Anda di halaman 1dari 6

UAS MIKROBIOLOGI PANGAN

1. Tes untuk mengetahui mastitis pada sapi adalah 2. Antiseptik untuk luka memakai a. Alkohol 70% b. Alkohol 96% c. Fenol 3. Yang benar tentang Entamoeba histolytica adalah a. salah satu penyebab bakteri food poisoning b. termasuk golongan eukaryota c. dapat membentuk spora 4. Counter stain (warna pembanding) pada pewarnaan Ziehl Neelsen adalah a. karbol fuchsin b. alkohol asam c. alkohol 96% 5. Pernyataan di bawah ini tidak benar untuk Escherichia coli adalah a. pada medium Mc.Conkey berwarna merah b. menyebabkan keracunan tipe infeksi c. merupakan flora normal saluran cerna d. famili Enterobactericeae yang patogen intestinal e. sering dipakai dalam penelitian biomolekuler 6. Pemeriksaan mikrobiologi pangan secara langsung dengan metode DEFT memakai bahan a. karbol fuchsin b. malachite green c. acridine orange 7. Proses di bawah ini yang membunuh spora adalah a. direbus sampai mendidih b. dipasteurisasi c. appertisasi 8. Untuk mengetahui apakah pasteurisasi dilakukan dengan benar dilakukan uji a. plate count b. isolasi bakteri pathogen c. turbiditas 9. Keracunan C. perfringens a. tipe toksik d. demam tinggi d. methylene blue reductase e. bukan salah satu di atas d. autoclaf e. flamming d. safranin e. lugol d. kristal violet e. methylene blue d. tidak punya sistem enzim sendiri e. sensitif terhadap anti mikroba d. AgNO3 e. Providone-Iodine

b. inkubasi 2 jam c. dosis infeksi 500 kuman 10. Patulin dihasilkan oleh a. Penicillium sp b. Fusarium c. Amanita muscarina 11. Pada produk bakery, mikroba sebagai agen a. pemecah protein b. penghambat mikroba pembusuk c. pemecah lipid

e. self limiting

d. Claviceps purpurea e. semua di atas benar

d. pengembang dan produksi rasa e. penghasil senyawa bioaktif

12. Kerusakan bahan secara fisik dan kimia dapat dilihat dari a. tegangan permukaan b. viskositas dan total plate count c. WHC dan ERV 13. Pernyataan yang benar tentang Vibrio parahaemolyticus adalah a. tipe toksik b. ada di seafood c. tes oksidasi negatif 14. Mekanisme kerusakan daging akibat pencemaran mikroba yaitu a. perubahan bau menjadi kecut disebabkan karena kenaikan pH b. kerusakan daging segar disebabkan oleh bakteri Leuconostoc spp c. bila disimpan dalam kemasan vakum akan memudahkan pertumbuhan Pseudomonas spp d. bila disimpan dalam kemasan vakum daging akan rusak dalam 5 hari e. bila disimpan biasa akan terjadi katabolisme asam amino 15. Urutan bahan pangan mulai dari yang paling mudah mengalami dekomposisi adalah a. KH L P b. L KH P c. KH P L 16. Berikut ini adalah mikroba pencemar yang banyak berasal dari tanah a. Mycobacterium tuberculosis b. Escherihia coli c. Streptococcus fecalis 17. Mikroba di bawah ini tidak menyebabkan keracunan pangan tipe infeksi a. Staphylococcus aureus d. Vibrio parahemoyticus d. Nitrosomonas spp e. Staphylococcus aureus d. P L KH e. L P KH d. TCBS kuning e. gram positif d. konsentrasi H2S dan BOD e. perubahan daya konduksi

b. Salmonella c. Clostridium botulinum 18. Barier kimiawi pada tubuh manusia adalah a. flushing effect (efek penggelontoran) urin b. reflek batuk c. asam lambung

e. Shigella

d. reflek bersin e. reflek muntah

19. Mikroba perusak pangan yang berkadar air rendah dan terkena udara adalah a. bakteri aerob b. bakteri anaerob c. mould 20. Pencemaran air secara bakteriologik yang perlu diperhatikan adalah 21. Urutan fase pertumbuhan bakteri adalah a. lag phase, stationary phase, log phase b. log phase, lag phase, stationary phase, decline phase c. lag phase, log phase, stationary phase, decline phase d. lag phase, decline phase, log phase, stationary phase e. bukan salah satu di atas 22. Untuk pembuatan keju penambahan mikroba dilakukan setelah susu mengalami proses a. standardisasi b. pasteurisasi c. aging and ripening 23. Produksi PST kekurangannya adalah a. kadar FA b. kadar metionin c. nilai cerna protein 24. Yang tersebut di bawah ini benar untuk botulismus a. ditularkan lewat vector lalat b. gejala berupa muntaber c. gejala terjadi akibat infeksi mikroba pada mukosa usus d. penyebabnya adalah mikroba golongan Aspergillus e. kematian terjadi karena kelumpuhan otot pernapasan 25. Antimikroba yang berspektrum sempit (narrow spectrum) adalah a. tetracycline b. chloramphenicol c. ampicilin d. amoxicillin e. erythromycin d. kadar protein total e. kadar polisakarida total d. ultrafiltration e. draining and pressing d. yeast e. bukan salah satu di atas

26. ASS diperiksa secara bakteriologik sebab a. ASS mengandung Lactobacillus spp b. ASS merupakan medium yang baik untuk pertumbuhan mikroba c. ASS yang diambil secara aseptik tidak mengandung bakteri d. melalui ASS dapat ditularkan polio e. semua di atas benar 27. Sumber utama non typhoid Salmonella adalah a. daging hewan berkaki empat b. ikan laut c. kerang 28. Kerusakan roti yang menyebabkan terbentuknya lendir disebabkan oleh degradasi bahan a. karbohidrat b. protein c. lemak 29. Ciri-ciri virus adalah 30. Yang tersebut di bawah ini benar untuk MPN a. syarat perhitungan 30-300 koloni/dish b. volume air sampel tetap c. medium cair : nutrien broth 31. Yang tersebut di bawah ini benar untuk pemeriksaan air a. TBC paru dapat ditularkan melalui air b. air dengan pencemaran tinggi sebaiknya diperiksa dengan metode filter membran c. pada confirmed test yang diamati adalah terbentuknya gas d. metode MPN berdasarkan atas presumptive test e. metode plate count berdasarkan atas completed test 32. Mikroba utama penghasil SCP adalah 33. Yang benar tentang Staphylococcus aureus adalah a. diperiksa dengan rectal swab b. mikroba terdapat di udara c. termasuk tipe infeksi d. terjadi akibat enterotoksin yang mencemari makanan e. terjadi kematian akibat kelumpuhan 34. Fusel oil adalah substansi toksin hasil dekomposisi yeast/bakteri substrat berikut a. vitamin b. mineral d. protein e. lemak d. medium padat : nutrien agar e. pakai table Mc.Crady d. vitamin e. mineral d. unggas e. tempe

c. karbohidrat 35. Agen peluntur pada pewarnaan gram adalah a. karbol fuchsin b. lugol c. alkohol 96% 36. Koloni khas E.coli pada medium EMB adalah a. caput medussae b. metallic sheen c. black jet 37. Putresin dan ammonia karena degradasi 38. Mikroba indikator kontaminan sayuran yang tidak tahan terhadap suhu blanching dan freezing adalah a. Escherichia coli b. Salmonella spp c. Stapylococcus aureus 39. Untuk memeriksa kualitas ASS dilakukan tes a. methylen blue reductase b. fosfatase c. hotis 40. Yang benar tentang Salmonella typhi adalah a. penyakitnya bersifat self limiting b. merupakan flora normal saluran cerna c. menyebabkan diare dan tenesmus d. endotoksin berperan setelah kuman mati e. memproduksi toksin dalam makanan 41. Yang tersebut di bawah ini benar untuk yoghurt a. kandungan SNF tidak lebih dari 8,5% b. stabilitasnya dapat diperbaiki dengan penambahan air c. susu tidak mengandung antimikroba d. susu tidak dipanaskan karena dapat merusak Ig e. rasa (flavour) yang khas karena terbentuknya asam laktat 42. Siklus Embden Meyerhoff mengubah substrat a. glukosa glukosa 6 phosphat pentosa phosphat b. glukosa glukosa 6 phosphat piruvat c. glukosa glukosa 6 phosphat gliseraldehid d. plate count e. turbidity d. yeast e. Enterococcus d. swarming e. fried egg appearance d. safranin e. aquades

d. glukosa glukosa 6 phosphat phosphoenol piruvat piruvat e. glukosa glukosa 6 phosphat phosphogliseraldehid phosphoenol piruvat piruvat 43. Yang tersebut di bawah ini tidak benar untuk kolera a. penularan fekal-rektal b. dapat menular melalui air c. gejalanya berupa diare profuse 44. Produksi pektinase dapat dilakukan menggunakan mikroba berikut a. Saccharomyces cereviceae b. Rhizopus spp c. Mucor sp 45. Mikroba pada pembuatan tempe berperan untuk a. memecah lipid b. menurunkan asam amino c. produksi heksose d. menetralkan asam gama lineleat e. sintesa stachyose d. Bacillus subtilis e. Saccharomyces fragilis