1.

3 Tujuan Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tujuan umum PPL adalah untuk melatih mahasiswa calon guru agar memiliki pengalaman kegiatan kependidikan secara faktual sehingga akan terbentuk tenaga kependidikan yang profesional, yaitu tenaga kependidikan yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi profesinya sebagai guru, serta mampu menerapkan/memperagakan kinerja dalam situasi nyata, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Sedangkan tujuan khususnya adalah sebagai berikut: 1). Mahasiswa mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis di lingkungan sekolah sebagai tempat pelatihan berlangsung. 2). Mahasiswa menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar. 3). Mahasiswa mampu menerapkan berbagai kemampuan professional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata. 4). Mahasiswa mampu mengembangkan aspek pribadi dan social di lingkungan sekolah. 5). Mahasiswa mampu menarik kesimpulan edukatif dari penghayatan dan pengalaman selama pelatihan melalui refleksi dan menuangkan hasil refleksi ke dalam laporan. Sasaran dari PPL Keguruan ini adalah membentuk kepribadian calon pendidik yang : l. Memiliki kepribadian yang baik. 2. Mampu menerapkan teknik-teknik pembelajaran kepada peserta didik. 3. Memiliki sikap Tut Wuri Handayani, serta 4. Tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 1.4 Rencana Kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Program Pengalaman Lapangan (PPL) Keguruan dilaksanakan setiap awal semester. Sebelum kegiatan PPL ini dimulai, dipersiapkan terlebih dahulu hal-hal berikut : l. Menginventarisir mahasiswa calon peserta PPL Keguruan yang memenuhi peryaratan. 2. Memohon izin lokasi ke Kanwil Diknas dengan dilampiri penyebarannya. 3. Menetapkan Dosen Pembimbing dan menentukan distribusinya. 4. Memberitahukan ke setiap sekolah sebagai tempat pelaksanaan PPL. 5. Mengadakan pembekalan bagi mahasiswa calon pelaksana PPL. 6. Memohon surat tugas kepada Dekan untuk Dosen Pembimbing. 7. Mengadakan formulir-formulir yang diperlukan. Rencana kegiatan Program Pengenalan Lapangan ini dimulai pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2007 untuk semester ganjil tahun akademik (2007/2008). BAB II PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN 2.1 Pembekalan PPL Pembekalan PPL dilaksanakan oleh UP3L FKIP Unpar untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada mahasiswa calon guru tentang berbagai hal yang berhubungan dengan seluk-beluk kegiatan PPL. Setelah mahasiswa calon guru menerima materi pembekalan PPL, diharapkan mereka tidak menemui kendala yang berarti dalam melaksanakan kegiatan PPL di sekolah tempat praktik. Materi pembekalan yang disampaikan berupa keterampilan belajar mengajar. Keterampilan penguasaan kelas, interaksi sosial mahasiswa calon guru dengan siswa, Kepala sekolah, guru dan pegawai administrasi, mengenal kondisi lingkungan sekolah tempat praktik, dan lain sebagainya. Pembekalan PPL semester ganjil tahun 2007 dilaksanakan selama 1 hari bertempat di ruang Aula Palangka Unpar pada Hari Kamis Tanggal 26 Juli 2007 Pukul 07.30 – Selesai WIB. Mahasiswa / calon guru menerima materi pembekalan yang disampaikan oleh : 1. Kepala UP3L FKIP Unpar, Ibu Dr. Demitra (Tema : Pembimbingan Bersama) 2. Pembantu Dekan I FKIP Unpar, Bapak Dr. Sanggam Roy Inhard Manalu, M.Pd (Tema : Kemampuan Profesional Guru) 3. Bapak Drs. Bejo Basuki, M. Si (Tema : Penilaian PPL – II) 4. Sub Din Pendidikan SLTP – SM (Tema : Kurikulum Pendidikan di Sekolah Menengah) 2.2 Kegiatan PPL 2.2.1 Kegiatan Pengenalan Lapangan Kegiatan pengenalan lapangan (observasi) dilakukan untuk mengetahui situasi dan kondisi SMA Negeri-2 Pahandut sebagai tempat praktik. Dengan kegiatan observasi ini diketahui hal-hal sebagai berikut : 1. Observasi Pengenalan Lapangan SMA Negeri-2 Pahandut a) Kondisi fisik SMA Negeri-2 Pahandut: 1. Luas tanah / Bangunan : 24.210 m2 / 5.206 m2 2. Jumlah ruang kelas : 25 kelas 3. Ukuran ruang kelas : 8 x 7 m

Laboratorium : 2 ruang kondisi baik 3. c) Kegiatan Akhir: Kegiatan akhir berlangsung kurang lebih 10 menit . • Guru kemudian memberikan komentar. Presentasi tersebut berlangsung sekitar 25 menit. Untuk siswa : Ada 2. 15 Agustus 2007 di kelas X (Rombel 4. Bangunan lain yang ada : • Laboratorium Bahasa : 9 x 9 m • Laboratorium IPA Biologi dan Kimia : 9 x 9 m • Ruang BP : 9 x 9 m • Musholla : 9 x 9 m • Internet : 9 x 9 m 5. Jumlah guru : 74 orang 2. Beberapa langkah dalam kegiatan proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru mata pelajaran Bahasa Inggris sesuai dengan hasil observasi adalah sebagai berikut : a) Pembukaan Guru membuka pelajaran dengan memberi salam. Rombel 3. • Guru meminta kembali kelompok siswa yang presentasi untuk mengambil nilai siswa-siswa lain dengan mengerjakan tugas/latihan yang telah disiapkan. Perpustakaan : 1 ruang kondisi baik 2. Ruang tata usaha : 1 ruang kondisi baik 5. Kondisi lingkungan sekolah baik c) Fasilitas Sekolah: 1. Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah : • Perumahan penduduk • Pertokoan • SMA Negeri-1 Pahandut • SMP Negeri-1 Pahandut • MTs Negeri-1 Pahandut 2. Untuk guru : Ada 3. klarifikasi dan penegasan/penguatan mengenai topik yang dibahas. Mushola : 1 ruang kondisi baik d) Guru dan Siswa 1. Lapangan Olah Raga : • Lapangan Basket : 28 x 13 m • Lapangan Volly : 18 x 14 m b) Keadaan Lingkungan Sekolah: 1. sekitar 15 menit. Tahap pendahuluan berlangsung kurang lebih 10 menit. mengabsen siswa dan menyampaikan secara singkat objektif pembelajaran (pada hari itu akan ada 1 kelompok siswa yang presentasi di depan kelas mengenai ”Narrative Text”). Hubungan guru-guru : Baik 2. mata pelajaran Bahasa Inggris. b) Kegiatan Pembelajaran • Guru mempersilahkan kelompok siswa yang presentasi dan proses pembelajaran yang terjadi siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk pegawai : Ada 2. sedangkan guru hanya sebagai mediator atau fasilitator. Jumlah siswa seluruhnya : 897 orang e) Interaksi Sosial 1. Hubungan guru-tata usaha : Baik 5. Observasi ini dilakukan pada tanggal 14. Ruang BP : 1 ruang kondisi baik 4. sekitar 10 menit. dan Rombel 1).4. sekitar 20 menit. Hubungan sosial secara keseluruhan : Baik f) Tata tertib SMA Negeri-2 Pahandut 1. Hubungan guru-siswa : Baik 3. Observasi Proses Belajar Mengajar Observasi belajar mengajar dilakukan oleh mahasiswa peserta PPL agar mereka memperoleh pengalaman awal tentang kegiatan proses belajar mengajar. • Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan dan meminta siswa lain untuk menjawab atau berpendapat tentang pertanyaan tersebut. Jawaban-jawaban atau pendapat-pendapat siswa tersebut lalu dibahas dan disimpulkan bersama-sama dengan guru. Hubungan siswa-siswa : Baik 4. Jumlah siswa per kelas : 33 orang 3.

Pasal 1 Pihak pertama menyerahkan sarana dan prasarana sekolah SMA Negeri-2 Pahandut yang terletak di komplek Unpar kepada pihak ke dua dan pihak kedua menyerahkan kampus LPTK eks SPG Negeri 1 Palangka Raya kepada pihak pertama.Pd sebagai Guru Pamong. Berikut ini nama-nama Kepala Sekolah yang pernah memimpin SMA Negeri¬-2 Palangka Raya sebagai berikut: 1. M. Dalam proses mengajar praktikan di bawah bimbingan Ibu Dra.2.M/1991 antara Kanwil Depdikbud Propinsi Kalimantan Tengah dengan Rektor Unpar.Pd sebagai Dosen Pembimbing.1 dan No. 2. 2.30 Wib s/d 14. K. diberi kesempatan mengajar di kelas Rombel 4 (X4) dan Rombel 3 (X3).2 Kegiatan Praktek Keguruan Praktek mengajar merupakan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa agar memiliki pemahaman dan pengalaman mengajar secara faktual di kelas. Pada tanggal 28 Oktober 1983 keluarga besar SMA Negeri-2 Palangka Raya berpindah ke gedung baru yang terletak di lokasi UNPAR (Universitas Palangka Raya).S. Setelah SMA Negeri-2 Palangka Raya resmi berdiri sendiri sesuai dengan SK pendirian Nomor : C 173 / 183 tanggal 9 November 1983. 2. Pada saat itu tempat belajarnya bergabung dengan SMP-1 Palangka Raya (sekarang SMA Negeri-1 Jekan Raya).3 Kegiatan Praktek Non Keguruan Praktik non keguruan yang dilakukan oleh praktikan selama kegiatan PPL berlangsung antara lain mengenal kondisi SMA Negeri-2 Pahandut yang meliputi. semua perabotan sesuai dengan posisi semula. Isi berita acara tersebut antara lain : a. sedangkan sarana / prasarana yang tersedia pada awal berdirinya sekolah ini adalah : • Tanah satu kapling • Bangunan satu unit • Halaman / Taman / Kebun satu unit • Ruang kelas sejumlah 25 ruangan • Ruang kepala sekolah 1 ruangan • Ruang tata usaha 1 ruangan • Ruang BPBK 1 ruangan • Ruang laboratorium 4 ruangan • Mushola 1 buah • Kamar keci l4 buah • Ruang UKS 1 ruangan • Ruang Osis 1 ruangan SMA Negeri-2 Palangka Raya pertama kali berdiri pada awal tahun pelajaran 1983/1984. Kemudian terjadi pertukaran gedung. Nutosantoso pada tanggal 8 Desember 1983.2. Tahun 1983-1984 dipimpin oleh Bapak Yosten Siman. SMA Negeri-2 Palangka Raya dipimpin oleh Bapak Drs.A5/d. 236/PT. Subari . b. sesuai jadwal. yang dalam pembuatan harus dikonsultasikan dengan dosen pembimbing / guru pamong. Praktikan mulai melaksanakan kegiatan mengajar pada tanggal 21 Agustus 2007. Rombel 2 (X2) Pukul 12. yaitu antara SMA Negeri-2 Pahandut yang terletak di komplek Universitas Palangka Raya dengan SPG Negeri 1 Palangka Raya yang terletak di jalan K. hal-hal sebagai berikut : I) Mengenal sejarah singkat berdirinya SMA Negeri-2 Pahandut SMA Negeri-2 Pahandut didirikan berdasarkan surat keputusan Mendikbud No. Peresmian pemakaian gedung dilakukan oleh Mendikbud Prof. jadi kelas kedua gedung ini tidak ada perubahan mengenai sarana dan prasarana dalam arti tidak ada yang pindah. Lokasi sekolah ini dengan luas tanah 200 x 114 m. 0473/0/1983 tanggal 9 November 1983 dengan status sekolah negeri.31. Dalam praktik mengajar terlebih dahulu mahasiswa harus mempersiapkan program Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pasal IV Segala perabotan dan gedung serta sarana lainnya yang ada di sekolah bersangkutan menjadi tanggung jawab SMA Negeri-2 Pahandut sejak diadakan serah terima jabatan ini.15 Wib. 2 Palangkaraya hingga sampai sekarang.S. Kegiatan praktik mengajar ini berakhir pada tanggal 31 Oktober 2007 dan ujian akhir PPL Praktikan dilaksanakan pada hari Kamis Tanggal 22 Nopember 2007 di Ruang Laboratorium Bahasa. Takariwati Halim. Praktikan pada waktu itu. dan Bapak Erwanto. S.• Guru memberikan pengumuman tertentu. 793/125. Dan pada tahun pelajaran 1990/1991 untuk kedua kalinya SMA Negeri-2 Palangka Raya berpindah ke lokasi gedung bekas SPG-1 JL. menentukan kelompok presentasi berikutnya • Guru menutup pertemuan.S Tubun No. Tubun Palangka Raya dengan berita acara pertukaran pada tanggal 23 Februari 1991 No. A.

10. kurikulum yang digunakan oleh SMA Negeri-2 Pahandut adalah Kurikulum Sekolah Menengah Umum (SMU) tahun 1994 yang mulai diberlakukan sejak tahun Pengajaran 1994 / 1995. Pada masa jabatannya dilaksanakan pembenahan lingkungan dan penghijauan di sekitar sekolah.Juara 1 gerak jalan 17 kategori putri dan 45 kategori putra . Penyusunan jadwal pengajaran dan jadwal kegiatan remedial / pengayaan ekstrakurikuler. Tahun 1986-1996 dipimpin oleh bapak Drs. Perubahan – perubahan yang dilakukan antara lain : 1. Pembuatan lapangan basket 3. Tujuan pendidikan pada Sekolah Menengah Umum (SMU) mengacu pada tujuan pendidikan menengah dan mengutamakan pada jenjang pendidikan tinggi. II. Buku pedoman umum • Pola pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Kemampuan Dasar Sekolah Menengah Umum. Pengadaan 10 unit computer di ruang internet 8. III dari hari senin sampai kamis.2. Pembuatan lapangan parkir siswa / guru 4. Pembuatan lapangan sepak bola dan bola voli 4. SMA Negeri-2 Palangka Raya pindah ke jalan K. Berdasarkan keputusan Mendikbud RI No. Kegiatan ekstrakurikuler 11. Pembuatan laboratorium Bahasa 2. Mengembangkan dan mengelola sekolah berwawasan lingkungan yang asri dan nyaman sehingga .muaai tahun 1984-1985. 4.30 – 12. meskipun terkadang bisa terjadi suara bising karena kendaraan bermotor yang lalu lalang. 2.30 – 17. Menentukan Silabus dan Sistem pengujian. Visi dan Misi SMA Negeri-2 Pahandut l. 3) Proses Belajar Mengajar Proses belajar mengajar di SMA Negeri-2 Pahandut dapat dikatakan berjalan baik. Tubun No. Prestasi yang pernah diukir : . 2. Misi 1. Joko Wahyudi banyak perubahan yang terjadi antara lain: 1.20 WIB. dan masuk pada sore hari (khusus untuk kelas X / Rombel 1-10) dimulai tepat pukul 12.Juara bersih lingkungan hidup 3. 061 U 1993 tanggal 23 Februari 1993. Renovasi kamar mandi 5. Joko Wahyudi. 5.S. Renovasi ruang belajar. 3. Latihan olahraga prestasi 2) Kurikulum Persiapan bidang Kurikulum 1. Pada masa jabatan bapak Drs. Renovasi ruang internet 7. Tahun 1999 sampai sekarang jabatan kepala sekolah di pegang oleh Bapak Drs. Pembuatan gerbang dan pos gardu 3. Tahun 1996-1999 jabatan kepala sekolah di pegang oleh Bapak Drs. Akan tetapi hal tersebut dapat ditanggulangi dengan adanya pagar sekolah yang terbuat dari beton sehingga sedikit mengurangi kebisingan kendaraan bermotor yang lalu lalang hal ini membuat proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. Mengembangkan dan melaksanakan proses pendidikan dan pelatihan melalui pembelajaran yang berkualitas berlandaskan Iman dan Taqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa. yaitu masuk pada pagi hari dimulai tepat pukul 06.20 WIB. Piloting KBK 9. Menentukan pengajar. Untuk kedua kalinya SMA Negeri-2 Palangka Raya menata membenahi tempat belajar dan lingkungan sekitarnya. bekas gedung SPG. 2. Renovasi ruang belajar 4. 4. Melaksanakan kegiatan remedial / pengayaan bagi siswa kelas I. Pembuatan tempat parkir siswa 6. Visi Sekolah yang unggul dalam prestasi di bidang akademik maupun non akademik berdasarkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berbudaya yang luhur. 2. Pada era kepemimpinannya dilakukan beberapa perubahan fisik maupun non fisik. Yuwono. Itar Kamang Iman. hal ini disebabkan letaknya tepat di pinggir jalan raya. • Pola system pengujian hasil KBK Berbasis Kemampuan Dasar Sekolah Menengah Umum. Pada semester 1 tahun ajaran 2007/2008 Waktu belajar di sekolah SMA Negeri 2 Pahandut dibagi menjadi 2 sesi.

Skenario / Rencana Pembelajaran dan Lembar Kerja Siswa tersebut dapat dilihat pada halaman lampiran. Tubun dan jalan A. sesuai dengan keputusan Mendikbud no. 2. Kepala sekolah melalui Kanwil Pendidikan Nasional diharapkan dapat meningkatkan fasilitas belajar yang kurang. Yani. Lokasi ini mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. 4. SMU Negeri-2 Pahandut merupakan salah satu sekolah di Kalimantan Tengah yang memiliki kualitas yang baik. seperti pergaulan bebas.menunjang kegiatan belajar mengajar. 8. free sex dan lain-lain. hal ini dapat dilihat dari proses penyaringan siswa baru dan output pada setiap akhir tahun dengan hasil yang memuaskan. 3. Hubungan antara kepala sekolah dengan guru. guru dengan siswa. Fungsi tata usaha sebagai pelaksana administrasi sekolah berjalan dengan baik dan lancar. 5. sehingga siswa tidak dapat terkontaminasi oleh berbagai hal yang dapat merusak fisik dan jiwa mereka. Wakasek Urusan Sarana dan Prasarana serta Wakasek Urusan Kerjasama dengan masyarakat. Kondisi mental para siswa perlu dibina sejak dini sebaik mungkin melalui pendekatan agama dan budaya adat ketimuran. atau jika mungkin lebih meningkatkan kredibilitas dan kualitasnya diantara SMA-SMA yang ada di Kalimantan Tengah. antar sesama siswa. guru dengan pegawai sekolah terjalin harmonis. antar sesama guru.3 Program Pembelajaran Program pembelajaran di SMA Negeri-2 Pahandut Palangka Raya masih menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) untuk kelas XI dan XII yang penyusunannya didasarkan pada GBPP yang termuat dalam kurikulum tahun 2004. OSIS SMA Negeri-2 Pahandut merupakan wadah bagi para siswa untuk meningkatkan kemampuan diri dalam mengatur suatu organisasi. Program pengajaran yang digunakan di SMU Negeri-2 Pahandut adalah sesuai dengan kurikulum. 2. SMU Negeri-2 Pahandut berlokasi di jalan K. sehingga tujuan pembelajaran sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi dapat terwujud. Mengembangkan kultur sekolah berdasarkan budaya daerah “Rumah Betang”. sehingga suasana belajar mengajar di SMA Negeri-2 Pahandut berjalan dengan baik dan menyenangkan. Fasilitas gedung SMU Negeri-2 Pahandut cukup memadai sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Program pembelajaran yang dibuat oleh praktikan adalah dalam bentuk Skenario / Rencana Pembelajaran (RPP / Lesson Plan) dan Lembar Kerja Siswa (LKS / Students’ Work Sheet).S. 061/U/2004. 7. praktikan dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. 3. sehingga mereka memperoleh pengalaman jika nantinya terjun ke dunia kampus atau kembali ke masyarakat. narkoba. 3. Kepala Sekolah SMU Negeri-2 Pahandut dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh empat orang wakil Kepala sekolah yang membawahi bidang masing¬-masing seperti.1 Kesimpulan Berdasarkan kegiatan observasi kegiatan lapangan dan kegiatan proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan.2 Saran-Saran 1. BAB III PENUTUP 3. . Wakasek Urusan Kurikulum. 3. 2. sedangkan untuk kelas X (Rom-Bel / Rombongan Belajar) baru mulai diterapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kepada seluruh komponen yang berkompeten terhadap SMA Negeri-2 Pahandut hendaknya dapat mempertahankan. Wakasek Urusan Kesiswaan. 6.