:

Published by: gunteitb on Aug 11, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2014

pdf

11/08/2011

Proposal Proyek Rumah Sakit Pangalengan
Disajikan oleh: Gunawan Tanuwidjaja, MSc. Env. Mgt. S.T. Mustakim, S.T. dan PT. Duta Perencana

,,

Agenda Pembicaraan
Latar Belakang Rumah Sakit Pangalengan Kriteria Rumah Sakit Yang Baik Klasifikasi Rumah Sakit Tipe C dan D Kebutuhan Data dan Metodologi Proyek Diskusi

1

11/08/2011

Latar Belakang Rumah Sakit Pangalengan

,,

Latar Belakang Perkembangan RS di Indonesia
Kebutuhan akan Pelayanan Kesehatan terutama RS yang meningkat karena peningkatan jumlah penduduk Pemerintah Pusat mencoba meningkatkan kualitas dan kuantitas RS dengan memberikan kewenangan kepada Pemda untuk mengoperasikan RS Pemda secara swadana, Tetapi jumlah RS pemerintah masih berkembang lamban (1.9% per tahun), yaitu dari 1.178 RS pada 2001 menjadi 1.268 RS pada 2005. Hal ini juga terjadi pada jumlah RS swasta yang meningkat 2% per tahun, dari 580 RS pada 2001 menjadi 626 RS pada 2005. Munculnya berbagai RS swasta seperti RS Siloam Gleneagles (Lippo Group), Medistra (Astra Group), Metropolitan Medical Centre(MMC), Mitra Keluarga dll di kota-kota besar, karena kebutuhan ini dan menunjukkan menariknya peluang jasa pelayanan ini. Kini pelayanan yang dokter dan administrasi yg profesional, dengan fasilitas dan peralatan canggih telah menjadi kebutuhan di Indonesia.

2

11/08/2011

Latar Belakang Kawasan Pangalengan
Pangalengan terletak di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Pangalengan dikenal sebagai daerah pertanian, peternakan dan perkebunan. Dg komoditas utama kawasan ini ialah teh, kina, susu sapi. Selain itu tempat ini terkenal oleh tempat – tempat wisata seperti Situ Cileunca, Kolam Air Panas Cibolang dll. Data kependudukan Kab. Bandung (2003) tercatat mencapai 4 juta jiwa. Sehingga jumlah penduduk yang akan mempergunakan RS begitu besar

Klasifikasi Rumah Sakit di Indonesia
Klasifikasi
Rumah Sakit Kelas A

Syarat Pelayanan
Pelayanan medis umum dan spesialistis Kapasitas 1000 - 1500 tempat tidur (TT) Dibawah kepemilikan Depkes RSCM Jakarta

Contoh

Rumah Sakit Kelas B

Pelayanan medis umum dan minimal 10 spesialistis Kapasitas 400-1000 TT Dibawah Pemda Tk I Pelayanan medis umum Kapasitas 100-300 TT Luas bangunan sekitar 4000 m² Dibawah Pemda Tk I & Tk II Pelayanan medis umum Kapasitas 25-100 TT Luas bangunan sekitar 1000 m² Dibwh Pemda Tk I, Tk II Pelayanan kesehatan terhadap penyakit khusus, misalnya : ginjal, kanker, dll

RS Hasan Sadikin

Rumah Sakit Kelas C

RS Mitra Keluarga Bekasi Timur

Rumah Sakit Kelas D

RS Islam Bogor

Rumah Sakit Kelas E

3

11/08/2011

Mengapa RS Pangalengan Sangat Dibutuhkan?
B2

B1

B3 D1 C1 B4 C2

RS ini dibutuhkan karena Kecamatan ini tidak terlayani oleh RS seperti terlihat pada Gambar Lokasi RS di Bandung dan sekitarnya
Keterangan: B1 RS Dr. Hasan Sadikin B2 RS Immanuel B3 RS St. Borromeus B4 RS Santosa C1 RS St. Yusuf C2 RS Al-Islam C3 RSUD Soreang C4 RSI Al-Ichsan C5 RSUD Majalaya D1 RS Ujung Berung

C3 C4

C5

Gambar Lokasi RS di Bandung dan sekitarnya

RS Pangalengan

Kriteria Rumah Sakit Yang Baik

,,

4

11/08/2011

Kriteria Umum RS yang Baik
Lokasi yg terjangkau dg mudah Pelayanan terjangkau secara ekonomi Tidak berada dlm kawasan yang tercemar Tersedia ruang utk pengembangan RS Tata letak Unit – Unit yg efisien UGD yang sangat aksesibel dan jelas Pemisahan fasilitas rawat jalan dan inap Pemisahan akses publik dan penunjang non medis

Rumah Sakit yang Sukses
• Perencanaan yang Baik • Desain yang Baik • Konstruksi yang Baik • Administrasi yang Baik

5

11/08/2011

Perencanaan Fasilitas dan Pelayanan Rumah Sakit
Pelayanan Pasien yang Berkualitas
1.

Penunjukan staf medis yang kompeten dengan jumlah yang cukup serta penyediaan fasilitas, peralatan, dan pelayanan pendukung yang memadai Menciptakan struktur organisasi yang jelas tanggung jawabnya, terutama pada pelayanan pasien Staf medis yang profesional dan dapat saling berinteraksi untuk kerjasama

2.

3.

4.

Membuat mekanisme atau prosedur yang memungkinkan review yang berkelanjutan terhadap pelayanan pasien dan kinerja Rumah Sakit Menyediakan program pendidikan yang berkelanjutan bagi profesional dalam hal perkembangan teknologi medis dan pengetahuan medis yang berhubungan dengan pelayanan pasien Menekankan standarisasi pelaksanaan pelayanan pasien dan dan fasilitas Rumah Sakit lainnya

5.

6.

6

11/08/2011

Orientasi Kepada Komunitas yang Efektif
1.

Pimpinan yang dihormati dari komunitas harus dilibatkan Penempatan program dan pelayanan Rumah Sakit kepada komunitas Memastikan keterlibatan Rumah Sakit pada komunitas, seperti pengajaran dan praktek cara hidup sehat, program kesehatan sekolah, dsb.

2.

3.

4.

Staf medis pilihan dan dokter membantu perencanaan dan implementasi program pelayanan kesehatan komunitas RS mengembangkan prinsip tanggung jawab dari organisasinya sehingga mendapat kepercayaan dan dukungan dari komunitas Menyediakan info publik bagi komunitas agar komunitas ikut berpartisipasi

5.

6.

7

11/08/2011

Kelayakan secara Ekonomi
1.

Menyiapkan kelayakan finansial yang dapat dipercaya oleh komunitas, investor dan donor Menyiapkan personil dan peralatan untuk operasi keuangan Membuat program yang dapat menarik dokter, perawat dan profesional dalam bidang Rumah Sakit yang kompeten dan berdedikasi Merencanakan pelayanan yang baru dan program ekspansi berdasar kebutuhan komunitas

2.

3.

4.

5.

Program terencana dalam penggantian maupun pengembangan fasilitas Analisa keuangan terencana dalam suatu periode (1-5 tahun) untuk memenuhi operasional dan pengembangan Rumah Sakit Partisipasi aktif komunitas pada program Rumah Sakit melalui sponsor, kontributor dan sukarelawan

5.

7.

8

11/08/2011

Perencanaan Arsitektural
1.

Memilih site yang dapat diakses oleh transportasi, air, utilitas, pusat dari populasi, dsb Memiliki luas yang cukup untuk pengembangan. Menentukan ukuran Rumah Sakit yang cukup untuk berbagai layanan Merencanakan pergerakan dokter, pengunjung, pasien, staf Rumah Sakit, dan servis

2.

3.

4.

5.

Tidak melakukan duplikasi fasilitas pelayanan dalam desain Membuat desain fasilitas yang fleksibel dan dapat ditukar fungsi ruangnya sehingga dapat mewadahi pengembangan rumah sakit ke depan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Memberi perhatian kepada pelayanan khusus seperti rawat jalan, ICU, obstretrics, ruang operasi dan bedah khusus, serta konsep seperti kontrol terhadap penyebaran penyakit, perencanaan bencana, dll

6.

7.

9

11/08/2011

Prinsip Umum Perencanaan RS
1. 2. 3.

Jangan terburu-buru Semua detil harus lengkap Sirkulasi harus efektif Ada kasus 2 RS, RS yang pertama melanggar prinsip 1 dan 2 mengakibatkan total biaya bangunan bertambah 30%, Sedangkan RS kedua mengikuti prinsip di atas, sehingga membutuhkan 2 tahun untuk perencanaan, namun total biaya bangunan bertambah hanya 7%

Pentingnya para ahli dari bidang Rumah Sakit untuk berkomunikasi dengan Arsitek agar dapat menterjemahkannya dalam desain

10

11/08/2011

Prakiraan Perencanaan Biaya Konstruksi
1. 2.

3. 4. 5.

Pekerjaan tanah besarnya10% biaya konstruksi Movable equipment, mebel besarnya 10-40% dari total biaya pembangunan RS Persiapan dana tak terduga sekitar 10% Biaya Perencanaan sekitar 10-15% Persiapan inflasi sekitar 1-2%

Klasifikasi Rumah Sakit Tipe C dan D

,,

11

11/08/2011

Rumah Sakit Kelas C
Pelayanan RS Kelas C menurut Pedoman Arsitektur Medis ialah sbb:
A. Pelayanan Medik Rawat Jalan UGD Rawat Inap B. Pelayanan Penunjang Medik C. Pelayanan Penunjang Non Medik D. Pelayanan Administrasi

Rumah Sakit Kelas C (2)
Contoh Rumah Sakit Kelas C RS Mitra Keluarga Bekasi Timur RS Santo Yusup Bandung RSUD Soreang RSUD Majalaya

12

11/08/2011

Program Ruang RS Kelas C (1)

Program Ruang RS Kelas C (2)

13

11/08/2011

Program Ruang RS Kelas C (3)

Rumah Sakit Kelas D
RSUD Sumberejo, Bojonegoro, Jawa Timur 1. 2. 3. 4. 5. RS Kelas D dikembangkan dari sebuah Puskesmas dikelola oleh Pemda Tingkat II Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur Lokasi : Jalan Raya Sumberejo Luas bangunan 1.060 m2 (2 lantai) Luas tanah 3.554 m2. Program Ruang Poliklinik Umum UGD Ruang Rawat Inap (Paviliun : 4, Kelas I : 14, Kelas II : 7, Kelas III : 20, Isolasi : 1) Radiologi, Farmasi dan Alat Kesehatan Kamar Operasi Kamar Bersalin Laboratorium Administrasi

14

11/08/2011

Luasan RS Tipe C dan D berdasarkan Pedoman Arsitektur Medik Tipe C Tipe D

Studi Banding Konsep RS
Hoan My Hospital Dalat, Vietnam
Rumah Sakit Sebagai : Tempat relaksasi menuju penyembuhan Tempat berekreasi bagi pasien dan keluarganya

15

11/08/2011

Studi Banding Konsep RS
Katta Public General Hospital Jepang

Rumah Sakit Sebagai : Lingkungan penyembuhan yang nyaman Tempat berkontemplasi, menenangkan pikiran dan mendekatkan diri kepada Tuhan YME Penerapan Shakei dan Kiritori pada Lanskap, yang biasanya dipakai untuk Kuil Jepang

Studi Banding Konsep RS
Flagstaff Medical Centre, Arizona, USA

Rumah Sakit dengan Fasade (tampak muka) minimalis

16

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->