P. 1
SKRIPSI BARU

SKRIPSI BARU

|Views: 3,694|Likes:
Dipublikasikan oleh yaman-indonesia

More info:

Categories:Types, Research
Published by: yaman-indonesia on Aug 11, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2013

pdf

text

original

Fabricators

Kedisiplinan merupakam fungsi koperatif dari manajemen sumber

daya yang terpenting, karena semakin baik disiplin kerja karyawan maka

semakin tinggi prestasi kerja yang dapat dicapainya. Tanpa disiplin

karyawan yang baik sulit bagi organisasi mencapai hasil yang optimal.

Adapun kedisiplinan yang dilaksanakan atau diterapakan PT.

Cilegon Fabricators adalah sebagai berikut:

1. Kedisiplinan Preventif

Yaitu kedisiplinan yang dilaksanakan untukl mendorong para karyawan

agar mengikuti berbagai standar dan aturan. Kedisiplinan ini bertujuan

untuk mencegah penyelewengan atau penyimpangan-penyimpangan

yang tidak diinginkan. Sasaran pokoknya adalah untuk mendorong

disiplin diri diantara para karyawan.

2. Kedisiplinan Korektif

Yaitu kedisiplinan yang diambil untuk menangani pelanggaran terhadap

aturan-aturan dan mencoba untuk menghindari pelanggaran-pelanggaran

lebih lanjut.

Kedisiplinan di atas lebih jelasnya ditekankan pada hal-hal sebagai berikut:

1. Ketaatan terhadap pedoman kerja

Dalam melaksanakan tugas serta memudahkan pelaksanaannya, pada

PT. Cilegon Fabricators diperlukan suatu paduan atau yanng dikenal

dengan sebutan pedoman kerja. Pedoman kerja digunakan sebagai

petunjuk atau arahan pekerjaan secara tertulis yang bersifat mengikat

seperti penetapan tugas pokok dan fungsi, ketentuan mekanisme

pekerjaan dan sebagainya. PT. Cilegon Fabricators dalam melaksanakan

tugasnya didasarkan pada pedoman kerja yang ada.

2. Ketaatan terhadap peraturan

Dalam rangka menaati segala bentuk peraturan maupun ketentuan-

ketentuan yang berlaku, sangat tergantung pada aspek sumber daya

manusianya. Hal tersebut dapat tercermin pada sikap dan perilaku yang

dimulai dari diri sendiri.

3. Tanggung jawab karyawan

Setiap karyawan dalam melaksanakan tugas sehari-hari harus mengacu

pada pedoman kerja dan peraturan-peraturan yang berlaku dengan

penuh ras tanggung jawab. Tangguang jawab yang dimaksud adalah

kesanggupan seorang karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan yang

diserahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya dan tepat pada waktunya.

PT. Cilegon Fabricators menerapkan karyawannya agar bertanggung

jawab pada pekerjaan.

4. Pemberian sanksi/hukuman

dalam menjamin tata tertib dan kelnacaran pelaksanaan tugas, maka

harus ada sanksi yanng mengatur mengenai penyalahgunaan keawajiban

dan larangan. Pada PT. Cilegon Fabricators ini, setiap karyawan yang

melanggar peraturan atau melakukan kesalahan dikenakan

sanksi/hukuman yang disesuaikan dengan kesalahan yang dibuatnya.

Sanksi/hukuman tersebut diantaranya:

1. Sanksi peringatan lisan

Sanksi peringatan ini diberikan pada karyawan yang terlambat

datang jam masuk kerja yang telah ditetapkan. Untuk pertama kali

atasan memberikan teguran secara lisan saja agar dia tidak

mengulanginya lagi.

2. Surat peringatan

Surat peringatan diberikan jika karyawan tersebut mengulangi

kesalahan yang sama dan tidak mengindahkan teguran dari atasan.

3. Penurunan jabatan

Sanksi ini diberikan pada karyawan yang sudah tidak bisa ditolerir

dengan teguran dan surat peringtan. Maka jalan terakhir adalah

menurunkan jabatannya (demosi).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->