Anda di halaman 1dari 6

Petunjuk Singkat Penggunaan TS Sokkia SET 630R

PETUNJUK SINGKAT PENGGUNAAN SET 630R


TOMBOL DASAR 1. {ON} 2. {ON}sekaligus {} 3. {} 4. {F1} {F4} 5. {FUNC} 6. {BS} 7. {ESC} 8. {SFT} 9. {} : Menghidupkan alat : Mematikan alat : Menghidupkan/mematikan lampu layar : Softkey sesuai dengan fungsi yang tertera : Memilih halaman fungsi : Delete satu karakter ke sebelah kiri (Back Space) : Cancel input data : Mmengganti huruf kapital dan huruf kecil : Enter / menerima data input

MEMBUAT JOB BARU & INPUT DATA 1. MEM => JOB => JOB Selection => pilih JOB selection (ada 10 JOB dan nantinya bisa diRename) => samakan Coord search JOB dengan JOB-nya 2. MEM => Known Data =>Key in coord => input koordinat & no. point-nya 3. MEM => Code =>Key in Code => input kode yang diinginkan MENGATUR TOMBOL FUNGSI 1. CNFG => Key function =>Define 2. Setiap baris menandakan satu halaman fungsi pada Menu MEAS, untuk merubah tombol fungsi pada halaman yang bersangkutan tekan panah atas/bawah sampai pada fungsi yang diinginkan =>{} => OK PENGUKURAN SUDUT
Target 1 Target 2 1. 2. Arahkan ke Target 1 Pada Mode MEAS => [0SET] => (setelah berkedip) => [0SET] lagi => Maka sudut horizontal target 1 adalah 00 arahkan ke Target 2, harga sudut horizontal (HAR) akan tampil sebagai selisih sudut keduanya.

3.

PENGUKURAN POLIGON DAN DETAIL


(02 ) Known Point/ Known Azimuth (11) Unknown (12) Unknown

(01) Known Point


denny s. permana Jun 06 (1 / 6)

(13) Unknown
(email) : spazalah@yahoo.com (phone) : 0815-6009861

Petunjuk Singkat Penggunaan TS Sokkia SET 630R

1. Sentring & berdirikan Electronic Total Station (disingkat ETS) di 01, Masukkan koordinat 01 (biasanya adalah Known Point) misal (X1,Y1,Z1 = 100,100,100), masukkan juga tinggi alat. Ambil azimuth 00000 Backsight (BS) ke suatu target (02). Jika 02 adalah juga Known Point, maka masukkan koordinat titik 02 tersebut.
Buat Job pada ETS seri 10 MEM=>JOB=>JOB Selection Pilih JOB1, JOB2, dst yang masih kosong Samakan juga Coord search JOB dengan JOB Selectionnya (jika 02 bukan Known Point) Buka Menu MEAS, cari REC a. Stn data =>(isi No,Eo,Zo,Pt,Inst h,Code,Operator) => OK b. Angle data=>(arahkan ke titik 02)=>0SET 2kali=>Enter=>Esc (jika 02 adalah Known Point) Buka Menu MEAS, cari COORD a. (sentring alat)=>Stn Orientation=>Stn Coordinate=>EDIT=>(masukkan koordinat titik 01)=>(isi Inst.h, Tgt.h)=>OK b. (arahkan ke titik 02)=>Set H angle=>Back sight=>EDIT=>(masukkan koordinat titik 02) =>OK=>OK=>(pada Take BS)=>YES=>ESC=>ESC catatan: jika lupa kord 01 dan/atau 02,masukkan saja kord lokal sembarang untuk 01 dan 0SET untuk 02. Setelah proses download di kantor dapat diedit kembali.

2. Bidik titik-titik detail (situasi) yang diinginkan. Biasanya dimulai dari titik 1000,1001,1002,1003....dst dengan menggunakan pole prisma. Jangan lupa juga masukkan tinggi pole prisma-nya. Lakukan pengukuran sampai titik detail yang masih bisa terbaca. Gunakan Record Type : DIST untuk perekaman data titiktitik tersebut.
Masih pada Menu REC a. Dist data=>(arahkan ke titik detail 1000)=>DIST=>REC=>EDIT=>(isi no point 1000,Tgt h, Code)=>OK b. (arahkan ke titik berikutnya)=>AUTO (secara otomatis akan terekam no point 1001 dengan tinggi prisma dan kode yang sama) c. (selanjutnya lakukan seperti no b untuk pengukuran titik detail yang lain) d. Jika ada perubahan kode atau tinggi prisma untuk detail berikutnya, maka lakukan no a di atas.

3. Bidik titik 11 untuk Foresight (FS) sebagai titik poligon berikutnya. Gunakan Record Type DIST+CORD untuk perekaman data Titik Poligon 11.
a. Esc=>DIST+Coord data=>(arahkan ke titik 11)=>OBS=>REC=>(isi no point =11, Tgt.h, Code)=>OK b. (buka Klep ETS pada tribrach, pindahkan ETS dari titik 01 ke 11) c. (prisma dari titik 02 pindah ke titik 01)

denny s. permana Jun 06 (2 / 6)

(email) : spazalah@yahoo.com (phone) : 0815-6009861

Petunjuk Singkat Penggunaan TS Sokkia SET 630R

4. Pindahkan alat ke titik 11, sentring dan masukkan tinggi alat. Panggil koordinat titik 11 sebagai Stn Orientation. Bidik titik 01 sebagai Backsight (BS) dan panggil koordinat titik 01 tersebut.
Buka Menu COORD a. (sentring alat)=>Stn Orientation=>Stn Coordinate=>READ=>(cari titik 11)=>(isi Inst.h, Tgt.h)=>OK b. (arahkan ke titik 01)=>Set H angle=>Back sight=>READ=>(cari titik 01) =>OK=>OK c. (pada Take BS)=>YES=>ESC=>ESC

5. Selanjutnya lakukan pengukuran titik detail berikutnya yang terlihat dari titik poligon 11. Gunakan kembali Record Type : DIST.
Buka Menu REC (tekan FUNC 2x) a. Dist data=>(arahkan ke detail berikutnya)=>DIST=>REC=>(isi no point biasanya otomatis no titik selanjutnya,Tgt h, Code)=>OK b. (arahkan ke titik 2)=>AUTO (secara otomatis akan terekam no point 41 dengan tinggi prisma dan kode yang sama)

6. Bidik titik poligon berikutnya yaitu 12 sebagai Foresight (FS). Gunakan Record Type : DIST+CORD.
a. Esc=>DIST+Coord data=>(arahkan ke titik 12)=>REC=>(isi no point 12, Tgt.h, Code)=>OK b. (buka Klep ETS pada tribrach, pindahkan ETS di titik 11 ke 12) c. (prisma dari titik 01 pindah ke titik 11)

7. Lakukan hal yang sama dengan sebelumnya (yaitu pengambilan data detail dan Foresight) di titik poligon 12 dan 13. 8. Di titik 13, setelah melakukan pengambilan data titik tepi, bidik Coord Data ke titik 01 sebagai kontrol poligon. Selisih koordinat titik 01 yang dari keybord input (yaitu 100,100,100) biasanya akan berbeda beberapa milimeter dengan hasil koordinat yang dibidik dari titik 13D. 9. Untuk melihat hasil record kita, baik berupa input point, bacaan raw data maupun koordinat dapat dilihat pada => MEAS => REC => View 10. Dapat dibandingkan koordinat (A) hasil bacaan dari (13) dengan koordinat (A) sebenarnya. Catatan: Record Type: DIST = berupa bacaan raw (sudut horizontal, vertical dan jarak miring) bisa diedit lagi di Software ProLINK / 12d Model. COORD = berupa hasil reduksi koordinat, tidak bisa diedit lagi. DIST+COORD =berupa gabungan keduanya. Masih dimungkinkan untuk diedit lagi.
denny s. permana Jun 06 (3 / 6) (email) : spazalah@yahoo.com (phone) : 0815-6009861

Petunjuk Singkat Penggunaan TS Sokkia SET 630R

PENGUKURAN LUAS 1. Setelah kita mendapakan kumpulan koordinat yang loop (contohnya seperti pada pengukuran poligon di atas). Kita dapat menghitung luasnya seperti berikut 2. MEAS=>MENU=Area Calculation=>READ=> Panggil satu persatu secara berurutan masing-masing point) dalam hal ini (01,11,12,13) => CALC 3. Akan langsung keluar hasil hitungan luasnya dalam satuan m2 dan hektar => OK RESECTION 1. Resection adalah penentuan koordinat point tempat stasion berdiri, berdasarkan 2 unknown point atau lebih. 2. Contoh
(A ) Known Point (B) Known Point (C) Known Point

(1) Unknown

3. 4. 5. 6. 7. 8.

MEAS => MENU => Resection => NEZ => READ Panggil point (A) Panah kanan =>READ point (B) => Panah kanan, READ point (C) => MEAS Bidik (A) => DIST => STOP => YES Bidik (B) => DIST => STOP => YES Bidik (C) => DIST => STOP => YES Langsung keluar koordinat stasion berdiri alat berikut dengan ketelitiannya. =>REC untuk merecord

REM (REMOTE ELEVATION MEASUREMENT) 1. Digunakan untuk mengukur ketinggian / elevasi suatu point yang tidak terjangkau oleh prisma (seperti tinggi tiang, tower, atap, dll)
Atap (T) Unknown

S (02) Known Point Ht

Gedung

(01) Known Point


denny s. permana Jun 06 (4 / 6)

(P) Prisma

(email) : spazalah@yahoo.com (phone) : 0815-6009861

Petunjuk Singkat Penggunaan TS Sokkia SET 630R

2. 3. 4. 5. 6. 7.

Buka Menu REC Stn data=>READ=>(cari titik 01)=>(isi Inst.h, Code)=>OK Untuk Back sight : Angle data=>(arahkan ke titik 02)=>0SET 2kali=>Enter=>Esc MENU=>REM=>(arahkan ke Prisma P)=>OBS (arahkan ke puncak T)=>REM Ht = adalah angka yang menunjukkan tinggi yang dicari dari tanah (bukan elevasi atau koordinat Z) 8. S = adalah angka yang menunjukkan Jarak miring

MLM (MISSING LINE MEASUREMENT) 1. Digunakan untuk mengukur jarak antara 2 point atau lebih
Target (A) Target (B)

(02) Backsight (01) Stasion

2. 3. 4. 5. 6. 7.

Buka Menu REC Stn data=>READ=>(cari titik 01)=>(isi Inst.h, Code)=>OK Untuk Back sight : Angle data=>(arahkan ke titik 02)=>0SET 2kali=>Enter=>Esc MENU=>MLM=>(arahkan ke Target A)=>OBS (arahkan ke Target B) => MLM akan keluar S = Slope Distance/Jarak Miring antara (A) dan (B) H = Horizontal Distance/Jarak Mendatar antara (A) dan (B) V = Height Difference/Beda Tinggi antara (A) dan (B)

SETTING OUT 1. Digunakan untuk setting out /staking out point ke lapangan 2. Buka Menu MEAS, cari S-O=>(sentring alat)=>Stn Orientation=>Stn Coordinate=>EDIT=>(masukkan koordinat titik 01)=>(isi Inst.h, Tgt.h)=>OK 3. (arahkan ke titik 02)=>Set H angle=>Back sight=>EDIT=>(masukkan koordinat titik 02) =>OK=>OK=>(pada Set H angle)=>YES=>ESC 4. S-O Data =>READ=>(cari titik yang akan di Stake Out)=>OK 5. (arahkan alat sampai dHA sama dengan 00 00 00) =>(gunakan kombinasi kunci kasar dan halus)=>(letakkan prisma searah dengan bidikan alat) 6. OBS (untuk mendapatkan jarak)=>Maju mundurkan prisma sampai diperoleh S-O S sama dengan 0 m 7. Patok posisi tersebut
denny s. permana Jun 06 (5 / 6) (email) : spazalah@yahoo.com (phone) : 0815-6009861

Petunjuk Singkat Penggunaan TS Sokkia SET 630R

DOWNLOAD & UPLOAD 1. Untuk mendownload data, siapkan dulu software komunikasi (Comms, WinComms, ProLINK atau 12d) dalam keadaan siap menerima data dari alat (kabel DOC27 sudah terpasang), dengan setting parameter yang harus sama antara software dan alatnya. Tentukan juga folder lokasi tujuan download. 2. MEM => JOB => Comms Output => pilih JOB {} => OK => SDR 3. Alat sudah mengirim data. 4. Untuk meng-upload data, setelah kabel DOC27 terpasang. Siapkan dulu alat untuk menerima data dari software. 5. MEM => Known Data => Comms input (alat siap menerima data) 6. File *.sdr yang akan di-upload dari komputer harus berupa koordinat saja 7. Send data dari Software

denny s. permana Jun 06 (6 / 6)

(email) : spazalah@yahoo.com (phone) : 0815-6009861