Anda di halaman 1dari 10

Golongan IA (ALKALI) Unsur: H Li Na K Rb Cs Fr Tips: HaLiNa Kawin Robby Cs Frustasi Golongan IIA (ALKALI TANAH) Unsur: Be Mg Ca Sr Ba Ra Tips: Besok

Minggu Cantika Suruh Bawa Rantang Golongan IIIA (BORON) Unsur: B Al Ga In Tl Tips: Bang Ali Ga Intelek Golongan IVA (KARBON) Unsur: C Si Ge Sn Pb Tips: Cewek Siapa Gerangan Senang Publikasi Golongan VA (NITROGEN) Unsur: N P As Sb Bi Tips: Nini Pelet Asal Subuh Bingung Golongan VIA (OKSIGEN) Unsur: O S Se Te Po Tips: Om Saya Sedang Telepon Polisi Golongan VIIA (HALOGEN) Unsur: F Cl Br I At Tips: Film Charles Bronson Idaman Ati Golongan VIIIA (GAS MULIA) Unsur: He Ne Ar Kr Xe Rn Tips: Heboh Negara Argentina Karena Xerangan Ranjau

Deret volta LiKaBaCaNa Megal MeN Zen Cer Fe Ced NiSenPeb Ha Seb BiCu HaAg PeTauuuuu...... Ket: Deret Volta : " Li - K - Ba - Ca - Na - Mg - Al - Mn - Zn - Cr - Fe - Cd - Ni - Sn - Pb - H - Sb - Bi - Cu - Hg - Ag - Pt - Au"

soal koloid
1. Di antara zat berikut yang termasuk aerosol ialah.... a. kaca berwarna d. Mutiara b. cat e. Kabut c. busa sabun Pembahasan: Aerosol mempunyai fasa terdispersi cair dan fasa pendispesi gas. Contoh: kabut, awan, hair spray. Jawab: E 2. Di bawah ini terdapat berbagai contoh koloid, manakah dari contoh tersebut yang tergolong sol liofil? a. kabut d. susu b. uap NH4Cl e. agar-agar c. busa sabun Pembahasan: Sol liofil adalah partikel-partikel padat dari koloid yang mengadsorpsi molekul-molekul cairan dan terbentuk selubung di sekitar patikel padat, contoh: agar-agar, sol agar-agar ini jika dipanaskan akan menjadi gel. Jawab: E 3. Sistem koloid yang dibuat dengan mendispersikan zat padat ke dalam cairan disebut.... a. aerosol d. sol b. emulsi e. agar-agar c. buih Pembahasan: Jelas 4. Diberikan reaksi pembuatan koloid sebagai berikut.... (1) FeCl3(aq) + 3H2O(1) Fe(OH)3(s) + 3HCl(aq) (2) 2H2(g) + SO2(g) 3S(s) + 2H2O(1) (3) 2AuCl3(aq) + 3SnCl2(aq) 3SnCl4(aq) + 2Au(s) (4) As2O3(aq) + 3H2S(g) As2S3(s) + 3H2O(1) (5) AgNO3(aq) + HCl(aq) AgCl(s) + HNO3(aq) Dari reaksi di atas yang merupakan reaksi hidrolisis adalah..... a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 Pembahasan: Reaksi hidrolis pada pembuatan koloid yaitu menambahkan air dengan tujuan mengubah partikel-partikel larutan sejati menjadi partikel-partikel koloid. FeCl3(aq) + 3H2O(l) Fe(OH)3(s) + 3HCl(aq) Larutan sejati air panas sol Jawab: A

5. Contoh koloid di bawah ini yang merupakan sistem koloid padat dalam gas adalah.... a. kabut b. embun c. asap d. buih e. batu apung Pembahasan: Asap merupakan sistem koloid padat dalam gas. Jawab: C 6. Pemberian tawas dalam proses air minum dimaksudkan untuk.... a. mengendapkan partikel-partikel koloid agar air menjadi jernih b. membunuh kuman yang berbahaya c. menghilangkan bahan-bahan yang menyebabkan pencemaran air d. menghilangkan bau tak sedap e. memberikan rasa segar pada air Pembahasan: Air yang keruh dapat dijernihkan dengan menambahkan tawas (K2SO4.Al2(SO4)3). Koloid Fe(OH)3 yang terbentuk akan mengadsorpsi, menggumpalkan dan mengendapkan kotorankotoran dalam air. Jawab: A 7. Di antara beberapa percobaan pembuatan koloid berikut: 1. larutan kalsium asetat + alkohol 2. belerang + gula + air 3. susu + air 4. minyak + air 5. agar-agar yang dimasak Yang menunjukkan proses pembuatan gel adalah.... a. 1 dan 5 b. 1 dan 3 c. 2 dan 5 d. 3 dan 4 e. 2 dan 4 Pembahasan: Koloid yang berubah menjadi gel (larutan padat) adalah pada percobaan: 1) larutan kalsium asetat + alkohol dipanaskan gel 2) agar-agar yang dimasak menjadi padat gel) Jawab: 1 dan 5 Jawab: A 8. AS2S3 adalah koloid bermuatan negatif. Larutan yang paling baik untuk mengkoagulasikan koloid ini adalah.... a. kalium fosfat d. besi hidroksida b. magnesium sulfat e. margarin c. barium nitrat

Pembahasan: AS2S3 adalah koloid bermuatan negatif dan akan terkoagulasi bila dicampurkan dengan partikel koloid yang bermuatan positif, misalnya Fe(OH)3. Jawab: D 9. Sebutkan dua fasa pada sistem koloid? Pembahasan: Sistem koloid terdiri atas dua fasa, yaitu: a. Fasa terdispersi b. Fasa pendispersi 10. Apakah perbedaan sifat fasa terdispersi dan pendispersi, berikan pula contohnya? Pembahasan: Fasa terdispersi bersifat diskontinu (terputus-putus), contoh: susu Fasa pendispersi bersifat kontinu, contoh: air 11. Pembuatan koloid dengan cara kondensasi dapat dilakukan melalui dua cara, sebutkan dan jelaskan! Pembahasan: a. Cara kimia Pertikel koloid dibentuk melalui reaksi-reaksi, seperti reaksi hidrolis, reaksi reduksi oksida atau reaksi subtitusi. b. Cara fisika Dilakukan dengan jalan menurunkan kelarutan dari zat terlarut, yaitu dengan jalan pendinginan atau mengubah pelarut sehingga terbentuk satu sol koloid. 12. Jelaskan cara dispersi busur Bredig pada pembuatan sol-sol logam? Pembahasan: Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektroda yang dicelupkan dalam medium dispersi, kemudian diberi loncatan listrik di antara kedua ujungnya. Mula-mula atom-atom logam akan terlempar ke dalam air, lalu atom-atom tersebut mengalami kondensasi sehingga membentuk partikel koloid. Jadi, cara busur ini merupakan gabungan cara dispersi dan cara kondensasi. 13. Mengapa partikel koloid lebih sulit berdifusi bila dibandingkan dengan larutan sejati? Pembahasan: Hal ini disebabkan ukuran partikel koloid lebih besar dibandingkan dengan partikel larutan sejati. Selain itu ukuran partikel koloid juga menyebabkan partikel koloid tidak dapat disaring dengan kertas biasa, tetapi harus dengan penyaring ultra. 14. Berikan contoh koloid pelindung dalam kehidupan sehari-hari! Pembahasan: a. Pada pembuatan es krim digunakan gelatin untuk mencegah pembentukan kristal besar es atau gula. b. Cat dan tinta dapat bertahan lama karena meng-gunakan suatu koloid pelindung c. Zat-zat pengemulsi, seperti sabun dan deterjen merupakan jenis koloid pelindung

Soal Kimia Kesetimbangan 1. Tentukan Kc reaksi kesetimbangan berikut ni:


a. H2O (g) + CO (g) H2 (g) + CO2 (g) b. SnO2 (s) + H2 (g) Sn (s) + H2O (g) c. N2O4 (g) NO2 (g) d. Ca(HCO3)2 (s) CaO(s) + H2O(g) + 2CO2 (g) 2. Ditentukan kesetimbangan : Ag + (aq) + Fe 2+ (aq) Ag (s) + Fe 3+ (aq) a. Kea rah mana pergeseran kesetimbangan jika pada suhu tetap ditambhkan AgNO3 b. Kea rah mana pergeseran kesetimbangan jika pada suhu tetap ditambahkan air? c. Kea rah mana pergeseran kesetimbangan jika pada suhu tetap ditambahkan larutan NaCl 3. Pada suhu tertentu diketahui reaksi N2 (g) + O2 (g) 2 NO (g) dengan Kc = 9, dan NO2 (g) NO(g) + O2 (g) , dengan Kc = 15, tetukan Kc reaksi berikut : NO2 (g) N2 (g) + O2 (g) 4. Sebanyak 8 mol gas ammonia dibiarkan terurai sesuai dengan persamaan reaksi : NH3 (g) N2 (g) + 3H2 (g)Jika pada keadaan setimbang terdapat 10 mol gas total dan tekanan total gas 5 atm, tetukan Kp. 5. Diketahui 1 mol gas HCl dibiarkan terurai sesuai dengan persamaan reaksi : 2HCl (g) H2 (g) + Cl2 (g) Jika tetapan kesetimbangan Kc = 4, tetukan persentase HCl terurai

Soal Kesetimbangan dan Ksp


1. Sebagai pelarut, amonia cair dapat berauto ionisasi sesuai reaksi berikut ini: NH 3 (l) + NH 3 (l) --> NH 4 + (lq) + NH 2 - (lq) Fasa lq menunjukkan bahwa ion larut dalam amonia cair. Pada suhu 223 K nilai tetapan kesetimbangan reaksi adalah 1 x 10 -30 . a. Tunjukkan pasangan asam-basa konjugasi reaksi kesetimbangan tersebut. b. Tuliskan pernyataan kesetimbangan untuk reaksi tersebut. c. Pada kesetimbangan tersebut, biasanya [NH 3 (l) ] tidak dimasukkan pada pernyataan kesetimbangan pada bagian "b". Tuliskan pernyataan kesetimbangannya dan jelaskan mengapa demikian. d. Pada suhu 223 K tersebut, berapa konsentrasi NH 4 + (lq) dan pNH 4 dalam amonia murni. e. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan padatan NH 4 Cl. (i). Larutan yang terbentuk apakah bersifat asam, basa atau netral. Jelaskan. (ii). Bagaimana nilai pNH 4 + yang terbentuk? 2. Berapa nilai entalpi pencampuran Kloroform dan Aseton, bila dilihat dari penyimpangan hukum Rault yang mereka lakukan? (endotem or ekso) 3. Hasil percobaaan menunjukkan, ketika ke dalam larutan kalium hidroksida dialirkan gas CO 2 , maka akan terbentuk endapan putih. Namun bila larutan CaCl 2 yang dialirkan gas CO 2 , ternyata tidak terjadi pembentukan endapan. a. Apa endapan putih yang terjadi bila gas CO 2 dialirkan ke dalam kalium hidroksida? b. Mengapa pada percobaan selanjutnya dalam CaCl 2 tidak terbentuk endapan?

[1]. Senyawa 2-metil butanal berisomer dengan: a. dietileter; b. etil isopropil eter; c. 3-pentanol; d.3-metil 2-butanol; e. dietil keton. [2]. Nama senyawa CH3-CH2-COO-CH2-CH2-CH3adalah: a. propana etana karboksilat; b. propana etilkarboksilat; c. etil propil karboksilat; d. propilpropanoat; e. propil etanoat.

[3]. Nama senyawa CH3-CH(CH3)-CH(COOH)-CH3yang tidak tepat berikut ini adalah: a. 2,3-dimetilbutanoat; b. 2,3-dimetil butirat; c. 2,3-dimetilpropana karboksilat; d. 2-metil butana 3-karboksilat; e.3-metil butana 2-karboksilat. [4]. Senyawa berikut ini yang tidak dapat berisomeradalah: a. eter dengan alkohol; b. alkanal dengan alkanon; c. alkanoat dengan ester; d. alkana dengan sikloalkana; e. alkena dengan sikloalkana. [5]. Oksidasi suatu alkohol menghasilkan 3-metil butanal. Alkoholtersebut adalah: a. CH3-(CH2)2-CHOH-CH3; b. CH3-C(CH3)2-CH2OH; c. CH3-(CH2)3-CH2OH; d. (CH3)2-CH-CH2-CH2OH; e. CH3-CH2-CHOH-CH2-CH3. [6]. Dari nama senyawa-senyawa berikut yang menunjukkan penamaanyang salah adalah: a. 2,2-dimetil propana; b. 3,4-dimetil2-heksanol; c. 2,3-dimetil pentanal; d. 2,3-dietil butana; e.3,3-dimetil 2-butanon. [7]. Etil asetat berisomer dengan senyawa berikut ini, kecuali: a. butanoat; b. metil propanoat; c. propil metanoat; d. etil etana karboksilat; e. 2-metil propanoat. [8]. Dietil eter dapat dihasilkan dari reaksi: a. etanoldengan asam sulfat pekat; b. etanol dengan etanoat; c.oksidasi 2-butanon; d. oksidasi 2-butanal; e. oksidasi2-butanol. [9]. Suatu senyawa dengan rumus molekul C4H10Omempunyai sifat mudah terbakar, tak dapat dioksidasi, dan denganasam asetat terbentuk ester, maka senyawa tersebut adalah: a.n-butanol; b. n-butanal; c. n-butanon; d. dietil eter; e. tersier butil alkohol.

[10]. Penamaan senyawa CH3-CHO(CH3)-CH2-CH3seperti berikut (1) etil isopropil eter, (2) 2-etoksi propana,(3) 2-propoksi etana, (4) etil sekunder propil eter. Penamaanyang benar semuanya terdapat pada: a. 1,2,3,4; b. 1,2,4; c. 1,2,3; d. 1,3,4; e. 2,3,4. [11]. Reaksi yang terjadi dari alkanol + alkanoat + H2SO4pekat adalah: a. ester; b. etena; c.dietil eter; d. dietil keton; e. alkil alkana sulfat. [12]. Pada reaksi metil alkohol + asam salisilat, ditambahkanH2SO4 pekat yang maksudnya adalah: a.mengikat air yang terjadi; b. menggeser kestimbangan reaksi; c. supaya teroksidasi; d. mencegah oksidasi; e. a dan b benar. [13]. Senyawa yang dapat bereaksi membentuk yodoform denganlarutan I2 dan NaOH adalah: a. alkanal; b.alkanol; c. alkanon; d. a dan b benar; e.a, b, dan c benar. [14]. Senyawa yang dengan pereaksi Tollen akan membentuk cerminperak ialah: a. formalin; b. metil alkohol; c. aseton; d. a dan b benar; e. a, b, dan c benar. [15]. Senyawa yang dengan pereaksi Fehling akan membentuk endapanmerah bata adalah: a. metanal; b. metanol; c. propanon; d. a dan b benar; e. a, b, dan c benar. [16]. Pernyataan yang tepat mengenai larutan Fehling adalah: a. Fehling A terdiri dari CuSO4, Fehling B terdiridari NaOH dan kalium natrium tartrat; b. Fehling A terdiridari CuSO4 dan NaOH, Fehling B terdiri dari kaliumnatrium tartrat; c. Fehling A terdiri dari CuSO4dan kalium natrium tartrat, Fehling B terdiri dari NaOH; d. Fehling A terdiri dari NaOH dan Cu2O, Fehling B terdiridari NaOH dan kalium natrium tartrat;

e. Fehling A terdiridari Cu2O, Fehling B terdiri dari NaOH dan kalium natriumtartrat; [17]. Suatu senyawa karbon, dengan K2Cr2O7dan H2SO4 pekat dapat teroksidasi, tetapitidak dapat membentuk endapan merah bata dengan pereaksi Fehling,maka senyawa itu kemungkinan adalah: a. matanal; b. metanol; c. etil alkohol; d. asetaldehida; e.aseton. [18]. Pereaksi Tollen bersifat sebagai berikut: a. oksidator,mengandung garam perak dalam larutan amonia berlebih; b.oksidator, mengandung CuO dalam larutan kalium natrium tartrat; c. reduktor, mengandung garam perak dalam larutan amoniaberlebih; d. reduktor, mengandung CuO dalam kalium natriumtartrat; e. reduktor, mengandung senyawa perak dan CuOdalam NaOH. [19]. Berikut ini campuran senyawa yang merupakan oksidatorkuat yang sering dipakai untuk mengoksidasi senyawa karbon ialah: a. K2Cr2O7 + H2SO4; b. KMnO4 + H2SO4; c.pereaksi Tollen; d. pereaksi Fehling; e. a dan b benar. ESSAY [1]. Tuliskan dua macam reaksi yang dapat menghasilkan pentanon! [2]. Gambarkan rumus bangun (struktur) semua isomer yang rumuskimianya C3H8O, tuliskan pula masing-masingnamanya ! [3]. Tuliskan reaksi yang terjadi pada: (a). metanal denganpereaksi Fehling; (b). asetaldehida + NaOH(aq)+I2(KI aq); (c). demetil keton + NaOH(aq)+ I2(KI aq); (d). etil alkohol + NaOH(aq)+ I2(KI aq); (e) formalin dengan pereaksi Tollen;(f). butil alkohol dengan K2Cr2O7+ H2SO4.

. Sejumlah gas etana (C2H6) dibakar sempurna. Setelah itu, dilakukan pendinginan yang membuat uap air mengembun. Ternyata volume gas yang terukur adalah 16 liter (T, P). Jika pada suhu dan tekanan yang sama, massa dari 4 liter gas karbon monoksida adalah 56 gram, tentukan volume gas etana yang terbakar pada suhu dan tekanan yang sama. (Ar C = 12, O = 16)

2. Fotosintesis adalah reaksi kimia yang mutlak diperlukan bagi kelangsungan hidup di bumi. Ketika berfotosintesis, tumbuhan mengubah gas karbon dioksida, air, dan cahaya menjadi glukosa dan gas oksigen. Jika direaksikan sebanyak 33,6 liter gas karbon dioksida (STP) dan 36 gram air, tentukan : a. Pereaksi yang tersisa dan jumlah molnya. b. Massa glukosa yang dihasilkan. c. Volume gas oksigen yang dihasilkan pada 27 C dan 1,64 atm.

3. Gas formaldehida (Mr=30) adalah senyawa yang dikenal dengan nama formalin dan dapat dimanfaatkan sebagai pembersih lantai, kapal, gudang, dan pakaian. Gas ini tersusun atas C,H,dan O, serta dibebaskan bersama uap air dari reaksi antara gas metanol (CH3OH) dan oksigen. Jika dalam suatu proses direaksikan gram metanol, ternyata dihasilkan 120 gram formaldehida dan 72 gram uap air. Tentukan rumus molekul formaldehida