Anda di halaman 1dari 3

|Type text] Page

PFtlt6KATAt KuAllTAS
PFlAYAtAt JASA 0l SFK0lAH

Y . FSTFR lltCF J0F

Sekolah adalah uiung tombak pelayanan iasa pendidikan dalam kehidupan manusia
pada era globalisasi sekarang ini. Pendidikan dipandang sebagai hal yang sangat penting
dalam aspek kehidupan manusia, hal ini ditandai dengan begitu maiunya perubahan yang
teriadi dalam dunia pendidikan mulai dari pelayanan penerimaan siswa secara online
maupun pengumuman kelulusan, pelayanan iasa diberikan sebaik mungkin dengan cara
cepat, tepat dan memuaskan, Setiap sekolah diharapkan memberikan pelayanan iasa yang
prima dan optimal seperti yang diharapkan oleh konsumen pendidikan. Dalam kondisi seperti
itu sekolah seharusnya memikirkan untuk membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan
iasa pendidikan dan mengenal siapa yang meniadi pelanggannya, supaya apa yang meniadi
harapan pelanggan (expected services) sesuai dengan apa yang diterima oleh pelanggan
(perceived services) sehingga bisa memenangkan persaingan antar sekolah. Pembenahan ini
sangat diperlukan, tapi harus memperhatikan semua komponen yang terkait dalam internal
sekolah guna memuaskan pelanggan eksternal sekolah. Komponen ini harus bisa bekeria
secara eIektiI dan eIIesien (to do the right things and to do the things right) yang mana
komponen- komponen merupakan mata rantai yang sangat penting dalam meningkatkan
pelayanan iasa pendidikan disekolah, komponen itu meliputi unsur-unsur manaierial yaitu
sumber daya manusia, Iinancial, sarana prasarana, inIormasi, kurikulum, dan humas
sedangkan mata rantai kegiatan pelayanan iasa meliputi ; supplier, input,proses,output dan
customers yang disingkat dengan nama 'SIPOC dimana supplier bekeria sebagai nara
sumber yang dapat membantu atau memIasilitasi ialannya input dan proses sehingga
menghasilkan output dengan mutu yang baik, Inputnya adalah peserta didik, pendidik,
tenaga pendidik , orang tua murid , sarana prasarana, kurikulum, Iinansial, inIormasi, humas
dan lingkungan, sedangkan outputnya dapat berupa prestasi sekolah, prestasi siswa yang
dapat dilihat dari hasil kelulusan dan prestasi siswa dalam dunia pendidikan.
Ditiniau dari deIinisinya Pelayanan adalah suatu kegiatan atau urutan kegiatan yang
teriadi dalam interaksi langsung antara seseorang dengan orang lain atau mesin secara Iisik
dan menyediakan kepuasan pelanggan, dalam hal ini sekolah harus dapat memberikan
pelayanan yang prima kepada siswa sebagai pelanggan sehingga teriadi interaksi langsung
|Type text] Page

antara pihak sekolah sebagai pengelola iasa pelayanan pendidikan dan siswa sebagai
konsumen pendidikan. sedangkan dalam deIinisi strategis kualitas adalah sesuatu yang
mampu memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan (meeting the needs of customers) oleh
karena itu sekolah ibarat sebuah 'Restaurant yang harus memikat dan mengikat
pelanggannya dengan memperbaiki kualitas pelayanan dengan persyaratan sebagai berikut,
1) mutu ; harus memperhatikan mutu misalnya rasanya harus enak, sedap dan cocok dengan
selera pelanggan serta aman untuk dikomsumsi dalam artian restaurant tersebut harus bisa
memandang pelanggannya melalui segmentasi pasar apa yang meniadi keinginan dari
konsumen, 2) pelayanan ; yang dimaksudkan adalah pelayanan prima , cepat dan tepat,
sopan, ramah, dan peduli. 3) kebersihan ; harus tempat itu bersih,makanannya bersih dan
tertata rapi. 4) Murah ; harganya bisa teriangkau sebanding dengan apa yang diharapkan oleh
pelanggan, kadang-kadang pelanggan mengharapkan yang lebih baik dengan harga yang
lebih murah.
Jika keempat hal ini dibawa kelingkungan sekolah maka yang dilihat adalah ;
1. Kelulusan yang bermutu dengan prestasi yang baik
2. Pelayanan prima, cepat, tepat, dan sopan dari tenaga pendidik maupun dari tenaga
administrasi sekolah
3. Lingkungan sekolah yang selalu bersih,aman disiplin dan selalu menyenangkan.
4. Murah, biaya sekolah murah dan teriangkau dan hasilnya sesuai dengan harapan
pelanggan (costumers expectations)
Dari keempat hal tersebut diatas maka untuk meningkatkan pelayanan iasa sekolah
harus memiliki komitmen dan bekeria sama yang baik antar sesama unsur yang ada
didalamnya, dalam mengelola sumber daya di internal sekolah mulai dari tenaga pendidik
maupun tenaga tenaga administrasi serta kepemimpinan yang berIikir kreatiI dan inovatiI
dalam bertindak sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan iasa kepada konsumen
pendidikan. Kepuasan pelanggan ini dapat diukur melalui lima dimensi yaitu :1)tangible yang
artinya kepuasan yang dapat diukur dengan apa yang dilihat misalnya gedung,sarana
prasarana, penampilan Iisik tenaga pendidik, dan lain-lain, 2)reliability adalah kemampuan
sekolah untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan yang diianiikan atau berupaya
untuk memberikan pelayanan yang optimal. 3)responsiI adalah pelayanan yang diberikan
sekolah sesuai dengan tuntutan pelanggan, 4)Assurance adalah kualitas pendidik dan tenaga
administrasi dalam memberikan rasa kepercayaan kepada pelanggan. 5) Empathy adalah
dapat memahami dan mengerti serta merasakan apa yang dirasakan oleh pelanggan.

|Type text] Page

Dari kelima tolak ukur tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa untuk
meningkatkan kualitas pelanggan kita harus memahami betul siapa pelanggan kita dan
bagaimana cara memperlakukan mereka, oleh sebab itu guru harus memiliki iiwa
kepelayanan yang patut diteladani, sebagai pengaiar yang memberikan pelayanan pendidikan,
serta sebagai pendidik yang dapat menuntun budi pekerti siswa dalam memberikan pelayanan
yang baik dan empathy kepada murid muridnya.
Kesemuanya ini dapat berialan dengan adanya dukungan dan keriasama antar warga
sekolah dalam hal, 1)peningkatan kesiapan keria yaitu warga sekolah harus pro aktiI dalam
kegiatan sekolah, berusaha mengerti dahulu daripada dimegerti, serta dapat mewuiudkan
keriasama yang solid dalam keria team, 2)peningkatan kualitas keria yaitu meningkatkan etos
keria, mandiri, menyikapi tugas secara positiI, menialain komunikasi yang baik antar rekan
keria, serta punya keinginan keras untuk terus maiu, 3)peningkatan pendayagunaan sumber
daya yaitu mengembangkan potensi diri dan proIIesionalisme, memanIaatkan sarana dan
prasarana secara optimal serta meniaga dan memelihara sarana dan prasarana, 4)
kepemimpinan yang eIektiI dan berIikir inovatiI yaitu menciptakan visi bersama serta dapat
mengkaii kebutuhan pelanggan.
Dari beberapa hal tersebut diatas maka sekolah harus dapat berupaya semaksimal
mungkin untuk memberikan pelayanana secara optimal dengan cara mengenal apa keinginan
pelanggan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Sekolah dapat belaiar dari
pelayanan iasa yang ditawarkan oleh sebuah restaurant dalam memberikan pelayanan dalam
persaingan bisnis. Mengapa hal ini harus dilakukan oleh sekolah karena sekolah merupakan
unit pelayanan iasa pendidikan, yang mana sekolah adalah sebagai provider yang harus
menciptakan lingkungan yang menarik dan dapat mengikat serta memikat pelanggan
sehingga pelanggan merasa loyal dan senang pada sekolah, misalnya dalam proses belaiar
mengaiar siswa merasa senang karena terlayani dengan baik, serta di lingkungan sekolah itu
sendiri diciptakan lingkungan pelayanan yang ramah, guru dan siswa saling menyapa,
sopan, beretika serta Lenaaa admlnlsLrasl sekolah perlu kreaLlf dalam prakLlk pemberlan
lavanan seharlharl Pal lnl sebaaal upava unLuk menlnakaLkan kuallLas pelavanan balk
[anaka pendek maupun [anaka pan[ana