Anda di halaman 1dari 22

DEFINISI

y hubungan-hubungan sosial yang melibatkan dua atau

lebih individu atau kelompok y tindakan saling membalas dalam erti kata tingkah laku seseorang individu mengambil kira, atau diorientasikan ke arah tingkah laku individu lain dan seterusnya saling mempengaruhi antara satu dengan yang lain y Dalam proses mengambil kira tingkah laku orang lain, saling jangkaan wujud antara pihak2 yang terlibat dalam interaksi

y Tiap2 individu cuba meramalkan apa yang akan

dilakukan oleh individu lain serta cuba menyesuaikan kelakuannya dengan jangkaan individu yang lain. y Pola saling jangka-jangkaan ini akhirnya akan menjadi norma yang diterima oleh individu-individu berkenaan untuk menentukan keadaan interaksi mereka

y Berbeza daripada lain-lain interaksi kerana melibatkan

norma serta obligasi yang berbalasan. y Melibatkan alat komunikasi seperti bahasa dan simbol supaya individu dapat tukar menukar makna dan buah fikiran antara satu sama lain

y Georg Simmel

ahli sosiologi yang mementingkan

proses interaksi y Menurut beliau interaksi antara manusia adalah asal usul segala kehidupan sosial y Masyarakat terdiri daripada pelbagai bentuk hubungan dan interaksi antara individu y Beliau berpendapat bahawa bidang kajian sosial meliputi bentuk-bentuk dan pola-pola interaksi ini yang juga menjadi asas segala tingkah laku.

y Pendekatan yang menumpukan kepada bentuk-

bentuk interaksi kemudiannya dikenali sebagai sosiologi formal atau mikrososiologi y Contoh interaksi ialah konflik, kerjasama, persaingan y Kajian mendalam adalah penting untuk memahami kelompok masyarakat atau masyarakat y Kerana kemunculan norma-norma sosial,peraturan2 dan perbezaan dari segi kewibawaan,kuasa dan status dalam interaksi sosial.

JENIS INTERAKSI SOSIAL


Menurut Maryati dan Suryawati (2003) interaksi sosial dibahagi menjadi tiga macam, iaitu: 1. Interaksi antara individu dan individu Dalam hubungan ini boleh terjadi interaksi positif ataupun negatif. Interaksi positif, jika hubungan yang terjadi saling menguntungkan. Interaksi negatif, jika hubungan timbal balik merugikan satu pihak atau keduanya (bermusuhan).

2. Interaksi antara individu dan kelompok Interaksi ini pun dapat berlangsung secara positif maupun negatif. Bentuk interaksi sosial individu dan kelompok bermacam - macam sesuai situasi dan keadaannya. 3. Interaksi sosial antara kelompok dan kelompok Interaksi sosial kelompok dan kelompok terjadi sebagai satu kesatuan bukan kehendak peribadi. Misalnya, kerja sama antara dua perusahaan untuk membicarakan suatu projek.

BENTUK INTERAKSI SOSIAL MENGIKUT PROSES TERJADINYA


Imitasi y Imitasi adalah pembentukan nilai melalui dengan meniru cara- cara orang lain. Contoh : Seorang anak sering kali meniru kebiasan kebiasan orang tuanya . Identifikasi y Identifikasi adalah menirukan dirinya menjadi sama dengan orang yang ditirunya . Contoh : Seorang anak lelaki yang begitu dekat dan akrab dengan ayahnya suka mengidentifikasikan dirinya menjadi sama dengan ayah nya .

Pengaruh y Pengaruh dapat diberikan dari seorang individu kepada kelompok . Kelompok kepada kelompok kepada seorang individu . Contoh : Seorang remaja putus sekolah akan dengan mudah ikut-ikutan terlibat Kenalan Remaja . Tanpa memikirkan akibatnya kelak . Motivasi y Motivasi juga diberikan dari seorang individu kepada kelompok.Contoh : Pemberian tugas dari seorang guru kepada muridnya merupakan salah satu bentuk motivasi supaya mereka mahu belajar dengan rajin dan penuh rasa tanggung jawab .

JENIS INTERAKSI SOSIAL


Interaksi sosial bersifat asosiatif, yang mengarah kepada bentuk - bentuk asosiasi (hubungan atau gabungan) a. Kerja sama usaha bersama antara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. b. Akomodasi penyesuaian sosial dalam interaksi antara individu dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan.

c. Asimilasi kelompok masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeza, saling bergaul secara intensif dalam jangka waktu lama, sehingga lambat laun kebudayaan asli mereka akan berubah sifat dan wujudnya membentuk kebudayaan baru sebagai kebudayaan campuran. d. Akulturasi kelompok masyarakat manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga lambat laun unsur - unsur kebudayaan asing itu diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian dari kebudayaan itu sendiri.

Interaksi sosial bersifat disosiatif, yang mengarah kepada bentuk - bentuk pertentangan atau konflik a. Persaingan perjuangan yang dilakukan individu atau kelompok sosial tertentu, agar memperoleh kemenangan atau hasil secara kompetitif, tanpa menimbulkan ancaman di pihak lawannya.

b. Kontroversi proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan atau konflik. Wujud kontroversi antara lain sikap tidak senang, baik secara tersembunyi mahupun secara terang - terangan yang ditujukan terhadap perseorangan atau kelompok atau terhadap unsur - unsur kebudayaan golongan tertentu. Sikap tersebut dapat berubah menjadi kebencian akan tetapi tidak sampai menjadi pertentangan atau konflik.
c. Konflik ada perselisihan faham dan kepentingan yang sangat mendasar, sehingga menimbulkan adanya semacam jurang pemisah antara mereka yang bertikai tersebut.

CIRI-CIRI INTERAKSI SOSIAL


y Menurut Tim Sosiologi (2002), ada empat ciri - ciri

interaksi sosial : 1. Jumlah pelakunya lebih dari satu orang 2. Terjadinya komunikasi di antara pelaku melalui kontak sosial 3. Mempunyai maksud atau tujuan yang jelas 4. Dilaksanakan melalui suatu pola sistem sosial tertentu

FAKTOR-FAKTOR INTERAKSI SOSIAL


1. Tindakan Sosial Menurut MAX WEBER , tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu individu lainnya dalam masyarakat . 4 jenis : Tindakan Rasional Instrumental -memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan . Contoh : Bekerja Keras untuk mendapatkan nafkah yang cukup . Tindakan Rasional Berorientasi nilai : -berkaitan dengan nilai nilai dasar dalam masyarakat . Contoh : Tindakan yang bersifat Religio magis . Tindakan Tradisional -tidak memperhitungkan pertimbangan Rasional . Contoh : Berbagai macam upacara \ tradisi yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan leluhur . Tindakan Ofektif : Tindakan Tindakan berdasarkan perasaan \ emosi

2. Kontak Sosial
y Kontak Langsung : menyampaikan pesannya secara

langsung y Kontak Tidak Langsung : menyampaikan pesannya melalui perantara

3. Komunikasi Sosial Interaksi sosial bergantung kepada komunikasi yang antara jelas atau tidak

TEORI INTERAKSIONISME
y Dipengaruhi oleh Max Weber y Tegaskan bahawa setiap individu perlu memahami

dunia masyarakat dari sudut pandangan individu. y Dikenali sebagai symbolic interactionisme, turut diperkenalkan oleh George Hebert Mead

y Kebiasaanya manusia berinteraksi melalui simbol2 y y -

tertentu spt alat, lambang,bahasa dan sebagainya Yang penting ialah interaksi sosial iaitu yang berlaku dalam kehidupan manusia itu sendiri. Ciri2: Interaksi sosial harian Interaksi dalam kelompok kecil dan bagaimana bertindak Banyak menggunakan simbol spt warna,lampu, isyarat,gerak-geri dan lambang Komunikasi dan cara hidup manusia ada simboliknya dan sangat penting

y Cara simbolik ini disokong oleh George Herbert

Mead,Blumer,Erving Goffman dan Charles Horton Cooley daripada mereka melalui karya2nya y Kesimpulan teori ini, kehidupan sosial ialah hasil daripada interaksi

PENDEKATAN INTERAKSI SOSIAL


y Manusia bukan sebagai seorang yang pasif yang

y -

dibentuk daripada tekanan sosial dalam masyarakat tetapi manusia yang aktif, pandai menilai dan menghargai dunia sekeliling. Ciri2 penting berkaitan sosiologi pendidikan : Memberi tumpuan yang luas kepada sekolah, bilik darjah dan perkembangan kurikulum Memahami interaksi antara guru dan murid Menghidupkan peranan sekolah yang sebenarnya dan menjanjikan pendidikan untuk semua