Anda di halaman 1dari 26

LAPORAN MINGGUAN KEGIATAN KERJA PRAKTEK DI PT PERTAMINA UBP-EP TANJUNG

Minggu I Hari Tanggal Jam : Senin : 01-08-2011 : 07.00- 15.00

Kegiatan Safety Induction. Briffing mengenai peraturan perlengkapan memasuki area wajib penggunaan perlengkapan safety. Orientasi HSE dan pembagian perlengkapan safety Orintasi yang di berikan oleh dagian HSE mengenai perlengkapan yang wajib digunakan di area operasi dan produksi, Serta penjelasan tentang rambu/ tanda larangan yang harus di patuhi demi keselamatan.

Gambar safety shoes Pembagian ID Card

Gambar safety helmet

Kartu pas ijin masuk area PT. Pertamina UBP-EP Tanjung yang harus dipakai dan di tunjukkan kepada petugas jaga.

Gambar ID Card

Observasi ke sumur- sumur produksi. Kunjungan pertama kali untuk melihat secara langsung sumur produksi

Gambar sumur produksi dengan pump jack Minggu I Hari Tanggal Jam : Selasa : 02-08-2011 : 07.00- 15.00

Kegiatan Kunjungan lapangan RIG KB 200. Pekerjaan well service pada sumur T046. Sumur ini telah lama

berproduksi,tetapi diketahui ada kerusakan sehingga produksinya terhenti.kemudian di lakukan pemeriksaan. Setelah diketahui kerusakan maka dilakukan pekerjaan well service. Gambar dibawah adalah Pemasangan sucker rod,polish rod, horse head, pemasangan flow line dan kemudian pengoperasian pump jack setelah dilakukan perbaikan.

Gambar pemasangan sucker rod

Gambar pemasangan horse head

Gambar RIG KB 200 Kunjungan lapangan RIG PT. Pumpindo Ekamas Pratama Pekerjaan well service pada sumur T 168 milik PT. Pertamina UBP-EP Tanjung yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Pumpindo Eka mas Pratama. Sumur ini adalah sumur baru yang telah selesai dibor, kemudian pemasangan casing, sementing, pemasangan well head dan surface facility serta sub surface facility.Sumur ini menggunakan artificial lift jenis pump jack, terlihat pada gambar

proses pemasangan sucker rod, rod guide sesuai dengan kedalaman yang telah ditentukan.

Gambar pemasangan sucker rod pada sumur T 168

Kunjungan lapangan RIG KB 200 pada sumur T 100.Pekerjaan Rig Up untuk memeriksa problem pada sumur T 100 yang diketahui tidak berproduksi.

Gambar Rig Up Minggu I Hari Tanggal Jam : Rabu : 03-08-2011 : 07.00- 15.00

Kegiatan

Kunjungan ke drill and workover tool shop (gudang 3). Pengenalan tools 1. Packer Packer merupakan peralatan bawah permukaan yang digunakan untuk menyekat antara tubing dengan casing,untuk mencegah aliran vertical disepanjang annulus casing- tubing.  Jenis- jenis packer A. RBP type PSTH

Gambar RBP type PSTH Fungsi : untuk mengisolasi zona, biasanya dipakai pada proses pengasaman dan fracturing.Perbedaan RBP dan Packer adalah pada waktu set, RBP ditinggal di dalam sumur dan tubing string di cabut, sedangkan packer pada saat di set tetap pada tubing string. Cara kerja :set kiri, release kanan.

b.RBP type C

Gambar RBP typeC

Fungsi : Cara kerja : pengesetannya set kanan, release kiri

c. HD Packer

Gambar HD packer

Fungsi : Cara kerja

d. Ultra lock Packer

Gambar ultra lock packer

Fungsi : ultra lock packer digunakan untuk mengisolasi pada zona yang bertekanan tinggi,yaitu pada sumur injeksi. Pressure bisa mencapai 1400 psi.

Cara kerja : untuk set kanan dan release kekiri.

e. Brigde Plug

Gambar bridge plug Fungsi : untuk mengisolasi zona antara casing-tubing.perbedaannya dengan RBP adalah setelah di set,dan proses pekerjaan selesai Bridge plug tidak dapat di angkat,sedangkan RBP dapat di angkat. Setelah selesai digunakan alat ini dihancurlan dengan menggunakan burn shoe Cara kerja : di set memakai wire line.

f. Guberson Uni Packer IV

Gambar Guberson Uni Packer IV Fungsi : digunakan pada reservoir produksi. Cara kerja :set kearah kanan, release ke kiri.

2. Fishing tools Fishing tools adalah alat- alat yang digunakan pada industry perminyakan untuk mengangkat tool yang tertinggal di dalam lubang sumur. Macam macam fishing tools. a.Overshoot

Gambar overshoot

Grapple dan Spiral

Gambar diatas termasuk kategori fishing tool.Yaitu mengambil tool yang tertinggal di dalam sumur seperti sucher rod yang putus. Prinsip kerja alat ini dengan mengambil dan menjepit dari outside fish yang di running dengan string.

B.Taper mill

Gambar taper mill Alat ini dirangkai dengan string yang berfungsi untuk memperbaiki inside dari lubang fish. C. Taper tap

Gambar taper tap

Taper taps merupakan salah satu fishing tool tertua, alat ini mempunyai ulir di bagian luar dan diturunkan serta diputar agar bertemu dengan ulir di dalam fish sampai mendapat pegangan yang kuat. Alat ini biasanya digunakan untuk memancing di sekitar inside diameter pada pipa. d. Impression block

Gambar impression block Impression Block termasuk dalam peralatan fish yang tebuat dari timah berfungsi untuk mengetahui bentuk dari permukaan atau sharp dari fish.Cara kerjanya adalah dengan menumbukkan impression block pada fish satu kali yang akan memperlihatkan bentuk dari permukaan fish yang kemudian dapat menentukan tool dan ukuran yang akan dipakai.

e. Junk magnet

Gambar junk magnet Fungsi dari junk magnet adalah untuk mengangkat serbuk- serbuk besi atau cutting logam yang ada di dalam sumur.dimana di bagian ujung alat ini terdapat magnet.

f. Plat bottom mill

Gambar plat bottom mill Plat bottom mill digunakan untuk meratakan permukaan dari fish.tool ini di rangkai menggunakan string.Gigi-gigi dari plat bottom mill biasanya terbuat dari tungsten carbide yang di rekatkan dengan kuningan dan powder.

g. Burn Shoe

Gambar burn shoe Burn Shoe merupakan suatu alat fishing yang digunakan untuk membersihkan kotorankotoran yang berada di sekitar casing.selain itu juga digunakan untuk reamer out side dari CR yang kemudian diangkat menggunakan Poor boy catcher.

h. Poor boy catcher

Gambar poor boy catcher Alat ini memiliki tiga buah plat yang berbentuk segi tiga di bagian dalam yang berfungsi menggambil fish (yang memiliki alur) dari out side kemudian akan tersangkut pada plat.contohnya seperti CR.

i.

Hidraulic jar

Gambar hydraulic jar Jar adalah suatu alat yang memberikan pukulan untuk membantu melepaskan fish yang melekat pada ujung lubang pada saat fish ditarik, penggunannya biasanya dikombinasikan dengan overshoot.

j.

Turbo bailer

Gambar turbo bailer Turbo bailer berfungsi untuk mengisap pasir yang terdapat di dalam wellbore. biasanya bekerja melewati drill string. Kapasitas pengisapan pasir pada turbo bailer tergantung pada ukuran casing yang digunakan.

k. Sand Bailer

Gambar sand bailer Sand Bailer dan Turbo bailer memiliki cara kerja kurang lebih seperti pompa. Kedua-duanya berfungsi untuk mengisap pasir yang terdapat di dalam wellbore. Sand bailer biasanya bekerja dengan bantuan wireline Biasanya sand bailer memiliki kemampuan untuk mengisap pasir lebih kecil dibandingkan dengan turbo bailer. Sand bailer biasanya digunakan bersamaan dengan liner.

l. Wire Line Spear

Gambar Wire Line Spear Wireline spear merupakan alat fishing yang digunakan untuk mengambil wireline maupun wire rope yang tertinggal di dalam lubang bor.

Minggu I

Hari Tanggal Jam

: Kamis : 04-08-2011 : 07.00- 15.00

Kegiatan Kunjungan ke Rig JML 02 sumur T-158 Kunjungan ke Rig JML 02 sumur T158.Perbaikan sucher rod yang putus dan tertinggal di dalam sumur. untuk mengangkatnya dilakukan fishing menggunakan overshoot. job

Gambar sucker rod yang putus

Gambar overshoot yang digunakan

Setelah sucher rod terangkat maka dilakukan pengantian dan pemasangan kembali rangkaian sucher rod, polish rod, horse head.Sebelum jack pump dioperasikan dilakukan penginjeksian fluida KCl kedalam pompa sampai pressure 900 psi.Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah ball Valve pada pompa bekerja dengan baik atau bocor.Berikutnya pemeriksaan fluid level dengan menggunakan sonolog dan didapat pada kedalaman 470 ft.Setelah semua pekerjaan sesuai prosedur kemudian pump jack dioperasikan.

pemeriksaan fluid level dengan sonolog

pergantian sucker rod

Minggu I

Hari Tanggal Jam

: Jumat : 05-08-2011 : 07.00- 15.00

Kegiatan Pengenalan drill and workover tools di gudang 3, pengambilan gambar serta mengetahui fungsi dan cara kerja dari alat-alat yang ada digudang 3, antara lain : 1. Well head

Gambar well head Wellhead merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengatur aliran di sumur (valve) dan juga untuk menggantungkan rangkaianrangkaian peralatan di sumur, seperti casing dan juga tubing. Nama- nama bagiannya antara lain : stuffing box, ball valve, pressure gauge, flow line, nipple, gate valve, flow tee, BOP rood, well head, tubing head spool, casing head.

2. Drill Pipe

Gambar drill pipe Drill pipe adalah pipa baja yang digunakan dalam proses pengeboran yang berfungsi untuk meneruskan gaya putar dari rotary table yang kemudian diteruskan ke mata bor.Selain itu juga sebagai tempat sirkulasi lumpur bor.Panjang 1 joint ft. 30

3. Casing

Gambar casing Casing pada umumnya berfungsi untuk menyekat lubang bor dengan formasi dan mempertahankan formasi agar tidak runtuh,.Panjang dari casing antara 16ft -34ft, dengan diameter bervariasi dari 4 30 . Type casing pada umumnya adalah conductor casing, surface casing, intermediet casing dan production casing.

4. Bit (mata bor)

Gambar Bit Mata bor atau lebih dikenal dengan bit digunakan dalam operasi pemboran yang dirangkai dengan drill string yang berfungsi untuk menembus batuan formasi. Jenis bit bermacam- macam,penggunaannya tergantung dari jenis batuan formasi.

5. Drill Collar

Gambar Drill Collar Drill collar termasuk dalam drill string yang dirangkai antara drill pipe dan bit.alat ini berfungsi sebagai pemberat dan memperkaku rangkaian

drill string. Drill collar ada yang mempunyai ulir dibagian luar yang diharapkan apabila terjadi stuck pada saat operasi pemboran, fluida lumpur masih bisa bersirkulasi melalui ulir tersebut.

6. Cement Retainer

Gambar Cement Retainer Cement Retainer adalah alat yang digunakan pada squeeze cementing untuk menyekat zona akan yang akan dilakukan penyemenan.Pengesetan alat ini hampir sama dengan bridge plug, tetapi alat ini mempunyai katup yang bekerja seperti ball valve.

7. Float Collar

Gambar Float Collar

8. Float Shoe

Gambar Float Shoe Float shoe berfungsi untuk mencegah aliran balik pada waktu casing diturunkan, mencegah aliran balik semen, dan memperkecil beban menara, pada drilling line dan casing itu sendiri.

Mekanisme Kerja: Untuk memudahkan pemasukan rangkaian casing (running casing), agar tidak terjadi sangkutan pada dinding lubang bor. Floet shoe dilengkapi dengan valve (katub).

9. Top plug

Gambar Top Plug Berfungsi untuk mendorong bubur semen, membersihkan sisa-sisa semen dalam casing. Mekanisme kerja Top plug berada di atas bottom plug dipisahkan oleh bubur semen, setelah top plug ini sampai pada bottom plug maka tekanan akan naik secara tiba-tiba dan pada saat itu pemompaan dihentikan.

10. Bottom Plug

Gambar Bottom Plug Fungsi : Mencegah adanya kontaminasi antara lumpur dengan bubuk semen Memisahkan casing dari semen dan membersihkan mud film di dalam dinding casing. Mekanisme: Mendorong lumpur di dalam casing dan dengan pecahnya membran maka semen akan mengalir keluar dan terdorong ke annulus. 11. DSCC(Dual Stage Cementing Collar)

Gambar DSCC Dual Stage Cementing Collar (DSCC) digunakan pada operasi penyemenan bertingkat. Alat ini dipasang pada kedalaman mana dilakukan penyemenan tingkat

selanjutnya. Pada peralatan ini terdapat lubang lubang sebagai saluran bubur semen untuk tingkat selanjutnya. Dimana lubang ini akan ditutup oleh lower inner sleeve. Lubang lubang itu disebut sebagai cementing port

12. HWDP (Heavy Weight Drill Pipe) HWDP dirangkai antara drill pipe dan drill collar yang ja berfungsi sebagai pemberat rangkaian drill string tetapi tidak sekaku (rigid) drill collar.Alat ini biasanya dipakai pada operasi pemboran dengan sudut deviasi tinggi seperti directional drilling.