Anda di halaman 1dari 124

Kesaksian Hamran Ambrie

ALLAH SUDAH PILIHKAN BUAT SAYA HIDUP BARU DALAM KRISTUS


DARI PENULIS Begitu besar kasih Allah akan hamba-Nya yang ber-saksi ini, tidak dapat saya lukiskan dengan kata-kata, maupun didalam tulisan secara sempurna. Mungkin lebih dari 40 tahun saya telah menyangkal ke-llahi-an Yesus Kristus. etapi begitu besar Kasih Allah saya diselamatkan untuk mendapatkan kehidupan yang kekal di alam s!rga"i itu. Allah sudah pilihkan buat saya ##Hidup Baru $alam Kristus##. dan karenanya sebagai tanda pengucapan syukur, saya buatlah kesaksian ini. %aya megahkan kesaksian ini, bukanlah disebabkan kecerdasan saya &uga bukan karena kepintaran saya memahami Alkitab, &uga bukanlah disebabkan bu&ukan !rang lain' tetapi saya bermegah, disebabkan Allah Yang Maha Kasih akan keadilan dan kebenaran itu telah men&emput saya untuk men&adi pengikut Kristus, satusatunya &alan untuk menu&u kepada kebenaran dan Hidup Yang Kekal. %ebab diba"ah k!l!ng langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang !lehnya kita dapat diselamatkan. (Kis. 4)*+,. Haleluya. H!rmat dan salam kasih -enulis) Hamran Ambrie

ALLAH SUDAH PILIHKAN BUAT SAYA "Hidup Baru Dalam Kristus" -Tentu uat Anda !u"aKesa#sian$ Hamran Am rie
%aya mengaku percaya akan kebenaran Alkitab dan .esus Kristus Anak Allah, uhan dan .uruselamat umat manusia, adalah melalui (atau disebabkan, Al-/uran. %ungguh a&aib0 etapi memang demikianlah sebenarnya. %aya mendapatkan kebenaran a&aran Kristen ini, sama sekali bukanlah disebabkan kepandaian atau

kecerdasan mempela&ari Alkitab terlebih dahulu. .uga tidak disebabkan penerangan para pendeta atau pengin&il manapun. Hal ini dapat dimaklumi, karena saya sendiri tadinya adalah se!rang Muslim, angg!ta1pengurus Muhammadiyah, mubaligh 2slam. $alam tahun *344 saya adalah salah se!rang pel!p!r1Ketua K!ngres 5mmat 2slam se Kalimantan di Amuntai, bersama-sama dengan saudara K.H. 2dham 6halid. $alam tahun *370-7*, adalah sebagai 2mam entera -usr!h 2slam Angkatan $arat di Ban&armasin dengan pangkat 8etnan-ll. .uga sebagai penulis Muslim dalam pelbagai ma&alah 2slam antara lain) Mingguan Adil di %!l!, Mingguan-9isalah .ihad di .akarta, Mingguan Anti K!munis di Bandung, dan lain-lain. 8ebih dari itu, saya adalah &uga salatl se!rang Anti Kristen yang agresi: se&ak tahun *3;< di Muara e"eh Barit!,' hingga tahun *3<+ termasuk salah se!rang bersimpati untuk mendirikan Negara 2slam di 2nd!nesia,yang sekaligus bermakna Anti Kristen. Karena itu tidal lah mungkin sama sekali bagi saya untuk dapat memahami isi Alkitab itu secara baik dan "a&ar.

Alkitab, memang sudah saya miliki se&ak tahun *3;<, %aya membaca Alkitab bukanlah untuk mencari kebenarannya, melainkan hanya untuk mencari ayat-ayat .yang dapat menun&ang pendirian saya sebagai se!rang Muslim yang Anti Kristen, untuk menyerang iman Kristen itu sendiri. %ampai berumur 40 tahun, saya adalah penghu&at .esus Kristus. %aya tidak percaya bahkan men!lak ke-2lahian .esus Kristus itu sebagai Anak Allah, uhan dan .uruselamat. -elbagai cara yang sudah saya lakukan untuk menghinakan men!lak kebenaran .esus Kristus. etapi begitu besar Kasih Allah, pada suatu saat sayadicari, di&emput dan diselamatkan. $alam tahun *3<+, dikala saya sedang menyusun sesuatu naskah kh!tbah, saya membaca ayat /uran s.A2 Maidah <=, yang berbunyi) >Qul ya ahlal kitabi lastum'ala sya-in hatta tuqiemut taurata wa! injil wa ma unzila alaikum min rabbikum.'' artinya) "Kata#anla%& %ai Al%i Kita ' Kamu tida# pada a"ama (an" se enarn(a) #e*uali apa ila #amu turuti Taurat dan In+ii) dan apa-apa (an" diturun#an #epadamu dari pada Tu%anmu,,. Ayat ini, bukanlah untuk pertama kali itu saya baca,melainkan sudah ratusan kali. etapi pada kali terakhir itu, Allah telah membisikan dalam r!h-&i"a saya, bah"a yang dimaksudkan > aurat dan 2n&il> dalam ayat /uran itu adalah aurat-ln&il yang ada terdapat dalam Alkitab atau Bible sekarang ini. -ikiran saya se&ak dahulu mengatakan, bah"a aurat dan 2n&il yang dimaksudkan !leh Al-/uran itu secara phisik sudah tidak ada lagi, dan isinya sekarang telah diintisarikan dalam Al-/uran. %edang aurat 2n&il yang ada dalam Alkitab sekarang ini, adalah yang palsu isinya sudah di!rak-arik !leh tangan manusia, dikurangi dan ditambah dan lain-lain. 9!h &i"a saya selalu mengatakan bah"a aurat 2n&il itu adalah yang terdapat dalam Alkitab sekarang benar adanya. -ikiran1!tak saya selalu mengatakan) tidak yang ada sekarang adalah aurat--2n&il palsu.

9!h &i"a saya mengatakan) bah"a aurat-2n&il yang dimaksudkan itu adalah yang terdapat dalam Alkitab sekarang . -endapat pikiran1!tak saya sekarang bert!lak belakang dengan kata hati r!h&i"a saya. Karenanya saya men&adi ragu, bimbang, mana yang benar. 5ntuk mendapatkan ketentraman, maka masalah ini saya ba"a dalam sembahyang tah&ud (sembahyang tengah malam, dengan d!a istiharah, yaitu suatu d!a kepada Allah mem!h!n agar diberi petun&uk tanda-tanda kebenaran, supaya Allah pilihkan buat saya mana yang benar satu diantara dua macam pendapat ini. %aya berd!a demikian) >Ya Allah, khalik langit dan bumi' Allah-nya !rang-!rang 2slam, Allah-nya !rang!rang Kristen, Allah-nya !rang-!rang Budha, Allah-nya bulan bintang, Allahnya lembah dan gunung-gunung, Allah semesta alam, tun&ukkan tanda-tanda kebenaran uhan yang disebutkan dalam /uran ini mengenai aurat dan 2n&il itu. Apakah yang dimaksud itu memang aurat dan 2n&il yang sudah tidak ada, yang sudah disarikan dalam Al-/uran. .ika memang demikian, saya m!h!n agar uhan teguhkan hatiku untuk tidak mempela&ari Alkitab itu. etapi kalau sekiranya yang dimaksudkan > aurat 2n&il> dalam /uran itu,adalah memang kebenarannya itu ada di dalam Alkitab (Bible, sekarang ini, saya m!h!n kiranya uhan bukakan hatiku untuk lebih bergairah membaca mempela&ari Alkitab itu secara &u&ur dan baik.> %aya tidak meminta pilihkan kepada siapasiapapun,tidak kepada pendeta, &uga tidak kepada alim-ulama 2slam &uga tidak kepada ka"an-ka"an saya yang cerdas pandai, tetapi saya minta dipilihkan !leh Allah Yang Maha ahu dan Maha Benar itu sa&a, agar dalam hal ini saya mendapatkan satu pilihan yang benar-benar ##meyakinkan kebenarannya##, menurut kehendak Allah itu sendiri. %aya berd!a dengan sepenuh hati, benar-benar menggantung harap atas petun&uk Allah sa&a untuk memilihkan bagi saya suatu kebenaran beragama. Kenapa sampai begitu terarah saya memusatkan pengharapan ini kepada Allah. Hal ini dapat dimengerti bah"a setiap !rang beragama mempunyai keyakinan akan adanya kehidupan sesudah kematian dunia :ana ini. $alam kehidupan di alam ba?a itu nanti, hanya ada dua tempat kita berada, yaitu didalam penghukuman dukacita api neraka, atau didalam s!rga bersama Allah. %aya tidak

dapat meremehkan kehidupan ini. Kalau kita membeli mas seberat *0 gram sa&a yang bernilai harganya hanya beberapa puluh ribu sa&a, kita sudah memerlukan pemeriksaan dan pengu&ian yang begitu teliti, agar &angan tertipu dan &angan ada penyesalan dibelakang hari,apapun pula mengenai &i"a r!hani kita yang akan datang, perlu kita berprihatin memikirkannya, memeriksa dan mengu&i kebenarannya beragama yang sesuai dengan kehendak Allah pemilik kehidupan s!rga itu sa&a, agar kita tidak berpenyesalan sepan&ang masa karena kecer!b!han kita sendiri. %aya tahu dan meyakini, bah"a pemilik s!rga dan neraka itu adalah Allah sendiri. $an &ustru itulah, saya tidak meminta pilihkan, tidak meminta nasehat pertimbangan manusia, baik se!rang pendeta-Kristen, maupun se!rang 5lama 2slam karena mereka itu semuanya adalah manusia, yang pasti tidak tahu persis tentang akan kebenaran yang sesuai dengan kehendak Allah itu. %aya datang kepada Allah pemilik kebenaran, pemilik s!rga itu sendiri, meminta menggantung harap, agar Allah itu sendiri memberikan petun&uk kebenaran dalam hal ini. -u&i uhan, semua pengharapan dan d!a saya ini ter&a"ab dengan baik. -ertanda bah"a kebenaran itu diberikan dengan segala kenyataan yang sama sekali tidak meragukan lagi. -atut dicatat, bah"a ayat-ayat /uran selain dari /uran s.Almaidah <= itu, masih banyak ayat-ayat lain yang berkesan kepada saya "aktu itu antara lain &uga' -uran s'As Sa+ada% ./$ ''Wa Laqad ataina Musa 'Ikitaaba fala takun fimiryatim min liqaa-ih '' 0Dan sesun""u%n(a tela% #ami eri#an #epada Musa Al#ita 0Taurat1) ma#a +an"anla% #amu 0Mu%ammad1 ra"u-ra"u meneriman(a1 ' /uran s. Al Maidah 4<) #'Wa qaffainaa 'ala assyarihim bi 'Isa 'bni Maryama mushaddi qallima baina yadaihi minat aurati wa atai naahul Injila fieha hudan wa nurun! wa mushaddi qallima baina yadaihi minat auraati wa hudan wamau' 'izhatan lilmuttaqien.'' 0artin(a$ Dan #ami irin"#an +e+a# mere#a 0na i terda%ulu1 den"an Isa putra Mar(am) mem enar#an #ita Taurat' Dan Kami tela% mem eri#an #epadan(a Kita In+il (an" er-isi#an petun+u# dan *a%a(a) dan mem enar#an #ita (an" terda%ulu (aitu Taurat) dan men+adi petun+u# serta pen"a+aran untu# 2ran"-2ran" (an"

erta#3a1' -uran s'AI Maida% 45$ Wal ya"hkum ahlal Injili bimaa anzala 'llahu fi"hi wa manllam ya"hkum bimaa anzala'llahu fa ulaa ika humul faasikuna.'' 0artin(a$ Dan %enda#la% 2ran"-2ran" pen"i#ut In+il) memutus#an per#ara menurut apa (an" diturun#an Alla% didalamn(a' Baran"-siapa tida# memutus#an per#ara menurut apa (an" diturun#an Alla% ma#a mere#a itu adala% 2ran"-2ran" (an" 6asi#' -uran s'AI Ba7ara% 8.$ 'Inna'lladzina aamanu wal ladzina haduu wan naasharaa wa shaabi iena min aamana billahi walyaumil akhl#i wa 'amila shali"han falahum ajruhum 'indrarabbihim wa lakhaufun 'alaihim wa la hum ya"hzanun! '' 0artin(a$ Sesun""u%n(a 2ran"-2ran" (an" per*a(a) 2ran"-2ran" Ya%udi) Nasrani dan Sa iin) siapa sa+a diantara mere#a (an" enar- enar eriman9per*a(a #epada Alla%) %ari #emudian dan eramal sale%) mere#a a#an menerima pa%ala dari Tu%an mere#a) dan tida# pula mere#a erdu#a-*ita1' $an masih banyak lagi ayat-ayat /uran yang menun&ukkan bah"a Alkitab, yaitu aurat dan 2n&il itu adalah memba"a kepada &alan kebenaran sesuai dengan kehendak Allah. Ayat-ayat /uran inilah yang menggugah pikiran saya untuk menyelidiki lebih &auh akan kebenaran isi Alkitab ini sebagaimana saya katakan terdahulu, bah"a Allah telah membisikan dalam r!h-&i"a saya akan kebenaran Alkitab itu. -ada kees!kan harinya, sesudah saya berd!a 2stiharah dalam sembahyang tah&ud itu, saya merasa ada perubahan yang sangat nyata sekali. @aktu itu saya sudah memandang Alkitab itu sebagai sahabat, tidaklah lagi sebagai musuh. -ada pagi itu saya mengambil Alkitab untuk dibaca dengan maksud mengetahui dengan pasti isi kebenarannya dengan baik dan &u&ur. $engan mengucapkan >Bismillahir rahmanir rahim>, atas nama Allah Yang -emurah 8agi -enyayang, saya buka Alkitab itu. Ayat yang hendak saya baca dikala itu adalah Kitab 5langan *=)*7. Kenapa ayat ini yang men&adi perhatian saya untuk dibaca pada pertama kali ituA Karena ayat

inilah yang sering bahkan selalu saya &adikan palu g!dam untuk memukul iman !rang!rang Kristen, baik ia se!rang pendeta, maupun pengin&il, dengan maksud agar mereka mengakui dan percaya akan kehadiran Muhammad sebagai nabi yang dinubuatkan !leh Alkitab antara lain dalam ayat 5langan *=) *7 ini. $alam huru: yang sama, dalam kalimat yang sama, dalam bahasa yang sama, &uga dalam Alkitab yang sama, namun pengertiannya telah berubah dari pengertian saya yang sebelumnya. Benar-benar saya menginsya:i sekarang, bah"a Alkitab tertutup rapat, sulit dimengerti !leh !rang yang tidak percaya tetapi sebaliknya ia men&adi terang dan mudah dimengerti bagi mereka yang percaya, yang didalam hatinya dipenuhi !leh 9!hulkudus. Bunyi kitab 5langan *= ) *7 itu lengkapnya demikian) "Se2ran" na i dari ten"an-ten"a%mu) dari antara saudarasaudaramu) sama seperti a#u) a#an di an"#it#an a"i-mu) 2le% Tu%an Alla%mu) diala% (an" %arus #amu den"ar#an". $ulu ayat ini saya artikan merupakan petun&uk adanya nubuat kenabian Muhammad. Karena dalam kalimat) >se!rang nabi sama seperti aku (Musa,> itu, merupakan penun&ukan kepada identitas kenabian Muhammad itu,karena) - Musa dilahirkan dengan beribu-bapa' Muhammad pun dilahirkan sama dengan Musa, yaitu ber-ibu bapa. idak sama dengan 2sa Almasih, yang hanya dilahirkan !leh se!rang ibu, tetapi tanpa bapa. Musa di"aktu besar -- de"asa -- nya ka"in, Muhammadpun &uga "aktu de"asanya ka"in, sama dengan Musa. idak sama dengan 2sa Almasih, yang sama sekali tidak pernah ka"in. Musa dikaruniakan anak' Muhammad pun &uga dikaruniakan anak sama dengan Musa. etapi 2sa Al-masih tidak pernah mempunyai anak, ka"inpun tidak pernah. Musa, di"aktu tuanya mati dan dikuburkan, begitupun Muhammad "aktu tuanya mati dan dikuburkan. etapi 2sa Almasih tidak pernah mati, melainkan naik ke s!rga, tidak dikuburkan. .adi nyatalah bah"a nats 5langan *= ) *7 itu menun&ukkan kebenarannya kehadiran Muhammad sebagai nabi yang sudah dinubuatkan !leh Musa, dan sama sekali bukan untuk kehadirannya 2sa Almasih atau .esus Kristus sebagai nabi. Kehadirannya Yesus Kristus menurut kepercayaan Kristen adalah sebagai Anak Allah.

etapi pada hari itu, "aktu saya membaca ayat itu dengan perlahan-lahan serta dalam kesungguhan hati untuk dimengerti, apa maksudnya yang sebenarnya. @aktu saya sampai kepada kalimat > ...................................... sama seperti aku Musa,.> 9!hulkudus membisikkan didalam hati (r!h, saya dengan mengatakan, bah"a kalau yang hendak kamu samakan itu adalah Muhammad dan Musa itu sama-sama dilahirkan dengan beribubapa, bahkan seluruh dunia ini manusia itu dilahirkan dengan beribu-bapa. Bukan itu yang dimaksudkan sama disini. .adi ciri demikian ini sama sekali tidak dapat di&adikan cirri dari kebenarannya nubuat itu. Begitupun &uga, kalau Muhammad dianggap sama dengan Musa, disebabkan "aktu de"asanya ia ka"in seperti Musa, banyak !rang didunia ini melakukan ka"inma"in. .adi cara inipun sama sekali tidak dapat di&adikan ciri dari kebenaran nubuat itu bagi kehadiran Muhammad sebagai nabi yang dinubuatkan. Kalau Muhammad dianggap sama dengan Musa, karena dikarunia anak sebagaimana &uga Musa, inipun tidak mungkin di&adikan ciri yang menentukan kebenaran nubuat itu, karena banyak !rang didunia ini yang dikaruniai anak beranak. Kalau Muhammad pada akhir hayatnya mati dan dikuburka dianggap sama halnya dengan Musa mati dan dikuburkan dianggap ciri kebenaran nubuat itu. 2nipun &uga tidak dapat diterima untuk di&adikan alasan kesamaan itu, karena semua !rang didunia ini memang mati dan dikuburkan. Mati dan dikuburkan inipun,sama sekali bukanlah merupakan ciri yang khas. Nubuat Musa itu memang menun&uk kepada kehadirannya .esus Kristus, karena itu carilah kesamaankesamaan Musa dengan .esus Kristus itu dalam hal-hal yang khas--5nik--luar biasa. Memang banyak hal kesamaan .esus dengan Musa, di dalam hal-hal yang unik dan khusus yang tidak sama dengan kebanyakan !rang lain, misalnya) B Cara-gara Musa lahir, Diraun mengamuk, anak laki-laki berumur + tahun keba"ah dibunuh. %ama halnya dengan gara-gara .esus lahir, Her!des mengamuk anak laki-laki yang berumur dua tahun keba"ah &uga dibunuh. $iseluruh dunia, hanya dua pribadi ini yang benar-benar sama peristi"anya.

B Musa dimasa kanak-kanaknya itu berada diluar dari tanah tumpah darahnya sendiri, yaitu berada di Mesir .Begitupun &uga ada kesamaannya dengan .esus, bah"a dimasa kanak-kanaknya .esus &uga berada dalam pelarian di tanah Mesir diluar dari tanah tumpah darahnya sendiri . idak semua kanak-kanak mesti menyingkir ke Mesir masa kanakkanaknya. B Musa se"aktu men&alankan karirnya sebagai nabi utusan Allah mendapat Kuasa Allah yang dikenal dengan sebutan, muk&iEat, begitupun &uga dengan .esus dalam karirnya sebagai Dirman yang Hidup, mendapat Kuasa Allah berupa muk&iEat penyembuhan dan menghidupkan !rang mati. B Musa membebaskan bangsa 2srael dari belenggu perbudakannya bangsa Mesir, dan .esuspun membebaskan bangsa 2srael dari belenggu perbudakan d!sa. Maka dengan adanya banyak bukti-bukti yang menun&ukkan adanya kesamaankesamaan yang unik ini, dapatlah saya menyimpulkannya dengan keyakinan bah"a nubuat yang tersebut dalam 5langan *= )*7 itu, bukanlah untuk menun&uk kepada kehadirannya Muhammad sebagai nabi yang dinubuatkan, tetapi adalah untuk menun&uk kepada kehadirannya .esus Kristus sebagai .uruselamat, Dirman yang Hidup. Meskipun sudah demikian besar kasih Allah, memberikan suatu tanda kebenaran Alkitab sebagai Kitab 2lahi itu, namun saya tidaklah lantas segera men&adi se!rang Kristen. Kenapa0 0 0 Karena masih ada hal-hal yang belum dapat saya menerima beberapa a&aran Kristen yang menyangkut hal keimanan terutama saya tidak dapat mengatakan bah"a .esus itu Anak Allah. Karena saya sedari kanak-kanak sudah dia&ar dan kemudian saya sendiri sudah menga&ar, bah"a >Allah itu tidak beranak, dan tidak diperanakkan> (................2am yalid "a lam yulad .., .uga saya tidak menyebut .esus itu uhan. Karena saya sudah dia&ar, kemudian saya &uga sudah menga&arkan,bah"a > idak ada uhan kecuali Allah> (8a ilaha illallah,. %aya &uga belum dapat memahami makna Allah ri tunggal itu. Karena saya sudah dia&ar dan &uga sudah menga&ar, bah"a >Ka:irlah !rang yang mengatakan bah"a sesungguhnya Allah.itu yang ketiga dari yang tiga>. (8a?ad ka:aral ladEina ?alu innallaha syalisyu syalaasyaht,.

.uga saya tidak dapat menerima suatu pendapat bah"a .esus itu memang mati di kayu salib. Kalau .esus itu atau 2sa Almasih itu se!rang nabi pesuruh kekasih Allah, apapun pula !leh !rang-!rang Kristen dikatakan >Anak Allah>, begitu mudah dan leluasa !rang!rang Yahudi melakukan penganiayaan dan menyalibnya hingga mati, kenapa Allah tidak membelanya, malah membiarkan kekasihnya atau AnakNya itu mati digantung !rang dikayu salib. Kalau saya melihat anak saya sendiri dianiaya !rang, bahkan mau digantung atau disalib itu, pastilah !rang yang menganiaya yang mau menyalibkan itu, akan saya tubruk habis-habisan untuk membela anak saya itu, apapun &uga yang akan ter&adi. Apakah memang Allah itu serdiri sudah tidak ber"iba"a terhadap !rang-!rang Yahudi. -eristi"a ini "aktu itu benar-benar saya tidak atau belum dapat menerimanya. 5ntuk mendapatkan pen&elasan ini, memang saya sudah datang kepada beberapa pendeta atau para pengin&il untuk mendapatkan pen&elasan, kenapa Yesus disebut Anak Allah, kenapa Yesus disebut uhan. Apa makha pengertiannya Allah ritunggal itu. Kenapa Yesus Anak Allah itu mati disalib !leh !rang-!rang Yahudi. .uga masalah d!gma $!sa @arisan yang saya anggap h!kum Allah yang tidak adil. -ada umumnya pendeta-pendeta ini memang memberikan &a"aban dan keterangan mengenai masalah ini, cukup benar, tetapi bagi saya "aktu itu belum dapat menerimanya keterangan-keterangan yang diungkapkan "aktu itu secara memuaskan. Hal ini disebabkan perbedaan latar belakang yang berbeda, yang begitu &auh, yang belum pernah ditelaah dimana sebenarnya letak perbedaan itu,dan mencarikan kesamaan pengertian didalam hal yang berbeda itu. Mencari titik temu kesalah :ahaman pengertian yang berbeda ini perlulah ditelaah. Hal ini dapat saya misalkan, bah"a kalau saya "aktu itu adalah dimisalkan sebuah 9adi! penerimanya, dan pendeta yang dimisalkan Fender pengirimnya. Meskipun kedua-duanya dalam keadaan baik, tetapi karena berbeda gel!mbang penerima dan pengirimnya, maka pesa"at penerimanya tidak dapat menangkap suara siaran penyiarnya. Apa yang diuraikan !leh pendeta dan pengin&il itu hanyalah terdengar masuk kuping kiri keluar kuping kanan karena saya tidak dapat memahami persis apa yang pendeta uraikan itu. Begitupun apa yang saya maksudkan, pendeta itu sendiri tidak dapat menangkap secara persis apa yang saya maksudkan, hingga pen&elasannya diluar dari yang saya harapkan. %ekali lagi saya &elaskan, bah"a hal ini bukanlah disebabkan uraian pendeta itu salah, bukan tidak benar, melainkan karena berbeda cara berpikir dan cara penguraiannya, menyebabkan saling tidak mengerti maksud masing-masing.

etapi saya sama sekali tidak berputus asa. %aya tetap berkeyakinan, bah"a kalau untuk pertama kalinya Allah sudah men!l!ng saya, memilihkan kebenaran bagi saya, tentulah Allah akan tetap bukakan &alan bagi saya, pastilah Allah akan memberikan 9!h. kebenaranNya kepada saya untuk mengerti sepenuhnya apa yang men&adi batu sandungan saya itu. Karena itu saya selalu berd!a) > uhan, t!l!nglah kiranya agar uhan sendiri mengungkapkan kebenaran apa yang dimaksudkan perkataan >Anak Allah> dan sebutan ## uhan## bagi Yesus Kristus. Begitupun &uga saya m!h!nkan agar uhan mengungkapkan makna pengertian Allah ritunggal dan 9ahasia %alib bagi Yesus Kristus itu. Kalau uhan sudah berikan pertanda bah"a Alkitab itu adalah benar Kitab 2lahi, maka pastilah semua yang men&adi batu sandungan saya ini akan uhan ungkapkan pengertiannya melalui Alkitab, sebagai Dirman Allah yang tidak pernah berubah dari dahulu hingga sekarang, bahkan selama-lamanya, sampai pada kesudahan alam.> Memang 000 5ntuk kesekian kalinya uhan men!l!ng saya dengan r!h kebenaranNya yaitu 9!hulkudus yang beker&a di dalam hati saya. Bagaimana pert!l!ngan Allah mengungkapkan semua batu sandungan saya itu, baiklah pada kesempatan ini akan saya &elaskan seluruhnya sebagai berikut) :' YESUS DISEBUT ANAK ALLAH $alam 2n&il Y!hannes *) * dan *4 dikatakan demikian) "Pada mulan(a adala% ;irman$ ;irman itu er-ama-sama den"an Alla% dan ;irman itu adala% Alla%"' 0a(at-: 1 ";irman itu tela% men+adi manusia dan diam diantara #ita dan #ita tela% meli%at #emuliaan-N(a) (aitu #emuliaan (an" di eri#an #epadaN(a se a"ai Ana# Tun""al Bapa) penu% #asi%) #arunia dan #e enaran' 0a(at $:41' $alam nats ayat ini terungkaplah bah"a makna .esus itu disebut >Anak Allah>. ialah dari hal Dirman Allah yang telah men&adi daging dalam kelahiran .esus Kristus.$engan lain perkataan &uga .esus dikatakan >Dirman yang Hidup

#sebagaimana disebutkan da0am * Y!hanes * ..adi &elaslah bah"a Yesus disebut Anak Allah, bukanlah bermakna Allah beranak secara bi!l!gis sebagaimana sering diartikan !rang, bahkan sayapun berpendapat demikian pada mulanya, meiainkan Dirman Allah itu telah dinyatakan didalam kelahiran .esus !rang NaEaret atau Almasih 2sa 2bnu Maryam. -engertian nas Alkitab disaksikan kebenarannya !leh Muhammad sendiri yang mengatakan) $Isa faa innahu %&hullah wa 'alimatuhu' 0Isa itu sesun""u%n(a R2% Alla% dan ;irman-N(a1' (Hadits Anas bin Malik--Mutiara Hadits halaman ;7;,. /uran s.An Nisaa *4* mengatakan) $Innamal Masihu 'Isa bnu Maryama %asululahi wa 'alimatuhu alqahaa ila Maryama wa %&hu! minhu..-' 0Sesun""u%n(a Almasi% Isa i nu Mar(am itu) adala% utusan Alla% dan ;irman-N(a (an" ditumpa%#anN(a #epada Mar(am dan R2% daripadaN(a1 Mengenai kata ##Kalimat> atau Dirman Allah yang men&adi &asad Yesus ini, $rs. Hasbullah Bakry dalam bukunya yang ber&udul->Nabi 2sa dalam Al-/uran enE> halaman *03 mengatakan ) >Nabl 2sa disebut sebagai Kalimah Allah (Dirman Yang Hidup--pen,, disebabkan dia adalah pen&elmaan dari pada Dirman Allah yang ditu&ukan kepada Maryam untuk mengandung Nabi 2sa>. Karena itu sekarang saya sama sekali tidak akan ragu lagi untuk mengatakan bah"a Yesus itu >Anak Allah>, yaitu merupakan Dirman Yang Hidup. Kalau dahulunya saya menyangkal menyebut Yesus itu >Anak Allah>, adalah disebabkan mengartikan >Anak> disini secara bi!l!gis, secara kemanusia"ian. Nats Al-/uran s.Al 2khlas yang mengatakan) >.....$ialah Allah Yang Gsa ...tidak beranak dan tidak diperanakkan ..> yang sering dikemukakan !leh para mubaligh 2slam dikala itu, sebagai dalil untuk men!lak bah"a Allah itu mempunyai anak sebagaimana halnya iman Kristen dengan penyebutan ##Yesus Anak Allah##.%ebenarnya a&aran Kristen sendiri dapat menerima sepenuhnya mengaminkan sepenuhnya ayat /uran ini, karena a&aran Kristen sendiri sama sekali tidak pernah mengatakan bah"a >Allah itu punya anak> dalam pengertian secara bi!l!gis, yang !leh /uran itu disebut dengan 2stilah >"alad>. Adapun Yesus disebut >Anak Allah> adalah dalam pengertian mutasyabihat, yaitu Dirman Allah yang Hidup didalam .esus Kristus,- bukan dalam pengertian >"alad>,

melainkan dalam pengertisn >ibn>. $alam masalah ini saya ingin meyakinkan, bah"a tidak ada satu ayatpun dari Al/uran secara tegas men!lak a&aran Alkitab diatas mengenai sebutan >Anak Allah> bagi .esus Kristus. Yang Al /uran t!lak adalah &ika .esus dianggap Anak Allah dalam pengertian "alad, yaitu anak secara seksuil bi!l!gis kemanusia"ian. .' YESUS DISEBUT "TUHAN" Kenapa Yesus disebut > uhan>. %ebagaimana sudah saya &elaskan terdahulu, bah"a saya sama sekali tidak sanggup mengatakan >Yesus itu uhan>, atau mengatakan > uhan Yesus>. Karena sedari kecil saya dia&ar dan kemudian saya menga&ar bah"a>8a ilaha illallah#- (tidak ada uhan kecuali Allah,. Apakah Yesus disebut uhan, karena $ia dilahirkan tidak berbapaA idak0 Karena Adam &uga dilahirkan tidak berbapa bahkan tidak beribu, Adam tidak pernah disebut > uhan>. Atau, apakah karena Yesus berbuat muk&iEatA 2nipun &uga tidak. Karena Musa pun &uga banyak berbuat muk&iEat, Musa tidak pernah disebut uhan. Apakah disebabkan Yesus dapat menyembuhkan penyakit kusta dan menghidupkan !rang mati. 2nipun &uga tidak. Karena Glisapun dapat menyembuhkan !rang penyakit kusta ddn menghidupkan !rang mati, Glisa tidak disebut uhan. Atau apakah Yesus disebut uhan, karena $ia mikra& naik ke s!rga, Gliapun mikra& naik kes!rga, Glia tidak disebut uhan. Kalau begitu, apa sebabnya Yesus itu disebut uhan. Yesus disebut uhan, natsnya dapat saudara hayati sebagaimana yang telah saya uraikan terdahulu, yaitu terdapat dalam 2n&il Y!hanes * )* dan *4, bah"a Dirman atau Allah itu telah men&adi manusia dalam kelahiran Yesus Kristus. Karena itulah dalam * Y!hanes *)* dikatakan &uga, bah"a) Yesus adalah $(irman yan) *idu+$. $alam kata lain sering dipergunakan istilah >Allah telah men&elma &adi manusia>. Kata >men&elma> atau kata dunia apa sa&a, yang dikaitkan dengan >Allah>, tidak b!leh diter&emahkan atau diartikan secara arti kamus atau arti dunia. Misalnya) >Allah ada>, Manusia &uga ada. Kata >ada> yang dikaitkan dengan Allah, berbeda makna pengertiannya dengan kata >ada> yang dikaitkan dengan manusia.

Ada bagi Allah, berbeda struktur-nya denyan ada bagi manusia. Ada bagi Allah, adalah karena ada dengan sendirinya, Eat "a&ibal "u&ud, tetapi ada bagi manusia adalah karena diadakan--diciptakan. Begitupun &uga halnya dengan kata >men&elma> bagi Allah, tidak b!leh diter&emahkan--diartikan--secara kamus bahasa dunia. Menurut kamus bahasa dunia, kalau kucing men&elma &adi ga&ah, bermakna kucingnya hilang, yang ada hanya ga&ah. Kalau batu men&elma men&adi emas, maka batu sudah tidak ada, yang ada hanyalah emas. %emuanya ini adalah pengertian >men&elma> menurut kamus bahasa dunia yang berlaku. etapi kata>men&elma> yang dikaitkan dengan Allah, tidaklah demikian pengertiannya. Men&elma yang dikaitkan kepada Allah tidak memba"a perubahan, karena Allah itu tidak berubah (Malaekhi ;) <,. Allah men&elma &adi manusia, tidaklah bermakna Allah sudah tidak ada, yang ada hanyalah manusia. -endapat demikian memang tidak benar. 2ngat0 Allah itu tidak berubah. Allah men&elma &adi manusia, maka A0lah tetap ada, dan manusiapun &uga ada. .adi kata >men&elma> kita pergunakan hanyalah merupakan kata anal!gi, kata yang diserupakan sa&a, yang diandaikan sa&a, namun tetap tidak diartikan secara karnus bahasa dunia, bahasa sehari-hari. Allah men&elma &adi manusia, bermakna Allah telah menyatakan dirinya,' menyatakan "u&udnya, me"ahyukan karyanya dan lain-lain dalam pribadi manusia yang nampak itu, dalam hal ini didalam .esus Kristus. Hal ini dapat kita hayati apa yang diucapkan Yesus. " a%3a Bapa didalam A#u dan A#u didalam Bapa". (Y!h.*0) ;=b, "A#u dan Bapa adala% satu" (Y!h. *0);0, "Baran" siapa tela% meli%at A#u) ia tela% meli%at Bapa"' (Y!haries *4) 3b,. 9asul -aulus mengatakan ) "Se a dalam Diala% 0Yesus) pen1) erdiam se*ara +asmania% seluru% #epenu%an #e-Alla%-an'" (K!l!se +)3,. Nats kedua yang menyatakan bah"a Yesus itu ## uhan##, dapat kita baca dalam Matius +=)*=, Yesus berkata) >KepadaKu telah diberikan segala kuasa di s!rga dan

di bumi.## 9asul -aulus mengatakan) >$ialah (Yesus, pen,, kepala semua pemerintah dan penguasa.> (K!l!se +)*0,. Makna perkataan atau istilah > uhan>, dalam bahasa aslinya Yunani adalah) Kyri!s. Bahasa 2brani) Yeh!Ha. Bahasa 2nggeris 8!rd, Bahasa Arab, 9abb, yang kesemuanya itu bermakna ##penguasa## Allahu 9abbul #alamin, artinya) Allah -enguasa ( uhan, semesta alam. > ...innallaha &a#ala Yasu#a hadEa#lladEi shalabtumuhu antum 9abba "a Masichan>.....sesungguhnya Allah telah men&adikan Yesus yang kamu salibkan itu uhan dan Kristus>. (A#malul-9asuli--Kis. +);<,. $isini &elas ada perbedaan antara istilah ##A88AH## dan istilah > 5HAN>. Allah dan uhan memang satu. idak ada sesuatu apapun yang disebut uhan, kecuali hanya Allah. Namun kedua macam sebutan itu berbeda. A88AH, dalam bahasa 2brani dikatakan G#l!ah atau Gl#!him bahasa Crika) he!. Bahasa 2nggris) C!d, Bahasa Arab) Allah. Merupakan "u&ud pribadi atau Iknum alkhalik, pencipta semesta alam. 5HAN dalambahasalbrani ) Yah!Ha bahasa Crika dikatakan Kyri!s. Bahasa 2nggeris' 8!rd. Bahasa Arab) 9abb. Bahasa 2nd!nesia) uhan. Bermakna ) -enguasa merupakan :ungsi!nil Allah, ke"iba"aan Allah. Ke- uhan-an Allah, atau ke"iba"aan Allah, dalam Krist!l!gi ada tiga, yaitu) *, Mencipta, (+, Ber:irman, dan (;,. Membimbing, memberi tau:ik dan hidayaht. Ke- uhan-an Allah ber:irman, dan ke- uhan-Gn Allah membimbing ada di dalam .esus Kristus pribadi. $an itulah sebabr ya Yesus dikatakan >Dirman yang Hidup> dan >.uruselamat>. .esus sebagai Dirman yang Hidup melaksanakan ke uhan-an Allah ber:irman dan penyelamat, dan itulah pula sebabnya .esus di&adikan > uhan# !leh Allah.(Kis. +);<, K!l!se + )*0,. Alkitab mengatakan) > ..dilimpahkan kuasa seluruhnya baik yang dibumi maupun yang dis!rga kepada Yesus.> (bacalah lengkapnya Matius +=)*=,0 uhan Yesus, bermakna bah"a Yesus penguasa, yang berkuasa menyelamatkan dengan sempurna, Yesus .uruselamat kita semua, Dirman yang Hidup.

Yesus memperingatkan) "A#ula% +alan dan #e enaran dan %idup' Tida# ada se2ran"pun (an" datan" #epada Bapa) #alau tida# melalui A#u'" (Y!hanes *4)<,. -atut dicatat, bah"a yang men&adi batu sandungan saya tidak dapat menyebut .esus itu uhan, adalah karena saya sudah dia&ar dan menga&ar, bah"a) >8a ilaha illallah> ( idak ada uhan, kecuali Allah,. er&emahan ini kurang tepat. epatnya ter&emahan makna) >8a ilaha illallah> itu, ialah) # idak ada ilah kecuali Allah>. .ika demikian, maka sama sekali tidak bertentangan dengan Alkitab. Karena dalam Keluaran +0) ; dikatakan demikian) .angan ada padamu Allah (ilah, lain dihadapanKu>. Karena itu dapat saya tegaskan bah"a ke uhanan Yesus itu tersimpul dalam kesaksian Muhammad yang mengatakan #2sa :aa innahu 9!hullah "a Kalimatuhu#) (Yesus itu sesungguhnya 9!h Allah dan Dirman-Nya,. /' TAUHID KRISTIANI auhid Kristiani, istilah ini memang terasa asing kedengarannya, karena memang &arang dipergunakan dalam istilah-istilah he!l!gia Kristen. auhid Kristiani, bermakna a&aran Kristen untuk mengenal pengertian ke-Gsa-an Allah ritunggal. Ke-Maha-Gsa-an Allah ritunggal yang men&adi iman Kristen ini sering diperdebatkan !rang, yang pada umumnya masih kurang di:ahami !leh saudarasaudara kita yang berlatar belakang pendidikan 2slam. Alla% Yan" Ma%a-Esa %etiap !rang Muslim, berkeyakinan akan adanya Allah Yang Maha Gsa, yang dikenal dalam 2lmu auhid 2slam adalah merupakan masalah yang tidak mungkin dapat dir!bah, apapun pula untuk dihapuskan. %ementara itu, dalam kepercayaan Agama Kristen, &uga mempunyai keyakinan yang sama. 5capan !rang-!rang Kristen selalu mengatakan adanya ke- uhanan Yang Maha-Gsa, atau Allah Yang Maha Gsa. imbul pertanyaan, apakah pandangan 2slam dan Kristen mengenai pengertian Ke-Maha-Gsa-an Allah ini memang samaA Ya, memang sama. $alam a&aran Agama 2slam, ke-Gsa-an Allah ini di&elaskan dalam /uran antara lain /.%. Al 2khlas *, /s.A2 Ba?arah *<;, /%. Almaidah 4; b, dan lain-lain.

%ementara itu &uga dalam Alkitab diuraikan tentang ke Maha-Gsa-an Allah ini, antara lain) Yesaya 47)7 Akulah uhan dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah>. Y!hanes *4); 2nilah hidup yang kekal itu, yaitu bah"a mereka mengenal Gngkau, satusatunya Allah yang benar, dan mengenal .esus Kristus yang telah Gngkau utus>. * K!r =)4b.........dan tidak ada Allah lain daripada Allah Yang Gsa>. * K!r =)< >.......bagi kita hanya ada satu Allah sa&a, yaitu Bapa, yang dari padaNya berasal segala sesuatu yang untuk $ia kita hidup........> Melihat kepada kenyataan nats Alkitab ini, maka saya sarma sekaii tidak bimbang lagi, bah"a pendirian saya atau keyakinan saya sendiri dahulu sebagai Muslim, dan sekarang ini sebagai se!rang Kristen, sama sekali tidak memba"a perubahanperubahan sedikitpun tentang auhid ke-Gsa-an Allah itu . $engan lain perkataan, bah"a meskipun saya de"asa ini menyatakan diri pribadi saya sebagai !rang Kristen, namun tidaklah berarti telah meninggalkan a&aran auhid atau men!lak kebenaran keMaha-Gsaan Allah itu, malah saya merasakan lebih memurnikan ,.adi dapat saya yakinkan bah"a tidaklah benar duga-dugaan !rang bah"a agama Kristen itu adalah memperk!sa a&aran auhid, men!lak ke-Maha Gsa-an Allah. Malah saya dapat meyakinkan, bah"a a&aran Kristen itu, sunguhsungguh memurnikan penga&aran auhid keMaha-Gsa-an Allah. auhid Kristiani sungguh murni dan terunggul. Masalah ini dapat kita u&i. $an silahkan memperhatikan uraian Masalah syirk diba"ah ini. Masala% S(iri# $alam a&aran 2slam, masalah syirik adalah merupakan hal yang perlu diperhatikan dengan seksama, agar pengakuan ke Maha Gsa-an Allah itu tidak bercacat. $emikian pun &uga dalam a&aran Kristiani Masalah ini perlu diperhatikan. %yirik, dalam a&aran 2slam adalah merupakan d!sa yang tidak terampunkan. %ebab itulah mengenai masalah %yirik ini sangat men&adi perhatian saya yang sungguh dalam usaha perbandingan agama ini, selalu saya telaah dengan seksama, apakah dalam a&aran Kristen itu sendiri terdapat unsur syirik ini.Mula pertama saya menemukan satu nats Alkitab yang berbunyi) >.angan ada padamu Allah (ilah, lain dihadapanKu. .angan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun ...angan su&ud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya.>

(Keluaran +0);-7, $alam %urat * Y!hanes 7)+* memperingatkan >Anak-anakku, "aspadalah terhadap segala berhala.> Mengenai masalah berhala ini haruslah ditetapkan bagaimana sesuatu benda itu disebut >berhala> %ebab bukan setiap patung dikatakan berhala, %emua benda-benda itu akan men&adi berhala atau sudah diberhalakan, &ika terhadapnya !rang melakukan sesuatu ibadah, bersu&ud serta menggantungkan harap berd!a kepadanya. ermasuk syirk-lah &uga hukumnya, yang mempercayai adanya ilmuilmu ghaib dukun-dukun peramal nasib, penenung-penenung dengan pelbagai cara1sarana mantera dengan alat-alat kemenyan dan pedupaan sebagai sarana pemanggil atau pengantar r!h-r!h !rang mati. Alkitab dengan tegas sekali memperingatkan, agar kita &angan melibatkan diri, melainkan hendaklah men&auhinya dari ilmu pedukunan ini, seperti yang tersurat dalam Kitab 5langan *=) *0-*; yang bunyinya demikian) >$iantaramu &anganlah didapati se!rangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau perempuan sebagai k!rban dalam api, ataupun se!rang yang men&adi petenung, se!rang peramal, se!rang penelaah, se!rang penyihir, se!rang pemantera ataupun se!rang yang be tanya kepada ar"ah atau kepada r!h peramal atau yang meminta petun&uk kepada !rang mati. %ebab setiap !rang yang melakukan hal-hal ini adahh keke&ian bagi uhan, dan !leh karena keke&ian inilah uhan Allahmu menghalau mereka dari hadapanmu. Haruslah engkau hidup dengan tidak tercela dihadapan uhan Allahmu>. (5langan *=)*0-*;,. Mengenai masalah syirik ini dapat saya simpulkan, bah"a) *. Agama Kristen mutlak mengakui bah"a Allah itu Gsa. Hanya kepada Allah yang Gsa itulah sa&a setiap !rang "a&ib menyembah dan berbakti. Berbuat lain daripada itu adalah d!sa yang berat.(Baca) 8ukas 4)=, Matius 4)*0, 5langan <)*;, Y!sua +4)*4-*7, dan lainlain. +. $alam merealisasi ke-Gsa-an Allah ini, a&aran auhid Kristiani, tidak membenarkan adanya ilah-ilah lain dihadirat Allah berupa apapun &uga, seperti patung-patung ukiran dalam segala bentuk, berhala-berhala berupa bangunan atau batu-batu buatan manusia atau pun alamiyah, meskipun dengan sebutan ka#bah baitullah sekalipun, baik ber"arna putih, merah ataupun hitam, tidaklah dibenarkan untuk bersembah su&ud dihadapan atau diba"ahnya sebagai suatu ibadah kebaktian. (Bacalah) Keluaran +0);-7,.

;. %e!rang Kristen yang baik menurut Alkitab, ia akan men&auhkan diri dari berbuat atau mempercayai ramalan-ramalan atau mantera-mantera para dukun, &imat-&imat, meskipun terbuat dari Kitab %uci apa sa&a, pembakaran dupa dan kemenyan sebagai pemanggil dan pen!lak r!h-r!h yang mati dan lain-lain. 2a haruslah bebas dari ketakutan pengaruh tahyul, r!h-r!h kegelapan. (Bacalah) 5langan *=)*0-*;,. 4. %e!rang Kristen Alkitabiyah tidak usah takut, bahkan tidak akan kha"atir dengan pengaruhnya r!h-r!h &ahat atau sesuatu yang dapat dita:sirkan sebagai kekuatannkekuatan ghaib, kuasa gelap. $alam banyak hal Alkitab telah menyatakan bah"a kuasa Kristus menundukan semua daya r!h-r!h &ahat dan takluk kepadanya maka sudah seharusnya &uga r!h-r!h &ahat itu takluk kepada !rang-!rang Kristen pengikut Kristus (Bacalah) Y!hanes *4) *+, Markus *<)*4, dan lain-lain, . 7. Irang-!rang Kristen tidak akan memandang benda-benda tertentu, misalnya batu cincin, keris, &imat dan lain-lain se&enisnya se!lah-!lah memiliki ke-ampuhan ghaib istime"a. Keampuhan istime"a bagi a&aran Kristen hanyalah 9!h Allah)yaitu 9!hulkudus (Baca)9!ma *4)*4-*= dan lain-lain.,. <. Baik ketakutan, rasa-gelisah, rasa kuatir, maupun keperluan-keperluan hidup lainnya, bagi setiap !rang Kristen, adalah suatu hal yang yang perlu diba"a kehadirat Allah dengan d!a, karena hanyalah $ia sa&a yang dapat memahami keperluan-keperluan kita yang sebenarnya dan dapat memenuhi $!a kita. (MaE. 7);,Mat <)+7-;4' Mat 4)4-=,. Bukan kepada kubur-kubur keramat, bahkan &uga tidak kepada kubur-kubur para nabi sekalipun. Akhirnya dengan sadar, dapatlah saya meyakini dan percayalah, bah"a inilah Kristiani.. auhid yang terunggul dan termurni. 4' ALLAH TRITUN<<AL MAHA ESA %ebelum saya menerima pert!batan dalam .esus Kristus memang masalah d!ktrin ritunggal ini men&adi sandungan. Bahkan men&adi sandungan banyak !rang. Halnya adalah hanya disebabkan salah mengerti memahami a&aran iman Kristiani ini. A&aran dan kebenarannya pengertian >Allah ritunggal> itu telah saya ketemukan, yang sama sekali tidaklah memperk!sa makna auhid ke-Gsa-an Allah itu sendiri. auhid

/uran s.Al Maidah 4; yang mengatakan) >%esungguhnya ka:irlah !rang-!rang yang mengatakan bah"asanya Allah yang ketiga, dari tiga.>(teks aslinya) 8a?ad ka:aral ladEina ?aalu innal laha syalisyu syalaasyht ...........> .uga /uran s.An Nissa *4*c mengatakan) >.anganlah kamu katakan Allah itu iga> ("a la ta?ulu syalasyht,. Ayat-ayat /uran ini sering dikemukakan !leh saudara-saudara kita yang beragama 2slam, termasuk saya sendiri "aktu dulu, sebagai dalil untuk men!lak :aham ritunggal yang dianut !leh iman !rang-!rang Kristen. Ayat-ayat /uran ini &elas men!lak :aham ritheisme (ke- iga Allah-an, dan bukanlah men!lak :aham-Allah ritunggal ( rinitas, a&aran imannya !rang-!rang Kristen. Bagi !rang Kristen ayat /uran ini sangat dihargai karena a&aran Kristen &uga menentang setiap :aham dalam bentuk -!lytheisme dalam mana termasuk :aham ritheisme ini, yaitu :ahaman ke-tiga Allah-an. $isamping itu, a&aran Kristen &uga menentang :aham-:aham Atheisme -antheisme. Alkitab telah menggariskan kepercayaan kepada Allah itu demikian) >%hema 2srael0 $engarlah !lehmu hai 2srael' sesunggunnya uhan, Allah kita. uhan itu Gsa adanya.> 5langan <)4 $alam Kitab Yesaya 47)7 dikatakan) >Akulah uhan dan tidak ada yang lain. Kecuali Aku tidak ada Allah.> $alam 2n&il Y!hanes *4); dikatakan) >2nilah hidup yang kekal itu, yaitu bah"a mereka mengenai Gngkau satu-satunya Allah yang Benar, dan mengenal .esus Kristus yang telah Gngkau utus.> idak ada kemungkinan barang sedikitpun, bah"a pengakuan Allah ritunggal itu, berla"anan dengan ke-Maha Gsa-an Allah Yang Maha Gsa itu, bukanlah berarti iga Allah bersatu dalam satu kesatuan, sebagaimana sering dita:sirkan !rang. 9umus Allah ritunggal sering dituliskan !rang dengan angka) * J ;, ; J *, bermakna sebagai berikut) * J ;, yaitu %A 5 Eat Allah, didalam 2CA /udrat Kuasa Allah, ( iga /udrat Kuasa Allah itu, ialah) (* , Mencipta, (+, Ber:irman, dan (;, Bertindak,

(Men!l!ng, membimbing, memberi tau:ik, dan hidayah,. Mencipta, dengan kata lain disebut ##Bapa##. Ber:irman, dengan kata lain disebut >Anak>. Membimbing, dengan kata lain disebut >9!hulkudus>. ; J *, yaitu 2CA !knum 2lahi (Bapa, Anak dan 9!hulkudus,, adalah %A 5 "u&ud Eat Allah Yang Maha Gsa dan Maha Kuasa. 5raian lebih lan&ut yang dimaksudkan Allah ritunggal itu dapat di&elaskan lagi sebagai berikut) (*, A88AH alkhalik, dengan kata lain disebut >Bapa> adalah sebagai pencipta semesta alam, (sebanding dengan kata si:at >/adirun J Berkuasa> dalam a&aran 2slam,. (+, D29MAN, dengan Kata lain disebut >Anak> yang telah &adi &asad manusia dalam kelahiran .esus, sebagai Dirman yang hidup, untuk menyampaikan hukumhukum Allah, kehendak-kehendak Allah, menyatakan &an&i-&an&i Allah, dan lainlain kepada umat manusia, berbicara dalam bahasa manusia. (%ebanding dengan si:at >Muridun J Berkehendak> dalam a&aran llmu auhid 2slam,. (;, 9IH A88AH, dengan kata lain disebut >9!hulkudus>, yang memberi au:ik dan Hidayaht (pert!l!ngan dan bimbingan 9!h Kebenaran, kepada umat yang percaya dan bertak"a kepadaNya. (%ebanding dengan si:at ) >Ha"un J Hidup> dalam a&aran 2slam,. Ketiga unsur diatas ini (Bapa, Anak1Dirman dan 9!hulkudus, digambarkan masingmasing sebagai !knum (sebanding dengan istilah >%i:at> dalam a&aran 2slam, adalah Gsa dalam "u&ud Eat Allah, yang tidak terpisahkan satu sama lainnya, sama kuasanya sama kekalnya tidak ada yang terdahulu atau terkemudian diantara satu dengan yang lain. Bapa, Anak1Dirman dan 9!hulkudus, dapat diucapkan dalam sepatah kata, yaitu) >A88AH>. $alam Alkitab berbahasa Arab dikatakan)>Bismil 5lbi "al ibni "al 9uhul?udusi ($engan nama Bapa dan Anak dan 9!hulkudus,. Aba, 2bni, 9!hulkudusi J Allah. $alam bahasa Arab dapat dibaca ringkas) >Bismillah#. Kata Bismillah ini mengandung unsur keritunggal-an iman Kristiani. $engan susunan kalimat bentuk lain masih dapat di&elaskan lagi sebagai berikut) *. A88AH disebut>Bapa>, adalah dalam aktiHitasNya sebagai alkhalik, pencipta semesta alam, Maha Kuasa. (/adirun J Berkuasa,.

+. A88AH itu &uga, disebut >Anak> atau dengan kata lain disebut >Dirman> (Y!h. *)*4,, atau >Dirman yang Hidup> (* Y!h. *)*,, adalah dalam aktiHitasNya sebagai pemberi amaran1perintah menetapkan huku, menyatakan kehendak, menyatakan &an&i-&an&i Allah kepada umat manusia. Anak atau Dirman ini telah men&adi daging dalam rupa manusia, yaitu kelahirannya .esus Kristus (muridunJberkehendak,. ;. A88AH yang itu &uga, bukan Allah yang lain lagi, dikatakan >9!hulkudus> atau 9!h kebenaran, adalah dalam aktiHitasnya sebagai pemberi au:ik dan Hidayaht, memimpin r!hani !rang-!rang Kristen memba"a kepada kebenaran, hidup yang kekal (Hayyun J Hidup,. %ebab itu dengan penyebutan >Allah Bapa> atau >Allah Anak>, ataupun >Allah 9!hulkudus>, tidaklah sama sekali menun&uk kepada makna &umlah banyaknya tiga Allah, meskipun ter&adi tiga kali disebut nama Allah, namun Allah itu adalah tetap hanya Gsa, tidak lebih. -enyebutan yang berbeda, hanyalah sekedar menun&ukkan adanya perbedaan aktiHitas, yaitu) a. disebut >Bapa> atau >Allah Bapa> adalah sebagai alkhalik, pencipta semesta alam, yang Maha Kuasa (/adirun, . b. disebut >Anak> atau >Allah Anak> adalah sebagai Dirman yang hidup, berbicara kepada manusia dalam bahasa manusia (Muridun,. c. disebut >9!hulkudus> adalah sebagai pemberi au:ik dan Hidayaht, pembimbing r!hani umat manusia yang percaya, hidup dalam 9!h Kebenaran (Hayyun,. .adi &elaslah kiranya, bah"a ke-Maha-Gsa-an Allah ritunggal didalam iman Kristen, sama sekali tidaklah berarti memperk!sa a&aran auhid, dan tidaklah &uga diartikan sebagai satu kesatuan yang terdiri dari beberapa Allah atau beberapa uhan, seperti sering disalah ta:sirkan !rang. Al-/uran sama sekali tidak menentang atau men!lak akan pengertian Allah ritunggal iman Kristen ini. Yang dit!lak !leh /uran seperti yang disebut dalam /s. Al-Maidah 4; itu, ataupun /s. An Nisaa *4*, adalah :aham ke- iga Allahan atau ritheisme. A&aran Kristenpun men!lak :aham ritheisme atau ke- iga Allahan ini. %ebab itu yakinlah bah"a tidak ada satu ayatpun /uran menentang >Allah ritunggal> iman Kristen ini.

=' KEMATIAN DAN KEBAN<KITAN !ESUS KRISTUS /uran s.An Nisa *74 mengatakan) "dan #arena u*apan mere#a$ ,Sesun""u%n(a #ami tela% mem unu% Almasi% Isa ana# Mar(am se2ran" Rasul Alla%) pada%al mere#a tida# mem unu%n(a dan tida# men(ali n(a) melain#an 2ran" (an" diserupa#an den"an dia' Sesun""u%n(a 2ran"2ran" (an" erselisi% 6a%am tentan" 0pem unu%an1 Isa itu enar- enar dalam #era"u-ra"uan tentan" (an" di unu% itu'" Nats /uran ini, dipergunakan pada umumnya !leh para mubaligh 2slam termasuk saya sendiri "aktu dulu dalam kedudukan saya sebagai se!rang mubaligh 2slam untuk men!lak kebenarannya .esus Kristus itu mati di kayu salib. %aya "aktu itu berpendapat, bah"a tidak mungkin se!rang kekasih Allah yang men&adi rasul-Nya itu, Allah sendiri#tidak memberikan perlindungan barang sedikitpun, malah membiarkan 2sa Almasih (.esus Kristus, itu mati diatas kayu salib. Apapun pula seperti yang dikatakan !rang!rang Kristen itu, bah"a .esus itu adalah Anak Allah, tidak mungkin kalau Allah Bapa, tidak memberikan perlindungan barang sedikitpun. %etelah saya meyakini bah"a Alkitab itu ditun&ang kebenarannya !leh Al-/uran sebagaimana saya-telah diilhami dengan ayatnya /s. Al Maidah <= dan lain-lain itu, maka masalah >Kematian .esus dikayu salib> ini, perlu saya tin&au kembali, diselidiki secara &u&ur, baik dari apa yang ditulis dalam /uran itu, maupun apa yang di"artakan dalam Alkitab, Maka akhirnya dapatlah saya menarik suatu kesimpulan yang meyakinkan sebagai berikut) *. Menurut /uran tersebut, ternyatalah bah"a memang telah ter&adi peristi"a >sese!rang telah disalib dan mati# tetapi tidak dipastikan siapa yang mati itu. /uran menyangkal bah"a yang mati itu adalah 2sa Al-masih, atau .esus Kristus. Ada yang mengatakan bah"a yang disalib dan mati itu, adalah YahuEa atau Yudas. +. Menurut /uran itu &uga dikatakan bah"a ada !rang-!rang memang mengatakan dengan yakin. Bah"a sesungguhnya mereka telah >membunuh .esus> itu. %ekarang saya harus mencari keterangan yang meyakinkan, siapakah sebenarnya yang disalib dan mati itu, .esus atau !rang lain.

5ntuk mendapatkan keterangan ini, kita haruslah mencari bukti suatu d!kumentasi se&arah yang !b&ektip. Hal ini adalah Alkitab, merupakan d!kumentasi yang terbuka yang dapat men&adi bahan in:!rmasi. 6erita mengenai kematian .esus di kayu salib itu, terdapat dalam empat 2n&il yang masing-masing ditulis !leh Matius, Markus, 8ukas dan Y!hanes. Kesaksian dari 4 penulis 2n&il ini adalah merupakan kesaksian mata yang mereka lihat dan alami sendiri. Kalau kita berpi&ak kepada ketentuan hukum bah"a kesaksian + atau ; !rang yang melihat sendiri dalam sesuatu peristi"a, sudah cukup bah"a sesuatunya itu diteguhkan sebagai hal yang benar secara hukum. (5langan *4) <--4,. %ebab itu kesaksian dari 4 penulis 2n&il ini yang mereka masing-masing melihat sendiri tentang benarnya ter&adi itu peristi"a .esus disalib dan mati, adalah merupakan kesaksian yang benar dan syah serta meyakinkan kebenarannya dapat dipercaya, dibandingkan dengan kesaksian Al-/uran atau Muhammad yang ditulis sesudah enam abad kemudian dengan hanya merupakan dugaan-dugaan yang tidak meyakinkan, karena memang tidak menyaksikan sendiri. Kesaksian yang lain dapat &uga ditambahkan, bah"a "aktu .esus dinyatakan mati !leh kepala pasukan, maka Yusu: Arimatea datang kepada -!ntius -ilatus untuk meminta mayat tersebut untuk dikuburkan. -ermintaan itu dikabulkan (Markus *7)4*-4<,. %eandainya yang diturunkan dari %alib itu bukan .esus, pastilah Yusu: Arimatea men!laknya atau memberikan keterangan ketidak benarannya itu. Bukti lain lagi, adalah !rang-!rang Yahudi meminta kepada -!ntius agar kuburan .esus di&aga. -ermintaan inipun dikabulkan. %eandainya yang dikuburkan itu bukan .esus, tidaklah mungkin !rang-!rang Yahudi itu men&agai kuburanNya-itu. Hal ini ter&adi, karena .esus pernah mengatakan bah"a pada hari ketiga 2a akan bangkit hidup kembali diantara !rang mati. Bukti lain lagi, bah"a &ika sekiranya yang disalib itu *bukan .esus, tidaklah mungkin 2a dapat mengeluarkan kata-kata yang penuh kasih sebagai aslinya tabiat .esus, misalnya) >Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat dan kalimat) >%udah Cenap> ( etelestai,. 2ni semua membuktikan bah"a yang mati tersalib itu tidaklah lain daripada .esus Kristus sendiri. $engan demikian, maka sampailah saya kepada kesimpulan yang meyakinkan bah"a >yang disalib dan mati> seperti yang di"artakan dalam /uran s. An Nisaa

*74, tidaklah diragukan lagi, ialah .esus-sendiri, bukan !rang lain, bukan .ahuEa, &uga bukan Yudas. Karena kesaksian mata dari 4 penulis 2n&il itu adalah cukup meyakinkan, syah dan benar. Ke an"#itan !esus diantara 2ran" mati' Mengenai peristi"a kebangkitan .esus dari kematian-Nya, Al /uran tidak pernah menyangkal. Menurut /ur#an, Muhammad menerima "ahyu tentang ucapan .esus demikian) "Selamatla% diri#u #eti#a dila%ir#an dan #eti#a mati dan #eti#a er an"#it #em ali %idup'" /.s. Maryam ;;,. eks aslinya. 'Wassalamu'ala yauma walidtu wayauma amutu wa yauma ub'asyu hayya.$ $engan kata >ub#asyu ha"a> (bangkit hidup kembali, adalah merupakan kehidupan yang nyata sesudah mengalami kematian (amutu, yang nyata . $engan nats ini dapatlah meyakinkan saya, bah"a .esus memang telah mengalami kematian yang nyata--meskipun kematiannya disangkal di kayu salib dan bangkit hidup kembali, (ub#asyu ha"a,. .esus hidup kembali pada hari ketiga diantara !rang mati secara real--nyata-kebangkitan badani yang sudah dipermuliakan (Dilipi ;)+*,, yang dapat dilihat dan di &amah. Kematian .esus sama sekali tidak ada artinya, &ika tidak berkelan&utan dengan Kebangkitan Hidup Kembali diantara !rang mati. %ekiranya .esus yang disalibkan itu mati dan terus mati memang adalah akan merupakan satu pukulan yang hebat bagi iman Kristen, karena uhan-nya telah mati. $an pastilah agama Kristen tidak akan dapat berdiri teguh sampai saat ini, karena memang sudah tidak ada harapan apa yang dapat diharapkan bagi keselamatan para pengikutnya di alam s!rga"i. Kalau .esus itu mati dan terus mati, dan sekarangpun ada kuburannya untuk apa iman !rang Kristen ber uhan-kan !rang mati. 5ntuk apa !rang Kristen dibaptiskan atas nama !rang mati. 5ntuk apa !rang Kristen meminta sya:aat kepada !rang mati. $an malah tidak masuk akal, kalau sekarang !rang-!rang Kristen, men&adikan !rang mati men&adi &uruselamatnya, sedangkan simati sendiri tidak selamat, dia didalam kubur.

etapi karena kasih Allah, bah"a .esus disalibkan bukan mati untuk mati, melainkan mati untuk hidup kembali, dan memang hidup selama-lamanya kekal hingga pada kesudahan alam. Kebangkitan .esus, Hidup kembali diantara !rang mati, bukanlah dalam khayalan, tetapi memang dalam kenyataan yang dapat dilihat dan disaksikan !leh banyak !rang. Kematian dan kebangkitan .esus, adalah merupakan inti dari kesaksian iman Cere&a sedunia. Kita sekarang memiliki iman yang penuh pengharapan. Kita mempunyai .uruselamat yang hidup selama-lamanya hingga pada kesudahan alam. Kita memiliki iman yang berdasarkan kasih. Kita sudah men&adi "aris penerima &an&i-&an&i Allah bersama-sama dengan Kristus. Menderita bersama, &uga dipermuliakan bersama-sama dengan $ia. (9!ma = ) *4,. Karena itu yakinlah, bah"a kita sebagai pengikut Kristus akan dibangkitkan dari segala &enis kematian) J Kita akan dibangkitkan dari kematian bahagia rumah tangga. J Kita akan dibangkitkan dari kematian reEeki na:kah hidup dari hari ke hari. J Kita akan dibangkitkan dari kematian hati yang lemah dan rusuh. J Kita akan dibangkitkan dari kematian iman yang sudah suam. J Kita akan dibangkitkan dari kematian kasih. J Kita akan dibangkitkan dari kematian segala rupa hal ih"al yang mencekam &i"a, dari segala kekuatiran, dari segala penderitaan hidup, segala penderitaan sakit penyakit, dan lain-lain. Ma#na Sali Kristus a"i #ita' 9asul -etrus menuliskan ilhamnya sebagai berikut) "Se a adala% #asi% #arunia) +i#a se2ran" #arena sadar a#an #e%enda# Alla% menan""un" penderitaan (an" tida# %arus ia tan""un"' Se a dapat#a%dise ut pu+ian) +i#a #amu menderita pu#ul #arena #amu er uat d2sa> Tetapi +i#a #amu er uat ai# dan #arena itu #amu %arus menderita) ma#a itu adala% #asi% #arunia

Alla%' Se a untu# itula% #amu dipan""il) #arena Kristuspun tela% menderita untu# #amu) dan tela% menin""al#an teladan a"imu) supa(a #amu men"i#uti +e+a#N(a' Ia tida# er uat d2sa) dan tida# ada tipu dalam mulutN(a' Keti#a la di*a*i-ma#i' Ia tida# mem alas den"an men*a*i-ma#i? #eti#a ia menderita' Ia tida# men"an*am) tetapi Ia men(era%#an #epada Dia (an" men"%a#imi den"an adil' Ia sendiri tela% memi#ul d2sa #ita didalam tu u%-N(a di #a(u sali ) supa(a #ita (an" tela% mati ter%adap d2sa) %idup untu# #e enaran' @le% ilur- ilur-N(a #amu tela% sem u%' Se a da%ulu #amu sesat seperti d2m a) tetapi se#aran" #amu tela% #em ali #epada "em ala pemeli%ara +i3amu'" 0: Petrus .$ :. - .=1' %alib yang dihubungkan dengan pribadi .esus, adalah merupakan puncak kesengsaraan-Nya. Mati di kayu salib, bukanlah hal yang diidam-idamkan, meskipun hal itu sesuai dengan takdir rencana Allah. Karena masalah sengsara .esus ini sudah dinubuatkan dalam Kitab Nabi Yesaya 7;)*-*+. $an .esus sendiri telah menginsya:i bah"a nubuat itu akan tergenapi diatas pribadinya sebagai Hamba Allah yang dimaksudkan !leh nubuatan itu. 2tulah sebabnya .esus mengatakan disaat menghadapi saat sengsara ini, kepada sese!rang yang menyertai .esus yang bersikap untuk mengadakan perla"anan, 2a berkata) "Masu##an pedan" itu #em ali #edalam sarun"n(a) se a aran" siapa men""una#an pedan" a#an inasa 2le% pedan"' Atau #au san"#a a%3a A#u tida# dapat erseru #epada Bapa#u supa(a Ia se"era men"irim le i% dari dua elas pasu#an malai#at mem antu A#u> !i#a e"itu) a"aimana a#an di"enapi (an" tertulis dalam Kita Su*i) (an" men"ata#an a%3a %arus ter+adi demi#ian>" 0Matius .8$=.-=41' .esus dihukum salib !leh penguasa--2mam--Yahudi, bukanlah disebabkan $ia melakukan sesuatu Ke&ahatan berbuat d!sa melanggar Hukum aurat. $ia dihukum !leh penguasapenguasa imam Yahudi, karena penga&aranNya menyelamatkan umat manusia dari kuasa d!sa, &uga karena 2a menyungguhkan (claim, diri-Nya Anak Allah, Mesias, uhan .uruselamat. $ari keterangan diatas maka dapatlah disimpulkanbah"a lambang salib, adalah mengingatkan kepada kita setiap penganut Kristen, bah"a .esus menderita dan telah men&adi k!rban mati sengsara- di kayu salib, karena da#"ah-Nya untuk menyelamatkan kita semua dari penguasa d!sa, agar kita mendapatkan hak hidup yang kekal di alam s!rga"i. !esus nai# #e s2r"a 0mi#ra+1 Kenai#an !esus #e s2r"a 0mi#ra+1 disa#si#an 2le% #ese elas murid-muridN(a diluar #2ta de#at Betani' 0Lu#as .4$ =A1 Mengenai peristi"a kenaikan .esus ke s!rga (mikra&, ini tidak ada sanggahan /uran, malah ditun&ang dengan adanya ayat /uran s.Ali 2mran 77 yang antara lain mengatakan) 'Idz qalallahu ya 'Isa inni mutawaffika wa rafi'uka..'# 0In"atla% #eti#a Alla% er6irman$ Ya Isa a%3asan(a A#u me3a6at#an en"#au) dan men"an"#at en"#au #epada#u ''''''1 $alam peristi"a kenaikan .esus ke s!rga ini ada dua masalah yang perlu kita catat) *. Amanat .esus kepada murid-muridNya, bah"a &uga kepada kita sekalian yang men&adi pengikut-pengikut Kristus de"asa ini, yaitu ) a. -ergilah ke segenap pen&uru dunia ini, beritakan 2n&il Keselamatan, men&adikan semua !rang &adi murid .esus'

b. Membaptiskan mereka atas nama Allah ritunggal) Bapa dan Anak dan 9!hulkudus. c. Menga&ar mereka dengan apa yang dia&arkan .esus, yaitu Kristus khususnya, dan Alkitab pada umumnya. +. .an&i .esus, akan m!mberikan Kuasa 9!hulkudus kepada murid-muridNya, yang &uga berarti kepada kita sekalian yang men&adi murid-muridNya atau pengikutpengikut Kristus de"asa ini, untuk bersaksi bagi kebenaran .esus Anak Allah, :irman Yang Hidup, dan menyertai kita sekalian untuk selama-lamanYa, hingga pada kesudahan alam. Kedatan"an !esus untu# #edua #alin(a' Kedatangan .esus untuk yang kedua kali men&adi hakim yang adil, menghakimi yang hidup dan yang mati diberitakan dalam Kisah para 9asul *) ** dan @ahyu +0) **-*7.

Kedatangan .esus pada akhir Eaman ini untuk men&adi hakim yang adil itu, pun men&adi kepercayaan bagi umat 2slam pada umumnya, karena dalam beberapa hadits Bukhari dan Muslim, masalah ini ada diberitakan. Antara lain dapat dicatat sebagai berikut) *. Hadits Bukhari dari Abu Hurairah, .ilid ll, hal +7<) $'aifa antum idzalabna Manyama fikum wa imaamukum min kum.$ 0Ba"aiana %almu) apa ila I nu Mar(am turun +adi imam daripada #amu'1' +. Hadits dari Musnad 2mam Ahmad ibd. Hambal,&ilid **--halaman 4** ) ',u syiku min 'asya minkum an balqa 'Isa Ibna Maryama imama mahdiya wa hakama 'adlan.$ 0Daripadamu a#an ertemu den"an Isa i nu Mar(am se a"ai imam Ma%di dan Ha#im (an" adil1' ;. Nabi Muhammad sendiri pernah bersumpah untuk meyakinkan bah"a 2sa Almasih ibnu Maryam akan datang kembali untuk men&adi Hakim yang Adil. Muhammad berkata) $Wallaha liyunzilna ibna Maryama hakuman 'adlan.$ 0Demi Alla%) sesun""u%n(a a#an turun 0datan"1 putra Mar(am sela#u %a#im (an" adil1' (Hadits Muslim &ilid 2 Halaman 4<, %yarahan Hadits ini adalah mengkhabarkan kedatangannya 2sa Almasih untuk kedua kalinya kelak (akhir Eaman,. -erkataan ##hakuman## (men&adi hakim,, mengisyaratkan bah"a kedatangannya 2sa Almasih .esus Kristus, yang kedua kali itu, tidaklah selaku Nabi memba"a risalah atau syariat agama, dengan /uran ataupun Alkitab ( aurat-ln&il,, yang berlaku sekarang, tetapi hanyalah ia turun men&adi Hakim antara segala hakimhakim umat ini, dengan kitab baru, yang dinamakan >Kitab al-Hayat> (@ahyu +0)**-*7,. Nats dari Hadits shahih Bukhari-Muslim diatas, dapat dibanding dengan Alkitab, 9!ma + )*< yang berbunyi demikian) "Hal itu a#an nampa# pada %ari) ilamana Alla% sesuai den"an In+il (an" #u erita#an) a#an men"%a#imi se"ala sesuatu (an" tersem un(i dalam %ati manusia 2le% Kristus !esus)" 0R2ma . $:81'

Karena itu tidak ada alasan yang memberatkan bagi saya untuk ragu-ragu menerima .esus sebagai uhan dan .uruselamatku pribadi, begitupun untuk menantikan kedatangan .esus Kristus yang kedua kali, sebagai Hakim yang adil. Keselarnatan men&adi -engikut Kristus, /uran telah bersaksi sebagai berikut) $Idz qala'llahu ya 'Isa inni mutawaffika! wa raafi uka ilayya wa muthahhiiruka minal ladzina kafaruu wa yaa 'ilul ladzinat taba'uka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil )iaamaht ...............'- 0In"atla% #eti#a Alla% er#ata$ "Ya Isa a%3asan(a A#u me3a6at#an en"#au) men"an"#at en"#au #epadaKu) mem ersi%#an en"#au daripada 2ran" #a6ir) dan men+adi#an 2ran"2ran" (an" men"i#ut en"#au diatas daripada mere#a (an" tida# per*a(a %in""a %ari #iamat'" .elas, bah"a /uran tersebut bersaksi, bah"a pengikut-pengikut Kristus ter&amin keselamatannya, dalam hal ini adalah Hidup Kekal di alam s!rga"i, sebagaimana di katakan !leh .esus sendiri) "A#u er#ata #epadamu$ Sesun""u%n(a aran" siapa menden"ar per#ataanKu dan per*a(a #epada Dia (an" men"utus A#u) ia mempun(ai %idup (an" #e#al dan tida# turut di%u#um se a ia suda% pinda% dari dalam maut #e dalam %idup'" 0!2%anes =$.41' A#ula% +alan dan #e enaran dan %idup' Tida# ada se2ran"pun (an" datan" #epada Bapa) #alau tida# melalui A#u'" 0!2%anes :4$81' 8' KEBENARAN ALKITAB %ebagaimana diuraikan pada a"al kesaksian ini, bah"a mula pertama yang merangsang saya untuk menyelidiki kebenaran Alkitab (Bible, itu adalah disebabkan !leh salah satu ayat /uran, yaitu s. Almaidah <= yang mengatakan bah"a Alkitab ( aurat dan 2n&il itu, adalah merupakan Kitab yang benar bagi !rang yang beragama dalam kebenaran menurut kehendak Allah. Ada beberapa ayat dalam /uran yang sering dipergunakan !leh para Mubaligh 2slam dan termasuk &uga !leh saya sendiri temp! dulu dalam kedudukan saya sebagai se!rang mubaligh 2slam, yang dita:sirkan sebagai bukti bah"a#Alkitab ( aurat dan 2n&il, itu telah dipalsukan, dirubah disana-sini !leh tangan k!t!r-&ahil manu-

sia. %ecara teliti sekarang saya ingin mengerti yang sebenarnya makna ayat-ayat /uran tersebut secara "a&ar, sebagaimana &uga halnya saya ingin mengerti isi Alkitab yang se"a&arnya. $engan penuh rasa ke&u&uran, saya c!ba memeriksa kembali sampai di mana kebenarannya yang dimaksudkan !leh ayat-ayat (nats, /uran itu. Akhirnya dapatlah saya memberikan suatu kesimpulan sebagai berikut) *. /uran s. Al Ba?arah 47. "Apa#a% #amu masi% men"%arap#an mere#a a#an per*a(a #epadamu) pada%al se"2l2n"an dari mere#a menden"ar 6irman Alla%) lalu mere#a mer2 a%n(a setela% mere#a mema%amin(a) sedan" mere#a men"eta%ui'" -ada umumnya !rang-!rang Muslim mengatakan ta:sirannya bah"a yang dimaksud >seg!l!ngan dari mereka> (:ri?un minhum, itu, adalah ahli-kitab (Yahudi1Nasrani, yang telah mengubah :irman Allah itu, dalam hal ini mereka artikan merubah teks aurat dan 2n&il (Alkitab-Bible,. $alam penyelidikan saya, pengertiannya ayat /uran s. Ba?arah 47 ini tidaklah demikian. Yang dimaksudkan >seg!l!ngan dari mereka> itu, ialah !rang!rang 2slam itu sendiri yang berasal dari penganut agama Yahudi1Nasrani, kemudian mereka (seg!l!ngan ini, kembali men!lak. 2slam setelah mereka mengetahui apa sebenarnya a&aran Muhammad itu. Ileh /uran, mereka dituduh merubah maknapena:sirannya--/uran itu sendiri, &adi bukanlah Al-kitab ( aurat1ln&il,. Hal ini &elas dapat di:ahami akan pengertian ayat tersebut yang mengatakan) >..apakah kamu (maksudnya) Muhammad,, Masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu>. >Kamu> atau >kepadamu> disini, &elas dimaksudkan adalah Muhammad. etapi kemudian mereka (!rang-!rang Yahudi1Nasrani, yang tadinya sudah mengaku percaya akan kenabian Muhammad ini, mereka men!lak1keluar dari 2slam, lalu mereka dituduh merubah pengertian--pendengaran--ayat :irman Allah (dalam hal ini adalah /uran itu sendiri, yang selan&utnya &uga mereka dituduh !rang-!rang b!d!h, pembual, buta huru: dan sebagainya. Yang &elas, bah"a ayat /uran ini sama sekali tidak ditu&ukan kepada ahli kitab (Yahudi1 Nasrani, dan &uga tidak mengatakan Alkitab ( aurat-ln&il, itu yang telah dirubah-rubah, melainkan malah /uran itu sendiri. +. /uran s. Al Ba?arah *0<. "Apa sa+a a(at (an" #ami mans2#%-#an 0%apus#an1 atau Kami +adi#an 0manusia1 lupa #epadan(a) Kami datan"#an (an" le i% ai# daripadan(a atau (an" se andin" den"ann(a''''". -erkataan >ayat## yang dimans!kh-kan (dihapuskan,dalam nats /uran s. Al Ba?arah ini, &uga pada umumnya mereka artikan >Alkitab1 aurat-ln&il>. etapi dari beberapa buku ta:sir1ter&emahan /uran hampir sepakat mengatakan bah"a makna >ayat yang yang dimans!kh-kan1dihapuskan> disini pengertiannya adalah bah"a ada beberapa ayat /uran itu sendiri yang telah di hapus hukumnya. Bahkan menurut buku At ad&did :il 2slam mengatakan bah"a sedikitnya 7 sampai 700 ayat-ayat dalam /uran itu telah mans!kh. Ada &uga yang berpendapat bah"a- makna >ayat yang dimans!kh-kan> itu, adalah mengenai ke-muk&iEat-an Muhammad artinya bah"a Muhammad sebagai nabi dan rasul menerima "ahyu Allah sudah tidak mendapat kuasa Allah bermuk&iEat sebagaimana halnya para nabi-nabi sebelumnya, seperti Musa dan 2sa Almasih. .adi &elaslah pula bah"a maksud nats /uran s. Al-Ba?arah *0< inipun tidaklah pula kena-mengena untuk

men&adi dalil men!lak kebenaran kehadirannya Alkitab sebagai Kitab 2lahi yang men&adi dasar kebenaran bagi setiap !rang untuk beragama yang benar. ;. /uran s. Al Maidah *;. "''''''#arena mere#a melan""ar +an+in(a) Kami #utu#i mere#a) dan Kami +adi#an %ati mere#a #eras mem atu' Mere#a su#a meru a% per#ataan 06irman1Alla% dari tempatn(a dan mere#a 0sen"a+a1 melupa#an se a"ian dari apa (an" mere#a tela% diperin"at#an den"ann(a) dan #amu 0Mu%ammad1 senantiasa a#an meli%at #e#%ianatan dari mere#a) #e*uali sedi#it diantara mere#a (an" tida# er-#%ianat,, -erkataan >mereka> dalam /uran s. Al-Maidah *; ini biasanya mereka senga&a tambahkan dalam tanda kurung) (Ahli Kitab, atau (Yahudi1Nasrani, dan hapuskan sedangkan makna kalimat) >Mereka suka.merubah perkataan (:irman, Allah dari tempatnya ....> mereka artikan Alkitab atau aurat1ln&il itu sudah ditukar-tukar dan dihapuskan 1dirubah kebenarannya. -adahal yang sebenarnya, ayat inipun sama halnya dengan /uran s. Al Ba?arah 47 adalah &uga ditu&ukan kepada !rang-!rang 2slam pengikut Muhammad sendiri dimana hidup-nya Muhammad itu sendiri, yang tadinya memang berasal dari

penganut agama Yahudi1Nasrani, berbalik kembali pada agamanya semula (men!lak 2slam,. Ileh /uran, mereka dituduh ber-khianat merubah-rubah :irman Allah, dalam hal ini adalah /uran itu sendiri. Mereka men!lak kebenaran 2slam, sesudah mereka mengetahui a&aran Muhammad yang sebenarnya. Hal inidapat dibaca dari seluruh hubungan ayat /uran ini mulai ayat 4 s1d *;. .adi &elaslah pula, bah"a ayat /uran s. Al Maidah *; ini pun tidaklah dapat di&adikan dalil untuk men!lak kebenaran Alkitab. Masih banyak nats-nats Al-/uran yang senada dengan c!nt!h di atas yang tadinya diartikan sebagai men!lak kebenaran Alkitab itu, saya c!ba memahaminya secara &u&ur maka dapatlah saya meyakinkan, bah"a tidak ada satu ayatpun dalam /uran yang secara tegas mengatakan bah"a Alkitab ( aurat dan 2n&il, itu telah dipalsukan,dirubah dan lainlain dari kebenaran aslinya. -ada akhirnya dapatlah saya menyimpulkan, bah"a apa yang /uran katakan dalam surat Al Maidah <=, s. Al Ba?arah <+, /us. As %a&adah +;, dan lain-lain yang telah saya kemukakan terdahulu dalam ke-saksian ini, memangbenar dan meyakinkan bah"a Alkitab ( aurat-ln&il, itu adalah merupakan kebenaran bagi setiap !rang yang mau ber-agama dalam kebenaran sesuai dengan kehendak Allah. BER<UMUL DEN<AN PEN<ARUH LIN<KUN<AN Meskipun saya sudah begitu mantap dan yakin akan kebenaran ini, dan siap sedia untuk menerima uhan .esus, sebagai .uruselamat pribadi-ku, namun saya belum &uga dibaptiskan secara "a&arnya, karena adanya pengaruh lingkungan yang merupakan batu sandungan. 9asa takut dan kha"atir menghantui. -engalaman saya de"asa ini menun&ukkan bah"amemang banyak !rang yang pernah menyatakan keinginannya untuk menerima uhan .esus sebagai .uruselamat pribadi mereka, namun mereka sering terbentur kepada pengaruh lingkungannya, mungkin karena segan atau takut dengan !rang tuanya, kadangkala&uga takut dengan ma&ikannya kalau-kalau ia nantinya diberhentikan. Ada &uga yang terbentur kepada hubungan bakal isteri yang belum mau menerima .esus bersama-sama, dan lain-lain masih banyak macam ragamnya batu sandungan yang menyebabkan sese!rang tersandung menerima .esus bertahta didalam hatinya. -engaruh lingkungan,yang menakutkan dan mengkha"atirkan ini, memang sudah di aba-abakan !leh .esus sendiri, sebagaimana diutarakannya dalam 2n&il Matius *0);4-;<. -enderitaan yang mungkin akan diterima !leh setiap !rang yang ingin

men&adi pengikut Kristus, misalnya akan dibenci !leh ibu bapa' akan terputusnya hubungan keluarga, bahkan sampai kepada terancamnya &i"a sendiri. etapi bagi mereka yang berbulat hati tanpa ragu menerima .esus bertakhtadihatinya, kekha"atiran demikian sarna sekali tidak perlu ada. %etiap kekha"atiran itu pasti akan teratasi !leh pert!l!ngan uhan sendiri. -engaruh lingkungan demikian, memang saya alami sendiri. Namun uhan, selalu membuka &alan. $alam tahun *3<+ hingga *3<4 itu, saya masih sa&a melakukan ibadah kembar, yaitu bersembahyang secara 2slam dan ke Mes&id setiap hari .umat, &uga pergi ke Cere&a setiap hari Minggu, dan hari %abtu ke Cere&a AdHent. Kepergian saya ke Cere&a "aktu itu, belumlah merupakan suatu keyakinan, tetapi lebih banyak hanya merupakan penyelidikan kebenaran. Karena saya sering membaca uraianuraian pihak n!n-Kristen yang mengatakan bah"a di Cere&a itu adalah ibadah menyembah berhala, seperti patung-patung dan lain-lain. Karena itu saya pergi ke semua Cere&a yang ada disekitar .akarta ini berganti-gnti setiap minggu, bahkan sering saya lakukan dalam satu hari Minggu itu saya kun&ungi dua atau tiga Cere&a untuk membuktikan apa benar ada penyembahan berhala berupa) patung-patung atau bendabenda lainnya. Akhirnya dapatlah saya berkesimpulan dan membuktikan bah"a sangkaan saya itu sama sekali tidak benar. Karena setiap Cere&a yang saya kun&ungi, sama sekali tidak pernah ada penyembahan demikian. Maka se&ak tahun *3<4, memang r!h-&i"a saya telah dipenuhi !leh 9!h panggilan uhan, yaitu 9!h Kebenaran atau 9!hulkudus. Karenanya pada saat itu dengan begitu mantap saya sudah dapat menerima .esus sebagai .uruselamat pribadi saya. Namun masih ada kelemahannya, yaitu saya belum berani menyatakan diri pribadi saya secara terbuka. %aya masih merahasiakan keKristenan saya. %aya sudah pergi ke Cere&a CK2. K"itang untuk yang pertama kalinya meminta supaya saya dibaptiskan secara rahasia, karena saya tidak ingin diketahui !leh keluarga, antara lain !leh isteri saya sendiri. %aya tidak tahu persis siapa petugas Cere&a "aktu itu. Namun permintaan saya yang istime"a ini dit!lak dengan alasan bah"a tidak ada pembaptisan secara rahasia. Beberapa minggu kemudian, dengan maksud yang sama saya pergi &uga menemui pendeta .. %apulete, Cere&a Bethel .atinegara. %aya segera akan dapat dibaptiskan,

asalkan sa&a saya memba"a + atau ; !rang saksi tetangga !rang-!rang seiman Kristen, yang akan dapat menga"as dan memimpin agar saya dapat hidup benar-benar secara Kristen. %yarat ini tentu sa&a tidak dapat saya terima, karena saya masih belum dapat menyatakan dari saya sebagai se!rang Kristen secara terbuka. Hal ini adalah disebabkan pengaruh lingkungan, terutama sekali keluarga rumah tangga sendiri, yang tadinya saya kirakan akan menimbulkan reaksi penentangan atau pemutusan keluarga dan lain-lain. %aya takut membicarakan ke-Kristen-an ini kepada isteri saya, karena saya menduga akan menimbulkan kericuhan rumah tangga. %aya takut menga&ak isteri saya pergi ke Cere&a, sebab kalau-kalau saya dibalasnya menga&ak saya ke -enghulu untuk bercerai. %aya takut &ika dihadapkan kepada perceraian itu. Karena itulah saya ingin menerima .esus Kristus ini hanya secara diam-diam sa&a. Namun &i"a saya memang sudah tidak berubah lagi. %aya tidak ragu menerima .esus Kristus. %aya tidaklah lagi beribadah secara kembar, melainkan sudah manunggal hanya ke Cere&a sa&a. etapi saya masih ada rasa takut dan kha"atir reaksi keluarga. %aya sudah tidak tahu pasti bagaimana caranya, untukmengatasi kesulitan ini. .uga saya tidak pernah datang kepada siapapun &uga untuk meminta nasehat atau pandangan dalam hal ini. -ergumulan saya "aktu itu benar-benar terasa sekali beratnya. etapi uhan untuk- kesekian kalinya membuka &alan men!l!ng memecahkan pergurmulan saya ini. Kalau tadinya saya menduga bah"a kalau saya berbicara dengan isteri saya untuk berpindah agama dari 2slam ke Kristen ini, pastilah akan menimbulkan reaksi tantangan,maka uhan malah melalui isteri saya itu sendiri pintu kebenaran ini dibukakan. Kepada isteri saya diberikan suatu penglihatan kedamaian melalui terangnya dan indahnya p!h!n natal yang pada "aktu itu sedang berkelap-kelip di banyak rumah keluarga Kristen. erlintas di dalam hatinya betapa indahnya kehidupan didalam keluarga Kristen yang ia dapat rasakan kedamaian dalam lagu-lagu Natal yang syahdu dan terang cemerlang natal yang menggambarkan kehidupan cerah setiap keluarga Kristen. 5ntuk menyatakan rasa hatinya itu, isteri saya beserta se!rang anak saya yang perempuan datang kepada saya, menyatakan keinginannya untuk men&adi se!rang Kristen dalam keluarga Kristen.Kesempatan ini, tentu sa&a tidak akan saya abaikan. Karena itu bes!k paginya tepat hari Natal, saya datang menemui Bapak -dt. .. %apulete untuk kedua kalinya, dengan menyatakan bah"a kami sekeluarga ingin

dibaptiskan untuk menerima uhan .esus. -ermintaan saya sekali ini, benar-benar ber&alan dengan lancar dan kami sekeluarga dibaptiskan pada tanggal +< $esember *3<3 !leh Bapak -dt. .. %apulete, di Cere&a Bethel .emaat C-2B. K!in!nia .atinegara, yaitu saya beserta isteri dengan 4 anak. %e!rang anak lagi menyusul seminggu kemudian. 9upanya anak saya yang laki-laki inipun sebenarnya &uga sudah sering ke Cere&a, tetapi secara sembunyi-sembunyi pula takut diketahui !leh ayah-nya. $an saya ke Cere&a takut diketahui !leh anak-anak dan isteri saya. .adi kami ke Cere&a saling umpet-umpetan rupanya. -u&i uhan, karena akhirnya memang seluruhnya men&adi pengikut Kristus, menerima dan menempatkan .esus Kristus bertahta dihati kami masing-masing. Ber#at (an" er#elimpa%an' %esudah saya dan keluarga dibaptiskan +< $esember *3<3, suasana rumah tangga kami terasa sekali perubahannya yang menggembirakan dan penuh sukacita. Banyak berkah yang kami terima dan rasakan berupa perubahan-perubahan hidup dan kehidupan. 9asul -aulus mengatakan) "!adi siapa (an" ada didalam Kristus) ia adala% *iptaan aru? (an" lama suda% erlalu) sesun""u%n(a (an" aru suda% datan"'" 0. K2rintus =$:5 1' Apabila sese!rang menerima .esus Kristus sebagai .uruseiamatnya, maka Allah membuat suatu perubahan dalam hidupnya. %i:at Kristus dimasukkan kedalam dirinya. Alkitab berkata) >Kamu ada bagian didalam si:at llahi>. %i:at yang baru ini menghasilkan kesukaan yang baru, keinginan yang baru, ketidak sukaan yang baru, kasih yang baru. Hal-hal yang dulu sese!rang sayangi, sekarang ia benci, dan hal-hal yang dulu ia benci, sekarang ia sayangi. Kehidupannya telah berubah. -erubahan ini nampak &uga pada kehidupan secara lahiriah bagi sese!rang, dan akan diperlihatkan kepada !rang-!rang sekitarnya. %eluruh pandangannya akan di#ubah, dan hal ini akan memba"a perubahan dalam kata-kata dan apa yang diucapkan dan dibicarakannya. %ungguh a&aib 0 -erubahanperubahan ini memang saya alami dan rasakan seluruhnya dalam hidup dan kehidupan kami sekeluarga dalam "aktu sangat singkat sekali. abiat pemarah men&adi hilang dan berangsur ganti dengan kasih. Kehidupan r!hani dapat kami rasakan kelegaan dan rasa damai bahagia. -erasaan bimbang dan ragu sudah tidak

ada lagi. .i"a kami sungguh-sungguh merasa mantap dan penuh dengan kesukacitaan. Begitupun kehidupan &asmani kami mengalami perubahan yang sangat nyata berupa berkat-berkat kelimpahan. -engalaman ini membuktikan kebenaran &an&i &an&i Allah yang disampaikan !leh .esus Kristus. "Baran"siapa %aus) ai#la% ia datan" #epadaKu dan minum' Baran"siapa (an" per*a(a #epadaKu) seperti (an" di#ata#an 2le% #ita Su*i$ "Dari dalam %atin(a a#an men"alir aliran-aliran air %idup'" 0Y2%anes 5$/5-/B1 !esus er#ata$ "A#u datan") supa(a mere#a mempun(ai mempun(ain(a dalam se"ala #elimpa%an',, 0Y2%anes :A$:A 1' %idup) dan

etapi perubahan hidup rumah tangga kami yang begitu nyata dan cepat inipun men&adi :itnah. etangga-tetangga kami bahkan keluarga kami sendiri mengira, kami mendapat bantuan dari Cere&a sebagai imbalan kami men&adi Kristen. %ering !rang sampaikan ketelinga kami pame! !rang yang mengatakan) >Kalau ingin kaya mendadak, turuti sikap -ak Ambrie tuh, &adi !rang Kristen, nanti akan menerima s!k!ngan Cere&a &utaan rupiah> dan lain-lain. Hal ini mereka sangka bah"a perubahan hidup kami yang berkelimpahan itu adalah semata-mata dikarenakan pemberian Cere&a, sebagai imbalan karena men&adi se!rang Kristen. idak0 %ama sekali tidak0 %atu senpun kami tidak pernah menerima bantuan dari Cere&a ataupun dari sese!rang pribadi sebagai imbalan pembu&ukan untuk menerima Kristus, baik berupa uang, maupun berupa materi lainnya atau &an&i-&an&i peker&aaan dan lain-lain. Benar-benar perubahan hidup kami yang berkelimpahan "aktu itu, adalah semata-mata karena berkat kemurahan uhan, yang memang sudah di&an&ikan bah"a kepada yang percaya akan diberikan segala kelimpahan. Kristen pasi6 %elama + tahun (*340--*34+, saya hanya men&adi se!rang Kristen pasi:. %aya terlalu sibuk mengurus usaha untuk hidup dan kehidupan rumah tangga tangga sa&a. %aya hanya ke Cere&a pada hari Minggu, dan membacaAlkitab hanya kalau ada "aktu yang senggang. %ikap saya yang demikian ini telah mendapat teguran dari uhan. erasa sekali uhan memperingatkan saya "aktu itu, bah"a) >Kalau kamu ingin men&adi se!rang Kristen bukanlah bersikap pasi: demikian. idaklah layak kamu hanya berpangku tangan menikmati berkat-berkat uhan yang telah mencukupi kebutuhan hidupmu. %ebagai se!rang Kristen pengikut Kristus, kamu harus bangkit bersaksi memberitakan 2n&il Kristus sebagaimana sudah diamanatkan dalam Matius +=)*3-+0.> Bagaimana caranya harus saya mulai melakukan kesaksian dan memberitakan 2n&il iniA Hasrat kemauan memang ada, namun tidak tahu bagaimana cara memulainya. 5ntuk ini, sekali lagi uhan membuka &alan bagi saya. Bagaimana caranya uhan membukakan &alan ini, dapat saya uraikan sebagai berikut) -ada suatu hari, datang menginap dirumah saya ini se!rang ka"an akrab saya dari Ban&armasin. 2a memang ka"an akrab yang dapat saya katakan sehidup-semati, senasib sepenanggungan, karena setiap kali ada penangkapanpenangkapan serdadu Belanda, kami selalu bertemu dalam pen&ara atau dalam kampkamp pengasingan1ta"anan. Kedatangannya memang tetap seperti biasa sa&a, karena dirumah saya sama sekali tidak ada tanda-tanda sebagai se!rang Kristen. 5capan >Assalamualaikum>-nya pun saya &a"ab >alaikum salam.> etapi dari tetangga saya,

ka"an saya ini mendapat kabar bah"a saya telah berubah memeluk agama Kristen. eman saya ini, tentu sa&a membantah dan meyakinkan tetangga saya itu, bah"a ke&adian demikian tidak mungkin ter&adi. $ia mengatakan) %aya kenal betul dengan Hamran Ambrie, bukan hanya di .akarta ini sa&a, tetapi se&ak dari Ban&armasin. $ia bukanlah se!rang 2slam abangan, tetapi ia benar-benar se!rang Muslim yang cukup sadar. $i daerah ia dikenal sebagai se!rang pe&uang 2slam yang militant, malah ia se!rang 2slam anti Kristen,se!rang pemimpin Muhammadiyah, se!rang penulis ("arta"an, Muslim dan Mubaligh 2slam yang cukup dikenal baik di Kalimantan engah (Kapuas dan Barit!, maupun di Kalimantan imur (Balikpapan dan %amarinda,. Bahkan dalam K!ngres 5mat 2slam seKalimantan di Amuntai *344, Hamran Ambri adalah salah se!rang dari pr!m!t!rnya. $alam N2 ia diangkat men&adi 2mam entara Angkatan $arat di Ban&armasin. >.adi saya yakin sekali bah"a Hamran Ambrie, tidaklah mungkin dengan sadar menukar agama 2slamnya dengan Kristen.>

etapi tetangga saya itu cukup meyakinkan bah"a sekampung kami ini tahu betul dan melihat dalam beberapa tahun ini, nampaknya dia memang selalu ke Cere&a dan setiap Natal memasang p!h!n terang natalan di rumahnya. 5ntuk &elasnya, sebaiknya langsung sa&a ditanyakan pada pribadinya yang bersangkutan, bagaimana &a"ab dan keterangan yang sebenarnya, tukas tetangga saya itu. Begitulah sekembalinya teman saya ini dari menenangga, memang langsung ia menanyakan peristi"a itu kepada saya, apakah benar kabar bah"a saya itu sekarang sudah beralih agama men&adi se!rang Kristen. -ertanyaan ini tentu sa&a tanpa ragu-ragu saya &a"ab) >Ya, memang benar demikian. %aya beserta seluruh keluarga sudah dibaptiskan.> Mendengar &a"aban saya ini, iapun menangislah. 2a menangis karena terharu sebagai suatu hal yang ia sesalkan telah ter&adi. etapi ia tidak dapat banyak berbuat. $ia hanya tinggal tertegun seketika. %esudah ia kembali di Ban&armasin, ia ceritakanlah peristi"a ini kepada !rang!rang lain, terutama kepada ka"an-ka"an karib saya disana, yaitu apa yang telah ter&adi atas kepindahan saya ke agama Kristen itu. Ileh se!rang ka"an akrab lainnya sebagai "arta"an Muslim peristi"a ini dilangsirlah dalam pemberitaan surat kabar Harian 5 AMA yang terbit di Ban&armasin. %dr. H. Arsyad Manan, dengan kepala berita yang clipcetak dengan huru:-huru: besar, antara lain mengatakan) SE@RAN< T@K@H PER<ERAKAN MASUK KRISTEN !k!h Muhammaddiyah ditahun tigapuluhan. -ernah men&adi -emimpin 9edaksi .2HA$. %dr. .s. Antemas menulis antaranya) MASUKNYA SE@RAN< T@K@H MUHAM--MADIYAH KE A<AMA KRISTEN Berita yang sangat menge&utkan. -enulis lain, %dr. Arthum Artha mengharapkan) >%em!ga berita ini tidak benar, Hamran Ambri, cal!n perintis kemerdekaan masih diyakinkan 2slamismenya.>

$ari t!k!h-t!k!h Alim 5lama di Ban&armasinpun turut menanggapi berita yang mengheb!hkan ini, dengan prasangka>pr!blema-pr!blema kesulitan ek!n!mi sekarang ini bisa menyebabkan sese!rang beralih agama>. %iapa t!k!h agama ini, tidak diberitakan. Bahkan dari -erguruan inggi 2slam l.A l.N. Antasari Ban&armasin, turut menanggapi berita ke Kristen-an saya ini. %ementara itu dari %ekretaris -M@ (Muhammadiyah, Ban&armasin berusaha men!lak, bah"a saya bukan t!k!h Muhammadiyah, tetapi diakuinya sebagai pe&uang Muslim. Berita ke-Kristen-an saya ini dilangsir dalam surat kabar tersebut dengan maksud supaya saya merasa malu, dan akibatnya dapat mereka harapkan agar saya akan kembali ke agama 2slam. etapi kehendak mereka berbeda dengan kehendak uhan. uhan memakai mereka sedemikian rupa, adalah untuk membangunkan saya, agar men&adi se!rang Kristen yang akti: dan bersaksi bagi kebenaran ke2lahi-an .esus Kristus. Begitulah selama hampir + bulan peristi"a keKristenan saya ini men&adi pembicaraan umum dan pemberitaan dalam surat kabar umum Harian 5 AMA diBan&armasin. Bahkan saya mendapat kabar, hampir ter&adi pertumpahan darah, antara keluarga saya yang beranggapan bah"a pemberitaan itu adalah :itnah., ingin menyerang penulis-penulis itu. 5ntunglah saya segera mengirimkan >%urat erbuka> (Berita -engakuan, kepada harian 5 AMA di Ban&armasin yang dimuat segera dalam penerbitan harian, sebagai berikut) SURAT TERBUKA untu# pem a*a Harian UTAMA Assalamu#alaikum @r. @b. $engan h!rmat, Mengenai pemberitaan pribadi saya sekarang menganut Agama Kristen -r!testan, adalah memang benar demikian, dan telah saya yakini se&ak tahun *3<4. .ika pemberitaan dalam harian saudara selalu digambarkan sangat menge&utkan, hal ini tidak lain karena pemberitaannya itu selalu dikaitkan pribadi saya sebagai t!k!h ini, t!k!h itu, se!rang pe&uang dan sebagainya. erima kasih atas tanggapan dan penghargaan ka"anka"an, meskipun sebenarnya sampai saat ini saya sama sekali tidak merasa dan tidak pernah menyatakan diri sebagai t!k!h atau pe&!ang apapun &uga. .ika dalam masa yang lampau saya ikut dalam per&!angan seperti apa yang ditulis !leh ka"an-ka"an itu, sebenarnya tidak lebih dari pada satu ke"a&iban se!rang putra tanah air. $an &ustru karena itulah sampai saat ini merupakan suatu pantangan bagiku untuk

meminta mem!h!n sesuatu gelar &asa, baik sebagai Keteran maupun sebagai -erintis Kemerdekaan. Karena yang sudah saya ker&akan itu hanyalah ke"a&iban. erima kasih kepada ka"an-ka"an, terutama %dr. H. Arsyad Manan (surat sdr. belum pernah saya terima,, .s. Antemas dan Arthum Artha, yang telah menulis seperlunya. $an tulisan saudara-saudara itupun tidaklah ada yang harus saya bantah atau tanggapi lagi kecuali sebagai k!reksi, bah"a sebenarnya sampai saat ini, saya belum pernah menanda-tangani :!rmulir perm!h!nan -erintis Kemerdekaan itu. Kepada saudara Arthum Artha, telah saya kirimkan >6atatan 2man> yang men&adi landasan saya berpi&ak dalam menganut agama Kristen -r!testan ini. Meskipun apa yang ter&adi, namun ka"an tetap ka"an, sahabat akrab tak terputuskan. Hanya sekian, dan terima kasih kepada semua pihak. .akarta, < Mei *34+. @assalam Hamran Ambrie Mulai men+adi Kristen a#ti6 ersa#si %esudah dimuatnya >%urat erbuka> pernyataan saya di atas, mulailah pula berdatangan surat-surat dari ka"an-ka"an di Ban&armasin dan Hulu %ungai yang bernadakan) sangat menyesalkan ke&adian ini, disertai dengan nasehat dan peringatan ayat-ayat /uran. Ada &uga yang bertanya apa latar belakang yang menyebabkannya, dan lain-lain. %emuanya itu adalah langkah permulaan bagi saya untuk bangkit bersaksi dengan akti:. Mula-mula surat-surat itu dibalas satu per satu dengan ditik. Kemudian meningkat pen&elasan >catatan iman> distensil. Kemudian meningkat lagi, mengharuskan saya menerbitkan risalah tentang) >A88AH, YG%5% $AN 9IH58K5$5%>, yang dicetak dengan Handpress -enerbitan penyempurnaan berikutnya adalah >6H92% I8ICY $AN A5H2$> *34;. Akibatnya surat-surat yang datang semakin banyak dalam bentuk pertanyaan dan rasa simpati, &uga ada yang berbentuk pembahasan mencari kebenaran.

Begitupun beberapa ma&alah 2slam yang terbit di .a"a menulis tentang ke-Kristenan saya ini, merupakan serangan iman. $engan adanya tulisan-tulisan itu, suratsurat yang datang kepada saya bertambah-tambah banyak lagi. %urat-surat yang saya layani itu datang dari segenap pen&uru tanah air, misalnya dari Ban&armasin dan kaum Muhammadiyah di .a"a Barat, .a"a engah, .a"a imur, &uga dari %umatera (-alembang, Medan, -adang, Aceh dan lain-lain, bahkan dari luar negeri (Mesir dan Malaysia,. %emuanya ini adalah merupakan rencana Allah sendiri agar saya bangkit bersaksi dengan "a&ar. $i antara k!resp!ndensi saya itu, ter&adilah &uga surat menyurat yang pan&ang ber&alan lebih dari < bulan lamanya. -elbagai masalah ke-Kristen-an dibahas. $iantaranya telah saya bukukan dan diterbitkan sebagai d!kumentasi kebenaran, yaitu) *. K!resp!ndensi dengan %dr. H.M. Y!es!e: %!u#yb, "arta"an Muslim Medan (-embantu 9edaksi Ma&alah Kiblat .akarta,. +. K!resp!ndensi dengan %dr. %amudi, Curu Agama 2slarn di %alatiga (penulis Muslim Ma&alah -an&i Masyarakat .akarta,. ;. K!resp!nden dengan %dr. 2mam Musa -r!&!sis"!y!, 9eaksi Ma&alah %tudi 2slam .akarta. 4. K!resp!ndensi dengan %dr. @ahy!n! Hadi a1n $arul Kutubil 2slamiyah .akarta. 7. K!resp!ndensi dengan %dr. Ali Ya#kub Mat!ndang,%tudent 2slam di 6air! (Mesir,. <. K!resp!ndensi dengan %dr. A. Hasan !u, Mubaligh 2slam .emaat Ahmadiyah 2nd!nesia di $enpasar Bali. 4. K!resp!ndensi dengan %dr. GEi: Dahmi dkk. (sekel!mp!k -emuda-pemuda 2slam di DG 5NA29, %urabaya. =. K!resp!ndensi dengan %dr. M.A. Dadly, -emimpin Mes&id Agung, 6imahi (Bandung,. Naskah-naskah k!resp!ndensi hingga *34= (bahkan sampai akhir *343 ini,, sudah ribuan penulis-penulis surat dari saudara-saudara kita yang berlatar belakang

pendidikan 2slam dari seluruh pel!s!k tanah air 2nd!nesia ini yang saya layani. %etiap hari surat-surat yang datang membesarkan hati. Mereka datang dengan surat-surat itu memang berkeinginan mencari kebenaran dan merasa puas sesudah mendapat keterangan. -u&i uhan. Bahkan yang datang secara pribadi langsungpun sekarang setiap hari ada. Karena begitu banyaknya perhatian, saya menyediakan "aktu khusus untuk k!nsultasi kebenaran iman Kristen ini setiap hari) %elasa, Kamis dan %abtu, sehari penuh dari pagi hingga malam. -u&i uhan untuk semua ini, karena uhan telah memakai saya sebagai pengantar untuk men&elaskan kebenaran Alkitab dan ke-ilahi-an .esus Kristus, terutama kepada saudara-saudara kita yang berlatar belakang pendidikan 2slam, agar mereka dapat memahami a&aran Kristen ini, secara "a&ar sa&a. %ebab kesalahpahaman atau interprestasi yang keliru selama ini terhadap Alkitab dan ke-llahi-an .esus Kristus haruslah segera diperbaiki dengan menun&ukkan kebenarannya. Mulai Pala(anan Keluar %e&ak tahun *34; hingga -ebruari *34=, saya bersaksi hanya dari belakang me&a tulis, yaitu dengan membalas surat-surat yang meminta keterangan tentang ke Kristenan. %emua pembahasan dari pelbagai surat inilah diantaranya yang saya terbitkan sebagai d!kumentasi kebenaran. etapi pada pertengahan -ebruari *34= itu saya berd!a) >Ya uhan, berikanlah kepada saya saat ini ladang baru, karena ladang pelayanan suratmenyurat ini sekarang sudah agak sepi. $alam berd!a ini, saya langsung mendapat &a"aban supaya bes!k payi saya pergi keluar rumah, dari sanalah nanti akan mendapat ladang baru ini. Bes!k paginya, "aktu pagi-pagi saya keluar rumah dengan tu&uan yang belum dapat ditentukan kemana harus pergi. @aktu saya sampai di .alan besar, saya meminta supaya uhan mengarahkan langkah saya kemana harusnya saya melangkah pergi ber&alan. 9!h saya mengatakan supaya saya in kesebelah utara. Karena saya tidak tahu persis tu&uannya, saya hanya ber&alan kaki sa&a, tidak dapat.menggunakan kendaraan seperti bis atau !plet. %aya

ber&alan ...ber&alan ..dan terus ber&alan. @aktu saya sampai di depan kant!r 8embaga Alkitab 2nd!nesia 9!h mengatakan, supaya saya masuk ke kant!r 8embaga Alkitab 2nd!nesia ini. %aya ragu, karena disana tidak ada kenalan saya yang intim. Memang disana dulu ada Bapak $s. B. -r!b!"in!t!, tetapi beliau ini kini sudah pindah ke %alatiga. Karena itu, kalau sayamasuk ke kant!r ini, dengan siapa saya harus berbicara, dan apa yang harus saya bicarakan. etapi karena begitu keras desakan 9!h menyuruh saya untuk masuk &uga, maka saya langkahkanlah kaki saya masuk ke sana. %alah se!rang yang melihat dan mengenal saya, dengan segera menegur saya) >-ak Ambriel -u&i uhan' kebetulan sekali, bah"a bapak itu (sambil menun&uk kepeda sese!rang yang kemudian saya kenal adalah $s. M.Y.Kas!du %. h., ingin bertemu dengan Bapak. Maka segeralah kami berbincang-bincang. Kemudian datanglah &uga Bapak $s. M.K. &akraatmad&a (pengganti $s. B. -r!b!"in!t!, yang &uga sudah mengenal nama saya dan ingin bertemu. $ari perbincangan ini saya mendapat berkat (reEeki,, karena mereka membeli beberapa buku saya. %aya ber:ikir, apakah ini yang dikatakan ladang baru ituA idak %aya ingin kembali sa&a kerumah. etapi r!h saya menyuruh supaya saya melan&utkan per&alanan ke utara lebih &auh lagi. $an saya terus &uga ber&alan, hingga sampai dimuka &alan Kramat K. 9!h mengatakan supaya masuk ke &alan Kramat K ini, dan temuilah Bapak $s. $r.Ais M. I. -!rmes. %aya ber:ikir, bagaimana mungkin saya berbicara dengan Bapak Ais M.I. -!rmes ini, karena saya tidak begitu kenal))dan tidak sepergaulan. Memang sudah, pernah bertemu, kira-kira tiga tahun yang lalu. etapi karena memang demikian suruhan 9!h yang ada di#dalam &i"a saya, saya pergilah &uga, masuk ke &alan Kramat K ini dengan tetap ber&alan kaki sa&a. %ebelum saya masuk rumah, saya kembali men&adi ragu) karena rumah ini dulu agak ramai banyak peker&a-peker&a pelayanan uhan, tetapi sekarang sepi. Mungkin Bapak Ais M./ -!rmes ini sudah pindah. 9upanya Bapak Ais M./ p!rmes sudah melihat saya, dan men&emput saya dimuka pintu, dan berkata) #He.... -ak Ambrie0 %udah dari kemaren saya ingat dan ingin bertemu dengan -ak Ambrie karena ada yang hendak saya perbincangkan. %aya menginginkan supaya #kita dapat beker&a sama.>

%aya agak heran, bagaimana mungkin Bapak Ais -!rmes ini mengingat-ingat saya, sedangkan saya tidak pernah bergaul rapat dengan beliau. etapi saya ingat akan d!a saya kemarin. .angan &angan memang kepada beliau inilah 9!h menyuruh saya datang itu untuk mendapatkan ladang baru tersebut. $alam berbincang-bincang ini, banyak hal yang menyegarkan hati dan perasaan saya, karena benar-benar -ak Ais -!rmes menharapkan saya untuk beker&a sama, dalam pelayanan uhan de"asa ini, terutama beliau sangat memperhatikan akan kesehatan saya yang pada saat -itu kelihatan buruk. Akhirnya Bapak Ais -!rmes meminta kepada saya memba"a suratnya kepada se!rang hamba uhan, yaitu Bapak K,M. %inaga, $irektur Bumi Asih di .alan %!l! 7. %urat itu saya sampaikan. $an kemudian dari Bapak K.M. %inaga saya diminta datang ke H!tel 2nd!nesia pada hari .um#at pagi, karena kata beliau, banyak pendeta yang hendak berkenalan dengan saya. .um#at pagi tanggal +4 -ebruari *34=, saya datang di H!tel 2nd!nesia, yaitu dalam satu pertemuan kel!mp!k d!a yang diadakan !leh -engusaha-pengusaha Kristen .akarta, yang dikenal dengan sebutan >6.B.M.6.--(6hristian Businessman 6!mmittee,. @aktu nama saya diperkenalkan, sebenarnya sudah banyak !rang mengenal nama saya, namun barulah pada hari itu mereka mengenal pribadi saya. $an mulai saat itulah saya diundang untuk melayani kebaktian-kebaktian rumah tangga dan bersaksi, kemudian meningkat melayani kebaktian dan bersaksi di banyak Cere&a disekitar .akarta dan Bandung. Hingga sampai pada saat ini, saya sudah keluar daerah .akarta pula, misalnya mengun&ungi Kalimantan %elatan (Ban&armasin, Amuntai, dan Kalimantan engah, -alangkaraya, .a"a imur (%urabaya dan Malang, Bandung dan lain-lain. 2nilah rupanya ladang baru itu. %aya akan melayani memasyurkan 2n&il Kristus ini melalui pelbagai pertemuan dan mimbar-mimbar. Meskipun sekarang saya sudah mendapatkan lading baru berupa pelayanan,K!resp!ndensi tidak pernah terhenti, bahkan semangkin bertambahtambah banyak &uga. -u&i uhan. %emuanya ini merupakan berkat dan semuanya dapat saya layani dengan penuh suka cita.

Tam a%an) #esa#sian selama :C5C' Ada beberapa kesaksian yang perlu &uga dikemukakan selama tahun *343 ini antara lain) *. -ada tanggal *; Mei *343, atas undangan tertulis, saya telah diundang untuk mengadakan ceramah dimes&id $arussalam, .l. Batanghari .akarta !leh sekel!mp!k -emuda-pemuda 2slam yang tergabung dalam 8embaga -enga&ian 2slam Al Dur?an. -!k!k pembahasan ceramah adalah) Ke-2lahi-an .esus Kristus. -enyanggah ulama) $rs. Bunyamin 9!ham dan %any Arti.Yang hadir, undangan kira-kira *00 !rang terdiri dari putra-putri pela&ar dan guru-guru Agama 2slam. %aya hanya datang sendiri sebagai pemberi &a"ab, dengan 4 !rang ka"an lain untuk pengambilan ph!t! dan lain-lain. Kesan terakhir, sangat baik, ber&alan dengan ramah tamah dan bersalaman satu sama lainnya. +. -ada tanggal ++ .uli *343, ceramah ini berkelan&utan, antara saya dengan beberapa t!k!h-t!k!h 2slam dari Ma&elis 5lama di .akarta. 6eramah ini dihadiri !leh banyak t!k!h-t!k!h 2slam. -!k!k pembahasan ceramah adalah) Allah ritunggal Maha Gsa. Ada *0 !rang terda:tar sebagai penyanggahpenyanggah, antara lain Bapak -r!:. $r. H.M. 9asyidi, $rs. Bunyamin 9!ham, $r. ag!r, $r. Asmuni. M!derat!r) $r. Marmansyah 9ahman. -ertemuan malam itu sey!gyanya &uga akan dihadiri !leh Bapak -r!:. $r. Hamka, dan $rs. H. Hasbullah Bakry %H. tetapi kedua t!k!h ini berhalangan untuk hadir. -engun&ung ditaksir kurang lebih *70 !rang terdiri dari t!k!h-t!k!h 2slam dan guru-guru Agama, cerdik pandai. Br!sur peristi"a ini !leh -BK %inar Kasih sudah diterbitkan. ;. %elama + bulan, mulai *7 Agustus mengun&ungi tempat di luar .akarta, antara lain .a"a Barat, .a"a imur kemudian * %eptember mengadakan kun&ungan missi -emberitaan 2n&il ini ke Manad!, 5&ung -andang, anah !ra&a, -al!p! Balikpapan, Ban&armasin dan Kapuas. PENUTUP .an&i Keselamatan Hidup Kekal di %!rga bagi -engikut--engikut Kristus

KG%G8AMA AN, adalah p!k!k sasaran bagi setiap !rang. Keselamatan bagi dirinya, keselamatan bagi keluarganya, keselamatan bagi harta benda kekayaannya, dan seribu satu macam keselamatan. %emuanya itu adalah men&adi p!k!k utama kebahagiaan hidupnya. Bagi setiap !rang yang beragama, keselamatan itu tidak hanya berhenti pada batas kehidupan dunia"inya sa&a, tetapi &uga keselamatan bagi r!haninya, terhindar dari pengaruh berbuat d!sa, pengaruh berbuat ke&ahatan Keselamatan r!haninya penuh berHariasi kasih-sayang, semuanya adalah untuk Keselamatan hidup di alam %!rga"i. .ika sekiranya Adam dan Ha"a tidak berbuat salah &atuh ke dalam d!sa, maka manusia akan tetap tinggal dalam s!rga dengan kehidupan yang kekal. etapi karena d!sa Adam dan Ha"a, melanggar larangan uhan, menyebabkan manusia, dimulai dari Adam dan Ha"a dikeluarkan dari kehidupan yang kekal itu, ke alam dunia, dengan kehidupan yang :ana--tidak kekal yaitu mengalami maut, kematian r!hani.dan kematian &asmani. Kehidupan yang :ana dengan kematian r!hani dan &asmani inilah merupakan d!sa Adam dan Ha"a yang kita "arisi, di"arisi !leh semua umat manusia di dunia ini, di"arisi !leh saya dan saudara. etapi Allah yang 9ahmani dan 9ahimi itu, tidak membiarkan kita untuk tetap mati r!hani terpisah dengan Allah dan $ia ber&an&i akan memberikan kehidupan yang kekal kembali di alam s!rga"i, sebagaimana Adam dan Ha"a semula dl&adikan. Tinda#an pertama$ Allah ber-:irman melalui lidah para nabi dahulu kala, agar manusia men&adi !rang yang taat kembali kepada Allah, menuruti Hukum-hukum-Nya, antara lain aurat dan Kitab para nabi. (2brani *) *a,. Tinda#an #edua$ Allah men&adikan Dirman-Nya itu, dalam kehidupan se!rang manusia, yaitu .esus Kristus, yang disebut &uga >Dirman yang Hidup> (Kalimatil haya"aht,, dengan kata lain disebutkan &uga sebagai >Anak ungga0 Bapa> (2brani *)* b, Y!hanes *)*, *4, * Y!hanes. *)* , Tinda#an #eti"a$ Allah memimpin umat manusia dengan 9!hulkudus, yaitu 9!h Allah itu sendiri untuk memberikan pert!l!ngan bimbingan (tau:ik dan hidayaht, umat di dunia ini, agar mentaati segala :irman Allah yang telah tertulis dalam Alkitab de"asa ini. Maka bagi !rang-!rang yang mentaati itu semua, di&an&ikan untuk kembali mendapatkan kehidupan yang kekal di alam s!rga"i sebagaimana asalnya Adam dan Ha"a di&adikan. Perlu di*atat$ "Karena e"itu esar #asi% Alla% a#an dunia ini) se%in""a la tela% men"arunia#an Ana#-N(a (an" tun""al) supa(a setiap 2ran" (an" per*a(a #epada-N(a tida# inasa) melain#an er2le% %idup (an" #e#al'" 0Y2%anes /$:81' "Siapa (an" per*a(a dan di aptis a#an diselamat#an) tetapi siapa (an" tida# per*a(a a#an di%u#um"' 0Mar#us :8$:81

!esus men"ata#an$ "A#u datan") supa(a mere#a mempun(ai %idup) dan mempun(ain(a dalam se"ala #elimpa%an'" 0Y2%anes :A$:A1' "Dan #eta%uila%) A#u men(ertai #amu senantiasa sampai pada a#%ir Daman'" 0Matius .B$.A1' "Hai 2ran"-2ran" <alilea) men"apa#a% #au erdiri meli%at #elan"it5 !esus ini) (an" teran"#at #e s2r"a menin""al#an #amu a#an datan" #em ali den"an *ara (an" sama seperti #amu meli%at Dia nai# #e s2r"a"' 0Kis : $::1 Dalam %al ini !esus men"ata#an $ "Pada 3a#tu itu 2ran" a#an meli%at Ana# Manusia datan" dalam a3an den"an se"ala #e#uasaan dan #emuliaann(a',, 0Lu#as .:$.51' 6atatan) Kedatangan .esus Kristus (2sa Almasih, yang kedua kalinya ini, tidaklah hanya di"artakan dalam Alkitab, tetapi &uga ditun&ang kebenarannya berita ini dan dipercayai !leh kaum Muslim yang sangat &elas sekali di"artakan dalam Hadits ucapan-ucapan Muhammad antara lain dapat dibaca kembali pada halaman ;= dalam buku ini. sebagai Hakim yang Adil. Gmpat &an&i Allah yang memberikan &aminan kepada kita) *. Mendapat kehidupan yang kekal kembali kedalams!rga, sebagaimana asalnya Adam dan Ha"a di&adikan. +. 5ntuk mendapatkan hak Hidup Kekal dan Keselamatan %!rga"i ini, !rang "a&ib percaya akan .esus Kristus, dan men&adi pengikutnya yang setia serta dibaptiskan. ;. %etiap pengikut Kristus di&an&ikan akan mendapat segala kelimpahan hidup, baik dari segi r!haninya maupun dari segi &asmani dan materinya, berupa berkat-berkat dari s!rga, %etiap pengikut Kristus, akan tidak merasakan berkekurangan,tetapi selalu akan merasakan berkecukupan atau berkelimpahan. 4. .uga Allah men&adikan, bah"a 9!h Allah Atau 9!hulkudus itu akan menyertai setiap !rang yang mengaku percaya, men&adi pengikut Kristus itu setiap saat senantiasa, dimanapun ia berada, hingga pada kesudahan alam. .ika dalam kehidupan kita sehari-hari Allah senantiasa beserta kita, tidak ada setan atau iblis manapun &uga yang dapat mengalahkan dan menipu kita. %ebab itu, "ahai saudara-saudaraku yang kekasih) Marilah .... Bertindaklah sekarang &uga. Berbuatlah dan ambillah suatu keputusan yang nyata untuk mendapatkan Keselamatan yang di&an&ikan itu, yaitu terimalah .esus Kristus bertahta didalam hati saudara, agar kita pada kehidupan yang kedua nanti akan tetap diberikan kepada manusia yang !lehnya kita dalam keadaan se&ahtera aman dan damai di dalam $ia, hidup bersama Allah dalam alam s!rga"i yang kekal abadi itu. Kesempatan yang baik ini &angan diabaikan. .angan tunggu bes!k apa yang dapat diker&akan sekarang. Bes!k mungkin

sudah terlambat, pintu pert!batan tertutup, dan penyesalan tidak akan berkesudahan sepan&ang masa dalam derita penghukuman. %ekarang &uga, datanglah dengan hati yang tulus, menerima .esus Kristus sebagai uhan dan .uruselamat pribadi, untuk dapat memasuki pintu s!rga Keselamatan Hidup yang Kekal itu untuk selama-lamanya. 2ngatlah, bah"a) KG%G8AMA AN tidak ada didalam siapapun &uga selain di dalam $2A (Yesus Kristus,, sebab diba"ah k!l!ng langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang !lehnya kita dapat diselamatkan> (Kisah 9asul 4)*+,. H!rmat dan %alam Kasih dalam Yesus Kristus, Hamran Ambrie

.akarta, N!pember *34=1*343

HAMRAN AMBRIE
A Memory
Sebuah MEMORI yang tidak terlupakan!
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)

Sebagai tanda bersyukur kepada Tuhan atas pertolongan dan penyertaanNya, serta terima kasih kepada semua pihak yang bersimpati, dan terima kasih kepada Pemerintah R.I. atas sikapnya yang konsekwen menghayati dan mengamalkan Falsafah Pancasila.
Dari banyaknya minat para pembaca kita yang ingin mengetahui duduk permasalahannya timbul pelarangan Jaksa Agung atas beredarnya buku tulisan Bapak Hamran Ambrie yang diterbitkan oleh PBK. SINAR KASIH berikut ini kami akan menjelaskan permasalahannya : 1.Mula pertama Prof.Drs.K.H. Hasbullah Bakry menulis dalam harian umum PELITA, Majalah Islam PANJI MASYARAKAT dan KIBLAT dengan suatu judul yang sangat merangsang berbunyi : "Penafsiran Alquran semena-mena oleh Hamran Ambrie", dengan himbauan supaya Jaksa Agung mengadakan larangan atas beredarnya buku-buku tulisan Bapak Hamran Ambrie itu. 2.Pada tanggal 11 Mei 1982 bapak Hamran Ambrie menulis surat kepada Jaksa Agung, berikut melampirkan naskah penyanggahan atas tulisan Hasbullah Bakry itu. (Naskah itu sekarang sudah diterbitkan menjadi buku brosur yang berjudul "KOREKSI"). 3.Atas dasar tulisan Hasbullah Bakry inilahMajelis Ulama Indonesia (M.U.I) mendatangi Jaksa Agung Ismail Saleh SH meminta supaya buku-buku tulisan Bapak Hamran Ambrie itu segera dilarang beredar. 4.Jaksa Agung Ismail Saleh SH tanpa memanggil Bapak Hamran Ambrie, telah bertindak sendiri secara sepihak mengeluarkan surat keputusan melarang beredarnya 19 judul buku dari buku-buku tulisan Bapak Hamran Ambrie itu, (12 judul lainnya tidak termasuk dalam daftar larangan ini). 5.Bapak Hamran Ambrie mengadakan reaksi atas prosedur hukum yang tidak wajar ini dan menyampaikan kepada DPR juga kepada Presiden antara lain dinyatakan bahwa : a.Mohon campur tangan Presiden dalam hal ini agar buku-buku tulisan Bapak Hamran Ambrie yang hanya semata-mata memberi jawab atas banyak buku-buku yang menyerang iman Kristiani itu, bebas beredar kembali. b.Jalan terakhir yang ditempuh oleh Bapak Hamran Ambrie adalah akan membawa masalah ini ke Pengadilan Negeri untuk diselesaikan dengan tuntas menurut hukum yang berlaku. 6.Di samping itu beberapa organisasi Gereja dan Penginjilan berusaha membuat

pernyataan yang disampaikan kepada DPR dan Jaksa Agung dan lain-lain agar Surat Keputusan Jaksa Agung tersebut dicabut kembali (Untuk usaha mereka ini kami dari PBK. SINAR KASIH mengucapkan banyak terima kasih). Karena itu kepada para pembaca/peminat SINAR KASIH harap tenang-tenang saja berdoa dan berbuat yang wajar saja. Patutlah juga dikabarkan sampai hari ini bukubuku yang dinyatakan dilarang beredar itu tidak pernah diambil oleh yang berwajib. Sekianlah dahulu penjelasan kami semoga dapat menjadi pengetahuan sementara, yang selanjutnya akan kami kabarkan lagi. a/n. Red. Pelayanan SINAR KASIH JAKARTA. -----------------------------------------------------------Surat Hamran Ambrie kepada Jaksa Agung ------------------------------------------------------------------P.B.K. SINAR KASIH Jl. Asem No.71 Otista Jatinegara Jakarta Timur Telp.811915 __________________________________________________________ Jakarta, 11 Mei 1982, Kepada : Yth. Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia di JAKARTA. Salam Sejahtera dalam Kasih Tuhan. Dengan Hormat, Berhubung dengan siaran pers oleh Majelis Ulama Indonesia yang menghimbau Jaksa Agung Republik Indonesia agar melarang beredarnya buku-buku tulisan Hamran Ambrie yang dipublikasikan oleh PBK SINAR KASIH, maka dengan penuh kerendahan hati perkenankanlah saya untuk menguraikan implikasi saya dalam masalah tersebut di atas sebagai berikut : Bahwa buku-buku/brosur-brosur yang saya tulis itu adalah semata-mata untuk memberi jawab terhadap banyak buku-buku yang ditulis oleh sementara saudarasaudara Muslim, antara lain oleh Prof.Drs. Hasbullah Bakry SH sendiri yang tendensinya menyerang Iman Kristiani serta menafsirkan nats-nats Alkitab menurut seleranya sendiri yang sangat menyinggung perasaan orang Kristen. Buku-buku/brosur-brosur yang saya tulis itu pasti tidak akan terbit, jika buku-buku yang ditulis oleh sementara saudara-saudara Muslim yang menyerang Iman Kristiani itu tidak ada. Sama sekali bukanlah dikandung niat untuk mendiskriditkan agama Islam, melainkan semata-mata saya hanya menjelaskan secara Alkitabiyah mengenai kekeliruan-kekeliruan mereka dalam penafsiran terhadap banyak nats-nats atau ayatayat penerbitan Muslim, antara lain seperti yang terdapat dalam daftar terlampir. Buku-buku penerbitan mereka inilah yang justru dapat menimbulkan keresahan dalam Kerukunan Hidup Umat Beragama. Izinkanlah saya untuk menjelaskan pula bahwa terbitnya buku-buku/brosur-brosur yang saya tulis itu adalah juga hasil daripada surat menyurat antara saya dengan beberapa saudara-saudara Muslim. Maka oleh karena itu bersama ini saya kepada Bapak jaksa Agung buku-buku/ brosur-brosur yang dimaksud sebanyak 30 judul untuk menjadikan periksa. Bapak Jaksa Agung yang saya muliakan,

Siaran pers oleh Majelis Ulama Indonesia tersebut di atas, menurut hamat saya, ada hubungannya dengan tulisan Prof.Drs. Hasbullah bakry SH dalam harian PELITA serta majalah-majalah KIBLAT dan PANJI MASYARAKAT baru-baru ini dengan judul yang cukup menyolok yaitu "Penafsiran Alquran semena-mena oleh Hamran Ambrie". Berhubung dengan hal ini pun saya telah memberikan sanggahan bahwa tuduhan terhadap diri saya itu tidak benar dengan mengemukakan bukti-bukti argumantasi sebagaimana fotocopy naskah yang saya lampirkan bersama ini. Perlu kiranya saya memberi penjelasan juga kepada Bapak Jaksa Agung bahwa penerbitan PBK SINAR KASIH dalam pencetakannya sejak tahun 1973 sampai dengan tahun 1979 senantiasa saya memberikan nomor bukti penerbitannya kepada Resort Kepolisian Jatinegara, sedangkan dari tahun 1979 hingga sekarang, saya berikan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur sebanyak 5 copy dari setiap judul yang baru terbit, antara lain guna disampaikan kepada Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung di Jakarta. Dari penerbitan ini pun saya senantiasa secara tulus ikhlas mengirimkan copinya kepada 3 instansi Islam untuk diketahui, yaitu : a.Majelis Ulama Indonesia di Jakarta; b.Dewan Da'wah Islamiyah Jakarta; c.Dewan Da'wah Islamiyah Surabaya; d.Pribadi-pribadi tokoh-tokoh Islam, antara lain kepada : dd.1 Almarhum Buya HAMKA; dd.2 DR.K.H Rasyidi; dd.3 Prof.Drs. Hasbullah Bakry SH. Perlu kiranya saya terangkan juga di sini kepada Bapak Jaksa Agung bahwa sebelumnya (sampai dengan dipublikasikannya tulisan Prof.Drs. Hasbullah Bakry SH tersebut di atas), belum pernah ada yang menyanggah tulisan-tulisan saya itu, baik Majelis Ulama Indonesia, almarhum Buya HAMKA, DR.K.H. Rasyidi maupun Prof.Drs. Hasbullah Bakry SH sendiri. Begitu pula hingga sampai saat menulis surat ini, masyarakat Islam sendiri tidak pernah mengganggu hidup dan kehidupan saya sekeluarga, baik masyarakat Islam di sekitar lingkungan di mana sya tinggal khususnya maupun masyarakat Islam Indonesia pada umumnya secara garis besarnya. Hal ini berarti bahwa bukubuku/brosur-brosur yang saya tulis itu sama sekali tidak membuat keresahan. Maka oleh karena itu dengan adanya tulisan Prof.Drs. Hasbullah Bakry SH tersebut di atas yang justru dilansir dalam suasana PEMILU itu, yang seharusnya sudah dilakukannya beberapa tahun yang silam, telah menimbulkan suatu pertanyaan bagi saya :"Apakah usahanya itu bukan untuk memancing di air keruh guna menimbulkan pertentangan-pertentangan di kalangan umat beragama di bumi Indonesia tercinta yang kita tegakkan di atas dasar Pancasila ini?" Bapak Jaksa Agung yang saya muliakan, Demikianlah surat saya ini saya sampaikan dengan penuh kerendahan hati kepada bapak Jaksa Agung Republik Indonesia untuk dipertimbangkan. Salam Sejahtera dalam Kasih Tuhan, (Hamran Ambrie) Tembusan : Yth. Bpk. KOPKAMTIB di Jakarta. ----------------------------------------------------------

Surat Keputusan Jaksa Agung ---------------------------------------------------------------------------KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA JAKARTA ___________________________________________________________ KEPUTUSAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP-039/J.A/5/1982 TENTANG LARANGAN PEREDARAN BARANG-BARANG CETAKAN KARANGAN HAMRAN AMBRIE JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa barang-barang cetakan karangan Hamran Ambrie dengan judul-judul tersebut di bawah ini : 1)ALLAH TRITUNGGAL MAHA ESA 2)ALLAH sudah pilihkan buat saya HIDUP BARU DALAM KRISTUS; 3)KE ILAHI AN JESUS KRISTUS; 4)TIDAK ADA NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB; 5)KEBENARAN IMAN KRISTIANI TIDAK TERSANGGAH; 6)PRIBADI JESUS; 7)KUASA ROHUL KUDUS; 8)ANUGERAH KESELAMATAN DAN IBADAH KRISTIANI; 9)ALLAHU AKBAR ; 10)JESUS ataukah PAULUS 11)Kata CHEMDAH dalam kitab Hagai, Ibrani; 12)JAWABAN atas buku Bibel, Qur'an dan Sains modern; 13)Membahas KEMATIAN DAN KEBANGKITAN JESUS KRISTUS; 14)SURAT KEPADA 2 TOKOH MUSLIM-JAWABAN IMAN KRISTIANI; 15)RAHASIA SALIB; 16)Benarkah ada NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB?; 17)OTORITAS Alkitab; 18)ALMASIH YANG DIJANJIKAN; 19)NABI PALSU yang diterbitkan oleh PBK SINAR KASIH Jalan Asem No. 71 Otista Jatinegara Jakarta, isinya dapat meresahkan umat Islam di Indonesia dan dapat mengganggu kerukunan umat beragama di Indonesia; b. bahwa untuk memelihara kerukunan hidup beragama anatara umat-umat agama di Indonesia, dipandang perlu mengeluarkan larangan peredaran buku-buku karangan Hamran Ambrie tersebut di atas di seluruh wilayah Republik Indonesia. Mengingat : 1. Undang-undang No.15 Tahun 1961 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kejaksaan Republik Indonesia. 2. Undang-undang No.4/PNPS/1963 tentang Pengamanan terhadap barang cetakan yang isinya dapat mengganggu ketertiban umum. 3. keputusan Presiden R.I. No.32/M Tahun 1981 tentang pengangkatan sebagai Jaksa Agung R.I.

MEMUTUSKAN : Menetapkan: KEPUTUSAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA TENTANG LARANGAN PEREDARAN BARANG-BARANG CETAKAN KARANGAN HAMRAN AMBRIE. Pertama : Melarang peredaran barang cetakan berjudul : 1)ALLAH TRITUNGGAL MAHA ESA 2)ALLAH sudah pilihkan buat saya HIDUP BARU DALAM KRISTUS; 3)KE ILAHI AN JESUS KRISTUS; 4)TIDAK ADA NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB; 5)KEBENARAN IMAN KRISTIANI TIDAK TERSANGGAH; 6)PRIBADI JESUS; 7)KUASA ROHUL KUDUS; 8)ANUGERAH KESELAMATAN DAN IBADAH KRISTIANI; 9)ALLAHU AKBAR ; 10)JESUS ataukah PAULUS 11)Kata CHEMDAH dalam kitab Hagai, Ibrani; 12)JAWABAN atas buku Bibel, Qur'an dan Sains modern; 13)Membahas KEMATIAN DAN KEBANGKITAN JESUS KRISTUS; 14)SURAT KEPADA 2 TOKOH MUSLIM - JAWABAN IMAN KRISTIANI; 15)RAHASIA SALIB; 16)Benarkah ada NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB?; 17)OTORITAS Alkitab; 18)ALMASIH YANG DIJANJIKAN; 19)NABI PALSU karangan Hamran Ambrie yang diterbitkan oleh PBK SINAR KASIH Jalan Asem No. 71 Otista Jatinegara Jakarta, di seluruh wilayah Republik Indonesia Kedua : Mewajibkan kepada yang menyimpan, memiliki dan memperdagangkan barang cetakan dengan judul-judul tersebut di atas pada butir pertama untuk menyerahkan kepada Kejaksaan Tinggi atau Kejaksaan Negeri setempat dan diteruskan ke Kejaksaan Agung R.I. Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 11 Mei 1982 JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA ttd ISMAIL SALEH, SH ------------------------------------------------------------------

KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA JAKARTA __________________________________________________________________ Nomor : R-516/D/1/5/1982 Sifat : Rahasia Lampiran : Larangan Peredaran barang cetakan karangan Hamran Ambrie Jakarta, 18 Mei 1982 Kepada :

Yth. Sdr. HAMRAN AMBRIE Jl.ASEM No.17 OTISTA di JAKARTA Sehubungan dengan surat Keputusan JAKSA AGUNG RI No.Kep.039/J.A/5/1982 tanggal 11Mei 1982 seperti tersebut pada pokok surat di atas, diminta kedatangan Saudara ke Kejaksaan Agung untuk menemui Kasubdit Pakem kamar 320 tingkat III Kejaksaan Agung tersebut dan menyerahkan semua buku-buku yang tercantum dalam Keputusan JAKSA AGUNG tersebut di atas yang ada dalam persediaan Penerbitan SINAR KASIH , maupun yang menjadi simpanan Saudara kepada Kejaksaan Agung. Demikian untuk diminta perhatian Saudara An JAKSA AGUNG RI JAKSA AGUNG MUDA BIDANG INTEL u.b KEPALA DIREKTORAT/POLKAM SUSANDI, SH MADYAPATI ADHYAKSA TEMBUSAN : 1.Yth. Bapak JAKSA AGUNG MUDA 2.Arsip --------------------------------------------------------

P.B.K. SINAR KASIH Jl. Asem No.71 Otista Jatinegara Jakarta Timur Telp.811915 ____________________________________________________________________ _______ Jakarta, 29 Mei 1982 Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Timur u.p Kasi Kejaksaan Negeri Timur JAKARTA Dengan Hormat, Berhubung dengan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Jakarta mengenai pelarangan beredarnya buku-buku penerbitan PBK Sinar Kasih yang ditulis atau dikarang Hamran Ambrie, sebanyak 19 judul sebagai berikut : 1. Allah Tritunggal Maha Esa 2. Allah sudah pilihkan buat saya hidup baru dalam Kristus 3. Ke-Ilahi-an Jesus Kristus 4. Tidak ada nubuat kenabian Muhammad dalam Alkitab 5. Kebenaran Iman Kristiani tidak tersanggah 6. Kuasa Rohulkudus 7. Pribadi Jesus 8. Anugerah Keselamatan dan Ibadah Kristiani 9. Allahu Akbar 10. Jesus atau Paulus 11. Kata Chemdah dalam kitab Hagai Ibrani

12. Jawaban atas buku Bible, Quran dan sains Modern 13. Membahas kematian dan Kebangkitan Jesus Kristus 14. Surat kepada 2 tokoh Islam, Jawaban Iman Kristiani 15. Rahasia Salib 16. Benarkah ada Nubuat Kenabian Muhammad dalam Alkitab 17. Otoritas Alkitab 18. Almasih yang dijanjikan 19. Nabi Palsu Masalah ini sedang dalam penyelesaian untuk ditinjau kembali sebagai mana saya nyatakan dalam surat saya kepada Presiden yang fotocopynya saya lampirkan bersama ini. Adapun permintaan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk menarik buku-buku tersebut di atas saya belum bersedia menyerahkan meskipun saya tidaklah akan menjual atau mengedarkannya lagi, dengan alasan : a. Keputusan Jaksa itu adalah bersifat sepihak, saya sendiri tidak pernah dipanggil untuk diberitahuan dimana diantara buku-buku itu dapat disalahkan b. Kehadiran buku-buku tulisan saya itu sendiri adalah hanya menjelaskan Iman Kristiani dan sama sekali tidak menilai kepercayaan orang lain, atas dasar buku-buku tulisan pihak Islam menyerang Iman Kristiani. c. Sedangkan buku tulisan pihak Islam yang menyerang kepercayaan Iman Kristiani dengan pelbagai hinaan, cemoohan dibiarkan bebas beredar. Sekian dulu penjelasan saya, semoga dapat diterima dan dipahami dengan wajar saja. Terima Kasih. Hormat dan Salam Kasih, Hamran Ambrie

------------------------------------------------------------

HAMRAN AMBRIE
Surat DGI kepada Kejaksaan Agung
Berikut ini salinan surat DGI kepada Kejaksaan Agung:
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)

DEWAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA


Jalan Salemba Raya No.10 JAKARTA No. : 1942/DGI/82 Lampiran : 2 (dua) berkas Pokok :SuratKeputusan Jaksa Agung RI Nomor kep :039/J.A/5/1982 tentang Larangan peredaran barang-barang cetakan karangan HamranAmbrie 20 September 1982 Kepada Yth: Jaksa Agung RI Bapak Ismael Saleh, SH Di J A K A R T A Dengan Hormat, Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Jaksa Agung RI seperti tersebut pada pokok surat di atas, telah timbul suatu permasalahan pokok yang menyangkut rasa tanggung jawab dan rasa keadilan di berbagai kalangan umat beragama dan dikalangan bangsa Indonesia pada umumnya. Permasalahan tersebut memerlukan kejelasan dan penanganan yang serius, demi persatuan dan kesatuan bangsa pada umumnya dan demi kerukunan umat beragama pada khususnya, dalam kerangka penghayatan dan pengamalan Pancasila serta kepastian hukum dalam Negara Pancasila sebagai Negara Hukum. Dalam Negara, dimana ideology dan falsafah Pancasila merupakan satu-satunya pandangan hidup bangsa, maka kekeluargaan dan asas kebersamaan dalam rangka bidang kehidupan berbangsa dan bernegara dengan sendirinya kita laksanakan secara konsekwen dan murni. Dengan demikian, setiap tindakan perlu mencerminkan semua pengalaman semua sila-silanya dari Pancasila. Kesadaran akan tanggung jawab bersama inilah yang telah mendorong Dewan Gereja-Gereja di Indonesia menaruh perhatian terhadap permasalahan pokok yang timbul berhubung dengan larangan peredaran barang-barang cetakan karangan saudara Hamran Ambrie, berdasarkan surat Keputusan Jaksa Agung tersebut di atas. Surat Keputusan Jaksa Agung itu mendorong kita sebagai bangsa agar bersama-sama berbicara secara terbuka dan mendasar untuk membahas

dan mengkaji ulang masalah pelarangan buku-buku secara umum, khususnya literature keagamaan yang bersifat polemik, termasuk penerbitan dan peredarannya. Berhubung dengan Surat Keputusan Jaksa Agung tersebut, kami telah mempelajari buku-buku karangan saudara Hamran Ambrie yang peredarannya dilarang oleh Kejaksaan Agung. Hasil studi yang dilakukan oleh Depertemen Penelitian dan Pengembangan Dewan Gereja-Gereja di Indonesia terhadap 19 buku kami sampaikan sebagai lampiran I. Kami juga telah menelaah beberapa buku karangan Penulis Islam tentang agama Kristen yang bernada polemik, yang menurut saudara Hamran Ambrie telah mendorongnya untuk menulis buku-bukunya. Penelaah terhadap 20 buku-buku/majalah-majalah yang disebut saudara Hamran Ambrie tersebut telah dilakukan oleh Departemen Penelitian dan pengembangan Dewan Gereja-gereja di Indonesia, dan hasilnya disampaikan sebagai lampiran II. Setelah kami mempelajari kedua hasil studi dan penelaahan tadi, kami mencatat baik di pihak Islam maupun pihak Kristen terdapat buku-buku dan tulisan lain yang bersifat polemic keagamaan terhadap agama lain. Diantara buku-buku dan majalah-majalah itu ada yang ditulis sebagai reaksi terhadap buku yang ditulis oleh penganut agama lain. Berhubung dengan itu kita menghadapi permasalahan yang fundamental, bagaimana mengembangkan kebijakan yang adil dan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, sehubungan dengan kejadian ini. Sebab melarang buku-buku yang bersifat polemik yang diterbitkan oleh satu golongan agama, dan membiarkan buku-buku yang bersifat polemik yang diterbitkan oleh golongan agama lain, jelas tidak ada dan bersifat diskriminasi. Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, kami menghimbau dan menyarankan kepada Pemerintah beberapa kem,ungkinan yang kiranya dapat mengatasi keadaan dan masalah tersebut : 1. Melarang beredarnya semua buku keagamaan yang bersifat polemik yang ditulis oleh semua golongan agama tanpa mengadakan diskriminasi. 2. Membiarkan buku-buku keagamaan yang bersifat polemik tersebut beredar bebas dengan anggapan bahwa masyarakat sudah dewasa untuk membaca dan menilainya. 3. Membiarkan buku-buku jenis itu diterbitkan dan hanya diedarkan untuk kalangan sendiri. Kami menganjurkan agar pemerintah sudi mempertimbangkan kemungkinan no. 2 untuk dijadikan kebijakan pemerintah dan pegangan bagi masyarakat dengan pengertian bahwa pelarangan satu-satu penerbitan melulu di dasarkan atas keputusan pengadilan. Pada tanggal itu pihak yang merasa dirugikan oleh sesuatu penerbitan dengan sendirinya tetap mempunyai kesempatan untuk mengusahakan keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam hubungan anjuran itu kami mohon agar Surat Keputusan Jaksa Agung RI No. Kep 039/JA/5/1982 tersebut dapat kiranya dicabut. Atas perhatian pihak Pemerintah dalam menentukan kebijakan yang seadil-adilnya dalam hal literature keagamaan yang bersifat polemik, demi

persatuan dan kesatuan bangsa pada umumnya dan demi kerukunan antar umat beragama khususnya dalam rangka Pengamalan Pancasila, terlebih dahulu kami ucapkan banyak terima kasih. Salam dan hormat kami Atas nama BADAN PEKERJA HARIAN DEWAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA Dr. P.D. Latuihamallo Drs. S.A.E. Nababan Ketua Umum Sekretaris Umum
LAMPIRAN I

HASIL STUDI DAN PENGAMATAN ATAS BUKU-BUKU KARANGAN HAMRAN AMBRIE Terbitan : P.B.K. SINAR KASIH Jl. Asem no. 71 OTISTA Jatinegara Jakarta Timur Oleh : Departemen Penelitrian dan Pengembangan Dewan Gereja-Gereja di Indonesia Kata Pengantar : Setelah membaca dengan sabar dan meneliti dengan seksama 19 buah buku karangan Sdr. Hamran Ambrie, terbitan PBK SINAR KASIH, yang termasuk dalam daftar buku-buku yang dilarang beredar oleh Jaksa Agung RI. (lihat daftar terlampir), maka ada beberapa masalah pokok yang perlu dipahami : 1. hampir semua buku tersebut adalah semacam usaha yang tulus untuk mencoba menjelaskan beberapa persoalan dasar, yang selama ini menurut penulis salah dimengerti oleh pihak Islam, baik itu menyangkut istilah, ataupun pandangan tentang kitab suci. 2. Buku-buku ini sebagian besar adalah kumpulan korespondensi antara penulis dengan beberapa tokoh Islam di berbagai pelosok tanah air. 3. Beberapa diantaranya adalah upaya si penulis untuk menjelaskan pemahaman Kristiani, mengenai beberapa pokok yang dikritik, disangkal ataupun dituduhkan kepada kepercayaan Kristen di dalam buku-buku pelajaran resmi di kalangan Islam, khususnya yang digunakan sebagai buku pegangan di bidang Ilmu Perbandingan Agama. 4. Walaupun secara terpisah terdapat 19 buku yang diterbitkan, tetapi isinya pada umumnya membahas hal-hal yang sama; kadang-kadang di

satu buku satu segi lebih ditekankan, atau terurai secara luas, namun hampir semua masalah yang dibahas muncul lagi dalam buku yang lain. 5. Masalah pokok tersebut memang menyangkut persoalan inti dalam iman Kristen seperti : (1) Apakah Alkitab yang dimiliki sekarang ini asli atau palsu; (2) Soal di seputar Keesaan Allah, yang menyangkut pemahaman tentang Tri Tunggal; (3) Keselamatan, dosa warisan dan dosa perbuatan, penebusan; (4) Penafsiran tentang nubuat kenabian Nabi Muhammad; (5) Paulus yang dituduh sebagai nabi palsu atau anti Kristus; (6) Soal-soal kebijakan, seperti menyangkut Puasa dan Zakat; (7) Soal hubungan antara iman dan akal. Selanjutnya dalam studi ini dicoba untuk mengutarakan beberapa segi dari uraian dalam buku-buku tersebut, sekedar untuk memperlihatkan bahwa pada hakekatnya buku-buku ini sama sekali tidak mengandung itikad kurang baik terhadap golongan penganut agama lain. I. Injil Yang asli atau dipalsukan ? 1. Bagi orang Kristen yang sama sekali tidak mengetahui latar belakang pemahaman Islam mengenai Alkitab yang diyakininya, maka penjelasan yang diberikan akan sangat menolong. Karena sedikit sekali orang Kristen yang menyadari bahwa sebenarnya menurut pandangan Islam, Alkitab yang sekarang menjadi pegangan orang Kristen itu sudah tidak asli lagi; malah sudah banyak dipalsukan. Dan sebab itu dapat dimengerti mengapa mereka menolak dengan tidak mungkin menerima ajaran-ajaran yang dianut oleh orang Kristen. 2. Dengan berlandaskan ayat-ayat Al-Quran, maka penulis akhirnya berkesimpulan demikian : Saya tidak tahu dari mana saudara mendapat bukti-bukti bahwa Injil sekarang sudah tidak asli, sudah campuran dengan hasil tangan-tangan kotor. Seharusnya saudara dapat membuktikan Injil yang asli itu, dan dibagian mana yang sudah dipalsukan. Apakah saudara dapat membuktikan argumentasinya secara meyakinkan ? Tuduhan dengan buruk sangka tanpa pembuktian yang meyakinkan adalah tidak layak dan termasuk dalam kategori fitnah. Cara demikian sudah pasti tidak layak bagi setiap orang yang mengaku beragama. Sedangkan Al-Quran sendiri belum pernah saya jumpai mengatakan bahwa Injil yang sudah di zaman Muhammad itu telah palsu atau dipalsukan, dengan kata lain, tidaklah pernah Quran menyebutkan percayalah kepada Injil yang asli dan sebagainya. (kebenaran Iman Kristiani tidak tersanggah, hal 23). Lihat juga Allah sudah pilihkan Buat saya Hidup baru Dalam yesus Kristus, hal 52. II.Roh Kudus 1. Menurut pandangan Islam seperti yang diutarakan oleh salah seorang tokoh Islam dalam Majalah Kiblat yang ditujukan kepada penulis, dikatakan demikian : Isa Almasih dan Roh Kudus itu adalah Cuma mahluk. Keduanya diciptakan Allah Yang Maha Esa seperti mahluk lainnya dalam

alam semesta. Untuk membahas segi ini, penulis secara khusus menguraikannya dalam bukunya KUASA ROHULKUDUS, dengan menggunakan seluruh penjelasannya dari Alkitab dan tidak memakai ayat Al-Quran, kecuali dalam kata pendahuluan. Itupun ayat yang diminta penulis agar diuraikan secara jelas oleh kawan korespondennya itu. 2. Posisi yang diambil oleh penulis dalam hal ini sangat perwira dan sama sekali tidak bernada meniadakan pandangan pihak lain. Dikatakannya, antara lain : Mengenai perbedaan pendapat dalam hal ini, adalah wajar, dan tidak perlu dipaksakan harus sama. Yang terpenting bagi kedua belah pihak adalah perlu menyadari akan adanya perbedaan pengertian ini.Kalau dalam ajaran Islam yang menggolongkan Rohulkudus itu adalah makhluk, yang sering juga diartikanm malaikat Jibril, baiklah. Tetapi janganlah ajaran ini diterapkan dalam menguraikan ajaran Kristen mengenai Rohulkudus ini menurut ajaran dan pengertian Islam. Jika demikian pastilah akan timbul pertimbangan-pertimbangan dan penilaian-penilaian yang tidak wajar sebagaimana seharusnya. Kalau seorang mubaligh Islam, ingin menguraikan ajaran Kristen tentang Rohulkudus sebagai Ilmu Perbandingan Agama, maka hendaklah diartikan bahwa Rohulkudus itu adalah Allah itu sendiri, atau dengan kata lain dikatakan juga Roh Allah. Dengan saling menyadari akan adanya perbedaan pengertian diantara satu kata yang sama ini, kita akan dapat saling menghormati faham agamanya masing-masing (KUASA ROHULKUDUS hal 2) III. Keselamatan dan ibadah Kristiani 1. Mengenai kejatuhan manusia ke dalam dosa yang melahirkan dosa warisan, penulis mengutip baik Al-Quran maupun Alkitab yang memperlihatkan kesamaannya. Dalam hal ini digunakan ayat-ayat Quran s.Al Baqarah 2:30-39, Quran s.Al Araf 7:11-22 dan kitab Kejadian 2:15-17. (Anugerah Keselamatan dan Ibadah Kristiani, hal 36) 2. Cukup menarik cara penulis manguraikan arti kurban darah Kristus untuk menebus dosa manusia, yang oleh Islam dianggap tidak masuk akal, tidak dapat diterima dan tidak sesuai dengan keadilan. Penulis menggunakan kiasan tentang kurban dan darah para pahlawan demi kebebasan dan kemerdekaan agama dan tanah air, yang dapat juga disebut sebagai para Syuhada. Lalu penulis menyimpulkan demikian : - kalau kita dapat menarik pengertian tentang artian penebusan dan pengorbanannya para pahlawan yang saya maksudkan di atas dengankeringat dan darah kematiannya itu pastilah akan dapat juga menarik pengertian dan makna daripada pengorbanan darah dan penebusan yang telah dijalankan oleh Yesus Kristus itu dan tidak lagi akan merasa mustahil terjadinya peristiwa Salib yang dimaksudkan (Anugerah Keselamatan , hal 13-14) 3. Mengenai ibadah puasa dan hukum Zakat, penulis mencoba mengatakan bahwa juga soal puasa dan soal zakat bukanlah sesuatu

yang aneh atau asing bagi ajaran Kristiani. Dalam penguraiannya, memang nampak sekali perbedaan dasariah di antara kedua kepercayaan ini. Beberapa pernyataan mungkin dianggap oleh pihak Islam kurang enak didengar, karena ditulis olehnya antara lain : Kalau dalam syariat agama Islam, melakukan puasa itu adalah wajib dilakukan bersama-sama dalam satu bulan tertentu, yaitu Ramadhan, tetapi dalam ajaran agama Kristen Puasa hanya dilakukan oleh masing-masing pribadi, artinya tidak dilakukan secara missal. Puasa-dalam ajaran Kristen-tidak harus disaksikan oleh orang lain, malah tidak harus diketahui orang lain, kecuali hanya Allah saja yang tahu. Kalau umat Islam melakukan puasa Ramadhan, biasanya ulama-ulama Islam menganjurkan, agar umum jangan minum secara bebas didepan orang yang sedang berpuasa, bagi ajaran Kristen, anjuran demikian sama sekali tidak diperlukan. Seharusnya orang puasa itu, betul-betul sanggup menghadapi godaan-godaan selera makan, sebab itu menurut pandangan saya, ajaran demikian, benar-benar mengurangi nilai harkatnya berpuasa. (Anugerah Keselamatan, hal 34-35). IV. Paulus yang dianggap Nabi Palsu 1. Mengenai masalah Paulus yang menurut Islam dianggap sebagai nabi palsu atau malah Anti Kristus seperti yang sudah diutarakan dalam Alkitab sendiri, penulis berusaha menjelaskannya dalam dua buah bukunya yang agak khusus menyangkut pokok ini : - Yesus ataukah Paulus - Nabi Palsu 2. Masalahnya berkisar sekitar apakah ajaran Paulus itu ajaran Yesus Kristus ataukah buatannya sendiri; dan siapakah sebenarnya yang dinubuatkan Yesus tentang Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu dalam Matius 24:23-24. menurut tafsiran pihak Islam, maka nabi palsu itulah Paulus yang memalsukan ajaran Yesus (Pendapat M.A. Fadly, dalam Yesus ataukah paulus, hal 4). 3. Khusus dalam buku nabi Palsu, penulis mencoba membuktikan bahwa ajaran yang dikembangkan oleh Paulus tidak pernah berlawanan dengan ajaran Kristus, dan sebab itu bukanlah Paulus yang dinubuatkan dalam Mat.24 itu. Dikatakannya antara lain : Nats Matius 24:24 jelas ditujukan kepada orang yang membawa pengajaran sesat yang tidak sejajar dengan ajaran Yesus dan sekaligus pula merupakan suatu pengakuan bahwa dia adalah seorang nabi. Nah, siapakah pengajaran yang tidak sejajar dengan Yesus itu. Cobalah saudara periksa. Yang jelas tentulah bukan Paulus. Karena ajaran Paulus sebagaimana sudah saya jelaskan terdahulu adalah cukup sejajar dengan ajaran Yesus Kristus. Tetapi bagaimana dengan ajaran Muhammad, tentu saudara akan dapat menilainya sejajar atau tidak dengan ajaran Yesus Kristus. Dari penilaian ini tentunya saudara akan dapat menentukannya siapakah sebenarnya yang dimaksudkan oleh nubuat Yesus itu akan hal adanya pengajaran sesat dan nabi palsu itu. (Nabi Palsu, hal 36) Mungkin pernyataan terakhir ini dapat dianggap menyinggung pihak

Islam. Tetapi pada dasarnya si penulis hanya mencoba menjelaskan posisi Paulus sesuai dengan kesaksian Alkitab dan dengan demikian menegaskan bahwa yang dinubuatkan mengenai nabi palsu itu bukanlah Paulus. V.Kematian dan Kebangkitan Kristus 1. Salah satu ajaran Kristiani yang disanggah atau selalu menjadi pokok kritikan pihak Islam adalah ajaran mengenai Kematian Yesus di Salib dan KebangkitanNya dari antara orang mati. Untuk mencoba menjelasakan pokok ini, penulis telah menulis bukunya yang secara khusus membahas pokok ini, yaitu buku yang berjudul Membahas Kematian dan Kebangkitan Yesus Kristus. 2. Pertama secara umum dimajukan suatu uraian yang ditujukan kepada pihak yang berpendapat bahwa Yesus Kristus (Isa Almasih) itu tidak pernah disalibkan; bahwa yang disalibkan itu adalah orang lain yang diserupakan dengan Isa. Dengan menggunakan ayat-ayat Alkitab penulis menjelaskan bahwa memang Yesus itulah yang disalibkan, mati dan kemudian dibangkitkan. Namun penulis juga menggunakan beberapa ayat Al-Quran, terutama ayat yang dipakai menyanggah kematian di salib, yaitu Quran s.An Nisa4:157,158. Penulis bertolak dari pembuka ayat itu, yang berbunyi: Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam dan selanjutnya dikutip pula Quran s.Maryam 19:33 dan Quran s.Al Imran 3:55, yang mengatakan : (Ingatlah) ketika Allah berfirman : Hai Isa sesungguhnya Aku akan menyampaikan Kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepadaKu serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu, diatas orangorang yang kafir hingga hari kiamat. Berdasarkan ayat-ayat Alkitab dan Khususnya Al-Quran tadi penulis menyimpulkan demikian : Adanya banyak bukti-bukti yang meyakinkan ini, maka tanpa ragu kita dapat memastikan bahwaorang yang disalibkan dan mati itu adalah Yesus. Bukan orang lain, bukan Yudas atau Yahusa. Sedang Yudas, tidaklah mati disalib, ia mati karena bunuh diri (kis.1:18). Sebab itu keterangan Quran s.An Nisa 4:157,158, sama sekali tidak ada kekuatan untuk diterima kebenarannya. (Membahas Kematian dan Kebangkitan.hal 11). 3. Kemudian buku ini memberikan ulasan menghadapi sangkalan pihak Ahmadiyah, yang pada dasarnya mengakui bahwa yang disalibkan itu memang Isa, tetapi ia tidak mati. Yang terjadi ia pingsan saja. Sepuluh alasan yang dikemukakan oleh penulis untuk mengemukakan keyakinan bahwa Isa itu sesungguhnya mati, semuanya berdasarkan ayat Alkitab, dan sama sekali tidak menggunakan ayat Al-Quran. Kata Penutup Seperti telah diuraikan dalam kata pendahuluan, maka sebenarnya tidak satupun diantara buku-buku ini dapat dianggap mengundang hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan, menggangu stabilitas, jauh pula dari sikap mencemoohkan ataupun menghina suatu agama. Bila dibandingkan

dengan serangan-serangan, tuduhan dan cemoohan yang dilontarkan terhadap Agama Kristen yang secara terbuka dilakukan bukan hanya melalui buku-buku atau brosur-brosur, juga melalui surat kabar dan majalah, maka apa yang disampaikan oleh Hamran Ambrie dalam bukubukunya ini sama sekali tidak termasuk kategori menyinggung ataupun menghina. Juga tidak satupun pernyataan yang mengganggap agama lain atau kitab suci yang lain itu palsu. Dalam cukilan yang dilakukan disini telah dicoba pula mengutip beberapa kalimat ataupun ungkapan yang mungkin dapat dianggap menyinggung perasaan, walaupun menurut hemat kami tidak perlu merasa tersinggung. Dalam bagian terakhir studi ini ingin dikemukakan beberapa ungkapan dari penulis Hamran Ambrie, yang memperjelas posisinya dan itikad baik yang dikandung oleh penulis. 1. Secara tulus penulis mengutarakan pendapatnya mengenai penerbitan buku Bibel, Qurandan Sains Modern, karangan Dr.Maurice Bucaille, yang diterjemahkan oleh Prof.Dr.H.M. Rasyidi. Sebuah buku khusus tentang ini diterbitkan oleh Hamran Ambrie, yang merupakan kumpulan surat-suratnya kepada penerjemah. Antara lain dikemukakan beberapa keberatannya terhadap buku tersebut : (1) 1. Jelas bahwa banyak penguraian dalam buku ini yang tidak sesuai dengan iman Kristiani, dan memang dengan maksud untuk meruntuhkannya dengan dalih Ilmu Pengetahuan Modern. 2. Lebih memprihatinkan lagi, adalah konon, kabarnya bahwa buku ini menjadi bahan bacaan perbandingan agama di Universitas Indonesia. Buku ini tidak relevan untuk menjadi dasar perbandingan agama, karena ditulis oleh orang yang tidak beriman terhadap agama yang dibicarakannya, dalam hal ini Kristen. (Jawaban Atas Buku Bibel, Quran dan Sains Modern, hal.3). (2) Kalau sementara ini ada oranmg yang menentang Alkitab dengan berbagai kritik berdalihkan Sains Modern, bahkan ditulis oleh orang yang menonjolkan kesarjanaannya, tidaklah bermakna bahwa kritik orang itu sudah menjamin kebenarannya, karena dalam yang sama dipihak lain masih dapat memberikan pertanggunganjawab imannya dengan pendapat yang berbeda bahkan pendapat yang sebaliknya. Sebab itu sekali lagi dapat saya meyakinkan kepada semua pihak yang sudah dan sedang membaca buku BIBEL, QURAN dan SAINS MODERN yang di Indonesiakan oleh Prof.Dr.H.M.Rasyidi itu, tidaklah sama sekali sudah menjamin kebenaran kritik tersebut. (Jawaban .., hal.47-48) 2. Mengenai Alkitab (Taurat dan Injil) yang oleh pihak Islam dianggap sudah dipalsukan, memang ada uraian yang cukup sinis nadanya, seperti umpamanya : Dengan berpegang pada 2 nats ayat Al-Quran ini, orang-orang Islam berkeyakinan bahwa nubuat kenabian Muhammad itu pasti ada termaktub dalam kitab Taurat dan Injil. Tetapi alangkah kecewanya, setelah dicari dalam Taurat dan Injil (Alkitab) ternyata apa yang

dikatakannya adanya nubuat tersebut, sama sekali tidak terdapat. Dan hal ini memang tidak ada. Karena itu, lalu mereka berpendapat bahwa naskah-naskah tentang kenabian Muhammad itu sudah dikorupsi, sudah disembunyikan oleh tangan tangan jahil. Untuk memperkuat dalil tuduhan mereka ini biasanya dikemukakan juga nats Al-Quran yang lain, yaitu s.Al Maidah 5:15 dan s.A; Anam 6:91. Disinilah mereka berpijak untuk menuduh, bahwa Alkitab itu sudah tidak asli lagi, banyak dipalsukan, dirobah dan disembunyikan. Mereka tidak mau membalik pertanyaan atau penyelidikan ke pihak Quran itu sendiri, misalnya apakah Al-Quran sendiri yang membuat propokasi demikian. Cobalah selidiki kebenaran Al-Quran itu secara ilmiah, dengan hati jujur dan terbuka, bebas dari perasaan subyektif. (Otoria Alkitab hal 9-10) 3. Prinsip yang diambil oleh penulis dalam menggunakan juga kitab suci agama lain, dalam hal ini Al-Quran sangat jelas. Tidak ada terkandung niat untuk meniadakan ataupun meremehkannya. Hal ini jelas dalam beberapa pernyataannya antara lain : (1) Meneliti untuk memahami secara wajar, tidak berarti meninggalkan keimanan seseorang terhadap agamanya yang diyakinya terdahulu. Mengaku percaya adalah merupakan permasalahannya sendiri, karena hal itu semua adalah semata-mata kuasa Rohulkudus. Bagi mereka yang berkeinginan sungguhsungguh untuk mendapatkan pengertian yang baik sebagai hasil Penelitian untuk Ilmu Perbandingan Agama, mengharuskan kepada yang berkepentingan di samping mengadakan penelitian atas kebenaran Alkitab, juga perlu mengadakan penelitian dengan seksama terhadap Al-Quran. Penelitian atas Al-Quran yang penulis maksudkan di sini bukanlah dalam arti untuk menyimpulkan apakah Quran itu benar-benar wahyu Allah atau bukan. Bukanlah itu yang dimaksudkan. Penelitian yang penulis maksud, ialah agar setiap ayat atau nats Al-Quran yang dikemukakan sebagai dalil untuk menolak kebenaran ajaran Kristen itu, baik masalah Ke-Esaan Allah, pengertian Tritunggal, pengertian Ketuhanan Yesus, pengertian Anak Allah, yang terdapat dalam Al-Quran itu diteliti secara teliti yaitu makna pengertian yang sesungguhnya, kepada siapa ayat itu ditujukan, sebab musababnya ayat itu ada menurut sejarahnya. Jadi, janganlah berhenti hanya menurut terjemahan harfiahnya saja, yang sering menimbulkan kesalah-fahaman. (ALLAHU AKBAR, HAL 17) (2) Sebagai seorang Kristen pengikut Kristus, sebenarnya tidaklah perlu untuk mendengar atau memeriksa sesuatu sangkalan pihak luar terhadap Salib ini. Tetapi, agar kebenaran itu dapat dinyatakan, tdaklah pula layak sesuatunya itu tidak dilayani secara pantas. Kita berkewajiban memberi jawab, secara baik, lemah lembut yang dapat diterima oleh setiap orang yang mau berfikir secara wajar dan jujur, demi kebenaran. (MEMBAHAS KEMATIAN DAN KEBANGKITAN.., hal.5) Kiranya hasil studi serta pengamatan ini dapat menolong fihak-fihak yang ingin mendalami permasalahan sekitar pelanggaran 19 buah buku

karangan Hamran Ambrie yang belakangan ini telah menimbulkan permasalahan pokok dalam kehidupan berbangsa dan beragama umumnya, kehidupan antar umat beragama dalam Negara Pancasila khususnya. Jakarta, 22 September 1982 Departemen Penelitian dan Pengembangan Dewan Gereja-Gereja di Indonesia DAFTAR BUKU 1. ALLAH TRITUNGGAL MAHA ESA 2. ALLAH sudah pilihkan buat saya HIDUP BARU DALAM KRISTUS; 3. KE ILAHI AN JESUS KRISTUS; 4. TIDAK ADA NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB; 5. KEBENARAN IMAN KRISTIANI TIDAK TERSANGGAH; 6. PRIBADI JESUS; 7. KUASA ROHUL KUDUS; 8. ANUGERAH KESELAMATAN DAN IBADAH KRISTIANI; 9. ALLAHU AKBAR ; 10. JESUS ataukah PAULUS 11. Kata CHEMDAH dalam kitab Hagai, Ibrani; 12. JAWABAN atas buku Bibel, Quran dan Sains modern; 13. Membahas KEMATIAN DAN KEBANGKITAN JESUS KRISTUS; 14. SURAT KEPADA 2 TOKOH MUSLIM JAWABAN IMAN KRISTIANI; 15. RAHASIA SALIB; 16. Benarkah ada NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB?; 17. OTORITAS Alkitab; 18. ALMASIH YANG DIJANJIKAN; 19. NABI PALSU

Diterbitkan oleh : PBK SINAR KASIH Jln. Asem no.71 OTISTA JATINEGARA LAMPIRAN II HASIL TELAAHAN BUKU-BUKU DAN MAJALAH-MAJALAH PENERBITAN ISLAM YANG OLEH HAMRAN AMBRIE SEBAGAI MENYERANG IMAN KRISTIANI Oleh : Departemen Penelitian dan Pengembangan Dewan Gereja-Gereja di Indonesia PENDAHULUAN 1. Buku-buku/majalah penerbitan Islam yang oleh saudara hamran Ambrie dianggap dan dinilai sebagai menyerang iman Kristiani telah dipelajari oleh departemen Penelitian dan Pengembangan Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (Dep.Litbang DGI) dengan teliti, sekasma dan tetap bersandar pada obyektifitas, mengamati dan memahami sesuatu peristiwa sebagimana adanya. 2. Berdasarkan ini Dep.Litbang DGI telah mengidentifikasi beberapa permaslahan yang timbul sehubungan dengan isi buku/ majalah tersebut di atas dengan sistimatika pendekatan sebagai berikut : I. POKOK PERMASALAHAN II. TELAAHAN ATAS BUKU-BUKU/MAJALAH PENERBITAN ISLAM III. KRITIK ATAS ORANG KRISTEN DENGAN LATAR BELAKANG ISLAM IV. KESIMPULAN I. POKOK PERMASALAHAN 3. Buku-buku dan majalah-majalah penerbitan Islam yang menyinggung ajaran agama Kristen (khususnya Kristen Protestan) dicantumkan oleh Hamran Ambrie sejumlah 22 judul buku dan majalah (daftar buku terlampir di belakang). 4. Setelah dipelajari, ternyata buku dan majalah tersebut di atas ditebitkan sebelum adanya tulisan Hamran Ambrie (HA). Buku-buku sejumlah 19 buah karangan Saudara HA tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor kep. 039/J.A/5/1982, dinilai dapat meresahkan umat Islam di Indonesia dan dapat mengganggu kerukunan hidup beragama di Indonesia, dan untuk memelihara kerukunan hidup beragama antara umat-umat beragama di Indonesia (bagian: menimbang a,a), diputuskan sebagai barang-barang cetakan yang terlarang dan dilarang beredar, dan kepada yang menyimpan; memiliki dan memperdagangkannya agar menyerahkannya kepada kejaksaan agung (bagian: memutuskan Pertama dan Kedua). 5. Dari fakta tersebut di atas tampak jelas bahwa buku-buku tulisan dari

HA terbit lebih kemudian dan merupakan reaksi atas buku dan majalah penerbitan Islam tersebut di atas (butir I.3). Tentang itu HA menuliskan :Buku-buku tulisan saya itu pasti tidak akan terbit, sekiranya buku-buku tulisan kalian (golongan muslim itu) yang menyerang iman Kristen itu tidak pernah ada. (koreksi,..PBK Sinar Kasih, 18 Mei 1982, hal 2) 6. Dengan demikian Saudara HA telah menggunakan hak jawabnya untuk membela/mempertahankan terhadap apa yang ia yakini. Dalam hal ini kepercayaannya. 7. Sebelum diterbitkan keputusan Jaksa Agung tersebut I atas, telah terjadi polemik antara HA dan Hasbullah Bakry (HB) sekitar bukubuku/majalah tulisan HA dan tulisan pihak Islam tentang agama Kristen. Polemik ini sebagian termuat dalam majalh Islam Panji Masyarakat (PM), terutama edisi PM No.354,21 Maret 1982 dan PM. No.355,1 April 1982. Dalam PM No.355 HB (ditulis tanggal 25 Pebruari 1982) telah meminta kepada Pemerintah cq. Dep Agama (Ditjen Islam dan Ditjen Kristen dan Ditjen katolik) dan Kejaksaan agung RI supaya menyita buku-buku karangan HA terbitan PBK SINAR KASIH tersebut dan melarang diterbitkannya kembali bukubuku seperti ini demi untuk menjaga kerukunan diantara penganutpenganut Agama di Indonesia. 8. Permintaan ini, dengan isi dan jiwa yang sama telah menjadi kenyataan seperti terurai dalam surat keputusan Kejaksaan Agung disebut diatas tanggal 11Mei 1982. II. TELAAHAN ATAS SEJUMLAH BUKU/MAJALAH PENERBITAN ISLAM (1) 9. Seluruh isi buku-buku/majalah-majalah penerbitan Islam seperti tercantum pada daftar kepustakaan pada dasarnya secara langsung telah menyentuh sendi-sendi ajaran kepercayaan/keyakinan orang Kristen, khususnya Kristen Protestan. Namun perlu dicatat bahwa terdapat buku-buku yang dapat diklasifikasikan sebagai tidak secara langsung menyentuh iman Kristiani, seperti buku yang menulis tentang kisah lainnya Yesus sesuaidengan versi isi Al-Quran misalnya karangan Misbah El Munir, lahirnya Isa Al-Masih yang tentu tidak sesuai dengan apa yang terdapat dalam kitab Injil dengan cara penyajian yang serba kekanak-kanakan/nave. Tafsir Quran Karim, karangan Mahmud Junus merupakan satu buku tafsir Quran secara singkat yang diperuntukkan bagi kalangan umat Islam sendiri. Baik mengenai kelahiran Yesus (nabi Isa), kata dan perbuatannya, nubuat dan lain sebagainya ditulis sesuai dengan apa yang tersurat dalam Al-Quran. demikian juga tentang Al-Quran dengan Terjemahannya oleh Proyek Pengadaan Kitab Al-Quran Departemen Agama RI sebenarnya merupakan satu buku terjemahan bagi umat Islam sendiri. Buku Tafsir Quran Karim seperti dikatakan penulisnya diperuntukkan bagi saudara-saudara pembaca yang tidak sanggup membaca Al-Quran dari awal sampai tamat. (Tafsir ., bagian Kesimpulan isi Quran, II). Namun perlu kita catat bahwa dalam kitab Al-Quran dan Terjemahannya: pendahuluan yang

panjang lebar, antara lain suatu pasal tentang hubungan Islam/Quran dan agama-agama bukan Islam. Khususnya dalam pasal tersebut terdapat usulan yang mengecilkan arti dan hakekat ajaran agamaagama yang bukan Islam.
1) Oleh karena daftar kepustakaan yang dicantumkan oleh sadara HA kurang lengkap(tanpa tahun, cetakan ke berapa, judul yang tidak lengkap), maka Dep.Litbang DGI menggunakn referensi sebagai bahan telaahan dalam mengutip daftar kepustakaan (terlampir kepustakaan * terlampir) yang ada di Dep. Litbang DGI. Sebenarnya terdapat ratusan buku penerbitan Islam yang menyerang iman Kristen seperti ini beredar di pasaran bebas.

2)

10. Setelah mempelajari buku-buku dan majalah penerbitan Islam lainnya secara cermat seraya membandingkan satu dengan yang lain dapat ditarik kesimpulan bahwa yang menjadi permasalahan bagi islam terpuat dan tersorot dan beberapa tema atau bersamaan, termasuk cara pendekatannya. Pokok-pokok penulisan yang dianggap menyentuh iman Kristiani dapat diklasifikasikan sebagai berikut : POKOK 1 : TENTANG TRINITAS/TRITUNGGAL POKOK 2 : TENTANG KETUHANAN YESUS POKOK 3 : TENTANG PENYALIBAN YESUS POKOK 4 : TENTANG KITAB INJIL DAN TAURAT POKOK 1 : TENTANG TRINITAS / TRITUNGGAL 11. a. Walaupun buku HM Rasjidi dengan judul Mengapa aku tetap memeluk agama Islam, (Penerbit Hudaya Djakarta bekerjasama dengan Jajasan Dewan Dawah Islamijah Indonesia di Jakarta, tjetakan kedua, 1971), tidak termasuk dalam daftar yang dicantumkan oleh HA,2) namun cukup menarik untuk dicatat beberapa kalimat yang ada di dalamnya tentang Trinitas. Disana dikatakannya bahwa Trinitas merupakan salah satu dari sekian banyak Kelemahan dasar Kristen., sudah lama dirasakan ummat Kristen sendiri. Mereka berkelahi sengit (hal 37). b. Arsjad Thalib Lubis (ATL) dalam bentuk bukunya Ke-Esaan Tuhan.. menulis tentang ini lebih jelas, lagi bahwa Tritunggal tidak masuk akal, suatu hal mustahil,Ia (Tuhan) tidak beranak dan tidak ada suatu jua yang serupa dengan Dia (hal.22-23,51). c. HB dalam PM No. 354 mengemukakan pendapatnya dalam polemiknya dengan HA, antara lain mengatakan :, sebab sulit sekali untuk meyakinkan bahwa Isa Al Masih itu adalah Anak Manusia sejati di samping juga Tuhan sejati ditambah lagi Roh Suci (yang sebanarnya Malaikat Jibril) itu adalah juga Tuhan disamping Allah dan Tuhan Yesus. d. Sehubungan dengan ini Sidi Gazalba (SG) dalam bukunya Dialog membantah akan ajaran Trinitas. Menurutnya, hanya Saksi Yehova yang menolak ajaran ini. Buku ini memuat perdebatan penulis dan keluarganya dengan propagandis Kristen, gerakan Kristen, yang sebanyak 14 kali berkunjung ke rumahnya untuk menyebarluaskan agama Kristen (disebut sekte Yehova, Metodis, Advent, dan Bala Keselamatan) dengan dalih menjual buku dan lain sebagainya. Isinya secara singkat menunjukkan

bagaimana proses Kristenisasi cara ini yang tidak dapat ditolerir oleh Islam dan bertentangan dengan ajaran Islam yang menggunakan hukum logika :Dalam dialog antara Kristen dan logika itu, bagi mereka yang mampu berfikir sehat dan obyektif, sudahlah jelas Kristen tidak berdaya menundukkan logika (hal.98). e. Kemustahilan ajaran Kristen tentang Trinitas ini tidak saja dilihat dari isi kitab Al-Quran. ATL dalam bukunya Perbandingan Agama, hal 244, juga mengamati dari segi Perbandingan agama dan sejarah Gereja itu sendiri. Ia mencatat bahwa Agama Kristen mengajarkan Tuhan mempunyai tiga oknum yaitu Allah Bapa, Allah Anak dan Roh Kudus. Dan ketiga-tiga oknum itu sehakekat dan satu zat dimulai dari pertentangan antara golongan Athanasius dan Arius (293-375 M) hingga lahirnya Consillium Nicea di Konstantinopel. Dalam buku ini penulis ATL juga telah berusaha untuk menafsir tafsiran para penafsir (khususnya dari penafsir Kristen). Sebagai contoh ia mengutip tulisan Dr.R.Soedarmono tentang itu yang mengatakan : Kita tentu insaf bahwa Trinitas memang tidak dapat dimengerti atau mengutip dari Dr.J.H.Bavinck : Apakah kita bisa mengerti itu semua, sekali-kali tidak, kita tidak ingin mengarti. Kalimatkalimat ini dikutip oleh penulis seraya mengatakan : Demikianlah pengakuan yang terus terang dari penulis-penulis Kristen yang terkemua menyatakan bahwa ajaran tentang Al Masih Tritunggal itu memang tidak dapat dimengerti, dan Sehubungan dengan tidak adanya ayat yang tegas menyatakan Allah Tritunggal dalam Alkitab, maka ternyata kemudian ayat yang demikian telah disisipkan dalam Alkitab (hal 249). Pada halaman selanjutnya penulis memberi contoh, ayat mana yang ditambah/disisipkan kemudian oleh penulis Kristen. f. Masalah ini kemudian dapat kita baca dalam buku HB dengan judul nabi Isa dalam dengan nada yang lebih keras mengemukakan sebagai Diantara bukti-bukti kelancangan tangan orang-orang Nasrani (hal.25 no.12). Mengenai orang Nasrani yang mempertuhankan Isa, HB mengatakan dalam buku yang sama seperti ::orang-orang nasrani yang mempersekutukannya dengan Allah dianggap oleh Al-Quran sebagai orang kafir sebab tindakan mereka dianggap kafir pada Taurat dan sehubungan dengan ini penulis mengatakan tentang nasib orang nasrani pada hari kiamat :Nabi Isa sendiri pada hari kiamat tidak mau mempertanggungjawabkan kelakuan orang Nasrani yang membahayakan itu sebab (hal 25 no 12.15). g. Nazwar Syamsu (NS) dalam bukunya Tauhid & logika dengan singkat mengatakan adanya kesamaan antara ajaran Trinitas dengan Trimurti dalam agama Hindu, ajaran Trinitas berasal dari Polyteisme (hal. 134-135). POKOK 2 : TENTANG KE-TUHANAN YESUS 12. a. Penafsiran pihak Islam yang sangat mengandalkan akal sehat,

b.

c.

d.

e.

f.

wajar dan bebas (rasionil dan logis) tersebut di atas dan kecaman mereka terhadap ajaran Trinitas agama Kristen dengan sendirinya (secara logis pula) membawa kepada cemoohan atas kepercayaan suatu agama yang menuhankan Yesus. Yesus nabi Isa menurut kepada penulis-penulis Islam adalah dan hanyalah seorang rasul Allah, seorang nabi biasa. Perbandingan agama yang mengambil bentuk lebih ekstrim (membandingkan ayat dari kitab Injil dan Al-Quran) ditambah dengan tafsiran penulis sendiri tampak dari buku ATL Perbandingan agama, pada hal 382. Dikemukakannya disana bahwa manusia yang ditunggu-tunggu kedatangannya bukan nabi Isa tetapi Muhammad saw. Kedatangan nabi Muhammad telah dinubuatkan oleh nabi Musa berdasarkan kitab Ulangan 18:15-22, bahwa Akuseorang nabi dari antara segala saudaramu yang seperti engkau (hal.460-461), dimana yang ditafsirkan sebagai seorang nabi adalah nabi Muhammad. A.H.Deedat (AHD) dalam bukunya Muhammad dalam. Secara eksplisit menafsir dan menterjemahkan jang seperti engkau menjadi jang menjerupai engkau (maksudnya menyerupai nabi Musa) dalam artian bahwa ia mempunyai orang tua, kawin, beranak, dan mati secara wajar (hal 22-23). Penulis juga menafsirkan apa yang dimaksud Roh Kebenaran, Roh Penolong ; menurut pendapatnya penolong disini adalah dan haruslah sorang manusia dan bukan Roh. Manusia Penolong tersebut adalah Muhammad (hal 14-20). Untuk membenarkan pendapatnya penulis mengambil beberapa ayat dari Injil Mat.12:28; Markus 13:11; Yoh.14:17, dan menafsirkan bahwa Yesus sendiri menyangkal akan ketuhanannya. Perbandingan agama dan penilaian atas ajaran agama lain dapat kit abaca dari tulisan ATL dalam Ke-Esaan Tuhan. Pada hal 47, ia menulis dengan mengutip ayat Al-Quran tentang orangorang yang mempertuhankan Isa Al-Masih: sesungguhnya telah kafirlah mereka yang berkata bahwa Allah itu adalah Al Masih anak Marjam (diambil dari surat Al Maidah 17 dan 72). Hal yang sama terdapat dalam tulisan Saleh A. Nahdi (SAN) dalam bukunya Jesus dalam Quran. Di sana sehubungan dengan ini penulis mengutip ayat-ayat Al-Quran : (a) Sesungguhnya telah menjadi kafirlah orang-orang yang mengatakan Allah itu ialah ketiga dari tiga (b) Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, Tuhan itu ialah Al Masih anak Marjam dan pada kalimat terakhir dari bukunya penulis berkesimoulan :Pendeknya Al-Quran menolak dengan keras segala kepercayaan yang berbau syirik seringan-ringannyapun, apalagi sampai menjadikan Tuhan itu tiga (hal 15-16) Hal ini didukung oleh penulis-penulis lainnya, misalnya menurut HB dalam bukunya Nabi Isa dalam hal 113, tidak saja nabi Musa yang telah menubuatkan kedatangan nabi Muhammad sebagi Messias (Musa ke2) tetapi juga nabi Yesaya dan Daniel, di mana

Muhammad datang sebagai nabi nabi yang akan mendatangkan kerajaan Allah yang meliputi seluruh umat manusia dan tidak terbatas pada bangsa Israel saja. NS dalam bukunya Tauhid dan Logika 1 bahkan mengatakn, apa yang orang Kristen percaya bahwa yang dimaksudkan dalam Mazmur 97:1-6 sebagai nabi Isa Almasih sebenarnya adalah Muhammad (hal 120). Penulis juga mengambil beberapa ayat dari Injil Yoh. 16:7-14; 14:26; 15:11; dimana kata ia, dia berarti Muhammad. g. Sumber lain yang digali oleh para penulis Islam seperti penulis ATL dalam tema ini ialah menampilkan Injil Barnabas, yang menurut penulis sebagai salah satu kerabat (istilah untuk murid) Yesus yang disembunyikan bersama puluhan Injil-Injil yang lain. Injil-Injil Apocrypha. Kebanyakan dari Injil-Injil itu berhasil dimusnahkan. Selanjutnya penulis membentangkan sacara panjang lebar adanya perbedaan dengan hal ini yang menurut prinsipiil dengan keempat Injil yang ada pada orang Kristen kini dan dengan Alkitab umumnya. (ATL dalam Perbandingan agama hal.382). dalam Injil barnabas, menurut penulis termuat adanya penyangkalan akan ke-Tuhanan Yesus, juga tentang Paulus disana digambarkan sebagai orang yang sesat dan menyeleweng dari ajaran Yesus yang sebenarnya (hal.38; selanjutnya lihat : Injil Barnabas kata pendahuluan ayat 7 dan 22:3; 52:10:14; 941-2; 112:5-10 206:2-5 dan bandingkan Maurice Bucaille Bibel, Quran dan sains Modern hal 93). Penelitian ilmiah tentang buku Injil Barnabas ini, yang telah diadakan oleh sejumlah sarjana, sudah memastikan bahwa Injil tersebut adalah tulisan seorang bekas romo Katolik di Italia Selatan yang pada abad ke 15 masuk Islam dan menulis buku ini sebagai apologi untuk membenarkan perpindahannya dari agama Kristen Katolik ke agama Islam. Tapi oleh sebagian penulis Islam Injil ini dipertentangkan dengan empat Injil yang ditulis pada abad pertama Masehi dan yang diakui oleh semua gereja sebagai Injil-Injil kanonik. Seolah-olah Injil itu dari abad ke 15 lebih benar daripada empat Injil kanonik dari abad pertama. h. Berbicara tentang Ke-Tuhanan Yesus dan kaitannya dengan kesesatan dan penyelewengan Paulus, buku karangan R. Soedewo (RS), Keesaan Ilahi menulis antara lain : Penelitian zaman sekarang telah menetapkan dengan tidak dapat disangsikan lagi, bahwa ajaran tentang Yesus Kristus Putera Tuhan itu diambil dari pemuja-pemuja berhala dari zaman sebelumnya, yang oleh Paulus dimasukkan ke dalam agama Kristen,agar supaya lebih dapat diterima oleh pemuja-pemuja berhala (hal.247). Selanjutnya menurut SG dalam Jawaban atas dikatakan bahwa Paulus tidak termasuk ke dalam rasul yang 12 dari nabi Isa. Paulus seorang Yahudi, bahwa ajaran Kristen yang menyatakan filsafat inkarnasi seperti kepercayaan Awatara dalam agama Whisnu (hal. 49) dan menurut SAN malah ada yang menekankan, bahwa Kristen adalah imitasi dari agama Hindu dan Budha (SAN

:Yesus dalam,hal.8). Kesesatan, penyelewengan Paulus dari ajaran Yesus serta gambaran dirinya sebagai seorang orator, inkonsisten dalam tata fikirnya tidak sebagai rasul atau salah satu dari rasul-rasul yang terutama (The very Chiefest afosles) serta bagaimana Paulus menonjolkan dan membela dirinya sebagai rasul, semuanya diuraikan dalam tulisan Joesoef Souyb dalam majalah Kiblat No: 12,13 14 Januari 1975; No. 15 Pebruari 1975; 16 Marety 1975; 17 April 1975; 18 Mei 1975 dengan judul Kerasulan Paulus dan Ajaran Kristen dalam rublik Kristologi. Semua tulisan di atas menunjukkan bahwa para penulisnya kurang memahami agama-agama dan aliran-aliran filsafat yang mereka sebutkan. i. Banyak penulis Islam berusaha mengupas masalah pengutusan Yesus dengan mengutip berbagai sumber, termasuk ayat-ayat yang terdapat dalam kitab Injil sendiri seperti penulis buku Perbandingan Agama hal 417-418, ATL menulis bahwa menurut ajaran Islam tugas nabi isa adalah Khusus kepada bangsa bani Israil, tidak untuk sagala bangsa dan seluruh alam. Untuk itu ia menunjuk dan menafsirkan sendiri ayat-ayat Injil (mat. 15:24,26; Mat 27:11; Markus 12:29; Lukas 1:33) untuk mendukung pendapatnya. Hal ini juga dinyatakan oleh Sjafi R. Batuah (SRB) dalam bukunya Nabi Isa dari (edisi Sinar Islam, No.28, Oktober 1970): bahwa nabi Isa tidak mati di kayu salib, tetapi pergi ke Kashmir untuk mencari domba yang sesat dari antara bani Israil di luar negeri (Hal.16-17). Bagi Islam gambaran tentang Yesus adalah jelas. Yaitu tidak lebih dari seorang Rasul, pemimpin agama/Rohani atau seorang nabi (nabi Isa), yang hanya bertugas mencari domba yang sesat dari antara Bani Israil juga yang berada di luar negeri sehingga menurut NS dalam bukunya Tauhid & logika 1, hal 97,amat aneh kelau ada bangsa lain yang menyatakan dirinya jadi pengikut Musa atau Isa j. Namun demikian masih terdapat di antara penulis Islam yang menghormati dan memuliakan nabi Isa. Hanya saja menurut pendapat mereka bahwa Alkitab menuduh para nabi berbuat jahat, memuat kisah-kisah yang kotor (dengan demikian termasuk mereka yang menjadi asal usul nabi Isa) yang kesemuanya bohong. Dengan menunjuk bahwa Al-Quran memuat gambaran tentang Yesus lebih indah dan mulia dari pada dalam kitab Injil, Injil dituduh menggambarkan kedudukan Yesus yang kurang jelas, suram, dangkal bahkan melukiskan hal-hal yang porno, cabul dan lain sebagainya. (lihat: SAN Jesus dalam hal.11; SG: Perbandingan agama praktis hal.27-28,38, ATL: Perbandingan agama, hal 443-449). k. SG dalam bukunya: Perbandingan agama praktis yang isinya memuat semacam dialog Islam-Kristen tentang agama (seperti halnya dalam bukunya Dialog) mengajarkan kepada pembaca proses perkembangan kepercayaan nasrani dengan kesimpulan sebagai berikut : (7) A: kepercayaan ketuhanan Kristiani

mengalami proses. Mula-mula ketuhanan yang maha Esa, sesuai dengan intisari kepercayaan dalam Bijbel atau ajaran Jesus sendiri. Sesudah itu Ketuhanan yang Maha Dus, sebagai hasil konferensi agama. Akhirnya Ketuhanan yang maha Tiga, juga sebagai hasil konferensi agama. Semenjak tahun 391 Ketuhanan Yang Maha Tiga itu bertahan sampai sekarang(hal.39). Hal sama diungkapkan oleh Joesoef Souyb dalam Kiblat No.3 Juli 1971 (rublik Kristologi Trinity Faith dan Unitari Faith). POKOK 3 : TENTANG PENYALIBAN YESUS 13. a. Dari kutupan sebelumnya dapat kita simpulkan bahwa bagi pihak Islam cukup jelas bahwa Yesus tidak mati di kayu salib. Menurut ajaran Islam, tidaklah mungkin Allah membiarkan nabi/rasulnya menderita atau dicoba oleh iblis, apalagi disalib oleh manusia biasa tanpa daya. Hal ini tidak sesuai dengan ajaran Islam (Al-Quran dan berdasarkan logika), walaupun diantara para penulis Islam sendiri terdapat kontradiksi dalam hal ini. b. Ada penulis yang mengatakan bahwa Yesus tidak mati di kayu salib, tetapi pergi ke Kashmir (lihat kutipan SRB di atas), atau ATL dalam bukunya Perbandingan Agama, hal 383, mengatakan, bahwa nabi Isa tidak disalibkan. Yang disalibkan adalah Judas Iskariot (bandingkan: Injil Barnabas 112:13-16; 215:1-6; 217:77-81). Selanjutnya kit abaca tulisan SG: Perbandingan Agama Praktis hal.15, tentang hal ini: orang-orang mengira bahwa Isa telah mati disalib dan selain daripada Isa tidak mati disalib, dia juga bukan Tuhan. Yang sebenarnya terjadi, menurut penulis SG Allah menyerupakan si pengkhianat Yudas seperti Isa. Dan isa sendiri, Tuhan telah mengangkat Isa kepada-Nya dan Tuhan itu Maha Kuasa dan Bijaksana (hal yang sama kembali ditekankan juga oleh HB dalam bukunya Nabi Isa dalam hal.51) c. Buku Nabi Isa dari, karangan SRB, dalam edisi Sinar Islam 70, ingin membuktikan bahwa kisah penyaliban Yesus sebagai teori tanpa bukti atau mengatakan bahwa kaum Kristen dengan kata-kata masih terus mempercayai khayalan ini.Malahan pertimbangan-pertimbangan sementara tak ada untuk menguatkan teori kematian di atas kayu salib dan sekeping bukti pun taidak ada untuk menunjang peristiwa yang tidak sesuai dengan hukum alam tentang hidup kembali dan kenaikan ke langit (hal.6). Buku ini dilengkapi dengan beberapa gambar/foto, bukti arkeologis dankesaksian sejarah lainnya yang menunjang bahwa Yesus tidak mati di kayu salib, tetapi masih hidup dan meneruskan perjalanannya (dari Jerusalem) ke Kashmir. Setelah sembuh dari luka-luka bekas salib Isa Almasih meninggalkan Jerusalem dengan cara sembunyi dan menyamar. Ia disertai oleh ibunya, Maryam, dan muridnya Thomas alias Didamus alias Babad (yang kelak mengurus penguburan Isa Almasih di Kashmir) (hal.20-21). Di sana nabi Isa (dikenal dengan nama Yus Asaf) mencari domba yang sesat dari Bani Israil, yaitu anak-

anak Tuhan, yang bertebaran di luar negeri, karena Al-Quran mengatakan bahwa kenabian Isa Almasih adalah untuk Bani Israil, sehingga karena itu adalah kewajiban nabi Isa menyampaikan ajarannya kepada orang-orang Israil di luar negeri, yaitu kepada orang-orang Afganistan dan Kashmir yang dianggap sebagai the lost tribe tersebut hal 18-19). Di sana ia hidup hingga mencapai usia tua dan dimakamkan di Srinagar. Kuburannya terdapat hingga sekarang dan menjadi tempat ziarah. d. Menurut SAN dalam bukunya Wafatnya dikatakan bahwa seluruh isi Al-Quran mengungkapkan Almasih tidak mati disalib, tapi diselamatkan dari kematian, tidak naik ke langit dan wafat secara wajar (hal.13). Dalam Kiblat No. 15 Januari 1968 misalnya dikatakan bahwa kisah penyaliban Jesus itu hanyalah suatu dongengan yang dijiplak dari riwayat kematian Tuhan-tuhan kafir yang bercokol di masa hidupnya Jesus. yang mati disalin hanyalah seseorang yang disebut atau diberi nama dengan JesusAdapun Jesus asli (Nabi Isa) matinya mati biasa. Tentang Yesus sebagai juruselamat dan mati disalib sebagai penebus dosa manusia dikatakan hanyalah dari Injil yang dibuat oleh Paulus (yang ditulis) di bawah pengaruh kafir. e. NS dalam bukunya Tauhid & Logika 1 yang melihat dan mengupas peristiwa penyaliban Yesus dari segi/ajaran Islam (AlQuran) serta berdasarkan logika dan hukum kausalitas, menerangkan hal ini sebagai berikut : bahwa planet-planet itu didiami oleh manusia yang bersamaan wujud dan wataknya dengan manusia bumi ini. Selanjutnya dikatakan bahwa manusia seperti yang ada di bumi ini telah lebih dahulu berada di planet lain yang jauh jaraknya dari matahari,. Muntaha (hal. 176-177). Berdasarkan ayat-ayat yang ada dalam Al-Quran, juga dalam kitab Injil, logika dan ilmu alam penulis NS menyampaikan kepada para pembaca berlakunya hukum kausalitas tersebut dengan mengambil contoh antara Adam (yang hidup di Muntaha) dan Isa (di bumu) yang sama-sama hidup seperti di sorga sebagai perbandingan. Selanjutnya: Adam dipindahkan dari muntaha ke bumi, kawin, beranak dan hidup dengan segala susahnya (sebagai manusia pertama di Bumi). Demikian juga halnya dengan Isa yang dipindahkan Allah/Tuhan dari bumi ke Venus-kawin, beranak seperti manusia biasa dengan segala beban hidup. Isa sebagai menusia biasa ini menjadi Adam (manusia pertama di Venus). Dengan menerangkan hal ini secara panjang lebar penulis ingin menyatakan bahwa Isa tidak naik ke surga, tetapi ke planet yang terdekat dengan bumi, yaitu Venus. Dan inilah yang kemudian dikatakan oleh isa Almasih sebagai the Kingdom of Heaven yaitu kerajaan langit atau kerajaan planet yang keadaannya sama juga dengan kerajaan bumi ini (hal. 180-191). Bardasarkan ini maka orang tidak pernah mendapatkan kuburannya di bumi ini karena miradj dengan tubuh kasarnya yang menyatakan bahwa Yudas yang diserupakan sebagai pengganti Almasih waktu disalib adalah dongeng para juru tafsir Al-Quran kuno (hal.25). Sehubungan

dengan didiaminya planet-planet lain oleh manusia yang sama dengan yang di bumi (di sini dikutip penulis ayat Al-Quran surah 37:6) penulis NS dalam bukunya yang lain Tauhid & Logika Tuhan itu beranak (tentang Trinitas). Pada hal 16 buku itu tertulis : dari itu bagaimana orang baranggapan bahwa nabi itu hanya di bumi ini saja dan bagaimana pula dapat dibenarkan yang Tuhan itu beranak seorang di Bumi ini tanpa beranak pula di planet lain untuk menebus dosa manusia ramai. Berangkat dari ayat AlQuran penulis selanjutnya mengatakn bahwa expansi penyiaran Al-Quran masih berada di sekitar permukaan bumi, tetapi nanti akan diteruskan kepada planet lain (hal. 17). POKOK 4 : TENTANG KITAB INJIL DAN TAURAT 1. a. Seperti sudah disinggung sebelumnya metode pendekatan yang digunakan para penulis dalam mengupas ajaran Kristen dari berbagai segi adalah rasional, moral dan ajaran Islam (dari AlQuran). dalam membenarkan pemahaman itu mereka mengutip ajaran-ajaran dari Kitab injil secara terpisah-pisah/ sepotongsepotong dan tulisan-tulisan orang Kristen sendiri atau mencari dan menelusuri sejarah gereja. Namun cara pendekatan sedemikian digunakan juga dalam membahas tentang kitab Injil dan Taurat. b. Bagi pengarang Islam seperti yang telah diuraikan di atas cukup jelas bahwa kitab Injil sudah tidak murni lagi, karena campur tangan dan manipulasi manusia, kesalahan penyusunan atau kesalahan rekonstruksi atas sesuatu kejadian. Maka semua ini menyatakan tidak aslinya Bible itu manurut pandangan logika. (NS dalam : Tauhid & Logika 1 hal 111). Oleh karena itu menurut penulis sehubungan dengan ini maka Al-Quran itu bertugas mengoreksi ayat-ayat Injil yang kebetulan tidak ada aslinya (hal.113). penulis yang sama dalam bukunya yang lain memaparkan hal yang sama tentang Kitab Injil. Dikatakan bahwa di antara Kitab-Kitab Suci : Taurat, Injil dan Al-Quran: hanya Al-Quranlah yang senantiasa terjaga rpi, tidak pernah diperbaiki, tidak pernah dikurung atau ditambah hurufnya, malah seluruhnya terdiri dari Wahyu Allah yang terjamin kesuciannya sampai ke akhir zaman kehidupan manusia (NS dalam: Tauhid & Logika hal.19). c. Keragu-raguan atau ketidakpercayaan akan sumber asli Kitab Injil dan penolakan akan keasliannya kita temui di sana sini dalam karangan para penulis Islam. Menurut Maurice Bucaille (MB) dalam : Bible, Quran dan Sains Modern, Kitab Injil merupakan literature yang kurang sempurna penyusunannya, serta menunjukkan kontradiksi-kontradiksi yang tak dapat diatasi dan tidak menunjukkan kontinuitas (hal.118) sehingga menurutnya konklusi dari semua ini adalah bahwa dengan membaca Injil, kita tidak yakin sama sekali bahwa kita mambaca kata-kata Yesus (hal.123). Menurut pengamatannya, pesan-pesan Injil menunjukkan berbagai kekeliruan, ketidaksesuaian dengan

hasil-hasil sains modern, perubahan-perubahan teks yang terusmenerus, menyebabkan Injil itu memuat fasal-fasal dan paragraphparagraf yang hanya sesuai dengan imajinasi manusia (hal.162). Bab-bab yang menyangkut hubungan dengan Kitab Injil, Sains dan Modern, penulis mendapat kesimpulan bahwa selain Injil ditambah-tambah dan ditafsirkan oleh manusia, juga memuat khayalan para penginjil Matius dan Lukas (hal.143, 162), sehingga menimbulkan kontradiksi antara para penginjil sendiri tentang Yesus, apa yang dikatakan dan dilakukan Yesus yang sebenarnya pada waktu itu (hal.144-159) : seorang Kristen akan merasa gelisah jika ia mengetahui keadaan seperti tersebut, oleh karena kontradiksi yang nyata, kata penulis (hal.152). Dalam bukunya dengan bab Quran dan Sains Modern penulis menunjukkan keterbukaan Islam akan sains dengan mengutip Hadist Nabi Tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina, dengan pengertian mencari ilmu adalah wajib bagi seorang Muslim dan Muslimat (hal.172). Dengan menguraikan tidak autentiknya penulisan dalam kitab Injil seperti tersebut di atas, penulis membandingkan dan membuktikan dengan apa yang menjadi pemikiran manusia abad ke VII M. Bahwa keaslian teks Al-Quran atau wahyu itu cocok dengan apa yang akan dibuktikan oleh Sains Modern beberapa abad kemudian (hal.184), cocok dengan harapan-harapan zaman sekarang (hal.177). Perjanjian Lama merupakan campuran mozaik yang unsur-unsurnya sepanjang masa telah dirobah-robah oleh manusia ditambah sehingga waktu sekarang sangat sulit untuk menemukan asalnya (hal.371). Menurutnya, pengarang-pengarang Injil dalam Perjanjian Baru cenderung untuk membesar-besarkan beberapa fakta mengenai Yesus : Tetapi rasa keheranan umat Kristen menjadi besar jika mereka mengetahui bahwa usaha ahli-ahli tafsir resmi dilangsungkan secara mendalam dan terus-menerus untuk menutupi hal-hal yang bertentangan dengan pengetahuan modern, dengan permainan akrobatik dialektik yang hilang dalam lirik apologi (hal.372). Apa yang perlu kita catat berhubung dengan isi buku ini adalah : (a) Buku ini ditulis oleh seorang Perancis, ahli bedah, yang kagum akan Islam aebagai agama ilmiah, walaupun diakuinya bahwa terdapat keajaiban dalam Tuhan (tidak ada yang mustahil). (b) Buku ini diterjemahkan oleh Prof. Dr. Rasjidi (yang pernah belajar di Perancis) ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa Perancis, yang kemurnian terjemahannya masih perlu dipelajari. (c) Buku ini ditulis dengan menggunakan metode pendekatan ilmiah eksakta (ilmu alam) sebagai cara untuk mengupas ilmu perbandingan agama. Satu pendekatan yang bisa mengelirukan, karena metode yang dipakai dalam ilmu alam berbede dengan metode yang dipakai dalam ilmu agama atau ilmu perbandingan agama. Cara bagaimana ia menguraikan penemuan-penemuan ilmu alam membuktikan pula bahwa

penulis masih bertahan pada metode ilmu alam yang dipakai abad ke-19, tetapi yang sudah ketinggalan zaman setelah A.Einstein dan Max Planck. Dengan demikian penulis tidak menguasai metode penelitian ilmiah yang perlu, sesuai dengan judul buku yang dipilihnya (yakni pertemuan agama-agama dengan sains modern), nampak tidak dipahaminya. (d) Buku ini merekam agama dari kacamata seorang ahli bedah khususnya dan ilmu alam umumnya yang dapat menjelaskan kenapa muncul berbagai kekeliruan, disamping pengetahuannya sendiri tentang agama belum memadai. Misalnya menempatkan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dan Quran dalam tempat yang sejajar sebagai wahyu yang tertulis (hal.11). Injil bagi umat Kristen bukan wahyu tertulis dan juga pengertian tentang wahyu itu sendiri bagi orang Kristen berbeda dengan pengertian Islam. Tulisan ini pada umumnya jelas sangat subyektif dan meremehkan orang lain jika dilihat dari apa yang telah dikutip di atas (hal.372). Itu berarti bahwa orang Kristen sejak semula dianggap bodoh dan tidak jujur, penghayal belaka. III. KRITIK ATAS ORANG KRISTEN DENGAN LATAR BELAKANG ISLAM 2. a. Kritik atas ajaran Kristen oleh pihak penulis Islam tidak lepas ejekan terhadap pribadi enulis Kristen, khususnya mereka yang berlatar belakang Islam, seperti halnya HA. Polemik agama telah kehilangan arahnya dan larut dalam emosi fanatisme. Hal ini tampak dalam tulisan-tulsan HB dalam majalah islam Panji Masyarakat : Dalam PM no. 354 (maret 82). b. HB menulis tentang HA antara lain sebagai (1) orang yang ilmunya tentang Islam dan Kristen masih sangat dangkal berani memamerkan kepindahannya dari Islam ke Kristen sehingga bisa menyesatkan umat awam (Islam-Kristen) yang lebih dangkal ilmunya dari HA. (2) HA telah menyiarkan pendapatnya sendiri yang belum diterima sebagai ajaran Kristen Selanjutnya dikatakan : HA dianggap seorang MUALLAF Kristen yang berasal dari Islam yang mengajak orang-orang Islam masuk Kristen sedangkan dirinya sendiri saja belum dianggap Kristen betul oleh orang Kristen, setelah tak dianggap Islam lagi oleh orang Islam. Dalam PM no.355 (April 82) HB mencap HA sebagai orang yang sesat dan murtad dari Islam, bahkan seakanakan tak beragama . c. Perlu kita catat, bahwa setelah buku-buku HA dilarang (dicetak, diedarkan dan yang memilikinya harus mengembalikannya ke Kejaksaan Agung) cemoohan, ejekan, penghinaan yang sedalamdalamnya terhadap HA masih tetap berlangsung. Ini kita ketemukan dalam PM no 358/Mei/82 dan PM no.363/Juni/82 dengan masing-masing judul Penyakit Hamran Ambrie dan Kemurtadan Hamran Ambrie serta terbitan PM berikutnya.

IV. KESIMPULAN 3. Setelah mempelajari buku-buku/ majalah-majalah penerbitan Islam tentang ajaran Kristen, khususnya Kristen Protestan, baik mengenai Trinitas, Ke-Tuhanan dan Penyaliban Yesus, maupun kitab Injil dan Taurat dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut : a. Adanya sikap yang kurang obyektif disebabkan oleh kekurangan pengetahuan atau kekurangan pendidikan para penulis tentang agama, khususnya ajaran Kristen. Sehingga sadar atau tidak penulis larut dalam subyektifitas dan fanatisme agama. b. Penulis tanpa segan-segan mengkafirkan pemeluk agama lain yang ajarannya tidak sama dengan ajaran agama penulis. c. Banyak penulis telah terjerumus ke dalam perangkap yang diungkapkannya sendiri, sewaktu mengatakan atau membuktikan fenomena agama dengan ratio (akal sehat). Sebenarnya acara ini bertentangan dengan semua ajaran agama, termasuk agama Islam sendiri. d. Bahwa baik ratio maupun tafsiran itu tidak selalu logis; tampak dalam beberapa pendapat para penulis Islam sendiri tentang hal yang sama tidak saja berbeda bahkan kontradiktif (bertolak belakang). e. Banyak penulis hanya menjadi penafsir para penafsir yang menyebabkan semakin kaburnya permasalahan dan mengelirukan. Apalagi karena dikutip secara sepotong-sepotong/ tidak lengkap serta tanpa memahami latar belakang sesuatu pernyataan yang dikutip. f. Dengan berkali-kali mengemukakan bahwa Taurat dan Injil hanya sebagai Kitab Suci bagi Bani Israel berarti bahwa orang Kristen di Indonesia (bukan Bani Israel) dengan demikian tidak beragama/ kafir (pemuja berhala). g. Dengan menyoroti ketidakaslian Alkitab dari berbagai segi para penulis ingin membuktikan bahwa Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru tidak asli, dipalsukan oleh orang-orang Kristen untuk maksud-maksud tertentu. h. Menulis buku-buku keagamaan tentang agama lain oleh penganut agama yang lain dengan mengambil bentuk perbandingan agama dan sekaligus memberi nilai atas benar atau tidaknya ajaran agama lain adalah cara pendekatan yang kurang tepat dan kurang bertanggung jawab/ bijaksana. Penulis ilmu perbandingan agama umumnya dan/apalagi dalam Negara Pancasila khususnya haruslah mampu membebaskan/ menahan dirinya dari penilaian, apalagi nilai-nilai keagamaan. i. Adanya kecaman dan cemoohan dari penulis Islamterhadap pribadi-pribadi Kristen, terutama yang berlatar belakang Islam, tidak akan membantu siapapun yang bermaksud mencari kebenaran melalui suatu polemik keagamaan. Hal ini akan membawa semua pihak hanyut dalam suasana kebencian dan

perpecahan. Jakarta, 22 September 1982. Departemen Penelitian dan Pengembangan Dewan Gereja-Gereja di Indonesia

Daftar buku-buku/ majalah-majalah penerbitan Islam 1. Injil Barnabas Terjemahan : Penerbit : Cetakan :

Husein Abubakar, Abubakar Basjmeleh C.V. Pelita Bandung, Japi, Surabaya 1, 1970

2. Perbandingan Agama KRISTEN DAN ISLAM (Jilid II) Oleh : H.M. Arsjad Thalib Lubis Penerbit : Firma Islamiah Medan 1391-1971 3. NABI ISA dalam AL QURAN dan NABI MUHAMMAD dalam BIJBEL Oleh : Drs. Hasbullah Bakri Penerbit : AB. Sitti Sjamsijah Sala Cetakan : ke 3, 1968. 4. Tauhid & Logika Perbandingan Agama (Al Quran dan Bibel) Oleh : Nazwar Syamsu Penerbit : Ghalia Indonesia, Jakarta, Medan, Surabaya, Yogya 5. Tauhid & Logika 1 : Isa Almasih di Venus Karya : Nazwar Syamsu Penerbit : Pustaka Saadijah, Padang Panjang, Sumatra, Indonesia. 6. Bibel, Quran dan Sains Modern Oleh : Dr. Maurice Bucaille Alih Bahasa : Prof.Dr.H.M. Rasjidi Penerbit : Bulan Bintang, Jakarta. 7. Keesaan Ilahi Oleh : Penerbit :

R. Soedewo P.K Darul Kutubil Islamijjah.

8. Lahirnya Isa Al Masih Oleh : Misbah El Munir Penerbit : P.T. Almaarif, Bandung Cetakan : Pertama, 1979

9. Dialog antara Propagandis Kristen dan Logika Oleh : Drs. Sidi Gazalba Penerbit : Bulan Bintang, Djakarta Cetakan : Pertama, 1971 10. Jawaban atas Kritik Kristen terhadap Islam Oleh : Drs. Sidi Gazalba Penerbit : Bulan Bintang , Djakarta Cetakan : Pertama, 1971 11. Perbandingan Agama Praktis Ketuhanan Nasrani-Islam Oleh : Drs. Sidi Gazalba Penerbit : Dewan Dawah Islamiyah Indonesia (13) 12. Perbandingan Agama Oleh : Drs. Abu Achmadi-Ustads Djafar Amir Penerbit : AB. Sitti Sjamsijah Sala *) 13. Islam dengan Agama Lain Oleh : Drs. Moh. Moudin Sudin Penerbit : Fajar Shadig, Kramat Sentiong, Jakarta *)

14. Al Quran dan Terjemahannya Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Quran Dep. Agama Republik Indonesia 15. Tafsir Quran Karim Oleh : Prof. H. Mahmud Yunus Penerbit : P.T. Didakarya Agung, Jakarta Cetakan : Ke enam belas, 1975 M., 1395 H. 16. Keesaan Tuhan menurut ajaran Kristen dan Islam Oleh : H.M. Arsjad Thalib Lubis Penerbit : Hudaya, Djakarta Cetakan : Ketiga, 1969 17. Muhammad dalam Perjanjian lama dan Perjanjian Baru Oleh : A.H. Deedat Di Indonesiakan oleh : O. Hashem Penerbit : Japi, Kotak pos 161, Surabaya Cetakan : Ketiga, 1965, Japi 18. Wafatnya Almasih dan Al-Azhar Oleh : Saleh A. Nahdi Penerbit : Radja-Pena Surabaya Cetakan : Pertama, 1966, Radja-Pena 19 Jesus dalam Quran

Oleh Penerbit Cetakan

: : :

Saleh A. Nahdi ALBUSJRA, Jakarta Pertama, 1966, Albusjra

20. Majalah Islam PANJI MASYARAKAT No : 354 (21 Maret 1982) tahun XXIII No : 355 (1 April 1982) tahun XXIII Penerbit : Yayasan Nurul Islam, Jakarta 21. Majalah Islam Kiblat Penerbit : Yayasan Kiblat centre, Jln. H.A. Salim 24, Jakarta 22. Nabi Isa dari Palestina ke Kashmir Oleh : Sjafi R. batuah Edisi : Sinar Islam No. 28 Oktober 1970

*) Buku-buku ini tidak/ belum kami dapati dan dengan demikian tidak sempat kami pelajari.

HAMRAN AMBRIE
Comments
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books

Beberapa Tanggapan berkaitan dengan keluarnya Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-039/J.A/5/1982, tanggal 11 Mei 1982
"SINAR HARAPAN" SELASA, 18 MEI 1982 TAJUK RENCANA Teliti, Obyektif Dan Konsisten

Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)

TANPA mempersoalkan tindakan pelarangan itu sendiri, telah timbul pertanyaan sampai dimana Kejaksaan Agung telah mempelajari isi buku-buku karangan Hamran Ambrie dengan teliti sebelum Jaksa Agung mengeluarkan keputusan No. 039/JA/5/1982 tanggal 11 Mei 1982 yang melarang peredaran buku-buku tersebut. Pertanyaan itu timbul oleh karena surat keputusan Jaksa Agung itu dikeluarkan hanya beberapa hari setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan usul kepada Jaksa Agung agar peredaran dari karangan Hamran Ambrie itu dilarang. Yang dikenakan larangan peredaran itu menurut keputusan Jaksa Agung terdiri dari 19 judul buku. Kita tidak menganal buku-buku itu. Kita tidak tau apakah bukubuku itu tebal atau tipis. Tetapi sekiranyapun buku-buku itu termasuk tipis dan masing-masing hanya terdiri dari 100-150 halaman saja, maka keseluruhan isi dari buku-buku yang peredarannya dilarang itu telah meliputi 1900-2850 halaman. Oleh sebab itu timbul pertanyaan apakah Kejaksaan Agung telah dapat mempelajari isi buku-buku itu dengan teliti dalam waktu beberapa hari saja sebelum keputusan pelarangan peredaran dikeluarkan. Pertanyaan ini timbul tidak secara khusus berhubung dengan pelarangan peredaran buku-buku karangan Hamran Ambrie, melainkan menyangkut cara-cara penggunaan kekuasaan dan kewenangan pemerintah untuk melarang peredaran buku-buku dan barang cetakan umumnya. Yang dipertanyakan ialah apakah cara-cara penggunaan kekuasaan dan kewenangan itu menyangkut maslah yang penting, yaitu peredaran buku-buku dan barang cetakan umumnya menjamin adanya ketelitian, keadilan, keobyektifan dan konsistensi. Sekali lagi, yang dipersoalkan di sini tidak melulu pelarangan peredaran terhadap buku-buku tulisan Hamran Ambrie. Pelarangan itu kita lihat sebagai kasus untuk membicarakan masalah penggunaan kekuasaan dan kewenangan pemerintah untuk melarang peredaran buku-buku dan barang cetakan lain pada umumnya. Apabila kita memperhatikan judul-judul dari buku-buku Hamran Ambrie yang dilarang beredar, maka jelas bahwa buku-buku itu termasuk literature keagamaan yang bersifat apologetis dan pelemis. Judul-judul yan disebut pada surat keputusan Jaksa Agung ialah 1.Allah Tritunggal Maha Esa; 2.Allah sudah pulihkan buat saya Hidup Baru dalam Kristus; 3.Keillahian Jesus Kristus; 4.Tidak Ada Nubuat Kenabian Muhammad Dalam Alkitab; 5.Kebenaran Iman Kristiani tidak tersanggah; 6.Pribadi Jesus; 7.Kuasa Rohul Kudus; 8.Anugerah Keselamatan dan Ibadah Kristiani; 9.Allahu Akbar; 10.Jesus ataukah Paulus; 11.Kata Chendah

dalam kitab Hagai, Ibrani; 12.Jawaban atas buku Bibel,Qur'an dan Sains; 13.Membahas kematian dan kebangkitan Jesus Kristus; 14.Surat kepada 2 tokoh Muslim-Jawaban Iman Kristiani; 15.Rahasia Salib; 16.Benarkah ada Nubuat Kenabian Muhammad dalam Alkitab?; 17.Otoritas Alkitab; 18.Almasih yang dijanjikan; 19.Nabi Palsu. Tarus terang kita tidak merupakan pengagum literature keagamaan yang bersifat apologetis dan polemis. Namun adalah kenyataan bahwa literature seperti itu masih banyak beredar, dengan situasi jawab-menjawab. Salah satu buku tulisan hamran Ambrie adalah jawab terhadap buku Bibel,Quran dan Sains Modern, yang beredar di Indonesia sebagai terjemahan dari sebuah buku dalam bahasa asing. Kalu kita tidak salah orisinil dari buku itu adalah dalam bahasa Perancis. Harapan kita ialah agar Kejaksaan Agung mengembangkan cara kerja dan aparat yang menjamin bahwa kekuasaan dan kewenangan untuk melarang peredaran buku-buku dan umumnya barang cetakan, digunakan dengan teliti, adil, obyektif dan konsisten. Tidak hanya secara relative berhubung dengan usul-usul dari masyarakat, tetapi di mana erlu juga atas prakarsa sendiri, Sebab Kejaksaan Agung dapat menjadi kelabakan apabila dalam masyarakat timbul situasi tuntut menuntut secara berlomba-lomba mengenai pelarangan buku-buku dan baranbarang cetakan umumnya. Pada tingkat perkembangan yang lebih lanjut dalam kehidupan kita sebagai Negara dan bangsa, maka kita mengharapkan agar kekuasaan dan kewenangan Jaksa Agung untuk melarang peredaran buku-buku dan umumnya barang cetakan, yang kalau kita tidak salah masih merupakan warisan dari jaman penjajahan dialihkan ke tangan pengadilan. Dalam hal itu maka seperti halnya dalam kebanyakan Negara merdeka, jaksa Agung dapat menyampaikan tuntutan pelarangan peredaran terhadap buku-buku tertentu kemudian pengadilan mengambil keputusan atas tuntutan secara teliti, adil, obyektif dan konsisten.*** -------------------------------------------------------------YAYASAN PENGINJIL "MARANATA" DI INDONESIA-JAKARTA ____________________________________________________________ _ Jakarta, 15 Mei 1982 Kepada Yth. Bapak Jaksa Agung RI di Jakarta Dengan Hormat, Sebelum menanggapi surat keputusan Bapak tertanggal 11 Mei 1982 No. Kep.039/J.A/5/1982 yang disiarkan oleh surat kabar "Merdeka"; Rabu tanggal 13 Mei 1982 mengenai pelarangan penerbitan beberapa buku karangan Sdr. Hamran Ambrie, maka perkenankanlah saya untuk terlebih dahulu memperkenalkan diri : Nama : Dr. Ir. Sampe Tanopa, Master of Science Jabatan dalam gugus kecil Bangsa Indonesia yang beragama Kristen : 1.Ketua Komisi Pekabaran Injil, Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Pasar Minggu

2.Ketua 1 Badan Pendiri Yayasan Penginjilan Maranata di Indonesia. Sehubungan dengan pertemuan Bapak dengan anggota-anggota Pimpinan Majelis Ulama Indonesia hari Senin 10 Mei 1982 (Surat Kabar Sinar Harapan tanggal 11 Mei 1982), maka dengan ini saya menyampaikan tanggapan saya sebagai berikut. Ada pendapat dalam kalangan MUI bahwa terdapat kesalahan-kesalahan dalam beberapa buku karangan Sdr. Hamran Ambrie, karena memutarbalikan interpretasi/arti dari ayat-ayat kitab suci Al'Quran, sehingga menimbulkan keresahan dalam kalangan umat Islam di Indonesia. Agar keresahan ini dapat diredakan, Bapak menjanjikan pada pimpinan MUI untuk melarang penerbitan beberapa buku karangan Sdr. Hamran Ambrie. Untuk menepati janji tersebut dikeluarkan surat keputusan Bapak No. Kep.039/J.A/5/1982, tentang pelarangan penerbitan 19 buah buku karangan Sdr. Hamran Ambrie. Dalam penerbitan surat keputusan Bapak tersebut, menurut pendapat saya ada hal-hal penting yang turut dilupakan antara lain : 1.Penerbitan beberapa buku Sdr. Hamran Ambrie dilaksanakan melalui prosedur hukum yang berlaku di Indonesia (surat izin kejaksaan saya lampirkan bersama ini). 2.Beberapa buku Sdr. Hamran Ambrie ditulis untuk kalangan sendiri 3.Sdr. Hamran Ambrie tidak diberi kesempatan membela diri sebelum surat keputusan pelanggaran diterbitkan 4.Surat keputusan Bapak sudah meredakan keresahan dalam umat Islam, tetapi pada saat yang bersamaan sudah menimbulkan keresahan lain dalam Bangsa Indonesia yang beragama Kristen. Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas, saya mengusulkan kepada Bapak yang sebagai pengendali (penegak) hukum keadilan di Indonesia beberapa hal untuk dipertimbangkan : 1.Sdr. Hamran Ambrie adalah orang yang beragama Kristen, dan buku karangannya merupakan santapan rohani yang kontinu dan sangat berharga bagi sebuah Bangsa Indonesia yang beragama Kristen 2.Sdr. Hamran Ambrie sudah melalui saluran hukum dalam penerbitan bukunya 3.Saya mengusulkan agar dari kedua belah pihak (MUI di satu pihak dan Sdr. Hamran Ambrie di lain pihak) diundang ke meja perundingan dan membentuk satu team untuk mengkaji kebenaran dan kesalahan dari babbab buku Sdr. Hamran Ambrie tersebut (kemudian surat keputusan Bapak dikeluarkan sesuai dengan pengkajian tersebut di atas). 4.Kemudian kepada Bapak Jaksa Agung, saya usulkan agar Sdr.Hamran Ambrie diberi kesempatan untuk mencetak baru bukunya tanpa mencetak lagi bab-bab dalam buku tersebut yang oleh team peneliti dianggap meresahkan pihak umat Islam. Dengan demikian kebutuhan umat Kristen tetap dipenuhi dan tidak menimbulkan keresahan. 5.Semoga Surat Keputusan Bapak jaksa Agung yang diterbitkan sesudah pengkajian oleh kedua belah pihak (umat Islam dan umat Kristen). 6.Saya mohon maaf apabila ada ungkapan-ungkapan saya yang kurang berkenan di hati Bapak, dan saya ucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak mempertimbangkan usul-usul saya. Hormat saya, ttd Dr. Ir. Sampe Tonapa

Tembusan kepada Yth : 1.Sdr. Hamran Ambrie 2.Ketua Majelis Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) di Pasar Minggu 3.Ketua Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) di Jakarta 4.Ketua Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI) di Jakarta 5.Bapak Menteri Kehakiman Republik Indonesia di Jakarta 6.Direktur Jenderal Bimas Kristen Departemen Agama Republik Indonesia di Jakarta 7.Rektor Dekolah Tinggi Theologia di Jakarta 8.Arsip.

-------------------------------------------------------

GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (GPIB) MAJELIS SINODE Medan Merdeka Timur 19 - Telpon: 342895 - Jakarta Pusat __________________________________________________________________ ___ Nomor : 6095/82/MS.XII Jakarta,24 Mei 1982 Lamp : Perihal : Larangan terhadap buku-buku karangan Hamran Ambrie Kepada Yang Terhormat Bapak Jaksa Agung R.I di &#8211; JAKARTA Dengan Hormat, Sehubungan dengan surat keputusan Bapak Jaksa Agung No. Kep. 039/J.A/5/1982, tanggal 11 Mei 1982, tentang larangan peredaran barang-barang cetakan karangan saudara Hamran Ambrie, bersama ini ijinkanlah kami untuk menyampaikan kepada Bapak Jaksa Agung hal-hal seperti tersebut di bawah ini : 1.Buku-buku yang dikarang oleh Saudara hamran Ambrie dan yang telah dilarang beredar oleh Bapak Jaksa Agung termaksud sepanjang kami mengetahui pada dasarnya adalah tidak bertentangan dengan Alkitab dan iman Kristen. Oleh karena itu dapat dibaca oleh kalangan jemaah-jemaah Kristen khususnya jemaah Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB). 2.Selain itu sepanjang kami mengetahui pula buku-buku karangan Saudara Hamran Ambrie tersebut di atas bagi kami adalah bermanfaat dalam usaha meningkatkan iman para Jemaah Kristen/GPIB dengan adanya penjelasan-penjelasan dan jawaban-jawaban terhadap isi buku-buku terbitan penerbit-penerbit Islam atau siapapun juga, sepanjang isi buku-buku tersebut berhubungan dengan iman Kristen yang diuraikan secara keliru ditinjau dari segi kebenaran Alkitab. 3.Kami dapat menyelami maksud-maksud Bapak Jaksa Agung dalam rangka mencegah timbulnya keresahan-keresahan dalam masyarakat dan untuk itu kami juga senantiasa membantu pemerintah walaupun di dalam masyarakat banyak sekali beredar secara umum buku-buku yang akibatnya menurut iman Kristen tidak dibenarkan. Namun kami tetap menahan diri terhadap buku-buku umat beragama lainnya yang secara terbuka beredar dalam masyarakat yang menyinggung iman Kristen kami. 4.Berdasarkan pendapat kami tersebut di atas kami mohon pertimbangan Bapak Jaksa Agung untuk tidak memberlakukan larangan buku-buku yang termaksud dalam surat keputusan Bapak Jaksa Agung No. Kep. 039/J.A/5/1982 bagi umat

Kristen Indonesia, sehingga dengan demikian kemerdekaan pemberitaan Firman Umat Kristen yang bersumber pada Alkitab dapat terwujud dengan seadil-adilnya di dalam Negara kita yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 ini. Adalah sangat kami hargai bilamana atas kebijaksanaan Bapak Jaksa Agung untuk meninjau kembali keputusan bapak Jaksa Agung termaksud di atas dlam rangka menciptakan keadilan dan kesejahteraan sesuai dengan Pancasila dan UUD 45. Demikian untuk menjadi perhatian Bapak jaksa Agung dengan harapan kiranya Bapak Jaksa Agung dapat mempertimbangkan dan mengabulkan permohonan kami tersebut di atas.

Hormat kami, Majelis Sinode GPIB Pendeta A.J Sahetapy Engel, MTh (Ketua Umum) Pendeta G.J Siahainenia, STh (Sekretaris Umum)

Tembusan kepada Yang terhormat : 1.Bapak Presiden R.I 2.Ketua DPR RI 3.Menteri Koordinator KESRA 4.Menteri Koordinator Politik dan Keamanan 5.Menteri Agama RI 6.PANGKOPKAMTIB 7.Dewan Gereja-gereja di Indonesia. -------------------------------------------------------GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA YOGYAKARTA Pertemuan Konsultatif Umat/Lembaga Kristen Yogyakarta Diprakarsai oleh Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Yogyakarta dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia DPD DIY, diselenggarakan pada tanggal 25 Mei;8-9-10 Juni 1982 di Yogyakarta. Partisipasi yang hadir : 1.Utusan Gereja-Gereja Kristen Jawa Yogyakarta (GKJ) 2.Utusan Gereja Kristen Indonesia (GKI) 3.Utusan Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) 4.Utusan Gereja Penyebaran Injil (GPI) 5.Utusan Persekutuan Hubungan Oikumenis Yogyakarta 6.Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Yogyakarta 7.Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) DIY 8.Sejumlah Pendeta dan Warga Gereja Yogyakarta Hal : Himbauan Lamp : 1 (satu) buku Kepada Yth : Badan Pekerja Harian Dewan Gereja-gereja di Indonesia Jalan Salemba raya 10 Jakarta Pusat. "Salam sejahtera dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus!"

Dengan Hormat, Berhubung dengan adanya Surat Keputusan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, No. Kep. 039/J.A/5/1982, tentang larangan peredaran barang-barang cetakan karangan Bapak Hamran Ambrie sebanyak 19 judul yang diterbitkan oleh PBK &#8220;Sinar Kasih&#8221; Jakarta, maka setelah kami mengadakan pertemuan konsultatif untuk memahami dan menilai secara obyektif masalah pelarangan itu, kami sampai kepada kesimpulan sebagai berikut : 1.Adalah hak dan kewajiban Pemerintah untuk mengatur hidup bermasyarakat umat beragama. 2.Kami tidak dapat memehami dan menyetujui dikeluarkannya SK tersebut, dengan pertimbangan bahwa cara atau proses pengambilan keputusan tidak sesuai dengan azas musyawarah untuk mufakat serta azas keadilan (vide: Surat Bapak Hamran Ambrie kepada Bapak jaksa Agung tertanggal 11 Mei 1982 dan kepada Bapak Presiden tertanggal 17 Mei 1982). 3.Bahwa mengingat pentingnya memelihara kerukunan hidup antara umat beragama di Indonesia, maka perlu ditinjau pula buku-buku/majalah-majalah dan penerbitan lain yang menyerang Iman Kristen yang beredar dengan bebas dan leluasa. Menurut hamat kami justru hal inilah yang merupakan sebab diterbitkannya buku-buku yang dilarang dalam SK Jaksa Agung itu. 4.Bertitik tolak dari kesimpulan-kesimpulan di atas, kami berpendapat bahwa apabila buku-buku/majalah-majalah dan penerbitan lain yang membicarakan dengan maksud menyerang iman/keyakinan/kepercayaan umat beragama di Indonesia tidak diadakan peninjauan dan dilarang, maka hal itu akan dapat meresahkan dan meracuni masyarakat serta generasi penerus bangsa> Hal itu dapat mengakibatkan timbulnya pemahaman dan citra yang tidak benar antara umat beragama yang satu dengan umat beragama yang lain. Akhirnya dapat meretakan kesatuan dan persatuan bangsa, sehingga dapat menghambat tercapainya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 5.Bahwa apa yang telah dikemukakan oleh Bapak Hamran Ambrie melalui bukubukunya, terutama yang menyangkut keIllahian Yesus Kristus dan Allah Tritunggal Maha Esa, serta yang berhubungan dengan iman Kristen, yang diterbitkan oleh PBK "Sinar Kasih" Jakarta, tidak menyimpang dari kesaksian Alkitab. 6.Bahwa kami menghimbau kepada Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI) untuk : 6.1Tanggap terhadap persoalan-persoalan di atas 6.2Melaksanakan fungsi kenabian sebagaimana dipesankan misalnya dalam Petrus 3 : 13-17 yang berbunyi 'Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik? Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar. Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah dalam segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang salah dalam Kristus menjadi malu karena fitnahan mereka itu. Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehdaki Allah, daripada menderita karena berbuat jahat.' 6.3Mengusahakan pencabutan SK jaksa Agung tersebut. 6.4Melakukan penggembalaan kepada Gereja-gereja di Indonesia Kesemuanya ini kami kemukakan di dalam kesadaran dan rasa tanggung jawab kami sebagai Warga Negara Indonesia dan sebagai Warga Gereja Indonesia. "Tuhan menyertai kita sekalian, Amin!" Yogyakarta, 10 Juni 1982 Atas Nama Pertemuan Konsultatif

Pimpinan Sidang, Katin Subiyantoro Ketua I DPD GAMK DIY Sarwanto AS Ketua BPC GMKI Yogyakarta Tembusan Kepada Yth: 1.PBK "Sinar Kasih" Jakarta 2.Bapak Hamran Ambrie, Jakarta 3.Dewan Gareja-Gereja Kristen Yogyakarta (DGKY) 4.Vikaris Episkopalis (Vikep) Yogyakarta 5.Partisipan ------------------------------------------------------------------RESUME DISKUSI POLEMIK ISLAM-KRISTEN KASUS HAMRAN AMBRIE OLEH BPC GMKI YOGYAKARTA DI WISMA IMMANUEL PADA TANGGAL 25-5-1982 1. Cita-cita perjuangan Nasional Bangsa Indonesia untuk menciptakan masyarakat adil,sejahtera, tangguh dan lestari yang diwujudkan dlam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 merupakan hal yang perlu kita pertahankan, kita lanjutkan, dan kita tingkatkan dlam mengisi kemerdekaan. 2. Perjalanan dan perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita tidaklah berlangsung tanpa adanya pergolakan-pergolakan, hambatan maupun kesulitan, karena ada usaha-usaha yang langsung maupun tidak langsung, yang nyata maupun tidak nyata dan terselubung untuk menggantikan Pancasila sebagai ideologi, pedoman hidup, cita-cita bangsa, sumber dari segala sumber hukum ideologi yang lain (komunisme, Islam). 3. Adapun peristiwa-peristiwa yang dapat kita lihat sebagai tindakan fisik yang merongrong persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalalah seperti : Peristiwa Permesta, DI/TII, PKI Madiun, G.30S PKI 1965, Kelompok Warman dan sebagai peristiwa yang masih hangat dalam ingatan kita ialah kasus Imran Cs. 4. Usaha-usaha tersebut sampai saat ini tetap ada dan berlanjut walaupun dalam bentuk dan cara yang berbeda, namun dengan tujuan yang tetap sama yaitu minimal mengembalikan Piagam Jakarta dan maksimal menggantikan Pancasila dengan ideologi yang lain (Islam ?). Bentuk dan cara tersebut kalau kita lihat selama ini secara keberadaan orang Kristen sebagai "Warga Negara kelas dua", kemudian propaganda-propaganda yang memutarbalikan kebenaran Kristiani baik melalui mass media maupun publikasi lainnya. Hal tersebut menyebabkan terciptanya kondisi apologetis polemic yang lambat laun mengancam kerukunan kehidupan umat beragama. 5. Dengan berbagai alasan demi menjaga ketenangan Nasional serta utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa, pemerintah secara langsung perlu turun tangan memecahkan persoalan tersebut, namun usaha-usaha yang dilakukan pemerintah pada akhirnya berkecendrungan untuk bertindak tidak adil, tidak obyektif dan diskriminatif terhadap kedudukan dan posisi umat Kristen secara politis. Bisa dilihat dengan timbulnya SK Menteri Agama dan terakhir SK Jaksa Agung tentang pelarangan buku-buku Hamran Ambrie sedangkan di lain pihak masih banyak beredarnya buku-buku yang memutarbalikkan kebenaran Alkitab. Hal tersebut kita rasakan sebagai salah satu yang memprihatinkan, mengingat kehadiran dan peranan Hamran Ambrie yang membantu kehidupan iman spiritual orang-orang Kristen di Indonesia melalui ceramah-ceramah maupun publikasinya yang menarik dan menggugah semangat dan mendorong motivasi orang-orang Kristen sebagai saksi Tuhan yang hidup di tengah-tengah lingkungannya.

HAMRAN AMBRIE
Dukungan Delegasi Nehemia
Salinan dokumen Delegasi Nehemia ketika menghadap DPR RI:
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)

DELEGASI *NEHEMIA*
Sekr. : Jl. Daha II No.\14 Keb. Baru JAKARTA Tel. 773197 DELEGASI NEHEMIA MENGHADAP DPR RI Pada tanggal 19 Juni 1982 Soal : HAMRAN AMBRIE I. Salam : a.w. II. Ucapan Terima Kasih : Kepada : a. Pimpinan D.P.R. RI b. Semua orang yang hadir dalam jumpa muka antara Wakil MPR dan Delegasi NEHEMIA c. TUHAN, yang memberikan Negara Pancasila - Negara yang terbaik di dunia ini khususnya bagi bangsa Indonesia - Dimana prinsip pergaulan hidup tidak didasarkan atas machts verhoudingen melainkan atas dasar kekeluargaan, dimana segala persoalan hendak diselesaikan atas dasar Musyawarah dan mufakat. III. Anggota Delegasi 1. Ds. Soesilo Djojosoedarmo : - Ketua - Sekretaris Jenderal Persekutuan Injili Indonesia (P.I.I.) - Purnawirawan Kolonel Kepala Pendeta Angkatan Laut RI 2. Ds. J.J Matulessy STh SH : - Unsur Gereja GPIB 3. Bambang Sunityo : - Unsur Persekutuan Dosa 4. Jopi Lasut : - Unsur Wartawan Kristen 5. Umar : - Unsur Pendidikan Kristen 6. John Haurissa : - Humas P.I.I 7. S. Panjaitan : - Unsur Usahawan Kristen 8. Dr. H.L. Senduk : - Dewan Pantekosta 9. dr. P.M.H. Sinaga MSc : - Unsur Cendikiawan Kristen 10. Ir. F.C Ondang : - Unsur Sekolah Alkitab

11. Bristol Sinaga : - Sahabat-sahabat Injil IV. LANDASAN IDIIL (PANCASILA & UNDANG-UNDANG DASAR 1945)-(Lihat lampiran I) V. PERSOALAN HAMRAN AMBRIE (Lihat lampiran II) VI. KESIMPULAN (Lihat lampiran III) VII. HIMBAUAN (Lihat lampiran IV) VIII. PENUTUP

LAMPIRAN I : LANDASAN IDIIL (PANCASILA & UNDANG UNDANG DASAR 1945) Bapak-bapak dan saudara-saudara sekalian yang kami hormati, kalau keputusan kami yang kecil ini minta waktu untuk didengarkan oleh Bapak-Bapak yang mewakili rakyat Indonesia, maka maksud dan tujuan kami, tidaklah hendak membawa suatu proses atau suatu mosi tidak percaya, melainkan hendak mengajak Bapak-Bapak untuk memperhatikan suatu kejadian kecil, artinya suatu kejadian yang mengenai rakyat kecil. Warga Negara Indonesia, yang namanya Hamran Ambrie, yang merasa dirinya diperlakukan tidak adil dan sewenangwenang dalam kebebasannya untuk mengeluarkan pendapatnya, sebagai warga Negara yang bebas aktif.

Tetapi sekalipun peristiwa ini kecil, kalau kita lengah, akan bisa berakibat fatal bagi eksistensinya bangsa dan Negara Indonesia. Banyak persoalan-persoalan kemasyarakatan yang tidak dapat diselesaikan secara tuntas, karena kita anggap enteng, kita anggap sepele, tetapi kemudian hari timbul bencana, yang kalau kita selidiki sebab musababnya, ternyata bersumber pada peristiwa yang kita anggap enteng atau sepele tadi. Falsafah Pancasila, yang menjadi dasar Negara Republik Indonesia, memberikan norma-norma yang tegas dalam menyelesaikan sesuatu perkara. Akan tetapi Pancasila menjadi falsafah dan dasa yang lemah disebabkan karena Pancasila hanya kita jadikan simbol, semboyan dan pidato-pidato yang mentereng, dan tidak kita jadikan budaya bangsa Indonesia yang sejati, yakni dengan mewujudkan dalam kehidupan nyata sehari-hari, sebagai landasan cara berfikir, berbicara, bersikap dan berbuat. Corak, bentuk sesuatu masyarakat ditentukan oleh sikap individu yang menjadi anggota masyarakat itu. Kalau sikap individu apatis, tak ambil pusing dan masa bodoh, maka masyarakat itu akan mundur dan hancur. Tetapi kalau sikap individu itu penuh rasa tanggung jawab, maka masyarakat akan terhindar dari kehancuran. Kami, kelompok kecil ini, mencoba mewakili mereka yang merasa mempunyai rasa tanggung jawab itu, baik terhadap Nusa, Bangsa dan Tuhan, tetapi juga mewakili rakyat kecil yang biasanya tidak mempunyai alat untuk manyuarakan hati nuraninya. Negara Pancasila bukanlah Negara agama, tetapi juga bukan Negara sekuler, Pancasila mengajarkan, bahwa kita, setiap warga Negara, ia Islam, Kristen, Hindu atau Budha, masing-masing berhak mencapai kebutuhan individu, asal saja diletakkan diatas batas tanggung jawab sosial. Kita telah berhasil membebaskan diri dari ketidak adilan kaum penjajah dan menjadi bangsa yang merdeka, tetapi dalam kemabokan

kemenangan itu, kita menjadi lengah. Sifat-sifat ketidakadilan dan ketidakbenaran dari kaum penjajah, sadar atau tidak sadar, kita ambil over. Seperti gagasan-gagasan mayoritas dan minoritas. Di hadapan Konstitusi (hukum) semua warga Negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Jangan karena merasa menjadi golongan mayoritas, lalu bertindak sewenang-wenang, boleh menghina yang minoritas, boleh mensalahtafsirkan iman kepercayaan agama lain, dengan dalih-dalih yang dicari-cari atau dalih yang dibuat-buat. Sikap yang semacam itu adalah tidak benar, sikap semacam itu harus diperingatkan, bahwa itu slah, menyalahi dasar Negara Pancasila. Harus dikoreksi dan tidak boleh terulang lagi. Bahwasanya pihak yang difitnah tidak menanggapi fitnahan itu, jangan diartikan bahwa fitnahan itu benar, dan pihak minoritas tidak mempunyai keberanian untuk manjawab. Anggapan itu tidak benar sama sekali, jauh dari itu, tetapi golongan minoritas itu tahu menahan diri justru untuk menjaga keutuhan bangsa, dengan landasan dan keyakinan Becik ketitik, ala ketara, dan pepatah Belanda: Al is de leugen nog zo snel, de waarheid achterhaalt ze wel. Inilah hukum rohani yang abadi, yang menjadi landasan dan keyakinan golongan minoritas. Pancasila mempunyai fungsi moral pembangunan. Di dalam proses pembangunan maka manusia Indonesia berkedudukan sebagi subyek (pelaksana) dan obyek (tujuan/sasaran) dari pembangunan. Dan menghadapi pembangunan ini maka manusia Indonesia sebagai pribadi dan seluruh masyarakat Indonesia, memiliki dalam Pancasila : 1. sumber inspirasi (dalam menyusun rencana dan konsep-konsep) 2. pendorong (memacu kelambatan) 3. penggerak (memberikan semangat yang berhenti) 4. pengarah (menunjukkan arah dan tujuan) 5. sasaran (bentuk, tujuan yang dicita-citakan) Pancasila bukanlah ideology yang mandeg, yang statis, yang diam, melainkan suatu ideology yang hidup dan dinamis. Pancasila memberikan kekuatan untuk melaksanakan cita-cita. Untuk itu dibutuhkan suasana yang menunjang, yaitu : 1. kebijaksanaan peraturan-peraturan (menyangkut kehidupan rakyat seluruhnya) 2. aparatur Negara (supaya merupakan pimpinan yang baik, terlihat dari sikap hidupnya) 3. kepemimpinan (pemimpin yang berkomunikasi langsung dengan rakyat-menjadi teladan-mempunyai pengaruh dan wibawa) Sudah barang tentu sukses atau gagalnya Negara Pancasila terletak dalam sikap mental dan sikap hidup dari segenap Negara Indonesia, dari atas sampai ke bawah, dari pemimpin sampai dengan yang dipimpin, dan masing-masing harus membekali diri dengan NASIONALISME PANCASILA, yang berarti : berpikir, bersikap, berbicara dan berbuat berdasarkan Pancasila. Inilan LANDASAN IDIIL (PANCASILA dan UUD 1945) yang kami bawa sebagai bekal untuk menghadap Bapak-Bapak sebagai wakil rakyat, untuk bersama-sama dengan kami nantinya meneliti dan meninjau

kembali peristiwa Hamran Ambrie, peristiwa kecil, tetapi yang kami anggap bisa menjadi batu sandungan yang besar yang bisa meruntuhkan Negara Proklamasi Republik Indonesia. Konsekwen pada Penataran P-4 maka Pancasila harus dihayati dan diamalkan setiap saat dalam kehidupan sehari-hari, dalam bermasyarakat dan bernegara, dimana saja, oleh setiap Negara Indonesia, baik rakyat kecilnya, terlebih-lebih pemegang kekuasaan Negara. Jelasnya : Kepada kita masing-masing dituntut KEMAUAN untuk semakin hari mendekati kesempurnaan cara berpikir, sikap hidup dan perilaku sebagai warga negarayang penuh rasa tanggung jawab. Kolose 3 : 17, 23 ayat 17 : Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkara atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam Nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh DIA kepada Allah, Bapa kita ayat 23 : adapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

LAMPIRAN II : PERSOALAN HAMRAN AMBRIE BAPAK-BAPAK ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT R.I YTH Kami datang untuk mempersoalkan Warga Negara RI yang bernama HAMRAN AMBRIE (membacakan riwayat hidupnya) 1) Sebagai seorang yang mendambakan kebenaran, maka ia rela untuk memiliki serta meneruskannya kepada sesama manusia apa yang ia peroleh yang begitu berharga. Mengolah penemuannya untuk kemudian disajikan baik dalam kehidupan pribadi yang nyata maupun dalam penjabatan dengan maksud menerangkan hasil penemuannya itu. Kebanggaan dan kebahagiaan yang diperoleh bukan miliknya sendiri, dan karena itu dalam kesukacitaannya menyalurkan pengetahuan itu kepada manusia supaya dapat dimiliki bersama melalui TALENTA KARYA TULISNYA. Kebahagiaan itu ditunjang o.k. Pemerintah Orde Baru dengan landasan idiil PANCASILA & UUD45 khususnya Ps. 28 & 29 memberikan ruang lingkup dan sekaligus jaminan untuk mewujudkannya. Bukankah tidak kurang bangga di dunia mengakui kearif bijaksanaan Pemerintah Republik Indonesia akan tekad supaya gaya hidup ini diteladani sebagai jaminan kemerdekaan-kebebasan dan kegairahan hidup beragama dan kerukunan hidup Umat beragama itu sendiri yang justru dijamin oleh Pemerintah dan Undang-Undang yang berlaku. Sebagai wakil rakyat yang dapat dipercaya, bukankah KEBEBASAN itu justru menjadi HAK setiap warga Negara Indonesia yang akan hanya dijamin oleh Pemerintah dan Undang-Undang yang berlaku, tetapi lebih lagi sudah dijadikan GAYA HIDUP bangsa Indonesia dan

ini terbaca dalam GBHN RI kita, demikian pun tercantum dalam Surat Ketetapan MPR No.\IV/MPR/1973 ttd.22 Maret Bab II E : mengenai WAWASAN NUSANTARA point b - kita menyadari sepenuhnya bahwa bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan berbicara dalam berbagai bahsa daerah, memeluk dan meyakinkan berbagai Agama dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan satu kesatuan Bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya. Bukankah kerawanan kesatuan bangsa sekarang ini akan mengalami suatu uji coba baru, terlebih sesudah sebahagian besar PIMPINAN & PEMIMPIN (formal dan non formal) menikmati penataran P-4 yang cukup mahal dalam biaya serta pengeluarannya demi tercapainya cita-cita bersama tersebut di atas (cf. TURIS ABIDIN?) 2) Marilah kita hayati bersama apa yang tercantum dalam BUKU MATERI Pelengkap Penataran Pedoman Penghayatan & Pengalaman Pancasila hal. 46-47 yang secara gamblang menulis : 1. Percaya dan Taqwa kepada Tuhan YME, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab 2. Hormat dan menghormati dan kerjasama antara pemeluk Agama dan kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup. 3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. 4. Tidak memaksa suatu Agama dan Kepercayaan kepada orang lain. Hal ini lebih jelas lagi dalam DISKUSI PARIPURNA PENATARAN TINGKAT NASIONAL PEMUKA AGAMA SELURUH INDONESIA Pada tanggal 2 Juni 1979 dan khususnya BAB IV point 1. - Kerukunan Umat beragama tidak berarti campur-baurnya ajaran dari masing-masing agama, tetapi kerukunan dalam satu Negara dan Bangsa untuk menciptakan KELUARGA PANCASILA, yang saling menghormati, harga-menghargai dan menanamkan rasa kasih saying dalam suatu pergaulan yang dilandasi oleh MORAL PANCASILA untuk mencapai tujuan nasional. 3) Bapak-Bapak Yang Terhormat, Sejak Warga Negara yang bernama HAMRAN AMBRIE menerima YESUS KRISTUS sebagai Tuhan dan JURUSELAMATNYA PRIBADI, maka kesukacitaannya itu tak dapat dibendung oleh apapun dan siapapun juga untuk tidak meneruskan kepada sesame manusia. Ia terbeban dan nerasa terpanggil untuk mempersembahkan DEDIKASI & KETERAMPILANnya sebagai suatu WUJUD PENGABDIAN kepada Tuhan dan sesame manusia untuk mengisi KEBEBASAN & TANGGUNG JAWAB yang terpadu melalui sejumlah KARYA TULISNYA yang diantaranya 19 BUAH BUKU telah diberangus oleh yang berwajib tanpa mengikuti prosedur yang berlaku di Negara

Republik Indonesia yang adalah Negara Hukum. Tidaklah membahayakan jikalau yang atas usul segolongan manusia dan dalam hal ini delegasi MAJELIS ULAMA ISLAM segera permohonan itu dikabulkan dan dilaksanakan vonis yang mematikan itu cf. SINAR PAGI tgl. 1 Mei 1982 dan POS KOTA 14 Mai 1982 dsb.nya. Pertanyaan sekarng timbul, apakah mungkin hanya dalam beberapa hari saja yang berwenang sudah dapat membaca apalagi meneliti dengan seksama buku-buku tersebut : APA YANG DIANGGAP MENYIMPANG atau MENAFSIRKAN SECARA SALAH sehingga sudah mampu menimbulkan keresahanpada sebahagian bangsa Indonesia ini ? KEHADIRAN BUKU-BUKU KARYA HAMRAN AMBRIE adalah sebagai akibat segala tulisan tanggapan bahkan serangan terhadap IMAN KRISTIANI yang baik dengan sengaja maupun tidak telah dibuat oleh golongan yang kurang bertanggung jawab, sehingga buku-buku tersebut lebih bersifat POLEMIS dan APOLOGETIK dengasn tujuan utama bersifat PENYULUHAN YANG EDUKATIF. 4) MENGINGAT HAL-HAL tersebut di atas maka 3 HAL sekarang patut diperhatikan : 1. HAK ASASI sesorang mengeluarkan pendapat yang ditunjuk juga dan dibenarkan berdasarkan falsafah Negara kita sendiri cf. UUD45 Ps.29 sebagai landasan bangsa yang mencintai kemerdekaan dan kebebasan dalam mewujudkanmasyarakat ADIL & MAKMUR yang merata. KEBEBASAN yang juga merupakan HAKEKAT MARTABAT MANUSIAWI yang bertanggung jawab kepada Tuhan dan sesame manusia, 2. KEHADIRAN ke-19 BUKU KARYA HAMRAN AMBRIE yang kelahirannya hanya sebagai akibat golongan tertentu menyerang dan mendiskriditkan serta memutar balik kebenaran ALKITAB & IMAN KRISTIANI baik melalui jawaban-penjelasan yang diminta maupun hasil korespondensi (cf. dokumentasi yang otentik)beserta pandangan HAMRAN AMBRIE sebagai suatu PERTANGGUNG JAWAB IMAN KRISTIANI yang diyakini. Kesemuanya ini dibukukan dan diterbitkan oleh PBK SINAR KASIH Jl. Asem No.71 Otista Jatinegara (Jaktim) bukannya suatu penafsiran khusus ataupun ajaran tertentu dank arena itu sangat berguna bagi UMAT KRISTEN dalam pertumbuhan iman untuk memahami pendapat golongan lain tentang IMAN yang diyakini sendiri. 3. URAIAN-URAIAN DALAM KARYA TULIS HAMRAN AMBRIE tidak lain dari pada suatu usaha MEMPERTANGGUNG JAWABKAN IMAN KRISTIANI sebagimana wajarnya seorang Kristen harus memberikan dalam MEMBELA KEYAKINANNYA terhadap orang lain. Sebagi WARGA GEREJA Gereje Protestan di Indonesia bag. Barat yang meliputi 22 Propinsi di Indonesia, maka MAJELIS SINODE GPIB di Medan Merdeka Timur No.10 (Jakpus) telah menegaskan dalam suratnya No : 6095/82.MS/MS.XII ttd 24 MEI 1982 bahwa uraian serta penjelasan Bpk HAMRAN AMBRIE adalah ALKITAB dan

DAPAT DIPERTANGGUNG JAWABKAN sehingga GEREJAGEREJA dapat menerimanya secara resmi (cf. edukatif persuasif dan meyakinkan). Itulah sebabnya beliau dapat diangkat menjadi DOSEN di INSTITUT ALKITAB INALTA JAKARTA sejak 1979 yang lalu. BUKU-BUKU yang termasuk golongan patut diberangus dengan alasan talah menimbulkan : keresahan Umat Islam yang hanya merupakan uraian dan penjelasan dan pembelaan terhadap segala bentuk serangan dan tafsiran yang tidak benar terhadap OTORITAS DAN KEBENARAN ALKITAB YANG BAGI UMAT KRISTIANI DI SELURUH DUNIA DAN DEMIKIAN PUN DI SELURUH INDONESIA DIJUNJUNG TINGGI, KARENA SUDAH MENYINGGUNG EKSISTENSI YANG PRINSIPIL GEREJAWI SIFATNYA tak rela dianggap remah oleh golongan tertentu termasuk juga cara penafsirannya. 5) BENAR tidaknya PANDANGAN atau PENDAPAT harus diteliti secara cermat dan untuknya sebaiknya dibentuk suatu team peneliti (cf. studi case) khusus untuk tugas ini. TUGAS MULIA semacam ini dimaksudkan untuk menjamin ketelitian obyektifitasdan konsistensinya dan bukan oleh karena permintaan sesuatu golongan tertentu saja, hal ini perlu demi penegak dirikan kebenaran dan keadilan itu sendiri dalam Negara Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai sebagai NEGARA HUKUM yang menjamin HAK-HAK ASASI dan PELINDUNG HUKUM secara merata bagi setiap warga Negara. MEKANISME dalam penggunaan kekuasaan dan kewenangan yang menyangkut masalah yang penting antara lain peredaran buku, barangbarang cetakan umumnya, perlu diperhatikan dalam pelaksanaan demi KEADILAN ITU SENDIRI. cf. Tajuk Rencana Sinar Harapan tanggal 18 Mei 1982. BACALAH secara berturut-turut ke 19 JUDUL BUKU yang terkena VONIS JAKSA AGUNG No. Kep. 039/J.A/5/1982 ttd 11 Mei 1982 Jakarta. BILA DEMIKIAN keadaannya, maka semua PERATURAN DAN HUKUM yang berlaku di Indonesia BERLAKU BAGI SEMUA WARGA NEGARA TANPA PILIH KASIH, sehingga tidak memungkinkan adanya perasaan diperlakukan kurang wajar atau kurang adil a.l : - adanya warga Negara klas I - dan adanya perlakuan terhadap warga Negara klas II bahkan lebih lagi MENJADI TAWANAN DI NEGARA SENDIRI PULA. COBA TELITI BUKU-BUKU yang mendeskriditkan IMAN KRISTIANI yang begitu banyak beredar di pasaran bebas. BILA GEREJA maupun UMAT KRISTIANI tidak mengadakan reaksi terhadapnya bukan berarti KAMI TAKUT UNTUK MEMPERSOALKANNYA, tetapi secar sungguh-sungguh kami BERDOA KEPADA TUHAN, karena kesemuanya ini (cf.

mengabarkan Injil dsg.nya) adalah PEKERJAAN TUHAN DAN KAMI YAKIN SEYAKINNYABAHWA TUHAN SENDIRI DALAM YESUS KRISTUS AKAN MENYEMPURNAKAN SEGALA PEKERJAANNYA YANG SUDAH DIMULAI (cf. Filipi 1:6 & Filipi 2:9-11) kami sebagai YANG DIPERCAYAKAN MELAKUKANNYA hanya mengikuti dibelakangNya sebagai tanda taat dan setia terhadap PERINTAH DENGAN PANGGILAN MELAYANINYAdimana saja sampai ke ujung-ujung bumi ini cf. Matius 28:18-20 & Markus 16:15-18. Memang benarlah kata-kata mutiara ini - To receive Christ it cost you nothing - To follow Christ it cost you something But to serve Christ it cost you everything. Demikianlah kami atas nama Delegasi NEHEMIA dalam mempersoalkan warga Negara yang bernama HAMRAN AMBRIE, senantiasa berdoa untuk Pemerintah bangsa dan Negara juga Bapakbapak sebagai wakil rakyat yang dipercayai serta diharapkan pengabdiannya MENERUSKAN ASPIRASI YANG HIDUP DI TENGAH-TENGAH RAKYAT dan MASYARAKAT pada umumnya. APA YANG KAMU KEHENDAKI ORANG LAIN BERBUAT TERHADAP DIRIMU, LAKUKANLAH SEDEMIKIAN PULA TERHADAPNYA J a k a r t a 1 8 J u n i 1 9 8 2 t t d

LAMPIRAN III : KESIMPULAN I. MENGENAI MASALAH PANCASILA DAN UUD 1945 1. PANCASILA dan UUD 1945 MAMPU MEMENUHI KEBUTUHAN BANGSA INDONESIA 2. DASAR FALSAFAH PANCASILA YANG TERKANDUNG DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 MERUPAKAN LANDASAN IDIIL YANG LUHUR DAN KUAT YANG MAMPU MEMBERIKAN GAIRAH RANGSANGAN KEPADA SELURUH RAKYAT INDONESIA UNTUK KEUTUHAN BANGSA DI DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT ADIL DAN MAKMUR 3. UUD 1945 MEMBERI LANDASAN STRUKTURIL YANG KOKOH YANG MENJAMIN STABILITAS PEMERINTAHAN 4. UUD 1945 MEMBERIKAN LANDASAN OPERASIONIL YANG MAMPU MEMBERIKAN PENGARAHAN DINAMIKA YANG JELAS 5. PANCASILA DAN UUD 1945 SECARAHARFIAH DAN BATUNIAH PERLU DILESTARIKAN. II.MENGENAI MASALAH KEBEBASAN DAN KEADILAN SEPERTI YANG DIALAMI OLEH HAMRAN AMBRIE 1. KEBEBASAN ADALAH HAK AZASI SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA 2. KEBEBASAN MENGELUARKAN PENDAPAT DIJAMIN OLEH UUD 1945 PASAL 28 DAN 29 3. SEMUA PERATURAN HARUS DIBERLAKUKAN KEPADA SEMUA WARGA NEGARA SECARA MERATA. ORDE BARU MEMPERJUANGKAN PELAKSANAANYA SECARA MURNI DAN KONSEKWEN III.CUKUP ADILKAH KALAU SK JAKSA AGUNG No.KEP 039/J.A/5/1982 TANGGAL 11 MAI 1982 YANG DIKELUARKAN SEBAGI VONIS TERHADAP WARGA NEGARA INDONESIA BERNAMA HAMRAN AMBRIE TANPA MEMENUHI PROSEDUR HUKUM YANG BERLAKU ? SEDANGKAN MASIH BEREDAR DENGAN BEBAS DI INDONESIA SEKIAN BANYAK BUKU YANG MENYERANG DAN MEMUTARBALIKKAN KEBENARAN ALKITAB DALAM PENAFSIRAN IMAN KRISTIANI.

HIMBAUAN HIMBAUAN KAMI HANYA SATU : SUDILAH KIRANYA PIMPINAN D.P.R.D MENYEDIAKAN TENAGA-TENAGA YANG MAU TURBA DENGAN KAMI UNTUK

MENELITI DAN MENINJAU KEMBALI PERSOALAN HAMRAN AMBRIE, SEBAGAI WAKIL-WAKIL RAKYAT. KETUA DELEGASI NEHEMIA t t d (Ds. Soesili Djojosoedarmo)

HAMRAN AMBRIE
My Life
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)

Here's the story of my path to faith... (Riwayat Hidup dan pertobatan....)

A.KELAHIRAN Lahir tanggal 13 Januari 1921 dalam lingkungan keluarga Islam di Amuntai, Kalimantan Selatan.

B.PENDIDIKAN 1.Thn. 1932, Tammat Schakel School di Barabai 2.Thn. 1935, Tammat Woestha School Muhammadiyah (Tsanawiah) di Alabio (Banjarmasin) 3.Akademi Wartawan Indonesia di Jakarta (tidak tamat)

C.PERJUANGAN KEMERDEKAAN : 1.1945-1950, Menggabungkan diri dengan organisasi di bawah tanah "GERPINDOM" (Gerakan Perjuangan Indonesia Merdeka), lihat fotocopy Harian Banjarmasin Post Senin, 2 Pebruari 1981 terlampir 2.Tahun 1947, Ketua Kongres Umat Islam se-Kalimantan

D.PENGALAMAN KERJA 1.Pegawai Negeri : 1936-1938, Hulpschrijver tevens Ajunct Jaksa/ pejabat Jaksa di Muara Teweh 1939-1942, Kas Klerk Locale Werken (BOW) di Barabai Di masa pendudukan Jepang tidak bekerja 1949-1950, Dimasa pendudukan NICA, dalam status interneering, dikerjakan sebagai Pegawai Perumahan (Huisvesting Organisasi). 1950-1952, Imam Tentara Angkatan Darat R.I. dengan pangkat Letda (Pengangkatan oleh Angkatan Darat RI Jakarta). 1952-1954, Redaksi Pers dan radio R.I. Jakarta. 2. Swasta 1947-1949, Pimpinan Redaksi Harian "Terompet Rakyat" di Amuntai (Harian yang berhaluan Republikein)

1951-1952, Pimpinan Redaksi harian "Pengharapan" di Banjarmasin. (Mengalihkan profesi dari Imam Tentara ke Wartawan) 1952-1954, Staf Redaksi Harian "Mimbar Indonesia" bersama-sama dengan Mr.Moh Yamin dan Mr. Yusuf Wibisono serta Dasyraf Rachman (Merangkap pekerjaan sebagai Red. Pers dan Radio R.I.). 1954-1959, a. Penerbit dan pemimpin Redaksi majalah "Jihad" Jakarta b. Pemimpin Redaksi Mingguan Anti Komunis di Bandung c.Translator di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, (khusus untuk Pers) 1966- , Staf redaksi harian "GENTA" yang disponsori Bung Karno 3. Pekerjaan Sambilan 1950-1952, Guru Muhammadiyah dan Khatib di Banjarmasin 1952-1962, Khatib dan Mubaligh di Jakarta

E. MASA PERTOBATAN: 1962, Mulai mengenal Yesus melalui pembacaan Al-Quran Surah Almaidah 68 1969, Dibabtiskan di Gereja Koinonia- GPIB Jakarta 1973, Menerbitkan buku kesaksian "Allah sudah pilihkan buat saya Hidup Baru Dalam Kristus". Sejak saat itu hingga sekarang (1982) menjadi penerbit buku-buku Kristen (PBK) SINAR KASIH 1979, Diangkat menjadi Dosen pada Institut Alkitab INALTA Jakarta hingga sekarang (1982)

Demikianlah riwayat hidup singkat ini telah dikerjakan dengan sebenarnya.

Jakarta, 14 Juni 1982 Yang Membuat Riwayat Hidup,

(HAMRAN AMBRIE)

HAMRAN AMBRIE
My Books
On this page, I'll provide pictures of, and information about, the books that share my views. Buku 1 : ALLAH TRI TUNGGAL MAHA ESA
Peristiwa : Ceramah Hamran Ambrie atas undangan Majelis Ulama Indonesia, yang diprakarsai oleh Panitia Islam, pada tanggal 22 Juli 1979 dengan pokok pembahasan, Ke-Ilahi-an Jesus Kristus dan Allah Tri Tunggal Maha-Esa. Pembahasan : Direncanakan tiga tokoh utama, yaitu : Prof.DR. Hamka, Prof.DR. H.M. Rasyidi Prof.Drs. Hasbullah Bakry H Namun yang datang hadir hanya Prof.DR. H.M. Rasyidi, dengan tambahan 9 orang penyanggah. Pokok Pembahasan : Allah Tritunggal, bukanlah dalam pengertian wujud Allah itu tiga bersatu sebagaimana lazimnya difahami oleh penulis-penulis Muslim, melainkan bahwa Allah yang Esa itu ada Tiga Qudrat Kuasanya yang jelas diuraikan dalam Kitab Kejadian 1:1-3, yaitu : 1. Allah itu mencipta. Sebagai pencipta dalam perjanjian baru disebut "Bapa" (Matius 11:25, Lukas 10:21) 2. Kuasa Allah ke-dua adalah berfirman, dalam Perjanjian Baru disebut "Anak". (Yohanes 1:1,14) 3. Kuasa Allah ke-tiga adalah pemberi hidup, dalam Perjanjian Baru disebut "Rohulkudus" (Yohanes 14:16,26) Disebut Bapa, Anak dan Rohulkudus itu adalah Allah Esa itu sendiri. Kaitannya dengan Yesus Kristus, adalah dua Kuasa Allah, yaitu berfirman dan memberi hidup itu ada di dalam Jesus, dan itulah sebabnya Jesus disapa Anak Allah, atau firman Allah yang hidup, dan Pemberi Hidup. (Yohanes 1:14, 1 Yohanes 1:1,Yohanes 10:10b). Dari penjelasan ini, Prof.DR.H.M Rasyidi memberi tanggapan :"Jika demikian ajaran Kristen, sebenarnya tidak ada masalah yang harus dipertentangkan antara Islam dan Kristen." (lihat halaman 4 baris ke-4 enz).

Buku 2 : ALLAH sudah pilihkan buat saya Hidup Baru dalam Kristus
Peristiwa : Buku kesaksian Hamran Ambrie bagaimana prosesnya sebagai seorang Muslim yang baik, lantas berubah dapat menerima Jesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Pribadinya. Kesaksian adalah merupakan suatu keharusan bagi setiap orang, sebagaimana diamrkan dalam Injil Yohanes dikatakan : "Jikalau Penghibur yang akan Ku utus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku". (Yohanes 15:2627). Isi buku kesaksian : 1. Hamran Ambrie, hanya menyaksikan peristiwa pengalamannya sendiri, bagaimana prosesnya sampai ia menerima Jesus itu tanpa menyinggung-menilai-menyalahkan kepercayaan orang lain. 2. Mula-mula ia menemukannya dalam Quran s.Almaidah ayat 68 yang mengatakan : "Katakanlah! Hai Ahli kitab Kamu tiada pada agama yang sebenarnya, kecuali apabila kamu turuti Taurat dan Injil dan apa-apa yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu" (hal.4) 3. Mula-mula dia ragu, yang mana yang disebutkan "Taurat dan Injil" itu, apakah yang terdapat dalam Bijbel ataukah memang Quran itu sendiri. Untuk ketetapan hatinya, dia berdoa (hal.5) 4. Kemudian dia menemukan keyakinan yang pasti karena hidayat (petunjukkan) Tuhan, yang dijelaskan satu persatu : Jesus disebut Anak Allah, ialah analogi Firman (hal.18) Jesus disebut Tuhan ialah Kuasa Allah ada di dalam Dia (hal.2025) Tauhid Kristiani. Hal 25-30. Allah Tri Tunggal yang Maha Esa (hal.31-36) Kematian dan Kebangkitan Jesus (hal 36-48) Kebenaran Alkitab (hal.48-52) 5. Dalam penguraian kesaksiannya sama sekali tidak mendeskreditkan Islam atau menyalah-nyalahkan ajaran Islam.

Buku 3 : KE-ILAHI-AN JESUS KRISTUS


Peristiwa : Tulisan Hamran Ambrie ini adalah semata-mata menjewab buku tulisan beberapa tokoh Muslim yang menyerang keyakinan iman orang Kristen terhadap Jesus Kristus itu misalnya : 1. Tulisan Hasbullah Bakry dalam bukunya "Nabi Isa dalam Al-Quran dan Nabi Muhammad dalam Bijbel". 2. Tulisan H.M. Arsyad Thalib Lubis dalam bukunya "Ke-Esa-an Tuhan menurut ajaran Kristen dan Islam" 3. Tulisan H.M. Abu Achmadi, Ustadz Dja'far dalam bukunya "Perbandingan Agama" 4. Tulisan Drs. Sidi Gazalba, dalam bukunya "Perbandingan Agama Praktis Ketuhanan Nasrani-Islam" 5. dll. Kesimpulan isi buku ke-Ilahi-an Jesus Kristus : 1. Menjelaskan makna Ke-Ilahi-an Jesus Kristus itu, ialah 2 kuasa Allah (Berfirman dan membimbing) ada di dalam Jesus sebagaimana dijelaskan dalam

Yohanes 14:10. (hal 5-8) 2. Menceritakan kelahiran dan masa kanak-kanak Jesus menurut Alkitab (hal.918) 3. Menjelaskan menurut Alkitab, apakah Jesus itu Allah ataukah manusia (hal 1940) 4. Menjelaskan secara Alkitabiyah, sebabnya Jesus disebut Anak Allah (hal 41-53) 5. Menjelaskan menurut Alkitab, sebab-sebabnya Jesus disebut Tuhan (hal 54-67) 6. Menerangkan pelbagai mukjizat yang ada di dalam kuasa Jesus (hal 68-81) 7. Dalam penjelasan-penjelasan ini dibantah serangan-serangan dan pengertianpengertian yang salah dari penulis-penulis Muslim yang disebutkan di atas. Kesimpulannya : Buku ini ditulis adalah menjawab, memberi penjelasan iman Kristiani dari pengertian penulis-penulis Muslim yang salah

Buku 4 : TIDAK ADA NUBUAT KENABIAN MUHAMMAD DALAM ALKITAB


Peristiwa : Tulisan Hamran Ambrie dalam judul tersebut di atas ini pun hanya semata-mata memberi jawab penulis-penulis Muslim yang senantiasa memberikan tafsiran seenaknya bahwa Alkitab itu sendiri menubuatkan kenabian Muhammad. Hingga dengan penafsiran mereka itu sangat menyakiti hati dan meresahkan iman orang-orang Kristen, buku-buku tulisan pihak Muslim yang disanggah dalam penulisan Hamran Ambrie, antara lain : 1. Buku tulisan H. Mirza Muhammad Idris H.A dalam bukunya yang berjudul "Dialog dengan Advent". 2. Buku tulisan Prof.Mahmud Yunus dalam kitab Tafsir Qur'annya "AlQur'anulkarim". 3. Buku tulisan Drs. Hasbullah Bakry SH dalam bukunya "Nabi Isa dalam AlQuran dan NabiMuhammad dalam Bijbel." 4. Tulisan Drs. Mahmoudin Sudin, dalam bukunya "Islam dengan Agama-Agama lain". Kesimpulan buku ini : 1. Penulis-penulis Muslim itu menafsirkan ayat-ayat Alkitab dengan seenaknya secara salah, misalnya: Ulangan 18:15-22, Injil Yohanes 14:16,17,26, Yohanes 15:25-27, Yohanes 16:7-15 dan lain-lain, yang kemudian oleh Hamran Ambrie dijawab dengan dijelaskan permasalahannya yang sebenarnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam Alkitab, sama sekali tidak terdapat nubuat bagi kenabian Muhammad itu. 2. Dalam penulisan buku ini, Hamran Ambrie sama sekali tidak menyerang keyakinan orang Islam, hanya menyanggah bahwa ayat-ayat Alkitab yang mereka salah tafsirkan itu diletakkan kepada proporsi yang sebenar-benarnya. 3. Bagi orang Islam percaya bahwa Muhammad itu nabi, adalah hak kepercayaan mereka, namun tidaklah benar bahwa Alkitab sudah menubuatkan akan kenabiannya itu. Penafsiran yang salah ini memang seyogianya harus disanggah, sebagai hak azasi setiap pemilik kepercayaan, dalam hal ini Hamran Ambrie yang mempercayai Alkitabnya sebagai Firman Tuhan-nya menjaga jangan sampai salah gunakan dengan maksud-maksud yang tidak benar itu. 4. Hamran Ambrie lakukan ini, adalah karena panggilan imannya.

Buku 5 : Kebenaran IMAN KRISTIANI tidak tersanggah


Peristiwa : Menjawab tantangan iman Kristiani yang disampaikan dengan surat oleh Sdr.Abdul Qadir Audah, Guru/ Mubaligh Islam Cilacap, Jawa Tengah. Isi buku : Dalam isi keseluruhannya adalah hanya semata-mata menjelaskan iman Kristen menurut Alkitab. Halaman 4 "Iman dan akal". Banyak orang menyangka bahwa Iman Kristen itu, sama sekali tidak menggunakan akal, yang ada hanya percaya secara membabi buta saja. Hal ini dijelaskan. Begitu pun juga A.Qadir Audah ini memperkirakan, tepatnya menuduh bahwa Alkitab itu bukanlah kitab suci yang benar. Untuk ini dijelaskan. Begitupun juga penyebutan Jesus Anak Allah, Tuhan dll. Hamran Ambrie berusaha menjelaskan tanpa menghinakan kepercayaan iman orang Islam. Memberi jawab dengan menjelaskan, setiap permasalahan yang ditantang adalah hak dan kewajiban setiap orang yang beriman. Dengan adanya penjelasan-penjelasan ini menyebabkan A.Qadir Audah tidak mengadakan tantangan lagi. Dengan istilah lain bahwa penjelasannya Hamran Ambrie tidak tersanggah kebenarannya. Kesimpulannya : Setiap orang beriman dalam Kristus Jesus sudah diamarkan untuk melakukan tugas ke-nabi-an yang memberi jawab dan penjelasan sebagaimana disebutkan dengan nyata dalam I Petrus 3:15-16.

Buku 6 : PRIBADI JESUS


Peristiwa : Buku tulisan Hamran Ambrie ini memberikan jawaban atas tulisan Hasbullah Bakry dalam bukunya yang berjudul "Nabi Isa dalam Al-Quran dan Nabi Muhammad dalam Bijbel". Kesimpulan isi buku : 1. Isa Almasih atau Jesus Kristus itu adalah oknum yang dipercayai secara iman oleh Islam dan Kristen 2. Untuk ini Hamran Ambrie, membuktikan kepercayaan yang sama itu menurut Alkitab dan Quran : 1.Jesus itu seorang anak manusia (Alkitab dan Quran hal 1) 2.Jesis itu adalah Hamba Allah (Idem.hal 2) 3.Jesus itu lahir dari Rohulkudus (seturut Alkitab dan Quran hal 3) 4.Jesus itu penjelmaan Kalam Allah (Alk. + Quran hal 3) 5.Jesus itu seorang nabi (Alk. + Quran hal 4) 6.Jesus itu utusan Allah (Alk. + Quran hal 8) 7.Jesus itu adalah Mesias (Alk. + Quran. hal 10) 8.Jesus itu Juruselamat (Alk. + Quran hal 12) 9.Jesus itu Anak Allah (hanya Alkitab hal 16) 10.Jesus itu Tuhan (hanya Alkitab hal 17) 11.Jesus itu banyak berbuat Mukjizat (Alk. + Quran hal 18) 12.Jesus telah bangkit dari antara orang mati (Alk. + Quran hal 22) 13.Jesus akan datang kembali (Alk. Dan Hadist hal 25) 3. Kutipan-kutipan Quran dan Haist itu adalah sesuai dengan terjemahan dari buku-buku orang Islam sendiri. Kesimpulannya isinya, hanya perbandingan secara obyektif.

Buku 7 : KUASA ROHULKUDUS


Peristiwa : Istilah "Rohulkudus" antara Islam dan Kristen dalam pengertian yang berbeda. Buku ini, oleh Hamran Ambrie menjawab atas tanggapan Redaktur Kiblat, sdr.H.M. Joesoef Sou'yb, yang hendak memaksakan bahwa Rohulkudus itu adalah malaikat Jibril, bukan Allah. Kesimpulan isi buku : 1. hamran Ambrie hanya menjelaskan bahwa Rohulkudus bagi iman Kristen adalah Allah sendiri (hal 1-11) 2. Rohulkudus memberi Kuasa dan Keberanian untuk bersaksi (hal 12-44) 3. Pekerjaan Rohulkudus dalam gereja (hal 44-45) 4. Buah-buah Rohulkudus (hal 45-46) Kesimpulan : Buku "KUASA ROHULKUDUS" ini sama sekali tidak menyinggung keyakinan kepercayaan agama orang lain, dalam hal ini misalnya Islam. Orang-orang Islam seharusnya tidaklah perlu memaksakan pemahamannya bahwa Rohulkudus itu adalah Malaikat Jibril, harus juga dipahami atau dianut pengertiannya demikian itu oleh orang-orang Kristen. Perlu dicatat, bahwa iman Kristen, sama sekali tidak berorientasi kepada ajaran Islam.

Buku 8 : ANUGERAH KESELAMATAN dan IBADAH KRISTIANI


Peristiwa : Tulisan Hamran Ambrie ini adalah memberi jawab atas tantangan, cemoohan, dan hinaan-hinaan yang disampaikan oleh : 1.Studi Islam, media dari Jemaah Ahmadiyah Jakarta, mengenai masalah "Dosa Warisan". 2.A.Hasan dari Persatuan Islam Bangil, dan bukunya "Benarkah Isa disalib?" Ibadah Kristiani. 3.Drs. Hasbullah Bakry dalam bukunya,"Nabi Isa dalam Quran dan Nabi Muhammad dalam Bijbel"-idem. 4.M.Mohammad, dalam bukunya "Dialog Ahmadiyah dengan Advent"- idem. Ringkasan isi buku : Tulisan hamran Ambrie dalam buku "Anugerah Keselamatan dan Ibadah Kristiani" ini semata-mata menjawab dan menjelaskan prasangka dan perkiraan yang slah, disamping hinaan dan cemoohan mereka. 1. Hamran Ambrie menjelaskan, bahwa bagi Iman Kristen, bahwa keselamatan itu adalah semata-mata anugerah Allah, bukan hasil usaha amal ibadah masingmasing pribadi manusia. 2. Hamran Ambrie juga menjelaskan tiga macam ibadah orang-orang Kristen yang rupanya tidak dikenal oleh penulis-penulis Muslim itu, yaitu : Sembahyang, Puasa dan Zakat, berdasarkan Alkitab (halaman 25) Orang mengira, bahwa dalam agama Kristen itu sama sekali tidak mengenal arti sembahyang, yang mereka tahu hanya doa, yang diistilah mereka hanya tahlilan. Juga tidak mengenal puasa, perkiraan mereka itu salah, dan ini dijelaskan. Juga mengenai Zakat bagi orang Kristen, bukan sekali setahun, tetapi setiap saat mendapat berkat sebanyak 10%. Penjelasan-penjelasan adalah menjadi beban kewajiban Hamran Ambrie memberikan penjelasan, agar mereka tidak terus-menerus salah penilaiannya terhadap iman Kristen yang sebenarnya.

Buku 9 : "ALLAHU AKBAR"


Tulisan Hamran Ambrie ini adalah untuk memberi jawab atas buku tulisannya sdr. Sidi Gazalba dalam bukunya yang berjudul "Perbandingan Agama Praktis keTuhanan Nasrani-Islam" yang diterbitkan oleh Dewan Da'wah Islamiayah Indonesia, Jakarta, yang hendak membedakan Allahnya orang Islam dan Kristen, yaitu : Islam : Allah Maha Esa Kristen : Allah Maha Tiga (hal 10) Kesimpulan isi buku : 1. Hamran Ambrie mengemukakan bahwa Allah yang dipercaya oleh tiga agama serumpun, yaitu : Yahudi, Kristen dan Islam adalah sama : Allah, Khalik langit dan bumi (hal 2) Allah, Esa adanya (hal 3) Hanya Allah yang wajib disembah (hal 4) Allah itu tidak ada persamaannya (hal 5) Allah itu tidak nampak di pandangan mata (hal 5) Allah itu Rahmani dan Rahimi (hal 6) Allah itu kekal dan Maha Kudus (hal 8) 2. Untuk membuktikan persamaan-persamaan itu, Hamran Ambrie buktikan dengan nats-nats Alkitab dan Al-Quran 3. Hamran Ambrie juga membuktikan bahwa menurut Al-Quran, Islam dan Kristen itu adalah hidup rukun dan berkasih saying (hal 12-15) 4. Hamran Ambrie memberikan koreksi atas ayat-ayat Al-Quran yang disalahgunakan untuk mendiskreditkan Kristen (hal 15-30) 5. Hamran Ambrie juga menulis pengertian syirik menurut iman Kristen (hal 31) Dalam seluruh isi buku, sama sekali tidak menyinggung menilai salah bagi kepercayaan agama Islam. Penulis-penulis Islam diperingatkan supaya tidak menggunakan ayat-ayat AlQuran secara salah untuk mendiskreditkan iman Kristen.

Buku 10 : JESUS ataukah PAULUS


Peristiwa : Sdr. M.A. Fadly, Pembina masjid Agung Cimahi berinisiatif membuka dialog-korespondensi menyerang iman Kristen yang dianut oleh Hamran Ambrie, dengan mengemukakan masalah, bahwa : Paulus itu adalah nabi palsu. Masalah Tritunggal yang dianggapnya sangat tidak masuk akal. Dan lain-lain. Isi buku : Seluruh isi buku Hamran Ambrie memberikan fakta, bahwa ajaran Paulus itu adalah sejajar dengan ajaran Jesus Kristus. Karena sangatlah tidak beralasan kalau Paulus dikatakan mengajarkan ajaran palsu yang bertentangan dengan ajaran Jesus Kristus. Begitupun tuduhan dan tantangan Tritunggal yang oleh M.A. Fadly dituduhnya sebagai ajaran palsu diluar alkitab, oleh Hamran Ambrie diberikan jawaban dan penjelasan Alkitabiyah. Kesimpulannya, bahwa penulisan buku ini, sangat terbatas dengan memberikan jawaban dan penjelasan apa yang dipertentangkan atau dituduhkan oleh M.A Fadly itu. Menjelaskan iman Kristiani, adalah merupakan hak dan kewajiban setiap orang Kristen, sebagaimana juga berlaku bagi setiap orang kepercayaan lain.

Buku 11 : Kata 'CHEMDAH'


Peristiwa : Sekelompok pemuda-pemuda Islam di FE UNAIR Surabaya yang dibawakan oleh Ezif Fahmi, mengadakan tantangan iman Kristen, bahwa dalam kitab Hagai bahasa Ibrani ada terdapat istilah kata "Chemdah" yang bermakna "terpuji" menggambarkan nubuat bagi kenabian Muhammad. Orang Kristen harus mempercayai, karena jelas katanya terdapat dalam kitab sucinya orang Kristen itu sendiri (hal 3 point 8) Isi buku : Dalam buku ini jelas Hamran Ambrie memberi jawab atas tantangan ini, dengan menjelaskan bahwa kata chemdah itu sama sekali tidak diartikan terpuji atau Muhammad. Chemdah dalam bahasa Ibrani tidak sama artinya dengan bahasa Arab, meskipun sebutan sama. Bahasa Ibrani berarti keinginan, namun dalam kata yang sama, bahasa Arab bermakna alat pemadam. (hal 26) Kesimpulan dari isi tulisan ini sama sekali tidak ada menilai hina atau salah iman Islam. Penulisan Hamran Ambrie hanya memberi jawab tantangan yang dikemukakan oleh kelompok pemuda Islam FE. UNAIR Surabaya ini dengan penuh kasih a.l. misalnya hal 27 point 3, penguraian lain-lain yang ditantangkan kepadanya. (hal 30-44).

Buku 12: "JAWABAN atas buku B.Q.S"


Peristiwa : Prof. Dr. H.M.Rasyidi menterjemahkan buku tulisan Dr. Maurice Bucaille dengan judul "Bibel, Quran dan Sains Modern" yang isinya sangat menyinggung perasaan setiap orang Kristen yang beriman. Buku ini bukan saja bebas terjual di toko-toko buku, namun juga dijadikan buku wajib bagi mahasiswa di UI dan Jayabaya dalam mata pelajaran perbandingan agama. Isi buku : Jawaban atas buku B.Q.S adalah semata-mata penulisan Hamran Ambrie untuk memberi jawab point demi point dari buku terjemahan H.Rasyidi itu, yang sangat dirasakan menyinggung perasaan iman setiap orang Kristen karena diuraikan secara salah jauh dari kebenaran yang wajar. Hamran Ambrie berbeban untuk memberi jawab dan penjelasanimannya yang selama ini dirasakan sangat dirugikan oleh kehadiran buku "Bibel, Quran dan Sains modern", terjemahan H. Rasyidi itu. Untuk jelas bagi pembacanya,Hamran Ambrie selalu mengutip masalah/ kalimat terjemahan H.Rasyidi itu, lalu dijawab dan dijelaskan kedudukan sebenarnya, hingga setiap orang akan disadarkan betapa kelirunya penguraian buku terjemahan H. Rasyidi itu dipandang dari segi Alkitab kepercayaan iman Kristen. Kesimpulan : Bahwa dalam buku tulisan Hamran Ambrie ini, sama sekali tidak menyinggung kepercayaan iman orang-orang Islam, melainkan semata-mata menjelaskan iman Kristen yang disalah artikan oleh H.Rasyidi itu. Kalau buku terjemahan H. Rasyidi yang menyerang iman Kristen itu bebas secara terbuka diperjual belikan, tidak ada alasan untuk melarang beredarnya buku tulisan Hamran Ambrie yang sekedar berisi jawaban dan penjelasan atas iman Kristen yang menjadi pokok serangan H. Rasyidi itu.

Buku 13 : Membahas : KEMATIAN DAN KEBANGKITAN YESUS KRISTUS


Peristiwa : Tulisan Hamran Ambrie ini adalah menjawab tantangan penyangkalan Ahmadiyah bahwa Yesus tidak mati disalib, dia hanya pingsan mati biasa di Srinagar dalam usia 120 tahun. Penyangkalan golongan Ahmadiyah ini ditulis dalam bukunya yang berjudul "At Tajdidfil Islam" jilid ke III. Ringkasan isi buku : 1. Hamran Ambrie memberi jawab dan penjelasan atas tantangan penyangkalan golongan Ahmadiyah ini dengan menunjukkan kepada 8 pembuktian bahwa Yesus itu memang mati dan bangkit diantara orang mati (hal 7-11) 2. Juga Hamran Ambrie memberi jawab atas 10 macam alasan penyangkalan mereka dengan mengemukakan pelbagai argumentasi yang meyakinkan (hal 1220) 3. Hamran Ambrie meyakinkan kebenaran adanya Kebangkitan itu kepada kesaksian penulis-penulis Injil, dengan argumentasi yang meyakinkan atas 11 macam pembuktian (hal 21-31) Kesimpulan : Dalam penjelasan iman Kristen tentang kematian dan kebangkitan Yesus ini, sama sekali tidak mendiskreditkan iman Islam. Sangat terbatas kepada menjelaskan iman kepercayaan orang Kristen saja, namun cukup meyakinkan dengan argumentasi rasionil.

Buku 14 : "SURAT KEPADA TOKOH MUSLIM"


Peristiwa : 1. Prof.DR. Hamka menulis dalam Panji Masyarakat di dalam ruang dari hati ke hati berjudul "KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA", dalamnya dituduhkan bahwa penganut agama Kristen itu adalah musyrik tidak ber-Tuhan yang Maha Esa (hal 9 point 5) dan lain-lain. 2. Prof. Hasbullah Bakry menulis dalam harian Merdeka Jakarta dengan judul "SUATU PENJELASAN MENGENAI PENGERTIAN ROHULLAH", juga disinggung bahwa Tritunggal ajaran Kristen itu adalah salah. Isi buku : Hamran Ambrie menulis memberi jawab atas pandangan yang salah dari kedua tokoh Muslim ini atas ajaran Kristen. Naskah sanggahan ini pada mulanya dikirimkan kepada Panji Masyarakat dan Merdeka untuk dimuat sebagai "hak jawab", namun kedua mass media ini tidak mempedulikannya. Hamran Ambrie merasa imannya dirugikan dengan keterangan yang tidak benar dan tidak wajar itu. Untuk itulah Hamran Ambrie memuat kembali kedua surat naskah itu dalam brosurnya di atas, namun sama sekali tidak menilai Islam. Hamran Ambrie hanya berbeben memberi jawaban kebenaranimannya dalam pengajaran Kristen yang dianutnya. Kesimpulan : Bahwa tidak ada alasan sama sekali kalau buku brosur ini yang hanya menjelaskan iman Kristennya dilarang beredar, yang sama sekali bukan menyerang atau menentang iman orang lain (Islam).

Buku 15 : "RAHASIA SALIB"


Peristiwa : A.Hasan Tou aktivis missi Ahmadiyah menulis dalam brosur "MENYINGKAP MISTERI SALIB" yang kemudian dikirim secara khusus kepada Hamran Ambrie untuk dijawab (hal 1) Isi buku : Hamran Ambrie dengan bijaksana untuk menjaga obyektifitas permasalahan yang dibahas, senantiasa mendahulukan menulis tantangan pihak lawannya, kemudian baru diberikan jawaban dan penjelasan. Hingga setiap permasalahan orang dengan mudah menilainya. 1. Wahyu 10:1-2 ditafsirkan secara salh oleh A.Hasan Tou; seakan-akan itulah yang dimaksudkan S.Alfatihah menurut Quran. Hamran Ambrie, memberikan jawab dan penjelasan terbatas dalam persoalan yang ditantangkan itu saja (hal 6-9) 2. Makna Salib dan Penebusan Dosa Warisan, oleh A.Hasan Tou dianggap suatu doktrin yang tidak dikenal oleh umat Kristen masa lampau. Hamran Ambrie memberi jawab dan penjelasan makna Salib dan Penebusan dosa itu berdasarkan Alkitab (hal 10-19) 3. Kematian dan Kebangkitan Yesus oleh A.Hasan Tou disangkal dengan menggunakan ayat-ayat Quran dan akalnya sendiri. Sebagai orang Kristen memang wajar Hamran Ambrie memberi jawab dan penjelasan berdasarkan Alkitab (hal 20-34) 4. Kebangkitan Yesus, penyangkalan Ahmadiyah ini dijawab pada halaman 34-42.

Buku 16 : "Benarkah ada Nubuat Kenabian Muhammad dalam ALKITAB"


Peristiwa : A.Hasan Tou sebagai aktivis missi Ahmadiyah dlam brosurnya yang ditangani oleh suatu tim khusus proyek mau-Izhatul Hasanat Jemaat Ahmadiyah Denpasar Bali menulis dalam brosurnya yang berjudul "JESUS DAN MUHAMMAD DALAM PERSPEKTIF HUBUATAN" dikirimkan secara khusus kepada Hamran Ambrie untuk ditelaah dan dijawab, antara lain mengenai masalah : makna salib dan penebusan dosa, Dogma Trinitas, Siapakah Almasih yang dijanjikan akan datang itu. Isi buku : Dalam buku penulisan Hamran Ambrie di atas secara khusus memberikan jawab bahwa di dalam Alkitab sama sekali tidak pernah da dinubuatkan kehadiran Muhammad sebagai nabi (hal 1-8) 1. Penyangkalan A.Hasan Tou atas Injil sebagi wahyu Allah, Hamran Ambrie memberi jawab dengan penjelasan apa yang sebenarnya dikatakan Injil itu, sebagi kitab kesaksian atas sabda perilaku serta kehidupan sebagai Firman yang hidup (hal 8-17) 2. Mengenai nama Jesus atau Isa Almasih itu tidak hanya dipercayai dan dibicarakan oleh Injil umat Kristen, tetapi juga dibicarakan dan dipercayai oleh Quran dan umat Islam.

Buku 17 : "OTORITAS ALKITAB"


Peristiwa : Sudah menjadi rahasia umum, secara terbuka hanya penulis-penulis Islam senantiasa menulis Alkitab itu adalh "kitab palsu, bukan kitab yang berisikan wahyu Allah" dan lain-lain. Isi buku : Penulisan buku OTORITAS ALKITAB ini, Hamran Ambrie memberikan penjelasan dan koreksi atas pendapat-pendapat penulis muslim, antara lain : Hasbullah Bakry, Drs. Mahmoudin Sudin, Drs. Abu Achmadi dan kawan-kawan, Drs. Sidi Gazalba, dan lain-lain dalam pembahasan khusus : 1. Pembuktian bahwa Alkitab itu wahyu Allah (hal 1-5) 2. Hasil penemuan Qadi Qumran adalah sesuai dengan naskah yang ada saat ini (hal 6-8) 3. Prasangka masyarakat Islam terhadap kebenaran Alkitab, oleh Hamran Ambrie dijelaskan kebenarannya (hal 8-14) 4. Tentang penulisan Alkitab, makna terilham, bagimana perjanjian lama dan baru ditulis, oleh Hamran Ambrie dijelaskan dalam halaman 14-18 5. Menjawab beberapa pertanyaan tentang Alkitab, mengenai silsilah Jesus yang ditulis oleh Hasbullah Bakry, masalah Tritunggal oleh Mahmoudin Sudin dan kawan-kawan oleh Hamran Ambrie dijelaskan secara Alkitabiyah (hal 18-48) Kesimpulannya, seluruh isi buku "OTORITAS ALKITAB", melulu menjelas dan membuktikan kebenaran Alkitab itu sebagai firman atau wahyu Allah, sejak Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru yang diterima oleh setiap orang Kristen dengan iman sampai saat ini.

Buku 18 : "ALMASIH YANG DIJANJIKAN"


Peristiwa : A.Hasan Tou dari jemaat Ahmadiyah, menulis dalam brosurnya "Mau izhat el Hasanat" No.2 mengutip ayat-ayat Alkitab yang ditafsirkannya sendiri sebagi nubuat kenabian Muhammad, dan mengarahkan bahwa Almasih yang dijanjikan Alkitab itu adalah Mirza Gulam Ahmad, nabinya golongan Ahmadiyah. Kehadiran tulisan A.Hasan Tou itu adalah menyesatkan iman orang-orang Kristen. Isi buku : Hamran Ambrie dengan iman menjelaskan bahwa ayat-ayat Alkitab yang dikutip oleh A.Hasan Tou itu sama sekali tidak menunjukkan sebagai nubuat kehadiran Muhammad sebagi nabi (hal 2-12) 1. Hamran Ambrie, menyanggah tuduhan A.Hasan Tou bahwa Alkitab itu sudah dirobah-robah (hal 12-15) 2. Hamran Ambrie menjelaskan bahwa Almasih yang dijanjikan akan datang itu baik menurut iman Kristen maupun Islam, adalah Isa anak Maryam, bukan Mirza Ghulam Ahmad (hal 15-25) Kesimpulannya : Bahwa penulisan buku "Almasih yang dijanjikan" semata-mata memberi jawab atas pemikiran yang salah dari A.Hasan Tou atau golongan Ahmadiyah yang hendak mengarahkan pengertian itu kepada Mirza Ghulam Ahmad, adalah tidak sesuai dengan Alkitab. Pengajaran Ahmadiyah yang menyesatkan iman Kristen ini, seyogyanya yang harus dilarang, bukan karangan Hamran Ambrie yang membela kebenaran Alkitab itu.

Buku 19 : "NABI PALSU" Matius 24:11


Peristiwa : Lanjutan tantangan M.A. Fadly atas iman Hamran Ambrie, untuk meyakinkan bahwa Paulus itu adalah nabi palsu. Juga M.A.Fadly ingin meyakinkan bahwa kenabian Muhammad itu sudah dinubuatkan dalam Alkitab. Isi buku : Hamran Ambrie memberi jawab dan penjelasan makna nabi palsu yang diungkapkan oleh Jesus dalam Matius 24:11 yaitu setiap ajaran yang tidak sejajar dengan ajaran Jesus, adalah merupakan nabi palsu. Ajaran Paulus, adalah sejajar dengan ajaran Jesus, karena itu dia bukanlah nabi palsu yang dikehendaki M.A.Fadly. Juga diberikan jawaban, bahwa seluruh isi Alkitab tidak ada fakta yang meyakinkan adanya nubuat kenabian Muhammad. Setiap nats yang dikemukakan oleh M.A.Fadly diberikan jawaban dan penjelasan Alkitabiyah. Kesimpulan, bahwa dalam buku ini sama sekali tidak ada alasan melarang beredarnya karena tidaklah merupakan serangan atas iman orang lain (Islam) melainkan mempertahankan imannya Hamran Ambrie sendiri (keKristenannya) dengan wajar dan penuh kasih.

Karya Tulis Apologia Kristen oleh Hamran Ambrie yang diterbitkan oleh PBK Sinar Kasih : 1. ALLAH, sudah pilihkan buat saya Hidup Baru Dalam Kristus (Kesaksian) 2. Allahu Akbar 3. Ke-Ilahi-an JESUS KRISTUS 4. KUASA ROH KUDUS 5. PRIBADI JESUS 6. Kematian dan kebangkitan JESUS KRISTUS 7. ANUGRAH KESELAMATAN dan Ibadah Kristiani 8. TIDAK ADA NUBUAT Ke-Nabia-an Muhammad dalam ALKITAB 9. JESUS atau PAULUS, korespondensi dengan M. Fadly di Cimahi 10.NABI PALSU, korespondensi dengan M. Fadly di Cimahi 11.RAHASIA SALIB, korespondensi A. Hasan Tou di Denpasar, Bali 12.ALLAH TRITUNGGAL Maha Esa. Dialog dengan DR. KH. Rasyidi. dkk 13.IMAN KRISTIANI tidak tersanggah, Abd. Qadir Audah vs HA 14.BENARKAH ada nubuat ke-nabi-an Muhammad? A. Hasan Tou Vs HA 15.ALMASIH dijanjikan, korepondensi A. Hasan Tou vs HA 16.OTORITAS ALKITAB 17.JAWABAN atas buku Bible, Quran dan Sains Modern, DR. Maurice B 18.SURAT kepada 2 tokoh Muslim, Prof. Hamka dan Prof. Hasbullah Bakry, S.H 19.CLIPPING "UTAMA" Guntingan pers tentang Hambran

Ambrie 20.Istilah Kata 'Chemdah' Ezif F, dkk (FE UNAIR) SBY vs HA 21.JAWABAN fatwa siaran M.U.I tentang Perayaan Natal Bersama 22.UNTUK SIAPA Nubuat Yesaya 7:14? Ezif Fahmi. (FE UNAIR) vs HA 23.NILAI PENULISAN dan Kesucian Alkitab, Ezif Fahmi vs HA 24.Yang dikurbankan: ISHAK atau ISMAEL? Ezif Fahmi (FE UNAIR) vs HA 25.MENCARI KEBENARAN, - Ezif Fahmi. dkk (FE UNAIR) vs HA 26.Makna PRAKLETOS dan TAURAT masa kini, Ezif Fahmi. (FE UNAIR) vs HA 27.MUHAMMAD dan ISLAM, Pandangan Nasrani, Ezif F. (FE UNAIR) vs HA 28.Membahas buku "Ke-Ilahi-an Jesus Kristus" Ezif F. (FE UNAIR) vs HA 29.SURAT DARI MESIR, - Ali Yakub Matondang di Kairo vs HA 30.Dosa Warisan, (Jawaban kepada Sdr. Niesby Sabangkingkin) 31.Membahas INJIL PALSU BARNABAS, (Jawaban ke Majalah Panji Masyarakat) 32.KOREKSI ..Iman Kristen di mata Prof. KH. Hasbullah Bakry, S.H 33.MENJAWAB TANTANGAN, Imam Musa Studi Islam/Ahmadiyah 34.DIALOG TERTULIS, A. Samudi - I.A.I.N Salatiga vs HA 35.PANDANGAN KIBLAT Joesoef Sou'yb Red. Kiblat Jak. Medan 36.APOLOGIA terhadap GAI Daru'l Kutubi'l Islamiyah 37.SIAP SEDIA Memberi Jawaban Iman, Tantangan Benteng Islam Abd. Wasian 38.ADU ARGUMENTASI (sambungan KOREKSI.), HB contra HA 39.Diktat Penginjilan Pribadi (6 Brosur) 40.Dengan Kasih kita jawab KH. Baharudin Mudhary 41.GOD has chosen for me A New Life in Christ (kesaksian) 42.KRITIK Muhammad Zulkarnain mengenai KRISTOLOGI 43.Sebuah MEMORY yang tidak terlupakan - (Pelarangan Buku)

Home

HAMRAN AMBRIE
Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan
Kliping Harian Banjarmasin Post, Senin, 2 Februari 1981
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)

Nostalgia 35 Tahun Lalu : TROMPET RAKYAT Surat Kabar Perjuangan. Oleh : Anggraini Antemas Sudah banyak ditulis orang tentang sejarah dan pertumbuhan pers di Kalimantan Selatan ini. Baik yang mengenai pertumbuhan pers sebelum perang/jaman Hindia Belanda itu diturunkan oleh rekan kami H. Hadhariah M.H Arsyad Manan (alm), Mustafa (alm) Artum Arta dll, maupun per republikein sesudah Proklamasi Kemerdekaan. Hal itu cukup menarik perhatian untuk dicatat sebagai dokumentasi sejarah perjuangan, bahwa pers daerah pun punya andil dalam pembangunan Negara dan Bangsa yang kita cintai ini. Namun sebegitu jauh, orang tidak banyak mengetahui tentang bagaimana tunas-tunas pers nasional itu bertumbuh di Amuntai, ibukota Kebupaten Hulu Sungai Utara yang justru awal hidupnya. Mempertahankan Negara Republik Indonesia yang baru diproklamirkan masa itu. Sekali-sekali orang pernah terbaca tentang adanya surat kabar Republikeins yang pernah terbit di tahun-tahun revolusi fisik di kota Amuntai, yaitu surat kabar Trompet Rakyat di bawah pimpinan redaksi Hamran Ambrie dan Yusni Amtemas. Bahkan disebut-sebut itulah trio Koran yang paling berani jaman itu di Kalimantan Selatan, yang menghantam kebobrokan penjajahan Nica/Belanda, yaitu majalah Republik (lahir 17 Agustus 1946) di bawah pimpinan Zafry Zamzam di Kandangan, harian Kalimantan Berjuang (lahir tanggalnya terlupakan) di bawah pimpinan Haspan Hadna di Kandangan, dan harian Trompet Rakyat (lahir 2 Desember 1946) di bawah pimpinan Hamran Ambrie dan Yusni Amtemas di Amuntai. Sampai dimana kebenaran nilai perkataan itu, biarlah tak perlu ditulis oleh karena ia menyangkut diri penulis ini sendiri. Tapi yang jelas, apabila di

saat itu ada wartawan atau mass media yang berani mengecam/ mengkritik politik penjajahan Belanda, maka tantangannya ialah rumah penjara atau siksaan militer Belanda. Dan ternyata menjadi bukti, bahwa wartawan-wartawan dari ketiga media tersebut seperti Zafry Zamzam, Haspan Dadna, Hamran Ambrie dan Yusni Antemas, adalah tercatat sebagaizwaarte journalist (wartawan hitam) yang hidupnya keluar masuk tahanan Belanda dan selama 3 tahun itu menjadi langganan penjara dan tawanan penjajah. Ditangkap dan ditahan karena tulisannya yang dianggap membahayakan bagi pemerintah colonial masa itu. Maka dalam hubungan inilah, kita coba mengungkapkan sedikit catatan usang dari suatu daerah kecil yang tak ada artinya dari sudut kawasan Kalimantan Selatan yang luas ini, yaitu kota Amuntai, dimana dulu pernah diterbitkan harian RepublikeinTrompet Rakyat yang pernah menghebohkan militer Belanda, di saat-saat serius dan berbahaya itu. LAHIRNYA TROMPET RAKYAT Baru setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, di kota Amuntai pada tahun 1946 itu diterbitkan harian Trompet Rakyat dan bulanan Menara Indonesia, keduanya dipimpin oleh wartawan-wartawan Hamran Ambrie dan Yusni Amtemas. Kedua mass media ini hanya dicetak stensilan, merupakan trompet perjuangan Republikein dari gerakan rahasia bersenjata Gerpindom (Gerakan Pengejar/ Pembela Indonesia Merdeka), yang secara diam-diam beroperasi di daerah ini sejak tahun 1945. Di halaman depan surat kabar ini secara tandas terpasang motto: Berhaluan Mempertahankan Republik Indonesia, dengan penjara pojoknya yang terkenal Abang Betel. Harian Trompet Rakyat nomor pertamanya diterbitkan pada hari senin 2 Desember 1946, tepat disaat-saat sedang hangatnya separatisme Belanda mempersiapkan konperensi Denpasar. Lima hari setelah penerbitan tersebut, meletuslah aksi Belanda di Makasar yang terkenal dengan nama 7 Desember Divisie atau peristiwa korban 40.000 jiwa oleh Westerling. Belanda melakukan operasi pembersihan dimana-mana termasuk di Kalimantan Selatan. Bayangkan oleh anda, disaat demikianlah 3 surat kabar paling berani memberitakan dan mengecam kekejaman Belanda waktu itu, ialah Republik, Kalimantan Berjuang dan Trompet Rakyat. Ketiganya terbit di hulu sungai, padahal waktu itu di Banjarmasin juga sudah ada diterbitkan surat kabar lain, tapi suaranya adalah mineur memihak penjajah. Tak ada yang berani berkutik memihak Republik, apalagi yang berani tegas-tegas mencantumkan motto di bawah kop surat kabarnya Berhaluan mempertahankan Republik Indonesia. Surat kabar Trompet Rakyat kemudian disusul oleh kelahiran adik kandungnya, majalah tengah bulanan Menara Indonesia yang juga diasuh oleh tenaga yang sama. Pada mulanya tidak ada dijual eceran, kecuali hanya untuk para langganan. Tetapi karena banyaknya permintaan, akhirnya eceran juga diterbitkan, sehingga wktu itu pasaran Koran di Banjarmasin berhasil direbut oleh Trompet Rakyat dengan harga dua kali lipat. Agen penjual ecerannya di Banjarmasin ialah sdr. Muhammad Ys, yang sekarang masih segar bugar di sungai jingah, siapa juga di tahun 1946 itu pernah mendapat peringatan keras dari pihak kekuasaan Belanda, karena aktivitasnya menjadi agen surat-surat kabar Republikein.

Kedua mass media ini diterbitkan di daerah kekuasaan/ pendudukan Belanda. Namun setiap terbitnya ia adalah menjadi terompet perjuangan Republik Indonesia, menyiarkan berita-berita medan pertempuran di Jawa, Sumatera dll, yang sumber beritanya secara monitoring diambil dari siaransiaran Radio Pemberontak/Bung Tomo di Jawa Timur dan pemancarpemancar gelap lainnya. Tetapi justru berita-berita semacam ini yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Penerbitan tersebut diselenggarakan secara kekeluargaan, tetapi penuh semangat dan tanggung jawab, meskipun sebenarnya tidak menghasilkan keuntungan material, kecuali hanya penuangan semangat juang yang berkobar-kobar dari para pengasuhnya. Pimpinan redaksi sdr Hamran Ambrie alias Abang Betel betul-betul pekerja serba guna. Dari pimpinan redaksi sampai tukang putar roneo, plus tukang temple prangko buat langganan. Masih segar dalam ingatan, ketika pada tahun 1946-1947 itu surat kabar ini yang berkantor di jalan Pasar (dulu terkenal dengan nama Rumah Lima) yang sekarang dengan nama jalan Abdulazis. Rumah itu tempat kediamannya sdr Hamran Ambrie dengan istrinya Syamsiah Dahlan beserta keluarga. Redaksi di bawah pimpinan Hamran Ambrie, dengan wakil pimpinan sdr Yusni Antemas (sekarang : Anggraini Antemas), pembantu redaksi Badrun Arsyad, Ahmad Saminie, tenaga tata usaha sdr Ahmad Yusran, illustrator Bihman Villa (alm), pembantu-pembantu lainnya sdr. Syamsul Anek, Ahmadan H.A. Halim, sedang sebagai pimpinan usaha keuangan adalah sdr. H. Muhammad Idris Tangga Ulin. Dengan tulisan-tulisan yang tajam di tajuk rencana, maupun berita-berita dan isi pojokannya sesuangguhnya surat kabar ini terlalu berani menghantam sana sini segala kebobrokan politik penjajahan waktu itu. Editorial dan kecaman-kecamannya tanpa tedeng aling-aling, tegas memihak perjuangan rakyat yang pro republik. MENOLAK TAWARAN DAN AKIBATNYA Pada suatu kali, dipanggillah sdr.Hamran Ambrie dan Yusni Antemas (masing-masing sebagai peminpin Redaksi/ Penanggung Jawab dan Wakilnya) dari harian ini, ke kantor Kiai Kepala Amuntai yang waktu itu dijabat oleh H. Muhammad Halid (alm). Ternyata kedua wartawan ini dihadapkan dengan paduka Kiai Besar dari Kandangan (Merah Nadalsyah) dan di dalam suatu pertemuan yang agak rahasia itu dilakukanlah nunjukkan agar kedua wartawan ini mengurangi aktifitasnya sebagai wartawan Republikiens. Kepada Hamran Ambrie dan Yusni Antemas ditawarkan bantuan tetap berrupa uang dan barang dalam jumlah lumayan yang berasal dari pemerintah Belanda, asal saja mereka mau menghentikan penerbitan harian Trompet Rakyat tersebut. Atau setidak-tidaknya merobah haluannya menjadi harian pro Belanda, dan bekerja sama pada sebuah surat kabar Belanda yang waktu itu telah terbit di Kalsel. Namun ajakan ini dijawab dengan tegas oleh mereka : Terima kasih, kami belum dapat menerimanya, Karuan saja hal ini telah mengecewakan pihak yang mengajak, justru pihak yang berkuasa pada waktu itu. Apabila yang berkuasa telah dikecewakan, maka orang telah bisa meramalkan, apa yang bakal jadi resikonya. Tak lama setelah itu, maka terjadilah suatu

peristiwa yang mengejutkan bagi golongan Kuli tinta (wartawan) di kawasan Hulu Sungai waktu itu. Untuk objektifnya tulisan ini, kita kutip saja berita harian Masyarakat Baru terbitan Samarinda yang memuat berita peristiwa tersebut sebagai berikut : REDAKTUR TROMPET RAKYAT MENDAPAT PUKULAN DARI MILITER. Samarinda (MB). Tuan Antemas, redaktur Trompet Rakyat di Amuntai (surat kabarnya Abang Betel. Pen) sewaktu bepergian ke Tanjung baru-baru ini tgl. 6 Mei 1947, setelah mengetahui bahwa ia adalah seorang wartawan, oleh pihak militer di tempat tersebut dipukul dengan cara yang sangat menusuk perasaan. Berhubung dengan kejadian yang tidak pantas ini, maka Hoofd redacteur dari surat kabar itu (Tuan Hamran Ambrie. Pen) mengirim kawat kepada tuan-tuan Resident dan Auditeur Militer di Banjarmasin, memprotes kejadian itu, yang berbunyi kawatnya sbb: Sangat menyesali tindakan militer Tanjung atas terjadinya pemukulan dan ancaman pada Antemas, anggota redaksi kita yang tidak ada beralasan kesalahan selain dari karena kedudukannya sebagi redaktur surat kabar. Mengharap tindakan Paduka. Kabar belakangan menyatakan bahwa di pihak yang berwajib berjanji untuk memeriksa ini lebih jauh. Demikian guntingan harian Masyarakat Baru Samarinda yang dipimpin oleh sdr> Oemar Dachlan, yang hingga kini masihtetap aktif menulis sebagai wartawan senior. HIJRAH TERBITNYA KE ALABIO Karena keadaan pasang surut yang tidak terelakkan, berupa tekanantekanan dari pihak penguasa Belanda maka pada tahun 1947 itu penerbitan diterbitkan di kota Alabio, karena sdr. Hamran Ambrie pimpinan redaksinya juga berpindah domisili ke sana. Di sini ia mendapat tambahan tenaga redaksi sdr. Nawawi Z, dan dapat terbit secara darurat karena kekurangan modal, sehingga sampai pada tamat riwayatnya dengan suatu persbreidel (larangan terbit) oleh Pemerintah Belandayang berkuasa waktu itu. Usaha untuk menerbitkannya kembali dengan nama lain, ternyata belum berhasil, sampai ketika meletusnya clash ke II terhadap Republik Indonesia (19 Desember 1948), pimpinan redaksinya sdr. Hamran Ambrie dan Yusni Antemas ditangkap kembali dan dijebloskan ke dalam pengasaingan/ tawanan militer Belanda di dekat lapangan udara Ulin (sekarang Syamsudin Noor), sehingga rencana penerbitan kembali harian itu gagal total sama sekali. Akan tetapi meskipun surat kabar harian tersebut telah dibrangus oleh penguasa, namun usaha menerompetkan perjuangan membela Proklamasi 17 Agustus 1945 itu tak pernah padam-padamnya. Waktu itu gerakan rahasia bersenjata Gerpindom sebagai penerbit rahasia dari almarhum Trompet Rakyat dan Menara Indonesia, setelah Gerpindom menggabungkan diri ke dalam ALRI Divisi IV A Kalimantan, dan markas-markas daerahnya telah terbentuk di pedalaman Amuntai, maka dari pedalaman B.N. 5/s Kuripan jaya diterbitkanlah surat kabar mingguan Republikien yang bernama Obor Perjuangan di bawah

pimpinan sdr. Yusuf Hamdi, Hairul Lima, Darfai dan beberapa tenaga gerilyawan lainnya. Surat kabar ini hanya dicetak dengan mesin tulis biasa diatas kertas door slag, tapi isinya cukup tajam dengan kritik dengan berita-berita perjuangan. Tidak kurang hebatnya dengan keberanian saudara kandungnya yang telah almarhum :Trompet Rakyat. Pihak penjajah menjadi gempar dengan terbitnya Koran gerilya ini yang disiarkan ke tengah-tengah kota. Namun Belanda tak dapat menyita ataupun memberangus Koran yang satu ini, karena staf redaksi Obor Perjuangan berada di markas gerilya jauh di pedalaman Kuripan Jaya. Koran gerilya ini berakhir terbitnya ketika para gerilyawan ALRI Div. IV turun ke kota secara resmi setelah melalui perundingan/ gencatan senjata. Menjelang hari-hari kemenangan gerilyawan ALRI Div. IV itu, yakni dengan kehadirannya Jendral Mayor Suhardjo dari RI ke banjarmasin, ketika para tahanan/tawanan dibebaskan Berlanda, maka termasuklah beberapa wartawan Republik yang turut bebas, yaitu sdr. Zafry Zamzam (Republik), Adonis Samat, Haspan hadna, Arsyad manna (ketiganya dari Kalimantan Berjuang), Yusni Antemas dan Hamran Ambrie (Trompet Rakyat). Semua wartawan yang senasib sepenanggungan ini setelah di luar kemudian menggabung diri bekerja/ memperkuat harian Kalimantan Berjuang satusatunya media massa Republikein yang masih terbit di Banjarmasin, kecuali hanya sdr. Hamran Ambrie yang bekerja pada harian Pengharapan.

Pada halaman 35 buku "Kisah Gerilya Kalimantan":

Kutipan dari Harian Banjarmasin Post dan Buku "Kisah Gerilya Kalimantan" menyatakan bahwa Hamran Ambrie adalah salah seorang pelaku sejarah yang berasal dari Amuntai, Kalimantan Selatan. Berikut beberapa tulisan harian "UTAMA" mengenai Hamran Ambrie :

HAMRAN AMBRIE
Kliping Harian "UTAMA"
Kliping harian utama mengenai Hamran Ambrie
Home My Life Sharing My Faith A Memory Comments My Books Surat DGI kepada Kejaksaan Agung Dukungan Delegasi Nehemia Sekilas siapa Hamran Ambrie dalam sejarah Kalimantan Selatan Kliping Harian "UTAMA" Contact Me (under Construction!)